p-Index From 2021 - 2026
8.225
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin MILLATI: Journal of Islamic Studies and Humanities Yupa: Historical Studies Journal JIE (Journal of Islamic Education) JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Journal of Humanities and Social Studies Harmoni Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Menara Ilmu AL-HIKMAH : Jurnal Theosofi dan Peradaban Islam Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial FORUM PAEDAGOGIK Jurnal Penelitian Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Mimbar Kampus International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Warisan: Journal of History and Cultural Heritage INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE International Archives of Medical Sciences and Public Health International Archives of Medical Sciences and Public Health JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Journal of Law, Poliitic and Humanities EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Bulletin of Indonesian Islamic Studies ANTHOR: Education and Learning Journal AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Local History & Heritage Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya VISA: Journal of Vision and Ideas Algebra PERSPEKTIF: Journal of Social and Library Science Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi ANTHOR: Education and Learning Journal Journal of Islamic Education Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Masjid Raya Datuk Badiuzzaman Surbakti: Sejarah dan Arsitekturnya Khoiriyah, Fitri; Naldo, Jufri; Azhar, Anang Anas
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Mahesa Research Center (PT. Mahesa Global Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/warisan.v4i1.1890

Abstract

This article aims to reveal the history and architecture of Masjid Agung Datuk Badiuzzaman Surbakti. This research adopts a qualitative research design with a descriptive approach and employs historical methods in the data collection and analysis process. There are four stages conducted in this research, namely heuristic, verification, interpretation, and historiography. Data were obtained through interviews, observations, and documentation. The research findings indicate that Masjid Agung Datuk Badiuzzaman was established in 1885 AD by Datuk Badiuzzaman Surbakti, the eighth king of the Sunggal Kingdom, also known as the King of Serbanyaman. Furthermore, the study also demonstrates that until the present day, the mosque stands firmly as a symbol of history and the community's beliefs. The architecture of this mosque reflects the beauty of past architectural art, which combines traditional and spiritual values within its structure. This research provides a significant contribution in understanding the role of Masjid Agung Datuk Badiuzzaman Surbakti in the context of local history and architecture, enriching insights into the cultural and religious heritage of this region.
Kontestasi Politik antara Kesultanan Deli dan Serdang di Sumatera Timur, 1800-1865 Syauqii, Fachri; Yasmin, Nabila; Naldo, Jufri
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Mahesa Research Center (PT. Mahesa Global Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.715 KB) | DOI: 10.34007/warisan.v2i3.1042

Abstract

This study aims to determine the political contestation between the Deli and Serdang Sultanates and to determine the impact of the contestation. This study uses the historical method with four steps, namely: heuristics, verification, interpretation, and historiography. The sources of data used in this study include primary and secondary sources. Primary sources are agreement texts and interviews. While secondary sources are obtained through several books, theses, and journals related to the two sultanates. The analysis used is deductive, namely drawing conclusions from the general to the specific, in which the political contestation in the Deli and Serdang Sultanates, so as to obtain information on how the political contestation between the two.
Tradisi Ingkung pada pernikahan di desa Sei Kamah kabupaten Asahan Islaini, Sri Indah; Naldo, Jufri; Yasmin, Nabila
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/083774011

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah tradisi ingkung dalam pernikahan masyarakat jawa di desa sei kamah kabupaten asahan dan apa makna tradisi ingkung bagi yang melaksanakannya. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan sejarah, teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan 3 tahap yaitu: Observasi, wawancara dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologi budaya yang merupakan cara hidup sekelompok masyarakat berupa tingkah laku, kepercayaan, nilai-nilai dan simbol-simbol yang mereka terima dan wariskan melalui proses komunikasi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ingkung telah ada sejak lama di wilayah Jawa dan setelah masyarakat Jawa bertransmigrasi ke wilayah Sumatera, tradisi tersebut berkembang dan bertahan secara turun temurun hingga terus dilakukan hingga saat ini. Tradisi Ingkung mempunyai makna dan maksud yang baik yaitu sebagai wujud mohon syafaat kepada Nabi dan selalu mengikuti ajaran Rasul serta wujud zikir diri untuk selalu bersujud memohon ampun dan pertolongan hanya kepada Allah SWT.
PENDAMPINGAN UMAT BERAGAMA DI DAERAH MINORITAS MUSLIM MELALUI PROGRAM RUMAH MODERASI Naldo, Jufri; Hayati, Amal; Akmal Tarigan, Azhari; Arif Hutagalung, Syahrial
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1870-1876

Abstract

Pengabdian masyarakat berbasis moderasi beragama ini penting dilaksanakan karena masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep moderasi beragama secara utuh. Bahkan masih tabu dengan pemahaman umat beragama lain sehingga sering kali memicu konflik beragama yang dapat terjadi akibat kesalahpahaman dan intoleransi. Terciptanya masyarakat yang moderat dan toleran merupakan kunci mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Reseach(PAR), dimana masyarakat ikut berperan serta didalamnya. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya Rumah Moderasi Beragama yang memiliki program-program keagamaan berdasarkan kearifan lokal. Pengabdian masyarakat ini juga membuka pola pikir masyarakat tentang persamaan dan persaudaraan yang harus dijaga.  
Exploring qur'anic parenting: a religious approach to enhancing children's psychological and moral well-being Siregar, Husnul Khotimah; Zuhri, Ahmad; Naldo, Jufri
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424599

Abstract

This article explores Qur'anic parenting as a religious approach to improving children's psychological and moral well-being. Qur'anic parenting, grounded in Islamic teachings, emphasizes the cultivation of moral character and psychological resilience in children through the application of principles such as compassion, justice, and wisdom. The article examines how these principles, derived from the Qur'an, can be implemented in modern parenting practices to foster the holistic development of children. Along with the lack of knowledge, attention, and practice of parents regarding parenting in accordance with Sharia, this has an impact on the decline in the quality of children's morals, thus triggering many problems of juvenile delinquency. One of the impacts of this concern is that some people choose not to have children. So of course, every parent needs to know the signs of parenting in the Quran. This research also aims to provide information and understanding of the concept of parenting in the Qur'an. The research method used is library research with a thematic study approach. Collecting several words in the term child then analyzing it and making it in several sub-discussions. The results of this study include the following: The Qur'an has explained in detail about the nature of children and the rights that need to be given to them, which is an indication that parents should apply to them, such as; giving affection, giving good names, being a good example and always giving good advice to children.
SOSIALISASI BAHAYA STUNTING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK DI DESA MERANTI, KABUPATEN ASAHAN Rakha Bimantara Fiarnanda Saragih, Muhammad; Syifa Nirwana Hasibuan, Rafika; Aulia Prameswari, Sekar; Naldo, Jufri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2889-2895

Abstract

Stunting terjadi dimana keadaan ketidakmampuan tumbuh kembang pada balita (bayi di bawah 5 tahun) karena kelaparan terus-menerus sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. berat dan levelnya tidak sesuai dengan usia (sub optimal) dan masih diungkit oleh staf klinis..Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.  Berdasarkan penjelasan diatas maka penulis ingin meneliti bagaimana upaya memunculkan sikap waspada dan kepedulian terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak- anak di desa Meranti.Jenis Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Meranti,Kecamatan Meranti,Kabupaten Asahan, dengan subjek penelitian 10 orang warga yang merupakan ibu rumahtangga yang memiliki anak balita.Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Masyarakat yang dijadikan subjek dipilih secara objektif yang ditentukan dengan yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah ditemukannya pusat permasalahan stunting dan gizi buruk dan menimbulkan rasa kepedulian dan waspada terhadap resiko dan pencegahannya.Upaya pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan rutin dilakukan, merupakan bagian dari rangkaian upaya preventif. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peran Puskesmas dan petugas kesehatan setempat sangat diperlukan disini mengingat masih minimnya informasi dan pengetahuan akan stunting dan gizi buruk ini. Namun,mengatasi permasalahan ini tidak semudah yang di bayangkan tapi akan berdampak baik jika dilaksanakan dengan rutin dan berkesinambungan.
Epidemiologi Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Intan Kusumawati; Nofi Susanti; Jufri Naldo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1348

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang ditularkan oleh virus arboviral melalui dua jenis spesies nyamuk yaitu, Aedes albopictus dan Aedes aegypti. Kecamatan Tanjung morawa memiliki 2 Puskesmas, Puskesmas Tanjung Morawa dan Puskesmas Dalu Sepuluh. Dari 2 Puskesmas ini kasus demam berdarah Dengue tertinggi ada pada Puskesmas Tanjung Morawa sebesar 80 kasus karena Puskesmas Tanjung Morawa adalah Puskesmas yang memiliki kasus tertinggi Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Deli Serdang tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui epidemiologi kejadian demam berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada responden secara langsung dengan pendekatan Case control. Analisa data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian DBD (p-value 1,000), dan tidak ada hubungan antara penggunaan obat nyamuk dengan kejadian DBD (p-value 0,459). Ada hubungan antara sikap dengan kejadian DBD (p-value 0,005), Ada hubungan antara PSN dan 3M Plus dengan kejadian DBD (p-value 0,016), Ada hubungan antara menggantung pakaian dengan kejadian DBD (p-value 0,015), Ada hubungan antara Angka Bebas Jentik dengan kejadian DBD (p-value 0,019).
Navigating Tradition and Territory: The Islamic Business Ethics of Minangkabau Traders in Negeri Sembilan, Malaysia Muslim Marpaung; Irma Suryani Lubis; Syahrial Arif Hutagalung; Yessi Kurnia Arjani Manik; Jufri Naldo
Bulletin of Indonesian Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Bulletin of Indonesian Islamic Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/biis.v4i2.1658

Abstract

This study explores Islamic economics and business anthropology with a focus on the commercial ethics of the Minangkabau diaspora in Negeri Sembilan, Malaysia. The central problem addressed is the growing challenge faced by diaspora Muslim entrepreneurs in maintaining Islamic business ethics and cultural identity while navigating increasingly competitive market environments and multicultural business interactions. In Southeast Asia, cross-border trade among ethnic communities continues to expand, yet reports of declining ethical practice and weakened cultural ties in diaspora business networks raise concerns for the sustainability of moral economic conduct. These conditions underscore the urgency to investigate how traditional Islamic values and Minangkabau customs are preserved, negotiated, and transformed within contemporary business settings. This research aims to understand the internalization of Islamic values and Minangkabau adat within the business practices of migrant traders, as well as how these values adapt to Malaysian socio-cultural contexts. Employing a qualitative method with an ethnographic approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving 10 key informants consisting of Minangkabau traders and community leaders in Negeri Sembilan. Thematic data analysis highlights the dynamic interplay between religious principles, customary norms, and economic behavior. Findings reveal that Minangkabau traders uphold Islamic business ethics through the values of honesty, trust, and ukhuwah, while simultaneously adjusting to local business norms and regulations. Their ethical approach forms a contextual model of entrepreneurship that balances spiritual commitments with economic pragmatism. This study contributes to the formulation of the concept of Islamic Entrepreneurial Diaspora, offering an integrative model for understanding how Islamic belief systems interact with local culture in cross-national economic practices. The discovery provides theoretical enrichment to Islamic business ethics discourse and demonstrates the enduring importance of local cultural values in navigating global commercial pressures.
Implementasi Qris (Gopay) sebagai Inovasi Pembayaran Digital bagi UMKM Desa Gung Pinto Jufri Naldo; Fatiya Febina Sitepu; Tasya Nadilla; Alda Andrini
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i3.6009

Abstract

This study aims to reveal the implementation of QRIS (GoPay) as a digital payment innovation for MSMEs. This research employs a qualitative descriptive approach, utilizing interviews and observations to evaluate the outcomes of the socialization process for the development and implementation of QRIS GoPay. The research location was Gung Pinto Village, with 10 MSME sellers as subjects. The primary data for this study were collected through interviews and observations, with supporting data derived from literature studies in books, articles, and other relevant sources. The results indicate that this activity can bring changes to the welfare, quality, and quantity of MSMEs, as well as the behavior and mindset of MSME sellers regarding the use of QRIS GoPay in Gung Pinto Village. This is evidenced by the satisfaction of the 10 MSMEs, including 6 MSMEs with a high level of satisfaction and 3 with a very high level of satisfaction due to the ease and convenience of the transaction process. The other four MSMEs had a low level of satisfaction, and three had a moderate level of satisfaction, due to initial behavioral and mindset constraints. However, over time, their behavior and mindset towards QRIS GoPay have changed, resulting in effective and comfortable use.
Co-Authors ABdul Karim Batubara, ABdul Karim ADELIA, PUTRI Affendi, Hazrul Ahmad Zuhri Alda Andrini Alfikri, Muhammad Ali, Nasihudin Alparizky, M Amal Hayati, Amal Arfani Rahman Sari Arif Hutagalung, Syahrial Asmelia, Fithri Aulia Prameswari, Sekar ayu lestary, ayu Azhar, Anang Anas Azhari Akmal Tarigan Azzuhro Azzuhro Batubara, Abdul Karim Budi Prasetyo Budi Prasetyo Dalimunthe, Muhammad Dani Kesuma Dwi Fauziyah Faisal Riza Fatiya Febina Sitepu Fauziyah, Dwi Febrianti, Wina Fitri Hayati Gultom, Amalia Nurhanisah Hafidza, Nurul Hamanda, Dewa Harahap, Annisa Dwi Utari Harahap, Indra Hasibuan, Ramsil Huda Hasibuan, Reni Ria Armayani Husna Sari Siregar Ifani, Aldita Iftitah, Azalika Indah Rahayu Ritonga Intan Kusumawati Irma Suryani Lubis Islaini, Sri Indah Ismahani, Siti Ismail Jaenal Aripin Japakiya, Ismail Lutfi Junaidi Junaidi Juni Ariansyah Pulungan Kamaruddin Kasron Munchsin Khoiriyah, Fitri Lubis, Nurasiah M. Nasihudin Ali M. Yuda Prayoga Maharani Rizky Putri Siagian Mara Sutan Rambe Margolang, Dinda Pratiwi Maulana Azri Ba’dawi Mohammad Reevany Bustami Monang, Sori Muhammad Akbar Maulana Muhammad Rakha Bimantara Fiarnanda Saragih Muhammad Rezki Lubis Mulya, Riska Murbarani, Febri Muslim Marpaung Nasution, Khairiyah Asri Nofi Susanti Novianti, Dessi Nurhayati Nurhayati Nurhudawi Oktasari, Sisca Parinduri, Nurul Aulia Purba, M. Zuhri Wanda Purwaningtyas, Franindya Putra Apriadi Siregar Rafika Syifa Nirwana Hasibuan Rakha Bimantara Fiarnanda Saragih, Muhammad Rapotan Hasibuan Ritonga, Hermansyah Rizaldi Deliskan Rohani, Laila Rollina Ahmad Sari, Vina Muliana Sekar Aulia Prameswari Shalliya, Reisya Azzahra Siregar, Husna Sari Siregar, Husnul Khotimah Siregar, Nurhafifah Siregar, Yusdinal Rizki Siregar, Yusra Dewi SITI MARIAM Sri Melati Syafran Arrazy Syahrial Arif Hutagalung Syauqii, Fachri Syifa Nirwana Hasibuan, Rafika tama, Pirda pria Tasya Nadilla Umara, Shoumi Yasmin, Nabila Yessi Kurnia Arjani Manik Yulia Khairina Ashar Yuma, A. Adnan Rasyidi Zakaria, Zainal Arifin