Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN APLIKASI EARLY WARNING SYSTEM DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA KALIMANTAN BARAT Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana; Suhaimi Fauzan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.581

Abstract

Kegawatdaruratan merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang menuntut perlunya tindak cepat dari tenaga medis yang bekerja. Segala bentuk pelayanan kegawatdaruratan mengharuskan tenaga medis mengefisienkan waktu dalam proses memberikan asuhan keperawatan. Salah satu bentuk pelayanan kegawatdaruratan tersebut adalah adanya Early Warning System (EWS), merupakan suatu panduan yang dapat memudahkan perawat jaga dalam melakukan pengkajian kondisi kegawatdaruratan kondisi pasien terkini. Pemanfaatan teknologi dalam pengembangan Early Warning System tentunya dapat membantu dalam meningkatkan efesiensi waktu dalam pelayanan keperawatan gawat darurat. Sehingga meminimalisir kondisi keparahan pada pasien dalam fase gawat darurat. Penelitian dan Pengembangan (Researh and Development) menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini berikutnya diterapkan dalam aplikasi mobile berbasis android. Berdasarkan hasil validasi ahli terkait aplikasi Early Warning System didapati nilai rata-rata validasi adalah 4,71 dan persentase sebesar 94,4% sehingga dapat dikatakan aplikasi Early Warning System sangat valid.
TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP EARLY WARNING SYSTEM (EWS) Suhaimi Fauzan; Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.618

Abstract

Salah satu indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit yang perlu diperhatikan dengan seksama adalah angka kematian pasien. Metode dalam menangani peningkatan kasus kematian adalah dengan mendeteksi kegawatan pasien sedini mungkin, misalnya dengan menggunakan early warning score (EWS). Pentingnya bagi seorang tenaga kesehatan (perawat) untuk memahami proses pengkajian dan pelaksaan EWS. Dampak buruk yang dapat terjadi akibat kelalaian penilaian kondisi pasien yaitu semakin memburuk nya kondisi pasien. Fenomena ini menjadi perhatian khusus, terutama pihak manajemen rumah sakit agar mengupayakan optimalisasi kemampuan EWS pada tenaga kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan data cross sectional. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan perawat dengan skor 0-4 (11%), 5-9 (42%), 10-14 (42%), dan 15-20 (5%). Hasil uji statistik menunjukkan nulai p value sebesar 0,000 antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam menjalani earlywarningscore. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menjalankan early warning score.
ANALISIS FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN KELEBIHAN BERAT BADAN REMAJA Yoga Pramana; M. Ali Maulana; Mardhia
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i1.643

Abstract

Angka kelebihan berat badan pada remaja mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kejadian tersebut disebabkan oleh pola ketidakseimbangan energi yang terjadi secara terus menerus, hal tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya rendahnya tingkat aktivitas fisik serta kondisi psikologis. Adapun Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelebihan berat badan pada remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebesar 131 remaja yang dipilih menggunakan cara consecutive sampling. Pengujian data menggunakan analisis univariat dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran responden sebanyak 54% berjenis kelamin perempuan dan 46% dengan jenis kelamin laki-laki. Kategori aktivitas fisik siswa memiliki tingkat aktivitas fisik ringan sebanyak 56%, dan siswa dengan tingkat aktivitas fisik sedang sebanyak 44%. Untuk kejadian kelebihan berat badan (obesitas) diketahui bahwa sebanyak 70% siswa berstatus tidak mengalami kelebihan berat badan, dan 30% mengalami kelebihan berat badan. Dari hasil analisis inferensial didapatkan simpulan bahwa ada hubungan antara aktifitas fisik, dengan kejadian kelebihan berat badan (p value 0,000) serta terdapat hubungan antara tingkat ansietas dengan kejadian kelebihan berat badan pada remaja (p value 0,000).
Stres Akademik Sebagai Determinan Kualitas Tidur Remaja di Madrasah Aliyah Hazimah Mufidah; Muhammad Ali Maulana; Yoga Pramana; Gabby Novikadarti Rahmah; Mita Mita
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15425

Abstract

Sleep disorders constitute one of the health problems that many adolescents face. Adolescents’ bedtime activities and routines may have an impact on sleep quality. The aim of this study was to analyze the relationship between academic stress and sleep quality of adolescents in madrasah aliyah. This study applied a cross-sectional design involving 91 adolescents in Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak, who were selected using stratified random sampling. Academic stress and sleep quality of adolescents were measured using questionnaires namely Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) for sleep quality and Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) for academic stress. The collected data were analyzed using the Spearman correlation test. The results of the analysis show that the p-value was 0.020 (there was significantly correlation) and the r-value was 0.244 (weak correlation level). It was thus concluded that academic stress was a determinant for the sleep quality of adolescents in Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.Keywords: adolescents; academic stress; sleep quality ABSTRAK Gangguan tidur merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dihadapi oleh remaja. Aktivitas dan rutinitas sebelum tidur remaja mungkin berdampak pada kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara stres akademik dan kualitas tidur remaja di  madrasah aliyah. Penelitian ini menerapkan rancangan cross-sectional yang melibatkan 91 remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak, yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Stres akademik dan kualitas tidur remaja diukur menggunakan kuesioner yaitu Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur dan Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk stres akademik. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p adalah 0,020 (ada korelasi secara signifikan) dan nilai r adalah 0,244 (tingkat korelasi lemah). Dengan demikian disimpulkan bahwa stres akademik merupakan determinan bagi kualitas tidur remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.Kata kunci: remaja; stres akademik; kualitas tidur
Peningkatan Kompetensi Perawat Dalam Merespon Kebutuhan Pasien Difabel Di Kota Pontianak Hanafi, Hanafi; Pramana, Yoga; Fahdi, Faisal Kholid; Maulana, M Ali
Jurnal Pengabdi Vol 8, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v8i1.92189

Abstract

Abstract:  This community service activity involves nurses who are members of the Indonesian National Nurses Association in the Pontianak city area. This activity involves collaboration and cooperation with several partners, including the Pontianak City PPNI Regional Representative Council (DPD), students who are members of the Nursing Science Student Association (HIMIKAWA), as well as resource persons from the Pontianak City Regional Indonesian Sign Language Center (PUSBISINDO). The activity will be carried out in September 2024. This activity will be carried out by providing socialization on the introduction of sign language to nurses. This community service activity was carried out on September 21 2024 with a total of 30 participants attending. The activity method was carried out by measuring the participants' skills before being given sign language assistance provided by WBDC and evaluating the skills again after the assistance was carried out. The material and introduction to sign language were delivered directly by professional presenters, namely from the West Boneo Deaf Community (WBDC), starting from training participants on how to demonstrate the alphabet, letters A to Z and numbers as well as training participants on how to carry out simple conversations, how to carry out initial assessments using sign language starting from name, age, complaints when in health services.Keywords: Pusbisindu, Danger Signals, Skills
PERBEDAAN TINGKAT DEPRESI DAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PANTI SOSIAL DAN YANG DI RUMAH BERSAMA KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II Rossita, Annisa; Fitriangga, Agus; Pramana, Yoga
BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.473 KB) | DOI: 10.53345/bimiki.v7i2.18

Abstract

Latar Belakang:Depresi adalah gangguan emosional yang sering terjadi pada lansia, yang sifatnya berupa perasan tertekan, tidak bahagia, sedih, pesimis, tidak berharga dan tidak mempunyai semangat. Kualitas hidup adalah pandangan individu tentang kehidupannya dan seberapa jauh individu dapat melaksanakan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari.Depresi dan kualitas hidup pada lansia dapat di pengaruhi oleh tempat tinggal lansia.Ada lansia yang tinggal di Panti dan ada juga lansia yang tinggal di rumah bersama keluarga. Tujuan:Mengetahui perbedaan tingkat depresi dan kualitas hidup lansia yang tinggal di Panti Sosial dan yang tinggal di rumah bersama keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II. Metode:Penelitiankuantitatif menggunakan desain analitik komparatif melalui pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan simple random sampling yang melibatkan sebanyak 38 lansia di Panti Sosial dan sebanyak 38 lansia yang tinggal bersama keluarga yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan berupa GDS dan WHOQOL-OLD. Teknik analisa data dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil:Berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov, didapatkan p=0,001 untuk perbedaan tingkat depresi dengan tempat tinggal lansia dan p=0,002 untuk perbedaan kualitas hidup dengan tempat tinggal lansia. Kesimpulan:Ada perbedaan tingkat depresi dan kualitas hidup lansia yang tinggal di Panti Sosial Rehabilitasi Mulia Dharma dan yang tinggal di rumah bersama keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA Cantika, Cici; Mita, Mita; Pramana, Yoga
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare merupakan penyebab kematian nomor dua pada anak di bawah lima tahun. Ancaman paling parah yang ditimbulkan oleh diare adalah dehidrasi. Seseorang dengan diare mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan tubuh. Setiap tahun diare membunuh sekitar 525.000 pada balita. Kejadian diare dapat dihindari jika seorang ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang diare karena pengetahuan baik yang dimiliki ibu tentunya akan mempengaruhi perilakunya ketika melakukan pencegahan serta penanganan penyakit diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang diare pada balita di kecamatan Pontianak Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Adapun Subjek pada penelitian ini berjumlah 94 ibu di wilayah kerja Puskesmas Khatulistiwa Pontianak Utara. Hasil menunjukan bahwa dari 94 reponden, ibu yang pengetahuan baik merupakan kategori yang paling banyak dimiliki oleh ibu yaitu berjumlah 73 orang (78%), kategori pengetahuan cukup berjumlah 21 orang (22%). Pentingnya peningkatan pengetahuan ibu tentang diare merupakan hal yang harus diperhatikan oleh pelayanan kesehatan guna menurunkan angka kejadian serta mencegah komplikasi diare pada balita.
Pengaruh Game Online Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa : Literature Review Dewi, Devi Lestia; Pramana, Yoga; Fauzan, Suhaimi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.11999

Abstract

ABSTRACT The concept of "addiction online game" generated of increasingly digital games expand and excessive use and no controlled especially among child young has Becomes issue latest . Online games among student give impact positive nor negative . impact the negative that is could make it worse quality sleep , consumptive and cause addictive effects or addictive behavior. To identify the effect of online games the quality of sleep of students. Type study this use literature review with analytical techniques using SPIDER and articles obtained from the Pubmed database , Google Scholar, Science Direct, Research Gate and Research using keywords in English, namely online games, sleep quality, sleep quality in collage students and in Indonesian that is online games , sleep quality , and quality sleep on college student. Results literature review obtained 8 appropriate journals with criteria inclusion. Results analysis of 7 articles state that there is significant relationship Among influence online game to quality sleep on student while 1 article states own correlation weak Among influence online game on sleep quality in students. Played online game by excessive nor duration time playing games online can influence quality sleep student . The longer the duration time play games online then will the more bad quality sleep. Keyword : Online Games , Quality Sleep , Quality Sleep On College Student .  ABSTRAK Dampak game online yang semakin meluas dan berlebihan terutama di kalangan anak muda telah menjadi isu terkini. Game online di kalangan mahasiswa memberikan dampak negatif yang dapat memperburuk kualitas tidur, konsumtif dan menimbulkan efek ketagihan atau perilaku kecanduan. Mengidentifikasi pengaruh game online terhadap kualitas tidur mahasiswa. Jenis penelitian ini menggunakan literature review dengan teknik analisa menggunakan SPIDER dan artikel yang diperoleh dari data base Pubmed, Google Scholar, Science Direct, Research Gate dan Neliti dengan menggunakan kata kunci dalam bahasa inggris yaitu game online, sleep quality, sleep quality in collage students dan dalam bahasa indonesia yaitu permainan daring, kualitas tidur dan kualitas tidur pada mahasiswa. Delapan artikel memenuhi kriteria inklusi, menurut tinjauan literature. Hasil analisis 7 artikel menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh game online terhadap kualitas tidur pada mahasiswa sedangkan 1 artikel yang menyatakan memiliki korelasi lemah antara pengaruh game online terhadap kualitas tidur pada mahasiswa. Durasi bermain game online dapat mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa. Semakin lama durasi waktu bermain game online maka akan semakin buruk kualitas tidurnya. Kata Kunci: Permainan Daring, Kualitas Tidur, Kualitas Tidur Mahasiswa.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja Aziz, Syaifallah Aziz; Pramana, Yoga; Sukarni, Sukarni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.98 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10238

Abstract

ABSTRACT The incidence of obesity among adolescents is rising annually. Obesity may also increase the risks of morbidity and mortality at an earlier age. It is due to the imbalance of energy that accumulates continuously. This imbalance of energy intake might be predisposed by an increased food intake and lack of physical activity. To investigate the association of physical activity with the incidence of obesity in adolescents. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The total sample was 245 high school students of SMAN 1 Singkawang, recruited through a consecutive sampling method. Data was collected including height and body weight to calculate the body mass index (BMI). The Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A) was used to screen the levels of physical activity. The Chi-Square test was used for the bivariate analysis. Of 245 respondents, 69.8% and 30,3% were non-obese and obese, respectively and 58.5% regularly performed a light physical activity. The bivariate analysis shows there is no significant association between physical activity and the incidence of obesity among adolescents with p = 0.028. Conclusion: There was association the physical activity and the incidence of obesity among adolescents. Keywords: Physical Activity, Obesity, Adolescents  ABSTRAK Angka kejadian obesitas pada remaja mengalami peningkatan setiap tahunnya. Obesitas dapat menyebabkan terjadinya peningkatan angka morbiditas hingga kematian di usia muda. Kejadian obesitas disebabkan oleh pola ketidakseimbangan energi yang terjadi secara terus menerus. Hal tersebut dipengaruhi oleh asupan makanan yang berlebih dan rendahnya tingkat aktivitas fisik. Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebesar 245 siswa SMAN 1 Singkawang yang dipilih menggunakan cara consecutive sampling. Data didapatkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan remaja, kemudian dilakukan perhitungan melalui rumus IMT untuk mengetahui kejadian obesitas. Data aktivitas fisik didapatkan dengan cara pengisian Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A). Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square. Dari 245 orang responden diperoleh sebanyak 69.8% tidak mengalami obesitas, dan 30,2% responden mengalami obesitas. Sebesar 58.4% melakukan aktivitas fisik dalam kategori ringan. Uji bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja nilai p = 0,028. Ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Kata Kunci: Aktivitas fisik, Obesitas, Remaja
Program Edukasi Ekstrikasi dan Transportasi Korban untuk Anggota Palang Merah Remaja dengan SMA Negeri 1 Pontianak Fauzan, Suhaimi; Novikadarti, Gabby; Pramana, Yoga; Maulana, M. Ali; Herdaningsih, Sulastri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.13094

Abstract

ABSTRAK Ekstrikasi merupakan konsep penyelamatan darurat, sementara transportasi merupakan proses untuk memindahkan korban dari tempat darurat ke tempat yang aman ada atau tidak disertai menggunakan alat. Pertolongan pertama di sekolah seringkali diberikan oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui pelatihan tentang cara ekstrikasi dan transportasi, sehingga, diharapkan mempunyai bekal untuk dapat menerapkan pada situasi-situasi kegawatdaruratan. Program Pegabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi kelompok. Hasil tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. rataßrata tingkat pengetahuan peserta sebelum dilakukan tindakan sebesar 77,5, sementara setelah dilakukan edukasi, tingkat pengetahuan peserta menjadi 87,5. Hasil y score uji wilcoxon menunjukkan -2,409. Program ini menunjukkan ada pengaruh signifikan pemberian edikasi kesehatan tentang ekstrikasi dan transportasi korban pada peserta PMR di SMA Negeri Pontianak. Kata Kunci: Ekstrikasi, PMR, Siswa, Transportasi ABSTRACT Extrication is an emergency rescue concept, while transportation is the process of moving victims from an emergency place to a safe place, whether or not accompanied by the use of tools. First aid at school is often provided by members of the Youth Red Cross (PMR). This community service activity aims to provide education through training on extraction and transportation methods, so that it is hoped that they will have the skills to be able to apply it to emergency situations. The Community Service Program (PKM) is carried out using lecture and group demonstration methods. The results of the level of knowledge were measured before and after being given health education. The average level of knowledge of participants before the action was carried out was 77.5, while after the education was carried out, the level of knowledge of participants was 87.5. The Wilcoxon test y score results show -2.409. This program shows that there is a significant effect of providing health education regarding extrication and transportation of victims to PMR participants at Pontianak State High School. Keywords: Extrication, PMR, Student, Transportation
Co-Authors ., Mita Abd. Rasyid Syamsuri Adiningsih, Berthy Adiningsih, Berthy Sri Utami Ali Maulana, M. Annisa, Elsa Aprianti, Risky Amelia Aprizal, Wahyu Ardila, Marsyah Arfandy, Firza Argitya Righo Arief Andriyanto Audrelia, Cheryl Aulia Fradinta Aziz, Syaifallah Aziz Bela, Widia Cyntia Bravana, Novi Meta Cantika, Cici Costan Tryono Parulian Rumapea Delima Fajar Liana Dewi, Devi Lestia Dian Susanti Dikki Saputra Dikki Saputra Djoko Priyono Doddy Abdul Karim Dwin Seprian Eduarna, Mutiara Suryani Ega Safie Nanda, Erza Erja Safhie Ega Nanda Ervina Lili Neri Ervita, Ledy Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatya Rahmah Fauzan, Suhaimi Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitriangga, Agus Fitriani, Dina Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Gabriella Alphani Hanafi Hanafi Hanafi Hanafi Hanafi Hanafi Harianti Harianti Harmita, Devi Hazimah Mufidah Herdaningsih, Sulastri Herman Herman . Herman Herman Hidasari, Fitriana Puspa Inderiyani, Inderiyani Intani, Merlisa Kesuma Ismail, Madi Ismatullah, Dedi Ita, Kalista Junaidi Junaidi Karim, Doddy Abdul Kholid Fahdi, Faisal Lekatompessy, Roland Lidya Natalia M Ali Maulana M. Ali Maulana M. Ali Maulana Mahyarudin, Mahyarudin Mardhia Mardhia Margun, Margun Marwa Qatrunnada Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Meliawati Meliawati, Meliawati Meta Bravana, Novi Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Mohlisin, Mohlisin Muhammad Agung Krisdianto Muhammad Ali Maulana Muhammad Ali Maulana Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Muthia Hana Nadia Rahmawati Najini, Robby Nazarius, Paola Krismonita Indahsari Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Nia Sri Ramania Olivia Pavita Arista Widya Pratama, Erja Natha Adit Prima, Irenne Agil Qois, Alwan Azhar Rahmawati, Nadia Reza Reynaldi Rika Kurnia Sari Ririn Afrian Sulistyawati Rofirullah, Fazrul Rossita, Annisa Sari, Febbi Wulan Siti Alfiya Suhariyati, Dwi Asni Sukarni Sukarni . Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suriadi Jais Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Titan Ligita Tommy Apriantono tommy apriantono Tri Wahyuning Tyas Triyana Harlia Putri Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafwidhah