This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kedokteran Brawijaya Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan Acta Pharmaceutica Indonesia Pharmascience Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences) Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia JURNAL FARMASIMED (JFM) Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Peduli Masyarakat Borneo Journal Of Pharmascientech Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Pharmacy MEDIC MEdical Dedication SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Journal of Pharmaceutical Care and Sciences Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Jurnal Katalisator Riset Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Journal of Pharmaceutical and Sciences. Jurnal Kedokteran Meditek Prosiding Seminar Nasional Unimus Borneo Journal of Pharmacy Bencoolen Journal of Pharmacy Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Abdimas Kesehatan Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice)
Claim Missing Document
Check
Articles

POTENSI EKSTRAK POLISAKARIDA GANGGANG MERAH (Gracilaria verucosa) KAJIAN IN VIVO PADA MENCIT HIPERKOLESTEROL Fathnur Sani K
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v6i1.13

Abstract

Senyawa ekstrak Polisakarida ganggang merah (Gracilaria verucosa) merupakan salah satu zat yang dapat digunakan untuk pengobatan antikolesterol.  Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek antikolesterol pada mencit putih jantan. Dengan menggunakan metode ekstrak dan uji penurunan kadar kolesterol dengan ekstrak polisakarida ganggang merah  (Gracilaria verucosa).Mencit dibagi menjadi 4 kelompok percobaan yang terdiri dari 2 kelompok perlakuan (Dosis 1 dan Dosis 2) dan dua kelompok kontrol negatif dan kontrol positif. Dosis 1 yang digunakan 1,25 mg/20grBB mencit dan dosis 2 2,5 mg/20grBB mencit, sedangkan kelompok kontrol positif diberikan dosis simvastatin dan kontrol negatif hanya aquades. Data yang diperoleh diolah dengan uji ANOVA dua Arah. Hasil uji anova  memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif, kontrol positif dosis 1 dan dosis 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dosis 2 merupakan dosis terbaik.
DIVERSIFIKASI WORTEL MENJADI PERMENJELLY SEBAGAI UPAYA MENGATASI ANAK SULIT MENGKONSUMSI SAYUR Fitrianingsih; Fathnur Sani K; Diah Tri Utami; Elisma; Yuliawati
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 3 No. 2 (2020): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v3i2.10706

