p-Index From 2021 - 2026
13.195
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Paradigma Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora DE JURE Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Journal of Family Science JIA (Jurnal Ilmu Agama) DIMENSI FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya UIR LAW REVIEW SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Jurnal Analisa Sosiologi Jurnal Justisia : Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-undangan dan Pranata Sosial Jurnal Dinamika Sosial Budaya Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Jurnal Sosiologi Agama WAJAH HUKUM DOKTRINA: JOURNAL OF LAW Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Jurnal Pariwisata Terapan Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Simulacra ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan MEDIAKOM: Jurnal Ilmu Komunikasi Momentum : Jurnal Sosial dan Keagamaan Jurnal Perspektif Journal of Islamic Civilization Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Education and Human Development Journal TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Law, Development and Justice Review MIMBAR : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid The Journal of Society and Media Borneo Law Review Journal JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Jurnal Pemerintahan dan Politik Jurnal Entitas Sosiologi Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Legalitas: Jurnal Hukum Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Jurnal Partisipatoris Jurnal Trias Politika Jurnal Sosiologi Dialektika Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC) Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam JURNAL PENDIDIKAN IPS Majalah Ilmiah Tabuah: Ta`limat, Budaya, Agama dan Humaniora Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Cakrawala: Jurnal Studi Islam Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Jurnal Penelitian Agama Syiah Kuala Law Journal Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan FENOMENA: Jurnal Penelitian JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum International Journal of Contemporary Islamic Law and Society Reformasi Hukum Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama KRONIK: Journal of History Education and Historiography Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa International Journal of Law and Society Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Media Hukum Indonesia (MHI) The Sunan Ampel Review of Political and Social Sciences The Sociology of Islam Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary Politea : Jurnal Pemikiran Politik Islam FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Jurnal Kajian Hukum dan Sosial Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Ketidakpatuhan Regulasi Dalam Pemilihan Kepala Daerah Masa Pandemi di Sidoarjo Mochamad Taufiqurrachman; Agus Machfud Fauzi
JUSTICIA SAINS - Jurnal Ilmu Hukum Vol 5, No 2 (2020): JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.001 KB) | DOI: 10.24967/jcs.v5i2.1285

Abstract

Pilkada merupakan salah satu momen yang ditunggu-tunggu dalam kehidupan berpolitik negara Indonesia. Di saat inilah para pasangan calon (paslon) melakukan berbagai cara untuk menarik simpati masyarakat Indonesia. Dalam pelaksanaan pilkada senantiasa dipantau oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pandemi Covid-19 membawa dampak yang cukup banyak di berbagai bidang, salah satunya dalam bidang politik. Pemerintah tidak henti-hentinya mengingatkan akan pentingnya pematuhan protokol Kesehatan, dengan 3 M, yaitu menjaga jarak, mengenakan masker, serta mencuci tangan dengan air dan sabun. Saat Pilkada berlangsung, pasangan calon dituntut untuk mematuhi berbagai regulasi yang ada demi kelangsungan Pilkada yang baik. Tujuan penelitian ini ialah untuk menyingkap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon Pilkada di Sidoarjo. Terdapat tiga paslon pada Pilkada Sidoarjo 2020, yang pertama yaitu Bambang Haryo S. Ir dan H. Moh. Taufiqulbar, M.Si. Yang kedua yaitu Ahmad Muhdlor dan Subandi, SH. Lalu, yang ketiga yaitu H. Kelana Aprilianto, SE dan Dr. Dwi Astutik, S.Ag., M.Si Metode pada penelitian ini yaitu menggunakan studi literatur. Dari sumber tersebut didapati bahwa ke semua calon melakukan pelanggaran regulasi, baik tentang protokol Kesehatan maupun regulasi Pilkada. Peranan Bawaslu pada pelanggaran cabup cawabup Sidoarjo harus tegas dan tidak memihak. Dengan begitu kegiatan politik dapat berjalan sesuai dengan aturan yang mengacu pada Undang-Undang.
Minuman Alkohol dan Agama : Studi pada Remaja di Surabaya Ferdi Gultom; Agus Machfud Fauzi
MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 11 No 2 (2022): October 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STI. Blambangan Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/mmt.v11i2.157

