Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penggunaan Berbagai Jenis Substrat untuk Pertumbuhan Caulerpa racemose Pada Pembudidayaan di Tambak Pasang Surut Yanti, Ros Erni; Rahim, Andi Rahmad; Farikhah, Farikhah
Akuatika Indonesia Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v9i2.45888

Abstract

Substrat merupakan salah satu faktor penting untuk kehidupan dan pertumbuhan C. racemosa, namun saat ini belum ada studi substrat terbaik di tambak pasang surut.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pertumbuhan Caulerpa racemosa yang dibudidayakan di tambak pasang surut dengan penggunaan jenis dan komposisi substrat yang berbeda. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL).  Lima perlakuan di penelitian ini yaitu (A) lumpur 100%, (B) lumpur 50% : pecahan karang 50%, (C) lumpur 50% : cangkang tiram 50%, (D) lumpur 50% : pasir 50%, (E) lumpur 50% : pecahan karang 20%, : cangkang tiram 20% : pasir 10%. Variabel penelitian ini meliputi bobot mutlak, specific growt rate (SGR), panjang mutlak stolon, panjang dan lebar fronds, dan jumlah mutlak rizoid. Parameter kualitas air meliputi suhu, salinitas, kecerahan, kadar amonia, kadar nitrat, dan kadar pospat.  Data dianalisis mengunakan analysis of variance (ANOVA, α =5%) dengan program SPSS 16. jika nilai sig.<0,05 maka dikatakan perlakuan berpengaruh terhadap variabel penelitian sehingga dapat dilajutkan dengan menggunakan uji Tukey (α =5%). Hasil penelitian mendapatkan jenis substrat berpengaruh nyata terhadap variabel bobot mutlak, SGR, dan panjang mutlak stolon, dimana perlakuan tanpa substrat pasir (A, B dan C) menunjukkan pertumbuhan positif sedangkan perlakuan dengan substrat pasir (D dan E) menghasilkan pertumbuhan negatif pada variabel bobot mutlak dan SGR. Lebar frond, panjang fronds, dan jumlah rizoid tidak dipengaruhi oleh perlakuan substrat yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan substrat lumpur dan pecahan batu karang menghasilkan pertumbuhan terbaik dalam bentuk bobot mutlak dan SGR, namun tidak berbeda nyata dengan substrat lumpur 100% atau lumpur dicampur pecahan cangkang tiram.  Penggunaan substrat berupa pasir kurang direkomendasikan digunakan di tambak pasang surut sebab memberikan bobot mutlak dan SGR negatif, serta panjang stolon dan morfometrik fronds lebih kecil daripada substrat tanpa komponen pasir.
KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI CAMPUREJO KABUPATEN GRESIK Fawwaz, Mohammad Nadhir; Rahim, Andi Rahmad
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perikanan Pantura (JPP)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v8i1.9471

