Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pertolongan Pertama pada Cedera Luka di Sekolah Dasar Daerah Perbatasan Kalimantan Barat Suhaimi Fauzan; Faisal Kholid Fahdi; Yoga Pramana; Mita; Sulastri Herdaningsih; Herman
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i02.2237

Abstract

Abstrak Background: Siswa merupakan seseorang yang sedang belajar dengan tingkat rasa ingin tahu dan mencoba hal baru yang tinggi. Karakteristik ini dapat berpotensi mengalami timbulnya kecelakaan baik ketika sedang bermain, belajar, atau olahraga. Hasil observasi kepada tenaga pengajar menunjukkan bahwa masih sering terjadi cedera di SDN 12 Entikong. Tingkat pengetahuan yang rendah berpotensi menimbulkan kesalahan saat memberikan pertolongan pertama. Metode: Program ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat guna memberikan edukasi kesehatan kepada siswa SDN 12 Entikong menggunakan metode ceramah dan pembekalan buku saku. Para siswa akan diberikan lembar evaluasi pre-post test. Hasil evaluasi akan diolah secara statistik (paired sample t test) guna mengetahui pengaruh edukasi kesehatan. Hasil: Rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi adalah 59,5, sementara setelah diberikan edukasi sebesar 78,0. Uji statistik menunjukkan nilai p=0,000. Kesimpulan: PKM ini memberikan dampak peningkatan pengetahuan pada kalangan pelajar tentang penanganan cedera luka. PKM ini secara tegas menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi pertolongan pertama pada cedera luka di SDN daerah perbatasan Kalimantan Barat. Kata Kunci: Edukasi, Kesehatan, Cedera, Pendidikan, Siswa
Gambaran Perilaku Berisiko Pada Aktivitas Penggunaan Gadget di Agregat Usia Remaja Reza Reynaldi; M. Ali Maulana; Yoga Pramana
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.13957

Abstract

ABSTRACT In the current era, gadgets are very popular with all people, including teenagers. Gadgets are very influential among adolescents; with gadgets, adolescents can easily access everything they need, including learning activities. The risky behavior of using gadgets in applications can cause health problems for adolescents. Knowing the description of risky behavior in the activity of using gadgets in the aggregate age of adolescents. This research is quantitative in nature and uses a quantitative descriptive design and a cross-sectional approach. The research instrument used a gadget-based risk behavior questionnaire with a total of 188 respondents and was developed using a quota sampling technique. Data analysis uses univariate analysis, namely descriptive statistics in the form of frequency and percentage of gadget usage behavior. The findings show that the majority of teenagers studying at Tanjungpura University are aged between 18 and 22 years. Participants in this study were men and women. The characteristics of respondents came from semesters II, IV, VI, and VIII, which were taken in equal numbers. The types of gadgets used were smartphones, laptops, tablets, and PCs. The majority of teenagers had risky behavior. Gadget use is in the moderate category, where most teenagers aged 20 have risky behavior when using gadgets. There is an overview of risky behavior in the activity of using gadgets in the aggregate age of adolescents, with the percentage of risky behavior using gadgets in the medium category (92.0%), high category (5.3%), and low category (2.7%). Keywords: Adolescents, Gadgets, Risky Behavior  ABSTRAK Di era saat ini, gadget sangat di gemari oleh semua kalangan salah satunya usia remaja. Gadget sangat berpengaruh dikalangan remaja, dengan adanya gadget remaja dapat dengan mudah mengakses segala hal yang dibutuhkan termasuk kegiatan pembelajaran. Perilaku penggunaan gadget yang berisiko dalam mengaplikasikan akan dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi remaja. Mengetahui gambaran perilaku berisiko pada aktivitas penggunaan gadget di agregat usia remaja. Riset ini bersifat kuantitatif dan memakai rancangan deskriptif kuantitatif serta pendekatan potong lintang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner perilaku berisiko berbasis gadget dengan jumlah responden 188 orang dan dikembangkan menggunakan teknik kuota sampling. Analisa data memakai analisa univariat yaitu statistik deskriptif berupa frekuensi serta persentase perilaku penggunaan gadget. Temuan menunjukkan dimana mayoritas remaja yang belajar di Universitas Tanjungpura berusia antara 18 hingga 22 tahun. Partisipan pada studi ini yaitu laki-laki dan perempuan, karakteristik responden berasal dari semester II, IV, VI dan VIII yang diambil dalam jumlah yang sama, jenis-jenis gadget yang digunakan yaitu smartphone, laptop, tablet dan PC, mayoritas remaja memiliki perilaku berisiko penggunaan gadget  dalam kategori sedang dimana sebagian besar remaja dengan usia 20 tahun memiliki perilaku berisiko penggunaan gadget dalam kategori sedang. Terdapat gambaran perilaku berisiko pada aktivitas penggunaan gadget di agregat usia remaja dengan persentase perilaku berisiko penggunaan gadget kategori sedang (92,0%), kategori tinggi (5,3%), dan kategori rendah (2,7%). Kata Kunci: Gadget, Perilaku Berisiko, Remaja
EDUKASI PENGETAHUAN DASAR BENCANA UNTUK KESIAPSIAGAAN ANGGOTA PALANG MERAH REMAJA (PMR) DI SMA 1 SUNGAI RAYA Suhaimi Fauzan; Dikki Saputra; Costan Tryono Parulian Rumapea; Sulastri Herdaningsih; Yoga Pramana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.%p

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi di dunia. Kondisi ini menuntut keterlibatan aktif generasi muda dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1 Sungai Raya memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dan garda terdepan dalam membangun budaya siaga bencana di sekolah. Namun, hasil observasi awal menunjukkan sebagian anggota belum memiliki pengetahuan memadai mengenai jenis bencana lokal, terutama banjir dan kebakaran lahan gambut, serta prosedur evakuasi yang benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dasar bencana melalui edukasi interaktif berbasis experiential learning dengan pendekatan partisipatif. Sebanyak 30 anggota PMR dilibatkan sebagai peserta. Efektivitas program diukur menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan dari 7,27 menjadi 8,57, serta peningkatan kategori “Baik” dari 43,3% menjadi 73,3%. Kegiatan penyuluhan, studi kasus risiko lokal, dan simulasi bencana terbukti efektif dalam mentransfer pengetahuan menjadi keterampilan praktis. Pengabdian ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas PMR sebagai pelopor kesiapsiagaan sekolah dan model edukasi kebencanaan berbasis konteks lokal.
DYNAMICS OF BIOSTATISTICS LEARNING: CHALLENGES AND OPPORTUNITIES TO IMPROVE TEACHING EFFECTIVENESS FOR NURSING STUDENTS Yuyun Tafwidhah; Mita Mita; Muhammad Ali Maulana; Yoga Pramana; Hanafi Hanafi; Muhammad Agung Krisdianto
IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Vol 9, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Sanata Dharma University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijiet.v9i2.11281

Abstract

Biostatistics is an important subject in nursing education because it contributes to clinical decision-making and health research. However, many nursing students find biostatistics difficult because they are not directly used in nursing practice. This study aims to explore the dynamics of biostatistical learning to improve teaching approaches in the future. The study uses a Mixed Methods Research (MMR) design with an explanatory sequential approach which is carried out in two stages. The first stage involved 94 nursing students to measure satisfaction and concentration in learning. Quantitative results revealed that 80.9% of students were satisfied, although dissatisfaction arose from unclear goals and inappropriate lecture times. In addition, 72.3% of students had moderate concentration, with peer conversation invitations being the main challenge. In the second stage, a Focus Group Discussion (FGD) with 8 students explored these findings further. The integration of qualitative and quantitative data identifies key themes, namely clarity of learning objectives, lecture time, classroom atmosphere, technology support, and teaching effectiveness. These findings emphasize the need for better teaching strategies and time management to improve student satisfaction, focus, and understanding of biostatistics. Addressing this dimension will increase the effectiveness of biostatistics education for nursing students.
Description of Anxiety and Stress Levels of Chronic Kidney Failure Patients in the Hemodialysis Room of Dr. Soedarso Hospital Ardila, Marsyah; Pramana, Yoga; Sulistyawati, Ririn Afrian; Mita; Lekatompessy, Roland
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol. 8 No. 1 (2026): May
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v8i1.111098

