Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KONTRIBUSI ORANG TUA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 325 POLEWALIE KECAMATAN GILIRENG KABUPATEN WAJO Ashari, Ashari; Mahmud, Moh. Natsir; Safei, Safei
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7034

Abstract

Tulisan ini akan menyoroti tentang kontribusi orang tua di Sekolah Dasar Negeri 325 Polewalie Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan lokasi penelitian pada Sekolah Dasar Negeri 325 Polewalie Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pedagogis dan psikologis. Data diperoleh melalui metode wawancara dan dokumentasi dengan instrumen penelitian adalah pedoman wawancara dan alat dokumentasi seperti kamera dan flasdish. Aktifitas dalam analisis meliputi reduksi data (data reduction), penunjukan data (display daya) serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/ verificatiori). Data diuji keabsahannya dengan cara melakukan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi yang mencakup triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi antara orang tua dan pendidik dalam meningkatkan prestasi belajar dapat meningkatkan belajar anak di sekolah , sangat ditentukan oleh kerja sama orang tua dan pendidik karena pedidikan merupakan usaha untuk mendewasakan orang yang belum dewasa sehingga mampu berdiri sendiri sebagai manusia dewasa yang penuh ilmu pengetahuan. Sebagai implikasi dari penelitian ini, orang tua lebih memperhatikan potensi dan kreativitas yang dimiliki anak dan memberikan dukungan dan motivasi kepada anak dengan menciptakan suasana pembelajaran dirumah yang dapat mengasah potensi dan kreativitas pada anak.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMK NEGERI 4 MAKASSAR Rusdi, Muh.; Mahmud, Moh. Natsir; Hanafy, Muh. Sain; Yaumi, Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7081

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang pelaksanaan pendidikan karakter dan resolusi untuk peningkatannya di SMK Negeri 4 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan multi disipliner (berkaitan dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan), yaitu: pendekatan yuridis normatif, pedagogis, psikologis dan sosiologis. Sumber data primer adalah a). Guru Pendidikan Agama Islam, b). Peserta didik, dan c). Pengurus organisasi Remaja Pencinta Mesjid (RPM), sedangkan data sekunder, yaitu data yang berupa catatan atau dokumen–dokumen yang terkait dengan fokus penelitian yang diarsipkan oleh pihak sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui 1). Observasi (observation); 2). Wawancara mendalam (indepth interview); 3). Studi dokumentasi; dan 4). Focus Group Discussion (FGD) yang terbagi kedalam 2 (dua) sesi, yakni: 1) FGD siswa; dan, 2) FGD manajemen sekolah. Analisis data dilakukan berdasarkan model interaktif dari Miles dan Hubermann. Langkah-langkah analisis data yang dilakukan yaitu: 1). Reduksi data; 2). Penyajian data; dan 3). Verifikasi dan penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan kredibilitas. Adapun teknik yang dilakukan antara lain: 1). Pengamatan secara seksama yang dilakukan secara terus menerus; 2). Triangulasi; dan 3). Melakukan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanan pendidikan karakter di SMK Negeri 4 Makassar, terdiri dari: 1) Pendidikan karakter di setiap mata pelajaran yang dilakukan oleh setiap guru sebelum memulai materi mata pelajaran dengan durasi sekitar 5 (lima) menit; 2) Menjadikan pembentukan karakter sebagai salah satu target capaian pembelajaran yang diposisikan sebagai penopang kompetensi kerja, yakni pengetahuan dan keterampilan kerja yang menjadi kecirian dari SMK Negeri 4 Makassar sebagai sekolah kejuruan; 3) Menjadikan penilaian sikap sebagai syarat mutlak bagi siswa untuk naik kelas; 4) Membangun budaya berkarakter dalam lingkungan sekolah, yang diwujudkan melalui program 3S (Senyum, Salam dan Sapa) dan budaya lingkungan bersih; dan, 5) Mewajibkan siswa untuk mengikuti kegiatan pramuka, yang diakui secara nasional sebagai kegiatan yang ekstrakurikuler yang bermuatan pendidikan karakter.
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS PENDIDIKAN PADA MADRASAH ALIYAH KABUPATEN SIGI Junaidin, Moh.; Mahmud, Moh. Natsir; Rasdiyanah, Andi; Hanafi, Muh. Sain
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7086

Abstract

Tulisan ini akan mengurai tentang penerapan supervisi akademik pengawas Pendidikan pada Madrasah Aliyah Kabupaten Sigi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan lokasi di Madrasah Aliyah Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan teologis normatif dan yuridis formal. Sumber data primer adalah data yang berasal dari pengawas, guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, kepala madrasah, dan peserta didik. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen panduan observasi, acuan dokumentasi dan pedoman wawancara. Data diolah dan dianalisis dengan analisis deduktif, komparatif dan verifikasi data. Data diuji keabsahannya dengan presistent observation dan uji tringgulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Supervisi Akademik Pengawas Pendidikan pada Madrasah Aliyah Kabupaten Sigi berjalan dengan baik karena (1) pengawas memiliki kemampuan merencakan supervisi akademik yang meliputi keseluruhan proses pemikiran dan penentuan cara yang matang dari kegiatan-kegiatan yang akan dikerjakan dalam melakukan supervisi akademik, dalam rangka pencapaian tujuan khususnya untuk pembinaan profesional guru di madrasah; dan (2) kemampuan pengawas telah pengoptimalan pelaksanaan supervisi akademik melalui supervisi individu dan kelompok yang sangat membantu kematangan profesional Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Aliah Kabupaten Sigi dimana sebagai pembimbingan kepada guru dalam menyusun silabus dan RPP; memilih dan menerapkan metode pembelajaran, mengelola menggunakan media pembelajaran, dan pembimbingan melaksnakan evaluasi pembelajaran.
SUPPORTING AND INHIBITING FACTORS FOR DEVELOPING AKHLAKUL KARIMAH IN STUDENTS OF MADRASAH TSANAWIYAH STATE 1 MAKASSAR Saharuddin, Saharuddin; Mahmud, Moch Natsir; Ondeng, Syarifuddin; Rahman, Ulfiani
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11922

Abstract

This paper will examine the supporting and inhibiting factors in the cultivation of moral behavior in students of Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Makassar City. This study is classified as a qualitative study with the location of the Madrasah Tsanawiyah state I Makassar study site. The approach used is a normative juridical approach, pedagogical approach, theological approach, psychological approach, phenomenological approach, ethnometodological approach, and symbolic interaction approach. Data processing and analysis is done by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data of this study was carried out through the stage of checking the credibility of the data with persistent observational techniques and source triangulation. Research results show that supporting planting morality in MTs Negeri 1 Makassar through three channels, namely (1) planting morality in learning, (2) planting morality in the extracurricular activities, (3) Students are all Muslim. The main obstacle to the cultivation of morality in the MTs Negeri 1 Makassar is in the teaching of teachers in the classroom. More specifically, the obstacle experienced by teachers is the lack of exercise books, the unavailability of funds for activities outside the madrasah and the absence of specialist teachers in the field of morality cultivation in MTs Negeri 1 Makassar City. Furthermore, the inhibitors of planting morality in MTs Negeri 1 Makassar City are (a) the lack of facilities and infrastructure in the form of Islamic religious education laboratories slightly inhibits the seeding of moral values in students, (b) education is faced with Student diversity, the belief side in one religion, and (c) Students have different backgrounds in life.
PROSES PELAKSANAAN STRATEGI PENYULUHAN AGAMA ISLAM DI KABUPATEN BARRU Maqbul, Maqbul; Mahmud, Moch. Natsir; Amin, Muliaty; Muhammad, Firdaus
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11972

Abstract

Proses pelaksanaan strategi penyuluhan agama Islam di Kabupaten Barru menggunakan penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian lebih mengutamakan disiplin ilmu komunikasi dakwah. Sumber data penelitian ini terdiri atas dua, yakni data primer dan skunder. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menata secara sistematis catatan hasil pengamatan data tertulis, fokus analisis data berdasar pada induktif dengan beberapa tahapan analisis. Proses pelaksanaan program strategi penyuluhan agama Islam bermula dari perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan. Perencanaan dilaksanakan untuk menyesuaikan materi penyuluhan yang akan disampaikan berdasarkan situasi dan kondisi sasaran penyuluhan serta tujuan yang hendak dicapai. Perencanaan ini mengacu pada program kerja yang telah disusun oleh Pokjaluh, selanjutnya dilaksanakan observasi dengan cara pengamatan langsung di lokasi penyuluhan. Pengorganisasian, yakni dengan cara membentuk kelompok-kelompok penyuluhan di tingkat kecamatan dan desa, membetuk forum lembaga dakwah, membentuk dan mengaktifkan majelis taklim dan kelompok remaja mesjid, kemudian menyampaikan informasi tentang pelaksanaan penyuluhan. Pengawasan dalam kegiatan penyuluhan mencakup evaluasi pelaksanaan kinerja para penyuluh. Kinerja tersebut antara lain dilihat dari penyusunan laporan setiap penyuluh. Bentuk lain pengawasan adalah pihak Pokjaluh mengadakan rapat evaluasi setiap bulan.
THE CONTRIBUTION OF THE SCHOOL COMMITTEE IN THE IMPLEMENTATION OF SCHOOL-BASED MANAGEMENT IN MAN 1 TERNATE Noho, Mubin; Mahmud, Moch. Natsir; Siraj, Arifuddin; Damopolii, Muljono
Jurnal Diskursus Islam Vol 9 No 3 (2021): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v9i3.25930

