Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Relevansi Pendidikan Multikultural pada Hakikat dan Tugas Peserta Didik Dalam Perspektif Hadis Maslani, Maslani; Maulana, Ahmad Nanda; Ramadhan, Fatih Nur Afif; Aliyah, Hani Rolis
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7578

Abstract

This article discusses the relevance of multicultural education in understanding the nature and duties of students based on the perspective of the hadith. This research is motivated by the challenges of student character in the modern era, which tends to be individualistic and lacks respect for diversity. Through a qualitative approach with literature study, this article examines the multicultural values contained in the hadith of the Prophet Muhammad SAW, such as tolerance, justice, and respect for cultural, religious, and ethnic differences. The results of the study indicate that multicultural education is aligned with Islamic values, especially in shaping the character of students who are tolerant, open, and have noble morals. The values in the hadith strengthen the understanding that students are unique and diverse learning subjects, who need to be facilitated to develop holistically. Thus, the integration of multicultural values in education is crucial to creating a harmonious and inclusive learning environment in a pluralistic society.
Klasifikasi Hadits Tarbawi Tentang Pendidikan Emosi (Kecerdasan Emosional) Maslani, Maslani; Nasution, Fahren Sepujan; Putra, Moch Ardia; Azizah, Zahra Nur
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi dan analisis terhadap hadits-hadits tarbawi (pendidikan) yang berfokus pada pendidikan emosi, atau kecerdasan emosional (Emotional Quotient - EQ). Penelitian kualitatif studi literatur ini berupaya mengidentifikasi landasan normatif Islam dalam membentuk kecerdasan emosional peserta didik serta metode-metode praktis yang relevan. Kecerdasan emosional didefinisikan sebagai kemampuan mengenali, memotivasi, dan mengelola perasaan diri sendiri dan orang lain. Dalam kerangka Islam, EQ yang paripurna diidentikkan dengan perilaku sabar dan pengendalian diri yang didasari tawakal. Lima indikator EQ modern (kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial) dihubungkan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW. Hasil analisis syarah hadits menunjukkan bahwa kekuatan sejati (al-syadid) terletak pada pengendalian amarah (self-regulation) dengan solusi praktis berbasis sunnah (seperti duduk atau berwudu); larangan hasad (dengki) esensial untuk memelihara keterampilan sosial dan ukhuwah; keharusan mengelola rasa takut menjadi khashya kepada Allah (self-awareness); serta menyikapi kesedihan/kekecewaan dengan sabar dan tawakal sebagai sumber motivasi spiritual. Metode pendidikan emosi yang efektif dalam Islam meliputi pembiasaan ibadah rutin, pengajaran Al-Qur'an dan zikir (tazakkur/tafakkur), sosialisasi, kisah teladan, dan penggunaan nasyid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam menyediakan kerangka kerja holistik untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan emosional, menjadikannya relevan dan mendesak untuk mengatasi krisis moral, seperti kasus perundungan (bullying) di institusi pendidikan.
Co-Authors Abadi, Sri Bintang Abdi, Andi Surya Abdurahman, Asep Agnes Nuraeni Muslim Agus Hidayat Al-Fathoni, Bilal Zakawali Aldi, Ujang Alfa Rohmatin Aliyah, Hani Rolis Angga Permana ariska, mutiara Arjuna, Arjuna As-Sa'diyah, Millah Maryam Aulia, Rifdaa Ayunda, Anindya Rizka Azizah, Zahra Nur Azzahra, Fitri Nurlatifah Chintia Nabilah Cucu Komariah Darojat, Darojat Djubaedi, Djubaedi Fadhil, Sahrul Faiza, Fhirda Fathimah, Nur Sab’rina Fitriya, Erma Hakiki, Kiki Miftahul Hakim, Dede Arif Rahman Nur Haniefa, Siti Maryam HAQ, RIJALUL Harahap, Yasmin Hasbiyallah, Hasbiyallah Hasbulloh, Muhammad Fikri Hermawan, Teten Hidayat, Wisnu Hambali Ibrahim, Cindy Fatikasari Ikhsan, Anisa Nurul Ismail, Deden Sofwan Jamal Jamal Kamilah, Syarifah Aini karman karman Korlin, Fatih Nur Afif Ramadhan Koswara, Ujang Maldani, Eva Syarifatul Marifati Siti Manurung, Khairuddin Maulana, Ahmad Nanda Miftah, Khoirudin Mubarok, Yuki Zaki Muhammad, Mugeni Munawar, Mumu Munawaroh, A.H. Eviyani Mungkassifurahman, Mungkassifurahman Mustakin, Akin Mustofa, Syfa Fauzia Muzami, Fazrin Syaibatul Hamdi Nadhifa, Salma Nasution, Fahren Sepujan Nur Azizah, Habibah Nur Azizah, Zahra NUralim, Desi Nurdiyanto Nurdiyanto, Nurdiyanto Nurfadila, Hikma Nurhakim, Dede Arif Rahman Nurlela, Risma Nursaid Nurulhayati, Evi Luthfi Nurzain, Rizal Nurzanah, Nisa Putra, Moch Ardia Ramadhan, Fatih Nur Afif Ramadhan, Muhammad Alif Rosihon Anwar, Rosihon Rosulina, Desi Saadah, Susi Sidiq, Asep Purnama Siti Fatmawati Suntiah, Ratu Sutiawati, Siti Tauviqillah, Ahmad Teguh Pamuji, Teguh Toyyiba, Putri Salisatu Udwi Syarfiah, Miftah Falah Ulhaq, Muhammad Miftah Umami, Resa Wardana, Vikki Wulandari, Reksahati Yudhiantara, Rully Agung Yulianti, Ferina Yuliawanti, Hani Yuni Kartika, Yuni