Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation Between Mobile Phone Use Intensity with Carpal Tunnel Syndrome Disha, Safira; Aida Fitri; Batubara, Chairil Amin; Surbakti, Khairul Putra
Sumatera Medical Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Sumatera Medical Journal (SUMEJ)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/sumej.v4i2.5475

Abstract

Abstract. Background. High intensity of mobile phone use can cause Carpal Tunnel Syndrome. Repeated wrist positions and movements cause increase pressure in carpal tunnel, that condition can compress the median nerve. Objectives. To determine the correlation between mobile phone use intensity and Carpal Tunnel Syndrome in Medical Faculty North Sumatera University Student. Methods. This research used an observational analytic design with cross sectional method. The sample were 417 Medical Faculty North Sumatera University students who met the inclusion criteria and were not included in the exclusion criteria. The instrument of this research were Mobile Phone Use Questionnaire and Indonesian version of the Boston Carpal Tunnel Questionnaire. The research results were analyzed using the Statistical Package for Social Science application with the Rank Spearman Correlation Test. Results. Based on the Rank Spearman Correlation test, obtained p < 0,0001 which stated that there was a correlation between mobile phone use intensity with Carpal Tunnel Syndrome. The correlation coefficient of 0.177 indicated very weak correlation and correlation between two variables was unidirectional. Conclusion. There was correlation between mobile phone use intensity with Carpal Tunnel Syndrome in Medical Faculty North Sumatera University Student.
Instrumen Musik Ekstrakurikular Pianika di SDN 2 Puja Mulia, Kabupaten Bener Meriah Aida Fitri; Taat Kurnita; Sakdiyah Sakdiyah
Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pesona Dasar Vol.10 No.1 (April 2022)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pear.v10i1.25805

Abstract

Extracurricular is an activity that is carried out outside the hours of learning. Extracurricular aims to hone the talents and interests of students in various fields of science. This study aims to describe the extracurricular activities of musical instruments pianika and any constraints found teachers in extracurricular activities of musical instruments pianika in SDN 2 Puja Mulia Bandar District Bener Meriah Regency. This research approach is qualitative with descriptive type. Data collection techniques with observation, interviews, and documentation. Data analysis with data reduction, data presentation, data verification. This research was conducted in SDN 2 Puja Mulia Bandar District Bener Meriah Regency. Based on research data that the learning process in the extracurricular activities of musical instruments pianika in SDN 2 Puja Mulia Bandar District Bener Meriah Regency conducted in three meetings. At each meeting consists of three stages of the process learning is the initial stage, the core stage and the closing stage. At the first meeting the teacher gives only insight and basic knowledge of music. At the second meeting, the teacher taught about the technique of searching and blowing and gave the material of the song entitled “Cicak-Cicak on The Wall”. At the third meeting, the teacher repeated the song that had been taught and conducted a practical test. This test is done only to see the skills of students in playing a musical instrument pianika. The constraints on extracurricular activities musical instruments pianika there are three constraint factors consisting of factors: (1) Facilities and infrastructure factors, (2)Family Factor, and (3) Student Factor.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI TARI DI KELAS VII SMP NEGERI I KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Erniana Mentari; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.168 KB)

Abstract

ABSTRAK             Penelitian berjudul “pelaksanaan pembelajaran seni tari di kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten aceh besar”. Mengangkat masalah bagaimana aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran seni tari di SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten Aceh Besar serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran seni tari di SMP Negeri 1 kuta baro kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran seni tari di kelas VII di SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten Aceh Besar dan mendeskripsikan kendala kendala apa saja yang dihadapi guru dan  siswa pada pembelajaran seni tari di SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten Aceh Besar Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian adalah deskriptif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten Aceh Besar. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah guru dan  siswa kelas VII-1 dan objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran seni tari. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,wawancara, dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data digunakan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelaksanaan aktivitas pembelajaran, hasil belajar siswa meningkat, dikarenakan pada pembelajaran seni budaya guru menggunakan beberapa macam-macam metode untuk membuat siswa lebih aktif dan kreatif saat belajar. Adapun kendala-kendala yang dihadapi guru adalah: belum maksimalnya ketersediaan buku panduan seni budaya SMP, proyektor dan siswa/i yang kurang respon/aktif serta sulit diatur. Kata kunci: pelaksanaan, pembelajaran, tari
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI TARI DI KELAS VII SMP NEGERI 1 BAITUSSALAM Nurmalis Nurmalis; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.306 KB)

