Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI DAN REKOMENDASI AKTIVITAS FISIK SISWA DI SMAN 1 SUNGAI RAYA PONTIANAK Pramana, Yoga; Maulana, M Ali; Fauzan, Suhaimi; Gabby Novikadarti Rahmah, R.A.; Lili Neri, Ervina; Margun, Margun; Meta Bravana, Novi; Ega Safie Nanda, Erza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3174-3180

Abstract

Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam perkembangan fisik dan mental siswa. Namun, tingkat partisipasi dalam aktivitas fisik pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan sekolah sering kali kurang optimal. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, diupayakan strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik yang sehat dan bermanfaat melalui kegiatan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi program aktivitas fisik yang efektif bagi siswa SMA. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan siswa dan guru pembimbing. Program PKM dirancang berdasarkan analisis kebutuhan yang diperoleh melalui survei. Implementasi program ini dilakukan pada siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak dengan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik, hasil edukasi PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait manfaat dan pentingnya aktivitas fisik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam melakukan aktivitas fisik di lingkungan sekolah. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang difokuskan pada edukasi dan pemberian rekomendasi aktivitas fisik bermanfaat dalam meningkatkan partisipasi serta kesehatan siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak.
Analisis Perilaku Perawat Dalam Pengendalian dan Pencegahan Health Care Associated Infections (HAIs) Mita Mita; Muhammad Ali Maulana; Sukarni Sukarni; Yoga Pramana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i2.805

Abstract

Introduction: The treatment room becomes a potential practice for transmitting infections either through direct contact when the patient receives services from a nurse or indirectly through tools, materials, and supporting facilities used in supporting nursing services. Objective: Obtain a description of the nurse's behavior in implementing infection control and prevention in patients. Method: Use a descriptive observational design. The population of this study is nurses in the inpatient section, with a sample number of 60 nurses. Results: Research shows that nurses' behavior in infection prevention and control is still not as good as (60%). Conclusion: Health workers, especially nurses, must apply universal precautions properly to reduce the number of Health Care Associated Infections (HAIs).
Edukasi Aktivitas Fisik Menggunakan Media Video Animasi pada Siswa SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak Intani, Merlisa Kesuma; Harmita, Devi; Ervita, Ledy; Pramana, Yoga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18399

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi membawa dampak pada gaya hidup manusia salah satunya pola aktivitas fisik. Salah satu perkembangan teknologi yang berdampingan dengan kehidupan remaja saat ini adalah penggunaan gadget. Penggunaan gadget yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, aktivitas fisik sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan gaya hidup. Edukasi yang diberikan melalui media video animasi sehingga harapannya pengetahuan siswa meningkat dan memotivasi untuk rutin melakukan aktivitas fisik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai aktivitas fisik melalui metode edukasi menggunakan video animasi pada 32 siswa SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak. Metode edukasi yang dilakukan dengan menampilkan video animasi, ceramah, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa mengalami peningkatan signifikan. Sebelum edukasi, mayoritas siswa memiliki pengetahuan rendah (71,9%), tetapi setelahnya menurun menjadi hanya 6,2%. Siswa dengan tingkat pengetahuan sedang meningkat dari 25% menjadi 68,8%, dan siswa dengan tingkat pengetahuan tinggi bertambah dari 3,1% menjadi 25%. Edukasi aktivitas fisik melalui video animasi bisa menjadi salah satu media pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Selain itu, pihak mitra berharap edukasi ke sekolah dapat dilakukan secara berkala dengan menambahkan jumlah peserta. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Siswa, Sekolah, Video Animasi  ABSTRACT The development of technology has impacted human lifestyles, including physical activity patterns. One technological advancement closely linked to the lives of teenagers today was the use of gadgets. Excessive and uncontrolled gadget use had negative effects on both physical and psychological health. Therefore, physical activity was strongly recommended to maintain a balanced lifestyle. Education delivered through animated video media was expected to improve students' knowledge and motivate them to engage in regular physical activity. This activity aimed to enhance students' understanding of physical activity through an educational method using animated videos involving 32 students of SMA Muhammadiyah 1 Kota Pontianak. The educational methods included animated video presentations, lectures, and question-and-answer sessions. Evaluations were conducted using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant improvement in students' understanding. Before the education, the majority of students had a low level of knowledge (71.9%), which decreased to only 6.2% afterward. The percentage of students with a moderate level of knowledge increased from 25% to 68.8%, and those with a high level of knowledge rose from 3.1% to 25%. Physical activity education through animated videos proved to be an effective learning medium to enhance students' knowledge. Moreover, school partners hoped that such educational programs could be conducted regularly with an increased number of participants. Keywords: Physical Activity, Students, School, Animated Videos
PENGEMBANGAN APLIKASI EARLY WARNING SYSTEM DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA KALIMANTAN BARAT Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana; Suhaimi Fauzan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.581

Abstract

Kegawatdaruratan merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang menuntut perlunya tindak cepat dari tenaga medis yang bekerja. Segala bentuk pelayanan kegawatdaruratan mengharuskan tenaga medis mengefisienkan waktu dalam proses memberikan asuhan keperawatan. Salah satu bentuk pelayanan kegawatdaruratan tersebut adalah adanya Early Warning System (EWS), merupakan suatu panduan yang dapat memudahkan perawat jaga dalam melakukan pengkajian kondisi kegawatdaruratan kondisi pasien terkini. Pemanfaatan teknologi dalam pengembangan Early Warning System tentunya dapat membantu dalam meningkatkan efesiensi waktu dalam pelayanan keperawatan gawat darurat. Sehingga meminimalisir kondisi keparahan pada pasien dalam fase gawat darurat. Penelitian dan Pengembangan (Researh and Development) menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini berikutnya diterapkan dalam aplikasi mobile berbasis android. Berdasarkan hasil validasi ahli terkait aplikasi Early Warning System didapati nilai rata-rata validasi adalah 4,71 dan persentase sebesar 94,4% sehingga dapat dikatakan aplikasi Early Warning System sangat valid.
TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP EARLY WARNING SYSTEM (EWS) Suhaimi Fauzan; Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.618

Abstract

Salah satu indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit yang perlu diperhatikan dengan seksama adalah angka kematian pasien. Metode dalam menangani peningkatan kasus kematian adalah dengan mendeteksi kegawatan pasien sedini mungkin, misalnya dengan menggunakan early warning score (EWS). Pentingnya bagi seorang tenaga kesehatan (perawat) untuk memahami proses pengkajian dan pelaksaan EWS. Dampak buruk yang dapat terjadi akibat kelalaian penilaian kondisi pasien yaitu semakin memburuk nya kondisi pasien. Fenomena ini menjadi perhatian khusus, terutama pihak manajemen rumah sakit agar mengupayakan optimalisasi kemampuan EWS pada tenaga kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan data cross sectional. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan perawat dengan skor 0-4 (11%), 5-9 (42%), 10-14 (42%), dan 15-20 (5%). Hasil uji statistik menunjukkan nulai p value sebesar 0,000 antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam menjalani earlywarningscore. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menjalankan early warning score.
ANALISIS FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN KELEBIHAN BERAT BADAN REMAJA Yoga Pramana; M. Ali Maulana; Mardhia
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i1.643

Abstract

Angka kelebihan berat badan pada remaja mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kejadian tersebut disebabkan oleh pola ketidakseimbangan energi yang terjadi secara terus menerus, hal tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya rendahnya tingkat aktivitas fisik serta kondisi psikologis. Adapun Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelebihan berat badan pada remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebesar 131 remaja yang dipilih menggunakan cara consecutive sampling. Pengujian data menggunakan analisis univariat dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran responden sebanyak 54% berjenis kelamin perempuan dan 46% dengan jenis kelamin laki-laki. Kategori aktivitas fisik siswa memiliki tingkat aktivitas fisik ringan sebanyak 56%, dan siswa dengan tingkat aktivitas fisik sedang sebanyak 44%. Untuk kejadian kelebihan berat badan (obesitas) diketahui bahwa sebanyak 70% siswa berstatus tidak mengalami kelebihan berat badan, dan 30% mengalami kelebihan berat badan. Dari hasil analisis inferensial didapatkan simpulan bahwa ada hubungan antara aktifitas fisik, dengan kejadian kelebihan berat badan (p value 0,000) serta terdapat hubungan antara tingkat ansietas dengan kejadian kelebihan berat badan pada remaja (p value 0,000).
Stres Akademik Sebagai Determinan Kualitas Tidur Remaja di Madrasah Aliyah Hazimah Mufidah; Muhammad Ali Maulana; Yoga Pramana; Gabby Novikadarti Rahmah; Mita Mita
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15425

Abstract

Sleep disorders constitute one of the health problems that many adolescents face. Adolescents’ bedtime activities and routines may have an impact on sleep quality. The aim of this study was to analyze the relationship between academic stress and sleep quality of adolescents in madrasah aliyah. This study applied a cross-sectional design involving 91 adolescents in Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak, who were selected using stratified random sampling. Academic stress and sleep quality of adolescents were measured using questionnaires namely Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) for sleep quality and Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) for academic stress. The collected data were analyzed using the Spearman correlation test. The results of the analysis show that the p-value was 0.020 (there was significantly correlation) and the r-value was 0.244 (weak correlation level). It was thus concluded that academic stress was a determinant for the sleep quality of adolescents in Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.Keywords: adolescents; academic stress; sleep quality ABSTRAK Gangguan tidur merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dihadapi oleh remaja. Aktivitas dan rutinitas sebelum tidur remaja mungkin berdampak pada kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara stres akademik dan kualitas tidur remaja di  madrasah aliyah. Penelitian ini menerapkan rancangan cross-sectional yang melibatkan 91 remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak, yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Stres akademik dan kualitas tidur remaja diukur menggunakan kuesioner yaitu Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur dan Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk stres akademik. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p adalah 0,020 (ada korelasi secara signifikan) dan nilai r adalah 0,244 (tingkat korelasi lemah). Dengan demikian disimpulkan bahwa stres akademik merupakan determinan bagi kualitas tidur remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.Kata kunci: remaja; stres akademik; kualitas tidur
Peningkatan Kompetensi Perawat Dalam Merespon Kebutuhan Pasien Difabel Di Kota Pontianak Hanafi, Hanafi; Pramana, Yoga; Fahdi, Faisal Kholid; Maulana, M Ali
Jurnal Pengabdi Vol 8, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v8i1.92189

Abstract

Abstract:  This community service activity involves nurses who are members of the Indonesian National Nurses Association in the Pontianak city area. This activity involves collaboration and cooperation with several partners, including the Pontianak City PPNI Regional Representative Council (DPD), students who are members of the Nursing Science Student Association (HIMIKAWA), as well as resource persons from the Pontianak City Regional Indonesian Sign Language Center (PUSBISINDO). The activity will be carried out in September 2024. This activity will be carried out by providing socialization on the introduction of sign language to nurses. This community service activity was carried out on September 21 2024 with a total of 30 participants attending. The activity method was carried out by measuring the participants' skills before being given sign language assistance provided by WBDC and evaluating the skills again after the assistance was carried out. The material and introduction to sign language were delivered directly by professional presenters, namely from the West Boneo Deaf Community (WBDC), starting from training participants on how to demonstrate the alphabet, letters A to Z and numbers as well as training participants on how to carry out simple conversations, how to carry out initial assessments using sign language starting from name, age, complaints when in health services.Keywords: Pusbisindu, Danger Signals, Skills
PERBEDAAN TINGKAT DEPRESI DAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PANTI SOSIAL DAN YANG DI RUMAH BERSAMA KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II Rossita, Annisa; Fitriangga, Agus; Pramana, Yoga
BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.473 KB) | DOI: 10.53345/bimiki.v7i2.18

Abstract

Latar Belakang:Depresi adalah gangguan emosional yang sering terjadi pada lansia, yang sifatnya berupa perasan tertekan, tidak bahagia, sedih, pesimis, tidak berharga dan tidak mempunyai semangat. Kualitas hidup adalah pandangan individu tentang kehidupannya dan seberapa jauh individu dapat melaksanakan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari.Depresi dan kualitas hidup pada lansia dapat di pengaruhi oleh tempat tinggal lansia.Ada lansia yang tinggal di Panti dan ada juga lansia yang tinggal di rumah bersama keluarga. Tujuan:Mengetahui perbedaan tingkat depresi dan kualitas hidup lansia yang tinggal di Panti Sosial dan yang tinggal di rumah bersama keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II. Metode:Penelitiankuantitatif menggunakan desain analitik komparatif melalui pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan simple random sampling yang melibatkan sebanyak 38 lansia di Panti Sosial dan sebanyak 38 lansia yang tinggal bersama keluarga yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan berupa GDS dan WHOQOL-OLD. Teknik analisa data dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil:Berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov, didapatkan p=0,001 untuk perbedaan tingkat depresi dengan tempat tinggal lansia dan p=0,002 untuk perbedaan kualitas hidup dengan tempat tinggal lansia. Kesimpulan:Ada perbedaan tingkat depresi dan kualitas hidup lansia yang tinggal di Panti Sosial Rehabilitasi Mulia Dharma dan yang tinggal di rumah bersama keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA Cantika, Cici; Mita, Mita; Pramana, Yoga
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare merupakan penyebab kematian nomor dua pada anak di bawah lima tahun. Ancaman paling parah yang ditimbulkan oleh diare adalah dehidrasi. Seseorang dengan diare mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan tubuh. Setiap tahun diare membunuh sekitar 525.000 pada balita. Kejadian diare dapat dihindari jika seorang ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang diare karena pengetahuan baik yang dimiliki ibu tentunya akan mempengaruhi perilakunya ketika melakukan pencegahan serta penanganan penyakit diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang diare pada balita di kecamatan Pontianak Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Adapun Subjek pada penelitian ini berjumlah 94 ibu di wilayah kerja Puskesmas Khatulistiwa Pontianak Utara. Hasil menunjukan bahwa dari 94 reponden, ibu yang pengetahuan baik merupakan kategori yang paling banyak dimiliki oleh ibu yaitu berjumlah 73 orang (78%), kategori pengetahuan cukup berjumlah 21 orang (22%). Pentingnya peningkatan pengetahuan ibu tentang diare merupakan hal yang harus diperhatikan oleh pelayanan kesehatan guna menurunkan angka kejadian serta mencegah komplikasi diare pada balita.
Co-Authors ., Mita Abd. Rasyid Syamsuri Adiningsih, Berthy Adiningsih, Berthy Sri Utami Ali Maulana, M. Annisa, Elsa Aprianti, Risky Amelia Aprizal, Wahyu Arfandy, Firza Arief Andriyanto Audrelia, Cheryl Aulia Fradinta Aziz, Syaifallah Aziz Bela, Widia Cyntia Bravana, Novi Meta Cantika, Cici Delima Fajar Liana Dewi, Devi Lestia Dian Susanti Djoko Priyono Doddy Abdul Karim Eduarna, Mutiara Suryani Ega Safie Nanda, Erza Erja Safhie Ega Nanda Ervina Lili Neri Ervita, Ledy Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fauzan, Suhaimi Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitriangga, Agus Fitriani, Dina Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Gabriella Alphani Hanafi Hanafi Harianti Harianti Harlia Putri, Triyana Harmita, Devi Hazimah Mufidah Herdaningsih, Sulastri Herman Herman . Herman Herman Hidasari, Fitriana Puspa Inderiyani, Inderiyani Intani, Merlisa Kesuma Ismail, Madi Ismatullah, Dedi Ita, Kalista Junaidi Junaidi Kafaso, Virgilius Phasacola Tiko Karim, Doddy Abdul Kholid Fahdi, Faisal Krisdianto, Muhammad Agung Lidya Natalia M. Ali Maulana M. Ali Maulana Mahyarudin, Mahyarudin Mardhia Mardhia Margun, Margun Marwa Qatrunnada Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Meliawati Meliawati, Meliawati Meta Bravana, Novi Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Mohlisin, Mohlisin Muhammad Ali Maulana Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Muthia Hana Nadia Rahmawati Najini, Robby Nazarius, Paola Krismonita Indahsari Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Nia Sri Ramania nia sri ramania Olivia Pavita Arista Widya Pratama, Erja Natha Adit Prima, Irenne Agil Qois, Alwan Azhar Rahmah, Fatya Rahmawati, Nadia Reynaldi, Reza Righo, Argitya Rika Kurnia Sari Rofirullah, Fazrul Rossita, Annisa Sari, Febbi Wulan Siti Alfiya Suhariyati, Dwi Asni Sukarni Sukarni . Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suriadi Jais Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Titan Ligita Tommy Apriantono tommy apriantono Tri Wahyuning Tyas Triyana Harlia Putri Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafwidhah