Claim Missing Document
Check
Articles

Pengabdian Kepada Masyarakat "Mental Health Among Gen-Z Anak Muda Si Paling Gampang Stres" Rindu, Rindu; Prasetio , Kukuh; Ulfah, Maria; Nur, Dinni; Sumiati, Sumiati; Yunita, Paula; Apriliana, Adhela; Ramadhanti, Gita; Basara, Suhartina; Falah, Dien; Rahmanita, Afida; Mellinda, Shirley; Kesuma, Iyah; Susanti, Astri; Setyonugroho, Adhitya; Miftachurohman, Ariria; Andiyana, Yuyun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i2.177

Abstract

Latar belakang: Analisis situasi menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil survei Alvara Research Center, ada 28,3 persen responden dari Generasi Z yang mengaku cemas. Rinciannya, sebanyak 23,3 persen merasa cemas dan 5 persen lainnya sangat cemas atau depresi. Alvara melakukan survei terhadap 1529 responden di 34 provinsi seluruh Indonesia. Tujuan: Memberikan inspirasi bagi komunitas dan masyarakat dalam mengakomodasi peran penting guru, orang tua, dan tenaga pendidik dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang cara mengatasi stress. Metode: Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling pada 20-31 Maret 2022. Intervensi yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah kesehatan tersebut adalah dengan melakukan sebuah kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat. Terdapat beberapa rencana kegiatan yang akan kami lakukan diantaranya pre-test, penyampaian materi yang diselingi dengan tanya jawab serta games. Sasaran kegiatan Penyuluhan promosi kesehatan pada siswa-siswi di sekolah SMK Kesehatan dr. Moestopo. Media yang digunakan pada kegiatan penyuluhan promosi kesehatan yaitu spanduk materi, powerpoint materi terkait. Kemudian untuk mengevaluasi dampak dilakukannya pengabdian ini dilakukan post-test. Hasil: Promosi kesehatan berupa penyuluhan dan diskusi tanya jawab mempunyai pengaruh dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan mendapatkan informasi terbaru seputar kesehatan mental. Kesimpulan: Sesuai dengan hasil pre-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan tentang kesehatan mental pada siswa siswi di SMK Kesehatan dr. Moestopo.
Stop Bullying, Jaga Kesehatan Mentalmu dan Budayakan Sikap Menghargai Pramudita, Widya Rachma; Rindu, Rindu; Fathan, Fadhillah; Ilhamsyah, Aldi; Ramadhani, Alicia Hera; Yuniarti, Arum Tri; Karepesina, Juliyanti; Fardyanti, Nadhir Saffana Tedja; Nurkarimah, Resa; Syuni, Ridho Maulyza Tryas; Aranda, Rizky; Habibah, Salma Putri; Putri, Sonia Wahyu Amanda; Aisyah, Tiara Safa; Purnama, Muhammad Gian; Mony, Sara; Daeli, Perdamaian; Laleda, Miranti Blandin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i2.178

Abstract

Pendahuluan: Perundungan, atau bullying, adalah masalah global termasuk di Indonesia. Menurut Survei Kesehatan Pelajar Berbasis Sekolah Global (GSHS) tahun 2015, sekitar 20,6% siswa melaporkan pengalaman menjadi korban bullying. Dalam konteks ini, permasalahan yang muncul adalah kurangnya kesadaran terhadap bullying dan dampaknya. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pendekatan komprehensif, melibatkan semua komponen sekolah dan melibatkan program-program pendidikan yang menekankan nilai-nilai seperti menghormati perbedaan, empati, dan resolusi konflik sehat. Tujuan: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan masalah tersebut melalui penyuluhan kepada siswa, guru, orang tua, dan tenaga pendidik. Metode: Metode yang digunakan adalah Pendidikan Masyarakat. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan masalah tersebut melalui penyuluhan dengan teknik-teknik seperti ceramah, diskusi, dan penggunaan media visual, diharapkan peserta dapat memahami dampak bullying dan cara-cara untuk mencegah serta menangani situasi tersebut. Digunakan juga kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Pengumpulan data yang dilakukan dari data primer (kuesioner berbentuk soft file) menggunakan google form. Data diolah dan dianalisis menggunakan MS. Office. Hasil: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner angket melalui google form, didapatkan hasil pada sebelum dilakukan penyuluhan paling banyak peserta mendapat nilai 100 hanya Sebanyak 3 Orang peserta (3,1%) dan setelah dilakukan penyuluhan terdapat perubahan perolehan nilai berawalan 3 orang peserta manjadi 41 (43,1%) peserta. Kesimpulan: Penyuluhan tentang Bullying dan Kesehatan Mental berhasil meningkatkan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kolaborasi antara tenaga kesehatan masyarakat, pihak sekolah, dan siswa telah membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap isu-isu yang disampaikan.
Hubungan Peran Tenaga Kesehatan dan Pengetahuan Ibu Terhadap Motivasi Pemberian Imunisasi PCV Pada Bayi Usia 0-11 Bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Poris Gaga Lama Kota Tangerang Tahun 2024 Fatimah, Siti Nurul; Rindu, Rindu; Putri, Magdalena Tri
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 2, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i2.2582

