Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

THE IMPLEMENTATION OF A LOVE-BASED CURRICULUM THROUGH SOCIAL ACTIVITIES AT PESANTREN NURULHUDA PAKANDANGAN Mo’tasim Mo’tasim; Ellya Verawati; Amar Ma’ruf; Imam Tazali; Yukholis Yukholis; Imam Wahyudi
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1697

Abstract

This study aims to analyze the implementation of a love-based curriculum through social activities and community service at Pesantren Nurulhuda Pakandangan. The main focus of this research is on students’ involvement in various activities such as social service, community da‘wah, and humanitarian programs as a means of fostering character grounded in compassion (mahabbah). The method employed is a qualitative approach with a case study design, utilizing observation, interviews, and documentation. The findings reveal that students’ active participation in social activities is effective in developing empathy, social awareness, and sensitivity toward societal realities. Furthermore, direct field experiences strengthen the internalization of inclusive and humanistic Islamic values. Therefore, social activities and community service function not merely as external practices, but also as an effective medium for character education in shaping students who are morally grounded, responsive, and oriented toward social welfare. This study underscores that the integration of a love-based curriculum through community engagement plays a strategic role in nurturing a generation that is not only religious but also possesses a strong sense of social responsibility.
Dampak Implementasi Learning Management System (LMS) terhadap Self-Regulated Learning Mahasiswa: Penelitian Everhard Markiano Solissa; Rosidin; Imam Tazali; Markus Asta Patma Nugraha; Siti Marliah; Diki Masria
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6311

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi sistem pembelajaran di pendidikan tinggi melalui implementasi Learning Management System (LMS). LMS tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana yang dapat mendukung pengembangan self-regulated learning mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi LMS terhadap self-regulated learning mahasiswa melalui metode studi literatur. Penelitian dilakukan dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah yang relevan dari jurnal nasional dan internasional yang terindeks dan membahas hubungan antara penggunaan LMS dan kemampuan regulasi diri mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi. Tahapan penelitian meliputi identifikasi topik, penelusuran literatur, seleksi artikel berdasarkan relevansi, analisis isi, sintesis temuan, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi LMS memberikan dampak positif terhadap peningkatan self-regulated learning mahasiswa, terutama dalam aspek pengelolaan waktu belajar, monitoring perkembangan akademik, peningkatan motivasi belajar, serta kemampuan refleksi diri. Fitur-fitur LMS seperti pengingat tugas, forum diskusi, evaluasi daring, pelacakan progres belajar, dan umpan balik pembelajaran terbukti mampu membantu mahasiswa mengembangkan kemandirian belajar secara lebih efektif. Selain itu, integrasi learning analytics dalam LMS memberikan peluang untuk memantau perilaku belajar mahasiswa secara lebih terukur. Namun demikian, efektivitas LMS dalam mendukung self-regulated learning dipengaruhi oleh kesiapan teknologi, desain pembelajaran, dan kemampuan regulasi diri mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis komprehensif mengenai peran LMS dalam membangun budaya belajar mandiri di pendidikan tinggi serta menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran digital yang lebih adaptif dan berpusat pada mahasiswa.
Methods of Almsgivinggiving Movement in Kalisapu community by Kawit An-Nur International Boarding School Imam Tazali; Mohammad Amas Lahat; Amar Ma'ruf; Puspa Fortuna Zulfa; Maksum Maksum; Ellya Verawati
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 10 No. 1 (2023): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v10i1.5819

Abstract

Almsgiving is a teaching of Islam, which when done will be rewarded, even Allah SWT promises to increase His favor. However, the phenomenon seen in the Kalisapu community, they still think that by issuing zakat, the wealth will decrease and run out. Therefore, Pondok Modern International Boarding School has a role in providing an understanding of Islamic Education, especially in giving almsgiving. The purpose of this study was to provide an understanding of the application of the almsgiving method to the people of Kalisapu Slawi Tegal. This research uses a qualitative approach. By interviewing respondents. The results of the study provide findings that the application of the almsgiving method is able to stimulate the community to have a sense of humanitarian concern for others actively. With this, the community consciously and unconsciously has been sensitive to the state of the environment by increasing the attitude of generosity and actively participating in religious activities.
Pengaruh Pemanfaatan Learning Management System (LMS) terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa: Penelitian Suyuti; Saidatul Karimah; Didi Sudrajat; Imam Tazali; Hasan Wardana; Margareta Delviona
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Learning Management System (LMS) terhadap kemandirian belajar mahasiswa melalui pendekatan studi literatur. Perkembangan teknologi pendidikan telah mendorong transformasi sistem pembelajaran di perguruan tinggi, di mana LMS menjadi platform utama dalam mendukung pembelajaran daring dan blended learning. Dalam konteks tersebut, kemandirian belajar menjadi kompetensi esensial yang menentukan keberhasilan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan tahapan identifikasi masalah, penelusuran sumber ilmiah, seleksi literatur berdasarkan kriteria relevansi dan kredibilitas, analisis isi, serta sintesis temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan LMS berkontribusi positif terhadap penguatan self-regulated learning mahasiswa, khususnya dalam aspek perencanaan belajar, manajemen waktu, pengendalian diri, dan refleksi pembelajaran. Selain itu, faktor kualitas sistem, desain instruksional, interaksi dalam pembelajaran daring, serta self-efficacy mahasiswa turut memengaruhi tingkat kemandirian belajar. Meskipun LMS menyediakan fasilitas yang mendukung pembelajaran mandiri, efektivitasnya sangat bergantung pada kesiapan mahasiswa dan strategi pedagogis yang diterapkan oleh dosen. Dengan demikian, LMS tidak hanya berfungsi sebagai media distribusi materi, tetapi juga sebagai sarana strategis dalam membentuk budaya belajar mandiri di pendidikan tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui sintesis konsep self-regulated learning dan keberhasilan sistem e-learning, serta implikasi praktis bagi pengembangan pembelajaran berbasis LMS yang lebih efektif.