Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of Hazardous and Toxic Solid Waste Management in Cancer Patient Care Rooms at the Cancer Center Building, RSUP Fatmawati Jakarta, 2024 Alfarel, Muhammad Adny; Sulistiyorini, Desy; Rindu, Rindu
Health Safety Environment Vol 4 No 2 (2025): Health Safety Environment Journal (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fatmawati Central General Hospital (RSUP Fatmawati)  is a Type A hospital based on education and research for health workers in providing health services that will produce hazardous solid waste that can interfere with health if not managed properly and correctly. The purpose of this study is to determine how the process of implementing hazardous solid waste management in cancer patient care rooms is carried out. Method: This study is observational in nature, using a qualitative descriptive research design with in-depth interviews, observations, and document reviews. The informants in this study include the environmental health department, solid waste supervisors, the Cancer Center building manager, the cleaning service manager, and six cleaning staff members. Results: The study concluded that the management of infectious medical waste and non-infectious medical waste in the cancer patient care unit of the Cancer Center Building at RSUP Fatmawati, from the sorting stage, containment, transportation, temporary storage at the TPS, and processing in collaboration with the second party, as well as the facilities and infrastructure used in the management of hazardous solid waste (B3), are in accordance with applicable regulations. Conclusion: The management of solid B3 waste at the Cancer Center Building of RSUP Fatmawati Hospital is in accordance with regulations and standard operating procedures for solid B3 waste management, specifically infectious medical waste and non-infectious medical waste in the cancer patient care unit, which are in compliance with applicable regulations.
Evaluation of Hazardous and Toxic Solid Waste Management in Cancer Patient Care Rooms at the Cancer Center Building, RSUP Fatmawati Jakarta, 2024 Alfarel, Muhammad Adny; Sulistiyorini, Desy; Rindu, Rindu
Health Safety Environment Vol 4 No 2 (2025): Health Safety Environment Journal (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fatmawati Central General Hospital (RSUP Fatmawati)  is a Type A hospital based on education and research for health workers in providing health services that will produce hazardous solid waste that can interfere with health if not managed properly and correctly. The purpose of this study is to determine how the process of implementing hazardous solid waste management in cancer patient care rooms is carried out. Method: This study is observational in nature, using a qualitative descriptive research design with in-depth interviews, observations, and document reviews. The informants in this study include the environmental health department, solid waste supervisors, the Cancer Center building manager, the cleaning service manager, and six cleaning staff members. Results: The study concluded that the management of infectious medical waste and non-infectious medical waste in the cancer patient care unit of the Cancer Center Building at RSUP Fatmawati, from the sorting stage, containment, transportation, temporary storage at the TPS, and processing in collaboration with the second party, as well as the facilities and infrastructure used in the management of hazardous solid waste (B3), are in accordance with applicable regulations. Conclusion: The management of solid B3 waste at the Cancer Center Building of RSUP Fatmawati Hospital is in accordance with regulations and standard operating procedures for solid B3 waste management, specifically infectious medical waste and non-infectious medical waste in the cancer patient care unit, which are in compliance with applicable regulations.
Review of Trial Therapies and Treatment for COVID-19: Lessons for Indonesia Mukhlida, Halma Zahro; Maulida, Hilma Hasro; Khairunnisa, Gunanti; Mantrono, Margaretha Josephine; Hartono, Risky Kusuma; Rindu, Rindu; Purnamasari, Eka R W; Meirawan, Rizky Fajar
Kesmas Vol. 15, No. 5
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The infectious disease from Coronavirus Disease 2019, or COVID-19, has quickly spread world-wide since 2019. Therapies for managing COVID-19 have yet to be confirmed as medication for the severe sickness that the disease may cause. This study aimed to review the previous research of the efficacy of trial therapy and treatment to the patients in the hospital with COVID-19. Using PRISMA guidelines as a method for conducting a systematic literature review, a total of 67 articles were collected from several online journal databases. Various therapies were found that are effective in the treatment and management of COVID-19. In accordance with the inclusion and exclusion criteria of this study, a total of 8 articles were selected. The study showed that several therapies are effective in managing the severe illness, can be used as COVID-19 treatment. Combination of medicine have shown the effectiveness of clinical improvements and recovery rate in a short time compared to single medicine. Nevertheless, further study into effective therapies for COVID-19 must be continued to find the best therapy and treatment.
Membangun Karakter Technopreneurship Dalam Bidang Kesehatan Novita, Astrid; Rini, Ageng Septa; Rindu, Rindu; Lisca, Shinta Mona; Hayatullah, Madinah Munawaroh
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1551

