Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian potensi longsor terhadap karakteristik tebal lapisan tanah lereng dan geometri lereng di Gunung Langar Lampung Selatan Iswan; Usman, K; Karami, M; Majid, A
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilitas lereng merupakan aspek kritis dalam rekayasa geoteknik untuk memastikan lereng tetap berada dalam keadaan seimbang, bebas dari pergerakan atau longsoran yang dapat memicu bencana. Penilaian kestabilan lereng dilakukan melalui analisis faktor keamanan (safety factor, SF), yang mengukur rasio antara gaya penahan dan gaya penggerak. Dalam penelitian ini, metode bishop diterapkan untuk menghitung SF lereng dengan mempertimbangkan parameter penting seperti kondisi geologi, ketebalan lapisan tanah, dan sudut kemiringan. Permodelan dilakukan untuk memetakan karakteristik fisik lereng yang relevan, terutama saat lereng terpapar beban statis dan dinamis, yang mencakup faktor eksternal seperti getaran dan tekanan dari aktivitas manusia atau gempa. Dari hasil analisis yang dilakukan didapatkan bahwa lereng dalam kondisi labil dengan sf < 1,25 pada beban statis dan sf < 1,0 pada beban dinamis sehingga dapat menimbulkan potensi bencana longsor. Maka dari itu perlu dilakukan perbaikan pada kondisi lereng dengan berbagai macam metode perkuatan. Penerapan metode perkuatan tersebut dapat berfungsi untuk meningkatkan angka aman dan meminimalkan potensi bencana longsor pada lereng tersebut.
Asesmen Risiko Rel Patah (Rail Breaks) pada Jalur Kereta Api Sumatera Selatan – Lampung dengan Pendekatan Probabilistic Fault Tree (PFTA) Usman, K.; Putri, V. N. A.; Kustiani, I.; Siregar, A. M.; Iswan; Bayzoni
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya volume angkutan barang di jalur kereta api (KA) Sumatra Selatan-Lampung, yang saat ini menangani sekitar 25 juta ton per tahun, berpotensi menimbulkan dampak pada integritas infrastruktur rel, terutama risiko rel patah (rail breaks). Studi ini menerapkan probabilistic fault tree analysis (PFTA) dalam proses asesmen penyebab utama dari patahnya rel berdasarkan nilai probabilitas (p) aset rel KA. Fault Tree disusun dengan menggabungkan pendapat para ahli (expert opinion) dari operator dan regulator KA. Analisis tersebut mengidentifikasi 23 penyebab utama (basic event) yang dibagi dalam 9 group (intermediate event), termasuk kondisi cuaca ekstrem (B1), kegagalan material (B2), pemuaian posisi rel (B3), anjlokan kereta api (B4), kelelahan material (C1), pemasangan yang tidak tepat (C2), kesalahan dalam perawatan (C3), pemeriksaan terjadwal yang tidak dilakukan (D), kecelakaan atau insiden (E). Analisis tersebut mengidentifikasi ekspansi rel di tikungan (p=0,82%), curah hujan ekstrem (p=0,99%), ekspansi rel di lurusan (p=1,1%), dan mud pumping (p=1,15%) sebagai peristiwa yang paling berisiko berdasarkan kemungkinan terjadinya. Risiko ini dikategorikan menjadi empat faktor risiko tinggi (p>0.80%), enam belas faktor risiko sedang (p=0,4% - 0,8%), tiga faktor risiko rendah (p=0 -0,4%). Oleh karena itu, strategi perbaikan yang diprioritaskan diusulkan untuk menangani faktor-faktor risiko tertinggi yang perlu dilakukan, dengan mempertimbangkan pengkategorian ini. Hasil temuan ini mengindikasikan perlunya intervensi pemeliharaan yang strategis dan terarah demi meningkatkan keselamatan serta keandalan operasional jalur angkutan barang ini.