Articles
Tinjauan Literatur: Potensi Pemanfaatan Medan Magnet ELF dalam Terapi Kanker
Rindiani, Friska;
Putri, Anindia;
Dwisari, Verina;
Sudarti, Sudarti;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu
SAINTIFIK Vol 10 No 2 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v10i2.511
Meningkatnya penggunaan teknologi dan elektronik, paparan radiasi elektromagnetik, seperti ELF), dapat menjadi masalah. Penelitian telah menunjukkan bahwa radiasi ELF mempunyai efek non-termal pada sistem biologis manusia. Tujuan penelitian ini adalah mengulas pengaruh medan magnet ELF dalam pengobatan kanker. Metode penelitian yang digunakan adalah metode article review dengan jumlah 30 artikel hasil penelitian yang relevan mulai dari tahun 2019 sampai 2023. Melalui hasil penelitian artikel tersebut atau tinjauan literatur baru-baru ini, terapi radiasi menggunakan sinar-X, sejenis radiasi dengan daya leleh tinggi, terbukti efektif dalam pengobatan kanker. Namun pengobatan ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan sehat. Oleh karena itu, penggunaan medan magnet ELF dalam pengobatan kanker merupakan cara yang baik untuk mengurangi efek terapi radiasi. Oleh karena itu, meskipun banyak penelitian yang masih dilakukan, potensi terapi medan magnet ELF untuk pengobatan kanker masih menjanjikan. Dengan terus mendorong penelitian dan inovasi di bidang ini, kami dapat memberikan solusi baru yang dapat meningkatkan prognosis dan kualitas hidup pasien kanker di masa depan. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami sepenuhnya efektivitas dan potensi penggunaan medan magnet ELF untuk pengobatan kanker.
EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) MAGNETIC FIELD RADIATION ANALYSIS OF TEMPE MATERIAL MATURITY
Agustina, Metthahera Anggun Dwi;
Tias, Eka Rini Wahyuning;
A.N, Nadhiefa Nissa’ul;
Yushardi, Yushardi;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Meilina, Ike Lusi
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8 No 3 (2023): EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 8 Nomor 3 December 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59052/edufisika.v8i3.29872
Electromagnetic waves in physics are waves composed of a magnetic field and an electric field whose propagation does not require an intermediary medium. Magnetic fields with Extremely Low Frequency (ELF) frequencies have a frequency range of 0 to 300 Hz. Electromagnetic waves can propagate without needing a medium, so they are called electromagnetic radiation with various types of electromagnetic waves which are differentiated based on their frequency. Electric fields are easily blocked, so their intensity will decrease if they are blocked by objects. Meanwhile, magnetic fields have characteristics that are not easily blocked so they can penetrate almost all materials. The aim of this conducted research is to examine the influence of Extremely Low Frequency (ELF) magnetic field exposure on pH in the tempe fermentation process. This research uses a Completely Randomized Design (CRD) research design to examine the effect of several treatments with a number of replications for several experiments. The research findings indicate that exposure to Extremely Low Frequency (ELF) magnetic fields affects the pH in the tempe fermentation process, as depicted by the variations in the tables presented in the research results. Tempe is one of the fermented products that generally uses soybeans as the main raw material that has been fermented and has excellent nutritional content. Fermentation in making tempe occurs due to the activity of the mold Rhyzopus oligosporus which is able to produce phytase enzymes that function to hydrolyze phytic acid into inositol and phosphate.
RADIASI MEDAN MAGNET FREKUENSI EKSTRIM RENDAH: PENGARUH TERHADAP KONDISI FISIK INTENSITAS KETAN TAPE 500 µT
Hartono, Inggrit Aulya;
Hasanah, Fitroh Aysyatun;
Zain, Amalia Azizah;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Yushardi, Yushardi;
Prabandari, Audri Mely
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8 No 3 (2023): EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 8 Nomor 3 December 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59052/edufisika.v8i3.30210
The electromagnetic wave spectrum includes extremely low frequency (ELF) magnetic fields, which have a frequency below 300 Hz and are considered non-radiation radiation. This research examines the effect of ELF magnetic fields on the physical condition of white sticky rice tape food, a traditional fermented food in Indonesia. The research is an experimental study that evaluates the physical condition of food ingredients. The research divides the materials into two groups: the control group, which is not exposed to magnetic fields, and the experimental group, which is exposed to magnetic fields with an intensity of 500 µT. The research uses 20 packs of each ingredient, with 10 packs in each group and 100 gr in each pack. The research tests four modules: login page, teacher’s profile update, image upload, and question creation. The research finds that exposure to an ELF magnetic field affects the aroma and texture of food ingredients. Exposure to ELF magnetic fields can speed up the growth of microorganisms. The research observes that the white sticky rice tape in the experimental group has a softer texture than the control group.
KAJIAN PROSES KEMATANGAN BAHAN MAKANAN GUTTY KETAN MERAH DILIHAT RASANYA: RADIASI MEDAN MAGNET FREKUENSI SANGAT RENDAH
Aulia, Mashita;
Alfiyanti, Naila Putri;
Novianti, Vinata Dewi;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Yushardi, Yushardi;
Prabandari, Audri Mely
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8 No 3 (2023): EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 8 Nomor 3 December 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59052/edufisika.v8i3.30301
This study explores the novel effect of an Extremely Low Frequency (ELF) magnetic field on the durability of glutinous tape food, a traditional Indonesian food made from fermented glutinous rice. ELF magnetic field is a spectrum of electromagnetic waves with frequencies less than 300 Hz that can influence microbial activity and the chemical changes in food. The study uses a unique experimental method that exposes 20 glutinous tape samples, divided into a control group and an experimental group, each with 10 samples, to an ELF magnetic field of 1,000μT intensity for 45 minutes. The study uses a Complete Randomized Design (RAL) and analyzes the data using the One Way Anova test with LSD and Kruskal-Wallis tests using IBM SPSS Statistics 23. The results show that the experimental group’s glutinous tape samples did not experience spoilage compared to the control group’s. The study proves the ELF magnetic field's effect on the durability of glutinous tape food and provides insights for developing new food preservation techniques. The study demonstrates the innovation and applicability of using the ELF magnetic field for food durability.
ANALISIS PENGARUH SINAR GAMMA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PADA BAHAN PANGAN
Aqilah, DayangNur;
Fauziyah, Nala;
Sari, Kamalia Zahra Ratna;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Mahmudi, Kendid
Biogenesis VOL 20, NO 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/biogenesis.20.2.89-98
Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, sehingga permintaan bahan pangan setiap tahunnya bertambah. Dalam menghadapi ini, ekspor bahan pangan ke berbagai daerah memerlukan pengawet agar kualitas tetap terjaga sampai ke konsumen. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sinar gamma dapat berfungsi sebagai pengaruh pertumbuhan bakteri pada bahan pangan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis literatur yang relevan. Metode yang digunakan adalah analisis literatur. Penelitian ini menggunakan 21 literatur yang berasal dari jurnal tahun 2019 sampai 2024. Metode analisis literatur mencakup pencarian, evaluasi, dan sintesis berbagai sumber teks terkait topik penelitian tentang analisis sinar gamma terhadap pertumbuhan bakteri pada bahan pangan. Iradiasi gamma merupakan salah satu metode pengolahan pangan pascapanen yang efektif menurunkan jumlah patogen. Radiasi ini bekerja dengan merusak DNA bakteri, membran dan dinding sel, serta inaktivasi enzim dan protein esensial. Penggunaan radiasi gamma dalam dosis rendah memiliki keuntungan seperti meningkatkan pertumbuhan dan perkecambahan benih, mengurangi populasi mikroba berbahaya dan memperpanjang umur simpan makanan. Meskipun teknologi ini aman, masih ada kekhawatiran dan kesadaran masyarakat yang rendah terhadap penggunaannya. Kontrol dosis radiasi yang diterapkan sangat penting untuk memastikan keamanan pangan. Meskipun tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan biaya tinggi masih ada, upaya peningkatan pemahaman dan penerapan teknologi ini terus dilakukan untuk meningkatkan keamanan pangan dan manfaat bagi konsumen.
