p-Index From 2021 - 2026
9.847
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ) Shaut Al-'Arabiyah Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Taman Vokasi Buletin Farmatera Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Jurnal Infomedia Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban PeTeKa Journal of Moral and Civic Education Jambura Journal of Animal Science Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Bahasa Indonesia Prima Industrial Engineering Journal (IEJ) Journal of the Indonesian Medical Association : Majalah Kedokteran Indonesia Jurnal Vokasi Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Journal of Vocational Education Studies (JOVES) AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Engineering, Science and Information Technology Majalah Ilmiah UPI YPTK Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian IJORER : International Journal of Recent Educational Research Jurnal sains dan teknologi industri peternakan Lisaanuna Ta`lim Al-Lughah Al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Indo-MathEdu Intellectuals Journal Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering International Journal on Education Insight GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Jurnal Sains Informatika Terapan (JSIT) ELOQUENCE: Journal of Foreign Language eProceedings of Applied Science Jurnal Indonesia Sosial Sains Journal of Education and Culture Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum Lentera JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Buletin Pengabdian Jurnal Malikussaleh Mengabdi Jambura Journal of Tropical Livestock Science JSTT (Jurnal Sains Ternak Tropis) JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE AND APPLICATION SCIENCE (JCSAS) Jurnal Solusi Masyarakat Dikara The Indonesian Journal of Computer Science KETIK : Jurnal Informatika Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Sirkumsisi Massal Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Anak di desa Keude Krueng Geukuh Fauzan, Ahmad; Chairunnisa; Ikhlas, Muhammad; Fathia, Tasya; Sayuti, Muhammad; Rizka, Adi; Akbar, Teuku Ilhami Surya; Rizal, Muhammad Ifani Syarkawi; Wahyuni, Hendra; Rizaldy, Muhammad Bayu; Iqbal, Teuku Yudhi; Millizia, Anna; Ikhsan, Maulana
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2: Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v3i2.23657

Abstract

Pendahuluan: Sirkumsisi merupakan tindakan bedah minor yang memiliki implikasi penting dalam pencegahan penyakit infeksi saluran kemih dan peningkatan kesehatan reproduksi anak laki-laki. Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sirkumsisi massal di Desa Keude Krueng Geukuh sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan reproduksi anak di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Metode: Metode dorsumsisi dipilih untuk menjamin keamanan dan meminimalkan risiko komplikasi, dengan pelibatan lintas profesi medis dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa prosedur dapat dilaksanakan secara efektif dengan tingkat komplikasi minimal, disertai penerimaan yang baik dari peserta dan pendamping berkat edukasi yang komprehensif. Kegiatan ini juga berhasil mengintegrasikan aspek medis dan sosial budaya, yang menjadi faktor krusial dalam keberlanjutan intervensi kesehatan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan holistik, kolaboratif, dan berbasis komunitas sangat diperlukan untuk mengoptimalkan hasil intervensi kesehatan anak. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya replikasi model serupa di wilayah lain guna memperkuat strategi nasional dalam penurunan morbiditas terkait infeksi saluran kemih dan peningkatan kesehatan reproduksi sejak usia dini. Kata kunci: sirkumsisi massal, dorsumsisi, kesehatan reproduksi anak, pencegahan infeksi, intervensi komunitas
ini Isim Fā’il dalam QS Al-Anfāl: Pola, Fungsi, dan Relevansi dalam Pembelajaran Ilmu Sharaf: Studi Linguistik Qur’ani Berbasis Analisis Morfologis dan Pendekatan Induktif Ihsan Irfandi; Sayuti, Muhammad; Kholiq Hasan, Moh. Abdul
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language Vol. 4 No. 2 (2025): AUGUST
Publisher : Language Development Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/eloquence.v4i2.2822

