Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif dalam Bentuk Video Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di SDN 2 Paok Lombok Apriliani, Baiq Nuramalia; Sururuddin, Muhammad; Hadi, Yul Alfian
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17602

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of interactive video learning media on student learning outcomes in Science. The research used an experimental design with a one-group pretest-posttest design. Sampling was carried out using the Simple Random Sampling technique. The subjects of this study were 20 students. The research instrument was a multiple-choice test. The prerequisite test used was the Shafiro-Wilk test to test data normality. Based on the results of the normality test, it was found that the population was normally distributed. Based on the results of the pretest-posttest study, the average pretest score for student learning outcomes was 37.50 and the average posttest score was 74.50. The normality test for the data group was normally distributed, with a pretest statistic of 0.912 and a posttest statistic of 0.932 > the t-table (0.905). The results of the hypothesis test for student learning outcomes using the t-test showed that t-count > t-table, i.e., 13.235 > 2.093. The test results were consulted in the table (db = N-1 (20-1) = 19), with a significance level of 0.05. Therefore, Ho is rejected and Ha is accepted. This indicates that the implementation of interactive learning media in the form of videos has an impact on the learning outcomes of fourth-grade students at SDN 2 Paok Lombok. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media pembelajaran interaktif dalam bentuk video terhadap hasil belajar siswa  pada mata pelajaran IPAS. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik Simple Random Sampling. Subyek penelitian ini adalah 20 siswa. Instrumen penelitian yang diberikan berupa tes pilihan ganda. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji Shafiro-Wilk untuk menguji normalitas data. Berdasarkan hasil uji normalitas diperoleh bahwa populasi berdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian pretet-postest tes terlihat nilai rata-rata pretest hasil belajar siswa adalah 37,50 dan nilai rata-rata posttest 74,50. Pada perhitungan uji normalitas kelompok data berdistribusi normal, dengan nilai statistic pada pretest sebesar 0,912 dan posttest sebesar 0,932 > w tabel (0,905). Dari hasil perhitungan uji hipotesis tes hasil belajar siswa yang menggunakan uji t didapatkan hasil yaitu thitung > ttabel yakni 13,235 > 2,093 dikonsultasikan pada tabel  tes hasil dikonsultasikan pada tabel db = N-1 (20-1) = 19, dengan taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran interaktif dalam bentuk video berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Paok Lombok.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Video Interaktif Untuk Mengatasi Hambatan Membaca Pada Fase B di SDN 6 Kotaraja Asyuro, Farinda; Hadi, Yul Alfian; Susanti, Deny
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17809

Abstract

Abstract: This study aims to: 1) determine how differentiated learning helps overcome reading barriers among Phase B students (Grades III and IV) at SDN 6 Kotaraja, and 2) examine whether the use of interactive videos can increase reading interest among Phase B students (Grades III and IV) at SDN 6 Kotaraja. This research is a qualitative study using a descriptive method with 15 students and 2 classroom teachers as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of differentiated learning helped teachers adjust learning strategies to meet students’ needs and reading ability levels. Through this strategy, students with reading barriers had the opportunity to learn in more suitable ways, thereby minimizing those barriers. Furthermore, the use of interactive videos had a positive impact on increasing students’ reading interest. Thus, the implementation of differentiated learning assisted by interactive videos is feasible to apply, as it can improve students’ reading interest while also contributing to reducing reading barriers among Phase B students at SDN 6 Kotaraja. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dalam mengatasi hambatan membaca pada siswa fase B (kelas III dan IV) di SDN 6 Kotaraja, 2) Untuk mengetahui apakah penggunaan video interaktif dapat meningkatkan minat baca siswa fase B (kelas III dan IV) di SDN 6 Kotaraja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa dan 2 guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi membantu guru menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan serta tingkat kemampuan membaca siswa. Melalui strategi ini, siswa dengan hambatan membaca memperoleh kesempatan untuk belajar dengan cara yang lebih sesuai, sehingga hambatan tersebut dapat diminimalisasi. Lebih lanjut, penggunaan video interaktif memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Dengan demikian, penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan video interaktif layak diterapkan karena mampu meningkatkan minat baca siswa, sekaligus memberikan kontribusi dalam mengurangi hambatan membaca pada siswa fase B SDN 6 Kotaraja.
Aktualisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Penggunaan Pakaian Tradisional Sasak Melalui Pembelajaran IPAS di SD Islam NW Kotaraja Kecamatan Sikur Lombok Timur Wardani, Norma Sopia; Habibuddin; Burhanuddin; Hadi, Yul Alfian
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17863

Abstract

Abstract: This study aims to describe teachers’ and students’ perceptions regarding Sasak traditional clothing, to describe the process of actualizing local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing in IPAS learning, and to identify the role and function of teachers in integrating Sasak local wisdom values into IPAS learning. This research employed a qualitative method. The data sources were fourth-grade teachers and students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data validity was tested using credibility, transferability, dependability, confirmability, and reliability. Data analysis employed the Miles and Huberman model, consisting of data collection, data reduction, data presentation, and taking conclusion. The results at SD Islam NW Kotaraja show that the actualization of local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing in IPAS learning is carried out through initial habituation by introducing students to Sasak cultural values. The actualization process is still conducted in general terms, meaning that there is no specific program focusing on the actualization of local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing. Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru dan peserta didik terkait pakaian tradisional sasak, mendeskripsikan proses aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak melalui pembelajaran IPAS. Metode penelitian ini enggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data dari penelitian ini yaitu Guru kelas IV dan peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas, transferabilitas, depenabilitas, confirmabilitas dan realibilitas. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian di SD Islam NW Kotaraja menunjukkan bahwa adanya aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak melalui pembelajaran IPAS di SD Islam NW Kotaraja di lakukan melalui pembiasaan-pembiasaan awal dengan mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal suku sasak kepada peserta didik. Pengaktualisasian nilai-nilai kearifan lokal masih dilakukan secara umum, artinya tidak ada program khusus yang memfokuskan pada aktualisasi nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak. Upaya yang dilakukan oleh guru adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal suku sasak dalam pembelajaran IPAS dan melalui pembiasaan-pembiasaan perilaku di sekolah serta melalui kegiatan-ketgiatan positif lainnya, sehingga dengan dibelajarkannya tentang nilai-nilai kearifan lokal suku sasak diharapkan dapat melestarikan budaya lokal.
Menanamkan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Permainan Tradisional Sasak “Benteng” di SDN 1 Pringgasela Hafani, Rizda; Hadi, Yul Alfian; Saputra, Ahmad Yudi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17871

Abstract

Abstract: This study aims to determine how to instill character education in SDN 1 Pringgasela through the "Benteng" game and to determine the extent of the positive impact of the Sasak Benteng game on students’ character. This study used a qualitative method with a descriptive research type. The location of this research was SDN 1 Pringgasela. The objects of this study were fourth-grade students and the subjects were fourth-grade teachers. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. While data analysis used in this study were data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that character education in SDN 1 Pringgasela, especially in fourth-grade students, can be instilled through the traditional Sasak Benteng game. Instilling character education in the traditional Sasak Benteng game at SDN 1 Pringgasela, researchers found that students enjoyed the game and were very enthusiastic about playing it. After the researchers introduced it, the students were very interested. The character traits students learned from playing Benteng included honesty, cooperation, discipline, unity, solidarity, responsibility, morality, self-confidence, sportsmanship, and sportsmanship. The positive impact of the traditional Sasak Benteng game on students’ character is that this traditional Sasak Benteng game is very suitable for instilling character education in students. There are many positive impacts when playing Benteng, as students can develop their character. By playing Benteng, students also learn that traditional games have many benefits, and that Sasak Benteng can also improve attitudes. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menanamkan Pendidikan karakter di SDN 1 Pringgasela pada permainan benteng dan untuk mengetahui sejauh mana dampak positif dari permainan sasak benteng pada karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriftif, tempat pelaksanaan penelitian di SDN 1 Pringgasela, objek penelitian ini siswa kelas IV dan subjek yaitu guru kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan karakter di SDN 1 Pringgasela khususnya dikelas IV dapat ditanamkan melalui permainan tradisional sasak benteng. Peneliti menemukan bahwa siswa menyukai permainan tradisional sasak benteng dan juga sangat bersemangat dalam memainkan permainan benteng, adapun karakter yang didapatkan siswa dalam bermain benteng yaitu jujur, kerjasama, disiplin, persatuan, solidaritas, bertanggung jawab, moral, percaya diri, sportivitas, olahraga. Dampak positif permainan tradisional sasak benteng bahwa permainan tradisional sasak benteng ini sangat cocok digunakan untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa. Dengan bermain benteng siswa juga dapat mengetahui permainan tradisional itu mempunyai banyak manfaat untuk dimainkan, dan juga permainan sasak benteng ini juga dapat meningkatkan sikap menjadi lebih baik.
Pengaruh Strategi SQ3R dalam Meningkatkan Hasil Belajar Membaca Siswa Kelas III di SD Negeri 1 Teko Kecamatan Pringgabaya Selviana, Rani; Hadi, Yul Alfian; Hidayati, Baiq Rizki; Sururuddin, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17891

Abstract

Abstract: The main problem in this study is the low reading learning outcomes of third-grade students at SD Negeri 1 Teko, Pringgabaya District. This study aims to determine the effect of the SQ3R strategy in improving reading learning outcomes of third-grade students at SD Negeri 1 Teko, Pringgabaya District. The research method used was an experiment with a one-group pretest-posttest design. The sample in this study was all 20 students of grade 3B of SD Negeri 1 Teko, Pringgabaya District. Data collection techniques were conducted using pretests and posttests in the form of multiple-choice tests. Data analysis in this study included normality testing using the Lilliefors test and hypothesis testing using the paired sample t-test. The results of the study showed that the pretest obtained the lowest score of 15 and the highest score of 85 with an average score of 51, while the posttest obtained the lowest score of 35 and the highest score of 95 with an average score of 65. Based on the results of the normality test, the pretest scores showed that Lhitung < Ltabel (0.0818 < 0.190), while the posttest scores showed that Lhitung < Ltabel (0.1560 < 0.190), indicating a normal distribution of the data. Furthermore, based on the results of the hypothesis test, the obtained thitung > ttabel (6,140 > 2.093), therefore the hypothesis "Ha" is accepted and "Ho" is rejected. Therefore, it can be concluded that the SQ3R strategy has an effect on improving the reading learning outcomes of third-grade students at SD Negeri 1 Teko, Pringgabaya District. Abstrak: Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar membaca siswa kelas III di SD Negeri 1 Teko Kecamatan Pringgabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi SQ3R dalam meningkatkan hasil belajar membaca siswa kelas III di SD Negeri 1 Teko Kecamatan Pringgabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest desain. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3B SD Negeri 1 Teko Kecamatan Pringgabaya yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data di ambil dengan memberikan pretest dan posttest berupa tes pilihan ganda. Analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas dengan menggunakan uji lilliefors dan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pretest diperoleh data nilai terendah 15 dan nilai tertinggi 85 dengan nilai rata-rata 51, sedangkan posttest diperoleh data nilai terendah 35 dan nilai tertinggi 95 dengan nilai rata-rata 65. Berdasarkan hasil uji normalitas pada nilai pretest menunjukkan bahwa Lhitung < Ltabel (0,0818 < 0,190), sedangkan nilai posttest menunjukkan bahwa Lhitung < Ltabel (0,1560 < 0,190) sehingga artinya data berdistribusi normal. Selanjutnya berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh thitung > ttabel (6,140 > 2,093), maka hipotesisnya berbunyi “Ha” di terima dan “Ho” ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh strategi SQ3R dalam meningkatkan hasil belajar membaca siswa kelas III di SD Negeri 1 Teko Kecamatan Pringgabaya.
Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV MI NW Kelayu Jorong Husna, Agustina Maulidiana; Hadi, Yul Alfian; Mukti, Husnul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17804

