Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Medical Scope Journal (MSJ)

Musculoskeletal Disorder pada Ekstremitas Atas akibat Penggunaan Telepon Cerdas secara Aktif pada Remaja Pelajar SMA Darmawan, Arondino P.; Doda, Diana V. D.; Sapulete, Ivony M.
Medical Scope Journal Vol 1, No 2 (2020): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.1.2.2020.28005

Abstract

Abstract: Advances in technological development have led to increased use of smartphones. To date, the prevalence of musculoskeletal disorder (MSD) of the upper extremities is increasing and according to previous studies one of the MSD causes is the continued use of smart phones by high school students. This study was aimed to determine the prevalence of MSD of the upper extremities experienced in the last 7 days and to evaluate the relationship between MSD complaints and smartphone usage among adolescent high school students. This was an analytical study with a cross-sectional design. The instruments in this study were demographic questionnaire, smartphone usage, and modified Nordic Body Map Questionaire. Data were analyzed by using the Spearman Rho correlation test. There were 170 respondents (N = 170) involved in this study. Most of the MSD complaints were in the neck (n = 73; 42.9%), followed by in the shoulder (n = 61; 35.9%), and finger (n = 49; 28.8%). Most of the pain was categorized as mild pain. The Spearman Rho test showed significant correlations, as follows: between MSD in the neck and gaming as well as chat frequency (p=0.040); between MSD in the upper arm and one sesion gaming duration (p=0.005); and between MSD in the fingers and gaming duration in one sesion (p=0.007) and in a day (p=0.042). In conclusion, among adolescent high school students, frequency as well as duration of smartphone usage could influence the occurrence of MSD in the upper extremities.Keywords: musculoskeletal disorder, smartphone, duration of usage, frequency of usage, gaming Asbtrak: Kemajuan perkembangan teknologi menyebabkan peningkatan penggunaan telepon cerdas. Prevalensi musculoskeletal disorder (MSD) dari ekstremitas atas meningkat dan menurut penelitian salah satu penyebabnya ialah akibat penggunaan berkelanjutan dari telepon cerdas oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi MSD pada ekstremitas atas yang dialami dalam 7 hari terakhir dan mengevaluasi hubungan antara keluhan MSD dengan penggunaan smartphone pada remaja pelajar SMA. Jenis penelitian ialah analitik dengan desain potong lintang. Penelitian ini menggunakan kuesioner demografi, smartphone, dan modifikasi dari Nordic Body Map Questionnaire. Analisis statistik menggunakan tes korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian mendapatkan 170 responden (N=170). Keluhan MSD paling sering dirasakan pada leher (n=73; 42,9%), bahu (n=61; 35,9%), dan jari tangan (n=49; 28,8%). Karakteristik keparahan nyeri yang dirasakan sebagian besar merupakan nyeri ringan. Uji korelasi Spearman Rho mendapatkan korelasi bermakna antara: keluhan MSD pada leher yang dialami dalam 7 hari terakhir dengan frekuensi gaming dan frekuensi chatting (p=0,040); keluhan MSD pada lengan atas dengan durasi gaming satu sesi (p=0,005); dan keluhan MSD pada jari tangan dengan durasi gaming dalam satu sesi (p=0,007) dan dalam sehari (p=0,042). Simpulan penelitian ini ialah frekuensi dan durasi penggunaan telepon cerdas berpengaruh terhadap timbulnya keluhan MSD ekstremitas atas pada remaja pelajar SMA.Kata kunci: musculoskeletal disorder, telepon cerdas, durasi, frekuensi, gaming
Analisis Pelaksanaan Sistem Pengelolaan Limbah Medis di Rumah Sakit Daerah Kepulauan Christin Andolo; Diana V. D. Doda; Lydia E. N. Tendean
Medical Scope Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v6i1.50621

