Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja Aziz, Syaifallah Aziz; Pramana, Yoga; Sukarni, Sukarni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.98 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10238

Abstract

ABSTRACT The incidence of obesity among adolescents is rising annually. Obesity may also increase the risks of morbidity and mortality at an earlier age. It is due to the imbalance of energy that accumulates continuously. This imbalance of energy intake might be predisposed by an increased food intake and lack of physical activity. To investigate the association of physical activity with the incidence of obesity in adolescents. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The total sample was 245 high school students of SMAN 1 Singkawang, recruited through a consecutive sampling method. Data was collected including height and body weight to calculate the body mass index (BMI). The Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A) was used to screen the levels of physical activity. The Chi-Square test was used for the bivariate analysis. Of 245 respondents, 69.8% and 30,3% were non-obese and obese, respectively and 58.5% regularly performed a light physical activity. The bivariate analysis shows there is no significant association between physical activity and the incidence of obesity among adolescents with p = 0.028. Conclusion: There was association the physical activity and the incidence of obesity among adolescents. Keywords: Physical Activity, Obesity, Adolescents  ABSTRAK Angka kejadian obesitas pada remaja mengalami peningkatan setiap tahunnya. Obesitas dapat menyebabkan terjadinya peningkatan angka morbiditas hingga kematian di usia muda. Kejadian obesitas disebabkan oleh pola ketidakseimbangan energi yang terjadi secara terus menerus. Hal tersebut dipengaruhi oleh asupan makanan yang berlebih dan rendahnya tingkat aktivitas fisik. Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebesar 245 siswa SMAN 1 Singkawang yang dipilih menggunakan cara consecutive sampling. Data didapatkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan remaja, kemudian dilakukan perhitungan melalui rumus IMT untuk mengetahui kejadian obesitas. Data aktivitas fisik didapatkan dengan cara pengisian Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A). Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square. Dari 245 orang responden diperoleh sebanyak 69.8% tidak mengalami obesitas, dan 30,2% responden mengalami obesitas. Sebesar 58.4% melakukan aktivitas fisik dalam kategori ringan. Uji bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja nilai p = 0,028. Ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Kata Kunci: Aktivitas fisik, Obesitas, Remaja
Program Edukasi Ekstrikasi dan Transportasi Korban untuk Anggota Palang Merah Remaja dengan SMA Negeri 1 Pontianak Fauzan, Suhaimi; Novikadarti, Gabby; Pramana, Yoga; Maulana, M. Ali; Herdaningsih, Sulastri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.13094

Abstract

ABSTRAK Ekstrikasi merupakan konsep penyelamatan darurat, sementara transportasi merupakan proses untuk memindahkan korban dari tempat darurat ke tempat yang aman ada atau tidak disertai menggunakan alat. Pertolongan pertama di sekolah seringkali diberikan oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui pelatihan tentang cara ekstrikasi dan transportasi, sehingga, diharapkan mempunyai bekal untuk dapat menerapkan pada situasi-situasi kegawatdaruratan. Program Pegabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi kelompok. Hasil tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. rataßrata tingkat pengetahuan peserta sebelum dilakukan tindakan sebesar 77,5, sementara setelah dilakukan edukasi, tingkat pengetahuan peserta menjadi 87,5. Hasil y score uji wilcoxon menunjukkan -2,409. Program ini menunjukkan ada pengaruh signifikan pemberian edikasi kesehatan tentang ekstrikasi dan transportasi korban pada peserta PMR di SMA Negeri Pontianak. Kata Kunci: Ekstrikasi, PMR, Siswa, Transportasi ABSTRACT Extrication is an emergency rescue concept, while transportation is the process of moving victims from an emergency place to a safe place, whether or not accompanied by the use of tools. First aid at school is often provided by members of the Youth Red Cross (PMR). This community service activity aims to provide education through training on extraction and transportation methods, so that it is hoped that they will have the skills to be able to apply it to emergency situations. The Community Service Program (PKM) is carried out using lecture and group demonstration methods. The results of the level of knowledge were measured before and after being given health education. The average level of knowledge of participants before the action was carried out was 77.5, while after the education was carried out, the level of knowledge of participants was 87.5. The Wilcoxon test y score results show -2.409. This program shows that there is a significant effect of providing health education regarding extrication and transportation of victims to PMR participants at Pontianak State High School. Keywords: Extrication, PMR, Student, Transportation
EDUKASI DAN REKOMENDASI AKTIVITAS FISIK SISWA DI SMAN 1 SUNGAI RAYA PONTIANAK Pramana, Yoga; Maulana, M Ali; Fauzan, Suhaimi; Gabby Novikadarti Rahmah, R.A.; Lili Neri, Ervina; Margun, Margun; Meta Bravana, Novi; Ega Safie Nanda, Erza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3174-3180

Abstract

Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam perkembangan fisik dan mental siswa. Namun, tingkat partisipasi dalam aktivitas fisik pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan sekolah sering kali kurang optimal. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, diupayakan strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik yang sehat dan bermanfaat melalui kegiatan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi program aktivitas fisik yang efektif bagi siswa SMA. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan siswa dan guru pembimbing. Program PKM dirancang berdasarkan analisis kebutuhan yang diperoleh melalui survei. Implementasi program ini dilakukan pada siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak dengan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik, hasil edukasi PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait manfaat dan pentingnya aktivitas fisik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam melakukan aktivitas fisik di lingkungan sekolah. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang difokuskan pada edukasi dan pemberian rekomendasi aktivitas fisik bermanfaat dalam meningkatkan partisipasi serta kesehatan siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak.
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI BAGI MASYARAKAT DESA PUNGGUR KECIL Ligita, Titan; Pramana, Yoga; Lili Neri, Ervina; Harlia Putri, Triyana; Rahmawati, Nadia; Kholid Fahdi, Faisal; Tafwidhah, Yuyun; Arfandy, Firza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1402-1406

Abstract

Kejadian hipertensi di Desa Punggur kecil tidak dapat diabaikan sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan melalui pengenalan tanda dan gejala hipertensi dengan tepat. Ketepatan pencegahan penyakit hipertensi dilakukan melalui kegiatan edukasi dan skrining yang tepat bagi masyarakat yang berisiko mengalami hipertensi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini melibatkan sejumlah lebih dari 40 masyarakat berusia lanjut. Selain itu, yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah petugas Puskesmas dan para kader posyandu. Kegiatan pengabdian Masyarakat diawali dengan pre-tes dan dilanjutkan dengan pemutaran video edukasi mengenai pengendalian tekanan darah (hipertensi). Para peserta mengerjakan soal post test setelah mendapatkan edukasi. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pada post test (baik) dibandingkan dengan nilai rata-rata pada pre-test (cukup). Masyarakat usia lanjut ini juga mengikuti senam jari dan pemeriksaan tekanan darah. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah, sebagian besar peserta edukasi masuk dalam kategori Hipertensi Tingkat II. Tim pengabdian kepada Masyarakat ini pun memberikan alat pemeriksaan tekanan darah kepada kader untuk dapat dipergunakan dalam kegiatan pemeriksaan saat berlangsung Posyandu Lansia.
EDUKASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA PALANG MERAH REMAJA SMA NEGERI 1 SUNGAI RAYA KUBURAYA Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Lili Neri, Ervina; Kholid Fahdi, Faisal; Pramana, Yoga; Maulana, M. Ali; Herdaningsih, Sulastri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3294-3299

Abstract

Serangan jantung mendadak menjadi penyebab utama kematian diluar rumah sakit dan di rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan suatu intervensi meningkatkan kesiapan menolong korban bencana dan kecelakaan bagi para siswa terutama anggota PMR, salah satunya dengan edukasi. Jumlah peserta yang diikutkan sebanyak 29 orang dengan teknik total sampling. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan peserta didik akan diukur terlebih dahulu tingkat pengetahuan, kemudian evaluasi akhir akan diukur kembali tingkat pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan sebesar 43,67, kemudian edukasi rata-rata setelah dilakukan pendidikan sebesar 65,67. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatkan setelah diberikan edukasi Bantuan Hidup Dasar pada siswa PMR SMA Negeri 1 Sungai Raya, Kuburaya.
MANAJEMEN STRES AKADEMIK BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) 1 PONTIANAK Pramana, Yoga; Ali Maulana, M.; Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Mita, Mita; Audrelia, Cheryl; Fitriani, Dina; Rofirullah, Fazrul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1609-1615

Abstract

Stres akademik adalah jenis stres yang timbul sebagai hasil dari tekanan yang terkait dengan tuntutan akademik yang tinggi. Hal ini sering dialami oleh siswa, baik di tingkat sekolah menengah, perguruan tinggi, maupun universitas. Stres akademik dapat memiliki dampak negatif pada kesejahteraan mental dan fisik siswa. Diperlukan upaya manajemen stres dalam proses mengenali, memahami, dan mengatasi tekanan atau ketegangan yang timbul dari berbagai aspek kehidupan siswa serta penting bagi siswa untuk belajar mengelola stres akademik dengan cara yang sehat dan efektif. Pengabdian kepada Masyarakat ini telah selesai dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 di Fakultas Kedokteran, Jurusan Keperawatan, Universitas Tanjungpura. Ditemukan bahwa sebanyak 16 orang (80%) dan sebanyak 4 orang (20%) responden yakni siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pontianak yang memiliki stres akademik tingkat sedang dan stres akademik tingkat berat dari total 20 orang responden perwakilan dari siswa kelas X dan siswa kelas XI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan ialah pengisian kuesioner untuk melihat gambaran tingkat stres akademik, edukasi terkait manajemen stres akademik, kegiatan aktivitas fisik menyenangkan berupa permainan dan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab.
The Relationship Between Physical Activity And Sleep Quality Among Nurses In Hospitals Bela, Widia Cyntia; Pramana, Yoga; Rahmawati, Nadia; Fauzan, Suhaimi; Maulana, Muhammad Ali
ProNers Vol. 9 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v9i1.78777

Abstract

Background: Sleep quality is essential for maintaining physical and mental health. Nurses often face challenges in achieving good sleep quality due to demanding work schedules, high physical activity levels, and irregular shifts, which can lead to poor sleep and reduced overall well-being.Objective: To examine the relationship between physical activity levels and sleep quality among nurses at Bhayangkara Pontianak Hospital.Methods: This study employed a quantitative cross-sectional design. A total of 73 nurses were included using a total sampling technique. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality and the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) to measure physical activity levels. The data were analyzed using Spearman Rank correlation.Results: The findings showed a weak negative correlation between physical activity and sleep quality, indicating that higher physical activity levels were associated with poorer sleep quality. Nurses with high physical activity levels and night shift schedules were more likely to experience sleep disturbances. External factors such as environmental conditions and work-related stress also contributed to sleep quality issues.Conclusion: Physical activity has a significant impact on sleep quality among nurses. High physical activity levels, coupled with demanding workloads and irregular shifts, can impair sleep quality. It is recommended that institutions implement strategies to balance physical activity and rest, improve work schedules, and provide support systems to enhance nurses"™ well-being.
PENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DAERAH PERBATASAN DI SMAN 1 SELUAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT Bravana, Novi Meta; Maulana, M. Ali; Pramana, Yoga; Luthfi, Muhammad; Adiningsih, Berthy Sri Utami
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol. 7 No. 2 (2025): November
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v7i2.102114

Abstract

Latar Belakang: Penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah serius di kalangan remaja, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki akses informasi terbatas. Rendahnya pengetahuan mengenai bahaya narkoba membuat remaja rentan terjerumus pada penyalahgunaan narkoba. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan penyalahgunaan narkoba pada remaja daerah perbatasan di SMAN 1 Seluas Provinsi Kalimantan Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukasi berdurasi 4 menit 13 detik. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum edukasi, (75,7%) responden memiliki pengetahuan kurang dan (23,3%) cukup. Setelah edukasi, pengetahuan meningkat menjadi (16,7%) baik, (53,3%) cukup, dan (30%) kurang. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan karena menyajikan informasi visual-audio yang mudah dipahami dan penggunaan bahasa sederhana serta bahasa daerah (Dayak Bakati) membantu menarik perhatian remaja.
Students' Knowledge Level on First Aid For Sports Injuries Aprizal, Wahyu; Fauzan, Suhaimi; Pramana, Yoga; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v10i2.94744

Abstract

Background: Sports injuries frequently occur among students during physical activities; however, many remain uninformed about proper first aid procedures, such as the RICE method (Rest, Ice, Compression, Elevation). Objective: This study aims to identify students' knowledge levels regarding first aid for sports injuries at SMA Negeri 7 Pontianak. Methods: This quantitative study employed a descriptive design using a survey method with a Guttman scale questionnaire. The sample consisted of 247 students from grades XI and XII at SMA Negeri 7 Pontianak. Results: The findings revealed that the majority of students possessed good knowledge (54.35%), adequate knowledge (43.5%), and insufficient knowledge (3.2%) regarding the RICE method. Although many students had not been directly exposed to the RICE method, they still demonstrated good knowledge, influenced by other factors such as curriculum or prior learning experiences. Conclusion: The majority of students demonstrated good knowledge regarding the RICE method.
One-Day Youth Red Cross Camp: Training High School Students in Splinting Techniques for School-Based Trauma Response Rahmah, R. A. Gabby Novikadarti; Fauzan, Suhaimi; Neri, Ervina Lili; Saputra, Dikki; Pramana, Yoga; Maulana, M. Ali
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 11, No 4 (2025): December
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.101608

Abstract

Introduction: Emergencies resulting from accidents can occur in any setting, including schools. In Indonesia, the overall injury prevalence has been reported at 9.2%, with schools accounting for the second-highest setting for injuries (8.4%). Splinting is a core first-aid technique that helps stabilize suspected fractures and prevent further injury or complications. This community service program aimed to improve the knowledge and practical splinting skills of Youth Red Cross (PMR) members at SMA Negeri 1 Sungai Raya. Methods: A training-based intervention was delivered in a one-day camp format using lectures, demonstrations, and supervised hands-on practice. Training effectiveness was evaluated using pre- and post-tests to assess knowledge gains and structured observation during skills practice to assess performance. Results and Conclusion: Students’ knowledge increased substantially, as reflected by an improvement in mean test scores from 56.78 (pre-test) to 92.96 (posttest). Participants also demonstrated better adherence to correct splinting procedures during practice sessions. Overall, demonstration-centered training was effective for improving adolescents’ understanding and practical competency in splinting.
Co-Authors ., Mita Abd. Rasyid Syamsuri Adiningsih, Berthy Adiningsih, Berthy Sri Utami Ali Maulana, M. Annisa, Elsa Aprianti, Risky Amelia Aprizal, Wahyu Arfandy, Firza Argitya Righo Arief Andriyanto Audrelia, Cheryl Aulia Fradinta Aziz, Syaifallah Aziz Bela, Widia Cyntia Bravana, Novi Meta Cantika, Cici Delima Fajar Liana Dewi, Devi Lestia Dian Susanti Dikki Saputra Djoko Priyono Doddy Abdul Karim Eduarna, Mutiara Suryani Ega Safie Nanda, Erza Erja Safhie Ega Nanda Ervina Lili Neri Ervita, Ledy Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatya Rahmah Fauzan, Suhaimi Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitriangga, Agus Fitriani, Dina Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Gabriella Alphani Hanafi Hanafi Harianti Harianti Harmita, Devi Hazimah Mufidah Herdaningsih, Sulastri Herman Herman . Herman Herman Hidasari, Fitriana Puspa Huwae, Raphael Bianco Inderiyani, Inderiyani Intani, Merlisa Kesuma Ismail, Madi Ismatullah, Dedi Ita, Kalista Jatmika, Andy Hidayat Junaidi Junaidi Kafaso, Virgilius Phasacola Tiko Karim, Doddy Abdul Kholid Fahdi, Faisal Krisdianto, Muhammad Agung Lidya Natalia M. Ali Maulana M. Ali Maulana Mahyarudin, Mahyarudin Mardhia Mardhia Margun, Margun Marwa Qatrunnada Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Meliawati Meliawati, Meliawati Meta Bravana, Novi Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Mohlisin, Mohlisin Muhammad Ali Maulana Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Muthia Hana Nadia Rahmawati Najini, Robby Nazarius, Paola Krismonita Indahsari Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Nia Sri Ramania Olivia Pavita Arista Widya Pratama, Erja Natha Adit Prima, Irenne Agil Qois, Alwan Azhar Rahmawati, Nadia Reza Reynaldi Rika Kurnia Sari Rofirullah, Fazrul Rossita, Annisa Sari, Febbi Wulan Seprian, Dwin Siti Alfiya Suhariyati, Dwi Asni Sukarni Sukarni . Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suriadi Jais Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Titan Ligita tommy apriantono Tommy Apriantono Tri Wahyuning Tyas Triyana Harlia Putri Tryono Parulian Rumapea, Costan Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafwidhah