Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Aktivitas Imunomodulator Infusa Ginseng Jawa (Talinum paniculatum) pada Mencit (Mus musculus) Digyo, Oscar Daniel Kusumo; Safika; Andriyanto
Jurnal Veteriner dan Biomedis Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jvetbiomed.2.1.1-8.

Abstract

Ginseng jawa diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi sebagai imunomodulator. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan infusa ginseng jawa sebagai imunomodulator berdasarkan aktivitas dan indeks fagositosis makrofag peritoneal mencit serta menentukan dosis yang paling efektif sebagai imunomodulator. Penelitian ini menggunakan 30 ekor mencit galur DDY jantan yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kontrol negatif (air mineral), kontrol positif (sediaan imunomodulator komersial), infusa ginseng jawa (IGJ) dosis 33 mg/kg BB, 66 mg/kg BB, dan 200 mg/kg BB. Pemberian infusa ginseng jawa dilakukan satu kali sehari selama 14 hari secara peroral dengan mikropipet. Mencit diinduksi dengan Staphylococcus aureus nonpatogen (108 CFU/ml) pada hari ke-15 secara intraperitoneal sebelum dilakukan koleksi cairan peritoneal. Cairan peritoneal lalu dibuat preparat ulas dan dilakukan pengamatan terhadap jumlah makrofag aktif dan S. aureus yang terfagositosis. Selanjutnya aktivitas fagositosis dan indeks fagositosis makrofag dihitung. Hasil pengujian menunjukkan aktivitas fagositosis dan indeks fagositosis pada seluruh kelompok yang diberikan infusa ginseng jawa berbeda nyata (p<0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Aktivitas dan indeks fagositosis tertinggi ditemukan pada kelompok IGJ 200 mg/kg BB dengan nilai berturut-turut 74,83%±2,32% dan 3,07±0,05. Infusa ginseng jawa memiliki kemampuan sebagai imunomodulator dengan meningkatkan respons imun nonspesifik berupa aktivitas dan indeks fagositosis makrofag.
Uji Toksisitas Akut Sari Buah Apel (Malus domestica) pada Mencit (Mus musculus) Ifana, Cindy Anola; Andriyanto; Pristihadi, Diah Nugrahani
Jurnal Veteriner dan Biomedis Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jvetbiomed.2.1.22-28.

Abstract

Sari buah apel banyak beredar dan dikonsumsi masyarakat sebagai minuman dengan kandungan nutrisi tinggi. Berbagai potensi sari buah apel sebagai bahan alami perlu didukung oleh informasi mengenai tingkat keamanannya. Tingkat keamanan penggunaan sari buah apel dapat diuji dengan uji toksisitas. Pengujian dilakukan pada 20 ekor mencit betina yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok perlakuan dosis 0 g/kg BB diberi aquades, sedangkan kelompok lain diberi sari buah apel dengan dosis pemberian 5, 10, 15, dan 20 g/kg BB dalam dosis tunggal secara peroral. Mortalitas, respon fisiologis, dan gejala klinis diamati selama 14 hari setelah satu kali pemberian sediaan. Parameter lain yang diamati pada penelitian ini yaitu bobot badan, bobot organ absolut, bobot organ relatif, dan makro anatomi organ. Hasil pengujian toksisitas akut pada sari buah apel tidak menyebabkan perbedaan yang nyata terhadap gejala klinis, bobot badan, bobot organ, makroanatomi organ, maupun tingkat kematian. Disimpulkan bahwa sari buah apel termasuk ke dalam sediaan yang bersifat praktis tidak membahayakan.
Efek Potensial Sari Buah Apel (Malus domestica) sebagai Penumbuh Rambut pada Tikus (Rattus norvegicus) Nur Nabilla, Cintya; Andriyanto; Subangkit, Mawar
Jurnal Veteriner dan Biomedis Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jvetbiomed.2.1.29-34.

Abstract

Rambut berfungsi untuk memberikan kehangatan, perlindungan, keindahan serta penunjang penampilan. Kerontokan rambut yang dapat mengakibatkan kebotakan merupakan salah satu problema yang paling dikhawatirkan setiap orang. Kebotakan biasanya diobati dengan mengkonsumsi obat tertentu namun keamanan dari obat-obatan tersebut belum tentu terjamin. Bahan alami menjadi salah satu alternatif yang dapat dipilih, diantaranya adalah sari buah apel (Malus domestica). Penelitian ini bertujuan menguji dan mempelajari efektivitas sari buah apel sebagai penumbuh rambut serta menganalisis frekuensi pengolesan terbaik dengan parameter pertumbuhan rambut dan reaksi iritasi pada tikus (Rattus norvegicus). Sebanyak 6 ekor tikus dibagi menjadi 4 perlakuan pada masing-masing tikus yaitu kontrol (tidak diberi olesan), 1 kali oles sehari, 2 kali oles sehari, dan 3 kali oles sehari. Pengukuran panjang rambut tikus dilakukan pada hari ke-6, 9, 12, dan 15 serta menganalisis skor eritema dan edema atau Primary Dermal Irritation Index (PDII). Hasil penelitian menunjukkan sari buah apel memiliki efek yang signifikan sebagai pemacu pertumbuhan rambut. Pemberian olesan sebanyak 3 kali sehari menjadi kelompok dengan frekuensi pemberian olesan terbaik karena memiliki perbedaan nyata terhadap kelompok kontrol. Tidak ada reaksi iritasi yang ditimbulkan dari sari buah apel saat dilakukan uji iritasi pada tikus.
Aspek Yuridis Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Implementasinya di Provinsi Maluku Kalew, Robby; Sirajuddin; Andriyanto
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.5264

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia mengambil langkah penting dalam permasalahan stunting di Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, dengan harapan di tahun 2024 prevalensi stunting turun pada angka 14%. Langkah ini diambil mengingat prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi di tahun 2020, melebihi 20% atau belum di bawah 20% seperti yang ditentukan oleh WHO. Selain itu, stunting dapat mempengaruhi tumbuh kembang seorang anak dikemudian hari. Sila-sila dalam Pancasila dan Pasal 28 H ayat (1) UUD 1945, merupakan payung hukum dikeluarkannya Peraturan Presiden tersebut. Dalam Peraturan Presiden ini telah mengatur bagaimana masing-masih Pemerintah Daerah mengimplementasi dan menggerakkan semua sektor terkait untuk mempercepat penurunan stunting di daerahnya. TPPS menjadi garda terdepan mengkoordinasi semua sektor terkait dalam percepatan penurunan stunting di daerahnya. Pasal 14 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan memperjelas perlunya Peraturan Daerah dengan muatan materinya dan fungsinya, yaitu sebagai penyelenggara otonomi daerah, juga tugas pembantuan serta menampung kondisi khusus daerah dan/atau penjabaran lebih lanjut peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek yuridis Peraturan Presiden tersebut terhadap kedudukan hukumnya serta bagaimana Pemerintah Daerah Provinsi Maluku mengimplementasikannya. Dengan demikian penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskritif kualitattif. Data diperoleh melalui Focus Group Discussion dengan peserta TPPS Provinsi Maluku. Hasil penelitian dengan menganalisis kedudukan hukum Peraturan Presiden tersebut. Satuan Kerja TPPS menyimpulkan oleh karena tidak adanya Peraturan Daerah yang di keluarkan oleh Pemerintah Daerah sehingga prevalensi stunting di Provinsi Maluku tetap pada angka 28,4% sama dengan di tahun 2023. SK gubernur yang dikeluarkan mengadopsi semua instruksi dalam Peraturan Presiden, padahal dengan Peraturan Daerah, maka percepatan penurunan stunting dapat disesuaikan dengan kondisi dan permasalahan di Provinsi Maluku yang tentunya berbeda dengan provinsi lainnya. Kurangnya koordinasi dari tiap bidang dalam struktur TPPS sebagai akibat kurang harmonisnya TPPS mengakibatkan rembuk stunting, penilaian kinerja OPD tidak dilaksanakan dengan baik. Selain itu peran masyarakat, sumber daya manusia dan penganggaran juga mempengaruhi prevalensi stunting di Provinsi Maluku sehingga tidak turun seperti yang diharapkan.
Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Komik untuk Menunjang Keterampilan dan Pemahaman Sejarah pada Mahasiswa Nugroho, Arifin Suryo; Ipong Jazimah; Andriyanto; Faizal Jefri Pratama
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 7 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v7i2.7762

Abstract

Penelitian ini berjudul Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Komik untukMenunjang Ketrampilan dan Pemahaman Sejarah pada Mahasiswa. Mediapembelajaran dalam bentuk komik dianggap menarik untuk menunjangpembelajaran sejarah karena karakteristik komik yang penuh dengan gambargambar. Media pembelajaran komik tetap mengutamakan cerita sejarah yangberpedoman pada fakta-fakta sejarah yang sudah ada. Penelitian ini bertujuanuntuk mengungkap (1) Bagaimana mengembangkan media pembelajaran sejarahberbasis komik (2) Bagaimana meningkatkan ketrampilan mahasiswa dalammenghasilkan media pembelajaran berbasis komik (3) Bagaimana meningkatkanpemahaman mahasiswa tentang materi sejarah melalui media pembelajaranberbasis komik. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskritif. Sumberdata terdiri atas sumber lisan berupa hasil wawancara, sumber tertulis berupabuku dan portofolio tugas mahasiswa. Pengambilan data dengan studi pustaka,observasi, dan wawancara. Validitas data menggunakan trianggulasi. Analisisdata dilakukan dengan cara analisis interaktif meliputi tiga tahapan, yakni reduksidata, penyajian data, dan penarikan simpulan. Penelitian ini menghasilkankesimpulan bahwa 1) Mahasiswa mampu mengembangkan media pembelajaransejarah dengan cara manual dan digital 2) Mahasiswa mampu meningkatkanketrampilan dalam pembuatan media belajar berbasis komik 3) Mahasiswamampu meningkatkan pemahamannya tentang kesejarahan melalui pembuatanmedia komik
What Role Do Legal and Policy Frameworks Play in Integrating Local Heroes’ Wisdom into National Education? Suryadi, Andy; Utomo, Cahyo Budi; Andriyanto; Purwono, Heni; Arifin, Ridwan
Jurnal Suara Hukum Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Suara Hukum
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of legal and policy frameworks in integrating local heroes' wisdom into national education systems, particularly in the context of Indonesia’s efforts to reinforce national identity through local cultural values. In response to the challenges posed by globalization and transnational cultural flows, this paper advocates for a strategic approach that incorporates local heroes’ wisdom into educational curricula, with a particular focus on regions like Central Java, which are rich in historical narratives of local resistance. Despite the cultural and historical significance of local heroes, their wisdom remains fragmented and underutilized within the national education framework. This research examines the interplay between legal structures and educational policies in facilitating the inclusion of local wisdom in national curricula, highlighting relevant Indonesian laws such as Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (National Education System Law), which emphasizes the need for education to reflect national culture, and Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan (Cultural Advancement Law), which promotes the preservation and integration of local cultural heritage. By applying legal theory, such as the concept of lex cultura—the legal recognition and protection of cultural rights—this study examines how legal and policy frameworks can ensure the documentation, protection, and integration of local heroes' narratives into educational curricula. Using a multi-method approach over two years, the research maps the values upheld by local heroes in Central Java, and in its second phase, investigates the pedagogical strategies employed by teachers to integrate these values into national education practice. This paper contributes to legal scholarship by discussing the role of law in preserving local knowledge while addressing the challenges and effectiveness of its integration in building national identity among students.
Pengaruh Literasi Digital Dan Budaya Literasi Terhadap Minat Baca Peserta Didik Kelas 8 SMPS Ariya Metta Yuliyanto, Rizky; Andriyanto; Mahardika, Ghana Yoga Mahardika
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 2 No. 1 (2026): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v2i1.2604

Abstract

This research originates from the problem of low reading interest among 8th-grade students, which is caused by a lack of enthusiasm toward reading activities. The purpose of this study is to determine the influence of Digital Literacy and Literacy Culture on the Reading Interest of 8th-grade students at SMPS Ariya Metta. This research employs a quantitative method with an ex post facto approach. The sample was taken using a saturated sampling technique, in which the entire population of 85 students was included as research subjects. Data were collected through a closed-ended questionnaire distributed online via Google Forms. The instruments used were tested for validity and reliability, while data analysis applied descriptive statistics, multiple linear regression, hypothesis testing with t-test and F-test, as well as the coefficient of determination test. The results of hypothesis testing showed that all proposed hypotheses were accepted. Thus, it can be concluded that Digital Literacy and Literacy Culture significantly influence the Reading Interest of 8th-grade students at SMPS Ariya Metta. Therefore, strengthening Digital Literacy and Literacy Culture within the school environment is essential to enhance students’ reading interest at the junior high school level.
Pengembangan Inovasi Teknologi Berbentuk Website Direktori sebagai Upaya Branding Desa Wisata di Jawa Timur Aji, Gilang Gusti; Huda, Anam Miftahul; Setianingrum, Vinda Maya; Indrajayani, Galuh Gita; Andriyanto; Napitupulu, Pesta Asni
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ENGLISH Several regions in Indonesia have developed rural tourism as an effort to increase the economic activities of village communities. However, the development of tourism villages still has obstacles. One of them is related with reliable, interesting, and easily accessible sources of information to get a complete description before carrying out tourism activities in the village. Therefore, the research team examined information needs and media habits, or media consumption habits, as the basis for designing the Dolan Deso directory website in the district area of the ex-karesidenan Kediri. The selection of objects was centered on four districts in East Java, namely Blitar, Trenggalek, Kediri, and Tulungagung, which have tourist villages with good management. In addition, these four districts also have cultural roots, natural views, and attractions that are interesting to promote. The development of this directory website is carried out as a means to facilitate tourists in obtaining information as well as reference materials related to the type of information needed, the character of the media that is often used as a reference by the community, and various features needed as a reference to fulfill information related to Tourism Villages. INDONESIA Beberapa wilayah di Indonesia telah mengembangkan Desa Wisata sebagai upaya peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa, diantaranya di wilayah kabupaten eks-karesidenan Kediri. Namun, pengembangan desa wisata masih memiliki beberapa hambatan, salah satunya terkait sumber informasi terpercaya, menarik dan mudah diakses (accessible) untuk mendapatkan deskripsi lengkap sebelum melaksanakan kegiatan wisata ke desa. Oleh karenanya, peneliti mengkaji kebutuhan informasi dan media habit atau kebiasaan penggunaan media sebagai dasar untuk perancangan website direktori Dolan Deso di wilayah kabupaten di eks-karesidenan Kediri. Pemilihan objek dipusatkan di 4 kabupaten di Jawa Timur, yakni Blitar, Trenggalek, Kediri dan Tulungagung yang telah memiliki desa wisata dengan manajemen yang baik. Selain itu, keempat kabupaten ini juga telah memiliki akar budaya, pemandangan alam, dan atraksi yang menarik untuk dipromosikan. Pengembangan website direktori ini dilaksanakan sebagai sarana untuk mempermudah wisatawan dalam mendapatkan informasi sekaligus sebagai bahan rujukan terkait jenis informasi yang dibutuhkan, karakter media yang sering dijadikan rujukan oleh masyarakat, dan berbagai fitur yang dibutuhkan sebagai rujukan untuk memenuhi informasi terkait Desa Wisata.
Co-Authors A Zeze A., Samsul Agung, Rendi Marta Agus Oman Sudrajat Aji, Gilang Gusti Alifian Nugraha Alpayet, Rahmat Amrullah Anang Lukmana Andy Suryadi Anggi Anggarini Anggini Widya Alvianti Anisa Rahma, Anisa Arifin Suryo Nugroho Aulia Andi Mustika Aulia Chairani, Aulia Awaludin Bangun, Dwi Agnes Natalia Bayu Adi Putra Budi Maryoto, Agus Cahyo Budi Utomo Cakrahaya, Agus Chairunnisa, Adelia Christina Clarice Leksono Cica Nurhidayah Deri Wanto Diah Nugrahani Pristihadi Digyo, Oscar Daniel Kusumo Elpita Tarigan Etty Zuliawati Zed Faizal Jefri Pratama Fajrina, Nabila Faris Iqbal H Fauzi Rachman, Fauzi Ferawati Fikri Al-Munawar Hamdika Yendri Hardini, Niniek Heni Purwono, Heni Hoang Ha, Van Kim Huda, Anam Miftahul I Ketut Mudite Ifana, Cindy Anola Indrajayani, Galuh Gita Ipong Jazimah Irawati Azizah Irene Abelianata Joni Haryadi, Joni Kalew, Robby Kardiana, Yaya Ketut Adnyane Mudite Kurnia, Sinarianda latif kusairi Leliana Widi Lina Noviyanti Sutardi Mahardika, Ghana Yoga Mahardika Maheni, MRR. Tiyas Mayasari, Ni Luh Putu Ika Medeline Muhlis Fajar Wicaksana Muslikh Napitupulu, Pesta Asni Nur Nabilla, Cintya Nuralfilail, Zakiah Nada Nuri Herachwati Nuryuana Dwi Wulandari Pramesti, Rachmadita Dwi Pramestia, Vinandhita Anjellya Pramudawardhani, Ira Pritha Maya Savitri Putri, Shafa Adela Putu Ronny Angga Mahendra Reza Irawan Ridi Arif Ridwan Arifin Rindy Fazni Nengsih Rudi Ana Pali Safika S, Safika Sari, Nurratri Kurnia Setianingrum, Vinda Maya Sirajuddin Subangkit, Mawar Sukarno Susilawati Toyib, Muchammad Wasmen Manalu Yuliyanto, Rizky yuri, Nurasmi yuri Yusa Irarang Yustianti, Surti