Claim Missing Document
Check
Articles

PKM REMAJA SADAR GIZI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) GATRA DESA KOHOD TANGERANG TAHUN 2019 Yulia Wahyuni; Ety Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 1 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.825 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i1.3373

Abstract

Masa remaja (adolescence) merupakan masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa yang ditandai adanya perubahan fisik, psikis dan psikososial (Dieny, 2014). Masa Remaja merupakan masa dimana organ reproduksi mulai berfungsi. Remaja Putri akan mengalami mentruasi sedangkan remaja putra mengalami mimpi basah (Proverawati, 2009). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada remaja tentang Gizi seimbang sehingga meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya gizi (RADARZI). Sasaran utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Remaja putri SMP Gatra Desa Kohod, Kabupaten Tangerang berjumlah 98 orang siswi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Maret hingga November 2019. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan ceramah, permainan ular tangga RADARZI dan demo masak. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 1) terjadi peningkatan pengetahuan responden tentang gizi seimbang dengan kategori baik dari 14% menjadi 90%. 2) penurunan masalah status gizi kurang dari 15% menjadi 3 %, 3) terjadi penurunan masalah anemia pada responden dari 30% menjadi 16%, 4) siklus menstruasi oligomenore melami penurunan dari 10% menjadi 8%.
The Perbedaan pengetahuan gizi, status gizi, dan produktivitas kerja pada tenaga kesehatan dan non-kesehatan : Indonesia Laras Sitoayu; Leyrina Rizky Utami; Lintang Purwara Dewanti; Putri Ronitawati; Yulia Wahyuni
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/argipa.v7i1.7258

Abstract

Nutrition for female workers has an important role, both for welfare and in order to increase discipline and productivity. Female workers are very prone to nutritional problems because the characteristics of female workers are different from that of male workers. This study aimed to determine the differences in nutritional knowledge, nutritional status and work productivity of female health workers (nakes) and female non-health workers (non-nakes) at RSIA Sammarie Basra, East Jakarta. This type of research is a quantitative study with adesign cross sectional. Subjects were 62 people consisting of 31 female nakes and 31 female non-nakes who were taken using the two difference test technique independent mean. Data collection was carried out by means of questionnaires and anthropometric measurements. Data analysis used independent t-test. Results: the average nutritional knowledge of the subjects was 62,65 (sufficient), nutritional status was 24,7 (normal), work productivity was 107,94 (sufficient). The significant variables were knowledge of nutrition and nutritional status; and the non-significant variable was work productivity. Conclusion: there were differences in nutritional knowledge and nutritional status for female health workers and female non-health workers, but there was no significant difference in work productivity for female health workers and female non-health workers at RSIA SamMarie Basra
LITERASI REMAJA UPAYA MENCEGAH DAN MENANGGULANGI OBESITAS PADA REMAJA (MAGER) DI SMPN 59, BANTARGEBANG-BEKASI Yulia Wahyuni; Tasya Wilda M; Meri Novianti; Monica Monica; Nurul Shiva F; Anisa Nur A; Rahmawati Rasidin
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i3.24870

Abstract

Masalah obesitas merupakan masalah kesehatan pada remaja yang menjadi pencetus masalah kesehatan pada kelompok usia selanjutnya.Obesitas sebagai factor resiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus dll. Dengan demikian perlu upaya pencegahan maupun penanganan secara dini sehingga masalah kesehatan selanjutnya tidak akan terjadi. Berdasarkan data awal yang dilakukan di SMPN 59 Bantar Gebang menujukkan tingginya angka obesitas pada siswa siswi yang masuk pada kelompok usia remaja. Program Studi Ilmu GIZI Universitas Esa Unggul melakukan pengabdian masyarakat tentang MAGER dalam upaya penurunan angka obesitas pada remaja. Melihat antusiasme siswa siswi dalam setiap kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok usia remaja semangat dalam upaya pencegahan dan penanganan obesitas. Ini akan terwujud selanjutnya bila ada program yang memediasi baik dari pihak sekolah, pihak akademisi ataupun pihak pemerintah kesehatan setempat. Sehingga target pemerintah kesehatan untuk menurunkan angka obesitas khususnya pada remaja bisa terlaksana.Kata kunci : remaja, obesitas, edukasi gizi, asupan makan, aktifitas fisik.
the ANTE-NATAL CARE (ANC) VISITS, DIVERSITY OF FOOD CONSUMPTION, HB LEVELS OF PREGNANT MOTHERS AND NEWBORN WEIGHT, LENGTH DURING THE COVID-19 PANDEMIC: Kunjungan Ante Natal Care (ANC), Keragaman Konsumsi Pangan, Kadar Hb Ibu Hamil dan Berat Badan, Panjang Badan Bayi Baru Lahir Selama Pandemi Covid-19 Yulia Wahyuni; Mifthah Muliani Lubis; Jelita Martaulina
Amerta Nutrition Vol. 6 No. 1SP (2022): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 2nd Amerta Nutrition Conferenc
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v6i1SP.2022.253-258