Abstract

Pneumonia is a disease caused by infection with the bacteria Streptococcus pneumoniae or pneumococcus. This disease attacks the respiratory tract and can infect the lungs. The lungs consist of small sacs called alveoli, which fill with air when healthy people breathe. When a person has pneumonia, the alveoli fill with pus and fluid, which makes breathing painful and limits oxygen intake. WHO data for 2022 states that pneumonia killed 740,180 children under 5 years of age in 2019, accounting for 14% of all deaths in children under 5 years but 22% of all deaths in children aged 1 to 5 years (World Health Organization, 2022). In the 2021 health profile, national data, the percentage of toddlers affected by pneumonia was 31.4%. One way to prevent the occurrence of pneumonia in children is the use of the Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) which is able to provide more long-lasting and effective protection for children. Therefore, the aim of this research is to determine the relationship between the role of health workers and maternal knowledge regarding motivation for providing PCV immunization to babies aged 0-11 months, especially in the working area of ​​the UPT Poris Gaga Lama Health Center, Tangerang City in 2023
Efektivitas Pendidikan Kesehatan dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Kehamilan Dini di SMK Negeri 4 Gemeh Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara 2024 Laira, Jurni Ribka; Rindu, Rindu; Sumanti, Nurwita Trisna
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33343

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Kehamilan Dini. Jenis Penelitian adalah jenis Kuantitatif dengan Desain penelitian ini adalah Ekesperiment semua (Pre- Eksperiment) dengan metode yang bertujuan untuk menjelaskan dan mengklarifikasikan terjadinya sebuah hubungan. Rancangan Penelitian  One Grup dengan metode pendekatan Pretest Posttest Grup Design, Populasi dalam penelitian ini adalah Siswi SMK N 4 Gemeh Kelas XI yang berjumlah 32 Siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probality sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan kesehatan dengan media audio visual ada efektivitas dinatara peningkatan variable pengetahuan dan variable sikap tentang kehamilan dini dengan nilai Mean Pretest 65,81, Posttets 82,03 dan nilai Sig 2 Tailed 0,000. Dari hasil penelitian Efektivitas Pendidikan Kesehatan dengan media audio visual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap, agara mempelajari tentang kehamilan usia dini dari sumber dan media yang lain dan pelayanan kesehatan menyediakan alat bantu media pendidikan kesehatan.
The Effect Of Work Stress And Work Motivation On The Performance Of Civil Servants At The Cikarang Health Training Center, Ministry Of Health, Republic Of Indonesia Sumarno, Sumarno; Rindu, Rindu; Atiq Amanah Retna Palupi
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since the onset of the COVID-19 pandemic, the public service sector has faced significantly increasing work demands. Government agencies, including the Cikarang Health Training Center under the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, have been challenged to meet higher performance targets without a proportional increase in staff or rapid technological adaptation. This situation has led to heightened levels of work stress among civil servants, potentially affecting their motivation and overall performance. In this complex era, managing work stress and motivating employees have become crucial to maintaining productivity and performance in government institutions. This study applied a quantitative approach by distributing questionnaires to 55 civil servants at the Cikarang Health Training Center who met the inclusion criteria. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Square (PLS) approach. The findings show that work motivation has a positive and significant impact on performance (path coefficient = 0.712, p-value < 0.05), and work stress also significantly affects performance (path coefficient = 0.243, p-value < 0.05). Furthermore, work stress positively affects motivation (path coefficient = 0.677, p-value < 0.05), with motivation mediating the relationship between work stress and performance. This suggests that work stress, when managed effectively, can improve performance through increased motivation. The study concludes that stress management and work motivation enhancement programs should be implemented at the Cikarang Health Training Center to optimize civil servant performance.
Effectiveness Of Breastfeeding Counseling Training Programs In Efforts To Increase The Competency Of Health Human Resources In West Java Ratna Sari; Rindu, Rindu; Dina Indriyanti
