This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kedokteran Brawijaya Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan Acta Pharmaceutica Indonesia Pharmascience Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences) Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia JURNAL FARMASIMED (JFM) Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Peduli Masyarakat Borneo Journal Of Pharmascientech Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Pharmacy MEDIC MEdical Dedication SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Journal of Pharmaceutical Care and Sciences Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Jurnal Katalisator Riset Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Journal of Pharmaceutical and Sciences. Jurnal Kedokteran Meditek Prosiding Seminar Nasional Unimus Borneo Journal of Pharmacy Bencoolen Journal of Pharmacy Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Abdimas Kesehatan Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice)
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTITUKAK RESIN JERNANG (Daemonoroph Draco) PADA TIKUS YANG DIINDUKSI ETANOL Elisma Elisma; Fitrianingsih Fitrianingsih; Fathnur Sani K
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.922 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Peptic ulcer is one of the health problems in the digestive tract which is characterized by burning and discomfort in the abdominal area. Dragon’s blood has been used by the Suku Anak Dalam (SAD) traditionally to treat wounds. This study aims to evaluate the bioactivity of dragon’s blood on the healing of peptic ulcers in white rats induced using absolute ethanol. Methods: This study used 42 rats divided into six groups (7 rats per group), the normal control group, the positive control, the comparison was given omeprazole at a dose of 20 mg/kgBW, the treatment groups P1, P2 and P3 were given dragon’s blood at doses of 125, 250 and 500 mg/kgBW. Result: Animals were induced using absolute ethanol 1 mL/200 gBW. The parameters determined were the ulcer index and the percentage of ulcer inhibition. Administration of dragon’s blood at a dose of 125-500 mg/kgBW in rats could significantly inhibit the formation of gastric ulcers induced by absolute ethanol (P<0.05). The ulcer index from normal control, positive control, comparison, P1, P2 and P3 were 2; 20.4; 10.4; 14.6; 13.2 and 11.6. While the percentage of ulcer inhibition, respectively, from the comparison, P1, P2 and P3 was 49.02 % 28.43 % 35.29 % and 43.13%. Conclusion: The dose of dragon’s blood that gave the best activity was a dose of 500 mg/kgBW. Key words: dragon’s blood, Daemonoroph draco, peptic ulcer, omeprazole ABSTRAK Pendahuluan: Tukak lambung merupakan salah satu masalah kesehatan pada saluran pencernaan yang ditandai dengan rasa perih dan tidak nyaman pada daerah abdomenResin jernang telah dimanfaatkan oleh Suku Anak Dalam (SAD) secara tradisional untuk mengobati luka. Resin jernang diketahui juga mempunyai aktivitas sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bioaktivitas resin jernang terhadap penyembuhan tukak lambung pada tikus putih yang diinduksi menggunakan etanol absolut Metode: Penelitian ini menggunakan 42 ekor tikus yang dibagi dalam enam kelompok (7 ekor tikus per kelompok), kelompok kontrol normal, kontrol positif , pembanding diberi omeprazole dosis 20 mg/kgBB, kelompok perlakuan P1, P2 dan P3 diberikan resin jernang dosis 125, 250 dan 500 mg/kgBB. Hasil: Hewan diinduksi dengan menggunakan etanol absolut 1 mL/200 gBB. Parameter yang ditentukan adalah indeks tukak dan persentase inhibisi tukak Pemberian resin jernang dosis 125-500 mg/kgBB pada tikus dapat menghambat pembentukan tukak lambung yang diinduksi oleh etanol absolut dengan signifikan (P<0,05). Indeks tukak berturut turut dari kontrol normal, kontrol positif, pembanding, P1, P2 dan P3 adalah 2; 20,4; 10,4; 14,6;13,2 dan 11,6. Sedangkan persentase penghambatan tukak berturut turut dari pembanding, P1, P2 dan P3 adalah 49,02 % 28,43 % 35,29 % dan 43,13 %. Kesimpulan: Dosis resin jernang yang memberikan aktivitas paling baik adalah dosis 500 mg/kgBB. Kata kunci: resin jernang, Daemonoroph draco, tukak lambung, omeprazol
Uji Antibakteri Masker Serbuk Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Tepung Beras terhadap Cutibacterium acnes Asima Widyawaty Sinurat; Yuliawati; Fathnur Sani K
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 28 No 3 (2022): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v28i3.2358

Abstract

Tanaman kunyit (Curcuma domestica Val.) memiliki khasiat sebagai antibakteri karena adanya kandungan metabolit sekunder di dalamnya. Salah satu kandungan metabolit di dalam rimpang kunyit yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri adalah curcumin dan minyak atsiri. Pembuatan sediaan topikal masker serbuk rimpang kunyit dan tepung beras memiliki keuntungan yaitu bahan-bahan yang digunakan adalah bahan alami sehingga aman digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formula masker serbuk terbaik yang beraktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Cutibacterium acnes. Pengujian antibakteri terhadap C. acnes dilakukan menggunakan metode difusi cakram (5, 10, dan 15% g/g). Masker serbuk mustika ratu digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Evaluasi sediaan masker serbuk meliputi organoleptis, homogenitas, laju alir, sudut diam, kadar air, pengukuran pH dan cycling test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua konsentrasi memiliki aktivitas antibakteri yaitu konsentrasi 5% sebesar 7,76 mm, 10% sebesar 10,63 mm, dan 15% sebesar 11,54 mm. Formula yang memiliki sifat fisik yang baik yaitu F2, diikuti F3 dan F1. Studi menyimpulkan bahwa formula F2 merupakan formula terbaik dari segi sifat fisik pada uji stabilitas selama penyimpanan. Formula F2 konsentrasi 15% memiliki aktivitas antibakteri yang paling baik dengan zona hambat sebesar 11,54 mm. 
Pendirian Rumah Baca Untuk Meningkatkan Minat Baca Anak-Anak Di Panti Asuhan Baiturrahman Kota Jambi Elisma Elisma; Fathnur Sani K; Uce Lestari 1
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan anak-anak di Panti Asuhan terkadang luput dari perhatian kita. Di tengah pandemic Covid19 yang mewajibkan anak-anak sekolah di rumah dengan metode daring dan belajar didampingi orangtua akan menimbulkan masalah bagi anak-anak di panti asuhan. Seperti yang kita ketahui keberadaanmereka di panti hanya diasuh oleh beberapa pengurus panti yang tentunya tidak dapat memberikanpendampingan maksimal terhadap proses belajar mereka. Program pengabdian masyarakat yangmerupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi mewajibkan bagi dosen untuk selalu berperanaktif dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang terjadi pada masyarakat. Salahsatunya adalah dengan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak diPanti Asuhan Baiturrahman Kota Jambi. Permasalahan yang muncul adalah tidak tersedianyamedia/sarana pembelajaran dan pendampingan belajar yang memadai bagi anak-anak panti yangberjumlah 35 orang dengan rentang umur 6-15 tahun. Sementara karena pandemic Covid 19mewajibkan anak-anak sekolah lebih banyak belajar di rumah dan didampingi oleh orang tua, namunhal ini berbeda dengan yang terjadi pada anak-anak usia sekolah di panti asuhan Baiturrahman.Permasalahan yang terjadi di atas dapat diatasi dengan mendirikan rumah baca dan melakukanpendampingan untuk meningkatkan minat baca dan belajar anak-anak panti asuhan selama masapandemic. Mitra yang terlibat adalah pengasuh panti asuhan Baiturrahim yang berkontribusi dalammengkoordinir anak-anak panti agar dapat mengikuti program pengabdian dan Himpunan MahasiswaFarmasi yang berkontribusi dalam memberikan pendampingan belajar. Pendirian rumah baca danpendampingan belajar anak-anak di panti asuhan Baiturrahman dapat meningkatkan kemampuandan semangat belajar anak-anak panti.Kata kunci: Rumah baca, panti asuhan, Baiturrahman
PELATIHAN PEMBUATAN SNACK HERBAL SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ANAK SUKU DALAM DI DESA PELEMPANG KABUPATEN MUARO JAMBI Fathnur Sani K; M.Rifqi Efendi; Puspa Dwi Pertiwi; Elisma Elisma; Yuliawati Yuliawati; Maimum Maimum; Indri Maharini
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28152

Abstract

ABSTRACTJambi Province is one of the areas most inhabited by the Anak Dalam Tribe (SAD). Their estimated population in Jambi province alone is around 200,000 people. SAD life itself is often known as hunting and gathering to meet life's needs. Pelempang, Muaro Jambi Regency is one of the areas in Mestong village/sub-district, Muaro Jambi Regency, Jambi Province. Their distance which is quite far from the outside environment makes them live more by utilizing natural materials as a means of fulfilling their daily needs, ranging from food to medical needs. Herbal plants are a type of plant that is able to provide pharmacological effects on the body. In the last few years, we have been surprised by the emergence of a disease condition caused by a virus, namely the corona virus, better known as COVID-19. This condition requires us to always try to improve our health or body immunity to minimize the bad effects of this virus attack. So that many herbal products have emerged that are beneficial to the immune system, both in the form of beverage products and in the form of snacks so that what used to be known by the public about herbal medicines is a medicine that is not tasty and comfortable to consume, and has become a product that is delicious to eat and has benefits for the body's immunity. The distance of access means that education for the SAD community is also minimal. So it is important to provide additional knowledge to improve their quality of life and be able to blend in with the surrounding community. The solution offered in this activity is to provide knowledge and training about the importance of maintaining health and how to use medicinal plants to be given training in making herbal snacks which have many health benefits. This service activity will be carried out in Pelempang village, Maestong sub-district, Muaro Jambi district, Jambi province. This activity was carried out offline and was attended by 30 participants. The results of the activity show that there is additional knowledge for the SAD community in the process of processing herbal products that are delicious to enjoy.Keywords: snacks, SAD, Herbal, Palempang Village ABSTRAK Provinsi jambi merupakan salah satu wilayah yang paling banyak ditempati oleh Suku Anak Dalam (SAD). Perkiraan jumlah populasi mereka di provinsi jambi sendiri adalah sekitar 200.000 orang. Kehidupan SAD sendiri sering dikenal dengan berburu dan meramu guna memenuhi kebutuhan hidup. Pelempang, kabupaten muaro jambi merupakan salah satu daerah yang berada didesa/kelurahan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Jarak mereka yang cukup jauh dari lingkungan luar membuat mereka hidup lebih memanfaatkan bahan alam sebagai sarana pemenuhan kebutuhan hidup mulai dari makanan hingga untuk medis. Tanaman herbal merupakan jenis tanaman yang mampu memberikan efek farmakologis bagi tubuh. Beberapa tahun terakhir kita sempat dikejutkan dengan munculnya kondisi penyakit yang disebabkan oleh virus yaitu corona virus yang lebih dikenal dengan COVID-19. Kondisi ini menuntut kita untuk selalu berupaya meningkatkan kesehatan atau imunitas tubuh untuk meminimalisir efek buruk dari serangan virus tersebut. Sehingga telah banyak bermunculan produk-produk herbal yang bermanfaat bagi kekebalan tubuh baik itu berbentuk produk minuman maupun berbentuk snack sehingga yang dulunya masyarakat mengenal obat herbal merupakan obat yang tidak enak dan nyaman dikonsumsi menjadi produk yang nikmat untuk d makan dan memiliki manfaat bagi imunitas tubuh. Jauhnya akses membuat pendidikan bagi masyarakat SAD juga minim. Sehingga pentingnya memberi pengetahuan tambahan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka dan dapat berbaur dengan masyarakat sekitar. Solusi yang ditawarkan pada kegiatan ini adalah Memberikan pengetahuan dan pelatihan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan cara pemanfaatan tanaman berkhasiat obat untuk diberikan pelatihan pembuatan snack herbal yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan di desa pelempang kelurahan maestong kabupaten muaro jambi provinsi jambi. Kegiatan ini dilakukan secara offline yang dihadiri sebanyak 30 orang peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya tambahan pengetahuan bagi masyarakat SAD dalam proses pengolahan produk herbal yang enak untuk di nikmati. Kata kunci: snack, SAD, Herbal, Desa Palempang
FORMULASI, UJI EFEKTIVITAS DAN UJI HEDONIK MASKER GEL PEEL OFF KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) DAN MADU (Mel depuratum) SEBAGAI PENINGKAT ELASTISITAS KULIT: FORMULATIO, EFFECTIVITY TEST AND HEDONIC TEST OF THE PEEL OFF GEL MASK COMBINATION OF TURMERIC RHIZOME EXTRACT (Curcuma longa L.) AND HONEY (Mel depuratum) AS ENHANCER ELASTICITY OF SKIN Monic Sri Cahnia; Muhaimin; Yuliawati; Uce Lestari; Fathnur Sani K
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.328

