Claim Missing Document
Check
Articles

Teachers' Communication in Shaping Students' Self-Esteem and Speaking Skills Through Indonesian Language Learning in Elementary Schools Putri, Ema Smedyah; Winarni, Retno; Yulisetiani, Septi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98940

Abstract

Bentuk komunikasi guru memiliki peranan penting dalam membentuk self-esteem dan keterampilan berbicara peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk komunikasi guru dalam pembelajaran dalam membentuk self-esteem dan keterampilan berbicara di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Komunikasi efektif antara guru dan peserta didik sangat penting dalam proses pembelajaran, tidak hanya untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan nilai-nilai. Keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, diperlukan agar peserta didik siap menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif dapat meningkatkan rasa percaya diri dan pemahaman peserta didik. Namun, temuan lapangan menunjukkan bahwa beberapa peserta didik mengalami self-esteem rendah, yang mempengaruhi partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa bentuk komunikasi yang tepat dapat membantu meningkatkan self-esteem dan kemampuan berbicara peserta didik, serta menyarankan perlunya model komunikasi yang lebih terstruktur untuk mendukung keberhasilan pembelajaran.
Sustainable Professional Development and Learning Quality of Elementary School Teachers Sukmaratri, Wiganingtyas; Murwaningsih, Tri; Yulisetiani, Septi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.117872

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Continuous Professional Development (CPD) and the quality of elementary school teaching in the Ki Hajar Dewantoro Cluster, Wonogiri. CPD focuses on training programs and Teacher Working Groups (KKG). A quantitative method with a cross-sectional correlational design was employed. The sample consisted of 58 teachers from six schools selected through total sampling. Instruments included questionnaires on training participation, KKG engagement, and teaching quality adapted from standardized measures. Data were analyzed using Pearson correlation. The results indicate a significant positive correlation between training participation and teaching quality (r = 0.42; p < 0.01), while KKG engagement shows a stronger correlation (r = 0.58; p < 0.01). These findings highlight the importance of strengthening training programs and KKG activities as key strategies to improve the quality of elementary school teaching.
Learners' Perceptions of the Indonesian Learning Process on Writing Skills Materials Kurniati, Eka; Gunarhadi, Gunarhadi; Yulisetiani, Septi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98965

Abstract

Bagi sebagian peserta didik keterampilan berbahasa Indonesia secara tertulis dianggap lebih rumit dibandingkan dengan keterampilan berbahasa lisan. Kompetensi peserta didik yang memiliki anggapan demikian, dalam hal praktik menulis cenderung rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi peserta didik terhadap proses pembelajaran menulis yang dilakukan oleh guru dikelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk survey. Teknik pengambilan partisipan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan melalui: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menganalisis secara deskriptif menggunakan rumus frekuensi relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah dianggap bagus oleh sebagian besar peserta didik dan guru dianggap telah memiliki wawasan yang cukup dalam memberikan pelajaran dikelas. Adapun persepsi negatif peserta didik disebabkan oleh metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang menarik dan membosankan. Sehingga evaluasi yang perlu diperbaiki yaitu guru diharapkan membuat suatu peningkatan pada proses pembelajaran menulis dikelas dengan menggunakan metode atau inovasi pembelajaran ataupun kreasi pembelajaran sehingga peserta didik dapat belajar dengan mudah, dan menyenangkan walaupun ada keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki sekolah.
Pengalaman Bernyanyi sebagai Ruang Konstruksi Keyakinan Diri Siswa Sekolah Dasar Fadilla, Getza Reida; Karsono, Karsono; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.120705