RESIKO PAPARAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) TERHADAP PERBEDAAN GENETIK PERKEMBANGBIAKAN HEWAN
Saragih, Devi Fionita;
Putri, Jessica Dwi;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Mahmudi, Kendid
Biogenesis VOL 20, NO 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/biogenesis.20.2.112-121
Energi pada gelombang elektromagnetik ELF adalah rambatan medan listrik dan medan magnet dalam bentuk gelombang sinusoinal pada frekuensi 0–300 Hz. Gelombang elektromagnetik memiliki kelebihan dan kekurangan secara signifikan. Sedangkan jika dilihat dari sudut pandang lainnya, ternyata kekurangan atau resiko apabila kita terus memanfaatkan penggunaan gelombang elektromagnetik akan ada dampak fatal yang bisa terjadi di antaranya perubahan dalam ekspresi gen, kerusakan DNA, dan efek-efek lainnya yang dapat memengaruhi perkembangbiakan hewan, dan masih banyak lagi. Resiko ini dapat terjadi bukan hanya kepada manusia saja tetapi tumbuhan atau bahkan hewan sekalipun dapat merasakan dampak negatif penggunaan atau pengaplikasian perkembangan gelombang elektromagnetik. Metode yang digunakan yaitu merivew artikel dari 12 jurnal yang telah diseleksi dengan rentang waktu 10 tahun. Tujuan dari penulisan ini yaitu menggali informasi serta megupas tuntas tentang dukungan hipotesis bahwa paparan medan magnet 50 Hz dalam jangka panjang merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap perkembangan neoplastik maupun perbedaan genetik dan kesuburan hewan. Berdasarkan dari informasi beberapa sumber yang telah kami dapatkan, memperoleh hasil yaitu besarnya resiko atau dampak yang diakibatkan dari adanya paparan gelombang elektromagnetik (ELF) secara langsung yang akan mengakibatkan pengaruh genetik dan perkembangan kesehatan hewan yang terpapar, hal ini diakibatkan sinar gelombang yang menerobos masuk secara paksa terhadap struktur DNA hewan yang terkena paparan.
Analisis Pengaruh Gelombang Elektromagnetik Extremely Low Frequency pada Sektor Pertanian
Muarifa, Ilahil Riska Dwi Aji;
Hasanah , Atiqotul;
Nagifea , Friscela Yona;
Ariyanto, Salsabila;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Mahmudi, Kendid
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 2 No. 3 (2024): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61579/future.v2i3.108
Sifat medan magnet ELF memiliki banyak keunggulan, antara lain energi yang rendah, radiasi non-ionisasi, dan kemampuan menembus hampir semua material. Namun, medan listrik tidak dapat menembus material. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif dan hasilnya dijelaskan secara deskriptif. Metode yang dipilih adalah metode pencarian literatur. Untuk pengumpulan data diperoleh dari Google Scholar yang sesuai dengan judul penilitian dengan rentang waktu 5 tahun terakhir yaitu tahun 2019 – 2024. Pada penelitian tanaman cabai merah besar dengan paparan medan magnet ELF 300 Μt selama 60 menit menunjukkan adanya pengaruh signifikan yang dimana berpengaruh pada pertumbuhan tanaman dalam hal peningkatan tinggi dan jumlah daun. Pada edamame yang terkena paparan medan magnet terdapat perubahan yang menyebabkan edamame memiliki banyak ketiak daun yang nantinya akan ditumbuhi oleh bunga dan buah. Penelitian pada biji kurnam dengan medan megnet rendah 0,5 Mt; 1 Mt; dan 2 Mt mampu menyebabkan peningkatan germinasi. Sedangkan, pada tanaman tomat ranti dengan paparan medan magnet ELF 600 μT selama 100 menit diketahui dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri dan nilai massa jenis tomat
PENGARUH PAPARAN MEDAN MAGNET EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) INTENSITAS 700µT dan 1200µT TERHADAP NILAI DERAJAT KEASAMAN (pH) DAN MASSA JENIS IKAN LEMURU (Sardinella lemuru)
Ihzati, Firda Rahma;
Sudarti, Sudarti;
Ayu Anggraeni, Firdha Kusuma
JRFES (Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains) Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jrfes.2023.v10i1.6556
Medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) termasuk ke dalam gelombang elektromagnetik yang memiliki besar frekuensi 0-300 Hz. Pada bahan pangan, pemanfaatan medan magnet dapat digunakan untuk ketahanan pangan. Ikan lemuru merupakan ikan yang cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Pada umumnya ikan lemuru akan bertahan kurang lebih 8 jam setelah tiba dari penangkapan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh paparan medan magnet ELF terhadap nilai derajat keasaman (pH) dan massa jenis pada ikan lemuru. Desain penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan paparan medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) digunakan untuk meningkatkan ketahanan ikan lemuru melalui penghambatan bakteri pathogen. Sampel penelitian sejumlah 110 ekor ikan lemuru dan terbagi menjadi 5 kelompok. Satu kelompok sebagai kontrol, 2 kelompok eksperimen dengan paparan medan magnet ELF intensitas 700µT selama 60 menit dan 120 menit, serta 2 kelompok yang lain diberikan paparan medan magnet ELF dengan intensitas 1200µT selama 60 menit dan 120 menit. Variabel yang di teliti meliputi nilai pH dan massa jenis ikan lemuru. Pengukuran pH dan massa jenis dilakukan pada jam ke-8 dan jam ke-20 setelah pemberian paparan medan magnet ELF. Data hasil penelitian di analisis menggunakan analisis statistik, yaitu Uji Kruskall Wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas 1200µT selama 60 menit efektif untuk mempertahankan nilai pH ikan lemuru, sedangkan intensitas yang efektif untuk mempertahankan nilai massa jenis yaitu 1200µT dengan lama paparan 60 menit dan 120 menit sampai jam ke-20.
ANALISIS RESISTIVITAS AIR LAUT MENGGUNAKAN KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER DALAM SKALA LABORATORIUM
Rahmawati Z, Chintya;
Wahyudi, Muhammad Eko;
Huda Firdaus, Adinda Rahma;
Alwiyah, Ana Urifah;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47647/jsr.v13i2.1616
Jurnal ini membahas tentang analisis resistivitas air laut menggunakan konfigurasi WennerSchlumberger dalam skala laboratorium. Air laut adalah medium yang kompleks dan perlu dipahami secara mendalam untuk memahami karakteristik dan perilaku fenomena fisika di dalamnya. Salah satu parameter penting dalam mempelajari air laut adalah resistivitasnya, yang berkaitan erat dengan konsentrasi air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode eksperimental yang efektif untuk mengukur resistivitas air laut dalam skala laboratorium menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Konfigurasi ini melibatkan empat elektroda yang ditempatkan secara linier dengan jarak tetap di dalam wadah berisi air laut yang diukur. Pengukuran dilakukan dengan memvariasikan jarak elektroda dan mengukur beda potensial yang dihasilkan oleh arus yang mengalir melalui air laut. Dalam penelitian ini, dilakukan serangkaian eksperimen dengan mengubah konsentrasi air laut untuk memperoleh data resistivitas yang berkaitan dengan variabel ini. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan diinterpretasikan menggunakan model matematika yang sesuai. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi antara resistivitas air laut dengan konsentrasi air laut. Temuan dari penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pemahaman fenomena fisika di dalam air laut, seperti pergerakan arus, pola aliran, dan distribusi suhu. Selain itu, metode eksperimental yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat menjadi acuan bagi penelitian lanjutan tentang karakteristik air laut dalam skala yang lebih besar. Penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga dalam bidang ilmu kelautan dan berpotensi menjadi dasar untuk pengembangan teknik eksplorasi dan survei air laut di masa depan.Kata kunci:resistivitas air laut,konfigurasi Wenner-Schlumberger,metode eksperimental
ANALISIS KEBERADAAN AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DALAM SKALA LABORATORIUM
Zannah, Hildatul Zahroh;
Zannah, Hildatul;
Syahdilla, Muhammad Ivan;
Ulfah, Ana Zuyyina;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47647/jsr.v13i2.1535
Air tanah memiliki peranan yang penting bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari karena dapat dimanfaatkan dalam setiap hal. Keberadaan air tanah yang melimpah terletak pada lapisan-lapisan bawah permukaan bumi diperlukan suatu metode untuk memudahkan manusia mengetahui keberadaan air tanah tersebut. Penerapan geolistrik resistivitas dalam menentukan keberadaan air tanah di bawah permukaan bumi dapat dilakukan dengan menggunakan konfigurasi schlumberger. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode eksperimen skala laboratorium dengan menerapkan metode geolistrik resistivitas. Studi literatur dilakukan pada tahap awal dalam melakukan penelitian ini. Setelah itu, dilakukan pengambilan data penelitian. Hasil dari data penelitian tersebut kemudian diolah dengan menggunakan software IPI2WIN. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pengolahan data dengan menggunakan software IPI2WIN dapat diketahui bahwa pada alat geolistrik skala laboratorium didominasi oleh lapisan batuan dengan nilai resistivitas sebesar 1000Ωm. Melalui hasil penelitian yang didapatkan, maka dapat diketahui bahwa alat geolistrik skala laboratorium dapat digunakan untuk menganalisis keberadaan air tanah.Kata kunci: air tanah, geolistrik, resistivitas, IPI2WIN, schlumberger