Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS FISIK DAN PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI Eduarna, Mutiara Suryani; Pramana, Yoga; Rahmawati, Nadia; Neri, Ervina Lili; Putri, Triyana Harlia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v15i2.352

Abstract

The menstrual cycle is one aspect of assessing female reproductive function, changes in the menstrual cycle can occur in women in their 20s due to irregular ovulation phases, changes in the menstrual cycle are influenced by several factors, one of which is physical activity. Physical activity of Nursing Study Program students at Tanjungpura University Pontianak varies from studying in class, laboratory, clinical practice in hospitals, other activities such as exercising. The purpose of this study was to determine the correlation between physical activity and changes in the menstrual cycle. This study is a quantitative study with a cross sectional approach on 100 respondents with total sampling technique, and data collection using IPAQ questionnaire and menstrual cycle questionnaire. Data analysis used frequency distribution and chi-square test. Physical activity of female students was mostly in the high category as many as 76 respondents (76.0%) of 100 respondents, the menstrual cycle of female students was mostly irregular as many as 80 respondents (80.0%) of 100 respondents. The results of the chi-square test showed that there was no correlation between physical activity and changes in the menstrual cycle in nursing students of Tanjungpura University Pontianak, with a p-value of 0.292 (p-value> 0.05), the correlation coefficient was positive with a value of 0.105. There is no correlation between physical activity and changes in the menstrual cycle of nursing students of Tanjungpura University Pontianak.
Overview of Work Stress Among Nurses in Hospitals Prima, Irenne Agil; Pramana, Yoga; Mita, Mita
ProNers Vol. 9 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v9i1.78989

Abstract

Background: Work stress is a critical issue in nursing that can impact productivity, performance, and overall well-being. Understanding the levels and factors associated with work stress among nurses can help in developing effective management strategies.Objective: To describe the levels of work stress and their association with demographic and professional characteristics among nurses in a hospital in West Kalimantan.Methods: This quantitative, descriptive cross-sectional study was conducted from May 12 to 14, 2023, involving 85 nurses working in inpatient wards. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics with SPSS software.Results: Most respondents (75.3%) experienced normal levels of work stress, while 23.5% reported mild stress, and 1.2% experienced moderate stress. The majority of respondents were female (76.5%), aged 26"“35 years (77.6%), had 1"“5 years of work experience (51.8%), and held a D3 nursing degree (82.4%). Nurses with shorter work experience and practical education demonstrated better stress management, while high workloads and longer tenures were associated with increased stress levels.Conclusion: The findings indicate that the majority of nurses experienced manageable work stress levels, attributed to effective coping strategies and adaptability. Institutions should implement targeted interventions, such as workload management and wellness programs, to support nurses' mental health and job satisfaction. Further research is recommended to explore additional factors influencing work stress in diverse nursing populations
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RST TK. II KARTIKA HUSADA Aprianti, Risky Amelia; Pramana, Yoga; ., Mita
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 2 (2020): December
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i2.44782

Abstract

Latar Belakang : Komunikasi yang dilakukan oleh perawat berfungsi untuk mendengarkan keluhan pasien serta dapat menjelaskan prosedur tindakan keperawatan yang direncanakan. Perawat dituntut untuk bisa berkomunikasi secara baik kepada pasien. Apabila tidak diterapkan akan mengganggu hubungan terapeutik yang akan berdampak pada ketidakpuasan pasien. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di RST TK. II Kartika Husada Metode : Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Intrumen yang digunkanan kuisioner komunikasi terapeutik dan kuesioner kepuasan pasien. Sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling. Jumlah responden 89 orang. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Squere dengan alternatif Kolmogorov-Smirnov Hasil : Berdasarkan data dan hasil analisis dengan uji Kolmogorov-Smirnov diperoleh p value = 0,000 (p0,05), yang berarti ada hubungan bermakna antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien. Kesimpulan : Terdapat hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien yang menunjukkan bahwa semakin baik komunikasi perawat maka semakin meningkatkan kepuasan pasien. Hal ini yang diperlukan untuk menjadi perawat yang professional demi meningkatkan derajat kesehatan pasien. Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Kepuasan Pasien Referensi : 31 (2007-2019)
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PERAWATAN MANDIRI KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE PONTIANAK Susanti, Dian; ., Sukarni; Pramana, Yoga
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 1 (2020): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i1.41827

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang umumnya ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah yang membutuhkan pemantauan dan kontrol yang tepat. Neuropati perifer (kerusakan saraf) adalah salah satu komplikasi paling serius dari diabetes. Jika dibiarkan maka dapat menyebabkan ulkus diabetik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi neuropati diabetik adalah perawatan kaki. Efikasi diri menjadi sesuatu yang penting dalam melakukan manajemen DM yang bertujuan agar penderita DM melakukan perawatan diri sesuai dengan yang dianjurkan.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan perawatan mandiri kaki pada pasien diabetes melitus di Poli Penyakit Dalam RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui rancangan cross sectional study. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah 94 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Foot Care Confidence Scale (FCSS) dan kuesioner Standart Kuesioner Nottingham Assesment of Functional Foot Care (NAFF). Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square.  Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value 0.000 (0.05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara efikasi diri dengan perawatan mandiri kaki pada pasien diabetes melitus di Poli Penyakit Dalam RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN VAKSIN COVID-19 WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEBAS KABUPATEN SAMBAS Qois, Alwan Azhar; Maulana, Muhammad Ali; Pramana, Yoga
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol. 6 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v6i1.67967

Abstract

Background: Public perception of the Covid-19 vaccine is a response or acceptance of the information obtained regarding confidence in the halalness of the vaccine, willingness to be vaccinated and the capacity of health workers who administer the Covid-19 vaccine. Methods: This research is a quantitative study using a cross sectional design. The sample of this research was 96 respondents obtained from direct interviews and filling out questionnaires, data analysis used Chi Square. Results: Shows that out of 96 respondents based on Perception of vaccine safety there is a p-value (0,944), Perception of vaccine effectiveness and necessity there is a p-value (0,524), Acceptance of vaccine requirements and schedule there is a p-value (1,000), Positive values and their influence on vaccines there is a p-value (0.477), Perception of legitimacy and authority needed in vaccination there is a p-value (1,000). Conclusion: Public Perception of the Implementation of the Covid-19 Vaccine in the Working Area of the Tebas Health Center in Sambas Regency from the results of a bivariate analysis shows that there is a significant relationship between age, gender, history of Covid-19 disease and the Implementation of the Covid-19 Vaccine in the working area of the Tebas Health Center, Sambas Regency. Keywords: Perception, Vaccines, Covid-19, Risk factors
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA Cantika, Cici; Mita, Mita; Pramana, Yoga
Jurnal Keperawatan BSI Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare merupakan penyebab kematian nomor dua pada anak di bawah lima tahun. Ancaman paling parah yang ditimbulkan oleh diare adalah dehidrasi. Seseorang dengan diare mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan tubuh. Setiap tahun diare membunuh sekitar 525.000 pada balita. Kejadian diare dapat dihindari jika seorang ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang diare karena pengetahuan baik yang dimiliki ibu tentunya akan mempengaruhi perilakunya ketika melakukan pencegahan serta penanganan penyakit diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang diare pada balita di kecamatan Pontianak Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Adapun Subjek pada penelitian ini berjumlah 94 ibu di wilayah kerja Puskesmas Khatulistiwa Pontianak Utara. Hasil menunjukan bahwa dari 94 reponden, ibu yang pengetahuan baik merupakan kategori yang paling banyak dimiliki oleh ibu yaitu berjumlah 73 orang (78%), kategori pengetahuan cukup berjumlah 21 orang (22%). Pentingnya peningkatan pengetahuan ibu tentang diare merupakan hal yang harus diperhatikan oleh pelayanan kesehatan guna menurunkan angka kejadian serta mencegah komplikasi diare pada balita.
Menyemai Kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sejak Dini: Strategi Penguatan Pada Anak Usia Sekolah Tafwidhah, Yuyun; Pramana, Yoga; Pratama, Erja Natha Adit; Ismail, Madi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5036