Abstract

Bernyanyi dalam pembelajaran musik sekolah dasar sering dipahami sebagai aktivitas vokal yang menekankan hafalan lirik, ketepatan nada, tempo, dan hasil penampilan. Padahal, pengalaman bernyanyi juga berkaitan dengan pembentukan keyakinan diri siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran pengalaman bernyanyi dalam membangun keyakinan diri siswa pada pembelajaran musik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan utama adalah sembilan siswa kelas V, sedangkan informan pendukung adalah satu guru seni musik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan diri siswa dibangun secara bertahap melalui pengalaman menyiapkan diri sebelum tampil, menggunakan cara pribadi untuk mengatasi kesulitan, mencari bantuan dan dukungan, merasa mampu setelah menguasai lagu, serta mengalami kegoyahan keyakinan ketika lirik atau nada belum dikuasai. Rangkaian pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa keyakinan diri siswa tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi berkembang melalui kesiapan, usaha menghadapi hambatan, dukungan lingkungan, dan pengalaman berhasil dalam kegiatan bernyanyi. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa pembelajaran bernyanyi perlu dirancang secara aman, suportif, dan bertahap agar siswa dapat membangun keyakinan terhadap kemampuan dirinya.
Pengaruh strategi know want learned berbantuan media kartu steam terhadap keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas 4 sekolah dasar Nazihah, Inas Hanan; Rukayah, Rukayah; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 3 (2024): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v12i3.87884

Abstract

This research aims to determine the effect of using the KWL (Know, Want, Learned) strategy through STEAM card media on reading comprehension skills in grade 4 students in elementary schools. The research method used is a quantitative design with Nonequivalent Control Group Design. This research was conducted to assess whether the application of the KWL strategy through STEAM card media had a significant influence on students' reading comprehension skills. Apart from that, this research also aims to compare the average reading comprehension skills of students who use the KWL strategy via STEAM card media with those who do not. It is hoped that the results of this research will provide a better understanding of the KWL strategy in improving reading comprehension skills among grade 4 elementary school students. This research can also provide input for educators regarding the use of STEAM card media in the reading learning process. Thus, this research has important implications in the development of more effective learning methods in the field of reading comprehension skills at the basic education level.
Penerapan Model Think Pair Share Berbantuan Media Audiobook dalam Pembelajaran Menyimak Cerita Rakyat Kelas V Sekolah Dasar Khoirotinnisa, Amri; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.118028

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Think Pair Share berbantuan media audiobook dalam pembelajaran menyimak cerita rakyat kelas V sekolah dasar. Penelitian ini difokuskan pada proses pembelajaran, aktivitas, serta keterlibatan peserta didik selama kegiatan menyimak. Subjek penelitian terdiri atas 22 peserta didik di kelas V SDN Singopuran 03. Data dikumpulkan melalui lembar obervasi untuk mengamati aktivitas dan keterlibatan peserta didik selama menyimak cerita. Instrumen lembar observasi memuat indikator keterlaksanaan tahapan model Think Pair Share serta sikap peserta didik terhadadap penggunaan media audiobook. Penelitian dilaksanakan selama empat kali pertemuan dan dianalisis secara deskriptif dengan menghitung rata-rata skor setiap indikator kemudian dikonversi ke dalam persentase untuk menentukan kategori keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share berbantuan media audiobook terlaksana sesuai sintaks pembelajaran. Tahap think membantu peserta didik memahami isi cerita, tahap pair mendorong diskusi dan pertukaran informasi terkait isi cerita, sedangkan tahap share melatih keberanian peserta didik dalam menyampaikan hasil diskusi tentang isi cerita yang disimak. Selain itu, penggunaan media audiobook menunjukkan peningkatan perhatian dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran menyimak.
Representasi Perilaku prososial Helping dalam Cerita Rakyat pada Buku Ajar Bahasa Indonesia Sekolah Dasar anam, Edy Choirul; Karsono, Karsono; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.120984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi perilaku prososial helping (menolong) dalam cerita rakyat yang terdapat pada buku teks pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data terdiri atas teks cerita rakyat dalam buku teks Bahasa Indonesia SD, dengan unit analisis meliputi kata, kalimat, dialog, dan paragraf yang mencerminkan tindakan menolong. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen menggunakan instrumen yang telah divalidasi melalui uji validitas isi (expert judgment). Proses analisis melibatkan penentuan unit dan kategori berdasarkan teori perilaku prososial Eisenberg dan Mussen yang difokuskan secara eksklusif pada dimensi helping, serta teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menemukan 8 kutipan yang merepresentasikan perilaku helping dari sembilan cerita rakyat. Tindakan helping tersebut bermanifestasi ke dalam empat sub-indikator, Lebih lanjut, analisis teoretis menunjukkan bahwa makna menolong dikonstruksi secara dominan melalui model representasi intensional dan konstruksionis di dalam alur narasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa cerita rakyat dalam buku Bahasa Indonesia SD disusun secara sistematis tidak hanya sebagai hiburan, melainkan sebagai instrumen pedagogis untuk menginternalisasikan nilai-nilai praktis perilaku prososial untuk siswa.
Pengaruh model pembelajaran think talk write berbantuan google earth terhadap kemampuan menulis teks deskripsi peserta didik kelas iv sekolah dasar Rahmah, Isna Nur Baeti; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.103718

Abstract

This research aims to determine the effect of using the Think Talk Write learning model assisted by Google Earth on the ability to write descriptive texts of fourth grade elementary school students. This research is motivated by the problems that occur in learning to write description texts in the form of difficulty determining and developing ideas, lack of writing practice, not writing the structure of the description text as a whole, not correctly writing punctuation, capital letters, standardized words, effective sentences, and word choice. Therefore, this research is important to use learning models and media that are interesting, interactive, and relevant to technological developments so that they can significantly optimize students' ability to write description texts. This research method is a quasi-experiment. The population of this study were all fourth grade students of elementary schools in Group II Banjarsari Sub-district, Surakarta City and selected using cluster random sampling. The data collection technique used a description text writing test. Test the validity of the research instrument with expert judgment, v-aiken, product moment, reliability rating results, and Cronbach Alpha. The research requirements test consisted of Kolmogorov-Smirnov normality test, Levene homogeneity test, and balance test. The results of independent sample t-test hypothesis testing showed a Sig. (2-tailed) 0.018 <0.05. The improvement in the ability to write description text by students has been able to describe objects concretely, write capital letters and punctuation correctly, use diction according to the topic, write effective and patterned sentences, write paragraphs that show the relationship between sentences, and the structure of description text is more complete than before. The implication of this research can be a consideration for teachers to use the same learning model in learning other materials in the future.
Relevansi nilai-nilai budi pekerti pada novel mata dan rahasia pulau gapi dengan pembelajaran PKn kelas VI sekolah dasar Rifai, Adji Muhammad Nur; Sukarno, Sukarno; Yulisetiani, Septi
Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 4 (2022): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v10i4.68639

Abstract

The purpose of this study is to find out about the values of character in the novel. and its relevance to Civics learning for Class VI Elementary School which can be used as an investment for students. The obligation to cultivate character in students is contained in the Minister of Education and Culture Number 23 of 2015. The character values contained in the novel are useful as learning media in order to foster character values in students through Civics subjects. The research method used is a qualitative approach. The source of the data used in this research is the novel Mata and Secret of Gapi Island. Data collection techniques used are content analysis and interview techniques. The data analysis technique in this study is an interactive analysis model, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity test uses theoretical triangulation and source triangulation. The results of the study obtained that there are 11 values in the novel Mata and Secret of Gapi Island, namely religious, disciplined, honest, hard working, creative, independent, curious, cares about the environment, friendly/communicative, likes to read, and loves peace. The highest score in the novel Mata and Secret of Gapi Island is the value of curiosity with six findings. Values that are relevant to the learning materials for grade VI SD are peace-loving values, religious values, friendly/communicative values, hard work values, environmental care values, and discipline values. The values of character that are relevant to the learning materials for class VI SD can be used as an alternative to character building by making the findings a medium for learning texts.