Abstract

Latar Belakang: Wortel merupakan salah satu sayuran yang terkenal dengan kandungan Beta Karoten (Vitamin A) yang sangat tinggi, didalamnya juga terdapat vitamin B dan E. Beta Karoten yang terdapat pada wortel memiliki 2 fungsi yaitu untuk menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan berdasarkan hasil penelitian jumlah beta karoten yang terdapat pada wortel mentah sebesar 34,94%. Tanaman Wortel merupakan tanaman yang sudah tidak asing lagi dan sangat sering dikonsumsi oleh masyarakat. Masyarakat sering memanfaatkan dalam bentuk sayuran, bahan masakan, dan jus. Tujuan: Untuk meningkatkan minat anak-anak untuk mengkonsumsi sayur. Selain itu produk inovasi ini juga diharapkan dapat menjadi ilmu bagi masyarakat untuk memanfaatkan berbagai macam sayuran menjadi produk yang memiliki nilai jual. Sehingga nilai jual wortel dipasaran menjadi meningkat serta dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para petani wortel. Metode Pelaksanaan: kegiatan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat. Hasil : Kegiatan yang telah dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi wartel menjadi produk permen jelly yang disukai seluruh kalangan baik anak-anak maupun orang dewasa.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN REMEK DAGING (Hemagraphis colorata Hall F.) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT JANTAN Fathnur Sani K
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 1 No 1 (2017): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan penyakit infeksi usus yang menjadi masalah kesehatan di negara berkembang termasuk Indonesia.Pengobatan menggunakan obat kimia dapat menimbulkan efek samping.Perlu dilakukan pengobatan alternatif herbal. Daun re-mek daging adalah tanaman yang digunakan untuk pengobatan diare, senyawa aktif yang teridentifikasi dalam daun remek daging yaitu flavonoid, alkaloid, tannin dan fenolik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun remek daging sebagai antidiare. Uji efek antidiare ektrak daun remek daging terhadap mencit jantan dilakukan dengan cara memberikan oleum ricini sebagai penginduksi diare. Ekstrak daun remek daging diberikan dengan dosis 19 mg/KgBB dan 38 mg/Kg BB diberikan secara oral dan dilakukan pengamatan terhadap saat mulai diare yaitu konsistensi feses setiap 30 menit selama 8 jam. Sebagai pembanding digunakan Loperamid HCL dosis 1 mg/KgBB. .Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan Anova Satu Arah yang kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa daun remek daging memiliki efek antidiare (p
UJI EFEKTIVITAS SALEP SERBUK BIJI BUNGA PUKUL EMPAT (Mirabilis jalapa L) SEBAGAI OBAT LUKA BAKAR PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus) TEST THE EFFECTIVENESS OF OINTMENT ON FOUR O’CLOCK FLOWER SEED POWDER (Mirabilis jalapa L) AS A MEDICINE FOR BURNS TO RABBITS (Oryctolagus cuniculus) Fathnur Sani K; Agung Giri Samudra; Dwikanti Prindani Putri
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 3 No 1 (2019): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bunga pukul empat (Mirabilis jalapa L.) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kegunaan dari batang hingga biji. Serbuk biji bunga pukul empat (Mirabilis jalapa L.) mengandung senyawa flavonoid , Polifenol dan tanin yang berpotensi sebagai pengobatan untuk luka bakar. Serbuk biji bunga pukul empat digunakan sebagai pengobatan karena dapat menghambat bahkan membunuh bakteri yang menginfeksi luka sehingga digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektifitas serbuk biji bunga pukul empat dalam mengatasi luka. Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorik. Obyek yang diteliti yaitu evektifitas serbuk biji bunga pukul empat terhadap penyembuhan luka bakar pada kulit bagian punggung kelinci (Oryctolagus cuniculus). Jumlah kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus) yang digunakan adalah sebanyak 5 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif (bioplacenton), kontrol negatif (vaselin flavum), kelompok serbuk biji bunga pukul empat 5%, 7.5% dan 10%. Punggung kelinci diinduksi menggunakan lempeng logam yang dipanaskan berdiameter 2,4cm selama 10 detik dan diukur penyembuhan luka bakar. Hasil penelitian menunjukkan kelompok terbaik adalah kontrol positif dengan presentase 96,90% dan kelompok terbaik kedua yaitu serbuk biji bunga pukul empat 10% dengan presentase 92,08% dan hasil dari anova dua arah menunjukkan hasil yang signifikan (p
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG MALARIA DENGAN PEMILIHAN TERAPI DAUN SUBANG-SUBANG DI KEPULAUAN ENGGANO Fathnur Sani K; Agung Giri Samudra; Nurwani Purnama Aji
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 4 No 1 (2020): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bjp.v4i1.275

Abstract

the population of Indonesian in 20 provinces in Indonesian was infectes with malaria. In the Enggano Islands, malaria outbreaks are still a fairly large disease in community. This research was conducted in three villages in Enggano namely: Malakoni, Meok and Apoho Village. Respondents were randomly taken, amounting to 40 families, where the data taken is primary data that is data taken directly from community through questionnaires and interviews. The data uses bivariate analysis which is Chi Square. The results of the research that have been carried out can be concluded that there is a significant relationship (p<0,05) between the level of knowledge of malaria and the use of eardrops as an antimalarial drug. The better community’s knowledge, the more people will understand about malaria and the choice of therapy to choose from. The results also showed that 25% of the people in the Enggano Island used subang-subang leaf (Scaevola taccada) therapy treat malaria.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN SUNGKAI (Peronema cenescens Jack) TERHADAP FUNGSI GINJAL MENCIT PUTIH BETINA (Mus musculus Linn.) Eva Melisa; Muhaimin; Yuliawati Yuliawati; Fathnur Sani K
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 26 No. 1 (2022): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/mff.v26i1.19447

