Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Terapi Non Farmakologis Untuk Pengendalian Hipertensi Di Kampung Situhiang, Desa Puraseda Rodhiah, Widi Siti; Saldaw, Antan; Aqila F, Azahra; Yohanes, Kon; Karlina, Lisda; Meri, Meri; Wahyuni, Nisa Sri; Shapira, Shari Bella; Ismiati, Silfia
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 3 (2025): Renata - Desember 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.258

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang memerlukan pengendalian melalui terapi farmakologis dan non farmakologis. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti jahe (Zingiber officinale), kunyit (Curcuma domestica), dan serai (Cymbopogon nardus) sebagai minuman herbal dapat menjadi alternatif dalam menurunkan tekanan darah secara alami. Jahe berperan melalui mekanisme vasodilatasi dan penghambatan Angiotensin-Converting Enzyme (ACE), kunyit sebagai antiinflamasi dan antioksidan, serta serai sebagai diuretik ringan, memberikan efek sinergis untuk menurunkan tekanan darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Situhiang, Desa Puraseda, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan TOGA untuk pencegahan hipertensi. Metode yang digunakan adalah edukasi dan demonstrasi pembuatan minuman herbal. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dengan antusiasme tinggi. Evaluasi menggunakan kuesioner menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 79,66 (pre-test) menjadi 97,24 (post-test). Hasil uji beda (Wilcoxon) menunjukkan peningkatan ini signifikan secara statistik (p < 0,001). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pengendalian hipertensi secara alami dan mempromosikan pemanfaatan tanaman lokal
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Lansia Asam Urat Dengan Terapi Kompres Hangat Jahe Merah Di RAAL Griya Asih Lawang Meri, Meri; Cahyaningrum, Ika
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 3 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i3.3177

Abstract

Asam urat sering muncul sebagai nyeri dan peradangan sendi. Jika tidak ditangani, nyeri ini dapat memicu gangguan sendi dan menurunkan kemampuan melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengevaluasi asuhan keperawatan khususnya terapi kompres hangat jahe merah terhadap nyeri akut dan kadar asam urat pada lansia. Desain penelitian ini adalah studi kasus yang dilakukan pada tiga lansia asam urat yang mengalami nyeri akut  di RAAL Griya Asih Lawang. Instrumen yang digunakan meliputi format asuhan keperawatan meliputi format pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi, SOP pembuatan kompres hangat jahe merah, skala penilaian numeric rating scale, easy touch GCU meter device, dan bahan 2 liter air hangat, 400 gram jahe merah. Nyeri akut ditegakkan sebagai masalah keperawatan, dan kompres jahe merah hangat digunakan sebagai intervensi keperawatan. Hasil menunjukkan ketiga pasien mengalami nyeri, pembengkakan, dan peningkatan kadar asam urat sebelum menerima perawatan. Terjadi rata-rata penurunan tingkat nyeri ketiga pasien dan penurunan kadar asam urat 1,9 mg/dl. Kompres jahe merah hangat membantu mengurangi nyeri pada lansia dengan asam urat. Peneliti selanjutnya  diharapkan memperpanjang durasi terapi dan meneliti lebih dalam efektivitas kompres hangat jahe merah terhadap nyeri sendi pada lansia
EDUKASI ONLINE PEMERIKSAAN IMUNOLOGI: STRATEGI EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN DETEKSI DINI PENYAKIT MENULAR Meri, Meri; Mardiana, Ummy; Novitriani, Korry; Nurazizah, Rahma; Nuraeni, Ninda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32736

Abstract

Abstrak: Permasalahan rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan imunologi dalam deteksi dini penyakit menular menjadi latar belakang kegiatan ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemeriksaan imunologi sebagai alat diagnostik awal terhadap penyakit menular seperti HIV, hepatitis, TBC dan lain-lain. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan daring yang diikuti oleh 28 peserta dari berbagai kalangan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai dari 66,4 menjadi 87,1, dengan selisih 20,7 poin atau peningkatan sebesar 31,18%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan edukasi daring ini efektif sebagai strategi penyadaran masyarakat terhadap pentingnya diagnosa dini berbasis laboratorium.Abstract: The low level of public understanding regarding the importance of immunological testing for early detection of infectious diseases was the background of this community service activity. The aim was to improve public knowledge about immunological examination as an early diagnostic tool for diseases such as HIV, hepatitis, and tuberculosis. The activity was conducted through an online health education session involving 28 participants from diverse backgrounds. Evaluation was carried out using pre-test and post-test to assess changes in knowledge. The results showed an increase in average scores from 66.4 to 87.1, with a gain of 20.7 points or approximately 31.18%. These findings indicate a positive impact of the session on participants’ knowledge. Therefore, this online educational activity proved effective in raising public awareness about the importance of early laboratory-based diagnosis.
DETEKSI DINI HIPERTENSI: PEMBERDAYAAN GURU DAN ORANG TUA SISWA UNTUK HIDUP SEHAT Syafariah, Yayah; Ferdiani, Dina; Nurhasanah, Annisa; Nurpalah, Rianti; Kusmiati, Meti; Kasmanto, Hendro; Meri, Meri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26587

Abstract

Abstrak: Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi perhatian global dalam bidang kesehatan masyarakat. Penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya hingga terjadi komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung. Diperkirakan, hipertensi menyebabkan sekitar 9,4 juta kematian setiap tahun secara global dan akan mempengaruhi lebih dari 1,56 miliar orang pada tahun 2025. Di Indonesia, prevalensi hipertensi tercatat mencapai 34,1% pada tahun 2018, dengan kota Tasikmalaya melaporkan 38.466 kasus pada tahun 2021. Namun, kesadaran dan pengobatan terhadap hipertensi masih rendah, termasuk di lingkungan SDN Mancogeh, Tasikmalaya, yang menjadi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan deteksi dini hipertensi melalui pemberdayaan guru dan orang tua siswa merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung kesehatan jangka panjang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan hardskill dan softkill guru, orang tua, dan masyarakat sekitar tentang hipertensi melalui pemeriksaan tekanan darah dan edukasi terkait pencegahan. Metode berupa penyuluhan dan praktek pemeriksaan. Peserta adalah guru SD dan Masyarakat sekitar sebanyak 50 orang. Proses evaluasi secara observasi dibantu pada daftar absen dan analisis deskripisi. Hasil sebesar 82% mengalami peningaktan hardskill dan softskill. Sedangkan hasil pemeriksaan dini, mayoritas peserta (65,9%) memiliki tekanan darah normal, sementara 34,1% peserta mengalami hipertensi Diharapkan, dengan keterlibatan aktif masyarakat, program ini dapat mendorong kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan hipertensi untuk mencegah komplikasi serius.Abstract: Hypertension, or high blood pressure, is one of the non-communicable diseases that has become a global public health concern. This condition often presents without clear symptoms, leading many sufferers to be unaware of their condition until serious complications, such as stroke or heart attack, occur. It is estimated that hypertension causes around 9.4 million deaths globally each year and is projected to affect more than 1.56 billion people by 2025. In Indonesia, the prevalence of hypertension was recorded at 34.1% in 2018, with the city of Tasikmalaya reporting 38,466 cases in 2021. However, awareness and treatment of hypertension remain low, including at SDN Mancogeh in Tasikmalaya, the location of this community service activity. Early detection of hypertension through the empowerment of teachers and parents is an important step in creating a healthy school environment that supports long-term health. This program aims to improve the hard and soft skills of teachers, parents, and the surrounding community on hypertension through blood pressure checks and educational activities related to prevention. The methods include counseling and practical blood pressure examinations. Participants consist of 50 elementary school teachers and local community members. The evaluation process was conducted through observation, assisted by attendance records and descriptive analysis. The results showed that 82% of participants experienced an improvement in both hard and soft skills. Regarding early hypertension screening, the majority of participants (65.9%) had normal blood pressure, while 34.1% were found to have hypertension. It is hoped that with the active involvement of the community, this program can raise awareness of the importance of early detection and management of hypertension to prevent serious complications.
Sinergi Multidisipliner melalui KKN MBKM Desa Tanjung Rambutan: Pemberdayaan Desa, Pendidikan Inklusif, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Simamora, Fernandes; Diana, Ledy; Hutabarat, Beta Floren; Rivaldi, Muhammad Hafas; Ardiansyah, Fikra; Putri, Michelle Cantika Jamalis; Izzati, Khoirunnisa Nurul; Rahman, Syahzia Haiqa; Meri, Meri; Fareyzi, Adinda; Tinara, Intan Habibah
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.169-180