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini berjudul “Pelaksanaan Pembelajaran Seni Tari di Kelas VII SMP Negeri 1 Baitussalam” mengangkat masalah bagaimana proses pembelajaran seni tari di kelas VII SMP Negeri 1 Baitussalam serta bagaimana kendala-kendala yang dihadapi guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran seni tari di kelas VII SMP Negeri 1 Baitussalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran seni tari di kelas VII SMP Negeri 1 Baitussalam dan mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapai guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran seni tari di kelas VII SMP Negeri 1 Baitussalam. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 1 Baitussalam dengan sampel penelitian adalah siswa kelas VII-1, siswa kelas VII-2, dan siswa kelas VII-3 dengan tingkat kemampuan siswa yang hampir sama. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan evaluasi diakhir pembelajaran siswa lebih semangat karena siswa terbebas dari yang namanya pekerjaan rumah (PR), dengan adanya evaluasi diakhir pembelajaran  guru pun dapat langsung mengetahui kemampuan siswa serta kepahaman siswa dalam proses pembelajaran seni tari. Sehingga Hasil belajar siswa dengan adanya menggunakan evaluasi diakhir pembelajaran hasil nilai siswa dalam Proses Pembelajaran Seni Tari rata-rata mencukupi nilai kkm dan nilai siswa lebih tinggi dibandingkan dengan memberikan tugas rumah (PR). Pembelajaran dengan menggunakan bermacam-macam metode dapat melatih siswa serta dapat menumbuhkan minat belajar siswa dalam proses belajar mengajar. Proses pembelajaran dengan demikian dapat meningkatkan apresiasi siswa dalam belajar.Kata kunci: pembelajaran seni tari
PENYAJIAN SENI KARAWITAN PADA KEGIATAN ADAT DI DESA DAMAR MULYO KABUPATEN ACEH TENGAH Rati Eva Zulaiha; Ahmad Syai; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.311 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penyajian seni Karawitan pada kegiatan adat di Desa Damar Mulyo Kabupaten Aceh Tengah” ini mengangkat masalah bagaimanakah penyajian seni Karawitan pada kegiatan adat di Desa Damar Mulyo Kabupaten Aceh Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dan jenis penelitiannya deskriptif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan yaitu Pujo Warsono selaku pemangku adat di Desa Damar Mulyo, Supadi selaku pemusik seni Karawitan, Katri selaku sindhen dan Warjo selaku ketua kelompok Seni Karawitan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan Seni Karawitan di Desa Damar Mulyo disajikan dalam beberapa acara adat seperti acara pernikahan, acara sunat rasul, memperingati hari-hari besar yaitu malam satu suro malam syawal dan hari ulang tahun desa. Penyajian seni Karawitan memiliki unsur pendukung: pemusik, alat musik, kostum dan rias, lagu yang disajikan, tempat pertunjukan, serta waktu. Jenis alat musik yang digunakan dalam penyajian seni Karawitan yaitu: Bonag barung,bonang penerie, gender barung, gender penerus, gender penembung, saron barung, saron penerus, saron penembung, gambang kayu, kenong, gendhang bem, gendhang ciblon, gendhang ketipung, rebab, siter penerus, gong suwukan, gong gedhe, kethuk dan kempyang. Busana yang digunakan oleh pemusik adalah blangkon, baju berbentuk jas berwarna putih dan kain sarung, sedangkan yang dikenakan oleh para pesindhen adalah baju kebaya sesuai keinginan pesindhen. Tatarias yang digunakan adalah tatarias sederhana. Judul lagu yang dinyanyikan berdasarkan permintaan dari tuan rumah namun dalam penyajian di acara adat pernikahan menggunakan seni Karawitan instrumen.Kata Kunci: penyajian seni Karawitan.
PEMBELAJARAN SENI TEATER PADA MATERI RANCANGAN DAN PERSIAPAN PEMENTASAN TEATER DI KELAS IX SMP NEGERI 5 KLUET UTARA KABUPUTEN ACEH SELATAN Aisyatur Radhiah; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.83 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “pembelajaran seni teater pada materi rancangan dan persiapan pementasan teater di kelas IX SMP Negeri 5 Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan”. Masalah dalam penelitian, yaitu bagaimana proses pembelajaran seni teater pada materi rancangan dan persiapan pementasan teater modern di kelas IX SMP Negeri 5 Kluet Utara, Kabupaten. Aceh Selatan dan kendala apa saja yang dihadapi oleh siswa dan guru dalam pembelajaran seni teater pada materi rancangan dan persiapan pementasan teater modern di kelas IX SMP Negeri 5 Kluet Utara, Kab.Aceh Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran seni teater pada materi rancangan dan persiapan pementasan teater modern di kelas IX SMP Negeri 5 Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, dan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi siswa dan guru dalam proses pembelajaran seni teater pada materi rancangan dan persiapan pementasan teater modern di kelas IX SMP Negeri 5 Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh baik itu pada pertemuan pertama maupun pada pertemuan kedua bahwa proses pembelajaran pada materi rancangan dan persiapan pementasan teater modern di kelas IX SMP Negeri 5 Kluet Utara berlangsung tanpa media pembelajaran dan metode pembelajaran yang digunakan belum efektif serta sumber belajar yang digunakan selama proses pembelajaran berlangsung sangat terbatas. Kendala yang dihadapi oleh guru bidang studi seni budaya di SMP Negeri 5 Kluet Utara yaitu penerapan metode pembelajaran yang tidak efektif, minimnya sumber belajar, dan kesulitan guru dalam proses pengelolaan kelas. Selain itu, kendala yang dihadapi oleh siswa pada pembelajaran materi rancangan dan persiapan pementasan teater modern di SMP Negeri 5 Kluet Utara yaitu kesulitan dalam memahami materi, rendahnya motivasi, dan kesulitan dalam mengaskses sumber belajar.Kata kunci: teater, rancangan, dan persiapan pementasan
PELAKSANAAN SENTRA TARI DI TK BUNGOENG MELATI DESA COT KEUMENENG ACEH BARAT Wirna Pudespa; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.574 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul “Pelaksanaan Sentra Tari di TK Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat” Mengangkat masalah bagaimanakah pembelajaran sentra tari Ranup lampuan di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati. Serta kendala apa saja yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati Aceh Barat? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran sentra tari yang diterapkan pada pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak  Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat, dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran tari ranup lampuan di Taman Kanak-kanak  Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan awal proses pembelajaran tari di Taman kanak-kanak bungoeng melati biasanya guru terlebih dulu aktif dalam memotivasi peserta didik agar mau mengikuti pembelajaran yang dilaksanakan. Hal ini bertujuan agar adanya hubungan keterikatan antara siswa dengan gurunya dalam mempelajari materi yang diajarkan serta dapat melihat sejauh mana peserta didik siap mengikuti proses belajar dengan baik. Langkah awal yang dilakukan guru dalam memotivasi peserta didik, biasanya guru terlebih dahulu memperlihatkan serta mempertontonkan beberapa jenis video/rekaman tari yang nantinya akan dipelajari. Kemudian guru menjelaskan/ menceritakan asal usul tari tersebut. Akan tetapi pembelajaran yang diterapkan memiliki pengaruh bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya sesuai dengan bakat dan minat ketika anak-anak tersebut beranjak remaja.Kata Kunci: Pembelajaran Sentra Tari, Taman Kanak-kanak.
FUNGSI DAN BENTUK PENYAJIAN ALAT MUSIK CANANG DALAM PROSESI ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH Nurul Fitriah; Ahmad Syai; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.955 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Fungsi dan Bentuk Penyajian Alat Musik Canang Dalam Prosesi Adat Perkawinan Masyarakat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah”. dengan rumusan masalah bagaimana fungsi alat musik Canang dalam prosesi adat perkawinan masyarakat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, dan Bentuk Penyajian alat musik Canang dalam prosesi adat perkawinan masyarakat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Tujuan penelitian adalah untuk mendeksripsikan fungsi dan Bentuk Penyajian alat musik Canang dalam prosesi adat perkawinan masyarakat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif yaitu berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 prosesi dalam adat perkawinan, yaitu Beguru yang berfungsi meliputi: (1) Canang sebagai hiburan (2) Canang sebagai ungkapan emosional (3) Canang sebagai sarana komunikasi (4) Canang sebagai simbolis. Mah bayi yang berfungsi meliputi: (1) Canang sebagai hiburan (2) Canang sebagai sarana komunikasi (3) Canang sebagai simbolis. Bentuk penyajian alat musik Canang dalam prosesi  Beguru meliputi: (1) Pemain Canang (2) Intrument yang digunakan yaitu, Canang, Memong, Gong Rebana, Pemukul Canang (3) Waktu dan tempat pertunjukan (4) Kostum pemain (5) Lagu/irama. Bentuk penyajian alat musik Canang dalam prosesi  Mah bayi meliputi: (1) Pemain Canang (2) Intrument yang digunakan yaitu, Canang, Memong, Gong Rebana, Pemukul Canang, peluit (3) Waktu dan tempat pertunjukan (4) Kostum pemain (5) Lagu/irama.Kata Kunci: fungsi, penyajian, alat musik Canang