Abstract

Abstract: In general, developing countries have not yet implemented optimal management of medical waste, which causes the accumulation of medical waste. Research on medical waste management in hospitals located in the Archipelago area is still lacking, so research like this needs to be carried out. This study aims to analyze the implementation of the medical waste management system at the Islands Regional Hospital. The research method used is a qualitative method with eight informants. The research results show that in terms of human resources, there is still a lack, especially for the medical waste management section, of budgetary and financial resources to facilitate the training of medical staff, cleaning staff, procurement and maintenance of infrastructure, and investment in better waste management technology. Inadequate medical waste management methods also affect the effectiveness of medical waste management itself and can lead to an increasing amount of medical waste. The amount of medical waste generated can affect the capacity and method of treatment required. The observation results show that there are problems in sorting and containerizing medical waste where the trash for non-medical waste has been mixed with medical waste. In the temporary storage area, medical waste has accumulated a lot and has not been processed or recycled. Treatment of medical waste uses an autoclave and also incinerates medical waste manually. This is done because the incinerator is not functioning optimally. The conclusion of this study is that the medical waste management system is not yet optimal. It is hoped that the hospital, as well as health workers and cleaners, can implement an optimal medical waste management system to avoid things that can cause health problems, environmental disturbances, and ecosystem disturbances. Keywords: Waste, Medical, Non-Medical, Management. Abstrak : Secara umum pada negara berkembang belum menerapkan pengelolaan limbah medis yang optimal sehingga menyebabkan penumpukan limbah medis. Penelitian tentang pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit yang berada di daerah Kepulauan masih sangat kurang sehingga penelitian seperti ini perlu untuk dilakuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan sistem pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Daerah Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan jumlah informan 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi sumber daya manusia masih kurang khususnya untuk bagian pengelolaan limbah medis, kurangnya sumber anggaran dan keuangan untuk memfasilitasi pelatihan tenaga medis, petugas kebersihan, pengadaan, perawatan sarana prasarana, serta investasi dalam teknologi pengelolaan limbah yang lebih baik. Metode pengelolaan limbah medis yang kurang memadai juga berpengaruh terhadap efektivitas pengelolaan limbah medis itu sendiri serta dapat menyebabkan jumlah limbah medis yang semakin banyak. Jumlah limbah medis dihasilkan dapat mempengaruhi kapasitas dan metode pengolahan yang dibutuhkan. Hasil observasi menunjukan bahwa adanya masalah dalam pemilahan dan pewadahan limbah medis, dimana tempat sampah untuk limbah non medis sudah tercamur dengan limbah medis . Di tempat penyimpanan sementara limbah medis sudah sangat menumpuk dan belum di olah ataupun di daur ulang. Pengolahan limbah medis menggunakan autoclave dan juga melakukan pembakaran limbah medis secara manual hal ini dilakukan karena incinerator belum berfungsi secara optimal. Kesimpulan penelitian ini yaitu belum optimalnya sistem pengelolaan limbah medis. Diharapkan kepada pihak rumah sakit dan juga petugas kesehatan serta petugas kebersihan dapat menerapkan sistem pengelolaan limbah medis secara optimal untuk menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, gangguan lingkungan dan juga gangguan ekosistem. Kata Kunci : Limbah, Medis, Non Medis, Pengelolaan.
Persepsi Masyarakat Kota Manado Terhadap Vaksin Booster Covid-19 sebagai Syarat Berwisata Kevin A. G. Mandak; Damajanty H. C. Pangemanan; Diana V. D. Doda
Medical Scope Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v6i1.45458