Abstract

Quality, safe, and inclusive education is a fundamental prerequisite for achieving sustainable development. However, bullying at the elementary school level remains a significant barrier to creating an ideal learning environment. This activity aims to implement an anti-bullying socialization innovation based on a multidisciplinary approach at SDN Tanjung Rambutan, integrating legal, psychological, educational, and visual communication perspectives. The methods employed include interactive socialization sessions, group discussions, educational drama, student experience collection through the Kotak Hati Nurani (Heart Conscience Box), and the creation of anti-bullying posters as visual learning media. The results indicate an increased understanding among students regarding the forms and impacts of bullying, greater willingness to report incidents, and the establishment of a safer and more inclusive school culture. These findings demonstrate that a cross-disciplinary approach is effective in fostering early legal awareness and empathy among students. This innovation contributes to the achievement of Sustainable Development Goals (SDG) 4 on quality education and SDG 16 on peace, justice, and strong institutions.
INTERVENSI KESEHATAN BERBASIS KOMUNITAS: PENDEKATAN PKMD DI NAGARAKASIH KOTA TASIKMALAYA Khusnul, Khusnul; Meri, Meri; Rahayu, Restu; Nisrina Zahrani, Marsha; Anisa Komariah, Tri; Nurfaqih, Fahmi; Maharani Agustin, Resti; Dhiya Wahyu, Faiq; Hanifah, Salwa; Budining Ayu, Anggia; Nazwa, Nazwa; Janah, Apridatul; Firdaus, Raihan; Lindiani, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v6i1.1626

Abstract

The Village Community Health Development Program (PKMD) is a participatory approach aimed at improving public health awareness through promotive and preventive interventions. This program was implemented in RT 001/RW 002 Nagarakasih, Kersanegara Subdistrict, Cibeureum District, Tasikmalaya City, focusing on health education and basic health screening. The methods included initial surveys, health education sessions, medical examinations (blood pressure, blood glucose, cholesterol, uric acid, hemoglobin, and blood type), and descriptive data analysis. The results showed that 37.5% of participants had high blood pressure, 32.5% had elevated cholesterol, 17.5% had high uric acid levels, 17.5% had low hemoglobin levels, and 7.5% experienced hyperglycemia. Additionally, 32.5% of respondents did not know their blood type. Educational sessions on hypertension, presbyopia, and sanitation were found to improve residents’ understanding of healthy lifestyles. This activity demonstrated that PKMD is effective in increasing health literacy and community awareness regarding non-communicable disease prevention.
Co-Authors Abdul Aziz Al Farid, Zani Amanda, Cornelia Anas Fadli Wijaya Anisa Komariah, Tri Aqila F, Azahra Ardiansyah, Fikra Arini, Ruhmi Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Ayu Yuliani Sekriptini Budining Ayu, Anggia Chotimah, Husnul Christina Astutiningsih Devi Safitri Dewi Peti Virgianti, Dewi Peti Dhiya Wahyu, Faiq Edwin Saputra Evi Tri Prihatini Fareyzi, Adinda Fendy Prasetyawan Ferdiani, Dina Firdaus, Raihan Halida Halida Handayani, Rindu Hanifah, Salwa Haratua Tiur Maria Silitonga Hardivan, Hardivan Helina, Erna Herlina Herlina Kurniawati Hidayat, Gugum Agung Hutabarat, Beta Floren Ika Kartika ismiati, Silfia Izzati, Khoirunnisa Nurul Janah, Apridatul Karlina, Lisda Karolina, Venny Kartilah, Tetet Kasmanto, Hendro Khusnul, Khusnul Korry Novitriani, Korry Lawrence, Christopher Ledy Diana Lindiani, Dian Maharani Agustin, Resti Mayyoan, Visca Mebung, Konradus Klala Meisya F, Lisna Meti Kusmiati, Meti Munthe, Irwan Salomo Mursyidin Mursyidin Nadia Nadia Nasiruddin, Muhammad Nazwa, Nazwa Nisrina Zahrani, Marsha Novia Nuraini Noviana, Dilla Nuraeni, Ninda Nurazizah, Rahma Nurfaqih, Fahmi Nurhadiah, Nurhadiah Nurhasanah, Annisa Nurjanah, Mutia Hariani Peni Cahyati, Peni Prihartini, Evi Tri Putri, Michelle Cantika Jamalis Rahayu, Restu Rahman, Syahzia Haiqa Rendi Rendi, Rendi Rianti Nurpalah, Rianti Rivaldi, Muhammad Hafas Rodhiah, Widi Siti Rosdiana, Nanin RUDY HIDANA, RUDY Safitri, Dina Saldaw, Antan Santosa, Aprih Sapitry, Sela savitri, Lisa Setiawan, Muhammad Arief Shapira, Shari Bella Simamora, Fernandes Siswidiani, Maya Diva Suharjo, Manis Suhartini Suhartini Supriyadi Supriyadi Tilarso, Dara Pranidya Tinara, Intan Habibah Trisya Sumiati Ucu, Nurjanah Venny Karolina Wahyuni, Nisa Sri Warneri . Wilsen Wilsen, Wilsen Yane Liswanti, Yane Yayah Syafariah, Yayah Yohanes, Kon Yudiastika, Novy Yulianti, Dewi Kania Yuneka Saristiana Zaitun Zaitun