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER VOKAL GROUP DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH Ninda Fazlina; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.064 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul “Kegiatan Ekstrakurikuler Vokal Group di SMP Negeri 6 Banda Aceh, ini mengangkat masalah tentang proses kegiatan latihan vokal group pada kegiatan ekstrakulikuler di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses latihan vokal group di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari lima siswa dari seluruh kelas satu dan dua, sedangkan objek penelitiannya adalah proses latihan vokal group pada kegiatan ekstrakulikuler. Hasil penelitiannya adalah proses latihan yang dilaksanakan selama delapan kali memiliki tahapan yakni seperti tahap menentukan penyanyi, tahap merancang dan latihan. Untuk tahap menentukan penyanyi, pelatih meminta kepada kepada guru seni budaya untuk mencari empat orang penyanyi satu pemain gitar. Tahap merancang dan latihan dilakukan pada latihan satu sampai dengan delapan. Untuk latihan pertama pelatih merancang aransemen vokal untuk lagu Apanya Dong secara spontanitas dengan latihan pengulangan terus menerus sampai mereka bisa mencapai teknik yang baik, diantaranya artikulasi, pernafasan, dan dapat mempertahankan suaranya masing-masing atau suara satu, dua, dan tiga. Selanjutnya, latihan kedua sampai dengan kedelapan proses latihannya masih sama ketercapaiannya latihan kesatu. Namun, untuk pertemuan tersebut sudah tidak merancang lagi. Hanya tinggal melanjutkan bagian yang belum dipelajari.Kata kunci: ekstrakulikuler, vokal group.
TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK PERAJAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH Ghufron Andika; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.262 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Desa Belang Mersah Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Subjek dalam penelitian ini adalah Sagara Mahardika selaku putra dari alm. AR. Moese dan Iswandi selaku murid dari alm. AR. Moese yang mengerti dalam teknik permainan alat musik perajah dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah alat musik perajah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Alat musik perajah ada dua jenis, yaitu perajah alto dan perajah sopran. Dari kedua jenis alat musik perajah tersebut, memiliki kesamaan dalam teknik dalam memainkannya, yaitu dengan teknik permainan klasik dengan cara dipetik. Dalam teknik permainan klasik memiliki bagian-bagian terpenting, diantaranya: posisi jari kanan pada perajah alto, posisi jari kanan pada perajah sopran, posisi jari kiri pada perajah alto, posisi jari kiri pada perajah sopran, posisi lengan saat memainkan perajah, posisi badan, posisi duduk pada perajah alto, posisi duduk pada perajah sopran, petikan pada dawai perajah, akord dasar C mayor pada perajah, tangga nada mayor dan minor.Kata Kunci: Teknik permainan, alat musik, Perajah
Co-Authors Agung Prastya Ahmad Syai Aisyatur Radhiah Alfi Syahrin, Alfi Alif Restu Aristi Almaycano Ginting Annisa Rahmania Farcha Ari Palawi Aris Munandar Asnita Sinaga Bastian Lubis Budi Safatul Anam Bukhari Bukhari Chairil Amin Batubara Chairiya, Dewi Fortuna Cut Amarlia Cut Hidayani Cut Masyitah Cut Zuriana Darmawati Darmawati Darmawati Dawati Amalia Hadi Devi Artanti Diana Febrita Dinda Rhesti Gandhis Disha, Safira Elka Halifah Erniana Mentari Fani Sartika FAUZI Fauzi Fauzi Fithria Fitri Handayani Fitriyati Nurmah Yuni Ghufron Andika Harbiyah G Harbiyah Gani Harvan Juliawan Heni Tiurmaida Hikma Afnia Sara Humaira, Aida Imran Saputra Surbakti Intan Intan Intan Safiah irma Liana Ismawan Ismawan Jalil Irfandi Kamelia Sinaga Khairun Nisa Latifa Islami Anuar Lindawati Lindawati Lula Amalia Mariatul Kiftia Marisa Marisa Masyithah Audina Mellya Safitri MIFTAHUL JANNAH Mimiasri Mimiasri Mira Rizkia Mira Rizkia Mislinawati Mislinawati Muhammad Husin Muhammad Jaka Wiratama Nara Pristiwa Nazaruddin Nasution Nelva Puspita Ninda Fazlina Novita Hidayani Novysa Basri Novysa Basri Nurmalis Nurmalis Nurmasyitah Nurmasyitah Nurul Fitriah Okta Viola Panji Gunawan Rahmah Hayati Rati Eva Zulaiha Reny Fharina Retno Setyaningrum Reza Arismunandar Reza Fahlevi Rida Safuan Selian Ridha Faluthia Fahlafi Rika Melisa Rina Syafriana Riski Prastiya Rizki Rahmad Rudy Juli Saputra S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sakdiyah Sakdiyah Siti Nurhaliza Suci Fitriani Surbakti, Khairul Putra Surya Fatma Susi Triani Syahbandi Syahbandi Syahbandi Syahral Helfiva Syahral Helfiva Syaifulllah Syaifullah Syifa Az-zahra Syifa Azzahra Taat Kurnita Tara Zulia Putri Tengku Hartati Thasrif Murhadi Tri Ngudi Wiyatno Tri Supadmi Triana, Hetti Waluati Ulsa Osama Umul Aiman Wilda Mahdani Wirna Pudespa Yasmin Afrilla Utami Yufni Faisol Zharifah Munawarah Munawarah