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the main health problems faced by children in Indonesia is malnutrition Malnutrition in toddlers, one of which is caused because in infancy and childhood they do not getting intake in accordance with the best feeding patterns for infants, this shows the need to increase the competence of This shows the need to increase the competence of Human Resources for Health Health Human Resources to improve public knowledge about breastfeeding and increase exclusive breastfeeding coverage. This study aims to determine the breastfeeding counseling training program and to determine and analyze the effectiveness of the breastfeeding counseling training program on improving the competence of Health Human Resources Health Human Resources in West Java region.  A quantitative approach was used with an explanation of relationship between variables. The samples used were grouped based on region of the breastfeeding counseling training participants. Secondary data that is Quantitative secondary data were obtained from Bapelkes Cikarang documentation, annual reports and questionnaires. Data processing was carried out using Microsoft excel and Smart PLS 3 applications. Data analysis using analysis (Structural Equation Modeling) SEM analysis. The results of the research and hypothesis testing illustrate that the training program which includes effective facilitators, organizers and participants has an effect on increasing the competency of breastfeeding counseling training participants and the Facilitator variable through organizing the training plays the most important role in increasing the competency of training participants, this can be seen in the interpretation of the results (Inner Model) indirect relationship where the p value of the Facilitator's influence on increasing competence through implementation is 0.042, this can be interpreted as meaning that there is a significant influence between the Facilitator Variable on increasing Competency through the implementation Variable.
Perbedaan promosi kesehatan menggunakan video dengan leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang stunting pada anak Choirunisa, Anis; Rindu, Rindu
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): December Edition 2021
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v1i2.273

Abstract

Background: Research on health promotion using videos with leaflets on knowledge about stunting in pregnant women in the work area of ​​the Kadu Hejo Pandeglang Health Center is considered very important to study, considering that many women, especially mothers of childbearing age, still do not understand the risks caused by stunting by Therefore, the best step to increase maternal knowledge is through health promotion through video media and leaflets, according to the Ministry of Health. The negative impact of stunting is not only disrupted physical growth but also disrupted children's brain development. Purpose: The purpose of this study was to determine the difference between health promotion using video and leaflets on knowledge about stunting in pregnant women in the work area of ​​the Kadu Hejo Public Health Center, Pandeglang. Methods: This study used a quasi-experimental research design with a non-equivalent control group design. This design involved two groups of subjects, each of which was given a different experimental treatment (intervention group). Results: The results showed that 1) there was a difference in knowledge of pregnant women before and after the intervention using the video method. 2) the influence of media leaflets on the knowledge of pregnant women about stunting. This can mean that there is a difference in knowledge of pregnant women before and after the intervention using leaflet media. 3) Based on the average value (difference) of knowledge with video media and leaflet media of -3.05 points with a p value of 0.000, a value of 0.000 < 0.050, it can be concluded that there is an average difference between counseling using video media and leaflet media. Pendahuluan: Penelitian mengenai promosi kesehatan menggunakan video dengan leaflet terhadap pengetahuan tentang stunting pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Kadu Hejo Pandeglang dirasa sanga penting untuk diteliti, mengingat banyak sekali kaum perempuan khususnya Ibu-ibu pada usia subur masih kurang faham akan resiko yang disebabkan oleh stunting oleh karena itu langkah yang paling baik untuk meningkatkan pengetahuan ibu yaitu melalui promosi kesehatan baik melalui media video maupun leaflet, menurut kementerian kesehatan  Dampak negatif yang ditimbulkan dari stunting tidak hanya terganggu pertumbuhan fisiknya tetapi juga terganggu perkembangan otak anak. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Promosi Kesehatan Menggunakan Video Dengan Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Stunting Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kadu Hejo Pandeglang. Metode: Penelitian  ini  menggunakan  desain  penelitian  queasy  eksperimental dengan rancangan nonequivalent control grup. Desain ini melibatkan dua kelompok subjek, yang masing-masing diberi perlakuan eksperimental (kelompok intervensi) yang berbeda. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) adanya perbedaan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi menggunakan metode video. 2) adanya pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang stunting. Hal ini dapat diartikan adanya perbedaan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi menggunakan media leaflet. 3) Berdasarkan nilai rerata (selisih) pengetahuan dengan media video dan media leaflet sebesar -3,05 poin dengan  nilai p value sebesar 0,000,  nilai 0,000 < 0.050 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara penyuluhan menggunakan media video dengan media leaflet.
Efektivitas penyuluhan gizi 1000 hari pertama kehidupan terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kaduhejo Pandeglang Hadi, Nuring Sawitri; Rindu, Rindu
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 2 No. 2 (2022): December Edition 2022
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v2i2.328

Abstract

Background: The main factor in human life in the future is influenced by upbringing in the First 1000 Days of Life, starting from the moment of conception. In this period, the occurrence of brain development, growth, development of the body's metabolic system and the formation of the immune system. Therefore, nutrition counseling for the first 1000 days of life needs to be given especially to pregnant women for future health. Purpose: This study aims to determine the effectiveness of nutrition counseling in the first 1000 days of life on the knowledge and attitudes of pregnant women in the working area of the Kaduhejo Pandeglang Health Center in 2022. Methods: This research method uses a quasi-experimental design with a pre-test and post-test group design. The number of samples was 78 pregnant women. The measurement of knowledge and attitudes of pregnant women was carried out twice, namely before and after the counseling was given. Data analysis was performed using independent t-test. Results : The results of this study on the knowledge of pregnant women before being given counseling, namely most of the poor categories is 42 people (53.1 percent) and after being given counseling most of the good categories is 40 people (51.3 percent), on the attitude of pregnant women before being given counseling most of the poor categories are 38 people (53.1 percent) then after counseling the good category is 41 people (52.6 percent) and the effectiveness before and after nutrition counseling in the first 1000 days of life is effective on knowledge (p value 0.000 < 0, 05) and the attitude of pregnant women (p value 0.000 <0.05). Conclusion: Nutrition counseling for the first 1000 days of life is effective on the knowledge and attitudes of pregnant women in the working area of the Kaduhejo Pandeglang Health Center in 2022, so the need for promotional and preventive efforts through nutritional counseling for the first 1000 days of life on a regular basis is very important for pregnant women in maintaining nutritional intake up to in the first 1000 days of life.   Keywords: Nutrition Counseling; In The First 1000 Days Of Life; Knowledge; Attitude; Pregnant Women.   Pendahuluan: Faktor utama dalam kehidupan manusia di masa yang akan datang dipengaruhi oleh pengasuhan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, dimulai sejak terjadinya konsepsi. Pada periode tersebut, terjadinya perkembangan otak, pertumbuhan, perkembangan pada sistem metabolisme tubuh dan terjadi pembentukan sistem kekebalan tubuh, oleh karena itu, penyuluhan gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan perlu diberikan khususnya pada Ibu hamil untuk Kesehatan di masa depan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Kaduhejo Pandeglang tahun 2022. Metode: Metode penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan rancangan desain pre-test dan post- test group. Jumlah sampel sebanyak 78 orang ibu hamil. Pengukuran pengetahuan dan sikap ibu hamil dilakukan dua kali yaitu sebelum dan sesudah penyuluhan diberikan. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent t-test. Hasil: Hasil penelitian ini pada pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan penyuluhan yaitu sebagian besar kategori kurang yaitu 42 orang (53,1 persen) dan setelah diberikan penyuluhan sebagian besar kategori baik sebanyak yaitu 40 orang (51,3 persen), pada Sikap ibu hamil sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar kategori kurang yaitu 38 orang (53,1 persen) kemudian setelah dilakukan penyuluhan kategori baik sebanyak yaitu 41 orang (52,6 persen) serta efektivitas sebelum dan sesudah penyuluhan gizi 1000 hari pertama kehidupan efektif terhadap pengetahuan (p value 0,000 < 0,05) dan sikap ibu hamil (p value 0,000 < 0,05). Simpulan: Penyuluhan gizi 1000 hari pertama kehidupan efektif terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kaduhejo Pandeglang tahun 2022, maka perlunya upaya promosi dan preventif melalui penyuluhan gizi 1000 hari pertama kehidupan secara berkala sangat penting bagi ibu hamil dalam menjaga asupan nutrisi sampai dengan 1000 HPK.
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SMP 2 PABUARAN SUBANG 2024 Nurhayati, Rika; Kusumastuti, Istiana; Rindu, Rindu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36003

Abstract

Masalah kesehatan remaja di lingkungan sekolah memiliki hubungan erat dengan prestasi akademik dan kondisi kesehatan mereka. Prevalensi masalah kesehatan seperti diare (33%), cacingan (15%), dan pneumonia (13%) menunjukkan pentingnya keterlibatan remaja dalam Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi promosi kesehatan yang efektif guna meningkatkan pelaksanaan program PHBS di SMPN 2 Pabuaran, Subang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi, melibatkan 10 informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah menerapkan tiga strategi promosi kesehatan utama, program khusus yang mendukung advokasi, dukungan sosial, dan pemberdayaan masyarakat belum dioptimalkan. Fasilitas sanitasi dan edukasi kesehatan telah tersedia, namun belum cukup mendukung perubahan perilaku secara menyeluruh di kalangan siswa. Selain itu, keterlibatan siswa sebagai kader kesehatan masih perlu dikembangkan agar lebih terintegrasi dengan upaya promosi kesehatan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan edukasi kesehatan yang terjadwal dan menyeluruh untuk seluruh warga sekolah. Kerja sama antara guru dan siswa dalam pembentukan kader remaja melalui pelatihan dan edukasi kesehatan yang konsisten diperlukan untuk mengembangkan program promosi kesehatan yang lebih komprehensif. Koordinasi yang tepat memberikan implementasi yang berguna bagi setiap elemen. Keterlibatan seluruh pemangku kepentingan juga diperlukan guna mendukung keberlanjutan program PHBS di sekolah secara efektif.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI CAMPAK DI PUSKESMAS X TAHUN 2024 Nurhayati, Fitria; Rindu, Rindu; Kusumastuti, Istiana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36272

Abstract

Imunisasi campak merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam rangka menurunkan angka kejadian penyakit menular pada anak. Namun, cakupan imunisasi campak di beberapa wilayah masih belum mencapai target yang ditetapkan. Faktor-faktor seperti pengetahuan ibu, pekerjaan, dan tingkat pendidikan ibu dapat mempengaruhi kelengkapan imunisasi anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 56 responden di Wilayah Kerja Puskesmas X. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya Analisis data menggunakan uji t-test dan uji regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 34 responden (60.7 %) memiiki imunisasi tidak lengkap, dalam hasil uji statitis menunjukan bahwa ada pengaruh pengetahuan (p=0,000; r=0,804), pekerjaan (p= 0,000; r=0,647), dan pendidikan (p=0,000; r=0,672) terhadap kelengkapan imunisasi campak dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori kuat. Berdasarkan uji regresi linier, diperoleh nilai F hitung > F tabel (31,778 > 3,180), maka terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan, dan pendidikan secara bersama-sama terhadap kelengkapan nimunisasi campak. Nilai koefisien (R2) sebesar 0,647 yang berarti pengetahuan, pekerjaan, dan pendidikan secara bersama-sama berpengaruh 64,7% terhadap kelengkapan imunisasi campak. Dan dapat diartikan pula bahwa ada 35,3% % variabel lainnya yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi campak yang tidak masuk dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini maka diharapkan pihak puskesmas agar dapat meningkatkan tingkat pengetahuan ibu  mengenai imunisasi dengan cara meningkatkan penyuluhan-penyuluhan.
Co-Authors Adelina, Rizky Agus Tri Widiyantara, Agus Tri Agustina, Desy Aisyah, Tiara Safa Alamsyah, Putri Rahmah Alfarel, Muhammad Adny Amelia, Sri Rezki Andiyana, Yuyun Apriliana, Adhela Apriyani, Magdalena Tri Putri Aranda, Rizky Arini, Nining Astrid Novita, Astrid Atiq Amanah Retna Palupi Badriyah, Lulu'ul Basara, Suhartina Choirunisa, Anis Daeli, Perdamaian Darmadja, Sobar Dasuki, Ahmad Desy Sulistiyorini Diana Diana Dina Indriyanti Dwi Ayu, Yennyka Dwi, Khairunisya Ester, Katerine Falah, Dien Fardyanti, Nadhir Saffana Tedja Fathan, Fadhillah Fatimah, Siti Nurul Fatma, Rita fitra, Ardana Al Fitra Fitriani, Dianita GP, Lazuardi H, Sartina Habibah, Salma Putri Hadi, Nuring Sawitri Hafidz, Hafizurrachman Hafizurrachman Hafizurrachman Hafizzurrachman, M. Harimat Hendarwan Hartono, Risky Kusuma Harvianza, Ardo Hayatullah, Madinah Munawaroh Hestiana, Widia Ilhamsyah, Aldi Janah, Esti Nur Julianti Julianti, Julianti K, Milka Anggraeni Karang, Aneselma S Karepesina, Juliyanti Karubuy, Milka Anggreni Kesuma, Iyah Khairunnisa, Gunanti Khartini Kaluku Kurniawati, Lise Kusumastuti, Istiana Laira, Jurni Ribka Laleda, Miranti Blandin Lisca, Shinta Mona LUKMAN, LUKMAN Mantrono, Margaretha Josephine Maria Ulfah Marifatulah, Marifatulah Maryani, Ayu Miya Maulida, Hilma Hasro Meirawan, Rizky Fajar Meirita, Titalusi Mellinda, Shirley Miftachurohman, Ariria Mistiana, Intan Mony, Sara Mukhlida, Halma Zahro Mulachela, Zainab Husin Natalia, Maria Desi noviyani, ernita prima Nur, Dinni Nurdiana, Maida Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Fitria Nurhayati, Rika Nurjana Nurjana, Nurjana Nurkarimah, Resa Pangestu, Gaidha Khusnul Pramudita, Widya Rachma Prasetio , Kukuh purnama, Dedeh Purnama Purnama, Muhammad Gian Purnamasari, Eka R W Putri, Magdalena Tri Putri, Sonia Wahyu Amanda Rahmanita, Afida Rakhmawati, Yenny Dewi Ramadhani, Alicia Hera Ramadhanti, Gita RATNA SARI Reni Reni, Reni retnani, Dwi Ari Retnani Rini, Ageng Septa Riri, Risda Rizkiyah, Raudatul Ruliani, Syarifah Nur Sadela, Ria Sancka Stella G. Sihura Sandi, Sri Waluyati saputra, fajar Sari, Agustina Savsavubun, Agnesia N Setyonugroho, Adhitya Sihura, Sancka Stella G. Sinorita, Marice Sipayung, Romaulina Sipayung Solehudin, Solehudin Sugeng Suryanto Sumanti, Nurwita Trisna Sumarno . Sumiati Sumiati sumiyati, Babay Sumiyati Susanti, Astri Syaripah, Pipih Syuni, Ridho Maulyza Tryas Wardani, Indah Sevti Witisnasari, Dita Wiwik, Wiwik Yuni Pradilla Fitri, Yuni Pradilla Yuniarti, Arum Tri Yunita, Paula Yuslina, Yuslina