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine whether parents' socioeconomic status influences fourth-grade students' learning motivation at MI NW Kelayu Jorong. This research was quantitative. The design used was correlation. The research location was at MI NW Kelayu Jorong, Jorong Village, Selong District. The population consisted of all fourth-grade students at MI NW Kelayu Jorong. The sample used was a saturated sample because all members of the population were used as samples, consisting of 31 students from two classes: Class IVA and Class IVB. Data collection techniques used were questionnaires, observation, and documentation. The Shapiro-Wilk test was used to test for data normality. The normality test showed that the population was normally distributed. The hypothesis was calculated using a simple linear regression test and an F-test. Based on the results of the normality test, the data were found to be normally distributed. The simple linear regression hypothesis test yielded Y = 111.278 + 0.006, and the F-test showed a calculated F of 13.944 with a significance level of 0.001 <0.05 at the 5% significance level. Therefore, Ha is accepted and Ho is rejected. This indicates a significant influence between parents' economic conditions and students' learning motivation. This study recommends that teachers, parents, and students consistently support each other in the educational process to achieve optimal learning outcomes. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengeruh status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas IV MI NW Kelayu Jorong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain dalam penelitian yang digunakan adalah Korelasi. Tempat penelitian ini di MI NW Kelayu Jorong, Desa Jorong Kecamatan Selong. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas IV MI NW Kelayu Jorong. Sampel yang digunakan adalah sampel Jenuh karena semua anggota populasi digunakan sebagai sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas IVA dan IVB sebanyak 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan dokumentasi. Uji prasyarat yang digunakan adalah Saphiro-Wilk untuk menguji normalitas data, berdasarkan uji normalitas diperoleh bahwa populasi terdistribusi normal. Perhitungan hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji F. Berdasarkan hasil uji normalitas diproleh bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji hipotesis regresi linier sederhana adalah Y = 111.278 + 0,006 dan Uji F menunjukkan F hitung didapat sebesar 13,944 dengan sig 0,001 < dari 0,05 pada taraf signifikansi 5% dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kondisi ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menyarankan agar guru, orang tua, dan siswa secara konsisten saling mendukung dalam proses pendidikan untuk mencapai hasil belajar yang optimal.
Integrasi Nilai-nilai Sosial Kearifan Lokal Gawe Musim Kembalit dalam Pembelajaran IPAS SDN 2 Sakra M. Abd. Mutholip; Habibuddin Habibuddin; Yul Alfian Hadi
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 4 (2026): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i4.1848

Abstract

This research aims to describe the integration of local wisdom values of the Gawe Musim Kembalit as a learning resource for natural and social science at SD Negeri 2 Sakra, Sakra District, East Lombok Regency. This type of research uses descriptive qualitative research methods with the research subjects being class IV teachers and class IV students, while the data collection techniques used are observation, interviews and direct documentation to obtain the required data. Data were analyzed using data analysis techniques according to Milles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that the values of local wisdom of the Gawe Musim Kembalit are very important to be integrated in learning, especially in science and science learning because they have to know their own culture and environment. Integrating local wisdom with students is one way to preserve the culture of the Sasak tribe so that they can avoid the erosion of culture due to globalization. Through integration it can have a good impact on the formation of student characteristics.
The Influence of Inclusive Education on Students’ Social Skills and Self-Esteem at SDN 1 Gereneng in the Academic Year 2025/2026 Ria Indriani; Andi Sulastri; Muhammad Husni; Yul Alfian Hadi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i3.2970

Abstract

This study investigates the influence of inclusive education on students’ social skills and self-esteem at SDN 1 Gereneng in the 2025/2026 academic year. Using simple linear regression analysis, the findings demonstrate that inclusive education significantly predicts both variables, with 89.1% of the variance in social skills (F = 69.729; p < 0.05; R² = 0.891) and 92% of the variance in self-esteem (F = 97.562; p < 0.05; R² = 0.920) explained by its implementation. The results indicate that inclusive educational practices not only enhance students’ collaboration, empathy, responsibility, and self-regulation in social interactions but also strengthen their confidence and sense of self-worth. Theoretically, this research contributes to educational psychology by affirming the role of inclusive environments in fostering both social competence and self-esteem. Practically, it highlights the importance of designing learning strategies, extracurricular activities, and school climates that balance cognitive, affective, and social dimensions. These findings suggest that inclusive education provides a critical foundation for developing equitable, supportive, and diversity-affirming learning environments that nurture students’ holistic growth.
KEBERLANJUTAN BELAJAR MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN JEROWARU Syahredi, Hardiman; Nahdi, Khirjan; Deni Siregar, Muhammad; Alfian Hadi, Yul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62248

Abstract

This study aims to describe the sustainability of reading learning of elementary school students in Jerowaru District outside school hours, by examining the role of teachers, and the form of parental support for reading activities at home. The urgency of this research is based on the importance of building the sustainability of reading habits in students amid the tendency to use time after learning activities in schools which are more widely used for play activities and the use of digital devices. The novelty of this research lies in the approach that links three integrated elements, namely, student reading activities, teacher direction and parental support, as a unit of the sustainability process of student reading learning. The method used is a qualitative descriptive approach implemented in two basic education units in East Lombok. The research informants consisted of two teachers, ten students, and ten parents or guardians of students. Data was collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using data condensation, data presentation, conclusion drawing and verification techniques. The results of the study show that the sustainability of reading learning at home has not been running optimally, even though teachers have given reading assignments and directions in the form of homework, and parents have provided assistance, motivation, and facilitation even though it has not been consistent. It can be concluded that the sustainability of students' learning to read after school hours has not run optimally because reading activities at home have not become a habit that is embedded in students.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Belangar dalam Pembentukan Sikap Sosial Siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Surabaya Utara Kecamatan Sakra Timur Evi Sakina; Burhanuddin; Zohrani; Yul Alfian Hadi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i2.18777