Abstract

Salah satu upaya untuk mengembalikan kekencangan kulit adalah menggunakan sediaan kosmetik yang mengandung antioksidan. Kandungan yang terdapat dalam kunyit dan madu diketahui memiliki manfaat sebagai antioksidan. Salah satu sedian kosmetik yang dapat meningkatkan kekencangan kulit adalah sediaan masker wajah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formula masker gel peel off ekstrak rimpang kunyit dengan kombinasi madu yang mempunyai sifat fisik yang baik dan untuk mengethaui efektivitasnya dalam mengencangkan kulit wajah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap. Sediaan masker gel peel off dibuat 3 formula dengan konsentrasi ekstrak kunyit dan madu yang berbeda yaitu F1 (1% : 4%), F2 (2% : 2%) dan F3 (4% : 1%). Tahapan prosedur dalam penelitian ini meliputi determinasi tanaman, penyedian sampel, pembuatan simplisia rimpang kunyit, pembuatan ekstrak rimpang kunyit, formulasi masker gel peel off, evaluasi sifat fisik, uji stabilitas, uji hedonik dan uji efektivitas sediaan dalam mengencangkan kulit. Hasil pengujian sifat fisik dan uji stabilitas menunjukkan bahwa sediaan masker ekstrak rimpang kunyit dengan kombinasi madu pada F1,F2 dan F3 menunjukkan hasil yang berada pada rentang yang sesuai dengan parameter dan stabil selama penyimpanan. Dari hasil uji hedonik, F1 lebih disukai panelis dibandingkan dengan formula lain, F1 efektif dalam meningkatkan kekencangan kulit wajah tiap minggu selama pemakaian empat minggu ditandai dengan peningkatan persentase kekencangan kulit setiap kali pemakaian.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI NATRIUM TRIPOLIFOSFAT PADA NANOEMULSI METODE GELASI IONIK EKSTRAK ETANOL Sargassum sp.: EFFECT OF VARIATION OF SODIUM TRIPOLYPHOSPHATE CONCENTRATION ON NANOEMULSION IONIC GELATION METHOD OF ETHANOL EXTRACT Sargassum sp. Agung Giri Samudra; Nurfijrin Ramadhani; Reza Pertiwi; Apriza Hongko Putra; Bambang Hernawan Nugroho; Fathnur Sani K
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.361

Abstract

Penggunaan nanoemulsi sediaan farmasi diharapkan dapat meningkatkan penetrasi dan absorpsi bahan aktif tanpa perlu menambahkan eksipien penetrasi lain dan memiliki luas permukaan yang besar sehingga lebih efektif sebagai sistem pembawa. Natrium tripolifosfat dikenal sebagai zat pengikat silang yang paling baik untuk berinteraksi dengan polikation kitosan untuk membentuk nanoemulsi. Mengetahui karakteristik ekstrak etanol Sargassum sp. yang dikorporasikan ke dalam bentuk nanoemulsi dengan adanya variasi konsentrasi natrium tripolifosfat. Nanoemulsi metode gelasi ionik menggunakan magnetik stirer kecepatan 750 rpm dengan perbandingan ekstrak etanol Sargassum sp.: larutan kitosan: larutan natrium tripolifosfat: larutan tween formula 1 (0,25 gram; 0,1% 18 mL; 0,2% 9 mL; 0,5% 3mL); formula 2 (0,25 gram; 0,1% 18 mL; 0,4% 9 mL; 0,5% 3 mL) dan formula 3 (0,25 gram; 0,1% 18 mL; 0,8% 9 mL; 0,5% 3 mL). Karateristik nanoemulsi berupa ukuran partikel dan nilai zeta potensial. Koloid nanoemulsi yang terbentuk dikarakterisasi berupa ukuran partikel (nm); potensial zeta (mV) yaitu formula 1 (149,1±3,5 nm; 16.5±0,3 mV); formula 2 (107,1±0,5 nm; 12,7±0,1 mV); formula 3 (101,7±0,7 nm; 8,2±0,2 mV). Variasi konsentrasi larutan natrium tripolifosfat mempengaruhi ukuran partikel dan nilai potensial zeta. Semakin tinggi konsentrasi larutan natrium tripolifosfat maka memperkecil ukuran patikel dan potensial zeta. Ukuran partikel terkecil pada formula 3, sedangkan nilai potensial zeta terbaik yang paling mendekati 30 mV pada formula 1.
FORMULATION AND CHARACTERIZATION OF 50% ETHANOL EXTRACT OF ARECA NUT (Areca catechu) NANOPARTICLES USING THE IONIC GELATION METHOD Humaryanto; Fathnur Sani Sani K; Yuliawati; Ave Olivia Rahman; Muhaimin; Alfi Khatib
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.826

Abstract

The extract of areca nuts (Areca catechu) contains secondary metabolites, such as flavonoids, alkaloids, saponins, tannins, and steroids. These compounds possess pharmacological effects and can be developed into herbal medicine products. The objective of this study is to determine the optimal nanoparticle formulation by varying the concentrations of chitosan and sodium tripolyphosphate. The 50% ethanol extract of areca nuts was obtained through the maceration method. The extract obtained calculation the yield value. Then tested for phytochemical screening. Subsequently, the extract was formulated into nanoparticle colloids with different ratios of extract concentration: chitosan: sodium tripolyphosphate: Tween 80. The resulting nanoparticles were characterized by their particle size, zeta potential, and polydispersity index. The research findings demonstrated that Formula 3 exhibited the best results, with a particle size of 254.2 ± 0,00, zeta potential of 12.7 ± 0,71, and polydispersity index of 0.436 ± 0,03. Keywords: Formulation, Nanoparticles, 50% Ethanol, Areca Nuts, Ionic Gelation.
Physical Stability Evaluation of Cassava Leaf Aqueous Extract Emulgel (Manihot esculenta) Rahman, Havizur; Sari, Indah; Sani, Fathnur
EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/educhemia.v8i1.15898

Abstract

Cassava leaves contain various secondary metabolites such as flavonoids and saponins that can be used as anti-inflammatory and antibacterial.This study aims to determine the physical stability of cassava leaf extract emulgel (Manihot esculenta), which can be used as an anti-inflammatory. Emulgel was made in 3 formulas with variations in the concentration of cassava leaf extract, namely 2.5%, 5%, and 7.5%. Emulgel stability tests include organoleptic tests, homogeneity, viscosity, dispersibility, adhesion, and pH. Stability testing using the cycling test method for 12 days of storage at temperatures 4oC and 40oC. This study showed cassava leaf extract can be formulated as emulgel and has good stability after storage at extreme temperatures for 12 days. Emulgel formulations from cassava leaf extract have good stability and can be anti-inflammatory.
Desain Inovasi Pembelajaran Model AIR (Auditory Intellectually Repetition) Berbasis Kasus Pembuatan Produk pada Mata Kuliah Formulasi Dan Teknologi Sediaan Cair dan Semi Solid Kasmadi, Fathnur Sani; Pratiwi, Puspa Dwi; Maharini, Indri; Dominica, Dwi
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v4i1.33849

