Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pendidikan Dan Self Efficacy Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mlandingan Situbondo Devi Laylatul Masruroh; Dr. Ro’isah; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1918

Abstract

Diare pada balita berpeluang lebih besar terjadi pada ibu yang berpendidikan rendah dibandingkan dengan ibu yang pendidikannya tinggi, sehingga orang dengan pendidikan tinggi memiliki tingkat self-effiaccy tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pendidikan dan self eficacy ibu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mlandingan Situbondo. Desain penelitian menggunakan retrospektif. Populasi sebanyak 60 responden dan teknik sampling menggunakan purposive sampling sebanyak 52 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji spearmen dan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan pendidikan terakhir ibu sebagian besar adalah pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) 35 responden (67,3%), self efficacy tinggi 30 responden (57,7%), diare akut sebanyak 40 responden (76,9%), pendidikan dengan kejadian diare akut 30 responden, self efficacy tinggi dengan kejadian diare akut 28 responden. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan pendidikan dengan kejadian diare, adanya hubungan yang signifikan self efficacy ibu dengan kejadian diare, dan adanya hubungan yang signifikan ( p = 0,000 < 0,05 ) pendidikan dan self efficcay ibu dengan kejadian diare. Secara umum pendidikan dan self efficacy ibu merupakan faktor penting terhadap penurunan kejadian diare pada balita. Saran dari peneliti yaitu perlu adanya peningkatan edukasi kesehatan untuk ibu , terutama yang memiliki pendidikan rendah melalui penyuluhan di posyandu, puskesmas, serta penguatan self efficacy ibu melalui pelatihan keterampilan merawat anak, dan petugas kesehatan, kader posyandu diharapkan dapat berperan aktif dalam membina ibu-ibu balita agar memiliki kesadaran dan kemampuan dalam mengantisipasi serta menangani gejala diare sejak dini.
Hubungan Lama Menderita Hipertensi Dan Derajat Hipertensi Dengan Gangguan Fungsi Kognitif Pada Penderita Hipertensi Di Desa Alassumurlor Diana Susilowati; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1942

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif pada penderita hipertensi dapat dimulai dari keluhan ringan seperti mudah lupa hingga gangguan berat seperti demensia, yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita hipertensi dan derajat hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif pada penderita hipertensi di Desa AlassumurLor.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di Desa AlassumurLor yang berusia di bawah 45 tahun sebanyak 62 orang, dengan sampel sebanyak 54 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menderita hipertensi selama 1-5 tahun (61,1%) dan derajat hipertensi terbanyak adalah derajat 1 (64,8%). Sebagian besar responden memiliki fungsi kognitif normal 26 (48,1%), kognitif ringan15 (27,8%), sedang 9 (16,7%) dan berat 4 (7,4%). Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara lama menderita hipertensi dan derajat hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif (p-value <0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa lama menderita hipertensi merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan gangguan fungsi kognitif (nilai wald 12.310). Semakin lama seseorang menderita hipertensi, semakin besar risiko mengalami penurunan fungsi kognitif karena hipertensi jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah otak, gangguan perfusi, dan perubahan struktur otak yang berperan dalam fungsi memori dan kognitif.
Hubungan Self Compassion dengan Self-Regulation pada Pasien Diabetes Tipe 2 Ainul Yaqin Salam; Ana Fitria Nusantara
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v2i3.577

Abstract

Understanding psychosocial aspects, including Self-compassion, is predicted to help overcome psychological barriers in diabetic patients. This study aimed to determine the relationship between Self-compassion, self-regulation, and psychological well-being in diabetic patients—correlative descriptive research design with a cross-sectional approach. The total population was 31 diabetic patients registered as Prolanis participants at the Pajarakan Health Center, Probolinggo. Data collection was done using the Self-compassion Scale (SCS-SF) questionnaire, Self-Regulation Questionnaire (TRSQ). Data were analyzed using the SPSS Spearman Rank. The results showed that Self-compassion was mostly good for as many as 20 (64.5%), good scores dominated self-regulation by as many as 14 (45.2%) respondents. The Spearman rank bivariate test results showed a significant relationship between Self-compassion with self-regulation with p-value = 0.000 (p < 0.05) with r = 0.385. Self-compassion has essential implications in the formation of self-regulation of diabetic patients. Keywords: diabetes, Self-compassion, self-regulation.
Hubungan Self Efficacy Dengan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Di Rumah Sakit Rizani Paiton Kabupaten Probolinggo Kamiliatul Umma; Nur Hamim; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1973