Abstract

Toksisitas akut merupakan pengujian yang dilakukan untuk mendeteksi efek toksik yang akan muncul dalam waktu singkat setelah pemberian sedian uji melalui mulut (oral) dalam bentuk dosis tunggal ataupun berulang dalam waktu 24 jam. Tanaman sungkai (Peronema cenescens Jack) adalah tanaman obat yang dipakai oleh sebagian masyarakat sebagai obat penurun demam, sakit gigi serta sebagai obat malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas dan pengaruh pemberian ekstrak etanol daun sungkai terhadap fungsi ginjal mencit. Hewan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mencit putih betina galur Swiss Webster. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 kelompok yang terdiri dari Kontrol negatif (Na CMC0,5%), P1 (175mg/kgBB), P2 (550mg/kgBB), P3 (1750mg/kgBB), dan P4 (5000mg/kgBB) ekstrak etanol daun sungkai. Parameter yang akan diamati adalah nilai LD50, kadar kreatinin serum dan nilai skoring kerusakan ginjal dengan metode skoring vanient kemudian data akan dianalisis dengan metode analisis statistik One Way ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil pada penelitian menunjukkan kelompok perlakuan pada dosis 175-5000mg/kgBB tidak menyebabkan kematian pada hewan uji sehinga nilai LD50 ditentukan secara semu. Namun, pemberian ekstrak etanol  daun sungkai memberikan pengaruh terhadap kerusakan ginjal dimana pada dosis 5000mg/kgBB terjadinya kerusakan dengan rata-rata nilai kreatinin 2,7mg/dL dan skor tingkat kerusakan ginjal hewan uji diperoleh nilai 3 dnegan nilai persentase kerusakan 97,26% merupakan skor kerusakan yang tinggi.
Incision wound healing test ethanolic extract gel from Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott) leaves in white male rats Fathnur Sanik; Havizur Rahman; Ave Olivia Rahman; Agung Giri Samudra; Cassa de Floris; Muhaimin Muhaimin
Pharmaciana Vol 12, No 2 (2022): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.409 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v12i2.22825

Abstract

Ekor naga (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott) leaves have been researched and tested. So, it was known that the chemical content of secondary metabolites effect wound healing. This study aimed to determine the gel effect of ekor naga leaves extracts as a wound healing medicine. The research method evaluated organoleptic, pH, spreadability, and adhesion of gel preparations which were measured every week for four weeks. The testing of gel effect on the wound healing medicine was being performed. In 5 treatment groups namely positive control: Bioplasenton, Formula 0: negative control, Formula 1: 10% extract concentration, Formula 2: 15% extract concentration, and Formula 3: 20% extract concentration. The result obtained were analyzed by one-way ANOVA and continued by the Duncan test with a level of 95% confidence. The research results showed that formula 3 has the best wound healing effect, followed by formulas 2 and 1. The statistical results have a significant difference (p<0,05), but the results of stability observations of the formula two preparation have a stable. Evaluation value for four weeks of observation with a care effect of 95.3%. So, formula 2 is the best formula for stability and testing wound healing effectiveness.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI NATRIUM TRIPOLIFOSFAT PADA NANOEMULSI METODE GELASI IONIK EKSTRAK ETANOL Sargassum sp.: EFFECT OF VARIATION OF SODIUM TRIPOLYPHOSPHATE CONCENTRATION ON NANOEMULSION IONIC GELATION METHOD OF ETHANOL EXTRACT Sargassum sp. Agung Giri Samudra; Nurfijrin Ramadhani; Reza Pertiwi; Apriza Hongko Putra; Bambang Hernawan Nugroho; Fathnur Sani K
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.361

Abstract

Penggunaan nanoemulsi sediaan farmasi diharapkan dapat meningkatkan penetrasi dan absorpsi bahan aktif tanpa perlu menambahkan eksipien penetrasi lain dan memiliki luas permukaan yang besar sehingga lebih efektif sebagai sistem pembawa. Natrium tripolifosfat dikenal sebagai zat pengikat silang yang paling baik untuk berinteraksi dengan polikation kitosan untuk membentuk nanoemulsi. Mengetahui karakteristik ekstrak etanol Sargassum sp. yang dikorporasikan ke dalam bentuk nanoemulsi dengan adanya variasi konsentrasi natrium tripolifosfat. Nanoemulsi metode gelasi ionik menggunakan magnetik stirer kecepatan 750 rpm dengan perbandingan ekstrak etanol Sargassum sp.: larutan kitosan: larutan natrium tripolifosfat: larutan tween formula 1 (0,25 gram; 0,1% 18 mL; 0,2% 9 mL; 0,5% 3mL); formula 2 (0,25 gram; 0,1% 18 mL; 0,4% 9 mL; 0,5% 3 mL) dan formula 3 (0,25 gram; 0,1% 18 mL; 0,8% 9 mL; 0,5% 3 mL). Karateristik nanoemulsi berupa ukuran partikel dan nilai zeta potensial. Koloid nanoemulsi yang terbentuk dikarakterisasi berupa ukuran partikel (nm); potensial zeta (mV) yaitu formula 1 (149,1±3,5 nm; 16.5±0,3 mV); formula 2 (107,1±0,5 nm; 12,7±0,1 mV); formula 3 (101,7±0,7 nm; 8,2±0,2 mV). Variasi konsentrasi larutan natrium tripolifosfat mempengaruhi ukuran partikel dan nilai potensial zeta. Semakin tinggi konsentrasi larutan natrium tripolifosfat maka memperkecil ukuran patikel dan potensial zeta. Ukuran partikel terkecil pada formula 3, sedangkan nilai potensial zeta terbaik yang paling mendekati 30 mV pada formula 1.
DIVERSIFIKASI RESIDU PRODUK OLAHAN HOME INDUSTRY SIRUP JERUK KALAMANSI DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH Evi Maryanti; Dyah Fitriani; Fathnur Sani
DHARMA RAFLESIA Vol 15, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v15i1.4234

Abstract

Community Service Activities for Residual Diversification of Processed Products Home Industry Syrup Kalamansi in Bengkulu Tengah has been completed. This activity aims to reduce the residual volume of unused Kalamansi syrup yields, the production of high value essential oils and various essential and economically valuable essential oil-based citrus oil products. In this activity we have conducted training on the way of extraction of essential oil from citrus peel residue and crude fiber (dregs) leftover of Kalamansi syrup using direct steam distillation method, followed by training of various essential oil based health products in form of aromatherapy roll oil, and Antiseptic liquid soap. From the results of the activities that have been done, the essential oil from the residue of Kalamansi syrup made of clear liquid smelling orange Kalamansi. It has also been produced several products made from active essential oil of orange Kalamansi such as wind oil roll on, liquid bath soap, lotion and liquid washing soap. The four products have a typical citrus scent Kalamansi, but need to be refined formula to produce a quality product and selling value. Keywords: Citrus Kalamansi, Steam Distillation, essential oils, wind aromatheraphy oil.
Studi Penyembuhan Luka Insisi secara In Vivo Menggunakan Ekstrak Daun Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) pada Tikus Putih Jantan Fathnur Sani Kasmadi; Nada Afrilia; Diah Tri Utami; Yuliawati Yuliawati
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 20 No 2 (2022): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v20i2.1239