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Campurejo merupakan salah satu sentra perikanan di Kabupaten Gresik yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Akan tetapi, keanekaragaman jenis ikan di Campurejo belum terdokumentasikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis ikan hasil tangkapan nelayan payang. Nelayan paling banyak menggunakan payang untuk menangkap ikan. Pengumpulan data menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara pengamatan langsung terhadap hasil tangkapan nelayan di TPI Campurejo pada bulan Januari 2025. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi data produksi dari dinas terkait pada bulan November sampai dengan bulan Desember. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 21 jenis ikan dari 18 famili berhasil ditangkap dan didaratkan di Pelabuhan Perikanan Campurejo. Diantara jenis ikan tersebut, terdapat 2 jenis ikan yang paling banyak ditemukan yaitu ikan peperek (Leioghnatus bindus), dan ikan Gulamah/Tigawaja (Johnius borneensis). Nilai indeks keanekaragaman (H') sebesar 2,03 menunjukkan bahwa keanekaragaman tergolong sedang. Nilai indeks keseragaman (E) secara keseluruhan sebesar 0,67, berdasarkan nilai keseragaman tersebut maka populasi termasuk dalam kategori tinggi, hal ini dapat diartikan adanya variasi nilai struktur komunitas ikan yang tinggi. Dan indeks dominasi (C) selama penelitian sebesar 0,18 yang termasuk dalam kategori tidak ada jenis ikan yang dominan. Kata Kunci: Alat tangkap payang, Keanekaragaman Ikan, PPP Campurejo
Kadar Logam Berat Dan Indeks Kondisi Kerang Hijau (Perna viridis) Yang Dihasilkan Dari Pembudidayaan Dengan Sistem Karamba Apung Allaf, Ezra Muwaffak; Farikhah, Farikhah; Rahim, Andi Rahmad
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perikanan Pantura (JPP)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v8i1.7474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kondisi kerang hijau (Perna viridis) yang dibudidayakan menggunakan sistem keramba apung di perairan Banyuurip, serta untuk menganalisis kadar logam berat dan kualitas air di sekitar lokasi budidaya. Metode penelitian melibatkan pengambilan sampel kerang hijau dan pengukuran langsung. Sampel kerang hijau diambil dari tali gantung pada kedalaman 5 meter dengan 20 kerang per meter. Variabel penelitian meliputi indeks kondisi, kadar logam berat, dan kualitas air, dengan parameter seperti suhu, salinitas, kecerahan, oksigen terlarut, dan pH. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam indeks kondisi antara area terang dan gelap, dengan nilai indeks kondisi lebih tinggi pada area gelap dan terdapat perbedaan signifikan antara titik terang dan titik gelap (p value 0.0004 < 0.05). Kadar logam berat Plubum (Pb), Merkuri (Hg), dan Staum (Sn) dalam kerang hijau (0.16525 mg/kg), (0.00735 mg/kg), (0.03915 mg/kg) masih dalam batas konsumsi yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional Indonesia (BSNI), 2009. Namun, kadar Kadmium (Cd) dan Arsen (As) melebihi batas standar BSNI, dengan nilai (0.28105 mg/kg) dan (1.0148 mg/kg) secara berturut- turut. Kualitas air di sekitar lokasi budidaya, meskipun tidak mencapai standar optimal, masih mendukung kelangsungan hidup kerang hijau.
ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS USAHA TAMBAK UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) SISTEM TRADISIONAL DI KABUPATEN LAMONGAN DAN KABUPATEN GRESIK Hamidah, Alissa Nur; Rahim, Andi Rahmad; Farikhah, Farikhah
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perikanan Pantura (JPP)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v8i1.9436

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produktivitas dan kelayakan usaha tambak udang vanamei sistem tradisional di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu petambak udang vanamei di Kabupaten Lamongan dengan sampel (n=152) dan Kabupaten Gresik (n=152). Variabel penelitian ini yaitu aspek petambak, status kepemilikan lahan, aspek teknologi dan sistem budidaya, input produksi, dan output produksi. Variabel data penelitian ini dianalisis dengan bantuan software Excel 2010. Uji-t digunakan untuk menguji apakah variabel pada kedua populasi terdapat perbedaan yang nyata. Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara hasil panen dengan usia, pendidikan, luas lahan, jumlah pakan, dan densitas benur. Regresi linier berganda untuk menguji pengaruh hasil panen terhadap (luas lahan, jumlah benur yang ditebar, densitas benur, dan jumlah pakan) dan pendapatan terhadap (biaya pakan, biaya pupuk, biaya input tambahan, dan biaya tenaga kerja). Kelayakan usaha dianalisis dengan perhitungan Break Even Point (BEP) dan B/C ratio dari pendapatan dan biaya yang dikeluarkan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Kabupaten Gresik dan Lamongan berbeda signifikan dalam hal penggunaan benih Kabupaten Lamongan (21±16 rean) Kabupaten Gresik (38±51 rean), harga benur Kabupaten Lamongan (Rp. 106.250±20.183) Kabupaten Gresik (Rp. 111.578±39.573), biaya pupuk Kabupaten Lamongan (Rp. 615.413±502.790) Kabupaten Gresik (Rp. 1.129.026±1.809.284) dan hasil panen Kabupaten Lamongan (262±250 kg) Kabupaten Gresik (520±736 kg) di kedua populasi berbeda nyata. Hasil korelasi membuktikan bahwa penggunaan benih berkorelasi tinggi terhadap hasil sedangkan usia petambak, pendidikan, dan jumlah pakan berkontribusi kecil terhadap hasil panen. B/C ratio Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik adalah 1 artinya usaha layak untuk dilanjutkan. BEP unit Kabupaten Lamongan (63,65 kg) Kabupaten Gresik (121,14 kg) dan BEP harga Kabupaten Lamongan (Rp. 3.182.148) Kabupaten Gresik (Rp. 10.871.209). Kata Kunci: biaya, pendapatan, usaha tambak, produktivitas, hasil panen
Studi Pertumbuhan dan Hasil Rumput Laut (Glacilaria verrucosa) pada Pemberian Pupuk Urea dan Organik Cair di Tambak Budidaya Rahmawati; Andi Rahmad Rahim
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi April
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/jca.v1i6.327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk urea cair dan pupuk organik cair terhadap laju pertumbuhan dan kualitas rendemen Gracilaria verrucosa yang dibudidayakan di tambak. Pupuk urea cair digunakan karena mengandung nitrogen yang berperan penting dalam merangsang fotosintesis dan pembentukan biomassa, sedangkan pupuk organik cair yang terbuat dari limbah organik mengandung unsur hara mikro dan makro yang meningkatkan kualitas nutrisi media budidaya. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan: pupuk urea cair, pupuk organik cair berbahan dasar ampas tahu, dan pupuk organik cair berbahan dasar limbah sayuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk urea cair dan organic cair memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan laju pertumbuhan bobot, Panjang dan Thallus Gracilaria verrucosa. Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kedua jenis pupuk terhadap rendemen yang dihasilkan. Pengelolaan kualitas air yang meliputi suhu, salinitas, dan pH juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan optimal.
ANALISIS KEPADATAN KERANG HIJAU YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL IKAN BANDENG (CHANOS-CHANOS) DI TAMBAK EKSTENSIF Moh. Firman Dzikrullah Akbar; Rahim, Andi Rahmad
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Perikanan Pantura (JPP)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v8i1.9777

Abstract

Pengelolaan kualitas air dalam sistem budidaya ekstensif memegang peranan penting dalam memastikan pertumbuhan ikan yang optimal. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pemanfaatan organisme pemfilter, seperti kerang hijau (Perna viridis). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kepadatan kerang hijau terhadap pertumbuhan dan kandungan timbal dalam tubuh ikan bandeng (Chanos chanos) di sistem budidaya tambak ekstensif. Penelitian dilakukan dengan tiga perlakuan kepadatan kerang hijau yang berbeda, yaitu 10, 20, dan 30 ekor per tambak, yang diterapkan selama 21 hari untuk mengamati perubahan bobot mutlak ikan, laju pertumbuhan harian, serta kandungan timbal dalam tubuh ikan dan air tambak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot mutlak ikan bandeng bervariasi antara 7,0 g hingga 18,0 g, namun tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (P > 0,05). Pada hari ke-14 dan ke-21, laju pertumbuhan harian ikan menunjukkan pengaruh yang signifikan (P < 0,05), dengan perlakuan A (kerang hijau 10 ekor) menghasilkan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan B dan C. Kandungan timbal dalam tubuh ikan tetap stabil sepanjang periode pengamatan, meskipun sedikit mengalami penurunan pada hari ke-21. Namun, perbedaan antar perlakuan dalam kandungan timbal tubuh ikan tidak signifikan secara statistik (P > 0,05). Sementara itu, kandungan timbal di air tambak menunjukkan penurunan dari 0,107 mg/L - 0,110 mg/L pada hari ke-0 menjadi 0,06 mg/L - 0,08 mg/L pada hari ke-21.
Physicochemical and Functional Properties of Nano-Chitosan Derived from Green Mussel (Perna viridis) Shells Firmani, Ummul; Safitri, Nur Maulida; Rahim, Andi Rahmad
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 14 No. 2 (2025): JAFH Vol. 14 No. 2 June 2025
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v14i2.68319