Abstract

The purpose of this study is to describe the levels of anxiety and stress among patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis at Dr. Soedarso General Hospital. This research is a quantitative study using a descriptive, cross-sectional design. The sampling technique used was non-probability purposive sampling, with a total sample of 129 respondents. Data were collected using the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) to measure anxiety and the Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) to measure stress among patients in the hemodialysis unit. The results showed that 120 respondents (93%) had normal anxiety levels and 9 respondents (7%) had mild anxiety, while 74 respondents (57.4%) experienced mild stress, 53 respondents (41.1%) moderate stress, and 2 respondents (1.6%) severe stress. Anxiety and stress are real problems experienced by CKD patients undergoing hemodialysis; therefore, healthcare professionals need to pay special attention to these issues in order to help patients adapt to the chronic illness they are facing.
Analysis of The Relationship Between Instant Noodle Consumption and Physical Activity with Adolescent Nutritional Status at MTS Al-Madani Pontianak Virgilius Phasacola Tiko Kafaso; Yuyun Tafwidhah; Yoga Pramana
Viva Medika Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i2.1474

Abstract

Indonesia continues to experience nutritional problems across all age groups, including adolescents.. High consumption of instant noodles and the prevalence of a sedentary lifestyle can impact adolescents' nutritional status. Healthy adolescents are an investment in the nation's future; therefore, it is crucial to maintain good nutrition by regulating consumption patterns and activity levels. The aim of this study was to examine the relationship between instant noodles consumption, physical activity, and nutritional health among adolescents. This quantitative research utilized a cross-sectional approach, with 112 respondents from grades 7 and 8 at MTs Al-Madani Pontianak selected via total sampling method, meeting both exclusion and inclusion criteria. Data were collected using a food frequency questionnaire and a physical activity questionnaire. Statistical analysis employed Kendall Tau test to understand the association between instant noodles consumption, physical activity, and nutritional status. The bivariate analysis results showed a significance value of p (0.292) for the frequency of instant noodles consumption and nutritional status, and p (0.709) for physical activity and nutritional status. The study's findings indicated no significant relationship.
ACTIVITIES OF DAILY LIVING PADA PASIEN STROKE ISKEMIK Yoga Pramana; Hanafi Hanafi; M Ali Maulana; Dwin Seprian
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v17i1.596

Abstract

Background: Ischemic stroke is a global health problem that causes significant mortality and disability worldwide, with a prevalence of approximately 6.2 million deaths annually. Ischemic stroke is the most common type of stroke in Indonesia, accounting for 87%. Objective: This study was conducted to determine the relationship between body mass index (BMI) and the level of dependency in ischemic stroke patients. Method: This is a descriptive analytical study with a cross-sectional approach. The cross-sectional sample used in this study consisted of 20 respondents, including ischemic stroke patients at Tanjungpura University Hospital, Pontianak. The sampling technique used was purposive sampling. Results: The Spearman Rank test showed significant results (2-tailed) with a p-value of 0.576, indicating no relationship between body mass index and Activities of Daily Living in ischemic stroke patients. Conclusion: There is no relationship between body mass index and Activities of Daily Living in ischemic stroke patients.
PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS KELUARGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG VAKSIN COVID-19 M. Ali Maulana; Yoga Pramana; Mardhia Mardhia
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v4i1.1821

