Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI M-DIABET CARE BERBASIS APLIKASI ANDROID TERHADAP PENINGKATAN KEPATUHAN TATALAKSANA TERAPI, QUALITY OF LIFE DAN PENURUNAN MORBIDITAS PASIEN DIABETES MELITUS Kurniawati, Dewi Indah; Aulia, Gina; Fu'adah, Intan Tsamrotul
Edu Masda Journal Vol 10, No 1 (2026): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v10i1.298

Abstract

Diabetes melitus (DM) memiliki prevalensi tinggi secara global dan di Indonesia, yang menempati peringkat pertama di Asia Tenggara, sehingga menjadi prioritas skrining oleh Dinkes Tangerang Selatan untuk menekan dampak kesehatan dan biaya pengobatannya. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan inovasi seperti aplikasi M-Diabet Care berbasis Android guna meningkatkan kepatuhan terapi, kualitas hidup, dan menurunkan morbiditas pasien DM, khususnya di wilayah dengan prevalensi tinggi seperti Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix methode exploratory, dilanjutkan pengembangan dan uji coba aplikasi dengan metode kuantitatif dengan true experimental. Hasil penelitian diperoleh kelompok kontrol.mayoritas responden yang memiliki kepatuhan minum obat tinggi berjumlah 32 responden (64%) dan mayoritas responden yang memiliki kualitas hidup tinggi berjumlah 40 responden (80%) kemudian pada kelompok intervensi mayoritas responden yang memiliki kepatuhan minum obat tinggi berjumlah 22 responden (44%) dan mayoritas responden yang memiliki kualitas hidup tinggi berjumlah 40 responden (80%).diabetes secara lebih efektif, khususnya di wilayah dengan prevalensi tinggi seperti Tangerang Selatan
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER DI PUSKESMAS X TANGERANG SELATAN Debi Susanti; Pipit Mutiasih; Gina Aulia; Andriyani Rahmah Fahriati
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v10i2.498

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, serta mengatasi masalah terkait obat dan kesehatan. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan, pendekatan pelayanan kefarmasian perlu bergeser dari yang berfokus pada obat (drug oriented) menjadi berorientasi pada pasien (patient oriented). Oleh karena itu, apoteker dituntut untuk terus meningkatkan kompetensinya agar mampu memberikan pelayanan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam bidang kefarmasian, sangat menentukan kepuasan pasien, yang didefinisikan sebagai tingkat kepuasan yang dirasakan setelah membandingkan harapan dengan kenyataan layanan yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian oleh apoteker di Puskesmas X Tangerang Selatan. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional), dilakukan pada tanggal 27 Mei hingga 29 Juni 2024, menggunakan kuesioner terhadap 334 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Tingkat kepuasan diukur berdasarkan lima dimensi, yaitu kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bukti fisik. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan pada kehandalan sebesar 78,81%, ketanggapan 80,67%, jaminan 82,91%, empati 81,90%, dan bukti fisik 78,71%. Secara keseluruhan, tingkat kepuasan terhadap pelayanan kefarmasian oleh apoteker mencapai 80,35% dan termasuk dalam kategori sangat puas. Sementara itu, hasil uji hubungan antara karakteristik pasien dan tingkat kepuasan menunjukkan nilai P > 0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, pasien merasa sangat puas dengan pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh apoteker di Puskesmas X Tangerang Selatan
Aktivisme digital pemuda dan budaya populer dalam gerakan #ReformasiDikorupsi dan #TolakOmnibusLaw Nida Dhiya Ulhak; Asti Lestari; Gina Aulia; Isna Quintana Maulani; Junaheni Afifah; Exsalliany Dewanty; Siti Komariah; Fajar Nughara Asyahidda
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 15 No. 2 (2026): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v15i2.91924

Abstract

This study examines the phenomenon of youth digital activism in the #ReformasiDikorupsi and #TolakOmnibusLaw movements, focusing on the sustainability of the movements until 2025. Unlike previous studies, this research highlights the use of pop culture as a new resistance strategy. Using qualitative methods with purposive sampling techniques, this study analyzes 80 viral posts on the X (Twitter) platform collected in October-November 2025. The results of the study show three main findings. First, the use of satirical memes such as “Dewan Pertahanan Raja” (King's Defense Council) effectively delegitimizes political institutions. Second, the appropriation of K-Pop culture (such as EXO song lyrics) expands the reach of the issue to non-political demographics. Third, this movement is hybrid in nature, where digital content such as the symbolism of the “Rat Statue” is used to mobilize real action. This study concludes that youth digital activism has evolved into a living collective memory that is able to adapt to contemporary cultural trends.
Co-Authors Aafanisa, Farena Agung Dewantoro Ahmad Faizal Rangkuti Ahmad Sopian, Ahmad Al-Hafiz, Mohammad Alexandre, Nahla Dany Alita, Dini Arum Amelia Nurul Hakim Andriyani Rahmah Fachriati Andriyani Rahmah Fahriati Annisa Septyana Putri Arief, Ilham Arif Hidayat Asep Hidayat Aslamiah Aslamiah Asmara, Ratna Dewi Lintang Asti Lestari Ayu Werawati Azzahra, Aristi Beny Maulana Satria Bheta Sari Dewi Dea Maulidi Saputri Debi Susanti Dede Komarudin Desy Darmayanti DEWI FITRIANI Dewi Indah Kurniawati Dian Karoseri Diana Agustin Dimas Agung Waskito Wijanarko Eli Halimah, Eli Erika Suci Delia Esadini, Aya Rana Exsalliany Dewanty Fajar Nughara Asyahidda Fatwa Hikmatul Kurnia Fauzan, Suhaimi Fenita Purnama Sari Indah Fitriani, Reka G. Gunawan Gama Bagus Kuntoadi Gita Ayuningtyas Hairunnisa Hairunnisa Hartono, Irwan Hayatul Cholsy Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulatri Holidah Holidah Holidah Holidah, Holidah Humaira Fadhilah Ida Listiana Imansari, Aulia Nadya Rizki Inderiyani, Inderiyani Intan Tsamrotul Fu’adah Isna Quintana Maulani Junaheni Afifah Keri Lestari Kristiyowati, Anis Dwi Lia Zia Ulhaq Linda Hotimah Liswati Friana Sipayung Luciana Luciana Lukman Handoyo Magdalena Niken Oktovina Manuruyah, Phuja Arinda Melani Melani Mutiasih , Pipit Mutohharoh, Hopipah Nasar, Nur Afni Syariah Nasar, Nur Syariah Afni Neneng Sri Purwaningsih Ni Bodro Ardi Nia Kusumawaty Nida Dhiya Ulhak Novena Simanjutak, Shania Nur Hasanah Nurhaetami, Cut Intan Nurihardiyanti Nurihardiyanti, Nurihardiyanti Nurlela Nurlela Nurwulan Adi Ismaya Pamungkas, Abi Rafdi Putra Pipit Mutiasih PUJI LESTARI Puji Rahayu Putra, Rifqi Sonia Putrajaya, Fadly Rahmawati, Rahmawati Ramdan, Raka Fahri Rani Aprilia Simamora Ratna Sitorus Rini, Wahyu Sulistyo RIRIS ANDRIATI Risyah Damayanti Rita Dwi Pratiwi Robertus, Sumardi ROYANI ROYANI Rubiana, Amalia Cinta Ruslihagi, Farid Rustini, Ira Safitri, Putri Purnama Saputri, Laras Tri Sasmito, Priyo Sayyidah Sayyidah Sayyidah Sayyidah Sayyidah, Sayyidah Selfi Khofifah Septiyana, Annisa Setiawan, Usep Sheila Meitania Utami Sheli, Sheli Shinta Dewi, Yasmin Siti Komariah Siti Novy Romlah Siva Fauziah, Siva SORAYA RATNAWULAN MITA, SORAYA RATNAWULAN Sulistyo Rini, Wahyu Sumarwati Sumarwati Sumarwati Tania Rizki Amalia Taniawati Supali Tanti Juwita Saragih TITA HARDIANTI Usi Yusnitaswari Uswatun Hasanah Veri, Veri Vina Fauziah Yahdian Rasyadi Yenny Djuardi Yulis Adriana Zahra, Annisa Fairuz Zihan, Nindya Rahmi