Abstract

Praktik konsumsi minuman alkohol memiliki makna tersendiri bagi para remaja. Sekalipun mereka memahami dan mempraktikan aturan agama mereka, namun para remaja memiliki pengetahuan tersendiri tentang minuman alkohol. Melalui pengetahuan mereka, seolah-olah dapat lolos dari aturan agama mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengalaman mengkonsumsi alkohol dan prakti keagamaan remaja di Surabaya. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan teori interaksinonlisme simbolik untuk mengetahui presepsi tentang konsumis alkohol; mencari tahu tentang konsumsi alkohol, sehingga meloloskan diri dari aturan agama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para remaja memiliki makna tentang konsumsi alkohol, seperti simbol kebahagiaan, penlampiasan, pencair suasana, rasa syukur, dan kebersamaan. Para remaja memberikan alasan bahwa konsumsi alkohol bukan urusan halal atau haramnya, selama tidak merugikan orang lain. Stigma masyarakat tentang alkohol adalah penyimpangan sosial dan agama dikarenakan digunakan secara rusuh, sehingga merugikan orang lain.
FENOMENOLOGI VOTE BUYING DALAM PELAKSANAAN PEMILU DIKALANGAN SANTRI PONPES NASRUDIN DESA SUMURBER Khilda Nurul Falahiyah; Agus Machfud Fauzi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v6i2.4597

Abstract

Fenomena vote buying dalam pelaksanaan pemilihan umum bukan menjadi hal yang tabuh melainkan sudah menjadi praktik yang sering dilakukan menjelang pelaksanaan pemilu. Praktik vote buying merupakan salah satu bentuk pelanggaran utama yang sering terjadi dalam proses pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena vote buying yang terjadi dalam pelaksanaan pemilu di kalangan santri Ponpes Nasrudin Desa Sumurber. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz tentang motif tindakan kadidat pemilu dalam pelaksanaan pemilu. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder, data primer berasal dari observasi, dan wawancara mendalam sedangkan data sekunder berasal dari jurnal, artikel dan skripsi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data untuk  menarik kesimpulan. Hasil penelitian praktik vote buying menjadi marak di kalangan santri pondok pesantren nasrudin saat proses pemilu dengan berbagai bentuk ketika pemilu sedang terlaksana dengan kemiskinan, rendahnya tingkat Pendidikan, dan sikap politik yang rendah. Praktik vote buying yang terjadi secara sigmifikan mendistori prisnsip keadilan, kebebasan dan komptensi dalam pemilu yang berintegritas
Konstruksi Mahasiswa Nonmuslim Kota Surabaya Terhadap Tren Lepas Pasang Jilbab di Media Sosial Ailsa Fitri Shafwa; Agus Machfud Fauzi
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 13 No 2 (2022): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v13i2.5108

Abstract

Penelitian ini berfokus pada persepsi dari mahasiswa nonmuslim terhadap adanya trend lepas jilbab yang terdapat dalam media sosial. Pada masa ini media, sosial dapat mempengaruhi kehidupan setiap manusia yang menggunakannya. Media sosial juga menjadi tempat bagi setiap individu untuk mengekspresikan diri. Jilbab merupakan sebuah simbol penting dalam agama Islam bagi para pemeluknya. Dalam prakteknya masih ditemukan fenomena dari muslimah yang menggunakan jilbab dalam kehidupan sehari-hari, namun ketika di media sosial tidak menggunakan jilbab sebagai simbol penting dari agama islam. Penelitian ini menafsirkan perspektif dari mahasiswa nonmuslim dalam melihat fenomena tersebut. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman dari mahasiswa nonmuslim melihat fenomena tersebut yang dikaji melalui sosiologi agama. Menggunakan teori interaksi simbolik untuk melihat pemaknaan dari persepsi mahasiswa nonmuslim ketika melihat fenomena lepas pasang jilbab di media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dengan kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menganalisis realitas dengan melihat pengalaman dari mahasiswa perempuan muslim kota Surabaya yang pernah melakukan lepas pasang jilbab di media sosial melalui teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna agama islam tetap tersampaikan dengan baik meskipun terdapat fenomena lepas pasang jilbab di media sosial.
Fungsi Sosial Sedekah Bumi Di Desa Bongso Kulon, Gresik Fajar Ikhsan Nurqo'id; Agus Machfud Fauzi
Jurnal Penelitian Agama Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v23i1.2022.pp147-158

