Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA UD. MEBEL MZ FURNITURE Andriyanto; Alifian Nugraha
EKBIS (Ekonomi & Bisnis) Vol 12 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/ekbis.v12i2.1475

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menentukan peran kepemimpinan. dalam meningkatkan kinerja karyawan di UD Mebel MZ Furniture, sebuah perusahaan industri mebel di Jember, Kecamatan Panti. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode purposive digunakan untuk menemukan informan. informan pada peneliti memilih penelitian ini karena memiliki kopetensi dibidangnya. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Metode analisis data termasuk pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil wawancara dapat disimpulkan bahwan peran kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan itu sangat penting, dimana pemimpin menjadi peran utama dalam meningkatkan semangat kerja karyawan. Kepemimpinan juga sangat penting dalam membangun sumber daya manusia dimana pemimpin memiliki cara sendiri-sendiri dalam meningkatkan sumber daya manusia pada perusahaannya Kata Kunci : Peran Kepemimpinan, Sumber Daya Manusia, Kinerja Karyawan
Pembelajaran Project Citizen dalam Mengembangkan Keterampilan Abad 21 Putu Ronny Angga Mahendra; Rudi Ana Pali; Andriyanto
JOCER: Journal of Civic Education Research Vol. 2 No. 2 (2024): JOCER: Journal of Civic Education Research
Publisher : CV Tirta Pustaka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60153/jocer.v2i2.101

Abstract

Diangkatnya topik ini karena di abad ke-21 ini, dunia mengalami perubahan yang sangat cepat. Perubahan ini menyangkut di segala lini kehidupan, yaitu bidang ekonomi, transportasi, teknologi, komunikasi, informasi, dan lain-lain. Perubahan ini perlu diantisipasi dengan menguasai keterampilan abad ke-21. Keterampilan abad ke-21 ini meliputi berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, komunikasi, dan kolaborasi. Pengembangan keterampilan abad ke-21 ini dapat dilakukan pada semua disiplin. Salah satu tantangan nyata bagi lembaga pendidikan harus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi lengkap, yang dikenal dengan kompetensi atau keterampilan abad 21.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran project citizen dalam mengembangkan keterampilan abad 21. Jenis kualitatif yang digunakan ialah studi pustidaka yang dapat digunakan untuk mengkaji topik adalah 1) penentuan sumber data 2) seleksi dan pengumpulan data. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa pada abad 21, mereka memiliki beberapa keterampilan yang meliputi 1) keterampilan belajar dan inovasi, 2) keterampilan dalam menggunakan teknologi dan media informasi dan 3) keterampilan hidup dan karir. Untuk dapat meningkatkan keterampilan abad 21 pada siswa diperlukan suatu upaya yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar dan salah satu rekomendasi inovasi pembelajaran adalah melalui penerapan model project citizen. Project citizen adalah pembelajaran berbasis masalah dan berbasis portofolio, melalui model ini siswa tidak hanya diajak untuk memahami konsep dan prinsip ilmiah, tetapi juga mengembangkan kemampuannya untuk bekerja secara kooperatif, inovatif, kreatif, dan kritis melalui kegiatan pembelajaran praktik empiris (pengalaman). Dengan demikian, proses pembelajaran akan lebih menantang, aktif dan lebih bermakna.
Rekonstruksi Narasi Ekonomi dalam Materi Sejarah: Membangun Jiwa Kewirausahaan Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Muslikh; Andriyanto
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 6 No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v6i2.6432

Abstract

Pembelajaran sejarah di Indonesia masih didominasi oleh pendekatan hafalan fakta, dengan porsi narasi ekonomi yang minim dibandingkan aspek politik dan militer. Hal ini menghambat siswa dalam memahami dinamika ekonomi historis dan potensi pengembangan jiwa kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi narasi ekonomi dalam materi sejarah melalui pembelajaran berbasis proyek guna membangun keterampilan kewirausahaan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis konten terhadap kurikulum, buku teks, serta literatur tentang pembelajaran sejarah dan kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi narasi ekonomi dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah ekonomi Indonesia serta mengembangkan kompetensi kewirausahaan, seperti identifikasi peluang, pengambilan risiko, inovasi, dan resiliensi. Model rekonstruksi yang diusulkan meliputi pemetaan ulang konten sejarah ekonomi, pengembangan narasi kewirausahaan historis, kontekstualisasi dengan isu ekonomi kontemporer, dan pendekatan pedagogis transformatif berbasis proyek. Meskipun memiliki potensi signifikan, implementasi model ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas guru, kurangnya sumber belajar yang relevan, serta resistensi terhadap pendekatan interdisipliner. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kurikulum yang lebih fleksibel, pelatihan guru secara komprehensif, serta penyediaan materi ajar yang menghubungkan sejarah dan kewirausahaan secara integratif. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam revitalisasi pembelajaran sejarah yang lebih kontekstual, relevan, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21.
Strategi Peningkatan Kesejahteraan Petani Melalui Diversifikasi Hasil Pertanian Andriyanto
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.588