Abstract

Background: the covid-19 pandemic has caused restrictions on antenatal care (ANC). In addition, the limited availability of food ingredients to fulfill the nutrition of pregnant women. Lack of health monitoring and inadequate intake of pregnant women have impacted on weight and length of newborns Objectives: to analyze the correlation between the frequency of antenatal care visit (ANC), dietary diversity and Hb levels on pregnant women with weight and length of newborns at the Duren Sawit Healthy Pregnancy Clinic. Methods: The research design be a cross sectional approach. The sampling technique was accidental sampling in order to obtain 60 pregnant women and 60 newborns. Data collection techniques used the ANC questionnaire, Dietary Diversity Score (DDS), easy touch Hb, baby scales and infantometer boards. Results: There were 66.7% of pregnant women who had incomplete ANC visits, the average consumption diversity was good with a score of 8. 15% of pregnant women were classified as anemic. newborn babies are classified as LBW so-and-so many 5%. The average length of newborns is 48.25 cm. Based on the Spearman rank test, it showed that there was a significant correlation between the diversity of food consumption, HB levels and weight  of newborns (p=0.015), (p=0.001) with a value of r=(0.46 and 0.52); and there was no relationship between ANC visits with weight  on newborns (p=0.79), (r=-0.21). There is a significant correlation between HB levels and length on newborns (p=0.001) with r=0.57 and there is no relationship between ANC visits, diversity of food consumption and length on newborns (p=0.67), (p=0.54) and the value of r (0.34) (0.26) Conclusions: there is no relationship between ANC visits weight and length of newborns, the diversity of food consumption of pregnant women is related to weight of newborns but not to length of newborns. Hb levels on pregnant women are significantly related to weight and length of newborns.
Efektifitas Motion Graphic sebagai Media Pendidikan Gizi pada Karyawan di Masa Pandemi Ratna Dwi Ismianti; Laras Sitoayu; Rachmanida Nuzrina; Yulia Wahyuni; Dudung Angkasa
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2022.6.1.6608

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of nutritional education through motion graphic media on knowledge and attitude of the four pillar of balanced nutrition in employees. The research is a quasy experimental study with two groups pretest-postest design. Sampling used was a purposive sampling. The target of this study is employees of Esa Unggul University who were divided into two groups, the intervention group that was given motion graphic and the control group which was not given the media, each group include 31 people. The results showed that there was an increase in knowledge in both the intervention group and the control group. Data analysis used was Mann-Whitney test. There was no difference in knowledge before intervention and there was a difference in knowledge after an intervention. As for the attitude, there was no difference in the two groups before, but there was a change in attitude in the intervention group. As the result, the study concluded that there is an effect of nutritional education with motion graphic media on the knowledge and attitude of the four pillars of balanced nutrition for Esa Unggul University’s employees.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi melalui media motion graphic terhadap pengetahuan dan sikap empat pilar gizi seimbang pada karyawan. Jenis penelitian ini eksperimental semu dengan two group pretest-postest design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel merupakan karyawan Universitas Esa Unggul yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi diberikan media motion graphic dan kelompok kontrol hanya diberikan ceramah. Masing-masing kelompok berjumlah 31 orang. Uji beda menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Tidak ada perbedaan pengetahuan sebelum intervensi antar kedua kelompok (p=0,189) dan ada perbedaan pengetahuan setelah intervensi antar kedua kelompok (p=0,001). Adapun untuk sikap, tidak ada perbedaan antar kedua kelompok sebelum (p=0,365) dan sesudah intervensi (p=0,435). Terdapat peningkatan sikap yang signifikan pada kelompok intervensi. Terdapat pengaruh pendidikan gizi dengan media motion graphic  terhadap pengetahuan dan sikap empat pilar gizi seimbang pada karyawan. 
Edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada saat Bencana di Desa Ciherang Kecamatan Pacet Yulia Wahyuni; Erry Yudha Mulyani; Sri Teguh Rahayu; Yuliati Yuliati; Angelina Pasaribu; Miza Mustika; Luqyyana Hanifah; Wafiq Qutrotul Aeni Soba; Muhammad Raihan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9486

Abstract

ABSTRAK Bencana merupakan kejadian baik yang bersifat alam atau non alam tanpa bisa diprediksi terlebih dahulu. Dampak bencana alam dapat berupa kerusakan lingkungan secara meyeluruh yang menimbulkan kematian manusia secara masal. Dengan demikian dibutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Indonesia merupakan salah satu Negara rawan bencana. Kelompok usia yang rentan dengan masalah tersebut adalah bayi dan balita. Penanggulangan bencana terkhusus pada kelompok usia tersebut seperti program PMBA. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi kelompok usia bayi dan balita di desa Ciherang sehingga dapat mencegah masalah gizi karena bencana dan dapat menangani masalah gizi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah demonstrasikan PMBA kepada masyarakat dan juga penyuluhan PMBA ditempat bencana. Hasil yang dicapai yakni edukasi PMBA berjalan dengan lancar sehingga pelayanan makan pada kelompok bayi dan balita terlaksana dengan baik pada fase satu kedaruratan. PMBA wajib dilakukan dalam keadaan bencana untuk mencegah dan menangani masalah gizi akut pada saat bencana Kata Kunci: Bencana Alam, PMBA, Gizi  ABSTRACT Disasters are both natural and non-natural events that cannot be predicted in advance. The impact of natural disasters can be in the form of damage to the environment as a whole which causes mass human death. Thus, preparedness is needed in dealing with disasters. Indonesia is a disaster-prone country. The age group that is vulnerable to this problem is infants and toddlers. Disaster management specifically for this age group such as the feeding children program. The purpose of this activity is to meet the nutritional needs of the infant and toddler age group in Ciherang village so that they can prevent nutritional problems due to disasters and can deal with nutritional problems. The method used in community service activities is demonstrating feeding children to the community and also counseling feeding children at the disaster site. The results achieved were feeding children education that ran smoothly so that food services for infants and toddlers were carried out well in the first phase of the emergency. Feeding children must be carried out in a disaster situation to prevent and deal with acute nutritional problems during a disaster Keywords: Natural Disasters, Feeding Children, Nutrition
PERBEDAAN IMT, HEMOGLOBIN, ALBUMIN, UREUM DAN KREATININ PADA PASIEN HEMODIALISA DENGAN DAN TANPA DIABETES MELITUS DI RSIJ CEMPAKA PUTIH (DATA SEKUNDER) Ainun Nurhaliza; Mertien Sa'pang; Yulia Wahyuni; Anugrah Novianti
Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman Vol 5 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN PANGAN SOEDIRMAN
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesmas Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jgipas.2021.5.2.4821

Abstract

Malnutrisi pada pasien hemodialisis menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien. Untuk itu perlu dilakukan penilaian status gizi secara rutin, penilaian status gizi yang dapat dilakukan pada pasien hemodialisis adalah dengan menggunakan antropometri yaitu perhitungan IMT, dan biokimia. Adanya penyakit penyerta seperti diabetes mellitus, menjadi salah satu resiko terjadinya malnutrisi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis Perbedaan Indeks Massa Tubuh (IMT), Kadar Hemoglobin, Albumin, Ureum Dan Kreatinin Pada Pasien Hemodialisa Dengan Dan Tanpa Diabetes Melitus Di RSIJ Cempaka Putih (Data Sekunder). Desain penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dengan total sampel sebanyak 66 responden. Data IMT menggunakan BB kering dan TB pasien, serta kadar Hb, albumin, ureum, dan kreatinin yang diperoleh dari rekam medik responden. Analisa data bivariat menggunakan uji T-test Independen dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan antara IMT (pValue=0,0001), kadar hemoglobin (pValue=0,0001), albumin (pValue=0,0001), ureum (pValue=0,0001), dan kreatinin (pValue=0,0281) pada pasien hemodialisis dengan dan tanpa diabetes mellitus. Kesimpulannya, ada perbedaan antara IMT, kadar hemoglobin, albumin, ureum, dan kreatinin pada pasien hemodialisis dengan dan tanpa diabetes mellitus.
The Perbedaan pengetahuan gizi, status gizi, dan produktivitas kerja pada tenaga kesehatan dan non-kesehatan : Indonesia Laras Sitoayu; Leyrina Rizky Utami; Lintang Purwara Dewanti; Putri Ronitawati; Yulia Wahyuni
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/argipa.v7i1.7258

Abstract

Nutrition for female workers has an important role, both for welfare and in order to increase discipline and productivity. Female workers are very prone to nutritional problems because the characteristics of female workers are different from that of male workers. This study aimed to determine the differences in nutritional knowledge, nutritional status and work productivity of female health workers (nakes) and female non-health workers (non-nakes) at RSIA Sammarie Basra, East Jakarta. This type of research is a quantitative study with adesign cross sectional. Subjects were 62 people consisting of 31 female nakes and 31 female non-nakes who were taken using the two difference test technique independent mean. Data collection was carried out by means of questionnaires and anthropometric measurements. Data analysis used independent t-test. Results: the average nutritional knowledge of the subjects was 62,65 (sufficient), nutritional status was 24,7 (normal), work productivity was 107,94 (sufficient). The significant variables were knowledge of nutrition and nutritional status; and the non-significant variable was work productivity. Conclusion: there were differences in nutritional knowledge and nutritional status for female health workers and female non-health workers, but there was no significant difference in work productivity for female health workers and female non-health workers at RSIA SamMarie Basra
PENINGKATAN LITERASI MIKROPLASTIK DAN PENERAPAN AUSDRISK TOOLS DALAM PENCEGAHAN RESIKO DIABETES TIPE 2 PADA IBU MAJELIS TAKLIM DI KAMPUNG KAPUK JAKARTA SELATAN Anita Sukarno; Erna Veronika; Yulia Wahyuni; Meisya Talahaturuson; Fransiskus Febri Juferta Telaumbanua; Mayliana Perangin Angin; Yunarti Yosefa M. Manec; Inggrid Tabalessy
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i3.1060

Abstract

Approximately 35% of the women of the Taklim At Taqwa Council suffer from hypertension and an increase in type 2 diabetes. Housewives are the heart of household life with big tasks, such as nurses and guarantors of nutrition for family members, and have the role of the main madrasah or first educator for children. his son. Empowerment of women is a major milestone in achieving optimal health and well-being for the family unit by increasing equality of access to health literacy. First, increase the ability to detect the risk of type 2 diabetes and literacy of mothers about microplastics and their negative impact on health, especially the risk of chronic disease and the ability to regulate diabetes nutritional patterns. The partner of the Community Partnership Program (PKM) is the Chairman of the Taklim Council At Taqwa Kampung Kapuk Lebak Bulus Village. This activity takes place from July to August 2023 in 5 stages, namely surveying problems, training on using AUSDRISK TOOLS in detecting the risk of type 2 diabetes, introducing microplastics, regulating the nutritional pattern of diabetics, and monitoring the evaluation of activities. This activity can increase partners' knowledge and skills in using instruments to detect the risk of type 2 diabetes, be able to read the numbering of plastic materials and identify safe plastic containers, and demonstrate the division of nutritional components of diabetes and making smoothies as a healthy snack for diabetics. Through this activity partners gain increased knowledge in detecting the risk of type 2 diabetes, the ability to identify safe plastic containers and prevent exposure to microplastics as well as the ability to regulate diabetic nutritional patterns.
HUBUNGAN STATUS GIZI, RIWAYAT SIKLUS MENSTRUASI, DAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP KEJADIAN POLYCYSTIC OVARY SYNDROME PADA WANITA USIA SUBUR DI RSAB HARAPAN KITA Yulia Wahyuni; Desi Fitriani; Rachmanida Nuzrina
Darussalam Nutrition Journal Vol. 7 No. 2 (2023): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v7i2.10721

Abstract

Latar Belakang: Polycystic ovary syndrome (PCOS) biasanya terjadi pada wanita usia subur dan dapat mempengaruhi sistem metabolism, sistem endokrin, dan psikologis. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi, riwayat siklus menstruasi, dan tingkat depresi dengan kejadian PCOS di RSAB Harapan Kita. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan case control study. Penelitian ini dilaksanakan di RSAB Harapan Kita. Pengambilan sampel secara accidental sampling. Total sampel yang diteliti sebanyak 130 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi terdiri dari responden yang berusia 20-35 tahun, tidak mengonsumsi obat antidepresan, tidak menyusui, tidak hamil, tidak menopause, dan bersedia mengikuti hingga akhir. Kriteria eksklusi responden yang tidak mengisi datanya dengan lengkap. Sumber data berupa primer sebagai berikut data identitas responden, riwayat siklus menstruasi, status gizi, dan tingkat depresi. Pengolahan dan analisis data dengan software, untuk analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik OR (95% CI). Hasil: Penelitian ini menemukan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi (p= 0,001), riwayat siklus menstruasi (p= 0,001), dan tingkat depresi (p= 0,002). Kesimpulan: Status gizi, riwayat siklus menstruasi, dan tingkat depresi berhubungan dengan kejadian PCOS. Kata Kunci : PCOS, Status Gizi, Menstruasi, Depresi
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afrida Sukmawati Ainun Nurhaliza Angelina Pasaribu Anisa Nur A Anita Sukarno Anugrah Novianti Anugrah Novianti Anugrah Novianti Ardiyanti, Aanisah Asep Suherman Desi Fitriani Desi Fitriani Devi Angeliana Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi, Ratna Dewi, Tyas Laksita Dhea Sabha Fasya Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dudung Angkasa Durotunisa, Siti Irma Ellawati, Evita Ella Elsye Meilinda Br Sembiring Meliala Erna Veronika Erry Yudha Mulyani Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Ety Nurhayati Eugidia Mayang Ghiffari Ezzedine, Nazma Shazia Fitri Kurniawati Fitri Kurniawati Fitri Oviyanti Fransiskus Febri Juferta Telaumbanua Gunawan, Caroline Ferisca Hana Atikah Harna Harna, Harna Harna, Harna Hartati, Lilik Sri Helmi Imelda Idrus Jus'at Idrus Jus'at Idrus Jus’at Inggrid Tabalessy Irianto, Sugeng Eko Jelita Martaulina Jus'at, Idrus Jusat, Idrus Koswara, Ari Kristina Rosalia Pakpahan L. Lisnawati Laras Sitoayu Laras Sitoayu Lestari, Nurindah Leyrina Rizky Utami Lintang Purwara Luqyyana Hanifah Marwah, Melia Maryamah Maryamah Mayliana Perangin Angin Meisya Talahaturuson Meri Novianti MF. Arrozi Adhikara Mifthah Muliani Lubis Miza Mustika Monica Monica Monica Monica, Monica Muhammad Raihan Mury Kuswari Muslim, Siti Zaqiah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah, - Nanda Septiana Nora, Adri Novianti, Anugrah Novianti, Meri Noviyanti, Anugrah Noviyanti, Anugrah Nur A, Anisa Nurbaiti, Syifa Nurhayati, Ety Nurul Shiva F Nuzrina, Racmania Palupi, Khairizka Citra Parapat, Ruth Gracia Dau Vanes Permata, Sari Indah Pradini, Indira Prita Dhyani Swamilaksita Priyasna, Irpan Putri Ronitawati Rachmanida Nuzrina Rahmawati Rasidin Ramadhani Tiara Putri Rasidin, Rahmawati Ratna Dewi Ratna Dwi Ismianti Retno Widiastuti Reza Fadhilla Rinova, Rinova Aprillia Utari Rofifa Khairi Rosadahe, Lia Laili Rosya, Ernalinda Sa'pang, Mertien Saefudin, Nur Azka Sari Indah Permata Sari, Indah Iman Sari, Widia Selly Apliyanti Wulandari Shiva F, Nurul Siti Hanifah Siti Hanifah Sri Teguh Rahayu, Sri Teguh Sukarno, Anita Sumitra, Putri Azahra Tasya Wilda M Tyas Putri Utami Umi Kholifah Ummanah Ummanah, Ummanah Veza Azteria Vionalita, Gisely Vira Herliana Putri Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wafiq Qutrotul Aeni Soba Widia Sari Wilda M, Tasya Yuliati Yuliati Yunarti Yosefa M. Manec Yusira, Puvet