Abstract

Background: Arabic morphology plays a crucial role in understanding the grammatical and semantic structure of the Qur’anic language. Purpose: This study aims to analyze the patterns, meanings, functions, and syntactic roles of ism fāʿil in Surah al-Anfāl and explore its implications for Arabic grammar instruction. Method: This research adopts a qualitative approach with a library research method. The primary data source is the Qur'anic text of Surah al-Anfāl, supported by classical linguistic commentaries. The study identifies and classifies ism fāʿil based on morphological patterns (wazn), analyzes their syntactic functions in the verses, and evaluates their grammatical activity (i.e., whether they act as verbs in raising objects). Furthermore, this study discusses how these findings can be adapted into Arabic teaching using an inductive approach. Results and Discussion: The study found 35 occurrences of ism fāʿil in six different morphological patterns, with فَاعِلٌ as the most frequent. Many forms perform grammatical actions similar to verbs. Most ism fāʿil function as mubtada’, khabar, or faʿil in nominal and verbal sentences. This study fills a gap in the literature by combining linguistic analysis with pedagogical application using inductive teaching models. Conclusions and Implications: The use of Qur’anic texts for teaching Arabic morphology, especially through inductive methods, enhances both linguistic understanding and spiritual engagement. Future studies should explore other derived noun forms across different surahs using similar models.
Socialization of the Visual Meaning of Basiba as a Cultural Identity Minangkabau to the Younger Generation through Digital Media: Sosialisasi Makna Visual Basiba sebagai Identitas Budaya Minangkabau kepada Generasi Muda melalui Media Digital Sayuti, Muhammad; Melisa Suardi; Steffany; Okta Andrica Putra; Harkamsyah Andrianof
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 4 No. 1 (2025): COMMUNITY SERVICE AND APPLICATION SCIENCE (JCSAS)
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/8arthg26

Abstract

Basiba is an important element in traditional Minangkabau women's clothing, possessing profound philosophical value and reflecting local cultural identity. However, amidst globalization and the dominance of popular culture, the younger generation is beginning to lose touch with traditional cultural symbols, including Basiba. This community service project aims to disseminate the visual meaning of Basiba as a Minangkabau cultural identity to the younger generation through a digital media-based visual communication design approach. This topic was chosen based on the urgency of preserving local cultural values in a format relevant to media developments and the information consumption patterns of today's young generation. Partners in this activity are student and university students in Padang City who have a Minangkabau background but have minimal knowledge about the philosophy of traditional clothing. The community service method includes observation, focus group discussions (FGDs), creation of digital visual content (such as infographics, educational videos, and social media campaigns), and evaluation through questionnaire before and after the activity. The results showed an increased understanding and appreciation of the visual meaning of Basiba, as well as an increased interest in relearning other local cultural symbols. Digital media has proven effective in bridging cross-generational communication and rebuilding a lost cultural identity. This activity underscores the importance of visual strategies and digital technology in supporting the sustainable preservation of Minangkabau culture among the younger generation.
Pengendalian Mutu Produk Sate Bandeng (Chanos chanos) di UMKM Rizky Banten Siregar, Resmi Rumenta; Octikharisma, Aliffia Yusti; Sayuti, Muhammad
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v19i1.521

Abstract

Sate bandeng merupakan salah satu bentuk diversifikasi olahan ikan bandeng yang berasal dari Banten. Selama proses produksi, ditemukan dua jenis kecacatan pada produk tersebut yaitu daun terbuka dan kepala terputus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi proses pengolahan, menentukan kandungan gizi sate bandeng dan untuk mengevaluasi jenis kecacatan yang paling sering terjadi dan batas kendali terhadap jenis kecacatan. Metode yang digunakan yakni deskriptif komparatif dan kuantitatif dengan menggunakan SPSS, di antaranya flowchart, checksheet, diagram pareto, histogram, dan peta kontrol. Berdasarkan hasil penelitian nilai organoleptik bahan baku didapatkan nilai 7 dan untuk nilai sensori pada produk akhir 7-8 yang sudah sesuai dengan standar. Sate bandeng yang dihasilkan mengandung 2.81% kadar abu, 29.58% kadar protein, 2.19% kadar lemak, dan 64.82% kadar air. Total kecacatan yang paling sering terjadi yaitu kepala putus sebanyak 230 ekor dengan persentase 69.27% dan daun terbuka sebanyak 102 ekor dengan persentase 30.72%. Faktor utama penyebab kerusakan adalah kurangnya keahlian karyawan atau pekerja. Dengan demikian diperlukan pelatihan bagi karyawan terkait prosedur dan tata cara pengolahan yang baik dan benar.
PENGEMBANGAN PENILAIAN HOTS DALAM PEMBELAJARAN MAHᾹRAH ISTIMᾹ’ PADA BUKU BAHASA ARAB MI KELAS VI KEMENTERIAN AGAMA RI Sayuti, Muhammad
Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 6 No 2 Oktober 2023
Publisher : STIQ Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i2.2646

