Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Keranu Pada Materi Daerah Kebanggaanku Kelas V SDN Tandek Lombok Tengah Shafira, Dwi; Dewi, Nurul Kemala; Rahmatih, Aisa Nikmah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i3.11731

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya variasi media pembelajaran pada mata pelajaran IPS yang berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga dilaksanakan untuk menyempurnakan penelitian terdahulu terkait pengembangan media monopoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media Monopoli Keranu (keragaman nusantara) pada materi daerah kebanggaanku kelas V SDN Tandek yang Valid dan Praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research and development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Lokasi penelitian yaitu di SDN Tandek dengan subjek penelitian siswa kelas V yang berjumlah 21 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi ahli materi, ahli media, angket respon guru dan siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data dekskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran monopoli keranu mendapat persentasi kevalidan sebesar 95% dengan kategori sangat valid oleh ahli media dan 95% dengan kaegori sangat valid oleh ahli materi. Persentase kepraktisan 90,6% dengan kategori sangat praktis dari hasil uji kelompok kecil, dan 89% dengan kategori sangat prakis dari hasil uji kelompok besar. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran monopoli keranu sudah layak dari aspek valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi daerah kebanggaanku kelas V SDN Tandek.
Development of the "JATARA" Board Game as a Cultural Exploration Medium for IPAS in Grade IV Elementary School Maharani, Maharani; Istiningsih, Siti; Rahmatih, Aisa Nikmah
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 3 (2025): August
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i3.685

Abstract

Lack of learning media innovation is making students less active and leading to a low understanding of student concepts related to the material IPAS. This study aims to develop a board game exploring the Indonesian culture "JATARA", which is appropriate and effective as a cultural exploration medium for grade IV elementary school. The novelty of this study lies in the larger physical game board and the guidebook equipped with modules and handouts of material about Indonesian culture. This study uses the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were grade IV students of Lamenta State Elementary School. The data collection techniques used were questionnaires and tests. The research findings revealed that: (1) expert validation produced an average score of 91.25%, categorized as "very appropriate"; (2) material expert validation produced a score of 87.5%, categorized as "very appropriate"; (3) small group trials conducted by teachers and students produced scores of 97.92% and 95.83% respectively, both categorized as "very appropriate"; (4) large group trials produced a score of 96%, also categorized as "very practical"; (5) The evaluation test results were 100% in the "very effective" category. These results indicate that JATARA media is suitable and effective for use as a cultural exploration medium for grade IV elementary school. This media contributes significantly to "IPAS" learning by offering practical and innovative solutions that can increase student involvement and understanding in a cultural context, at the elementary education level.
The Effect of the Use of Digital Book Media on the Reading Ability of Class I of SDN 23 Cakranegara Wahyudi, Dikky; Dewi, Nurul Kemala; Rahmatih, Aisa Nikmah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.395

Abstract

This study aims to determine the effect of using digital book media on the reading skills of grade 1 students of SDN 23 Cakranegara. This research uses experimental research with the type of quantitative research type One Group Pretest-Posttest. The results of data analysis using the paired sample t-test test obtained a sig value (2-tailed) of 0.009 < 0.05, if the significance value (P < 0.05) then the data has a significant difference. So it can be concluded that there is a significant difference using digital book media. The results of the hypothesis test show that Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is an effect of using digital book media on the reading ability of grade 1 students of SDN 23 Cakranegara in the 2023/2024 academic year.
Pengaruh Model PjBL-STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Bangun Datar SDN 37 Cakranegara Sholeha, Mutiatun; Khairun Nisa; Rahmatih, Aisa Nikmah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PjBL-STEM terhadap kemampuan berpikir peserta didik. Kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas III di SDN 37 Cakranegara masih rendah. Permasalahan tersebut disebabkan karena penerapan model pembelajaran yang berpusat pada guru dan terpaku pada buku mata pelajaran saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PjBL-STEM terhadap kemampuan berpikir kritis kelas III di SDN 37 Cakranegara. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental dengan tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini berjumlah 42. Teknik pengambilan data menggunakan teknik tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik dan observasi untuk melihat keterlaksanaan pembelajaran. Hasil uji hipotesis diperoleh melalui uji independent sample t test mendapatkan sig. 0,009 < 0,05 dan nilai thitung ≥ ttabel yaitu sebesar 2,766 ≥ 2,021 , yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Dilihat dari kelima sintaks PjBL-STEM terdapat tiga sintaks yang berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis yaitu, 1) reflection, 2) research 3) application. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan  bahwa terdapat pengruh model PjBL-STEM terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di SDN 37 Cakranegara dengan kategori sedang.  
IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK DAN KELUARGA DI SDN 2 HEGARSARI, SDN KALIGINTUNG, DAN SDN 1 SANGKAWANA Indraswati, Dyah; Widodo, Arif; Rahmatih, Aisa Nikmah; Maulyda, Mohammad Archi; Erfan, Muhammad
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.979 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.05

Abstract

Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di sekolah menjadi salah satu alasan program Sekolah Ramah Anak (SRA). Penelitian ini dilakukan di tiga SD di tiga provinsi yang berbeda yaitu Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat. Lokasi penelitian adalah SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, dan SDN 1 Sangkawana. Penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) akan dievaluasi dengan merujuk pada 6 komponen yaitu kebijakan SRA, pelaksanaan kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak-hak anak, sarana dan prasarana SRA, partisipasi anak, partisipasi warga diluar sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, dan beberapa siswa kelas 6. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tinjauan literature. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data untuk penelitian kualitatif terdiri dari reduksi data, tampilan data, dan verivikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga SD yang menjadi subyek penelitian sudah menjadi sekolah ramah anak baik secara fisik maupun non fisik, meskipun ada beberapa sarana yang harus dilengkapi. Ketiga sekolah secara umum sudah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa dalam melaksanakan proses belajar. Kata kunci: implementasi, keluarga, sekolah ramah anak Implementation of Children and Family Friendly Schools in SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, and SDN 1 Sangkawana Abstract Cases of violence against children that occur in schools are one of the reasons for the Child-Friendly School (SRA) program. This research was conducted in three elementary schools in three different provinces, namely West Java, Yogyakarta Special Region, and West Nusa Tenggara. The research locations were SDN 2 Hegarsari, SDN Kaligintung, and SDN 1 Sangkawana. The implementation of a Child-Friendly School (SRA) will be evaluated by referring to 6 components, namely the SRA policy, curriculum implementation, educators and education personnel trained in child rights, SRA facilities, and infrastructure, child participation, citizen participation outside school. This research uses a qualitative approach. The research subjects were the principal, teachers, education staff, parents of students, and several 6th-grade students. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and literature review. Data validity is done by source triangulation. Data analysis techniques for qualitative research consist of data reduction, data display, and data verification. The conclusion of this study shows that the three elementary schools which were the subject of the study have become child-friendly schools both physically and non-physically, although several facilities must be equipped. The three schools, in general, have become a safe and comfortable place for students to carry out the learning process. Keywords: child-friendly school, family, implementation
Pengembangan Media Pembelajaran Pop-Up Book Muatan IPA Pada Materi Sistem Tata Surya Anwar, Anwar; Dewi, Nurul Kemala; Rahmatih, Aisa Nikmah
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i3.1930

Abstract

The learning process carried out by students in grade VI of SDN 2 Kekeri shows challenges in understanding the material. This is due to the lack of use of innovative learning media, so that the learning process tends to be monotonous and students have difficulty understanding abstract concepts. This study aims to develop and describe the validity and practicality of Pop-Up Book learning media in the science content of the Solar System material. This media focuses on the solar system material, designed with three-dimensional and interactive elements such as QR Codes connected to learning videos, 3D animations, and game applications. This type of research is Research and Development (R&D) using the Hannafin & Peck development model which consists of three stages: needs analysis (needs assessment), design (design), and development and implementation (development and implementation). The results of research and development of Pop-Up Book media on solar system material from media experts were 91.25% (Very Appropriate), the results from material experts were 98.75% (Very Appropriate), the results from teacher responses were 95% (Very Practical), the results of student responses in small group tests were 96.25% (Very Practical) and large groups were 95% (Very Practical). This shows that the Pop-Up Book learning media is declared valid and practical for use in science learning on Solar System material.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Cerita Rakyat Sasak Cupak Gerantang Mar'atusshalihah; Zain, Moh. Irawan; Rahmatih, Aisa Nikmah
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.6763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Sasak Cupak Gerantang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi literatur. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi kualitatif (qualitative content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukannya 5 nilai karakter dalam cerita Cupak Gerantang yakni religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong dan integritas. Cerita ini sangat bagus untuk mengembangkan nilai karakter anak, sehingga sangat cocok dibaca oleh anak-anak sekolah dasar pada khususnya kelas tinggi. Berdasarkan hasil anaslisi buku cerita rakyat Sasak cupak gerantang ditemukan bahwa bentuk nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita rakyat Sasak cupak gerantang sebanyak 5 nilai pendidikan karakter, yaitu nilai religius, nilai nasionalisme, nilai mandiri, nilai gotong royong dan nilai integritas. Persentase yang paling tinggi pada hasil telaah nilai karakter cerita Cupak Gerantang adalah nilai integritas yaitu sebanyak 25,84% dan  nilai karakter yang paling rendah adalah nilai nasionalisme 12,35%. Hasil dari rekapitulasi telaah soal nilai pendidikan karakter pada cerita rakyat Sasak Cupak Gerantang di kelas 4 yaitu  terlihat nilai persentase yang paling tinggi adalah nilai integritas yaitu 23,43% dan yang paling rendah adalah nilai mandiri yaitu 16,73%.
Pengembangan Media Pop-Up Book Berbasis Cerita Rakyat Sasak "Putri Mandalika" untuk Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Putri, Dinda Maulia Eka; Zain, Moh. Irawan; Rahmatih, Aisa Nikmah
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.7241

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam menjelaskan prosedur pengembangan dan untuk mengetahui kepraktisan media pop-up book berbasis cerita rakyat Sasak “Putri Mandalika” untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze/Analisis, Design/Desain, Development/Pengembangan, Implementation/Implementasi, dan Evaluation/Evaluasi. Tempat dilakukan penelitian yaitu di SDN 2 Kekeri dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV A SDN 2 Kekeri sebanyak 22 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan peserta didik, serta tes pemahaman diri peserta didik. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media pop-up book berbasis cerita rakyat Sasak “putri Mandalika” mendapatkan presentase 88% dengan kriteria praktis dari ahli media, 90,66% dengan kriteria sangat praktis dari ahli materi, 90% dengan kriteria sangat praktis dari hasil respon guru, 89,86% dengan kriteria praktis untuk kelompok kecil, 91,92% dengan kriteria sangat praktis untuk kelompok besar, dan memperoleh rata-rata 88,86 dari hasil tes pemahaman diri peserta didik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media pop-up book yang dikembangkan praktis digunakan sebagai alat untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter pada tahap pengetahuan. Kata Kunci: Pop-Up Book, Putri Mandalika, Pendidikan Karakter
Pengembangan Media Pembelajaran Papan Kata pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Maulia, Baiq Zahara Putri; Musaddat, Syaiful; Rahmatih, Aisa Nikmah
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.7259

Abstract

Peserta didik kelas II SDN 36 Cakranegara Kurang semangat dan kurang motivasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga anak menjadi kurang lancar dalam membaca dan menulis. Hal ini disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik untuk menambah semangat dan motivasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa papan kata yang menarik semangat dan motivasi peserta didik untuk belajar membaca dan menulis. Media papan kata ini memiliki kelebihan dalam segi tampilan untuk lebih cepat memahamkan materi pembelajaran kepada peserta didik. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development) dengan desain pengembangan model ADDIE. Langkah-langkah pengembangan dalam model tersebut yaitu analysis (analisis) melakukan observasi berupa wawancara wali kelas yang menghasilkan peserta didik kurang semangat dan kurang motivasi dalam kegiatan menulis dan membaca, design (desain) merancang media papan kata dengan beberapa kolom yang memiliki fungsi masing-masing, development (pengembangan) mengembangkan media pembelajaran papan Kata yang sesuai dengan materi ajar dan karakteristik peserta didik, implementation (implementasi) menguji cobaan media papan kata dalam proses pembelajaran di sekolah untuk mengetahui respon peserta didik dan guru terhadap media pembelajaran yang telah dibuat, dan evaluation (evaluasi) revisi akhir berupa saran atau kritikan dari ahli media ahli materi, peserta didik dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Setelah melakukan langkah-langkah tersebut peneliti melakukan analisis dari hasil data-data yang telah diperoleh di lapangan. Hasil penelitian penggunaan media pembelajaran papan kata dari ahli materi sebesar 81,25% yang menunjukkan kategori (sangat valid), hasil dari ahli media sebesar 98,75% (sangat valid), hasil respon dari peserta didik sebesar 97 ,08% (sangat praktis) dan hasil respon guru sebesar 100% (sangat praktis). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran papan kata sangat praktis untuk meningkatkan semangat dan motivasi belajar peserta didik dalam kegiatan membaca dan menulis.  
Pengembangan Media Big Book Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Mutmainah, Anita; Hariana Intiana, Siti Rohana; Rahmatih, Aisa Nikmah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1502

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media Big Book BahasaIndonesia berbasis kearifan lokal suku Sasak yang valid dan praktis untukpembelajaran di kelas II SDN 48 Cakranegara. Jenis penelitian yang digunakanadalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa media Big Book Bahasa Indonesia berbasis kearifanlokal suku Sasak dinyatakan sangat valid dan sangat praktis. Hal ini sesuai denganhasil setiap tahap pengembangan. Pada tahap analisis (analysis), dilakukanidentifikasi kebutuhan peserta didik dan permasalahan dalam pembelajaran BahasaIndonesia. Tahap desain (design) mencakup perancangan Big Book mulai daripemilihan tema cerita berbasis kearifan lokal suku Sasak hingga tata letak gambardan teks. Tahap pengembangan (development) dilakukan dengan mencetak desainmedia dan melakukan validasi. Hasil validasi menunjukkan nilai dari ahli mediasebesar 93% dan ahli materi 89%, keduanya berada pada kategori sangat valid. Padatahap implementasi (implementation), media Big Book diujicobakan dalampembelajaran di kelas II. Respon guru terhadap penggunaan media mencapai 95%dan respon peserta didik 92%, menunjukkan kategori sangat praktis. Tahap evaluasidilakukan untuk menilai tingkat kevalidan dan kepraktisan media serta melakukanrevisi akhir agar layak digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, mediaBig Book Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal suku Sasak yang dikembangkanmelalui tahapan ADDIE terbukti sangat valid dan sangat praktis digunakan dalamproses pembelajaran di sekolah dasar.