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah kebiasaan yang dilakukan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar. Kebiasaan sederhana dalam PHBS antara lain menjaga kebersihan diri dan lingkungan melalui cuci tangan pakai sabun (CTPS), membuang sampah pada tempatnya, serta mengonsumsi makanan bergizi dan sehat. PHBS bukanlah hal baru, berbagai upaya telah dilaksanakan untuk mempromosikan PHBS. Kenyataannya PHBS belum dilaksanakan dengan baik termasuk pada anak usia sekolah. Keterbatasan sarana prasarana untuk melakukan PHBS menjadi faktor penghambat utama dalam menerapkan PHBS dengan benar. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penguatan PHBS khususnya pada anak usia sekolah. Sasaran anak usia sekolah dipilih karena pada masa ini anak dalam tahap belajar dan mudah menerima pengetahuan. Kegiatan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi kepada 29 anak usia sekolah. Materi yang disampaikan tentang pentingnya PHBS dengan demonstrasi cuci tangan pakai sabun. Tahap evaluasi dilakukan sebelum dan setelah sesi pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan mengalami peningkatan signifikan yang semula rata-rata 62,41 naik menjadi 80,34. Peningkatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran siswa untuk menerapkan PHBS sebagai kebiasaan sehari-hari
EDUKASI DAN REKOMENDASI AKTIVITAS FISIK SISWA DI SMAN 1 SUNGAI RAYA PONTIANAK Pramana, Yoga; Maulana, M Ali; Fauzan, Suhaimi; Gabby Novikadarti Rahmah, R.A.; Lili Neri, Ervina; Margun, Margun; Meta Bravana, Novi; Ega Safie Nanda, Erza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3174-3180

Abstract

Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam perkembangan fisik dan mental siswa. Namun, tingkat partisipasi dalam aktivitas fisik pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan sekolah sering kali kurang optimal. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, diupayakan strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik yang sehat dan bermanfaat melalui kegiatan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi program aktivitas fisik yang efektif bagi siswa SMA. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan siswa dan guru pembimbing. Program PKM dirancang berdasarkan analisis kebutuhan yang diperoleh melalui survei. Implementasi program ini dilakukan pada siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak dengan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik, hasil edukasi PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait manfaat dan pentingnya aktivitas fisik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam melakukan aktivitas fisik di lingkungan sekolah. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang difokuskan pada edukasi dan pemberian rekomendasi aktivitas fisik bermanfaat dalam meningkatkan partisipasi serta kesehatan siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak.
Analisis Perilaku Perawat Dalam Pengendalian dan Pencegahan Health Care Associated Infections (HAIs) Mita Mita; Muhammad Ali Maulana; Sukarni Sukarni; Yoga Pramana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i2.805

Abstract

Introduction: The treatment room becomes a potential practice for transmitting infections either through direct contact when the patient receives services from a nurse or indirectly through tools, materials, and supporting facilities used in supporting nursing services. Objective: Obtain a description of the nurse's behavior in implementing infection control and prevention in patients. Method: Use a descriptive observational design. The population of this study is nurses in the inpatient section, with a sample number of 60 nurses. Results: Research shows that nurses' behavior in infection prevention and control is still not as good as (60%). Conclusion: Health workers, especially nurses, must apply universal precautions properly to reduce the number of Health Care Associated Infections (HAIs).
Edukasi Aktivitas Fisik Menggunakan Media Video Animasi pada Siswa SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak Intani, Merlisa Kesuma; Harmita, Devi; Ervita, Ledy; Pramana, Yoga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18399