Abstract

Assessment of learning Arabic is often not right on target and seems very monotonous, resulting in output that makes students fail to think at a high level. This study aims to present a new form in the assessment of learning Arabic with the output of increasing students' high-order thinking skills with a holistic learning style. In the process of implementing this research is a qualitative research with the type of document or text study. Data analysis was carried out in four stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and finally drawing conclusions. Furthermore, the data presentation in the form of assessment findings on maharah istima' learning is presented in narrative and pictorial form. Presentation of data is done to draw conclusions. The results of this study indicate that the assessment of learning istima' in class VI Arabic books published by the 2020 KSKK Ministry of Religion of the Republic of Indonesia is very monotonous and does not lead to the objectives of learning Hots. 
Sistem Pemantau Kenyamanan Ruang Kelas Menggunakan Protokol Mqtt dan Http dengan Notifikasi Telegram Berbasis Internet Of Things Fikhri, Aditya Aziz; Ula, Munirul; Sayuti, Muhammad
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 5: Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2025125

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam pembangunan bangsa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sekolah sebagai institusi pendidikan formal membutuhkan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman untuk mendukung proses belajar-mengajar. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kenyamanan belajar adalah kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kualitas udara di ruang kelas SD Sukma Bangsa Bireuen, Provinsi Aceh, menggunakan konsep Internet of Things (IoT) dengan membandingkan dua protokol komunikasi, yaitu MQTT dan HTTP. Parameter udara yang dipantau meliputi suhu, kelembapan, CO, CO₂, PM1, dan PM2.5. Hasil pengujian pada 10 sampel data menunjukkan bahwa protokol MQTT memiliki rata-rata waktu pengiriman data sebesar 6,2 milidetik, sedangkan protokol HTTP memerlukan rata-rata waktu 267 milidetik, menunjukkan bahwa MQTT sekitar 97,7% lebih cepat. Pada sesi pertama (pagi–siang), terjadi kenaikan suhu hingga 1,7°C, penurunan kelembapan sekitar 5%, sementara kadar CO dan CO₂, serta konsentrasi PM1 dan PM2.5 masih dalam batas aman. Sesi kedua (malam) menunjukkan penurunan suhu sekitar 2°C, kenaikan kelembapan sebesar 8%, dan peningkatan kadar CO₂ hingga 22,5% karena minimnya sirkulasi udara. Dashboard yang dibangun menggunakan Node-RED dapat menampilkan data secara real-time dari kedua protokol dengan lancar. Selain itu, sistem juga diintegrasikan dengan fitur notifikasi melalui Telegram, yang mampu mengirimkan peringatan otomatis setiap 10 menit jika parameter melebihi ambang batas, serta melayani permintaan data secara langsung dari pengguna. Dengan efisiensi pengiriman data, fleksibilitas arsitektur, dan kemampuan notifikasi real-time, sistem ini tidak hanya efektif untuk lingkungan kelas, tetapi juga berpotensi direplikasi pada ruang tertutup lainnya seperti laboratorium, ruang guru, dan ruang publik lainnya di lingkungan pendidikan.   Abstract Education plays an essential role in national development and improving the quality of life in society. Schools, as formal educational institutions, require a healthy and comfortable learning environment to support the teaching and learning process. One of the main factors affecting learning comfort is air quality. This study aims to monitor air quality in a classroom at SD Sukma Bangsa Bireuen, Aceh Province, using the Internet of Things (IoT) concept by comparing two communication protocols: MQTT and HTTP. The monitored air parameters include temperature, humidity, CO, CO₂, PM1, and PM2.5. Test results from 10 data samples show that the MQTT protocol achieved an average data transmission time of 6.2 milliseconds, while the HTTP protocol required an average of 267 milliseconds, indicating that MQTT is approximately 97.7% faster. During the first session (morning to afternoon), there was an increase in temperature of up to 1.7°C and a decrease in humidity of about 5%, while CO and CO₂ levels and PM1 and PM2.5 concentrations remained within safe limits. The second session (evening) showed a temperature drop of about 2°C, an increase in humidity by 8%, and a rise in CO₂ levels by up to 22.5% due to limited air circulation. The dashboard built using Node-RED successfully displayed real-time data from both protocols. Additionally, the system was integrated with a Telegram notification feature that could automatically send alerts every 10 minutes if any parameter exceeded the threshold, as well as respond to real-time data requests from users. With efficient data transmission, flexible architecture, and real-time notification capabilities, the system is not only effective for classroom environments but also has the potential to be replicated in other enclosed spaces such as laboratories, teacher rooms, and public areas within educational institutions.
Penciptaan Desain Sistem Tanda (Sign Sytem) di Desa Tematik Bukit Nobita Kota Padang Sayuti, Muhammad; Tito
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 30 (2023) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v30i2.155

Abstract

Desa Tematik adalah salah satu program unggulan dalam mengembangkan daerah destinasi wisata, yang turut berkontribusi dalam meningkatkan industri pariwisata di Indonesia. Kota Padang, di Sumatera Barat, memiliki beberapa Desa Tematik yang mempunyai potensi besar untuk menjadi tujuan wisata, salah satunya adalah Desa Tematik Bukit Nobita di Kota Padang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merinci pengembangan dan implementasi sistem tanda (Sign System) yang efektif serta meningkatkan minat wisatawan dalam mengunjungi Kampung Tematik Bukit Nobita. Pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan identifikasi kebutuhan komunitas di kampung tematik, dengan fokus pada pemahaman mendalam terhadap aspek budaya lokal yang memerlukan perhatian dan pengembangan. Metode dalam melaksanakan pengabdian ini melalui kolaborasi antara penduduk setempat, pengelola wisata dan serta pelaku akademik dalam proses penciptaan sign system yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga mencerminkan nilai-nilai lokal yang penting. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mencakup beberapa aspek positif. Pertama, dapat tercipta sistem tanda (Sign System) yang efektif dan relevan di Kampung Tematik Bukit Nobita di Kota Padang. Sistem tanda ini mampu meningkatkan pengalaman pengunjung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kampung. Selain itu, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan komunitas lokal. Melalui partisipasi aktif dari pengelola wisata sebagai mitra utama sehingga terjadi peningkatan dalam hal pengelolaan dan pemasaran destinasi wisata, yang pada gilirannya dapat berdampak positif terhadap ekonomi lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan
PEUGAH (Penyuluhan dan Edukasi Gerakan Anti Hernia) dan Sunatan Massal di Desa Reuleut, Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara Sayuti, Muhammad; Akbar, Teuku Ilhami Surya
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.9495

Abstract

Hernia merupakan protrusi atau penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding abdomen. Hernia terdiri atas cincin, kantong dan isi hernia. Terjadinya hernia dicetus oleh adanya peningkatan tekanan intraabdomen yang berulang atau berkelanjutan. Salah satu penanganan yang dapat dilakukan pada Hernia adalah herniotomi atau hernia repair. Hasil diskusi dan justifikasi yang dilakukan dengan mitra, tim pelaksana kegiatan ini merumuskan permasalahan, yaitu masih kurangnya penyuluhan oleh tenaga kesehatan dan minimnya pemahaman masyarakat mengenai Hernia, maka dengan banyaknya kasus yang terjadi di kalangan masyakat dan terlambatnya melakukan pengobatan yang kemudian menyebabkan terjadinya risiko buruk sampai kematian pada penderitanya maka perlu dilakukan upaya pencegahan berupa Penyuluhan dan Edukasi Gerakan Anti Hernia (PEUGAH) serta sunatan massal. Tujuan  kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan adalah untuk menambah pemahaman masyarakat mengenai Hernia dan Sunatan Massal. Wawasan tersebut meliputi faktor risiko, cara pencegahan serta deteksi dini Hernia. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan wawasan masyarakat terkait Hernia dan Sunatan Massal.
Retooling Coconut Peeling Machine for Community Empowerment in Paloh Punti Village Muara Satu Putra, Reza; Muhammad, M; Asnawi, A; Islami, Nurul; Sayuti, Muhammad; Murdani, Murdani; Wahyuni, Rita
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kemanusiaan Hurriah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56806/jh.v4i4.161

Abstract

The partner in this PKM is Paloh Punti Village, Muara Satu, Lhokseumawe City. Paloh Punti Village is one of the villages in the Unimal Campus area which is 3 km from the Bukit Indah Campus. In general, the jobs of the people in Paloh Punti village are farmers and livestock breeders. Almost 80% of plantation land in this village is planted with coconut trees. Selling coconut plantation products is one of the main sources of income for the people of Paloh Punti village. So far, the selling value of coconuts in the Paloh Punti area is relatively low, ranging from 1,800 to 2,000 rupiah. This low selling value is due to the coconut plantation owners selling their produce intact, known in the community as round coconuts. To increase the selling value of these coconuts, the Community Service is trying to offer assistance in making a Coconut Skin Peeling Machine which will later be donated to the Paloh Punti Village Community under the coordination of the Village Leadership. This service will be carried out in stages, starting with counseling, introduction to peeling tools/machines, testing the tools, evaluating the economic value and handing over the coconut peeling machine to the village leadership. Counseling and training on the use of this tool begins with designing a tool using the ATM method (Observe, Imitate and Modify) from pre-existing types of equipment and adapt it to the needs of supporting machines.
Planning to Reconfigure the 150 kV Transmission Network at PT. PLN (Persero) Tualang Cut Network and Substation Hasibuan, Arnawan; Asran, Asran; Adriansyah, Fery; Ismail, Baharuddin; Siregar, Widyana Verawaty; Sayuti, Muhammad
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v3i2.11740

Abstract

System condition at PT. PLN (Persero) Tualang Cut Substation where the reliability of the 150 kV system depends on the Langsa Substation, which we will reconfigure on the Lgs-P.B and Lgs-T.C channels to P.B-T. C and T.C-Lgs. The planning for the reconfiguration of the 150 kv transmission network of the Tualang Cut Substation was carried out by estimating the distance of the transmission line and the constraints that occurred. The condition of the electric power system that is currently operating at PT. PLN (Persero) Tualang Cut Substation is considered less efficient in receiving power from the 150 kV SUTT interconnection. The SUTT in Tualang Cut currently receives electrical power from the Langsa Substation with a Losses value on lines 1 and 2 of 771,4142474 kW and experiences a Voltage Drop on lines 1 and 2 of 4,38 kV. After we reconfigured the channel, from the results of the reconfiguration there was a decrease in Losses on channels 1 and 2 by 311,298581 kW which before the reconfiguration of power losses on the line amounted to 771,4142474 kW and after being reconfigured to 460,1156668 kW there was a decrease in Voltage Drop on channels 1 and 2 by 1,44 kV, before the reconfiguration of the voltage drop on the line of 4,38 kV and after the reconfiguration to 2,94 kV, the reconfiguration carried out is the best solution to reduce losses and voltage drops.
Co-Authors -, Sumianto Abbas , Firhat Adetia, Dewih Adriansyah, Fery Afif Hakim Aggy Pramana Gusman Agus Susanto, Harry AGUS WIDODO Ahmad Fauzan Al Farizi, Reza Ana Ana Angga Frananda Annisa Indah Pratiwi Antoro*, Agung Dwi Arif, Muhammad Fathul Ariyanda, Iqbal Ariyanto Arnawan Hasibuan Asnawi, A Asran, Asran Azwan, Hasnul Baidhawi Baidhawi Bakrun, Muhammad Biddinika, M. Kunta Bilaleya, Irda Budi Santosa Budi Santosa Chairunnisa Chairunnisa, Yusfa Chuma Opwora, Meshack Cindenia Puspasari Cut Asmaul Husna, Cut Asmaul Cut Ita Zahara, Cut Ita Dahlan, M Bakrun Daud, Meity Delani Desfitri, Eni Dwi Budi Santoso Effendi, Heri Eko Mulyadi Eni Kuswati, Eni Enjoni, Enjoni Fachri, Navifa Fadhilati, Nyak Intan Fahrul Ilham Farizi, Reza Al Fathia, Tasya Fikhri, Aditya Aziz Fince Tinus Waruwu Fithri, Najmi Syarqi Nabilah Fitri Nur Mahmudah Fitri, Alia Kamila Fitriani, Julia Fonna, Tischa Rahayu GN, Tasya Gubali, Syukri Harefa, Yubertinus Harinto, Joko Harkamsyah Andrianof Hasanah , Noviatun Hasanah, Noviatun Hasibuan, Muhammad Rafif Fadhlurrahman Hasibuan, Muhammad Rafif Fadlurrahman Hasri Awal Herman Fithra Ihsan Irfandi Ikhsan, Maulana Ilhami Surya Akbar, Teuku Indra Saputra Indriati*, Kurnia Irfandi, Ihsan Irfansyah, Dedi Irwan Bempah Isa, Arman Ismail, Baharuddin Ismanto Ismanto Ismanto, Denny Ismi, Nuzulul Jannah, Cut Miftahul Jannah, Jauza Raudhatul Jauhari, Noviatoni Julia Fitriany, Julia Kamis, Arasinah Karimah, Nadia Keumalasari, Dewi Khairiyah, Hasanatul Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Z Khoirul Ma’arif, Muhammad Koano, Irene Suryanti Kurniawan, Dicky Kusumastuti, Dyah La Ode Sahara Lumban Gaol*, Edward H S M, Wizar Putri Magfirah, Sulfia Mardiati Mardiati Mariyudi Mariyudi Mariyudi, M Marup, Yasin Melisa Suardi Miftahuddin Simanjuntak, Muhammad Millizia, Anna Mimbar Topik, Mohamad Moh Abdul Kholiq Hasan Muchlas Muchlas Muhamad Agus Sriyono Muhammad Azhar Muhammad Bayu Rizaldy Muhammad Daud Muhammad Ikhlas Muhammad Kunta Biddinika Muhammad Luthfi Rasyid Muhammad Mukhtar Muhammad Nanang Qosim Muhammad Yusuf Muhammad Zakaria Muhammad, M Muna, Zurratul Munirul Ula Murdani Murdani, Murdani Murni Astuti Nabiilah, Anis En Nadia Aulia, Nadia Nani Aprilia Nashirah, Arini Nibras K. Laya Niode, Alim Nora Maulina, Nora novalia, vera Noviana Zara Nulziyati, Nova Nur Fardian, Nur Nur Setyanto, Barry Nuraini, Aisyah Nurdin Nurdin Nurohman, Ahmad Ridho Nurul Afni Nurul Islami, Nurul Octikharisma, Aliffia Yusti Okta Andrica Putra Opwora, Meshack pasaribu, mudiul hayat Paslima, Fikri Pazri, Sobar Pramesti, Della Eka Prayogi, Guntur Reza Putra, Reza Putri, Adelia Putri, Baluqia Iskandar Qurratu Aini, Nyak Rahmia Dewi, Rahmia Raihan, Muhammad Rifai, Ahmat Riza Wirawan, Riza Rizal, Muhammad Ifani Syarkawi Rizka, Adi Rizky Almunadiansyah Rohi, Vera Ira Maya Roid, Fahrian Rokhmah, Na'ilir Safriyanto Dako Sahputri, Juwita Said, Badra Hasana Salsabila, Salsabila Saputra, M. Ripani Sarah Rahmayani Siregar Sawitri, Harvina Shifani, Nadya Silva, Silva Diva Da Siregar, Resmi Rumenta Siregar, Widyana Verawaty Sofia, Rizka Sri Mulyani Sri Rahayu , Mulyati SRI SUKMAWATI ZAINUDIN Sri Yenny Pateda Steffany Suhartono Sukma, Cahaya Jelita Suparmin Fathan Suprap, Suprap Susanto, Harry Agus Suwardi Suwardi SUYATNO Syahruddin Syahruddin Syamsul Bahri Syarkawi Rizal, Muhammad Ifani Syarkawi, Muhammad Ifani Syarkawi, Muhammad Iffani Taha, Siswatiana R. Taib, Nurifan Taufiq Taufiq Teuku Ilhami Surya Akbar Teuku Yudhi Iqbal Tito Topik, Muhammad Mimbar Tri Kuat, Tri Triana, N Neni Ulung, Guntur Syahputra Umar, Dion Saputra Unti, Sri Valen Usman, Robby Verawaty Siregar, Widyana Wadiyo Wadiyo Wahyu Sulistyo Wahyuni, Hendra Wahyuni, Rita Widya Sari Widya Sastika Wijantoro, Fuad Wiraseptya, Tedy Wizar Putri Mellaratna Yuziani Yuziani, Yuziani Zainal, Muhammad Rahmad Zubir, Zubir