Abstract

Cinnamon leaves are traditional plants that contain secondary metabolites such as flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and phenols. All of these compounds play an essential role in the wound healing process. This study aimed to determine the effects of cinnamon (Cinnamomum burmannii) on incision wound healing in male rats. The research method used a post-test only control group design approach that uses five treatment groups: positive control (Bioplacenton® Gel), negative control (Vaseline flavum), and ethanol extract of cinnamon leaves at concentrations of 10%, 20%, and 30%. The results showed that the ethanol extract of cinnamon leaves affected wound healing, as observed from the day of wound healing, the AUC length of the wound, and levels of hydroxyproline. The statistical test results showed a significant difference between the groups (p<0.05), where the best concentration was 30%, followed by 20% and 10%. Therefore, we concluded that the ethanolic extract of cinnamon leaves can heal wounds in male rats.
Co-Authors Adisty, Aura Rasyanda Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Aina Fatkhil Haque Alfi Khatib Amalia Nasution, Riska Andriani, Annisa Anggia, Sonia Anggraini, Dewi Febrina Annisa Luthfiyyah Apriza Hongko Putra Asima Widyawaty Sinurat Ave Olivia Rahman Ave Olivia Rahman Ave Olivia Rahman Ave Olivia Rahman Bambang Hernawan Nugroho Bella Pascila Bernike Anatasya Cassa de Floris Cathelya, Bunga Cyntia Dwi Utami Daffa Akrama Yuda Danuartha, Dhimas Dara Permata Sari Diah Riski Gusti Diah Tri Utami Diah Tri Utami DIAN LESTARI Dian Magfirah Dinofitri, Hanifah Dominica, Dwi Dwikanti Prindani Putri Dyah Fitriani Efendi, M. Rifki Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Enda Oktri Mayora Eva Melisa Evi Maryanti Fazariana, Anjaly Rizkya Febriyani, Ulfa Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Gatot Prasetya Gina Lestari Gina Lestari, Gina Haque, Aina Fatkhil Hasnaul Maritsa Havizur Rahman Havizur Rahman Havizur Rahman Herlina Herlina herlina herlina Humaryanto Humaryanto Humaryanto Humaryanto Humaryanto Humaryanto, Humaryanto Huntari Harahap Idamanda, Rahma Intan Lestari Iskandar, Mirna Marhami Jannah, Miptakul Jannah, Zahratul Joevanda, Salsabila Kristin Simamora Kusdiyah, Erni M. Rifqi Efendi Maharini, Indri Maimum Maulida, Dafa Riska Mayora, Enda Oktri Mesa Sukmadani Rusdi Monic Sri Cahnia Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhammad Farhan Muhammad Syukri Nada Afrilia Naurah Nazifah Nazar, Armenia Neldi, Vina Nori Wirahmi Novia Tri Astuti Nurfadilah Nurfadilah Nurfijrin Ramadhani Nurfijrin Ramadhani, Nurfijrin nurwani purnama aji Oktarina, Widiawati Pondawinata, Marizki Puspa Dwi Pertiwi Puspa Dwi Pratiwi Putri Aulia, Bilqis Putri, Andinni Putri, Fadilla Aliyah Putri, Kresentia Qiftiah, Mariatul Rahayu, Stepania Dwimulia Rahman , Ave Olivia Rahman, Havizur Rahman, Havizur Rahmila Yuni Astika Raudhatul Jannah Revis Asra Revis Asra Reza Pertiwi Reza Pertiwi Reza Yolandini Rizamevia, Fhidila Sadli, Nurul Kamilah Salsabilla, Navira Santi Perawati, Santi Sari, Dara Permata Sari, Indah Syamsul Arifin Syamsurizal Syamsurizal Syamsurizal - - Syamsurizal Syamsurizal Tia Wida Eka Putri Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestari 1 Ulfa Febriyani Usna, Rozatul Vanika, Niken Widiawati Oktarina Yesi Nursofia Yolandini, Reza Yudha Putra, Diky Okta Yuliana Yuliana Yuliandani, Yuliandani Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati, Yuliwati