Abstract

Tradisi adalah seperangkat nilai dan pola perilaku (kebiasaan) yang dipelajari dan dimiliki oleh manusia. Trdisi memiliki berbagai aspek kehidupan mulai dari cara bersikap, sikap, keyakinan, dan hasil aktivitas khas manusia. Tradisi sedekah bumi merupakan tradisi yang sering erat kaitannya dengan spiritualitas dan sampai saat ini masih ada di desa bongso kulo kabupaten gresik, dalam tradisi masyarakat sedekah bumi dengan berbagai agama seperti islam, hindu, dan nasrani berbondong-bondong terhadap tradisi ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan wawancara langsung dan menggunakan perspektif teori solidaritas dari Emile Durkheim. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tradisi sedekah sebagai perekat kerukunan antar umat beragama di Bongso Kulon Kabupaten Gresik. Hasil penelitian menemukan bahwa tradisi sedekah bumi yang dilaksanakan setahun sekali dapat mempererat kerukunan antar umat beragama di masyarakat Bongso Kulon. Dalam tradisi sedekah bumi, ada acara seperti wayang kulit, dangdut, okol. Dengan itu dapat membangun sikap toleransi, komunikasi, persahabatan yang kuat dengan tidak membeda-bedakan orang satu dengan yang lain dalam hal agamanya.
Pemaknaan Ritual Sinoman Malam Jumat Legi bagi Warga Muslim Desa Sumurber Khilda Nurul Falahiyah; Agus Machfud Fauzi
Cakrawala: Jurnal Studi Islam Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/cakrawala.8037

Abstract

Warga muslim Desa Sumurber masih menjaga eksistensi tradisi sinoman malam Jumat legi sebagai ritus ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan ritual sinoman malam Jumat legi bagi warga muslim Desa Sumurber. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara, serta dianalisis dengan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinoman malam Jumat legi dilaksanakan dalam bentuk tahlilan, yasinan, ziarah kubur, khotmil quran, dan sholawatan. Hal ini karena mayoritas warga adalah pengikut Nahdlatul Ulama. Lebih lanjut, masyarakat memaknai ritual ini sebagai metode untuk berdoa untuk keselamatan di dunia dan akhirat, dan sebagai media untuk mempererat silaturahmi antar warga desa Sumurber.
ANALISIS POLITIK IDENTITAS DALAM FILM KARTINI KARYA HANUNG BRAMANTYO Anata Reyustina Almaidah; Agus Machfud Fauzi
KRONIK : Journal of History Education and Historiography Vol 7 No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan suatu masyarakat tidak pernah lepas dari yang namanya bingkai politik. Politik hadir sebagai suatu cara atau strategi yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh atau mempertahankan kekuasaan. Representasi kehidupan politik ini nampak pada berbagai media yang ada baik dalam media massa dan media cetak. Salah satu media yang seringkali digunakan untuk menampilkan suatu fenomena politik adalah film. Film bukan hanya sebuah tampilan yang memberikan hiburan semata tetapi juga sebagai media dalam menyampaikan suatu pesan kepada penontonnya melalui alur cerita yang ditampilkan. Salah satu tema yang sering ditampilkan dalam sebuah film adalah politik identitas. Tema ini nampak pada salah satu film Indonesia berjudul Kartini yang tayang pada tahun 2017, film ini bercerita tentang sosok inpiratif bernama Kartini yang memerjuangkan hak dari perempuan dan orang orang miskin. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang politik identitas yang ditampilkan dalam film Kartini dan makna dari politik identitas tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun data dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Perspektif yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori politik identitas milik Abdillah (2002) yang menyatakan bahwa politik identitas adalah politik yang fokus pada kajian utama mengenai permasalahan yang berkaitan dengan perbedaan perbedaan yang didasarkan pada asumsi asumsi fisik. Penelitian ini menghasilkan suatu temuan bahwa politik identitas yang ada dalam film Kartini ini telah membangun identitas tentang budaya yang dimiliki Indonesia di mata dunia dan juga sosok Kartini yang berhasil mewujudkan cita citanya di tengah budaya patriarki yang kental.
Partisipasi Politik Dan perilaku Pemilih Pemula Dalam Pemilihan Kepala Desa (Pada Desa Jemundo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo) Alissa Septania Damayanti; Agus Machfud Fauzi
Law, Development and Justice Review Vol 5, No 2 (2022): Law, Development & Justice Review
Publisher : Faculty of Law, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ldjr.v5i2.17215

Abstract

The purpose of the study was to determine the political participation and political behaviour of novice voters in determining their political choices in the Village Head Election and to determine the supporting factors in their political choices. Data analysis was carried out descriptively using Max Weber's theory of social action. The method used in this article is qualitative research supported by relevant literature studies. It is hoped that novice voters will be more active in participating in political activities by dividing their time between studying and participating in political activities. The results of this study show that the behaviour of novice voters in Jemundo Village, Taman District, Sidoarjo Regency in the Simultaneous Pilkades in 2022 tends to be hesitant when viewed based on political behaviour and attitudes. Novice voters in Jemundo Village are opportunists in political behavior, using inconsistent and pragmatic forms of voter behavior.. Keyword: Novice voters, village head elections. Actions of Rationality. AbstrakTujuan penelitian untuk mengetahui partisipasi politik dan perilaku politik pemilih pemula dalammenentukan pilihan politiknya pada Pemilihan Kepala Desa serta untuk mengetahui faktor pendukung dalam pilihan politik pemilih pemula. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan didukung oleh studi kepustakaan yang relevan. Diharapkan pemilih pemula lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan politik dengan cara membagi wakti belajar dan mengikuti kegiatan politik. Hasil dari penelitian ini adalah perilaku pemilih pemula pada Desa jemundo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo pada Pilkades Serentak tahun 2022 cenderung ragu-ragu & bila dipandang berdasarkan perilaku dan sikap politik. Pemilih pemula pada Desa jemundo adalah perilaku politik Opportunis menggunakan bentuk perilaku pemilih yg nir konsisten & pragmatis.
PERUBAHAN MAKNA HAJI PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN LONTAR, KOTA SURABAYA Fransisca Aprillia; Agus Machfud Fauzi
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 14, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/njsik.v14i1.4395

Abstract

Di era modern seperti saat ini, nilai yang ada dimasyarakat mengalami pergeseran, termasuk nilai haji. Dahulu, ibadah haji dimaknai sebagai nilai religius yang menjadi identitas bagi umat muslim. Sebagai nilai religius, ibadah Haji merupakan cara umat Islam sebagai penyempurna ibadah. Namun, saat ini ibadah haji lebih mengarah pada nilai simbol yang berfungsi untuk menaikkan status sosial seseorang di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana perubahan makna haji pada masyarakat di Kelurahan Lontar Surabaya. Teori konstruksi sosial perspektif Peter L Berger digunakan untuk menganalisis bagaimana pemaknaan masyarakat mengenai ibadah haji diera modern. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; Pertama, pemaknaan haji di era modern mengalami pergeseran, haji tidak lagi dimaknai sebagai penyempurnaan ibadah dan melaksanakan rukun islam yang kelima, melainkan makna haji telah bergeser menjadi upaya untuk mendapatkan gelar haji yang menjadi simbol untuk menaikkan status sosial dan mendapatkan prestise. Kedua, perubahan makna haji dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu; status sosial, prestise, dan penghargaan.
COMMUNITY PERSPECTIVE ON THE ACTIVITIES OF THE SHOLAWAT ASSEMBLY DURING THE PANDEMIC Nanda Tri Ifkinil Wulandari; Agus Machfud Fauzi
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v5i1.3221

Abstract

During the pandemic it is not prohibited by the government and WHO. The public can still carry out activities procedurally. However, religious activities still hold. However, in the religious community they carry out in accordance with government recommendations. One of the activities that do not escape the characteristics of Muslims is the prayer assembly. The sholawat assembly is an activity carried out by a group of people who have such great love for the Prophet and God. The purpose of this study was to look at the views of the Anggaswangi village community, especially Youth Mosques on sholawat assembly activities during the pandemic. The method used is a qualitative research method, because researchers need to make an in-depth approach with the Anggaswangi village community in order to obtain data directly from informants. The theory used is the theory of social behavior from Max Weber. The theory explains that according to Weber, human individuals in society are creative actors and social reality is not a static tool of coercion of social facts. That is, human actions are not determined by norms, habits, values, and so on which are included in the concept of social facts. The initial assumption of this research is that the people of Anggaswangi village view religious activities as a form of love for God, but activities such as Majeliis Sholawat can also be used as activities to pray to God due to the situation during the Covid-19 pandemic. The theory used is the theory of social behavior from Max Weber. The theory explains that according to Weber, human individuals in society are creative actors and social reality is not a static tool of coercion of social facts. That is, human actions are not determined by norms, habits, values, and so on which are included in the concept of social facts. The initial assumption of this research is that the people of Anggaswangi village view religious activities as a form of love for God, but activities such as Majeliis Sholawat can also be used as activities to pray to God due to the situation during the Covid-19 pandemic. The theory used is the theory of social behavior from Max Weber. The theory explains that according to Weber, human individuals in society are creative actors and social reality is not a static tool of coercion of social facts. That is, human actions are not determined by norms, habits, values, and so on which are included in the concept of social facts. The initial assumption of this research is that the people of Anggaswangi village view religious activities as a form of love for God, but activities such as Majeliis Sholawat can also be used as activities to pray to God due to the situation during the Covid-19 pandemic. Human individuals in society are creative actors and social reality is not a static tool of the coercion of social facts. That is, human actions are not determined by norms, habits, values, and so on which are included in the concept of social facts. The initial assumption of this research is that the people of Anggaswangi village view religious activities as a form of love for God, but activities such as Majeliis Sholawat can also be used as activities to pray to God due to the situation during the Covid-19 pandemic. Human individuals in society are creative actors and social reality is not a static tool of the coercion of social facts. That is, human actions are not determined by norms, habits, values, and so on which are included in the concept of social facts. The initial assumption of this research is that the people of Anggaswangi village view religious activities as a form of love for God, but activities such as Majeliis Sholawat can also be used as activities to pray to God due to the situation during the Covid-19 pandemic.
