p-Index From 2021 - 2026
7.907
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Pemberdayaan Perempuan Di Pasar Sindhu Sanur, Kota Denpasar Untuk Pencegahan IMS Dan HIV/AIDS Luh Gede Pradnyawati; Putu Nita Cahyawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.605 KB)

Abstract

Perkembangan masalah IMS (Infeksi Menular Seksual) saat ini di negara maju maupun di negara berkembang sangat mengkhawatirkan. IMS dan HIV/AIDS merupakan satu kelompok penyakit yang penularannya terutama melalui hubungan seksual. Selain pada kelompok populasi berisiko tinggi, populasi berisiko rendah seperti para pedagang perempuan di pasar juga rentan terkena IMS dan HIV/AIDS. Salah satu tempat di Bali yang interaksi masyarakatnya tinggi adalah pasar, dimana populasi masyarakatnya tergolong kelompok risiko rendah. Daerah Sanur merupakan daerah yang cukup tinggi terhadap insiden IMS dan HIV/AIDS. Dari hasil wawancara dengan kader didapatkan beberapa permasalahan terkait program pencegahan IMS dan HIV/AIDS adalah minimalnya informasi yang didapatkan kader serta rendahnya pengetahuan kader tentang pencegahan IMS dan HIV/AIDS di Pasar Sindhu Sanur. Dari hal tersebut pemberdayaan perempuan di Pasar Sindhu Sanur sangat diperlukan untuk pencegahan IMS dan HIV/AIDS dimana jumlah kader yang diberdayakan adalah sejumlah 5 orang. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang pencegahan IMS dan HIV/AIDS. Selain itu juga melaksanakan dialog interaktif, memberikan pelatihan pada kader. Secara umum, program ini dapat dikatakan berhasil karena sudah mencapai indikator-indikator yang ditentukan. Saran yang dapat disampaikan adalah agar kedua kelompok mitra dapat menjadi ujung tombak keberlanjutan program pencegahan IMS dan HIV/AIDS secara berkesinambungan di wilayah masing-masing sehingga dapat memberdayakan para pedagang yang ada di Pasar Sindhu Sanur.
Edukasi Prosedur Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Pada Kelompok Pemandu Wisata di Bali Putu Nita Cahyawati; Ni Kadek Elmy Saniathi; Luh Gede Pradnyawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.657 KB)

Abstract

Pemandu wisara (tour guide) merupakan elemen penting dalam kegiatan pariwisata. Pemandu wisata disebut juga sebagai “the soul of tourism”. Hal ini dikarenakan pemandu wisata berperan dalam mengatasi segala sesuatu yang terjadi selama proses wisata. Terdapat interaksi antara berbagai profesi atau disiplin ilmu demi menjamin pariwisata yang sehat khususnnya di Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), termasuk memilah kondisi yang dapat ditangani maupun kondisi yang harus ditangani oleh tenaga kesehatan pada kelompok pemandu wisata di Bali. Materi edukasi berfokus pada pengenalan dan perawatan luka ringan, serta tatalaksana awal pada pasien yang tidak sadarkan diri. Kegiatan dimulai dengan diskusi, pretest, pemberian edukasi, postest, pemberian bantuan P3K dan alat pelindung diri (APD), dan diakhiri dengan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Mitra yang terlibat sebanyak 7 orang, didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (85,7%), rentang usia 16-30 tahun (85,7%) dan tingkat pendidikan SMA/SMK (57,2%). Hasil kegiatan menemukan bahwa rerata nilai pretest mitra adalah 38,57 poin. Hasil ini jelas menunjukkan bahwa pengetahuan mitra masih sangat rendah. Setelah pemberian edukasi, hasil postest menunjukan terjadi peningkatan nilai rerata yaitu 71,43 poin. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program edukasi mampu meningkatkan pengetahuan mitra tentang prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan. Kegiatan perlu dilakukan secara berkala dan dengan melibatkan mitra sebagai peer mentor bagi pemandu wisata lainnya.
Perilaku Hidup Besih dan Sehat Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 pada Pelaku Wisata di Bali Putu Nita Cahyawati; Ni Kadek Elmy Saniathi
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.463 KB)

Abstract

Coronavirus disease-19 (Covid-19) memicu terjadinya pandemi di seluruh dunia. Virus ini mampu ditularkan dari manusia ke manusia, sehingga diperlukan upaya preventif demi mengendalikan transmisinya. Mitra pada kegiatan ini adalah pelaku wisata di Bali khususnya pada kelompok pemandu wisata. Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak yang sangat besar dalam sektor pariwisata, sehingga imbasnya langsung dirasakan oleh mitra. Selama ini mitra belum pernah mendapatkan edukasi langsung mengenai perilaku hidup bersih dan sehat di era new normal, sehingga upaya edukasi dan analisis lebih perlu dilakukan. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini yaitu: wawancara dan diskusi, pemberian edukasi secara langsung, pengisian kuesioner, pembagian masker dan handsanitizer. Kegiatan berlangsung dengan lancar. Hasil analisis kuesioner menemukan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat mitra bergantung pada lokasi atau keberaan mitra. Terdapat perbedaan persentasi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat mitra antara di rumah (keluarga) dan tempat kerja mitra. Rerata nilai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah yaitu 73,97 sedangkan di tempat kerja adalah 58,2. Terjadinya kondisi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Kegiatan edukasi dan pendampingan secara berkala dan berkelanjutan juga masih diperlukan menurunkan risiko parapan virus Covid-19 khususnya di tempat kerja.
Edukasi Metode Penyapihan ASI Sebaga Upaya Nyata Penerapan Program Community Oriented Medical Education di Desa Pengiangan Kawan, Bangli Ni Made Dwinda Handayani; Putu Nita Cahyawati (Scopus ID: 57203956416)
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.006 KB)

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan yang sangat dibutuhkan bagi anak, karena mengandung nutisi penting untuk tumbuh kembang serta imunitas. Komposisi ASI akan berubah dalam periode waktu terentu seiring dengan bertambahnya usia anak. Proses penyapihan ASI merupakan salah satu permasalahan yang dialami oleh keluarga angkat. Program edukasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu terkait definisi penyapihan ASI, waktu yang tepat untuk menyapih ASI, dampak apabila masa menyapih terlalu keras maupun terlalu lemah, faktor-faktor yang mempengaruhi penyapihan ASI, serta proses penyapihan ASI yang baik. Kegiatan dilaksanakan secara secara offline dan online. Indikator keberhasilan program dinilai berdasarkan dua parameter yaitu: terlaksananya program edukasi dan peningkatan hasil posttest dibandingkan pretest. Penilaian progran dikatakan “Baik” apabila memenuhi kedua indikator, dikatakan berlangsung “Cukup” bila hanya memenuhi satu indikator, dan dikatakan “Kurang” bila tidak ada indikator yang terpenuhi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai postest dibandingkan pretest. Kesimpulan tentang pelaksanaan program edukasi ini yaitu tergolong dalam kategori “Baik” Hal ini mengacu pada terpenuhinya 2 indikator keberhasilan program yaitu terlaksananya program edukasi serta peningkatan nilai pretest dan posttest. Akan tetapi, diperlukan upaya monitoring secara berkala untuk menilai apakah materi edukasi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: pemasaran digital; pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan sampah, UMKM naik kelas.
Edukasi Kesehatan Covid-19 Varian Omicron dan Pengembangan Kewirausahaan Pada Komunitas Banteng Muda Banjar Tangkeban, Gianyar Agus Santosa; Putu Nita Cahyawati; Ni Luh Anik Puspa Ningsih; Asri Lestarini
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.22-27

Abstract

Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah Komunitas Banteng Muda di Banjar Tangkeban, Gianyar. Komunitas ini beranggotakan sekitar 50 orang. Hasil diskusi awal diketahui bahwa mayoritas mitra belum mengetahui tentang varian Omicron dan perbedaannya dengan virus Covid-19 lainnya. Warga belum bekerja aktif seperti sebelum pandemi, sehingga beberapa orang tua dan anak muda mendaftar sebagai ojek online untuk mendapatkan penghasilan. Beberapa warga juga mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil, namun belum berhasil lolos. Anggota komunitas juga menyampaikan bahwa mereka belum memahami dasar-dasar membangun usaha kecil terutama dalam hal permodalan dan pengelolaan usaha, mengetahui peluang usaha, dan mengatur keuangannya. Oleh karenannya, program kegiatan PKM ini akan difokuskan pada pemberian edukasi terkait gejala-gejala keluhan saluran nafas atas terkait varian Omicron dan pengembangan kewirausahaan. Mitra yang hadir berada pada rentang usia 21 tahun hingga 37 tahun. Mitra didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (85,71%) dan beragama hindu (100%). Terdapat 42,86% mitra yang belum bekerja, 42,86% bekerja sebagai kariawan swasta, dan 14,86% merupakan wiraswasta. Hasil pretest menunjukkan rerata tingkat pengetahuan mitra terkait materi kesehatan yang akan diberikan sangat rendah yaitu sebesar 48,57 poin, sedangkan untuk materi kewirausahaan sebesar 45,71 poin. Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi berupa posttest untuk menilai tingkat pemahaman terhadap materi yang berikan. Hasil analisis nilai posttest ditemukan terdapat peningkatan nilai posttest baik untuk materi kesehatan dan kewirausahaan. Nilai posttest materi kesehatan yaitu 71,43 poin sedangkan nilai posttest materi kewirausahaan yaitu 77,14 poin. Kegiatan pengabdian mampu meningkatkan pengetahuan mitra hampir 2 kali lipat dari nilai awal.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolan Sampah Rumah Tangga di Desa Peliatan Ubud Putu Nita Cahyawati; Agus Santosa; Asri Lestarini; Anak Agung Sri Agung Aryastuti
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.34-39

Abstract

Ubud merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di Bali. Desa Peliatan merupakan salah satu desa yang berlokasi di Ubud. Sampah merupakan salah satu dampak negatif akibat perkembangan pariwisata desa ini. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah warga Desa Peliatan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan monitoring. Indikator keberhasilan program yaitu partisipasi mitra, peningkatan pengetahuan mitra, dan pemberian bantuan pada mitra. Mitra yang hadir pada kegiatan ini berjumlah 20 orang. Pemberian materi dilaksanakan sebanyak 1 kali pertemuan. Pada awal kegiatan dilakukan pretest untuk menilai pengetahuan awal mitra. Hasil pretest menunjukkan rerata nilai pretest sebesar 5,05. Pada akhir kegiatan dilakukan postest. Hasil penilaian postest ditemukan rerata nilai postest sebesar 8,1. Bantuan tim pengabdian diterima secara simbolis oleh Kepala Desa. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan mitra dari rerata nilai 5,05 menjadi 8,1. Seluruh indikator keberhasilan program telah terpenuhi sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan telah terlaksana dengan baik.
PKM Kesehatan dan Pengelolaan Bank Sampah Pada Warga Banjar Mawang, Gianyar Cahyawati, Putu Nita; Ningsih, Ni Luh Anik Puspa; Lestarini, Asri; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.59-64

Abstract

Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah warga Banjar Mawang, Desa Kerta, Payangan, Gianyar. Berdasarkan penuturan kelian banjar, Banjar Mawang memiliki sedikitnya 15 orang lansia yang hampir tidak pernah mendapatkan pelayanan kesehatan. Bahkan terdapat 1 orang lansia yang dilaporkan hidup sendiri tanpa keluarga. Para warga juga harus mencari pelayanan kesehatan swasta di Desa Kerta, yang lokasinya cukup jauh. Selama ini di Banjar Mawang belum pernah dilakukan bakti sosial maupun pengecekan kesehatan pada warga khususnya lansia. Senam lansia yang umumnya dilakukan oleh pihak puskesmas juga dirasa masih sangat kurang pelaksanaannya. Oleh karenanya, warga sangat mengarapkan dilaksanakan pengecekan kesehatan di banjar tersebut. Banjar ini tidak memiliki tempat penampungan sampah. Banjar telah memiliki program bank sampah, namun belum terealisasi hingga saat ini. Salah satu kendala belum terealisasainya program ini adalah banyak warga yang belum memahami manfaat finansial dari pengelolaan bank sampah ini. Kegiatan PKM difokuskan pada pengelolaan kesehatan lansia dan bank sampah. Terdapat 2 bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan kesehatan dan pemberian edukasi. Sebelum dan sesudah pemaparan, masyarakat yang hadir diwajibkan mengisi pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan mengenai materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat Banjar Mawang mengenai bank sampah, di mana sekitar 90% masyarakat mendapatkan nilai 80. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pelaksanaan kegiatan edukasi memberikan dampak baik terhadap peningkatan pengetahuan mitra terkait masalah kesehatan lansia dan bank sampah. Partisipasi dan kehadiran mitra selama kegiatan juga baik, dinilai dari kehadiran dan keaktifan selama pelaksanaan edukasi.
Pelatihan Cardiopulmonary Resuscitation pada Tenaga Kesehatan Klinik Pratama di Denpasar Cahyawati, Putu Nita; Yogiswara, Gde Candra; Lestarini, Asri; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.82-85

Abstract

Henti jantung (cardiac arrest) merupakan salah satu tantangan utama masalah kesehatan di dunia. Cardiopulmonary resuscitation (CPR) merupakan prosedur awal yang dapat dilakukan untuk menangani korban dengan henti napas atau henti jantung. Tindakan ini merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat umum. Oleh karenannya, peran perawat dan tenaga kesehatan menjadi sangat krusial dalam membantu dan menolong pasien yang mengalami kondisi tersebut. Mitra pada kegiatan ini adalah perawat (tenaga kesehatan) di klinik pratama di Denpasar. Pemberikan edukasi ini diberikan oleh narasumber yaitu dari dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan program studi kedokteran dan program studi profesi dokter. Mitra yang hadir berjumlah 7 orang. Jumlah ini melebihi target awal kegiatan yaitu 5 orang. Mitra terdiri dari 3 orang (42,86%) wanita dan 4 orang laki-laki (57,14%). Berdasarkan observasi secara langsung dan pengisian ceklist materi yang diberikan, rerata capaian keterampilan mitra adalah 85 poin. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 85 poin. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan memenuhi seluruh indikator yang telah ditetapkan. Partisipasi mitra selama pelaksanaan kegiatan sangat baik.
Co-Authors A. Lestarini Agus Santosa Anak Agung Gede Raka Gunawarman Anak Agung Ngurah Mayun Wirajaya Anak Agung Raka Budayasa Anak Agung Sri Agung Aryastut Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Asri Lestarini Asri Lestarini Atmaja, Ni Putu Velentina Putri Surya Ayu Savitri Siskayani Ayu Switi D. Wijaya Datya , Aulia Iefan De Luh Pratiwi Angganing Lestari Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Oki Lestari Dewa Ayu Putu Ratna Juwita Dewi, Ni Wayan Erly Sintya Diah Padmawati Dian Puspitha Giribaldi Pemecutan Gst Ayu Kade Devina Muryantisa Gustu Rama I Dewa Gede Amara Putra Wibawa I Gde Suranaya Pandit I Gede Ketut Deny Patmantha Putra Tjahyadi I Made Adi Putra Wiguna I MADE PARIARTHA I Made Toya Ariawan I Made Wira Supanji I Nengah Sujaya I Nyoman Gede Maha Putra I Putu Arya Suryanta Wiguna I Putu Rustama Putra Jihvani, Putu Ayu Krishna Kadek Berliantara Komang Trisna Sumadewi Kurniawan, I Gde Yudhi Lestarini, Asri Luh Gde Evayanti Luh Gde Sita Maharani Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Sri Yenny Made Indra Wijaya N. K. E. Saniathi Ni Kadek Elmy Saniathi Ni Kadek Novia Puspita Dewi Ni Luh Anik Puspa Ningsih Ni Luh Gede Taman Kristanti Ni Made Dwinda Handayani Ni Putu Satya Deva Jayanti Ni Wayan Armerinayanti, Ni Wayan Ni Wayan Ayu Maha Dewi Ni Wayan Erly Sintya Dewi Ni Wayan Rusni Ni wayan Sedani, Ni wayan Ningsih, Ni Luh Anik Puspa Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Paramitha, I Gusti Ayu Mas Diah Peranawa, I Wayan Yoga Diva Pradnyawati, Luh Gede Puspa Ningsih, Ni Luh Anik Putra, I Putu Rustama Putra, IGB Gita Pranata Putu Alit Sudarsana Sudarsana Putu Ananda Angelita Putu Utari Fridayanthi Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Riandra, Ni Putu Indah Kusumadewi Ruspita Sari, Ni Ketut Adelia Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Sarilan, I Putu Satria Udayana Silfia Maharani Suaridewi, I Gusti Agung Ayu Mas Sudiadewi, Ni Putu Eka Tanjung Subrata Tri Wisananda Putra Trinia Amanda Udiyani, Desak Putu Citra Velentina Putri Wardana, Made Kusuma Wardana, Ni Komang Sara Kusuma Wijaya, D. Wijaya, Putu Austin Widyasari Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun Witari, Ni Putu Diah Yogiswara, Gde Candra Yoni, Putu Diah Paramitha Dwi