Abstract

Abstract: Coronavirus disease 2019 (Covid 19) is an infectious disease that is currently a global pandemic. This situation greatly impacts the tourism sector in Indonesia. Vaccination is expected to be one of the preventive measures used to control the transmission of Covid-19. This study aimed to determine the perception of the people in Manado City towards the Covid-19 booster vaccine as a prerequisite for traveling. This was a qualitative study using interview method. The interview was conducted using in-depth interview technique and guidelines. The results obtained 15 people of Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado as respondents. Most respondents had positive perception towards the Covid-19 booster vaccine as a prerequisite of traveling. Most respondents had good general understanding of the benefits of the Covid-19 vaccine and they agreed with the Covid-19 booster vaccine as a prerequisite of traveling. In conclusion, most people in Manado City have a good and positive perception of the Covid-19 booster vaccine as a prerequisite of traveling. Keywords: Covid-19; booster vaccine; travelling prerequisite   Abstrak: Penyakit infeksi coronavirus 2019 (Covid 19) telah menjadi pandemi global. Situasi tersebut sangat berdampak pada sektor pariwisata di Indonesia. Pemberian vaksin diharapkan dapat menjadi salah satu pencegahan yang digunakan untuk mengendalikan penularan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Kota Manado terhadap vaksin booster Covid-19 sebagai syarat berwisata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara secara terstruktur dan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian mendapatkan 15 masyarakat Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado sebagai responden penelitian. Persepsi responden terhadap vaksin booster Covid-19 sebagai syarat berwisata menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki persepsi positif terhadap vaksin booster Covid-19 sebagai syarat berwisata. Responden memiliki pemahaman umum yang baik mengenai manfaat vaksin covid dan mereka setuju dengan himbauan vaksin bo booster oster Covid-19 sebagai syarat berwisata. Simpulan penelitian ini ialah masyarakat Kota Manado umumnya memiliki persepsi yang baik terhadap vaksin booster Covid-19 sebagai syarat berwisata. Kata kunci: Covid-19; vaksin booster; syarat berwisata
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Adam, Hilman Alexander S. L. Bolang Angelia, Anggi Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Arnold, Jhierren K. T. Arthur E. Mongan Asep Rahman Asriffudin, Afnal Asterlita Ryane Wenas B H. R. Kairupan Bambang Setiawan Batara, Graysela O. Budi T. Ratag Budi Tarmady Ratag Cambu, Dominikus Chlaudia Christinia Wua Christin Andolo Damajanty H. C. Pangemanan Damayanti, Niwayan Ayu Damopoli, R.F Danes, Vennetia Ryckerens Darea, Andrew Christy Darmawan, Arondino P. Dhea Cristina Josefien Botto Elvin A. Herlambang, Elvin A. Erawati, Yanti Erwin Adams Pangkahila Erwin Kristanto Essa, Artika L. Freddy W. Wagey Frico Talumewo Gita Lara Br. Ginting, Tabitha Grace D. Kandou Grace Ester Caroline Korompis Grace Korompis Gumunggilung, Della Harsali F. Lampus Hedison Polii Herlina I. S. Wungouw Hery Widijanto I. S. Wungouw, Herlina Ibur, Chikita Amanda Iramaya R. Sumayku James Komaling Jeanette I. Ch. Manoppo Jehosua S. V. Sinolungan Jehosua S.V. Sinolungan Jehosua Sinolungan Jimmy Posangi Jonesius Eden Manopo Jootje M. L. Umboh Juliatri Juliatri Junita E. Katihokang Kairupan, Felly Aprilia Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Karundeng, Intan Kevin A. G. Mandak Kolibu, Febi K. Lasarus, Loritma Lauden, Natalia Leyvita Husin Liando, Frisca Pricilia Lisay, Evanli Ken Risky Londok, Nirwana V.J Lumantow, Marfil Lydia E. N. Tendean Maino, Irny Evita Malonda, Nancy S. Malonda, Nancy S.H Mambu, Gloria Christy Manampiring, A.E Mantjoro, Eva M. Mantow, Nasrania Indah Trinity Maramis, Marchela Debora Margareth Sapulete Maria A.N.M. Kumambong Martha Marie Kaseke Masi, Gresty N.M Mekel, Thiessia Lady Miftahul Huda Mokodompit, Rafika Momongan, Gishela S. Mondoringin, Lidya H. M. Moningka, Prezyllia Ulfrida Naue, Sitti H. Nelwan, Ester Jeini Ngantung, Edwin J. Nova Hellen Kapantow Oddi R Pinontoan Odi Roni Pinontoan Palandeng, Ora Et Labora I. Pandaleke, Thigita Aga Pandelaki, Yordan Dharmaputra Pandey, Blandina E. Pangalila, Cheisy M. Pasang, Melini T. I. Paul Y. Limuria, Paul Y. Petersen Jecson Pinontoan, Odie Pissu, Reza Rahayu H. Akili, Rahayu H. Renatta M. Nelwan Rianna J Sumampouw Richard Kowel, Richard Ricky C. Sondakh Rivelino Spener Hamel Rizald M. Rompas Rompas, Rizald M. Roring, Amanda Rorintulus, Shergina Junika Rumampuk, Hizkia Sajow, Ireine J.M. Sandy Giano Tani Sanggelorang, Sweetly Sapulete, Ivony M. Sefti Rompas Sekeon, Sekplin A.S. Senduk, Madeleine N. W. Septia, Nindirah Soeratinoyo, Dewi K. Sri Seprianto Maddusa Sriawan, Pajar Sumakul, Juschella J. Sumarsono Sumarsono Suoth, Lery F. Suwuh, Rendy Sylvia R. Marunduh Tahulending, Jane M. F. Talumedun, Alida P. Tandaju, Dita A. Tangkudung, Yesika Merzy Indah Tanriono, Yelvina Tatuil, Titania R.G Terok, Yunifi C. Tubagus, Ade P. Tuda, Joseft Sem Berth Tumiwa, Veijenia Irene Tuti Orangbio Tuwing, Sriyati Felly Veronica Waleleng Warbung, Yanti Yashinta Wariki, Windy M. V. Warouw, Finny Wasty, Inge Welong Seftian Surya Wulan P.J. Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang Wungow, Herlina I. S. Yanty Haumahu, Yanty Yunus, Shalsabilla