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi membawa dampak pada gaya hidup manusia salah satunya pola aktivitas fisik. Salah satu perkembangan teknologi yang berdampingan dengan kehidupan remaja saat ini adalah penggunaan gadget. Penggunaan gadget yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, aktivitas fisik sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan gaya hidup. Edukasi yang diberikan melalui media video animasi sehingga harapannya pengetahuan siswa meningkat dan memotivasi untuk rutin melakukan aktivitas fisik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai aktivitas fisik melalui metode edukasi menggunakan video animasi pada 32 siswa SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak. Metode edukasi yang dilakukan dengan menampilkan video animasi, ceramah, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa mengalami peningkatan signifikan. Sebelum edukasi, mayoritas siswa memiliki pengetahuan rendah (71,9%), tetapi setelahnya menurun menjadi hanya 6,2%. Siswa dengan tingkat pengetahuan sedang meningkat dari 25% menjadi 68,8%, dan siswa dengan tingkat pengetahuan tinggi bertambah dari 3,1% menjadi 25%. Edukasi aktivitas fisik melalui video animasi bisa menjadi salah satu media pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Selain itu, pihak mitra berharap edukasi ke sekolah dapat dilakukan secara berkala dengan menambahkan jumlah peserta. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Siswa, Sekolah, Video Animasi  ABSTRACT The development of technology has impacted human lifestyles, including physical activity patterns. One technological advancement closely linked to the lives of teenagers today was the use of gadgets. Excessive and uncontrolled gadget use had negative effects on both physical and psychological health. Therefore, physical activity was strongly recommended to maintain a balanced lifestyle. Education delivered through animated video media was expected to improve students' knowledge and motivate them to engage in regular physical activity. This activity aimed to enhance students' understanding of physical activity through an educational method using animated videos involving 32 students of SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak. The educational methods included animated video presentations, lectures, and question-and-answer sessions. Evaluations were conducted using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant improvement in students' understanding. Before the education, the majority of students had a low level of knowledge (71.9%), which decreased to only 6.2% afterward. The percentage of students with a moderate level of knowledge increased from 25% to 68.8%, and those with a high level of knowledge rose from 3.1% to 25%. Physical activity education through animated videos proved to be an effective learning medium to enhance students' knowledge. Moreover, school partners hoped that such educational programs could be conducted regularly with an increased number of participants. Keywords: Physical Activity, Students, School, Animated Videos
Co-Authors ., Mita Abd. Rasyid Syamsuri Adiningsih, Berthy Adiningsih, Berthy Sri Utami Ali Maulana, M. Annisa, Elsa Aprianti, Risky Amelia Aprizal, Wahyu Arfandy, Firza Argitya Righo Arief Andriyanto Audrelia, Cheryl Aulia Fradinta Aziz, Syaifallah Aziz Bela, Widia Cyntia Bravana, Novi Meta Cantika, Cici Delima Fajar Liana Dewi, Devi Lestia Dian Susanti Dikki Saputra Djoko Priyono Doddy Abdul Karim Eduarna, Mutiara Suryani Ega Safie Nanda, Erza Erja Safhie Ega Nanda Ervina Lili Neri Ervita, Ledy Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatya Rahmah Fauzan, Suhaimi Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitriangga, Agus Fitriani, Dina Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Gabriella Alphani Hanafi Hanafi Harianti Harianti Harmita, Devi Hazimah Mufidah Herdaningsih, Sulastri Herman Herman . Herman Herman Hidasari, Fitriana Puspa Huwae, Raphael Bianco Inderiyani, Inderiyani Intani, Merlisa Kesuma Ismail, Madi Ismatullah, Dedi Ita, Kalista Jatmika, Andy Hidayat Junaidi Junaidi Kafaso, Virgilius Phasacola Tiko Karim, Doddy Abdul Kholid Fahdi, Faisal Krisdianto, Muhammad Agung Lidya Natalia M. Ali Maulana M. Ali Maulana Mahyarudin, Mahyarudin Mardhia Mardhia Margun, Margun Marwa Qatrunnada Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Meliawati Meliawati, Meliawati Meta Bravana, Novi Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Mohlisin, Mohlisin Muhammad Ali Maulana Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Muthia Hana Nadia Rahmawati Najini, Robby Nazarius, Paola Krismonita Indahsari Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Nia Sri Ramania Olivia Pavita Arista Widya Pratama, Erja Natha Adit Prima, Irenne Agil Qois, Alwan Azhar Rahmawati, Nadia Reza Reynaldi Rika Kurnia Sari Rofirullah, Fazrul Rossita, Annisa Sari, Febbi Wulan Seprian, Dwin Siti Alfiya Suhariyati, Dwi Asni Sukarni Sukarni . Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suriadi Jais Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Titan Ligita tommy apriantono Tommy Apriantono Tri Wahyuning Tyas Triyana Harlia Putri Tryono Parulian Rumapea, Costan Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafwidhah