Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Improving The Adiwiyata Program on Emancipated Learning to Strengthen Local Wisdom Values in Madrasah Ibtidaiyah Sholihah, Mar'atus
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 8 No 1 (2024): AnCoMS, Oktober 2024
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v8i1.618

Abstract

Jember society is reported to have a lack of awareness of maintaining the environment and sustaining local wisdom in school. It is essential to implement the Adiwiyata Program for madrassa ibtidaiyah students since at this age pupils tend to absorb knowledge as well as habits strongly and this type of school also teaches Islamic virtues. This article aims to narrate the Adiwiyata Program on emancipated learning at Madrassa Ibtidaiyah 45 Paseban-Kencong and State Madrassa Ibtidaiyah 2 Balung-Jember. This research used a qualitative method with a case study to describe the Adiwiyata Program supported by observation, interview, and documentation data. The results of this study explained that students can strengthen local wisdom through four indicators: 1) environmentally sustainable policy; 2) environmentally-based curriculum implementation; 3) participatory environment-based activities; and 4) environmentally friendly support facilities management. These schools applied those indicators on emancipated learning for madrassa ibtidaiyah students in grades 1st to 6th.
The readiness of prospective teachers based on online teaching competencies and learning activities in COVID-19 pandemic: A cluster analysis-based approach Ismiyati, Ismiyati; Retnawati, Heri; Suranto, Suranto; Haryanto, Haryanto; Sholihah, Mar'atus; Tusyanah, Tusyanah
REID (Research and Evaluation in Education) Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta & Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/reid.v8i2.45576

Abstract

Many things should be done to prepare prospective teachers for providing qualified teachers. The COVID-19 pandemic is forcing teachers, including prospective teachers, to improve competency and online teaching activities. This quantitative research aims to map the readiness of prospective-teacher students of Office Administration (OA) Department related to online learning by measuring their teaching competencies and learning activities. These two variables are considered capable of measuring online teaching readiness. The research sample is 72 students. The data were collected using a questionnaire distributed via a Google Form and analyzed using K-Means with SPSS 24.0 software. The results showed that the number of clusters at low readiness level was 11 students (10 female and one male) or 15%, the number of clusters at moderate readiness level was 38 students (32 female and six male) or 53%, and the number of clusters at moderate level high readiness was 23 students (18 female and five male) or 32%. These findings show that the OA Department's prospective teachers still need to be provided with online teaching materials or skills, considering that only 32% of respondents have a high level of readiness for online learning. The community is the indicator that needs improvement for OA Department prospective teachers' readiness. It can be pursued by forming the latest and most trusted community.
Mathematics Learning Strategies to Improve Critical Thinking and Problem-Solving Skills for Madrasah Ibtidaiyah Students Ratnasari, Khurin'In; Sholihah, Mar'atus; Asnawan, A; Efendi, Erfan; Sutrisno, Nina
Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science 2022: Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking and problem-solving skills are very important for students to have both in the short and long term. However, in reality, students in madrasah ibtidaiyah have the low-level category of critical thinking and problem-solving skills. For this reason, it is necessary to have the right strategy to be able to improve these two abilities. This scientific article will answer the question of how mathematics learning strategies can improve critical thinking and problem-solving skills in madrasah ibtidaiyah students. By using descriptive qualitative methods and using library research in collecting data and information. Problem Based Learning can be the right strategy or model to achieve these goals. In addition, by integrating Problem Based Learning and IDEAL (identify, define, enumerate, analyze, list, and self-correct). This is because the strategy emphasizes the involvement of students in the process of solving a problem. Thus, students no longer depend only on the teacher but can also independently find solutions to the problems they are facing.
PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN ICT PADA MATA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Ratnasari, Khurin In; Sholihah, Mar'atus; Bukhori, Imam; Mua'wanah, Mua'wanah; Hori, Muhammad; Arifandi, Zainal
AS-SUNNIYYAH Vol 5 No 01 (2025): September
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/assunniyyah.v5i01.2861

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam menerapkan model pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dalam mata pelajaran Matematika. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru sebagai subjek aktif dalam seluruh tahapan kegiatan mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, refleksi, hingga evaluasi. Kegiatan dilakukan diikuti oleh 25 guru Matematika dari kelas III hingga VI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menggunakan perangkat dan aplikasi ICT seperti GeoGebra, Google Classroom, dan PowerPoint interaktif. Selain itu, guru juga lebih percaya diri dalam mengembangkan bahan ajar berbasis digital. Program ini membuktikan bahwa pendekatan PAR mampu meningkatkan keterlibatan guru dan keberlanjutan praktik pembelajaran yang inovatif.
REPRESENTASI TEKANAN SOSIAL TERHADAP PERMISIFITAS BERPACARAN DALAM FILM PANTASKAH AKU BERHIJAB : KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Sholihah, Mar'atus; Mar'atus Sholihah; Ali Vardani, Nova; Dzarna, Dzarna
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 4 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vbsr0r71

Abstract

Penelitian ini membahas representasi tekanan sosial terhadap permisivitas berpacaran dalam film Pantaskah Aku Berhijab melalui kajian psikologi sastra. Tujuan penelitian untuk mengungkap bentuk-bentuk tekanan sosial yang dialami tokoh utama, Sofi, serta dampaknya terhadap perilaku permisif dalam berpacaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif pendekatan psikologi sastra, khususnya klasifikasi emosi menurut Krech (Albertine Minderop). Data diperoleh melalui observasi film, analisis dialog, serta interpretasi adegan yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sofi mengalami tekanan sosial yang berasal dari keluarga, masyarakat, dan lingkungan sosial yang menimbulkan berbagai konflik batin. Tekanan tersebut memicu emosi negatif berupa rasa bersalah, menghukum diri, rasa malu, dan kesedihan yang mendalam. Kondisi ini mendorong tokoh untuk terlibat dalam perilaku permisif sebagai bentuk pelarian dari beban sosial dan psikologis yang dialaminya. Penelitian ini menegaskan bahwa hijab dalam film tidak hanya berfungsi sebagai simbol religius, tetapi menjadi titik konflik antara nilai kesalehan dengan realitas sosial dan kebutuhan emosional tokoh. Kajian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan psikologi sastra, khususnya dalam mengkaji keterkaitan antara aspek kejiwaan, simbol budaya, dan media populer. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi refleksi bagi remaja, pendidik, dan masyarakat untuk memahami dampak tekanan sosial terhadap pengambilan keputusan pribadi yang berkaitan dengan moralitas dan identitas diri. This study explores the representation of social pressure on dating permissiveness in the film Pantaskah Aku Berhijab through a literary psychology approach. The research aims to identify forms of social pressure experienced by the main character, Sofi, and their influence on permissive dating behavior. The method used  descriptive qualitative with a literary psychology perspective, particularly the classification of emotions by Krech (as interpreted by Albertine Minderop). Data were obtained through observation of the film, analysis of dialogues, and interpretation of key selected scenes. The findings reveal that Sofi faces pressure from her family, society, and environment, creating inner conflict and emotional instability. These pressures trigger guilt, self-punishment, shame, and deep sadness, which eventually lead her to permissive behavior as an escape from psychological and social burdens. The study shows that the hijab in the film is not only a religious symbol but also a point of conflict between piety, social expectation, and emotional needs. This research contributes significantly to literary psychology by examining the link between psychological aspects, cultural symbols, and popular media. Practically, the findings provide useful reflection  youth, educators, and society to better understand the complex impact of social pressure on personal decision making related to morality and identity.
Stimulasi Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini melalui Intervensi Bermain Terstruktur: Sebuah Studi Kuasi-Eksperimen Alistiana Irbathy, Shafa Alistiana; Sholihah, Mar'atus; Melani, Riza; Nasution, Mutiara Dahlia; Ningtyas, Dhita Paranita; Choirudin, Choirudin
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2685

Abstract

Perkembangan sosial-emosional yang optimal pada masa prasekolah merupakan fondasi esensial bagi keberhasilan akademik dan penyesuaian diri anak di tahap selanjutnya. Penelitian ini menguji efektivitas sebuah intervensi berbasis bermain terstruktur yang dinamai "Bermain Sinergi" dalam meningkatkan kompetensi sosial-emosional anak usia 4-6 tahun di Indonesia. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimen, 60 anak dari dua taman kanak-kanak di Kota Klaten dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 30) yang mengikuti program selama 8 minggu dan kelompok kontrol (n = 30) yang menjalani kurikulum biasa. Data dikumpulkan melalui adaptasi instrumen Social Competence and Behavior Evaluation (SCBE-30) dan observasi partisipan, kemudian dianalisis dengan uji-t sampel independen dan analisis tematik. Hasil penelitian mengungkapkan peningkatan yang signifikan secara statistik pada kelompok eksperimen, dengan ukuran efek besar di aspek regulasi emosi (d = 0,85), kerja sama (d = 0,72), dan keterampilan sosial (d = 0,68). Observasi kualitatif mendokumentasikan peningkatan inisiatif kolaboratif, empati, serta kemampuan menyelesaikan konflik secara mandiri. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain yang dirancang secara sistematis, dipandu dengan prinsip scaffolding dan emotion coaching, merupakan pendekatan pedagogis yang kontekstual dan efektif.
Co-Authors Adeoye, Moses Adeleke Agus Khumaidi Akmal, Izzane Muhammad Alabi, Opeyemi Abdullahi alfiah alfiah Ali Vardani, Nova Alistiana Irbathy, Shafa Alistiana Aminullah Aminullah, Aminullah Anisa, Debli Dwi Apriliatul Qoidah, Eka Arifandi, Zainal Asnawan, A Astutik, Rina Puji Atikah Aghdhi Pratiwi, Atikah Aghdhi Basuki, Satrio Samudro Aji Budiyanto, Ekky Nur Choirudin, Choirudin Dewi Kurniasih DHITA PARANITA NINGTYAS, DHITA PARANITA Dwi Faqihatus Syarifah Has Dwi Listyorini Dzarna, Dzarna Eka Srirahayu Ariestiningsih Erfan Efendi Fadillah Fadillah Fajardini, Ridhani Anita Figo Setiyawan, Muhammad Firdaus, Rachmad Rizky Gastriani, Ovi Prina Gede Made Dinda Widari, Luh Ghozali, Muhtar Haryanto Haryanto Heri Retnawati Hori, Muhammad Huda, Muhammad Qomarul Ifa Afida, Ifa Ihsan, Moh Najib Ikhsan, Farhan Maulana Imam Bukhori Indradewa, Rhian Irvianda, Annisa Dwi Ismiyati, Ismiyati Jayanti, Siti Nur Kameluh Agustina, Dwi Kusuma, Latifatul Nararia lailatul Maf'ulah , Nuril M. Yunan Hidayat Malahayati, Eva Nurul Manal, Sahlul Mansur, Ulil Mar'atus Sholihah Marinda Sari Sofiyana Masrukhin, Akhmad Rudi Masruri, M. Yazid Melani, Riza Mua'wanah, Mua'wanah Mufidah, Rina Zahrotul Muhamad Suhardi Muhamad Zulfatul A’la Muslimin, Edy Nafi’ah, Jamilatun Nahrowi, Moh. Nailil , Novita Naning Aranti Wessiani Nasution, Mutiara Dahlia Nur Alif, Moh. Rif'an Nur Isnaini, Nur Nur Jannah Nur Latifah, Nunung Nurfika Asmaningrum Obi, Sabina Nwakaego Oderinde, Olayinka Ibiyemi Patdono Suwignjo Puspita Anggraini, Dian Puspitasari, Milannia Eka Putri, Sallma Diana Putrini R Harahap, Saima R Rohmani Rahmatul Hidayat, Rahmatul Ratnasari, Khurin'in raudatul jannah Rismawati, Ria Rohmah, Adibah Junnah Rohmah, Mangzilatur Rosalina, Amanda Sanjaya, Rhasyah Ramadhani Santi, Regita Ahda Sari, Nur Fajar Aprilia Setiani, Vivin Setya Winurdana, Alfan Setyawati, Emeralda Eka Putri Sholihah, Nila Ma'rifatus Siti Mutmainah Siti Zubaidah Sri Gunani Partiwi Suprapto, Irawan Suranto Suranto Susriyati Mahanal Sutrisno, Nina Syafe’i, Muhammad Tusyanah Tusyanah Wibowo, Chandra Aryo Wibowo, Sekarsari Wiscahyo, Gelar Yuli Damayanti, Ariska Yuning Widiarti