Abstract

Abstract: Character education in elementary schools requires culturally meaningful experiences so that social values are practiced rather than merely understood. This study aimed to describe the implementation of character education based on the local wisdom of belangar, identify the values internalized, analyze its contribution to students’ social attitudes, and examine supporting and inhibiting factors at SD Negeri 1 Surabaya Utara, East Lombok. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed. Participants comprised the principal, two fifth-grade teachers, 30 fifth-grade students, and five parents selected according to their involvement in the program. Data were collected through observation, semi-structured interviews, supporting questionnaires, and documentation. Analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data collection, condensation, display, and conclusion drawing; credibility was strengthened through source, technique, and time triangulation. The findings show that belangar values were integrated through voluntary donations, visits to bereaved or ill community members, school cleaning, cooperative learning, contextual storytelling, and teacher modeling. These activities internalized mutual cooperation, empathy, responsibility, teamwork, respect, sincerity, discipline, and social care. Triangulated evidence indicated positive tendencies in students’ willingness to help peers, cooperate in groups, communicate politely, respect others, and care for their environment. Implementation was strengthened by school leadership and family-community participation, but constrained by the occasional nature of belangar events, limited time and facilities, and uneven student understanding. The study demonstrates that pedagogically adapting local solidarity practices can contextualize character education, although the findings do not establish causal effectiveness. Abstrak: Pendidikan karakter di sekolah dasar memerlukan pengalaman yang bermakna secara budaya agar nilai sosial dipraktikkan, bukan sekadar dipahami. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal belangar, mengidentifikasi nilai yang diinternalisasikan, menganalisis kontribusinya terhadap sikap sosial siswa, serta mengkaji faktor pendukung dan penghambat di SD Negeri 1 Surabaya Utara, Lombok Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri atas kepala sekolah, dua guru kelas V, 30 siswa kelas V, dan lima wali murid yang dipilih berdasarkan keterlibatan dalam program. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, angket pendukung, dan dokumentasi. Analisis mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui pengumpulan, kondensasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan; kredibilitas diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai belangar diintegrasikan melalui sumbangan sukarela, kunjungan kepada keluarga yang berduka atau anggota komunitas yang sakit, kerja bakti, pembelajaran kooperatif, cerita kontekstual, dan keteladanan guru. Kegiatan tersebut menginternalisasikan gotong royong, empati, tanggung jawab, kerja sama, saling menghargai, keikhlasan, disiplin, dan kepedulian sosial. Bukti yang ditriangulasi menunjukkan kecenderungan positif pada kesediaan siswa membantu teman, bekerja sama dalam kelompok, berkomunikasi santun, menghargai orang lain, dan peduli terhadap lingkungan. Pelaksanaan diperkuat oleh kepemimpinan sekolah serta partisipasi keluarga dan masyarakat, tetapi dibatasi oleh kegiatan belangar yang tidak rutin, keterbatasan waktu dan sarana, serta pemahaman siswa yang belum merata. Adaptasi pedagogis praktik solidaritas lokal dapat mengontekstualkan pendidikan karakter, meskipun temuan tidak membuktikan efektivitas kausal.
Co-Authors Aan Budi Santoso Abdul Aziz Abdul Aziz Abdullah, Abdullah Aediya Yusrina Diya Ahmad Yasar Ramdan Ahmad Yudi Saputra Aini, Rokyal Akbar, Ahmad Zahidin Amran, Moh. Azizam Amrina, Amrina Andi Sulastri Apriliani, Baiq Nuramalia Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Arifin, Ahmad Ilham Aswasulasikin Asyuro, Farinda Azmi, Hidayatul B. Fitri Rahmawati Baiq Desi Dwi Arianti Baiq Nurlaela Hardiana Baiq Rizki Hidayati Buhairatul Amni Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin, Burhanuddin Deni Siregar, Muhammad Deny Susanti Dina Fadilah Donna Boedi Maritasari Dukha Yunitasari Evi Sakina Habibuddin Habibuddin Hafani, Rizda Hariadi Hariadi Humaeroh, Humaeroh Huri, Hidaman Husna, Agustina Maulidiana Husnan Hamdi Husni, Muhammaad Husni, Muhammaad HUSNUL KHOTIMAH Husnul Mukti Ibrahim, Doni Septu Marsa Indra Yanto, Indra Khirjan Nahdi Lalu Parhanuddin M. Abd. Mutholip M. Deni Siregar Mila Aulani Muchamad Triyanto Muchamad Triyanto Muh. Yazid Muhammad Husni Muhammad Husni Muhammad Husni Muhammad Sururuddin Muhammad Syahruddin Amin Mulya, Rr. Sri Setyawati Mutiara Solihah Nadia septa Sari Ningsih, Sapitria Nurfaujiah nurhayani, risya Parniati, Wahidat Pazri, Rodiatul Pazri, Rodiatul Pujiani, Sri Pujiani, Sri Rahadi, Irwan Ramdhani, Sandy Ria Indriani Riyana Rizki Yuliatin Rodiyah, Hadiahtul Rohini Rohini Rohini Rohyana Fitriani Roni Amrulloh Saprudin Jauhari Saputra, Muhammad Aziz Selviana, Rani Siti Sarah Maulida Siti Ulfiaturruhi SUHIRMAN SUHIRMAN Suhirman, Suhirman Suriyani Irmawati Sururruddin, Muhammad Suryansah Syabandi, Erfan Syahredi, Hardiman Tista, Anggi Ulpiana, Via Uswatun Hasanah Wardani, Norma Sopia Winda Siswantari Yatmi Prihatien Yusril Ihwan Zohrani Zulfadli Hamdi