Abstract

The purpose of this study is to describe the reality of the contribution of the school committee in the implementation of school-based management in MAN 1 ternate. This study uses a qualitative research type of case study. The approach used is a pedagogical and managerial approach. The data is the focus of the research, namely improving the quality of education in the implementation of madrasa-based management, while the primary data sources are from the leadership, educators and education staff, committees and parents as well as documents related to efforts to improve the quality of education at MAN 1 Ternate. Secondary data sources in the form of data from various documents relevant to the research. Data collection techniques are observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis uses an inductive-conceptual approach, starting from empirical information and then constructing concepts or propositions. Furthermore, checking the validity of the data using the credibility and transferability test. The results showed the reality of implementing madrasah-based management at MAN 1 Ternate refers to the madrasah organization which can be measured in aspects madrasah committee. Meanwhile, the curriculum dimension in implementing madrasah-based management at MAN 1 Ternate in developing the curriculum is carried out with the madrasah head, all madrasah residents including the committee by adjusting the development and needs of students. Human resource management, the main requirements are aspects of educational qualifications, aspects of democratic, transparent and participatory managerial abilities. The sources of financing for the procurement and purchase of facilities and infrastructure are from DIPA, BOS funds and committee fees.
RELIGIOUS MODERATION : Epistemological Perspective Mahmud, Moh. Natsir
Jurnal Diskursus Islam Vol 10 No 1 (2022): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v10i1.28809

Abstract

This article examines religious moderation from an epistemological perspective. One thing that needs to be studied in religious moderation is to properly recognize the doctrine of religious beliefs, sects or specific religious groups to formulate the system of communication and cooperation. Islam has a solid foundation in embodying religious moderation both from the Quran, hadith, the experience of the Prophet Muhammad, and the system of government that existed in history. Religious moderation is a demand that must be embodied in a safe and harmonious community, nation, and state among individuals and social groups. Systematic and planned steps are needed to embody religious tolerance by effectively using the available facilities. The operational pattern of religious moderation has alternative offers with habitus and arena patterns, supported by thorough research. The arena was used to identify the approach method.
Manusia Dan Eksistensinya Dalam Pandangan Filsafat Islam Sitti Muthmainnah; Bahaking Rama; Moh. Natsir Mahmud
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.v1i2.0238

Abstract

Tulisan berjudul Manusia dan eksistensinya dalam pandangan filsafat islam memberi gambaran bagaimana manusia dalam filsafat islam. Tujuan dari pembuatan makalah ini untuk mengetahui seperti apa definisi manusia dalam pandangan filsafat islam, kemudian memahami eksistensi manusia dan tahap-tahpanya dalam eksistensi filsafat islam serta memahami hubungan fitrah dengan pendidikan islam. Penulisan makalah ini merupakan kajian pustaka dengan menggunakan jenis metode kualitatif, adapun sumber-sumber yang dicantumkan adalah sumber yang kredibel berupa buku dan website resmi. Manusia adalah yang terdiri dari unsur jasad dan roh yang memiliki akal, budi pekerti yang membedakannya dengan makhluk yang lain seperti iblis, malaikat, binatang maupun tumbuhan. Eksistensi manusia bermakna keberadaan manusia sebagai sesuatu yang berada yang berbeda dengan keberdaan makhluk yang lain. Eksistensi dalam pengetahuan barat memiliki beberapa tahap yaitu tahap eksis, etis dan riligius. Sedangkan menurut filsafat pendidikan Islam : Jasad, roh, dan jiwa.Manusia dalam pandangan Islam adalah khalifah Allah di muka bumi. Sebagai duta Tuhan, dia memiliki karakteristik yang multidimensi, yakni pertama, diberi hak untuk mengatur alam ini sesuai kapasitasnya.