Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Transformatif

Penerapan Aturan Di Rumah dan Di Sekolah Dengan Bimbingan Orang Tua dan Guru Melalui Kemandirian Berpkir Kritis Di Kelas 2 Suwardono; Dr. Gunawan Santoso; Febri Prihatin; Sri Utami; Muhamad Sofian Hadi; Iswan; Ahmad Susanto; Agus Suradika
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.616

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting lingkungan rumah dan sekolah dalam proses pengenalan dan penerapan aturan pada anak-anak kelas 2 SD. Fokus pada bagaimana bimbingan orang tua dan guru melalui pengembangan kemandirian dan kemampuan berpikir kritis dalam aturan proses pembelajaran. Penelitian ini fokus pada pengaruh lingkungan rumah dan sekolah terhadap pemahaman aturan anak-anak, serta cara bimbingan dari orang tua dan guru mempengaruhi perkembangan kemandirian anak-anak dalam menerapkan aturan sehari-hari. Proses kognitif, kemandirian, dan perkembangan berpikir kritis pada anak-anak di SD kelas 2 menjadi fokus utama. Implikasi temuan dari penelitian ini akan memberikan wawasan yang penting terkait dengan strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh orang tua dan guru untuk membantu anak-anak dalam memahami, menerapkan aturan, dan membangun kemandirian serta kemampuan berpikir kritis mereka. Abstrak ini mencakup pentingnya lingkungan, bimbingan, dan perkembangan anak-anak dalam proses pembelajaran aturan, pentingnya kerjasama antara orang tua dan guru dalam membimbing anak-anak menuju kemandirian dan berpikir kritis dalam penerapan aturan sehari-hari.
Budaya Dalam Kreativitas Melalui Penerapan Berkebinekaan Global Di Kelas VII wahyu, imam wahyudin; Santoso, Gunawan; Abdul Aziz Hatapayo; Muhamad Sofian Hadi; Iswan; Agus Suradika; Ahmad Susanto
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.632

Abstract

Penerapan "Budaya dalam Kreativitas: Penerapan Berkebinekaan Global di Kelas VII" adalah sebuah pendekatan pendidikan yang menggabungkan elemen budaya dan berkebinekaan global dalam pengajaran siswa kelas VII. Melalui pendekatan ini, tujuan utama adalah meningkatkan pemahaman siswa tentang budaya, mempromosikan kreativitas, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia yang semakin terhubung. Pendekatan ini melibatkan desain kurikulum yang inklusif yang mencakup pembelajaran tentang berbagai budaya global, pelatihan guru untuk memahami dan menerapkan berkebinekaan global, serta berbagai kegiatan lintas budaya dan pertunjukan budaya dalam lingkungan pendidikan. Siswa kelas VII akan terlibat dalam kegiatan yang merangsang pemikiran kreatif, membantu mereka memahami perbedaan budaya, mengembangkan toleransi, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi lintas budaya. Hasil dari penerapan ini mencakup peningkatan pemahaman budaya, perkembangan kreativitas siswa, dan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan dan peluang dalam masyarakat global yang semakin terhubung. Integrasi budaya dan berkebinekaan global dalam pendidikan kelas VII memberikan kontribusi penting dalam menciptakan siswa yang siap menjadi warga dunia yang sadar budaya dan kreatif di era globalisasi.
Analisis Pemecahan Masalah Matematis Pada Program Linear dengan Bernalar Kritis dan Komunikasi di Kelas XI MAN Fakfak Ahmad Suyudi; Santoso, Gunawan; Hidriana; Muhamad Sofian Hadi; Iswan; Agus Suradika; Ahmad Susanto
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.668

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di kelas XI MAN Fakfak dalam menyelesaikan masalah program linear. Penelitian ini juga memfokuskan pada penggunaan bernalar kritis dan kemampuan komunikasi matematis peserta didik dalam konteks pemecahan masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan melibatkan penilaian komprehensif terhadap kinerja peserta didik dalam pemecahan masalah matematis yang melibatkan program linear. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, observasi, dan evaluasi hasil pekerjaan peserta didik. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang sejauh mana peserta didik kelas XI MAN Fakfak dapat mengatasi masalah program linear, sejauh mana mereka menggunakan bernalar kritis dalam pendekatan mereka, dan sejauh mana mereka dapat menjelaskan solusi mereka secara matematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting untuk meningkatkan pembelajaran matematika di MAN Fakfak dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk memajukan keterampilan pemecahan masalah matematis, bernalar kritis, dan komunikasi matematis peserta didik.
Penerapan Habit Shalat Berjama'ah dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Siswa SUWARDONO; Iswan; Gunawan Santoso; Febri Prihatin
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1366

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif di lakukan di MTs Muhammadiyah 2 Aimas Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi, Data kemudian dianalisis dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif, hasil data diperoleh dari penelitian terhadap siswa MTs Muhammadiyah 2 Aimas cukup baik dengan siswa sudah melaksanakan pembiasaan shalat berjamaah cukup disiplin meski ada sedikit yang kuranmg diosiplin. Tujuan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kedisiplinan siswa dalam kaitannya dengan Shalat berjama'ah. Shalat akan melindungimu dari hal - hal yang keji dan munkar serta menempa disiplinan. Dalam melaksanakan kedisiplinan tanpa adanya rasa tekanan sehingga dapat melaksanakan dengan hati Ikhlas dan sesuai dengan kesadaran diri sendiri. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana karakter kedisiplinan siswa, bagaimana kebiasaan shalat berjam’ah, bagaimana tingkat kedisiplinan siswa di MTs Muhammadiyah 2 Aimas dalam membentuk karakter kedisiplinan siswa.
Pendidikan Karakter Habituasi Kegiatan Keagamaan di Dalam dan di Luar Kelas Sekolah Menengah Nur Wahidah; Iswan; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 5 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1370

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan menanamkan nilai-nilai seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Implementasi pendidikan karakter mendorong peserta didik menjadi mandiri dalam belajar. Nilai-nilai luhur seperti religius, jujur, dan toleransi menjadi dasar membentuk karakter positif. Sekolah dianggap opsi efektif untuk melaksanakan program penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini fokus pada implementasi pendidikan karakter di SMP Muhammadiyah 2 Mariyai melalui Pembiasaan Kegiatan Keagamaan. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pendidikan karakter di sekolah sangat dipengaruhi dukungan orang tua dan lingkungan. Pembiasaan kegiatan keagamaan berhasil membentuk karakter siswa dalam aspek ketaqwaan, kesabaran, dan kedisiplinan. Implementasi di SMP Muhammadiyah 2 Mariyai menciptakan lingkungan mendukung pembentukan karakter siswa dengan nilai-nilai Islam.
Analisis Kemampuan Visual Spasial Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal GeometriBerbasis Open Ended Anggo, Ayu Yuniar; Iswan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan persepsi dan visual spasial Peserta didik kelas IX A dalam pembelajaran Matematika materi Geometri berbasis open ended di MTs Al-Ma’Arif Kabupaten Sorong. Jenis penenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data dengan cara Tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunukan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan persepsi dan visual spasial peserta didik yang ditinjau dari beberapa indikator. Indikator kemampuan persepsi spasial yaitu : Pengkonsepan dan penyelesaian masalah. Indikator kemampuan visual spasial yaitu : Pengimajinasian dan pencarian pola. Kemampuan persepsi dan visual spasial dapat diperoleh berdasarkan tiga kategori yaitu Tinggi, Sedang, Rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kemampuan persepsi dan visual spasial Tinggi dengan nilai 100, 2) kemampuan persepsi dan visual spasial Sedang dengan nilai 81,25, dan 3) kemampuan persepsi dan visual spasial rendah dengan nilai 66,667.
Tantangan Pendidikan Karakter Dalam Mengatasi Krisis Kepercayaan Kepada Guru Di Sekolah Dasar Natiqotul Istiqomah; Iswan; Gunawan Santoso; Edi Ribowo
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 5 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1377

Abstract

Penelitian dengan judul Tantangan Pendidikan Karakter dalam Mengatasi Krisis Kepercayaan Orang Tua Terhadap Guru di Sekolah Dasar ini membahas permasalahan krusial dalam pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar, yaitu tantangan dalam mengatasi krisis kepercayaan orang tua terhadap guru. Dalam konteks ini, peran penting orang tua dan guru sebagai agen pendidikan karakter menjadi sorotan utama. Tantangan ini mencakup aspek-aspek kompleks seperti harmonisasi nilai-nilai agama Islam dengan nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan moral di Indonesia. Studi ini mencoba menjelaskan bagaimana keterlibatan aktif orang tua, komunikasi yang terbuka, dan pembentukan program pendidikan karakter yang terencana dapat menjadi solusi untuk mengatasi krisis kepercayaan tersebut. Harmoni antara nilai-nilai agama Islam dengan nilai-nilai Pancasila diidentifikasi sebagai pilar utama dalam membangun landasan moral yang konsisten. Komunikasi yang baik antara orang tua dan guru menjadi kunci penting untuk memahami tujuan pendidikan karakter dan meredakan ketidakpastian yang mungkin timbul. Pembahasan dalam penelitian ini juga menyoroti pentingnya pemberdayaan guru dan orang tua sebagai mitra dalam membentuk karakter anak-anak. Umpan balik yang terus-menerus dan evaluasi berkala terhadap program pendidikan karakter diidentifikasi sebagai mekanisme yang efektif dalam menilai dan meningkatkan efektivitas program. Pendekatan yang peneliti gunakan dalam penelitian adalah pendekatan deskriptif kualitatif, mendeskripsikan tentang tantangan Pendidikan karakter dalam mengatasi krisis kepercayaan orang tua terhadap guru di sekolah dasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi strategi konkret untuk mengatasi tantangan pendidikan karakter dan krisis kepercayaan orang tua terhadap guru di sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat membantu para praktisi pendidikan, kebijakan pendidikan, dan peneliti untuk lebih memahami dinamika kompleks dalam pendidikan karakter di tingkat pendidikan dasar.
Pemahaman Materi Operasi Bilangan Bulat Ditinjau Dari Gaya Belajar Pada Siswa Menengah Hidriana; Gunawan Santoso; Ahmad Syamsuadi; Iswan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1381