Abstract

Penderita penyakit Covid-19 terus bertambah di seluruh dunia hingga saat ini. Tercatat pada Oktober 2020 terlaporkan sekitar 20.369.778 kasus dan 948.795 kasus meninggal dunia. Kejadian di Indonesia hingga saat ini penderita yang terkonfirmasi positif pada oktober 2020 tercatat 344.749 orang. Pada kondisi memburuk seperti ini, WHO telah mendorong negara-negara untuk mengembangkan vaksin untuk menangani penyakit covid-19 ini. Keresahan masyarakat mengenai informasi vaksin yang diterima dapat mempengaruhi persepsinya terhadap vaksin covid-19, Pendekatan promosi Kesehatan berbasis keluarga bisa menjadi solusi untuk memberikan informasi terbaik tentang vaksin covid-19 di masyarakat, khususnya pada lingkup kecil di tiap keluarga. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian yaitu menganalisis pengaruh Pendidikan Kesehatan berbasis keluarga terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat tentang vaksin covid-19. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan Pre and Post Test dengan metode nonequivalent control group design melibatkan 100 responden dari masyarakat di wilayah kecamatan pontianak barat – kalimantan barat, menggunakan instrumen materi edukasi dan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang vaksin covid-19. Hasil penelitian membuktikan bahwa edukasi berbasis keluarga berpengaruh lebih efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19 dibandingkan dengan edukasi yang diberikan secara publik atau menggunakan media massa
Co-Authors ., Mita Abd. Rasyid Syamsuri Adiningsih, Berthy Adiningsih, Berthy Sri Utami Ali Maulana, M. Annisa, Elsa Aprianti, Risky Amelia Aprizal, Wahyu Ardila, Marsyah Arfandy, Firza Argitya Righo Arief Andriyanto Audrelia, Cheryl Aulia Fradinta Aziz, Syaifallah Aziz Bela, Widia Cyntia Bravana, Novi Meta Cantika, Cici Costan Tryono Parulian Rumapea Delima Fajar Liana Dewi, Devi Lestia Dian Susanti Dikki Saputra Dikki Saputra Djoko Priyono Doddy Abdul Karim Dwin Seprian Eduarna, Mutiara Suryani Ega Safie Nanda, Erza Erja Safhie Ega Nanda Ervina Lili Neri Ervita, Ledy Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatya Rahmah Fauzan, Suhaimi Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitriangga, Agus Fitriani, Dina Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Gabriella Alphani Hanafi Hanafi Hanafi Hanafi Hanafi Hanafi Harianti Harianti Harmita, Devi Hazimah Mufidah Herdaningsih, Sulastri Herman Herman . Herman Herman Hidasari, Fitriana Puspa Inderiyani, Inderiyani Intani, Merlisa Kesuma Ismail, Madi Ismatullah, Dedi Ita, Kalista Junaidi Junaidi Karim, Doddy Abdul Kholid Fahdi, Faisal Lekatompessy, Roland Lidya Natalia M Ali Maulana M. Ali Maulana M. Ali Maulana Mahyarudin, Mahyarudin Mardhia Mardhia Margun, Margun Marwa Qatrunnada Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Meliawati Meliawati, Meliawati Meta Bravana, Novi Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Mohlisin, Mohlisin Muhammad Agung Krisdianto Muhammad Ali Maulana Muhammad Ali Maulana Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Muthia Hana Nadia Rahmawati Najini, Robby Nazarius, Paola Krismonita Indahsari Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Nia Sri Ramania Olivia Pavita Arista Widya Pratama, Erja Natha Adit Prima, Irenne Agil Qois, Alwan Azhar Rahmawati, Nadia Reza Reynaldi Rika Kurnia Sari Ririn Afrian Sulistyawati Rofirullah, Fazrul Rossita, Annisa Sari, Febbi Wulan Siti Alfiya Suhariyati, Dwi Asni Sukarni Sukarni . Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suriadi Jais Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Titan Ligita Tommy Apriantono tommy apriantono Tri Wahyuning Tyas Triyana Harlia Putri Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafwidhah