Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Development of a Learning Module Based on Problem Based Learning Integrated with Character Values (PBL-NK) with Canva Digital Media Support on Physics Material Basri, Syamsuriana; Ibrahim, Misykat Malik; U, Muhammad Shabir; Yuspiani
Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Vol 8 No 1 (2025): Karst : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/6jv53073

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul ajar fisika berbasis PBL-NK yang valid dan didukung media digital Canva. Penelitian merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, namun dibatasi pada tiga tahap awal: analisis, desain, dan pengembangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan lembar validasi. Observasi dan wawancara digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dan peserta didik, sedangkan lembar validasi menilai aspek isi, bahasa, penyajian, integrasi nilai karakter, dan penggunaan media Canva. Data kuantitatif dianalisis menggunakan teknik Gregory, sementara data kualitatif dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis PBL-NK dengan dukungan media digital Canva dinyatakan valid berdasarkan penilaian para ahli, serta berpotensi untuk digunakan sebagai inovasi pembelajaran yang selaras dengan Kurikulum Merdeka.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SPARKOL VIDEOSCRIBE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 6 JENEPONTO Basri, Syamsuriana; Khatimah B, Husnul
Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Vol 2 No 2 (2019): Karst : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/karst.v2i2.428

Abstract

Abstrak: Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Sparkol Videoscribe Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas XI Sma Negeri 6 Jeneponto. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran sparkol videoscribe dalam meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Jeneponto. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 2 pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik 35 orang kelas eksprimen dan 32 kelas kontrol. Penelitian ini dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan dan pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes essay. Data tes hasil belajar dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis deskriptif analisis inferensial dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan mean atau rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol, dimana hasil belajar kelas eksperimen 85,54 dan kelas kontrol 75,72. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran sparkol videoscribe efektif dalam meningkatkan hasil belajar fisika pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Jeneponto.
Pemberdayaan Guru SD melalui Smart Teaching Berbasis AI Generatif dan Kearifan Lokal Untuk Wellbeing Guru Basri, Syamsuriana; Napsawati, Napsawati; Rahman S, A. Abd
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.22439

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan guru SD melalui pelatihan penggunaan teknologi AI generatif yang dipadukan dengan kearifan lokal, untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu partisipatif-kolaboratif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Penggunaan aplikasi AI seperti ChatGPT dan Canva AI menjadi fokus utama dalam pelatihan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang media ajar berbasis teknologi dan kearifan lokal. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan guru menggunakan teknologi AI. Guru dapat merancang perangkat ajar yang mengintegrasikan kearifan lokal, meningkatkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan budaya dan lingkungan sekitar. Pendekatan ini juga menghasilkan strategi pengelolaan kelas yang lebih inovatif dan partisipatif. Program Smart Teaching berbasis AI Generatif dan kearifan lokal berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi dan budaya lokal. Pembelajaran menjadi lebih kreatif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan siswa, sehingga mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Selain itu, program Smart Teaching berkontribusi pada kesehatan, khususnya kesehatan mental guru. Pemanfaatan AI generatif terbukti membantu mengurangi beban kerja administrasi guru sehingga menurunkan stres, meningkatkan kepuasan kerja, dan memberi ruang lebih bagi guru untuk fokus pada kreativitas dan interaksi dengan siswa. Dengan demikian, program ini mendukung terciptanya kesehatan mental guru sebagai bagian dari wellbeing, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Kata Kunci: Teknologi Digital, AI Generatif, Kearifan Lokal, Pemberdayaan Guru, Pembelajaran Kontekstual, wellbeing.  ABSTRACT This community service activity aims to empower elementary school teachers through training in the use of generative AI technology combined with local wisdom, to create more innovative, creative, and contextual learning. The community service method used in the implementation was participatory-collaborative, with stages of socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The use of AI applications such as ChatGPT and Canva AI was the primary focus of the training to improve teachers' skills in designing technology-based teaching media and local wisdom. The community service results demonstrated significant improvements in teachers' skills in using AI technology. Teachers were able to design teaching materials that integrate local wisdom, enhancing contextual learning relevant to the surrounding culture and environment. This approach also resulted in more innovative and participatory classroom management strategies. The Smart Teaching program, based on Generative AI and local wisdom, has successfully improved teachers' competency in utilizing technology and local culture. Learning becomes more creative, contextual, and relevant to students' lives, thus supporting more effective and meaningful learning. Furthermore, the Smart Teaching program contributes to health, particularly teacher well-being. The use of generative AI has been proven to help reduce teachers' administrative workload, thereby reducing stress, increasing job satisfaction, and freeing up space for teachers to focus on creativity and student interaction. Thus, this program supports the creation of teacher psychological well-being as part of well-being, while simultaneously improving the quality of learning. Keywords: Digital Technology, Generative AI, Local Wisdom, Teacher Empowerment, Contextual Learning, wellbeing.
EVALUASI PEMANFAATAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA GURU SMP DALAM MGMP IPA FISIKA DENGAN MODEL CIPPO (CIPPO: Context, Input, Process, Product, Outcome) Basri, Syamsuriana; syamsudduha, st; Nur Akbar Rasyid, Muhammad
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v11i2.8785

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemanfaatan laboratorium virtual pada guru SMP dalam MGMP IPA Fisika serta mengetahui keberhasilan penggunaan laboratorium virtual sejauh mana laboratorium virtual dapat memberikan pengalaman belajar yang memadai dan mendukung tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Sejak penggunaan laboratorium virtual belum pernah dilakukan evaluasi terhadap aspek konteks, input, proses, produk dan outcome sehingga perlu diadakan penelitian agar mendapatkan informasi mengenai sejauh mana keberhasilan dalam pemanfaatan laboratorium virtual ini ada pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program dengan menggunakan model evaluasi Contexs, Input, Process, Product dan Outcome (CIPPO) dengan pendekatan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu guru-guru yang tergabung dalam MGMP IPA SMP Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berjumlah 15 Orang guru IPA berasal dari 14 sekolah SMP di Kabupaten Pangkep. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner yang disebarkan menggunakan google form. Hasil penelitian diperoleh pada aspek konteks, input, proses, produk dan outcome berada dikategori baik dengan rata-rata persentase yang didapatkan dari hasil google form yang diisi oleh responden diperoleh yaitu rata-rata persentasi pada aspek konteks 68,44%, aspek input 64,44%, aspek proses sebesar 70,22%, aspek produk sebesar 71,33% dan aspek outcome sebesar 70,22%. Sehingga pemanfaatan laboratorium virtual sudah berjalan dengan baik karena dapat memberikan pengalaman belajar yang memadai dan mendukung tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN 4 MAROS Ramli, Ramli; Sakti, Irma; Basri, Syamsuriana; Idamyanti, Reski; Yusdarina, Yusdarina
Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Vol 7 No 1 (2024): Karst : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/karst.v7i1.2266

Abstract

Development of Local Wisdom-Based Physics Teaching Materials for Grade X Students at SMAN 4 Maros. Aims to assess the validity and reliability of physics teaching materials based on local wisdom, as well as evaluate students' conceptual understanding and responses to these materials. The research and development method used is the 4-D model, which includes defining, designing, developing, and disseminating. However, dissemination was not conducted in this study due to time and budget constraints. The product was validated by media experts, subject matter experts, and physics teachers, with the research subjects being tenth-grade students at SMAN 4 Maros. The product's instrument sheets were tested for validity and reliability, and the assessment results were analyzed descriptively. Several findings indicate that the evaluation of the teaching materials showed high validity in the material aspect with a score of 3.5 (Very Valid) and a reliability of 0.947 (Very Strong), as well as in the media aspect with a score of 3.55 (Very Valid) and a reliability of 0.947 (Very Strong). The average evaluation score of the students was 13.125 (Very Good). Additionally, the questionnaire results indicated a "Very Positive" response to the physics teaching materials by 87% of the 40 participating students. Based on these assessments, the developed module is deemed highly suitable for use.
Pelatihan Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal dan Teknologi Digital dalam Membangun Semangat Merdeka Belajar Basri, Syamsuriana; Lestari, Pertiwi Indah; Fadli, Irwan
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.20931

Abstract

Pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal dan teknologi digital merupakan salah satu pembelajaran dengan mengaitkan materi dengan konteks lokal siswa dan memanfaatkan teknologi digital sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar dengan menggerakkan semangat merdeka belajar di kalangan guru, mengembangkan keterampilan guru dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks lokal dan relevan dengan kearifan lokal di lingkungan siswa, juga mengembangkan manajemen sekolah berbasis digital. Metode yang digunakan dalam keseluruhan pelatihan ini mencakup: (1) ceramah, (2) diskusi, dan (3) pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman guru tentang konsep merdeka belajar serta pengenalan fitur yang terdapat dalam platform Merdeka Mengajar rata-rata 81,05%, kemudian peningkatan pengetahuan guru dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan kearifan lokal yang ada di lingkungan siswa rata-rata 74,02%, serta peningkatan keterampilan guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang berbasis kearifan lokal rata- rata 85,98%. Selanjutnya peningkatan pengetahuan yang memadai tentang teknologi digital dan cara efektif mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran rata-rata 83,64%, peningkatan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis teknologi digital menggunakan canva dan adobe animate dalam pembelajaran rata-rata 75,97%, dan peningkatan keterampilan memanfaatkan teknologi digital pada sistem manajemen sekolah digital sebesar 81,94%. Selain itu, sudah ada website UPT SDN 26 Binamu yaitu https://talabungungbaddo.com/ yang telah dimanfaatkan mitra. Secara keseluruhan pelatihan yang dilaksanakan melebihi dari indikator keberhasilan dan persentasi 70%, sehingga pelatihan ini dapat dikatakan berhasil dan memberikan dampak positif bagi mitra.
PKM Pelatihan Pemanfaatan Buku Cerita Berbasis Augmented Reality Bagi Guru-Guru SD pada Kelompok Kerja Guru Kecamatan Balusu Syamsuriyawati; Nasrullah, Ince; Basri, Syamsuriana
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1687

Abstract

Digital transformation in education requires teachers to be able to integrate technology into the learning process, including Augmented Reality (AR) technology, which can provide visual and interactive learning experiences. This Community Empowerment Programme (PKM) aims to enhance the understanding and skills of primary school teachers in Balusu Sub-district, Barru Regency, in utilising AR-based storybooks as a learning medium. The programme is implemented through three stages: socialisation, training and mentoring, and evaluation. Training methods include face-to-face workshops, practical sessions on creating AR content using Canva, ChatGPT, and Assembler Edu, as well as technical mentoring. Evaluation was conducted through the distribution of questionnaires, in-depth interviews, and classroom implementation observations. Results showed that 87% of participants understood the steps for creating AR storybooks, 82% felt confident using them in the classroom, and 76% had attempted implementation at least once. 91% of participants expressed satisfaction with the training methods, and 68% demonstrated interest in continuing AR media development independently. Interviews supported these findings, with teachers reporting increased student enthusiasm and motivation to continue innovating, despite facing limitations in devices and time. The programme proved effective in equipping teachers with practical and relevant digital skills and encouraging the adoption of AR-based learning technology. In conclusion, this training contributed positively to strengthening teachers' capacity to create creative, interactive, and contextual learning experiences.