Abstract

Technopreneurship merupakan proses sinergi dari kemampuan yang kuat pada penguasaan teknologi serta pemahaman menyeluruh tentang konsep kewirausahaan. Technopreneurship adalah proses dalam sebuah organisasi yang mengutamakan inovasi dan secara terus menerus menemukan problem utama organisasi, memecahkan permasalahannya, dan mengimplementasikan cara-cara pemecahan masalah dalam rangka meningkatakan daya saing di pasar global Jurnal. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah secara deskripsi akan memberikan gambaran tentang ber-entrepreneur serta usaha kecil menengah dengan menggunakan teknologi. Dari segala sudut pandang, baik motivasi, kepemilikan, manajerial, ketenagakerjaan, dan sebagainya technopreneurship bisa diedukasi melalui dunia pendidikan sebagai dunia transformas, yaitu ilmu mengembangkan kewirausahaan dengan menggunakan basis teknologi sebagai dasar berwirausaha. Metode Dalam pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan informasi kepada tenaga kesehatan dan mahasiswa tentang membangun karakter technopreneurship dalam bidang kesehatan dan metode pengabdian masyarakat ini secara daring dengan menggunakan zoom. Kegiatan Pengabdian Masyarakat telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 06 Januari 2024 peserta diberikan pre-test sebelum materi diberikan dan post-test setelah materi diberikan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah Jumlah Peserta yang datang sesuai target mencapai 100% dari target peserta, yaitu berjumlah 650 peserta pada hasil posttest didapatkan hasil 90% peserta menjawab benar dari kuesioner yang disebarkan melalui googleform tersebut dan 10% peserta menjawab salah, sehingga dapat disimpulkan bahwa berhasilnya pengabdian masyarakat ini dari penyampaian materi yang diberikan melalui penyuluhan via zoom. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat berjalan dengan tertib dan mendapatkan respon baik didapatkan hasil yang memuaskan dan respon positive dari segi Materi dan Narasumber.
Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Persepsi Suami Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Iud Di Wilayah Kerja Puskesmas Haurwangi Kabupaten Cianjur Tahun 2023 Kurniawati, Lise; Rindu, Rindu; Rini, Ageng Septa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10172

Abstract

Program Pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Indonesia mengalami suatu keadaan stagnan yang ditandai dengan tidak meningkatnya beberapa indikator pelayanan KB yaitu angka kesertaan ber-KB (Contraceptive Prevalence Rate=CPR) dan unmet need. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dihitung menggunakan rumus lemeshow, sehingga diperoleh sampel sebanyak 110 responden ibu pasangan usia subur di Puskesmas Haurewangi Kabupaten Cianjur tahun 2023. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian besar dari responden memiliki pengetahuan yang cukup baik yaitu sebanyak 78.2%, sikap yang cukup baik yaitu sebanyak 80.9%, persepsi suami yang cukup baik yaitu sebanyak 78.2% dan sebanyak 80.9% tidak menggunakan IUD . maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan persepsi suami dengan penggunaan KB IUD di Puskesmas Haurwangi Tahun 2023 dengan nilai p value 0,000 (<0,05).
Optimalisasi Penerapan Manajemen Puskesmas dalam Upaya Peningkatan Kinerja Puskesmas di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Fatma, Rita; Rindu, Rindu; Lukman, Lukman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10857

Abstract

Pendahuluan: Puskesmas merupakan titik awal dalam pelayanan kesehatan yang menjadi pilar utama pembangunan kesehatan. Untuk mencapai hasil kinerja yang unggul, diperlukan pelayanan berkualitas yang didukung oleh manajemen yang tepat. Salah satu strategi untuk mencapai hal ini adalah dengan mengoptimalkan penerapan manajemen puskesmas melalui pelaksanaan siklus manajemen sesuai jadwal. Metode: Studi ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik dan menerapkan desain penelitian cross-sectional. Misi penelitian ini adalah untuk mengungkapkan korelasi antara pelaksanaan manajemen dan prestasi puskesmas. Hasil: Dari hasil penelitian terhadap 39 Puskesmas yang diteliti, terdapat variasi dalam penerapan manajemen pada setiap tahapannya. Secara keseluruhan, semua puskesmas telah menerapkan manajemen dengan optimal. Pada tahap perencanaan (P1) dan tahap pergerakan dan pelaksanaan (P2), tidak ada puskesmas yang dikelompokkan dalam kategori kurang (0%). Namun, terdapat perbedaan dalam nilai kategori, dengan 21,4% dari puskesmas memiliki kategori perencanaan kurang dan 78,6% memiliki kategori baik. Pada tahap penggerakan pelaksanaan (P2), 64,3% memiliki kategori baik dan 35,7% memiliki kategori cukup. Sedangkan pada tahap pengawasan, pengendalian, dan penilaian (P3), 71,4% memiliki kategori baik dan 28% memiliki kategori cukup. Ditemukan hubungan antara penerapan manajemen dengan nilai kinerja puskesmas, dengan 35% memiliki kinerja baik, 25% kinerja cukup, dan 39,3% kinerja kurang. Saran: Puskesmas di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar perlu memaksimalkan penerapan manajemen. Semakin baik penerapan pada tahap perencanaan (P1), pelaksanaan dan pergerakan (P2), serta pengawasan, pengendalian, dan penilaian (P3), maka capaian kinerja kinerja puskesmas juga akan semakin meningkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi-inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja puskesmas guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Efektivitas Peran Kader ‘Srikandi’ Dalam Pemantauan Ibu Hamil Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu (Di Wilayah Pleret Kabupaten Bantul) Witisnasari, Dita; Rindu, Rindu; Widiyantara, Agus Tri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10989

Abstract

Angka Kematian Ibu di Bantul tahun 2021 mencapai 374,1 tiap 100.000 kelahiran hidup, sedangkan target nasional yaitu 183 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab AKI adalah adanya kelompok ibu hamil yang beresiko. Salah satu upaya Dinas Kesehatan Bantul menurunkan AKI yaitu meluncurkan kader ‘Srikandi’ yang berperan mengidentifikasi ibu hamil terutama bumil beresiko di wilayahnya. Kapanewon Pleret termasuk wilayah dengan jumlah ibu hamil beresiko paling banyak dan beberapa tahun ini terdapat kematian ibu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Efektivitas Peran Kader ‘Srikandi’ Dalam Pemantauan Ibu Hamil Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu (di Wilayah Pleret Kabupaten Bantul). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji dan menganalisis bagaimana efektivitas peran kader ‘srikandi. Pengambilan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi dengan informan sejumlah 9 kader srikandi, 8 ibu hamil, 3 bidan penanggungjawab Kalurahan, 1 Kepala Puskesmas dan 1 Dinas Kesehatan. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa kader ‘srikandi’ sudah menjalankan peran melakukan pendataan ibu hamil, kunjungan rumah, pembagian makanan tambahan, pelaporan dan edukasi. Kader mendapatkan dukungan baik dari keluarga, masyarakat, puskesmas, Kalurahan, PKK, pemerintah daerah. Upaya peningkatan efektivitas peran kader ‘srikandi’ dengan pertemuan, pembinaan, peningkatan kapasitas kader melalui workshop, pelatihan, forum kader kesehatan, pelibatan kader, reward dan regulasi. Namun masih ada hambatan seperti kurangnya jumlah kader, rangkap tugas kader, reward belum optimal serta keterbatasan pengetahuan kader. Sehingga dibutuhkan upaya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak seperti masyarakat untuk aktif melaporkan bumil baru, Puskesmas dalam peningkatan kapasitas kader, Kalurahan dalam fasilitasi dan dana, Kapanewon, tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP PKK) dalam pembinaan, Pemerintah serta organisasi profesi dan swasta
Peran Pendampingan dalam Program Pemberdayaan Keluarga: Studi pada Keluarga TB Paru di Kelurahan Wajo Kecamatan Murhum Kota Baubau Nurjana, Nurjana; Rindu, Rindu; Yuslina, Yuslina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12677

Abstract

Sejak tahun 2020-2022 Kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Wajo merupakan penyumbang terbesar di Kota Baubau. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas peran pendampingan dalam program pemberdayaan keluarga pada keluarga TB Paru (kontak erat/kontak serumah). Dimana kader memberikan pendampingan pada keluarga dengan memberikan edukasi yang terkait dengan peningkatan sikap yang meliputi aspek pengetahuan/kognitif, afektif dan konatif dalam pencegahan penularan, dan perilaku terhadap pencegahan penularan penyakit pada keluarga penderita tuberkulosis (kontak serumah/kontak erat) meliputi perilaku pencegahan, perilaku peningkatan kesehatan, perilaku gizi dan upaya mencari pengobatan (pemeriksaan diri sejak dini). Selain itu dalam penelitian ini juga bertujuan mengetahui jumlah anggota keluarga yang melakukan pemeriksaan TB, serta kasus TB secara dini. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental menggunakan metode Times Series Eksperimen,dalam penelitian ini hanya ada kelompok eksperimen tanpa adanya kelompok control. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan/pemberian edukasi kepada keluarga pasien dan pendampingan melalui kunjungan rumah sebanyak 4 kali (1 bulan). Sebanyak 65% dari total 40 responden memiliki sikap terhadap pencegahan penularan penyakit yang berada pada kategori tinggi, 14% berada pada kategori sedang, dan 0% pada kategori rendah pada saat dilakukan pre-test. Sedangkan pada hasil post-test terdapat peningkatan sikap terhadap pencegahan penularan penyakit yang berada pada kategori tinggi menjadi 82,5% dan sisanya 17,5% berada pada kategori sedang; sebanyak 62,5% dari total 40 responden memiliki perilaku terhadap pencegahan penularan penyakit yang berada pada kategori baik, 37,5% berada pada kategori cukup baik, dan 0% pada kategori tidak baik pada saat dilakukan pre-test. Sedangkan pada hasil post-test terdapat peningkatan perilaku terhadap pencegahan penularan penyakit yang berada pada kategori baik menjadi 72,5% dan sisanya 27,5% berada pada kategori cukup baik; Berdasarkan Uji Paired Sample T Test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) baik pada variabel sikap maupun pada variabel perilaku sebesar 0,002 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara hasil sikap dan perilaku responden terhadap pencegahan penularan penyakit TB pada data pre test dan post test; dari 40 sampel kontak erat pasien dilakukan TST pada 26 sampel, dan diperoleh hasil TST Negatif sebanyak 11 orang (42,31%) dan TST Positif sebanyak 15 orang (57,69%).
Optimalisasi Peran Kader Yuk Jaim (Yuk Jadi Remaja Anti Anemia) dalam Pencegahan Anemia Remaja Putri di SMPN 14 Kota Tangerang Rakhmawati, Yenny Dewi; Rindu, Rindu; Fitri, Yuni Pradilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3273

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang berpengaruh terhadap pembangunan kesehatan, sosial, dan ekonomi. Salah satu kelompok yang rentan mengalami anemia adalah remaja putri. Upaya pencegahan anemia remaja putri dilakukan dengan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD), dimana pelaksanaannya dibantu oleh Kader Kesehatan Remaja (KKR) di sekolah yang disebut Kader Yuk Jaim. Penelitian dilakukan di SMPN 14 dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh optimalisasi peran Kader Yuk Jaim dalam pencegahan anemia remaja putri di SMPN 14 Kota Tangerang. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2023 menggunakan desain quasi eksperimental dengan model one group pretest posttest. Kader Yuk Jaim diberi intervensi pelatihan. Remaja putri diberi intervensi pemberian informasi oleh Kader Yuk Jaim mengenai anemia sebelum pemberian TTD sebanyak 1 kapsul setiap minggu selama 4 minggu. Pengetahuan terkait anemia diukur menggunakan kuesioner. Hasil pemberian TTD dicatat menggunakan format laporan suplementasi TTD. Kadar hemoglobin diukur menggunakan Hemocue. Pengetahuan Kader Yuk Jaim dan status anemia remaja putri dianalisis dengan uji T. Peran Kader Yuk Jaim, pengetahuan remaja putri dan konsumsi TTD remaja putri dianalisis dengan uji Wilcoxon. Selain itu, dilakukan uji bivariat menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan intervensi terhadap Kader Yuk Jaim meningkatkan pengetahuan (p=0,000) dan peran Kader Yuk Jaim (p=0,005), intervensi terhadap remaja putri meningkatkan pengetahuan remaja putri (p=0,000) dan konsumsi TTD (p=0,000) serta terdapat hubungan yang signifikan antara peran Kader Yuk Jaim dengan status anemia remaja putri (p=0,000). Pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 14 dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran Kader Yuk Jaim, sehingga perlu diaplikasikan secara menyeluruh di tingkat Kota Tangerang.
Analisis Efektivitas Penerapan Layanan e-Puskesmas di UPT Puskesmas Cangkurawok Kabupaten Bogor Hestiana, Widia; Rindu, Rindu; Arini, Nining
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i03.3891

Abstract

Perkembangan revolusi industri 4.0 saat ini menjadi teknologi informasi, yang dapat membantu efektivitas dalam pekerjaan, salah satunya pada bidang pelayanan kesehatan, dan didukung Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 pasal 45. Pelayanan kesehatan dalam hal ini UPT Puskesmas Cangkurawok telah menggunakan layanan e-puskesmas sejak bulan September tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas penerapan layanan e-puskesmas di UPT Puskesmas Cangkurawok Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode penelitian analisis deskriptif dan terdiri dari 4 orang key informan serta 6 informan pendukung. Hasil dari penelitian yang menghubungkan implementasi layanan e-puskesmas di UPT Puskesmas Cangkurawok dengan kriteria efektivitas Gibson. Selain itu juga menghubungkan dengan pasal yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Layanan e-puskemas di UPT Puskesmas Cangkurawok sudah tercapai secara kualitas, yakni seluruh pasien berkunjung selesai dilayani. Secara kualitas layanan e-puskesmas di UPT Puskesmas Cangkurawok belum sempurna, karena konten belum lengkap terisi pada bagian asuhan keperawatan dan skrining pasien. Meskipun demikian e-puskemas ini efektif dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, meningkatkan efisiensi dan kinerja staf puskesmas. Hal tersebut diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi dan observasi terhadap informan. Saran bagi puskesmas untuk meningkatkan kualitas layanan e-puskesmas agar melengkapi pengisian e-puskesmas sesuai SOP dan standar Permenkes nomor 24 tahun 2022. Puskesmas memberikan reward kepada staf pelaksana layanan e-puskesmas atas setiap perkembangan baik yang ditemukan oleh tim mutu puskesmas. Selain itu juga puskesmas secara berkala melakukan sosialisasi terkait pelayanan e-puskesmas melalui media informasi yang dimiliki, agar masyarakat bisa menjangkau informasi tentang perkembangan layanan e-puskesmas.
Co-Authors Adelina, Rizky Agus Tri Widiyantara, Agus Tri Agustina, Desy Aisyah, Tiara Safa Alamsyah, Putri Rahmah Alfarel, Muhammad Adny Amelia, Sri Rezki Andiyana, Yuyun Apriliana, Adhela Apriyani, Magdalena Tri Putri Aranda, Rizky Arini, Nining Astrid Novita, Astrid Atiq Amanah Retna Palupi Badriyah, Lulu'ul Basara, Suhartina Choirunisa, Anis Daeli, Perdamaian Darmadja, Sobar Dasuki, Ahmad Desy Sulistiyorini Diana Diana Dina Indriyanti Dwi Ayu, Yennyka Dwi, Khairunisya Ester, Katerine Falah, Dien Fardyanti, Nadhir Saffana Tedja Fathan, Fadhillah Fatimah, Siti Nurul Fatma, Rita fitra, Ardana Al Fitra Fitriani, Dianita GP, Lazuardi H, Sartina Habibah, Salma Putri Hadi, Nuring Sawitri Hafidz, Hafizurrachman Hafizurrachman Hafizurrachman Hafizzurrachman, M. Harimat Hendarwan Hartono, Risky Kusuma Harvianza, Ardo Hayatullah, Madinah Munawaroh Hestiana, Widia Ilhamsyah, Aldi Janah, Esti Nur Julianti Julianti, Julianti K, Milka Anggraeni Karang, Aneselma S Karepesina, Juliyanti Karubuy, Milka Anggreni Kesuma, Iyah Khairunnisa, Gunanti Khartini Kaluku Kurniawati, Lise Kusumastuti, Istiana Laira, Jurni Ribka Laleda, Miranti Blandin Lisca, Shinta Mona LUKMAN, LUKMAN Mantrono, Margaretha Josephine Maria Ulfah Marifatulah, Marifatulah Maryani, Ayu Miya Maulida, Hilma Hasro Meirawan, Rizky Fajar Meirita, Titalusi Mellinda, Shirley Miftachurohman, Ariria Mistiana, Intan Mony, Sara Mukhlida, Halma Zahro Mulachela, Zainab Husin Natalia, Maria Desi noviyani, ernita prima Nur, Dinni Nurdiana, Maida Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Fitria Nurhayati, Rika Nurjana Nurjana, Nurjana Nurkarimah, Resa Pangestu, Gaidha Khusnul Pramudita, Widya Rachma Prasetio , Kukuh purnama, Dedeh Purnama Purnama, Muhammad Gian Purnamasari, Eka R W Putri, Magdalena Tri Putri, Sonia Wahyu Amanda Rahmanita, Afida Rakhmawati, Yenny Dewi Ramadhani, Alicia Hera Ramadhanti, Gita RATNA SARI Reni Reni, Reni retnani, Dwi Ari Retnani Rini, Ageng Septa Riri, Risda Rizkiyah, Raudatul Ruliani, Syarifah Nur Sadela, Ria Sancka Stella G. Sihura Sandi, Sri Waluyati saputra, fajar Sari, Agustina Savsavubun, Agnesia N Setyonugroho, Adhitya Sihura, Sancka Stella G. Sinorita, Marice Sipayung, Romaulina Sipayung Solehudin, Solehudin Sugeng Suryanto Sumanti, Nurwita Trisna Sumarno . Sumiati Sumiati sumiyati, Babay Sumiyati Susanti, Astri Syaripah, Pipih Syuni, Ridho Maulyza Tryas Wardani, Indah Sevti Witisnasari, Dita Wiwik, Wiwik Yuni Pradilla Fitri, Yuni Pradilla Yuniarti, Arum Tri Yunita, Paula Yuslina, Yuslina