Abstract

Increasing stocking density in catfish cultivation is part of efforts to increase production to meet catfish needs nationally and internationally. The obstacles faced by household Green mussels (Perna viridis) are a major fishery commodity in Indonesia, producing substantial shell waste. Green mussel shell waste can be used as shrimp feed because of its high calcium content. Nano-chitosan, derived from chitin extracted from green mussel shells, offers enhanced bioavailability and functional properties, making it a promising additive for feed applications. Nano chitosan has the advantage of being biocompatible, biodegradable, and non-toxic. The goal of this study is to create a nano chitosan extract from green mussel shells. Green mussel shells are extracted during the stages of deproteination, demineralization, and deacetylation. The obtained chitosan extract is then combined with Sodium Tripolyphosphate (NaTTP) to yield nano chitosan particles. The nano chitosan particles were then measured and analyzed for the compounds they contained. The extracted chitosan appeared white, with a yield of 71%, which aligns with previous studies on shell-derived chitosan. FTIR analysis confirmed the presence of characteristic chitosan functional groups, including C=O and O-H, at 343 nm. This study successfully synthesized nano-chitosan from green mussel shells that have biocompatibility and high calcium content.
DAMPAK KEPADATAN KERANG HIJAU (Perna viridis) TERHADAP KUALITAS AGAR RUMPUT LAUT DAN KONDISI TANAH Sari, Lintang Permata; Rahim, Andi Rahmad
Journal of Aquatropica Asia Vol 10 No 1 (2025): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v10i1.6378

Abstract

Di Indonesia, terutama di Jawa Timur, Gracillaria verrucosa adalah komoditas perairan yang sangat menguntungkan secara ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kepadatan kerang hijau Perna viridis mempengaruhi kualitas agar yang dihasilkan oleh G. verrucosa, serta kondisi tanah di kolam budidaya. Tiga perlakuan kepadatan kerang (10, 20 dan 30 ekor) digunakan dalam penelitian ini, yang dilakukan di tambak Desa Pangkah Kulon, Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa G. verrucosa menghasilkan rendemen agar berkisar antara 13,05% hingga 15,68%, dan peningkatan rendemen berkorelasi positif dengan peningkatan kepadatan kerang. Menurut analisis kandungan karbon, nitrogen, dan fosfor, G. verrucosa menyerap nitrogen lebih baik daripada fosfor. Pada Hari ke-21, pengukuran Total Bahan Organik Rumput Laut (TBOR) meningkat pada semua perlakuan, dengan nilai TBOR meningkat dari 162,47 mg/L menjadi 178,22 mg/L. Namun, jumlah Total Bahan Organik Tanah (BOT) menurun, terutama pada perlakuan dengan kepadatan kerang tertinggi (30 ekor), yang menunjukkan tingkat bahan organik di tanah yang lebih rendah. Ada kemungkinan penurunan BOT ini akan mengurangi akumulasi logam berat dalam sedimen. pH tanah tetap berada pada tingkat yang layak untuk budidaya rumput laut dan memberikan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan G. verrucosa. Menurut penelitian ini, mengelola kepadatan kerang hijau dapat meningkatkan lingkungan budidaya rumput laut selain mengurangi kemungkinan akumulasi logam berat di dasar perairan.
Characterization of Mannanase-Producing Bacteria from Porang Tubers (Amorphophallus muelleri Blume): Karakteristik Bakteri Penghasil Mannanase dari Umbi Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Utami, Dwi Retnaningtyas; Prayitno, Sutrisno Adi; Rahim, Andi Rahmad; Ningrum, Sugiyati; Putri, Silvy Novita Antrisna; Patria, Domas Galih
jurnal makanan tropis dan teknologi agroindustri Vol 5 No 01 (2024): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jtfat.v5i01.1622

Abstract

Porang tubers have the potential as a source of carbon and energy for the growth of mananolytic bacteria. Mananolytic are bacteria producing mananase enzymes that are able to break down manan compounds and their derivatives. Mananase can be widely applied in the food, pharmacy, animal feed sectors, paper industries and many more. In this study, Ai isolate have been isolated and characterized, porang tubers are used as substrates for measuring the activity of mananase. The optimum temperature mananase at 40 ° C, stable at a temperature of 30 ° C-50 ° C, have optimum pH 7 and are stable at pH 4-7. Fe2+ was an activator, while Ca2+ and Mg ions were inhibitor of mananase.
ANALISIS KEPADATAN BUDIDAYA PADA PERTUMBUHAN, MORFOMETRIK, DAN KANDUNGAN TIMBAL KERANG HIJAU (Perna viridis) DI TAMBAK EKSTENSIF Ubaidillah, Ubaidillah; Rahim, Andi Rahmad
JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): JARI : JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v12i2.22

Abstract

In Indonesia, particularly in coastal regions, the green mussel Perna viridis is a significant aquaculture product. Green mussels are not only a significant nutritional resource but also act as bioindicators of environmental contamination, particularly the buildup of heavy metals like lead (Pb). Conversely, stocking density is a critical environmental variable that can influence the efficacy of mussel aquaculture. Morphometric growth and heavy metal buildup in mussels can be affected by elevated stocking numbers in aquaculture systems. Consequently, comprehending the effects of varying stocking levels on these two parameters is essential for advancing ecologically sustainable mussel farming strategies. This study seeks to examine the impact of stocking density on the morphometric development and lead (Pb) accumulation in green mussels (Perna viridis) raised in a polyculture system. The study was performed over 21 days in conventional ponds located in Ujungpangkah District, Gresik, utilizing three distinct stocking density treatments: A (10 individuals/m²), B (20 individuals/m²), and C (30 individuals/m²). The mussels' total weight, length, breadth, and Pb concentration were documented on days 0 and 21. The results indicated that mussels in the 10 individuals/m² treatment had considerably enhanced growth relative to those in the 30 individuals/m² treatment. No notable variations were detected in the absolute weight across the treatments. Mussels at the elevated density (30 individuals/m²) collected more Pb on day 1; however, after 21 days, Pb levels decreased. This study's findings indicate that reduced stocking numbers mitigate environmental stress, allowing mussels to more effectively regulate Pb buildup. These variables are crucial for guaranteeing the sustainability of green mussel aquaculture
Co-Authors Abdul Fatah Abdul Rozaq Abdurrahman Faris Indriya Himawan Abimansyah Hery Wira Wicaksana Achmad Davis Endy Pratama Achmad Nur Fuad Achmad, Abdul Kholid Ade Seldianto S.P Adenta Putra Fara Adiaz Aditya Pratito Adinda Berliana Afifah, Della Nur Agus Maulana Ramadhan Agus P, Rachmad Ahmad Arif Badruz Zaman Ahmad Fauzy Eprilyanto Ahmad Fikri Ramadhan Ahmad Hadi Ripaki Ahmad Khabib Ulin Nuha Ahmad Nur Kholis Ainanda Al Fatina Ainanda Alfatina Aironic, Muhammad Javierrevo Akhmad Wasiur Rizqi Ali Mahruf Allaf, Ezra Muwaffak Amalia Rahma Ambarwati Eka Lestari Aminin Aminin Aminin Aminin Aminin Aminin, Aminin Aminin, Aminin AN Anggraini Ana Dwi Silvana Ana Malikah Syarifatin Ananda Gilang Saputra Andrean Fajar Kusuma Anita Handayani Arick Rachmah C. Z Aries Kurniawan Ariestyanto Eka Putera Arning Wilujeng Ekawati Arya Setya Nugroho Ashari, Imam Atikotul Fauziyah Aulia Handayani Ayunaning, Kholidia Ayunda Sayyidatul Ifadah Baedlowi Baedlowi Bagus Hariyanto Beny Setiyo Budi Budi, Setyo Budiono, Nugrahadi Dwi Pasca Candra Ayu Pramesti Christiana Siska Sari Citra Ayu Putriningtyas Darmawan Aditama Deny Andesta Dian Indah Sari DIDIK SANTOSO Didin Suliyantono Dodi Jaya Wardana Dwi Dini Z.K Dwi Retnaningtyas Utami Dwi Rianti, Vivi Dwi Rosalina Edy Safitri Ego Arta Armanda Eka Permady Eliyani Eliyani Emi Amelia T Endah Mulyani Erisca Dwi Elvira Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Faerul Falaq Fahrudin Fahrudin Faizal Amsyari Farichatul Ainiyah Farikhah Farikhah Farikhah Farikhah Farikhah Farikhah Farikhah Farikhah, Farikhah Fatimatul Khikmiyah Fauziyah, Nur Fawwaz, Mohammad Nadhir Firdah Vebriyanti Firma Fika Rahmawati Firmani, Ummul Francischa Aprilya Gadis Dinda Finissha Gani Yusril Fikri Ganis Irham Fanani Gawest Bagus Permana Gawest Bagus Permana Habib Fahrizal Ali Hamidah, Alissa Nur Hanifah Rahmawati Happy Nursyam Hariyanto, Hendra Setiawan Hendriyan Aji F Heni Indapratiwi Henny Dwi Bhakti Herdianto Mappaseng Hermawan, Muhammad Ihffal Haikal Hidayanti Qurani, Risca Hilda Rodhotul Ainiyah Ibrahim Masuqi Ika Ainun Munzilin Imam Wahyu Ramadhan Indra Gita Anugrah Indra Irawan Iqnatia Alfiansyah Ismail Marzuki Juli Prahesti Julianti Puji Kartika Keziah Frydha Putri Arwantini Khaniful Umam, Muhammad Khoiru Achmad Zaky Khusain Nuryadin Kirana Warita Megowati Kurnia, Safira Dewi Lailiyah, Wharyanti Nur Lailiyah, Wiharyanti Nur M. Faisal AR M. Gerri Setia B M. Khoirun Nasikin M. Rifal Affif H Maghfiroh, Hanifatul Maghrufan Khakim Mario Ardianto Mar’atus Sholihah Maslakhul Mutmainnah Masyhudi Masyhudi Maulida, Aizzatul Maulidda Alfajar Syaifullah Maulidyah Amalina Rizqi Mauludin, Muhammad Rizki Mauludiyah Mauludiyah Ma’had Wicaksono Mochamad Faiz Murtadho Mochammad Hafizh Maulana Moh Fachrudin Moh Faiqul Humam Moh. Adhim Moh. Dian Kurniawan Moh. Erfan Nurshayet Moh. Firman Dzikrullah Akbar Mohamad Bintang Pratama Mohammad Ariyanto Mohammad Ghozali Musadhad Muh. Sulaiman Dadiono Muhammad Aufa Muhammad Faris Kamaaluddin Muhammad Haqul Yaqin Muhammad Ilham Rizaldi Muhammad Iqbal Ash Shidiq Muhammad Wahyu Mustakim Mustakim Mutahro Mutahro N. Widyawati A Nabila Anjani Eka Putri Nadhifah Salsabilah Nadia Putri Liani Pradini Nanang Khoirul Umam Nasrul Hidayat Nina Aini Mahbubah Ningrum, Sugiyati Ninik Anadiyah Nisa Fitri Amalia Nitha Pramestia Dhevi Noor Amirrudin Noor Amiruddin Norma Dia Bela Nur Azis Prasetyo Nur Fauziyah Nur Hidayat Nur Lailiyah, Wiharyanti Nur Layli Fitria Nur Maulida Safitri Nur Sa'diyah Nurhayati Nurhayati Nurjannah, Indah Nurtalitha Alifia Rochma Nyimas Wardatul Afiqoh Panca Iswandiary, M. Bagus Parianti Parianti Patria, Domas Galih PL, Triska Prayundika, Hanifah Zahra Pressa Perdana Surya Saputra Pujianto Nur Romadlon Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad Qozaemah, Siti R. Achmad Djazuli Rahmad Hendro Susilo Rahmad Jumadi Rahmat Agus Santoso Rahmawati Rahmi Nurdiani Ribeh Najib Muhammad Riris Dia Mariati Riska Widiyanita Batubara Riskha Aulia Rivai, Abdur Riyasya, Muhammad Indra Rizky Bagus Kuncoro Rozaq, Muhammad Fatchu Roziana Ainul Hidayati S Aisyah S, Syufa’atus Saidatun Fidda R Santya Dian Pratiwi Sari, Lintang Permata Sa’idah Luthfiyah Septian Aditya Silviana Putri Indah Sari Silvy Novita Antrisna Silvy Novita Antrisna Putri, Silvy Novita Antrisna Slamet Asari Sri Karya Hakima R Sugiyati Ningrum Suhaili Suhaili Suhaili, Suhaili Sukaris Sutrisno Adi Prayitno Suwandi, S. Syahrita Nur Diana Syaiful Syaiful Syamsul Arifin Teguh Budi Santoso Tri Yuli Ardiansyah Tri Yuli Ardiyansah Trias Fitri Ariza Ubaidillah Ubaidillah Umi Chotijah Utami, Dwi Retnaningtyas Violando, Wiga Alif Vivit Ardiansyah Widiharti Widiharti Widyasari Puspa Permata Witra Wildan Pradana Yan Ubaidilah Muttaqin Yanti, Ros Erni Yanuar Pandu Negoro Yonita Ike Putri Dyniari Yulia Ayu Nastiti Yusa, Ali Yusak, Ali Yusril Ihza Mahendra Zahra Dini Santoso Zhalifunnas, Muhammad Ariq Zufra Inayah Zuhro Araswati