Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Implementasi Civic Participation P3BC Dalam Melestarikan Kearifan Lokal Pada Batik Mega Mendung Di Desa Trusmi Kabupaten Cirebon Adipriyani, Intan Permata; masyitoh, Iim Siti; Insani, Nisrina Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20620

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami kontribusi P3BC dalam pelestarian batik, strategi yang dijalankan, serta pentingnya edukasi masyarakat dan regulasi pemerintah dalam menjaga nilai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengungkap kekhasan dan karakteristik unik kasus pelestarian batik Mega Mendung di Desa Trusmi, Kabupaten Cirebon. Subjek penelitian meliputi pemerintah daerah, pengurus P3BC, perajin, pelaku usaha batik, dan masyarakat lokal, dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, serta instrumen tambahan seperti kuesioner dan catatan lapangan. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat dengan triangulasi teknik dan sumber, member check, audit trail, dan peer debriefing. Berdasarkan hasil penelitian, pelestarian batik Mega Mendung sebagai warisan budaya khas Cirebon merupakan proses yang kompleks dan berlapis, melibatkan unsur edukasi, sosial, ekonomi, dan teknologi. P3BC berperan sebagai penggerak komunitas dalam mengedukasi generasi muda, memberdayakan pengrajin lokal, serta menjalin kerja sama strategis dengan instansi pemerintah dan sektor pariwisata. Dengan demikian, tantangan serius masih dihadapi, seperti menurunnya minat generasi muda, maraknya batik printing, reduksi nilai filosofis, serta keterbatasan akses terhadap teknologi dan pasar. Oleh karena itu, pelestarian batik Mega Mendung membutuhkan sinergi antaraktor, integrasi nilai budaya ke dalam pendidikan, serta adaptasi terhadap era digital agar tetap relevan dan bermakna lintas generasi.
Pengaruh media sosial terhadap Degradasi Moral Generasi Z Liah, Asyifa Nurul; Maulana, Fajar Sidik; Aulia, Giva Nur; Syahira, Salfa; Nurhaliza, Sofi; Abdul Rozak, Rama Wijaya; Insani, Nisrina Nurul
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i1.677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media sosial terhadap degradasi moral generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, sedangkan dalam pengumpulan data penelitian menggunakan metode wawancara dan kuisioner (angket). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas menggunakan media sosial dari 68 responden berbeda-beda, dimulai dari respondenyang mengisi 1 jam dalam sehari hingga yang paling lama menggunakan media sosial selama 20 jam dalam sehari. Kemudian ditemukan juga hasil penelitian yang menyebutkan bahwasannya media sosial untuk mereka sangatlah penting. Berdasarkan hal tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa generasi z banyak menggunakan media social dalam keseharianya, hampir setiap saat mereka menggunakan media sosial dan hanya berhenti ketika mereka beristirahat saja.
Analisis pembelajaran Synchronous dan Asynchronous dalam meningkatkan Civic Competence di Sekolah Wardana, Adam Yusuf; Fitri, Aldiska Adelina; Lunggana, Haifa Zahwa; Kusuma, Kayla Neisha; Fathurrachman, M.; Rozak, Rama Wijaya Abdul; Insani, Nisrina Nurul
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i2.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh Civic Competence yang didalamnya mencakup (civic knowledge, civic skills, dan civic disposition) dalam Pembelajaran di sekolah baik secara synchronus ataupun asynchronus. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis menggunakan kuesioner kepada guru dan siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa banyak dari siswa yang kurang memahami ataupun tidak memahami materi selama pembelajaran dilaksanakan secara daring. Ada juga beberapa siswa yang mengeluh terkendala kuota ataupun jaringan saat pembelajaran daring dilakukan. Berbeda dengan pembelajaran daring, pembelajaran luring sangat dirasa lebih efektif oleh siswa karena, dapat lebih memahami materi. Dan siswa pun mudah bergaul dengan sesama karena lebih banyak interaksi saat pembelajaran dilakukan secara luring. Sama halnya dengan siswa, guru pun banyak merasakan perbedaan dari pembelajaran daring dan luring. Banyak guru yang merasa kurang efektifnya pembelajaran daring terutama dalam peningkatan kompetensi kewarganegaraan. Guru juga harus memberikan pengetahuan dengan mengkombinasikan pembelajaran yang di sesuaikan dengan karakter peserta didik dalam kelas baik secara daring maupun luring.
AI-based interactive digital game development in social studies learning to enhance students’ computational thinking Anggraini, Diana Noor; Kokom Komalasari; Sopianingsih, Pitria; Insani, Nisrina Nurul; Sudrajat, Fajar Agustian
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): December (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v12i4.89738

Abstract

Students’ computational thinking skills in higher education remain relatively low, particularly in learning contexts that require problem decomposition, abstraction, and systematic problem solving. This condition highlights the need for innovative learning approaches that actively engage students through digital technology. This study aims to develop an Artificial Intelligence (AI)-based interactive digital game project in Social Studies learning to enhance students’ computational thinking skills. The study employed a Research and Development (R&D) design involving a preliminary study, conceptual model development, validation, revision, and implementation. The research population consisted of undergraduate students enrolled in Social Studies Education courses at an Indonesian university, from whom 60 were selected using purposive sampling based on their participation in project-based learning activities. Data were collected through questionnaires, observations, and field notes. Qualitative data were analysed using interactive analysis techniques, while quantitative data were examined using Pearson correlation and simple linear regression. The findings reveal that student involvement in AI-based interactive digital game development projects positively influences computational thinking skills, including decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking. These results indicate that integrating AI into project-based learning effectively supports the development of essential 21st-century skills.
Pelatihan Pembuatan Games Interaktif "Word Wall" sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bagi Guru SMA di Kabupaten Subang Jawa Barat Rahmat, Rahmat; Bestari, Prayoga; Insani, Nisrina Nurul; Sopianingshi, Pitria; Anggraeni, Laila Puspita; Hadi, Muhammad Rusydan Abdul
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7056

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 telah menyoroti pentingnya literasi digital dalam meningkatkan hasil belajar di berbagai domain, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Dalam konteks pendidikan, teknologi menjadi bagian integral dari pembelajaran, sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 65 Tahun 2013. Namun, tantangan muncul dengan generasi digital natives yang cenderung kurang konsentrasi. Solusi inovatif seperti pembelajaran berbasis game dan media word wall dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Di Kabupaten Subang, pelatihan pembuatan game interaktif "Word Wall" bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan pendekatan yang menarik dan interaktif. Pelatihan ini melibatkan model workshop dan pendampingan, dimulai dari identifikasi kebutuhan peserta hingga pengembangan modul panduan. Diharapkan pelatihan ini memberikan manfaat bagi 50 guru PPKn tingkat SMA di Kabupaten Subang dalam meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran kewarganegaraan, sesuai dengan arus perkembangan teknologi dan dukungan kebijakan pemerintah. Evaluasi akan dilakukan untuk memastikan keberhasilan pelatihan dan dampak positifnya terhadap pembelajaran.
Pengaruh Model Edukasi Kesadaran Hak Asasi Manusia melalui Kampanye Digital terhadap Pemahaman tentang Kekerasan Berbasis Gender Online Prayoga Bestari; Aim Abdulkarim; Rahmat Rahmat; Pitria Sopianingsih; Nisrina Nurul Insani; Diva Dwi Juliana
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ped.v5i2.1939

Abstract

This study examines the effect of a human rights awareness education model delivered through a digital campaign on university students’ understanding of Online Gender-Based Violence. The growing prevalence of online gender-based violence among students has become a critical concern due to its implications for digital security, privacy, and gender equality. Employing a quantitative approach with a correlational design, the study collected data through a questionnaire administered to 277 students at Universitas Pendidikan Indonesia. The digital campaign utilized an educational animated video titled Aku Ingin Rasa Aman as the primary intervention instrument. Descriptive analysis indicates a strong positive response from participants, with more than 90 percent of respondents agreeing or strongly agreeing that the video effectively enhanced their understanding of online gender-based violence. The findings demonstrate a positive and statistically significant influence of the human rights awareness education model implemented through digital campaigning on students’ comprehension of online gender-based violence. These results affirm the effectiveness of digital campaigns as an educational strategy for strengthening human rights awareness and promoting safer and more equitable digital spaces among university students.
DIGITAL CITIZENSHIP SKILLS SURVEY IN HIGH SCHOOL: SURVEI KETERAMPILAN KEWARGANEGARAAN DIGITAL DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Nisrina Nurul Insani; Aim Abdul Karim; Kokom Komalasari; Rahmat Rahmat
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6458

