Articles
Bahan Ajar Musik Ansambel untuk Siswa SD
Ulfah Samrotul Fuadah;
Resa Respati;
Momoh Halimah
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2017): Indonesian Journal of Primary Education: June 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/ijpe.v1i1.7493
Pendidikan seni musik merupakan salah satu bidang keilmuan yang dipelajari oleh siswa Sekolah Dasar. Seni musik salah satunya melalui kegiatan ansambel memberikan manfaat seperti memunculkan sikap bekerja sama dan harmonis antar siswa. Namun pada kenyataannya, pembelajaran ansambel dalam bidang seni musik di sekolah belum efektif. Hal tersebut diakibatkan beberapa faktor seperti belum tersedianya bahan ajar yang mudah dipahami dan dibaca. Sebagai solusi pemecahan masah, peneliti mengembangkan bahan ajar musik ansambel. Tujuan peneliti melakukan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan rancangan, kelayakan, serta implementasi bahan ajar musik ansambel untuk siswa kelas tinggi sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu Design Based Reseach (DBR) dengan prosedur penelitian menurut Reeves. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, Expert Judgement, Angket, dan studi dokumentasi. Penelitian menghasilkan produk bahan ajar berbentuk modul dengan judul Ansambel untuk Siswa Sekolah Dasar. Kerangka bahan ajar terdiri dari: (1) deskripsi tujuan; (2) petunjuk belajar; (3) uraian materi; dan (4) tugas atau latihan yang telah divalidasi dan direvisi sesuai saran dari para ahli. Latihan praktik dalam bahan ajar terdiri dari latihan memainkan nada sederhana dan lagu hasil aransemen. Lagu aransemen dilengkapi dengan full score dan partisi untuk memudahkan dalam membaca notasi sesuai instrumen musik yang dimainkan. Bahan ajar juga dilengkapi CD berisi instrumen musik pengiring lagu. Hasil uji coba menggambarkan bahwa bahan ajar dapat digunakan oleh siswa dan dapat membimbing siswa dalam melaksanakan kegiatan ansambel sehingga pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan.
PEMBELAJARAN ANSAMBEL MUSIK UNTUK SISWA KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR
Resa Respati;
Ulfah Samrotul Fuadah
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11755
Pendidikan seni musik memberikan pelatihan untuk mengekspresikan dan mengapresiasikan seni secara kreatif untuk mengembangkan kepribadian siswa, sikap dan emosional, serta melatih kreativitas dengan memanfaatkan berbagai unsur yang ada dalam musik. Salah satu materi yang dipelajari yaitu ansambel. Dilapangan, masih banyak guru yang kebingungan dalam melaksanakan pembelajaran ansambel. Banyak faktor yang menghambat mulai dari bahan ajar, model pembelajaran, alat musik, serta motivasi. Dalam artikel ini dibahas mengenai pembelajaran ansambel musik untuk siswa kelas tinggi SD dengan model pembelajaran dan bahan ajar yang inovatif dan menyenangkan. Model pembelajaran yang digunakan yaitu model cooperative learning tipe jigsaw. Bahan ajar yang digunakan yaitu bahan ajar yang dirancang melalui tahap penelitian, sehingga bahan ajar tersebut telah disesuaikan dengan kemampuan siswa SD, dapat dipahami dengan baik, serta teruji kelayakannya. Berdasarkan kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan melalui penelitian, siswa mengalami peningkatan cukup baik dalam bermain ansambel musik
PENERAPAN PERMAINAN TRADISONAL SASALIMPETAN SEBAGAI STIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR INDONESIA DI RIYADH
Merliana, Anggit;
Giyartini, Rosarina;
Irawan, Tb. Moh. Irma Ari;
Respati, Resa;
Nuraeni, Neni
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v11i1.27922
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek sikap yang perlu dikembangkan pada era digital ini. Fenomena yang terjadi saat ini dengan adanya teknologi setiap individu lebih senang melakukan interaksi melalui media sosial sehingga aspek sikap sosial nampaknya mulai berkurang termasuk pada anak-anak sekolah dasar. Salah satu bentuk perkembangan sosial yaitu kerjasama yang terdapat pada beberapa kegiatan seperti gotong royong atau permainan-permainan tradisional yang pada umumnya dilakukan secara berkelompok. Salah satu permainan tradisional yang dilakukan secara berkelompok yaitu Sasalimpetan. Permainan ini bisa dilakukan dalam kelompok kecil maupun kelompok besar, mulai dari empat orang atau lebih. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan permainan sasalimpetan terhadap aspek perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen pada siswa sekolah dasar kelas IV dan kelas V dengan desain One-Shot Case Study. Hasil yang telah diperoleh dari penelitian yaitu tingkat keterampilan sosial siswa sekolah dasar dari hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan tingkat yang tinggi pada empat aspek keterampilan yang dikaji dan tidak ada siswa yang mengalami keterampilan sosial yang rendah pada keempat aspek. Rekomendasi selanjutnya, siswa yang masih mengalami tingkat sedang pada aspek keterampilan sosial perlu untuk ditingkatkan.