Abstract

Mata Kuliah Formulasi Teknologi Sediaan Cair dan Semi Solid merupakan mata kuliah yang berisi tentang materi pengantar sediaan cair (larutan, sirup, elixir, emulsi, dan suspensi) dan semi solid (salep, cream, pasta, dan gel), keuntungan dan kerugian dari sediaan tersebut, bahan tambahan yang digunakan, serta proses pembuatan dan perhitungan dalam pembuatan sediaan cair dan semi solid. Model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) merupakan metode pembelajaran kooperatif melalui pengelompokan grup kecil dengan berbagai macam tingkat kemampuan. Model ini menerapkan pendekatan yang konstruktivis yang menekankan bahwa belajar harus memanfaatkan semua alat indra yang dimiliki. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran mampu memberikan peningkatan pemahaman dalam proses pembelajaran serta memberikan respon positif dari mahasiswa. Pembelajaran pemecahan kasus merupakan metode yang dimulai dari identifikasi kasus-kasus, alternative pemecahan kasus, melakukan investigasi kasus menggunakan sumber belajar dan menyusun laporannya. Penggabungan model dan metode pembelajaran diatas diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berfikir mahasiswa sehingga tingkat pemahaman dalam materi perkuliahan dapat dipahami dan diterapkan Metode kegiatan penelitian inovasi pembelajaran dilakukan dengan cara pelaksanaan kegiatan kemudian diakhir perkuliahan diminta mahasiswa memberikan refleksi dari hasil kegiatan pembelajaran. Hasilnya akan dianalisa secara deskriptif dan inferensial. Hasil Kegiatan menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan dan nilai akhir mahasiswa selama proses pembelajaran.
Efek Pemberian Gel Ekstrak Etanol Daun Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott) Sebagai Antiinflamasi Metode Carrageenan-Induced Air Pouch: The Effect of Administering Ethanolic Extract Gel from Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott) Leaves as an Anti-Inflammation Carrageenan-Induced Air Pouch Method Fathnur Sani K; Kristin Simamora; Havizur Rahman; Ave Olivia Rahman; Yuliawati Yuliawati
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2023): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v5i5.1707

