cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
PELATIHAN TOEFL (TEST OF ENGLISH AS FOREIGN LANGUAGE) BAGI GURU-GURU PESANTREN Ilham Ilham; Yulia Isnaini; Irwandi Irwandi; Lukman Lukman; Hijril Ismail
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9228

Abstract

Abstrak: Pemilihan khalayak sasaran didasarkan dari pertimbangan bahwa guru-guru memiliki kemampuan skill TOEFL yang lemah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan peningkatan kemampuan TOEFL Bahasa Inggris pada guru-guru di pesantren Alam Sayang Ibu. Untuk mencapai tujuan tersebut metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi pada kemampuan menyimak, membaca dan struktur. Kegiatan ini diikuti oleh 15 guru dari berbagai bidang ilmu. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kompetensi guru terhadap test TOEFL. Hasil TOEFL test menunjukkann peningkatan nilai dari 381 menjadi 400. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan kompetensi guru pada TOEFL meningkat setelah pelatihan. Abstract: The selection of the target audience is based on the consideration that teachers have weak TOEFL skills. This activity aims to provide training to improve TOEFL English skills for teachers at the Alam Sayang Ibu Islamic boarding school. To achieve this goal, the method of implementing this activity is through intensive training with a combination of theory and practice as well as discussions on listening, reading and structure skills. This activity was attended by 15 teachers from various fields of science. The results of TOEFL test indicated improvement score from 381 to 400. This improvement showed teacher knowledge and competence on the TOEFL test after the treatment.
PENGUATAN IPTEK MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN UNTUK MENUNJANG PARIWISATA Abdullah, Akmal; Rusli, Rusli; Syukroni, Ikbal; Latief, Rudi; Sulkifli, Sulkifli
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 4 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i4.11114

Abstract

Abstrak: Pantai Laguna Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru memiliki potensi wisata dengan terletak didaerah pesisir. Tujuan kegiatan ini adalah Memberdayakan masyarakat dalam upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan potensi olahan hasil laut untuk menunjang pariwisata. Metode yang digunakan adalah peragaan melalui pelatihan, praktik dan dukungan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat memproduksi olahan seafood yang bergizi dengan teknik yang tepat, serta memberikan pengetahuan, pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat yang memproduksi sesuai standar Memberikan bimbingan dan dukungan. Masyarakat desa sangat antusias dan aktif dalam kegiatan pengabdian, dan peserta pelatihan berpartisipasi dalam pembuatan produk Nugget, Kaki Naga dan Ekado. Kegiatan pelatihan bersifat dua arah, dan peserta pelatihan dapat mendiskusikan permasalahan dalam melaksanakan kegiatan produksi. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan ini yaitu menguatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan bidang pengolahan hasil perikanan, meningkatkan angka konsumsi ikan di daerah, serta dapat dijadikan ide bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di desa.Abstract:  Laguna Beach, Tanete Rilau District, Barru Regency, has tourism potential in a coastal area. The purpose of this activity is to empower the community to increase community income through developing the potential for processed seafood to support tourism. The method is demonstrated through training, practice and support to improve people's skills in producing nutritious seafood processed with the proper technique and provide knowledge, knowledge and skills to people who make according to standards. Provide guidance and support. The village community was enthusiastic and active in community service activities, and the trainees participated in manufacturing Nugget, Dragon Feet and Ekado products. Training activities are two-way, and training participants can discuss problems in carrying out production activities. The evaluation results of this training activity are strengthening knowledge and skills in the field of processing fishery products and increasing the number of fish consumption in the region. They can be used as ideas for the community to improve the economy of the community in the village.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI TUTOR PKBM (PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT) Sukron Fujiaturrahman; Syafruddin Muhdar; Malikul Qudus; Yuni Mariyati; Aliahardi Winata; Baiq Desi Milandari; Nursina Sari; Arpan Islami Bilal; Zedi Muttaqin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9672

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tutor PKBM tentang media pembelajarandan meningkatkan penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar di PKMB. langkah yang telah ditempuh dalam kegiatan pelatihan ini mencakup beberapa tahap yakni 1) Persiapan, 2) Pelaksanaan Pelatihan, yang mencakup penyajian materi, penugasan praktik, valuasi dan penyempurnaan karya media pembelajaran,serta refleksi dan penutupan kegiatan pelatihan. Materi yang disajikan oleh pengabdi dapat diterima, dicerna, dan dipahami peserta dengan baik. Jumlah peserta yang sebanding dengan jumlah pengabdi yang berperan sebagai instruktur menjadikan pelatihan ini menjadi lebih kondusif. Kegiatan pelatihan ini telah terlaksana dengan baik karena adanya dukungan dari berbagai hal yakni: Komunikasi dengan anggota tim berlangsung lancar dan efektif sehingga koordinasi tim pada proses persiapan, pembagian tugas, pelatihan dan simulasi dapat berlangsung dengan baik, peserta pelatihan yang terdiri dari tutor PKBM terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir kegiatan.Abstract: The purpose of this activity is to increase the knowledge of PKBM tutors about learning media and increase the use of learning media in the teaching and learning process at PKMB. The steps that have been taken in this training activity include several stages, namely 1) Preparation, 2) Training Implementation, which includes material presentation, practice assignments, evaluation and improvement of learning media works, as well as reflection and closing of training activities. The material presented by the devotees can be received, digested, and understood by the participants well. The number of participants who are proportional to the number of devotees who act as instructors makes this training more conducive. This training activity has been carried out well because of the support from various things, namely: Communication with team members went smoothly and effectively so that team coordination in the preparation process, division of tasks, training and simulations could take place well, training participants consisting of PKBM tutors looked very good. enthusiastic and enthusiastic in participating in the training from the beginning to the end of the activity.
LULUS TEPAT WAKTU: SEBUAH MOTIVASI DAN KODE ETIK BELAJAR BAGI MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI Rina Rohayu Harun; Nurjannah Septyanun; Tin Yuliani; Junaidy AM; Hamdi Hamdi; Sri Rejeki
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9118

Abstract

Abstrak: Setiap tahun tingkat kelulusan mahasiswa lebih rendah dibandingkan dengan kuantitas mahasiswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Oleh sebab itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa untuk menyelesaikan studi tepat waktu melalui pengenalan kode etik selama menempuh pendidikan. Kegiatan ini telah diikuti oleh mahasiswa sebanyak 43 orang. Pada tahap awal, mahasiswa dikenalkan beberapa trik dan strategi menempuh studi dengan baik, terakhir ditutup dengan diskusi dan evaluasi menggunakan angket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memahami materi yang telah disampaikan mencapai 89%. Diharapkan materi yang telah diperoleh oleh mahasiswa dapat diterapkan selama menempuh jenjang pendidikan agar dapat lulus tepat waktu dengan prestasi akademik yang maksimal. Abstract:  Every year the student's graduation rate is lower compared to the quantity of students who continue their education to college. Therefore, this activity aims to increase the motivation of students to complete their studies on time through the introduction of a code of ethics while studying. This activity has been attended by 43 students. In the initial stage, students are introduced to several tricks and strategies for studying well, finally closed with discussion and evaluation using a questionnaire. The results of the activity showed that students understood the material that had been delivered reaching 89%. It is hoped that the material that has been obtained by students can be applied during the education level so that they can graduate on time with maximum academic achievement.
EDUKASI KESEHATAN JIWA REMAJA SEHAT MASA KINI ANTI ADIKSI Fahrizal, Yanuar; Sutarjo, Puji; Biantara, Irgi; Rismawati, Anisa; Fahri, Muhammad; Pamungkas, Niki Cucu
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 4 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i4.11022

Abstract

Abstrak: Semangat belajar di SMP Muhammadiyah 2 Mlati hilang sejak pandemik covid-19 tampak dari partisipasi pembelajaran daring ±50%. Siswa terlalu lama bermain game online. Selain masalah tersebut juga ada permasalahan pornografi dengan ditemukannya ±10 siswa menyimpan video porno di handphone. Sebelum pandemik, terjadi penyalahgunaan narkoba berupa pil koplo oleh siswa kelas 8 dan ±35% siswa terutama laki-laki sering merokok. Banyak siswa yang belum paham bahaya perilaku merokok, penyalahgunaan narkoba, adiksi game dan adiksi pornografi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiko adiksi game online, resiko adiksi pornografi, kualitas hidup remaja dan tingkat pengetahuan remaja tentang adiksi serta memberikan edukasi Kesehatan jiwa pada remaja. Tim pengabdian melakukan screening kesehatan jiwa risiko adiksi pornografi, adiksi game online dan kualitas hidup remaja serta melakukan penyuluhan kesehatan jiwa remaja. Hasil screening adiksi game online mayoritas pada tingkat adiksi sedang (72%) dan hasil screening adiksi pornografi berada pada risiko rendah (97%). Pengukuran kualitas hidup siswa masa pandemik covid-19 menunjukkan Domain 1 kesehatan fisik mayoritas kualitas hidup siswa rendah 93%. Domain psikologis, hubungan sosial dan lingkungan, kualitas hidupnya mayoritas baik. Pengetahuan siswa tentang adiksi meningkat dari nilai rata-rata 5,68 menjadi 6,26. Pengabdian yang telah dilakukan bermanfaat meningkatkan tingkat pengetahuan siswa dan mengetahui gambaran kesehatan jiwa siswa.Abstract:  Since the COVID-19 pandemic, the enthusiasm of SMP Muhammadiyah 2 Mlati's students for learning has vanished. The fifty percent online learning participation demonstrates this. Students are too old to play online games on their cell phones. In addition to this issue, approximately ten students have been found to have stored pornographic videos on their mobile devices. 8th graders abused Koplo pills prior to the pandemic, and 35% of students, especially boys, smoked frequently. Numerous students are unaware of the risks associated with smoking, substance abuse, gaming addiction, and pornographic addiction. This community service aims to describe the risk of online game addiction, the risk of pornographic addiction, the quality of life of adolescents, the level of adolescent knowledge about addiction, and to educate adolescents about mental health. In addition to adolescent mental health counseling, the service team conducted mental health screenings for the risk of pornography addiction, online game addiction, and adolescent quality of life. Seventy-two percent of online game addiction screening results indicate moderate levels of addiction, while nearly all pornography addiction screening results indicate low risk. Measuring the quality of life of students during the COVID-19 pandemic reveals that the quality of life of 93% of students is poor. In other domains, such as psychology, social and environmental relationships, their quality of life is predominantly positive. From an average of 5.68 to 6.26, the students' knowledge about addiction appears to increase. The service provided is beneficial for enhancing students' knowledge and understanding their mental health status.
PENDAMPINGAN OLAHAN HASIL RUMPUT LAUT BAGI PETANI RUMPUT LAUT Agus Herianto; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Mas’ad Mas’ad; Khosiah Khosiah; Sintayana Muhardini; Muhammad Nizaar; Khaerul Anam
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.10245

Abstract

Abstrak: Desa Ekas merupakan daerah penghasil rumput laut terbesar di Pulau Lombok. Permasalahan krusial yang dihadapi petani adalah kendala modal yang terbatas, musim yang sewaktu-waktu beruah, pemasaran, dan keterampilan mengolah rumput laut menjadi aneka makanan siap saji atau diversifikasi produk rumput laut menjadi produk baru yang bernilai ekonomi tinggi masih belum mampu dilakukan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan keterampilan kepada petani rumput laut tentang mengolah rumput laut menjadi aneka makanan siap saji atau diversifikasi produk rumput laut menjadi produk baru yang bernilai ekomomi tinggi; dan melakukan pemasaran agribisnis rumput laut. Adapun metode yang digunakan dalam kagiatan pengabdian ini dengan menggunakan pendekatan andragogis yang mengedepankan metode ceramah, diskusi, praktek, dan demonstrasi serta presentasi hasil. Pola ini digunakan dengan harapan dapat meningkatkan kompetensi kelompok Agribisnis Rumput Laut Pasir Putih dalam mengolah rumput laut menjadi aneka makanan siap saji atau diversifikasi produk rumput laut menjadi produk baru yang bernilai ekomomi tinggi, dan melakukan pemasaran agribisnis rumput laut. Evaluasi kegiatan pengabdian dilaksanakan pada akhir kegiatan berupa pendalaman materi. para petani rumput laut melakukan praktek secara langsung mengenai pembuatan dodol, jelly dan puding dengan bimbingan dari tim pengabdian. Pada pelaksanaan praktik tim memberikan hadiah atau reward kepada peserta yang dapat menghasilkan produk pengolahan rumput laut terbaik.Abstract: Ekas Village is the largest seaweed producing area on the island of Lombok. The crucial problems faced by farmers are limited capital constraints, seasonality that at any time, marketing, and skills to process seaweed into various ready-to-eat foods or diversification of seaweed products into new products with high economic value are still not possible. The purpose of this service is to provide seaweed farmers with skills about processing seaweed into a variety of ready-to-eat foods or diversifying seaweed products into new products of high economic value; and conducting marketing of seaweed agribusiness. The method used in this service activity uses an andragogic approach that prioritizes the method of lectures, discussions, practices, and demonstrations and presentations of results. This pattern is used in the hope of increasing the competence of the White Sand Seaweed Agribusiness group in processing seaweed into various ready-to-eat foods or diversifying seaweed products into new products with high economic value, and marketing seaweed agribusiness. Evaluation of service activities is carried out at the end of the activity in the form of deepening the material. seaweed farmers practice directly on the manufacture of dodol, jelly and pudding with the guidance of the service team. In the implementation of the practice, the team gives prizes or rewards to participants who can produce the best seaweed processing products.
PENDAMPINGAN PENGUATAN KAPASITAS ANGGOTA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DESA KARANG BONGKOT DALAM PENYUSUNAN PERDes PEMBENTUKAN BUMDes Ilham Zitri; Rifaid Rifaid; Rizal Umami
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9326

Abstract

Abstrak: Kebijakan pengembangan ekonomi perdesaan adalah upaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif dan kewirausahaan di desa dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat desa. Oleh sebab itu sangat diperlukan penguatan kapasitas dari anggota badan permusyawaratan desa. dalam UU No. 6 Tahun 2014 menghadapi kendala akibat lemahnya kualitas aparat dan kelembagaan desa. Hal ini berdampak pada semakin lemahnya peran pemerintah desa dalam fungsinya sebagai akselerator pembangunan. Perlu adanya peningkatan kapasitas aparat agar memahami bagaimana proses-proses perencanaan pembangunan harus dilakukan di tingkat desa serta bagaimana proses-proses tersebut didukung oleh kuatnya kelembagaan pemerintah desa. Selain itu, perlu ada mekanisme kontrol terhadap pemerintah desa. Hal ini bisa dilakukan dengan penguatan peran anggota badan permusyawaratan desa. Dengan meningkatnya kualitas dan kapasitas aparat dan kelembagaan pemerintah desa serta kontrol masyarakat sipil yang kuat yang diperankan oleh anggota badan permusyawaratan desa, akan ada sinergi pelaksanaan pembangunan yang baik di tingkat desa. Aparat desa tidak lagi menjadi pemain tunggal pembangunan desa. Upaya penciptaan kondisi ideal ini terus berproses di tingkat desa dan akan selalu dinamis akibat pengaruh kekuasaan supralokal yang terkadang tidak sejalan dengan perkembangan dan kehendak masyarakat lokal.Abstract: Rural economic development policy is an effort to create a conducive environment for the growth of productive and entrepreneurial economic activities in the village in order to improve the standard of living and welfare of rural communities. Therefore, it is necessary to strengthen the capacity of the members of the village consultative body. in Law no. 6 of 2014 faced obstacles due to the weak quality of village officials and institutions. This has an impact on the weakening of the role of the village government in its function as an accelerator of development. It is necessary to increase the capacity of the apparatus to understand how development planning processes must be carried out at the village level and how these processes are supported by strong village government institutions. In addition, there needs to be a control mechanism over the village government. This can be done by strengthening the role of members of the village consultative body. With the increase in the quality and capacity of village government apparatus and institutions as well as strong civil society control played by members of the village consultative body, there will be synergies in the implementation of good development at the village level. Village officials are no longer the sole players in village development. Efforts to create these ideal conditions continue to process at the village level and will always be dynamic due to the influence of supralocal power which is sometimes not in line with the development and will of the local community.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN PADA ERA SOCIETY 5.0 BAGI GENERASI ZENIAL Mulyani, Elis Listiana; Budiman, Asep; Kurniawati, Ane; Rinandiyana, Lucky Radi; Badriatin, Tine
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 4 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i4.11237

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi, edukasi dan literasi tentang pentingnya pengelolaan keuangan pribadi, menginvestasikan bagian dari pendapatan yang dimiliki, pengenalan financial technology dan memberikan pelatihan investasi di pasar modal. Ini perlu dilakukan mengingat kurangnya kesadaran publik tentang pentingnya mengelola keuangan dan berinvestasi untuk meningkatkan nilai kekayaan di masa depan agar tidak terkikis oleh inflasi. Generasi Z adalah generasi setelah generasi milenial. Tentunya pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan dan cara untuk berinvestasi akan menjadi bekal yang harus dimiliki. Kegiatan ini bertempat di SMK Terpadu Al-Ikhwan sebanyak 50 peserta dimana siswa-siswinya sebagai zenial merupakan  usia yang tepat untuk mulai diberi pengatahuan literasi keuangan. Tujuan sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan bahwa mitra akan dapat mengetahui pentingnya pengelolaan keuangan, pemanfaatan financial technology, dan berinvestasi dibandingkan dengan tabungan, mengubah paradigma saving society menjadi investment society dan menjadi investor individu untuk meningkatkan kekayaan dan ekonomi keluarga di tahun mendatang. Metode yang akan digunakan dalam mencapai tujuan-tujuan ini adalah tutorial dan pelatihan dalam pengelolaan keuangan, pengenalan financial technology dan pasar modal serta pelatihan dalam tata cara transaksi. Hasil dari pengabdian ini adalah peserta sudah mulai mencoba menjadi investor muda hal ini ditandai dengan adanya pembukaan akun saham pada sekuritas sebagai awal mula menjadi investor.Abstract:  This activity aims to provide socialization, education and literacy on the importance of managing personal finances, investing part of their income, introducing financial technology and providing investment training in the capital market. This needs to be done considering the lack of public awareness about the importance of managing finances and investing to increase the value of wealth in the future so as not to be eroded by inflation. Generation Z is the generation after the millennial generation. Of course, knowledge about financial management and how to invest will be a must-have. This activity took place at the Al-Ikhwan Integrated Vocational School as many as 50 participants where the students as zenials were the right age to start being given financial literacy knowledge. The purpose of this socialization and training is that partners will be able to know the importance of financial management, use of financial technology, and investing compared to savings, change the paradigm of a saving society into an investment society and become individual investors to increase family wealth and economy in the coming year. The methods that will be used to achieve these goals are tutorials and training in financial management, introduction to financial technology and capital markets and training in transaction procedures. The result of this service is that participants have started to try to become young investors, this is indicated by the opening of a stock account in securities as the beginning of becoming an investor. 
PELATIHAN BAHASA INGGRIS UNTUK PARA PENJUAL DI PANTAI PINK LOMBOK Hijril Ismail; Edi Edi; Lukman Lukman; Ilham Ilham; Supratman Supratman
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.10762

Abstract

Abstrak: Pantai Pink memiliki hamparan pasir putih lembut yang berwarna pink diakibatkan pecahan terumbu karang yang berwarna merah bercampur dengan pasir yang berwarna putih. Tujuan program PKM ini adalah untuk memberikan pendampingan dan pelatihan bahasa Inggris untuk para penjual di Pantai Pink desa Sekaroh kecamatan Jorowaru kabupaten Lombok Barat provinsi Nusa Tenggara Barat yang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan pengunjung asing yang tidak bisa berbicara dalam bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil program PKM menunjukan bahwa pendampingan dan pelatihan berdampak positif untuk para penjual yang ada di Pantai Pink lebih khususnya berkaitan dengan ungkapan-ungkapan bahasa Inggris yang digunakan untuk transaksi jual beli.Abstract:  Pink beach has soft white sand that is pink in color due to red coral fragments mixed with white sand. The purpose of this community service program is to provide assistance and English language training for sellers at Pink Beach, Sekaroh village, Jorowaru sub-district, West Lombok regency, West Nusa Tenggara province, who have difficulty communicating with foreign visitors who cannot speak Indonesian. The method used is training and mentoring. The results of the community service program show that mentoring and training have a positive impact on sellers on Pink Beach, more specifically with regard to English expressions used for buying and selling transactions.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA TANAMAN EDAMAME DAN KAKTUS DI PUSAT PERTANIAN TERINTEGRASI “SATNITE” Sri Wahyuni, Dian Eka Mayasari; Sulystyaningsih, Naning Dwi; Saddam, Saddam
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9696

Abstract

Abstrak: Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan dan mempraktekkan teknik budidaya tanaman holtikultura kepada masyarakat desa Saribaye. Jenis tanaman holtikultura yang dimaksud yaitu edamame (kedelai Jepang), Kaktus dan sukulen melalui pemberdayaan masyarakat di pusat pertanian terintegrasi “Satnite”. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan: (1) Observasi untuk melihat kondisi awal mitra akan kebutuhan dan potensi yang ada, (2) Sosialisasi dan pelatihan budidaya tanaman, (3) Pendampingan dan evaluasi kegiatan sejauh mana mereka memperoleh manfaat dari program yang dijalankan. Hasil kegiatan ini meningkatkan kapasitas pengetahuan mitra tentang budidaya tanaman edamame dan kaktus dapat menjadi alternatif bagi mereka untuk memperoleh manfaat secara ekonomi sebagai sumber tambahan penghasilan dan inovasi produk hasil tani masyarakat desa Saribaye.Abstract:  The purpose of this service activity is to introduce and practice horticultural plant cultivation techniques to the Saribaye village community. The types of horticultural crops in question are edamame (Japanese soybeans), cacti and succulents through community empowerment in the integrated agricultural center "Satnite". This community service method is carried out through three stages: (1) Observation to see the initial conditions of partners regarding existing needs and potentials, (2) Socialization and training on plant cultivation, (3) Assistance and evaluation of activities to what extent they benefit from the program. run. The results of this activity increase the knowledge capacity of partners about edamame and cactus cultivation, which can be an alternative for them to obtain economic benefits as an additional source of income and innovation of agricultural products from the Saribaye village community.