Abstract

The aim of this research is to analyze the ability to understand mathematical concepts regarding integer operations in terms of the learning styles of class VII students at SMP Negeri 5 Makassar. This type of research is qualitative descriptive research. The subjects in this study were 3 students, namely 1 student with a visual learning style who got the best score on the test, 1 student with an auditory learning style who got the best score on the test, and 1 student with a kinesthetic learning style who got the best score on the test. The instruments used were learning style questionnaires, concept understanding ability tests, and interviews. The data analysis techniques in this research are data condensation, data presentation, data verification, and drawing conclusions. There are 5 indicators of concept understanding ability used in this research, namely restating a concept, classifying objects according to certain properties (according to the concept), providing examples and non-examples of the concept, presenting the concept in various forms of mathematical representation, and using , utilize, and select a particular operation or procedure. The triangulation in this research is method triangulation. Based on the research results, it shows that (1) students with a visual learning style in solving problems understanding mathematical concepts are only able to restate a concept and provide examples and not examples of the concept of integer counting operations (2) Students with an auditory learning style in solving problems understanding concepts mathematics is only able to restate a concept and provide examples and not examples of the concept (3) students with a kinesthetic learning style in solving problems understanding mathematical concepts are only able to restate a concept, and provide examples and not examples of the concept. So it can be concluded that the three subjects were only able to answer questions by fulfilling 2 of the 5 indicators of ability to understand mathematical concepts.
Hubungan Antara Komunikasi Orang Tua dengan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Mata Pelajaran Pancasila Sodik, Ahmad Japar; Iswan; Gunawan Santoso; Supatmi
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada hubungan antara komunikasi orang tua dan hasil belajar siswa kelas IV SD YPK Imanuel Kamisabe, Kabupaten Sorong Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasi, karena di dalam penelitian ini bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan komunikasi orang tua dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara komunikasi orangtua dan hasil belajar siswa kelas IV. Hal ini dibuktikan dengan data hasil penelitian dihitung menggunakan rumus korelasi product moment dengan bantuan SPSS V16. Hasilnya adalah t hitung > t tabel dengan taraf signifikansi 5% (0, 719> 0, 468).
Metode Reward dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia 6-7 Tahun di Kelas Satu SD Hajirah; Iswan; La Dauwi; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1480

Abstract

- Studi ini mengeksplorasi penggunaan metode reward dalam pengembangan kecerdasan emosional pada anak usia 6-7 tahun di kelas satu Sekolah Dasar (SD). Kecerdasan emosional memiliki peran yang penting dalam perkembangan anak, mempengaruhi kemampuan mereka dalam mengelola emosi, berinteraksi sosial, dan memecahkan masalah dengan bijaksana. Dalam upaya meningkatkan kecerdasan emosional, metode reward diimplementasikan dalam lingkungan kelas untuk memberikan insentif positif kepada anak-anak dalam mengelola emosi mereka dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan observasi terhadap respon emosional anak usia 6-7 tahun selama periode tertentu dalam konteks kegiatan kelas. Metode reward yang diterapkan berfokus pada pengakuan positif terhadap penyesuaian emosional, resolusi konflik yang baik, dan interaksi sosial yang sehat. Data dikumpulkan melalui catatan observasi, wawancara, dan kuesioner kepada guru dan orang tua untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang perkembangan kecerdasan emosional anak. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan metode reward secara konsisten dalam konteks kelas dapat berkontribusi pada peningkatan kecerdasan emosional anak usia 6-7 tahun. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam mengenali dan mengelola emosi mereka, menunjukkan respons yang lebih baik dalam situasi sosial, serta kemampuan yang lebih baik dalam menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penggunaan metode reward yang tepat dan konsisten dalam mendukung pengembangan kecerdasan emosional pada tahap awal perkembangan anak di lingkungan sekolah. Implikasi dari temuan ini memberikan landasan bagi pengembangan lebih lanjut dari pendekatan pendidikan yang mendukung perkembangan emosional anak usia dini di sekolah dasar.