ANALYSIS OF THE NEEDS OF TEACHING MATERIALS ON SOUND AND TYPES OF MUSICAL INSTRUMENTS FOR GRADE 4 ELEMENTARY SCHOOLS
Mahardika, Putri;
Respati, Resa;
Ganda, Nana
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19448
His study concerns the analysis of the needs of teaching materials on sound material and types of musical instruments. The purpose of this research was to determine the need for teaching materials on sound material and types of musical instruments. The approach used is by using a qualitative approach. Data obtained by observation techniques, interviews, and documentation studies. Based on the implementation of observations, interviews, and documentation studies, it was found that the need for teaching materials on sound material and types of musical instru-ments can be in the form of electronic modules. The electronic modules needed are in accord-ance with the development of grade IV elementary school children, namely they must have an attractive appearance, choose a striking color, use the appropriate type of writing, use simple language, and practice questions in the form of a game. This research has the benefit that it can be used as a reference or basis in developing teaching materials in the form of electronic modules. So that the teaching materials used in learning can meet the needs of students.
PENGGUNAAN APLIKASI SIBELIUS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SIGHT READING PESERTA DIDIK KELAS 5
Nurjanah, Risa Siti;
Respati, Resa;
Ganda, Nana
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19450
Pembelajaran seni musik pada tingkat sekolah dasar masih kurang berjalan dengan baik ka-rena keterbatasan media dan pendidik yang kurang menguasai teori dan praktik pembelaja-ran seni musik. Notasi balok menjadi materi seni musik pada kurikulum merdeka yang di-pelajari peserta didik kelas 5. Melalui pembelajaran seni musik peserta didik tidak hanya belajar tentang pengetahuan saja akan tetapi praktiknya juga. Tujuan dari penelitian ini ada-lah untuk mengetahui penggunaan aplikasi Sibelius dalam meningkatkan kemampuan ket-erampilan sight reading peserta didik terhadap membaca ritme dan melodi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimen one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah SDN 2 Sukasenang dengan sampel peserta didik kelas 5 berjumlah 23 orang. Teknik analisi data dilakukans secara deskriftif dengan bantuan penghitungan melalui aplikasi spss. Data melalui tahapan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t test dan uji N-Gain untuk mengetahui efektivitas aplikasi Sibelius dalam meningkatkan kemampuan keterampilan sight reading peserta didik. Berdasarkan hasil uji t diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar -17,087 yang artinya menunjukan selisish nilai ra-ta-rata pada pretest dan posttest. Dan hasil uji N-Gain persen menunjukan bahwa penggunaan aplikasi Sibelius berada pada rentan 56-75 yang artinya aplikasi Sibelius cukup efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan peserta didik terhadap membaca ritme dan melodi.
PENGGUNAAN MEDIA RHYTM SECTION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MUSIKALITAS PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR
Putriani, Syita Nurcahya;
Respati, Resa
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19454
Masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran seni musik yang efektif di sekolah dasar akan berakibat pula pada keterbatasan keterampilan musikal peserta didik sehingga dil-akukanlah penelitian ini untuk menguji keefektifan media rhytm section untuk meningkat-kan kemampuan musikalitas peserta didik kelas V B SD Negeri Mangkubumi Tasikmalaya sebagai kelas eksperimen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendeka-tan kuantitatif dengan metode penelitian kuasi eksperimen, instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah rubrik sebagai pedoman penilaian untuk mengukur kemampuan musikalitas melalui pretest dan post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data penelitian menggunakan uji statistik Normalized Gain dan uji statistik pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan musikalitas peser-ta didik pada hasil pretest-posttest di kelas eksperimen dengan menggunakan media rhytm section. Peningkatan kemampuan musikalitas di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, hal tersebut dapat dibuktikan melalui hasil pretest dan posttest di masing-masing kelas. Berdasarkan hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa media rubrik rhytm berada pada kategori efektif untuk meningkatkan kemampuan musikalitas siswa kelas V SD.
KEMAMPUAN MUSIKALITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR KANAAN GLOBAL SCHOOL DI KOTA JAKARTA
Monica, Monica;
Respati, Resa;
Nugraha, Akhmad
ATTA`DIB Vol. 7 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v7i2.19517
Salah satu tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Kecerdasan sendiri merupakan kemampuan kognitif yang tidak terpisahkan dari aktivitas pikiran manusia, salah satu hal yang membedakan antara manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah kecer-dasan yang dimilikinya. Howard gardner mengemukakan manusia mempunyai sembilan kecerdasan, pada penelitian ini akan membahas tentang kecerdasan musikal. Penelitian ini penting dilakukan karena kemampuan musikalitas merupakan kemampuan bawaan yang melekat pada diri anak dan sudah ada sejak manusia dilahirkan. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan alat tes musikal dengan empat indikator seperti menirukan nada, menirukan ritme, menirukan melo-di dan merespon ritme. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan musikalitas siswa terkategorikan cukup musikal (CM) sebanyak 44 siswa (31%), tingkat kemampuan musikalitas siswa terkategorikan musikal (M) sebanyak 74 siswa (53%) dan tingkat kemampuan musikalitas terkategorikan sangat musikal (SM) sebanyak 22 siswa (16%). Dengan demikiran dapat kita simpulkan bahwa sebagian besar siswa sekolah dasar Kanaan Global School di Kota Jakarta terkategorikan Musikal dengan perolehan jumlah sebanyak 74 siswa (53%) dari 140 siswa secara keseluruhan.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW PELATIHAN MUSIK : MEMORI KERJA MUSIK DAN BAHASA SECARA NEUROLOGIS
Amani, Tazkya;
Respati, Resa;
Ganda, Nana
ATTA`DIB Vol. 7 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v7i2.19522
Musik dan Bahasa dikenal secara global dengan menempati posisi penting yang berdampingan langsung dengan aktivitas manusia. Dengan kata lain, tumpang tindih antara musik dan bahasa terdorong pada komunikasi dan modalitas dalam kemampuan bersosialisasi serta penentu proses akal atau strukur pikiran individu yang pada hakikatnya manusia merupakan makhluk sosial. Tuli-san ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan dari aktivitas pelatihan musik dalam memori kerja musik dan bahasa secara neurologis. Hal ini untuk mengetahui potensi pengembangan kualitas kognitif umum dalam pemrolehan atau akuisisi bahasa melalui pelatihan musikal. Sebab kognisi memiliki ciri penting selama memperoleh pengetahuan. Kognisi merupa-kan suatu proses, proses bersifat mental dan memiliki tujuan, proses berada di dalam otak serta proses tersebut dibawah kendali manusia itu sendiri dan dilakukan secara berkesinambungan. Banyaknya artikel adalah 3.026 yang akan dikaji dalam tulisan ini sebagai populasi penelitian dengan menggunakan metode Systematic Literature Review atau tinjauan pustaka sistematis. Metode tinjauan pustaka sistematis digunakan untuk merujuk pada metodologis penelitian atau riset tertentu untuk pengembangan yang dilakukan dalam proses mengumpulkan, mengevaluasi, menyaring serta mengidentifikasi terkait fokus tertentu untuk memberikan interpretasi terkait tujuan penelitian. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari database popular dan memiliki cakupan literatur dengan kreadibilitas baik dan luas. Database yang digunakann untuk mencari sumber data yaitu: ScienceDirect, Taylor&Francis, John Wiley&Sons, Sage Publication dan Google Scholar khususnya untuk artikel internasional yang dilakukan di mancanegara dengan penulisan menggunakan bahasa Inggris pada rentang waktu studi 2015-2021. Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh pelatihan musik dalam memori jangka pendek musik dan bahasa secara neurologis, dibuktikan dengan 8 artikel yang mampu menjawab pertanyaan penelitian. Dari hasil ini membuktikan bahwa adanya pengaruh pelatihan musik terhadap memori kerja musik dan bahasa secara neurologis.
PERAN LAGU ANAK TERHADAP PENANAMAN NILAI KARAKTER SISWA DI SEKOLAH DASAR
Afiffah, Siti Harumatus;
Respati, Resa;
Hidayat, Syarip
ATTA`DIB Vol. 6 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v6i1.19573
Nilai karakter pada anak dianggap penting untuk ditanamkan kepada anak. Meru-juk pada nilai-nilai utama karakter, idealnya anak memiliki lima nilai utama karak-ter yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Namun, pada kenyataannya saat ini pembentukan karakter kurang ideal atau mulai lunturnya nilai-nilai karakter pada anak yang dapat dilihat dari sikap anak yang ditimbulkan seperti anak-anak kurang dalam menerapkan nilai utama karakter. Nilai karakter yang melekat pada diri anak dapat ditanamkan dan dibentuk salah satunya melalui pendidikan seni musik melalui pembelajaran seni musik dengan menggunakan me-dia lagu anak. Pendidikan seni musik memiliki manfaat untuk memberikan suatu penguatan terhadap aspek kognitif, afektif, dan psikomotor sehingga perkem-bangan otak kiri dan otak anak seimbang, kemampuan berekspresi berkembang, serta bertumbuhnya sikap toleransi, disiplin, mandiri, dan sebagainya. Lagu anak tidak hanya memberikan sebuah hiburan saja namun lagu anak juga dapat mem-bentuk serta menanamkan nilai-nilai karakter pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam lagu anak. Artikel ini menggunakan penelitian analisis kualitatif deskriptif. Penelitian ini di-harapkan memiliki manfaat untuk membantu menanamkan nilai-nilai karakter pada dengan cara yang menyenangkan salah satunya melalui lagu anak.
An Error Analysis Of The Choir Performance at SDN 2 Sukamanah, Tasikmalaya In Singing 'Mengheningkan Cipta' From A Musical Perspective
Cindy Aurellia;
Resa Respati;
Aini Loita
Genderang Asa: Journal of Primary Education Vol. 6 No. 1 (2025): Genderang Asa: Journal of Primary Education
Publisher : PGMI IAIN Lhokseumawe
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47766/jga.v6i1.6052
This study aims to analyze musical errors in the choir performance of SDN 2 Sukamanah, Tasikmalaya, when singing the national mandatory song Mengheningkan Cipta. This topic is important because mandatory songs carry educational and symbolic values that should be understood from the elementary level. The method used is content analysis with a qualitative approach. Data were obtained through direct observation and video recordings, then analyzed both auditorily and notationally. The results revealed several musical deviations, such as pitch inaccuracies, inappropriate use of vocal ornamentation, application of staccato techniques not present in the original score, and alterations in note values that disrupted the rhythmic structure. These deviations reflect a habit of free interpretation that has developed in the school environment but is not in harmony with the solemn character of the song. This study emphasizes the importance of proper musical education so that students can understand and express national mandatory songs both musically and contextually in accordance with the values they convey.