Abstract

This research is motivated by the need to understand the digital citizenship skills of high school students as part of strengthening Global Citizenship Education and integrating the Pancasila Education curriculum. The purpose of the research is to measure students' digital citizenship skills, identify strengths and weaknesses in each dimension, and provide recommendations for curriculum development. The method used was a quantitative survey with 896 respondents from public high schools in the city of Bandung. The instrument in the form of a Likert scale questionnaire covers four dimensions: Digital Access, Digital Communication, Digital Etiquette, and Digital Rights & Responsibilities. The results showed that students' skills were in the medium to high category, with strengths in the aspects of digital security and polite communication, while weaknesses were seen in the creativity of positive content and the ability to explain ideas clearly. These findings underscore the importance of learning that emphasizes not only technical literacy, but also critical communication, empathy, and productive contributions in the digital space. As a result, the results of this study provide an empirical basis for schools and policymakers in strengthening the Pancasila Education curriculum based on deep learning. The next recommendation is the need for longitudinal research and curriculum interventions to optimize the role of students as critical, ethical, and participatory digital citizens.
The effect of civic sustainability-based civic education learning models on students' awareness of green citizenship Sopianingsih, Pitria; Insani, Nisrina Nurul; Noor Anggraini, Diana; Sabrina Malika, Aura; Vincent P Evangelista, Kim
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Directorate of Research and Community ServiceUniversitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v10i1.91653

Abstract

This research aims to develop and systematically evaluate a Civic Sustainability-integrated Civic Education learning model designed to cultivate students' Green Citizenship awareness within the digital era. The proposed pedagogical framework synthesises core civic concepts with contemporary sustainability imperatives, employing gamified project-based learning, interactive digital media, and comprehensive, authentic assessments to rigorously evaluate student processes, academic outcomes, and deliverables. Employing a quantitative correlational design, empirical data were gathered via a structured questionnaire administered to a cohort of 65 students at the Indonesia University of Education. Statistical analyses, including simple linear regression and Pearson's correlation coefficient, were conducted to assess the relationship between the model's implementation and increased environmental consciousness. The results yielded a statistically significant positive correlation (r = 0.580, p < 0.01) and a coefficient of determination (R² = 0.336), indicating that 33.6% of the variance in Green Citizenship awareness is directly attributable to the instructional model. These findings substantiate the efficacy of the Civic Sustainability-based paradigm in fostering ecological awareness, pro-environmental attitudes, and the capacity for active, responsible digital citizenship. Ultimately, this framework presents a strategic educational innovation within higher education, significantly contributing to the realisation of the Sustainable Development Goals (SDGs) and cultivating a generation profoundly committed to sustainability.
Co-Authors - Sapriya Abdul Rozak, Rama Wijaya Achmad Syauky Adam Yusuf Wardana Adham, M Januar Ibnu Adipriyani, Intan Permata Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim Aldiska Adelina Fitri Ali Wafa Rabbani Andrian, Dewi Rifani Anggraeni, Laila Puspita Anggraini, Diana Noor Armi Alzzaini Alkautzhar Asyifa Nurul Liah Aulia, Giva Nur Azmi Muhammad Dahlan Baeihaqi Bribin, Maria Lufransiya Dadang Sundawa, Dadang Damayanti, Syfa Kaila Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dede Iswandi Destra Karlinda Dewi Andriani Diana Noor Anggraeni Dita Lutfiah Diva Dwi Juliana Fajar Sidik Maulana Fathurrachman, M. Feni Verawati Fitri, Aldiska Adelina Gita Puspita Sari Giva Nur Aulia Hadi, Muhammad Rusydan Abdul Haifa Zahwa Lunggana Hubi, Zindan Baynal Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iis Masitoh Imam Solehudin Indah Syifa Virani Intan Purnama Kayla Neisha Kusuma Kokom Komalasari Kokom Komalasari Kusuma, Kayla Neisha Liah, Asyifa Nurul Lunggana, Haifa Zahwa M. Fathurrachman Malika, Aura Sabrina Maryan Wilman Masna Bonita Hutabarat Masyitoh, Iim Siti Maulana, Fajar Sidik Mepina Nursyabani Muhammad Mikdad Mulyani, Heny Muthaqin, Dwi Iman Nazhifatun Zulfa Nabilah Nisa Nurmaulida Tsani Noor Anggraini, Diana Nurgiansah, T Heru Nurhaliza, Sofi Permatasari, Mitra Pitria Sopianingsih Pitria Sopianingsih Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rama Wijaya A. Rozak Rama Wijaya Abdul Rozak Restifani Aulia Rozak, Rama Wijaya Abdul Sabrina Malika, Aura Salfa Syahira Sintya Rodiani Makmur Siska Gandari Siti Hamidah Siti Hamidah Siti Patimah Sofi Nurhaliza Sopianingshi, Pitria Sopianingsih, Pitria Sudrajat, Fajar Agustian Suriaman Suriaman Susan Fitriasari Susan Fitriasari Syahira, Salfa Syifa Fauziah Syifa Fauziah Tanti Wulandari Tresnayadi, Sandra Tubagus Saputra Vincent P Evangelista, Kim Wardana, Adam Yusuf Widianti Utami Martadinata Widianti Utami Martadinata