Abstract

The ethanol extract ekor naga leaves (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott) has been studied as an anti-inflammatory agent. This study aims to formulate a topical preparation of ekor naga leavesextract gel so that it can be a futher step from previous research as a product development effort. The research method used is experimental design. The treatment group was divided into five groups: positive control (Hydrocortisone), Formula 0 (Gel Base), Formula 1 (10% Extract Concentration), Formula 2 (15% Extract Concentration), and Formula 3 (20% Extract Concentration). The test animals used in each treatment group were 5 animals. The data obtained were analyzed using one way ANOVA with a 95% confidence level. The results showed that the more extracts, the better the anti-inflammatory effect. However, based on preparation evaluation data in previous studies regarding gel formulations, it was concluded that formula 2 was the best formula with an effect that was statistically almost the same as formula 3 and had good gel stability in the formulation. Keywords: Ekor Naga Leaves, Gel, Inflammation, Air Pouch Abstrak Ekstrak etanol daun ekor naga  (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott) telah diteliti memiliki efek sebagai agen antiinflamasi. Penenlitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan topikal gel ekstrak daun ekor naga sehingga dapat menjadi menjadi langkah lanjut dari penelitian sebelumnya sebagai upaya pengembangan produk. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental design. Kelompok perlakuan dibagi menjadi lima kelompok yaitu: Kontrol positif (Hidrokortisone), Formula 0 (Basis Gel), Formula 1 (Konsentrasi Ekstrak 10%), Formula 2 (Konsentrasi Ekstrak 15%), dan Formula 3 (Konsentrasi Ekstrak 20%). Hewan uji yang digunakan masing-masing kelompok perlakuan 5 ekor. Data yang didapat dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak ekstrak maka semakin baik efek antiinflamasinya. Namun berdasarkan data evaluasi sediaan pada penelitian sebelumnya tentang formulasi gel maka disimpulkan bahwa formula 2 merupakan formula terbaik dengan efek yang secara statistic hampir sama dengan formula 3 serta memiliki stabilitas gel yang baik dalam formulasi. Kata Kunci: Daun Ekor Naga, Gel, Inflamasi, Air Pouch
Co-Authors Adisty, Aura Rasyanda Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Agung Giri Samudra Aina Fatkhil Haque Alfi Khatib Amalia Nasution, Riska Andriani, Annisa Anggia, Sonia Anggraini, Dewi Febrina Annisa Luthfiyyah Apriza Hongko Putra Asima Widyawaty Sinurat Ave Olivia Rahman Ave Olivia Rahman Ave Olivia Rahman Ave Olivia Rahman Bambang Hernawan Nugroho Bella Pascila Bernike Anatasya Cassa de Floris Cathelya, Bunga Cyntia Dwi Utami Daffa Akrama Yuda Danuartha, Dhimas Dara Permata Sari Diah Riski Gusti Diah Tri Utami Diah Tri Utami DIAN LESTARI Dian Magfirah Dinofitri, Hanifah Dominica, Dwi Dwikanti Prindani Putri Dyah Fitriani Efendi, M. Rifki Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Elisma Enda Oktri Mayora Eva Melisa Evi Maryanti Fazariana, Anjaly Rizkya Febriyani, Ulfa Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Gatot Prasetya Gina Lestari Gina Lestari, Gina Haque, Aina Fatkhil Hasnaul Maritsa Havizur Rahman Havizur Rahman Havizur Rahman Herlina Herlina herlina herlina Humaryanto Humaryanto Humaryanto Humaryanto Humaryanto Humaryanto, Humaryanto Huntari Harahap Idamanda, Rahma Intan Lestari Iskandar, Mirna Marhami Jannah, Miptakul Jannah, Zahratul Joevanda, Salsabila Kristin Simamora Kusdiyah, Erni M. Rifqi Efendi Maharini, Indri Maimum Maulida, Dafa Riska Mayora, Enda Oktri Mesa Sukmadani Rusdi Monic Sri Cahnia Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhaimin Muhammad Farhan Muhammad Syukri Nada Afrilia Naurah Nazifah Nazar, Armenia Neldi, Vina Nori Wirahmi Novia Tri Astuti Nurfadilah Nurfadilah Nurfijrin Ramadhani Nurfijrin Ramadhani, Nurfijrin nurwani purnama aji Oktarina, Widiawati Pondawinata, Marizki Puspa Dwi Pertiwi Puspa Dwi Pratiwi Putri Aulia, Bilqis Putri, Andinni Putri, Fadilla Aliyah Putri, Kresentia Qiftiah, Mariatul Rahayu, Stepania Dwimulia Rahman , Ave Olivia Rahman, Havizur Rahman, Havizur Rahmila Yuni Astika Raudhatul Jannah Revis Asra Revis Asra Reza Pertiwi Reza Pertiwi Reza Yolandini Rizamevia, Fhidila Sadli, Nurul Kamilah Salsabilla, Navira Santi Perawati, Santi Sari, Dara Permata Sari, Indah Syamsul Arifin Syamsurizal Syamsurizal Syamsurizal - - Syamsurizal Syamsurizal Tia Wida Eka Putri Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestari Uce Lestari 1 Ulfa Febriyani Usna, Rozatul Vanika, Niken Widiawati Oktarina Yesi Nursofia Yolandini, Reza Yudha Putra, Diky Okta Yuliana Yuliana Yuliandani, Yuliandani Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati, Yuliwati