Co-Authors Abdulrahim, Mohamed Omar Achmad Nauval Wildan Adawiah, Wardatul Adinda Ajeng Apriliana Affandi, Mochamad Arif Agista Nora Kanahaya Agnesia Midiana Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Ailsa Fitri Shafwa Akbar Mawlana Alifiah, Firda Nur Alissa Septania Damayanti Alivia Anjelita Syafa Rizqi Alya Safira Amanda Bunga Diana Putri Fauziyah Amarul Ilham Rizky Amarul Ilham Rizky Ambarwati, Maha Dewi Amelia, Avita Aminarsih, Ririn An-Nisa', Yudita Nuriyah Anata Reyustina Almaidah Andini Nurrahmah Dewi Andre Aazahria Setiawan Anggita Ayu Triana Anggraeni, Nina Aniq Ifadah Anisa Rusdianasari Aprillia, Fransisca Ardhie Raditya ARDHIE RADITYA Arif Sudrajat Arisholina, Sejati Ayuning Arizki Dwi Prasetyo Astuti, Ilmi Dewi Avita Amelia Ayu Wulaningsih Bambang Sigit Widodo Bella Ayu D Bilqis Sayyidatul Cahyani, Retno Aprin CHOIRUL ALVIN NISYAM, MUHAMMAD Darmawan, Oktavia Ayu Delia Intan Hidayah Dewi, Khofifah Kurnia Dinda Ayu Aprilianti Dinda Mirtanty Diyah Utami Dwi Krismawati Dwi Ramadhania Erfina Dwi Eriza Lutfianto Eufrasia Kartika Hanindraputri Eva Hany Fanida, Eva Hany Fadilah Salsa Novinayah Fahrurozi, Fandi Ahmad Fajar Ikhsan Nurqo'id Fakhiroh, Zakiyyatul Fakhris Aulady Fandi Ahmad Fahrurozi Fandi Ahmad Fahrurozi Farid Pribadi Farrisqi, Karinina Anggita Fathur Rozy FATHUR ROZY Fatimah Aulia Rahma Febriansyah, Rachmad Ferdi Gultom Fihtri, Elvira Fransisca Aprillia Gamayao, Paul Adynn Gultom, Ferdi HAMDAN ASRORUDIN, MOHAMMAD Hanifah Az Zahra Hazim Hazim Hepridayanti Hesty Kartikasari Husna Suhada Ifadah, Aniq Iffatin Nur Iin Erlina Eka Putri Ike Dewi Purwanty IKHWAN, MASRUL INDAH PRABAWATI Indira Devi Anggraeni Iqbal, Mohammad Maulana Isnaeni Qurotun Nisyak Ivanda Normalita Jeudi Aneigia Branchais Junaidi Junaidi Karerina, Nina Karinina Anggita Farrisqi Khalid Syaifullah Khamimiya, Aza Rifda Khilda Nurul Falahiyah Khilda Nurul Falahiyah Khoridatus Sa’adah Krismawati, Dwi Laila Natasya Rahmah Liesmay Dwi Kurniawati Luki Ricard Maliha, Novi Fitia Marom, Muhammad Yusril Martinus Legowo MARTINUS LEGOWO Maulana Firdaus Ferdiansyah Maulaya, Nadia Hafifa May Salwa Billah Safirah Maya Dwi Susanti Maya Sajidah Salsabila Megananta, Janatul Rona Melanda warsetiyo putri Melpin Simaremare Millena Apriliani Rusadi Moch Aji Setiawan Mochamad Taufiqurrachman Mochamad Taufiqurrachman Moh Mudzakir Mohamed Omar Abdulrahim Mohammad Alfin Mahbi Awaludin Mohammad Fajrul Falah Mohammad Maulana Iqbal Mohammad Reevany Bustami Mudzakir, Moh Mudzakkir, Moh Mudzakkir, Moh. Muhammad Daffa Rizki Abidin Mustofa Mustofa Nada I Asmani Nanda Tri Ifkinil Wulandari Nathacha Nathacha Nathan Marcellino Naufalul Ihya Ulumuddin Naufalul Ihya’ Ulumuddin Nawang Wulan Neny Sujianti Sujianti Nimas Noormala D Nina Anggraeni Nina Karerina Novi Fitia Maliha Novi Fitia Maliha Novi Fitia Maliha Novinayah, Fadilah Salsa Nuansa Bayu Segara Nuria Febri Rahayu NURLAILI, AGUSTINA Nurul Azizah Oktavia Ayu Darmawan Pambudi Handoyo Permatasari, Shevia Putri Prabowo Yudho Prastiyono, Hendri Pratama Aditya Ramadhan Pratama Aditya Ramadhan Pratama, Dini Putri Dwi Permata Indah Putri, Dewi Ananda Putri, Rizky Sintiah Putri, Rizky Trisna Putri, Sindi putri, tiara ilmiwati Rachmad Febriansyah Rachmad Febriansyah Rahma Safitriana Rahma Safitriana Ramadhan, Pratama Aditya Ramadhania, Dwi Retno Aprin Cahyani Ricard, Luki Ridho Akbar Prakoso Ridho Tri Winisudo Ridwan Arma Subagyo Ririn Aminarsih Ristanti Indrayaningtias Riswanda, Mike Fatiha Eka Rivaldi Rivaldi Rivaldi, Rivaldi Riyandha Dwi Saputra Riza Firly Maulidyah Rizky Trisna Putri Rizky, Amarul Ilham Rohmah, Muhimmatur Rusadi, Millena Apriliani S, Muh. Rizal Sa'adah, Khoridatus Salsabila Athaya Fauzi SARI AGUSTIN, RIZKA Sarwandari, Aninda Putri Sayyidatul, Bilqis Sejati Ayuning Arisholina SETIAWAN PUTRI, DEWANDA Setiawan, Moch Aji Shara El Fani Sonia Yulida Sudrajat, Arif Sugeng Harianto SUGENG HARIANTO Suhada, Husna SULISTYO, EDI Susanti, Maya Dwi Sustianing Solicha Suyatno Ladiqi Syaifullah, Khalid Tanti, Amalia Vidra Tasya Zevila Amartha Taufiqurahman Arsy Ramadhani Tiara Ilmiwati Putri Tito Surya Baskara Ulumuddin , Naufalul Ihya’ VERADELLA ANUGRAH, YESHINTA Wishnu, Mochamad Bayu Wulan, Nawang Wulaningsih, Ayu Yayi Putri Dwihayuni Yessika Nurmalasari Yunia Mulia Irianti Zahra, Hanifah Az