Abstract

The welfare of farmers remains a central issue in Indonesia’s agricultural development. This study aims to examine diversification of agricultural products as a strategic approach to enhance farmers' economic resilience and improve their livelihoods. Using a qualitative case study method, data were collected through interviews, field observations, and focus group discussions in two agricultural regions: Kulon Progo and Karanganyar. The results show that most farmers have implemented horizontal and vertical diversification, including the cultivation of various horticultural crops and the processing of raw products into higher-value goods. This diversification has led to increased income, the creation of rural employment opportunities, and strengthened community resilience. However, challenges such as limited access to capital, market constraints, and inadequate institutional support persist. The study concludes that effective diversification requires integrated support from local institutions, government policies, and community-based initiatives to ensure sustainable agricultural development and farmer welfare.
Enhancement of Ovarian Development in Striped Catfish (Pangasianodon Hypophthalmus) Through Supplementation of Katuk Extract (Sauropus Androgenus), Turmeric Powder (Curcuma Longa), and Vitamin C Awaludin; Manalu, Wasmen; Andriyanto; Sudrajat, Agus Oman; Haryadi, Joni
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 13 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.13.1.22-29

Abstract

Perkembangan ovarium ikan mempengaruhi kualitas anakan yang dihasilkan. Penelitian bertujuan mempercepat kematangan gonad ikan patin dengan suplemetasi ekstrak katuk (0,6 g/kg pakan), tepung kunyit (4,8 g/kg pakan), dan vitamin C (599 mg/kg pakan). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap, 8 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu CON (Kontrol), SA (ekstrak katuk), TU (tepung kunyit), VC (vitamin C), SATU (ekstrak katuk dan tepung kunyit), SAVC (ekstrak katuk dan vitamin C), TUVC (tepung kunyit dan vitamin C), dan COM (ekstrak katuk, tepung kunyit, dan vitamin C). Induk ikan dipelihara selama 2 bulan dengan pemberian pakan dosis 5% bobot tubuh. Parameter yang diamati adalah bobot induk, bobot gonad, gonadosomatik indeks (GSI), histologi ovarium, dan diameter oosit fase endogenous vitelogenesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak katuk, tepung kunyit, dan vitamin C menghasilkan nilai GSI dan bobot gonad yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol. Perkembangan oosit dengan suplementasi ekstrak katuk, tepung kunyit, dan vitamin C mencapai fase endogenous vitelogenesis, sedangkan pada perlakuan kontrol masih banyak oosit pada fase previtelogenesis. Ukuran oosit fase endogenous vitelogenesis tertinggi ditemukan pada perlakuan kombinasi (603.60±99.09 µm) dan terendah pada kontrol (412.60±39.76 µm). Dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak katuk, tepung kunyit, dan vitamin C mampu mempercepat perkembangan dan kualitas oosit ikan patin.
Perubahan Perubahan Ekologi dan Bencana” Banjir Bandang di Gunung Wilis dan dampaknya bagi Masyarakat Desa Pucangan Tulungagung, 1976. Kusairi, Latif; Andriyanto
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 6 No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v6i2.6414

Abstract

The increasing population has led to excessive exploitation of natural resources, particularly through forest exploration, which serves as an environmental buffer. As a result, the risk of natural disasters, such as floods, has risen in several regions of East Java, especially in Kediri and Tulungagung. High rainfall and ecosystem changes due to human activities have worsened the situation, causing flash floods that damage infrastructure and residential areas. Both local and central governments have implemented various mitigation efforts, including direct inspections, aid distribution, and transmigration programs. However, long-term solutions require a more comprehensive approach, encompassing environmental conservation and sustainable spatial planning policies. One significant flood event occurred in Pucangan Village, Tulungagung Regency, which resulted in numerous casualties and environmental destruction. Keywords: Flood, Forest Exploration, Disaster Mitigation, Pucangan
Penguatan Kompetensi Guru Abad 21: Pendampingan Penerapan Model TPACK di Sekolah Dasar" Sari, Nurratri Kurnia; Andriyanto; Sukarno; Fajar Wicaksana, Muhlis
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformation of education in the digital era requires teachers to integrate technology effectively in the learning process. The TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) model is an important framework to equip teachers to combine mastery of technology, pedagogy, and learning content. This community service activity aims to provide intensive assistance to elementary school teachers in understanding and applying the TPACK model in learning planning and implementation. The implementation method includes socialization of the TPACK concept, workshop on the preparation of TPACK-based lesson plans, and assistance in its implementation. The results of the activity showed that teachers experienced an increase in conceptual understanding and were able to apply the TPACK approach in learning that was more interactive, contextual, and learning content.
Analisis Implementasi Program Pendidikan dan Pelatihan Tanggap Bencana pada Lembaga Korp Pelajar Putri Kabupaten Pasuruan: Pendekatan Studi Kasus Irawati Azizah; Andriyanto
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.17419

Abstract

Abstract: Pasuruan Regency has a significant level of disaster vulnerability, particularly related to hydrometeorological events such as tornadoes, landslides, and floods. The purpose of this study was to evaluate the disaster response education and training program of the Pasuruan Regency Female Student Corps (KPP) and identify factors that contribute to and reduce its effectiveness. This study employed a case study design and a qualitative approach. In-depth interviews, documentation, and observation were among the methods used to collect data. Although the training program has not been optimally implemented, research findings indicate that it has had a positive impact on participants' knowledge and preparedness. Several challenges identified include a lack of a comprehensive needs analysis, a lack of facilities and qualified trainers, and training techniques that do not adequately consider participants' age and background. In summary, although the training program was deemed highly effective, its planning, implementation, and assessment still need improvement. For the program to reach all participants equitably and sustainably, a more inclusive and participatory training approach is needed. Abstrak: Kabupaten Pasuruan memiliki tingkat kerentanan bencana yang signifikan, terutama terkait dengan peristiwa hidrometeorologi seperti tornado, tanah longsor, dan banjir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program pendidikan dan pelatihan tanggap bencana Korps Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Pasuruan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi dan mengurangi efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dan pendekatan kualitatif. Wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi merupakan beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Meskipun program pelatihan belum berjalan optimal, temuan penelitian menunjukkan bahwa program tersebut memberikan dampak yang baik terhadap pengetahuan dan kesiapan peserta. Beberapa tantangan yang ditemukan antara lain kurangnya analisis kebutuhan yang menyeluruh, kurangnya fasilitas dan pelatih yang berkualifikasi, serta teknik pelatihan yang tidak mempertimbangkan usia dan latar belakang peserta secara memadai. Singkatnya, meskipun program pelatihan dinilai sangat efektif, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaiannya masih perlu ditingkatkan. Agar program dapat menjangkau semua peserta secara merata dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan pelatihan yang lebih inklusif dan partisipatif.
Optimalisasi Peran Humas dalam Menjalin Komunikasi dan Distribusi Bantuan Sosial Etty Zuliawati Zed; Medeline; Ferawati; Anggini Widya Alvianti; Fikri Al-Munawar; A Zeze; Reza Irawan; Faris Iqbal H; Andriyanto; Bayu Adi Putra; Anang Lukmana; Irene Abelianata
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/31164t76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi strategis humas desa dalam membangun komunikasi dan mendukung distribusi bantuan sosial di Desa Cibarusah Jaya. Dengan menerapkan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dan pengumpulan dokumen, penelitian ini menemukan berbagai strategi komunikasi humas, tantangan, serta langkah-langkah pengoptimalan yang telah dilaksanakan. Humas berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah desa dan warga, tidak hanya menyampaikan informasi secara jelas dan transparan tetapi juga menerima masukan, menjelaskan isu yang ada, dan memperkuat kepercayaan publik. Strategi yang digunakan mencakup pemanfaatan platform media sosial, interaksi langsung, dan kerja sama di antara berbagai pemangku kepentingan. Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, sarana komunikasi, dan kemampuan literasi digital dari masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran humas yang fleksibel dan bersinergi dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas dalam program bantuan sosial di tingkat desa.
Legal Protection for BPJS Kesehatan Patients in Healthcare Services at the Dr. Soetomo General Academic Hospital Surabaya Toyib, Muchammad; Yustianti, Surti; Kurnia, Sinarianda; Andriyanto; Nuri Herachwati
YURISDIKSI : Jurnal Wacana Hukum dan Sains Vol. 19 No. 3 (2023): December
Publisher : Faculty of Law, Merdeka University Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/yurisdiksi.v19i3.188

Abstract

This study explores the implementation of healthcare services for BPJS Kesehatan patients at Dr. Soetomo General Academic Hospital in Surabaya, Indonesia. The research objectives were to investigate patients' perceptions of the services provided, their understanding of rights and obligations, and the legal remedies available. Employing a juridical-empirical approach, the study surveyed 50 patients using qualitative data analysis. Findings revealed that 78% of patients considered the hospital's services good, despite some shortcomings such as inadequate drug information and attention from medical staff. Additionally, only 24% of patients were aware of their rights and obligations. Legal remedies within the hospital, handled by the Public Service Complaints Section, addressed patient complaints effectively, with approximately 12% of patients expressing dissatisfaction. However, non-litigation efforts through external organizations like the Indonesian Consumers Foundation were not reported. This study highlights the need for enhanced patient education and awareness, efficient complaint mechanisms, and further exploration of external legal recourse avenues to ensure comprehensive legal protection for BPJS Kesehatan patients.