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah masalah kesehatan global yang membutuhkan hemodialisis sebagai terapi utama. Salah satu tantangan utama pasien hemodialisis adalah pembatasan intake cairan. Tingkat kepatuhan terhadap pembatasan intake cairan ini dipengaruhi oleh keyakinan diri atau self efficacy. Tujuan penelitian Untuk mengetahui Hubungan Self Efficacy dengan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi. Adapun desain penelitian adalah cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 67 responden dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin yaitu pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sejumlah 57 orang. Teknik pengambilan sample menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner The Chronic Kidney Disease Self Efficacy dan The End Stage Renal Disesase Adherence Questionnare (ESRD-AQ) dan menggunakan skala likert. Analisa data menggunakan uji statistik Spearman RankHasil Penelitian Menunjukkan bahwa Self Efficacy sebagian besar Kategori Rendah sejumlah 32 responden (56,1%) dan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan sebagian besar kategori Tidak Patuh sejumlah 29 responden (50,9%), hasil uji statistik p value 0.002 < α 0.05 ada hubungan Self Efficacy dengan Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis.
Pelvic Stability Training on Movement Control, Pelvic Muscle Strength, Walking Speed, and ADL in Post-Stroke Patients: CASE STUDY Prasetyanto, Deny; Hartono, Dodik; Salam, Ainul Yaqin
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 7 No. 1 (2023): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/qpkr3b52

Abstract

A cute hemiparesis can develop in response to a variety of cerebral diseases including intracerebral hemorrhage and ischemic stroke, Pelvic stability training is an exercise protocol designed based on neurophysiological and biomechanical aspects of pelvic stability designed based on the performance of each patient so as to increase pelvic stability. pelvic stability training is carried out for 30 minutes, 3 times per week, for 3 weeks. Pelvic stability training (PST) exercises have been shown to improve motor function in the lower extremities both in muscle strength, and to help meet ADL.
Pengaruh Health Education Dengan Metode Peer Group Terhadap Upaya Pencegahan Scabies Di Pondok Putri Darussalam Bayeman Tongas Probolinggo Maimunah; Ainul Yaqin Salam; Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau sarcoptes scabieivar, sehingga memberikan dampak gangguan pada citra tubuh dan mudah ditularkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh Health Education degan metode peer group terhadap upaya pencegahan scabies di Pondok Putri Darussalam Bayeman Tongas Probolinggo. Desain penelitian Pra Eksperimen, dengan desain studi one group pre-post design. Pertemuan dilakukan selama 4 minggu 6 kali, minggu pertama dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan peer. minggu selanjutnya dilakukan oleh peer kepada group yang didampingi oleh peneliti, sampel sebanyak sebanyak 35 responden yang belum terkena scabies diambil dengan cara non-probabiliti total sampling menggunakan instrumen lembar kuesioner. Pengukuran dengan editing, coding, scoring, tabulating, kemudian dianalisis dengan SPSS menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan upaya pencegahan sebelum dilakukan Health Education peer group mayoritas sedang 32 responden (91,4%), setelah dilakukan Health Education peer group mayoritas baik 35 responden (100%). Hasil analisa wilcoxon didapatkan p=0.000 sehingga (p=0,000<α=0,05) artinya ada pengaruh Health Education dengan metode peer group terhadap upaya pencegahan scabies Di Pondok Putri Darussalam Bayeman Tongas Probolinggo. Diharapkan Health Education peer group dapat digunakan untuk mencegah scabies dan meningkatkan pengetahuan santri tentang kebersihan lingkungan. disarankan kepada santri yang telah mengetahui tentang kebersihan diri dan lingkungan untuk menjelaskan kepada teman sebaya yang berada di pesantren.
Hubungan Efikasi Diri Dengan Sikap Dan Perilaku Dalam Mencegah Komplikasi Asam Urat Di Desa Maron Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo Karomia Audina; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam Urat merupakan suatu penyakit dengan serangan mendadak dan berulang pada sendi, ditandai timbulnya nyeri. Asam urat juga diketahui banyak menimbulkan komplikasi diantaranya adalah penyakit ginjal, jantung coroner, hipertensi, bahkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Efikasi Diri Dengan Sikap Dan Perilaku Dalam Mencegah Komplikasi Asam Urat Di Desa Maron Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi 60 penderita asam urat dan sampel 52 penderita asam urat Di Desa Maron Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi diambil dengan cara purposive sampling. Tehnik analisa data menggunakan spearman rank Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner General Self efficacy Scale (GSES), sikap pencegahan komplikasi asam urat, dan perilaku pencegahan komplikasi asam urat. Dari hasil penelitian ini didapatkan efikasi diri rendah sebanyak 28 responden (53.8%), sikap pencegahan kurang baik sebanyak responden 23 (44.2%), dan perilaku pencegahan kurang baik sebanyak 20 responden (38.5%). Hasil analisa dengan Spearmank Rank didapatkan ada hubungan antara efikasi diri dengan sikap pencegahan komplikasi asam urat dengan nilai p = 0,000 ≤ α=0,05 dan ada Hubungan Efikasi Diri Dengan Perilaku Pencegahan Komplikasi Asam Urat dengan nilai p = 0,000 ≤ α=0,05. Efikasi diri rendah memiliki keyakinan yang rendah tentang kemampuannya. Sehingga sangat perlu untuk dilatih meningkatkan efikasi diri agar dapat mencegah komplikasi.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Tipe Kepribadian Dengan Kecerdasan Emosional Pada Anak Usia Prasekolah Khoirun Nisak; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia prasekolah ialah usia keemasan untuk anak, dimana usia seluruh aspek pertumbuhan dan perkembangan sangat pesat. Para ahli berpendapat bahwa perkembangan kecerdasan meningkat cepat pada tahun awal kehidupan anak. Kecerdasan emosional merupakan bagian terpenting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian analtik korelasional dengan cross sectional. Populasi sebanyak 51 responden dengan menggunakan tehnik sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, tabulating, kemudian data analisis menggunakan SPSS Statictic 20 dengan analisis reglensi linier berganda. Hasil penelitian di dapatkan mayoritas orang tua (ibu) yang menggunakan pola asuh demokratis 63,15%, pola asuh permisif 17,56% dan pola asuh otoriter 19,29%. Hasil presentasi tersebut menunjukkan pola asuh yang baik yaitu pola asuh demokratis. Pola asuh demokratis digunakan anak mampu membina hubungan, mempunyai kepercayaan diri, kemampuan mengontrol diri, kemampuan motivasi, bersedia berkerja sama, dan berorientasi terhadap prestasi. Di harapkan RA. Miftahul khair dan orang tua dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan perkembangan anak dengan cara memberikan pendidikan yang sesuai dengan krakteristik anak, meningkatkan pengasuhan dengan cara memberikan anak kesempatan untuk memilih tindakan yang di sukai anak dengan arahan yang tegas dan meningkatkan kepribadian dengan cara memberikan waktu lebih lama dan saling terbuka antara anak dan orang tua
Hubungan Self Awareness (Kesadaran Diri) Orang Tuadengan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Di TK Mutiara Bangsa Didesa Banyuanyar Kabupaten Probolinggo Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi; Alwin Widhiyanto; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran orang tua memiliki penting dalam mencegah Upaya kekerasan seksual pada anak. Upaya Pencegahan kekerasan seksual pada anak penting tujuannya agar anak mampu mengenali tindakan yang termasuk kekerasan seksual dan tahu cara mencegahnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui adakah hubungan self Aawareness (Kesadaran diri) orang tua dengan Upaya penecegahan kekerasan seksual pada anak di Tk Mutiara Bangsa Desa Banyuanyar Kabupaten Probolinggo.Jenis penelitian ini adalah desain penelitian Analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi Seluruh orang tua anak di TK Mutiara bangsa di Desa Banyuanyar kabupaten Probolinggo sebanyak 49 responden. sampel penelitian ini sebanyak 49 responden dengan Teknik sampling yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Lembar Kuesioner Pengelolahan data dengan editing,coding, tabulating,scoring, Data yang di peroleh dianalisis menggunakan uji statistikSpearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan nilai rata rata kesadaran orang tua dengan Upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak Hasil Uji statistika dengan menggunakan uji Spearmank dengan nilai p value= 0,005 dengan tingkat signifikan ρ value < α = 0,005, maka variabel independen Self Awarenes (kesadaran Diri) orang tua sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan Self Awarenes (kesadaran Diri) orang tua dengan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak di Tk Mutiara Bangsa Desa Banyuanyar Kabupeten Probolinggo. Penelitian ini diharapkan agar orang tua anak anak dapat meningkatkan kesadaran diri dalam Upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak.Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk orang tua memberikan edukasi kepada anak seperti pemberian tanggapan positif pada anak, dan pengenalan beragam emosi pada anak.
Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Kejadian Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) Pada Pasien Dengan Anestesi Intravena Di Ruang Mina Rumah Sakit Islam Lumajang Kurniawati; Nur Hamim; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1461

Abstract

Insiden mual dan muntah pasca operasi (PONV) diharapkan dapat ditangani secara efektif dan efisien sehingga pasien dapat pulih secara optimal setelah operasi. Mobilisasi dini berkontribusi pada pemulihan sistem gastrointestinal dan mengurangi efek samping anestesi intravena. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh mobilisasi dini terhadap insiden mual dan muntah pasca operasi (PONV) pada pasien dengan anestesi intravena di Ruang Mina, Rumah Sakit Islam Lumajang. Metode penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan desain satu kelompok pre-test dan post-test. Perlakuan yang diberikan adalah latihan mobilisasi dini pada hari pertama pasca operasi selama 20 menit, dengan 5 kali pengulangan setiap latihan. Latihan dilakukan setelah 6 jam pertama pasca operasi dan kemudian diamati menggunakan skor Rhodes Index Nausea Vomiting and Retching (RINVR) setelah 24 jam pasca operasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien pasca operasi dengan anestesi intravena yang memenuhi kriteria inklusi eksklusi, dengan sampel sebanyak 32 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan mobilisasi dini, didapati bahwa 16 responden (50%) mengalami mual dan muntah pasca operasi dalam kategori sedang dan setelah perlakuan ditemukan sebanyak 9 responden (28,1%) mengalami mual dan muntah pasca operasi dalam kategori ringan dan sebanyak 7 responden (21,9%) dalam kategori sedang. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai P = 0,000, α < 0,05, yang berarti ada pengaruh signifikan perlakuan mobilisasi dini terhadap insiden mual dan muntah pasca operasi (PONV). Temuan ini menunjukkan bahwa mobilisasi dini memiliki efek positif terhadap insiden mual dan muntah pasca operasi (PONV). Prosedur Operasional Standar mobilisasi dini dapat diterapkan dalam penanganan mual dan muntah pasca operasi pada pasien dengan anestesi intravena.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Almeliayanti, Ervina Alwin Widhiyanto Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Anggorowati Anggorowati Ceria Bintang Wiraputri Damara, Doni Defi Sela Gunawan Devi Laylatul Masruroh Devi Maghfiroh Dhika Siti Mona Dia Rahmatillah Dian Faqih Diana Susilowati Dimas Anjar Kuncoro Dimas Eka Saputra dini ayu lestari Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Dwi Rifanika EDI DHARMANA Eka Wati Elda Yuliana Elok Purnamawati Era Sasmita Eriska Melinda Eva Sulistiana Fajar Nugraha Indra Wardhana Fitria Mulyani Fitria, Arini Ghozalba, Iqbal Maulana Grido Handoko Sriyono Handayani, Erna Hendri Triprabowo Heni Purnama Sari Heradatul Hasanah Hilman Hidayat Hosmiati Hosni Surdiansyah Hidayat Indriwati Indriwati Intan Dewi Irfanda Ishaq Ishaq Isnawati, Iin Aini Ita Febrina Kurnianingrum Ita Rifa’atul Mahmuda Iwan Efendi Iwan Efendi Izatul Laila Kamiliatul Umma Karomia Audina KHOIRUN NISAK Kholifatur Rizqiyah Kurniawati Kusyairi, Achmad Linda Ferianti Luluk Munawaroh Lutfi Jayadi Kurniawan M Fendik Nazaruddin Maimunah Marfuah Marfuah Marfuah Masruris Sulton Megah Andriany Musanto Nadliroh Fikri Ayu Ningtyas Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nanik Nuraini Navi Mayyoulanda Niken Safitri Dyan Kusumaningrum Ningsih, Atik Fitri Nur Hamim Nur Hamim Nurul Laili Nurul Laili Nurul Laili Nusantara, Ana Fitria Prasetyanto, Deny - Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi Putri, Putri Sekar Arum L T Riske Yunis Cloudia Risky Eko Wardana Rizka Yunita Rizki Mega Safitri Ro'isah, Ro'isah Roisah, Roisah Ro’isah Ro’isah Ro’isah, Ro’isah Sandhi, Kurnia Agung Yoga Santoso, Teguh Dwi Shinta Wahyu Sari Siti Aisyah Siti Nurhasanah Slamet Raharjo Sofiatun munawaroh Sriyono, Grido Handoko Suhari SULASTRI Sunanto Suparto, Muhammad Hadi Titik Indarwati Tonny, Harry Irfan Ummi Latifah Venda Yuni Fitriani Wahyusari, Shinta Widya Addiarto Wirayudah Yulia Putri Fatmilarini Zainal Abidin