Claim Missing Document
Check
Articles

In Silico Adme and Toxicity Studies of Derivative Phthalimide Compounds as Non-Nucleoside HIV-1 Reverse Transcriptase Inhibitor Tiara Ajeng Listyani; Fazlin Fauzi; Ariyanti Ariyanti; Tatiana Siska Wardani
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 3 No 1 (2022): January-June 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v3i1.1109

Abstract

Phthalimide derivate compounds was reported as a new class of nonnucleoside reverse tranckriptase inhibitors. The aim of this research is to determine the prediction of absorption, distribution, metabolism, and excretion (ADME) as well as the toxicity test of phthalimide-derived compounds which have the best potential as HIV-1 reverse transcriptase enzyme inhibitors. This study used an in silico approach to predict oral bioavailability and toxicity. The prediction of the ADME in this study using SwissADME which is run online where thirty-three phthalimide derivate compounds have molecular weight, hydrogen donor and acceptor bond, and log P ​​that meet the criteria of Lipinski Rules. Prediction of toxicity ​​in this study using in silico method with Toxtree v1.60 and it is known that phthalimide derivate compounds are not carcinogenic and mutagenic.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSAN, FRAKSI ETIL ASETAT DAN FRAKSI AIR BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi ATCC 13311 Khilda Hilyatul 'Ulya; Tiara Ajeng Listyani; Tatiana Siska Wardani
Jurnal Jamu Kusuma Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL JAMU KUSUMA
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.441 KB) | DOI: 10.37341/jurnaljamukusuma.v2i2.36

Abstract

Demam tifoid ialah penyakit infeksi akut yang sampai kini yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Obat antibiotik yang digunakan terus menerus untuk mengobati penyakit ini dapat mengakibatkan resistensi. Obat Tradisional yang dapat berfungsi sebagai antibakteri adalah tanaman pepaya (Carica papaya L.) karena kandungan dari alkaloid karpain biji pepaya mempunyai efek antibakteri. Tujuan penelitian untuk mengamati potensi aktivitas antibakteri fraksi n-heksan, fraksi etil.asetat dan fraksi air biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap.bakteri Salmonella typhi ATCC 13311. Tahapan ekstraksi dan fraksinasi dengan metode cair-cair. Pengujian aktivitas.antibakteri fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air biji pepaya (Carica papaya L.) dilakukan pada konsentrasi 10%, 25%, 50%, dan 75% dengan tiga kali replikasi. Metode pengujian dengan difusi cakram. Kontrol positif dengan  Ciproflaxacin 5 ppm dan kontrol negatif yang dipakai yaitu pelarut DMSO 1%. Hasil penelitian ini yaitu fraksi biji pepaya (Carica papaya L.) mempunyai aktivitas.antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhi ATCC 13311. Fraksi n-Heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air biji pepaya (Carica papaya L.) memiliki aktifitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi ATCC 13311 dan zona hambat teraktif biji pepaya terdapat pada fraksi etil asetat dengan konsentrasi 10% sebesar 8,1 mm, 25% sebesar 9,46 mm, 50% sebesasr 10,6 mm dan 75% sebesar 12,23 mm. Hasil uji Oneway ANNOVA dengan Post hoc Tuckey data terdistribusi normal nilai (P<0,05).   Kata kunci: antibakteri, biji pepaya, Salmonella typhi
ANALISIS NILAI SPF (Sun Protection Factor) SEDIAAN KRIM TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL BUNGA PEPAYA JANTAN (Carica papaya L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Ester Dwi Antari; Purwaningsih Purwaningsih; Anita Dwi Septiarini; Tatiana Siska Wardani
Jurnal Farmasindo Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara tropis, di mana intensitas sinar matahari lebih banyak dibandingkan dengan negara yang beriklim subtropis. Paparan sinar matahari yang berlebih dapat menyebabkan efek yang merugikan bagi kesehatan kulit. Bahan alam yang dapat dijadikan bahan aktif tabir surya adalah bunga pepaya jantan. Penelitian ini bertujuan untuk Membuktikan bahwa sediaan krim tabir surya dari ekstrak etanol bunga pepaya jantan dapat berkhasiat sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet (UV). Analisis nilai SPF (Sun Protection Factor) sediaan krim tabir surya ekstrak etanol bunga pepaya jantan, dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak diformulasikan dalam bentuk krim dengan konsentrasi 5%, 7,5% dan 10%. Pengujian mutu fisik krim meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji daya proteksi, uji viskositas dan uji stabilitas dengan metode cycling test. Pengujian aktivitas tabir surya ditentukan menggunakan metode spektrofotometri dengan pengenceran menggunakan etanol 96%, sedangkan kalkulasi nilai Sun Protecting Factor (SPF) menggunakan metode mansyur. Hasil penelitian ini pada nilai SPF dari masing-masing formula secara berturut-turut yaitu 15,04; 18,75 dan 22,12. Disimpulkan bahwa krim tabir surya ekstrak etanol bunga pepaya jantan memiliki potensi tabir surya dengan kategori potensi perlindungan sinar ultraviolet (UV) yang sedang pada ketiga formula.
Gambaran Faktor Penyebab Penyakit Ginjal Kronik Pada Pasien Yang Menjalani Terapi Hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Tahun 2023 Akbar, Finica Dwi; Pratama, Kharisma Jayak; Wardani, Tatiana Siska
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10426796

Abstract

Ginjal merupakan salah satu organ vital dalam tubuh, apabila tubuh mengalami kekurangan atau kelebihan cairan dan elektrolit dalam jangka waktu yang cukup lama maka dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal, fungsi ginjal yang terganggu dapat menyebabkan gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor penyebab penyakit gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen tahun 2023. Penelitian ini dilakukan secara non-eksperimental dengan metode retrospektif. Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei 2023. Pada penelitian ini didapatkan sampel sebanyak 32 sampel hasil uji distribusi frekuensi mendapatkan hasil sebagai berikut. Pasien dengan faktor biomedik paling tinggi yaitu penyakit hipertensi 28%, jumlah komorbid pasien 1 komorbid 69%, faktor resiko perilaku paling tinggi yaitu ketergantungan obat 34%, faktor prediposisi menurut jenis kelamin paling tinggi laki-laki 78%, menurut usia 56-65 tahun 38%, lamanya hemodialisis 1-5 tahun 53%, tingkat pendidikan SD 38%, pekerjaan wiraswasta 41%, pendapatan Rp 500.000-Rp 1000.000 41%, pelayanan kesehatan didepan rumah adanya puskesmas 47%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEINGINAN ORANG TUA UNTUK VAKSINASI COVID-19 PADA ANAK DI PULAU JAWA Utomo, Wahyu Budi; Listyani, Tiara Ajeng; Wardani, Tatiana Siska
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v12i2.211

Abstract

ABSTRAK Vaksinasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang dianggap paling efektif dan efisien dalam mencegah penularan penyakit yang berbahaya. Anak-anak adalah kelompok yang rentan terkena akibat kontak keluarga dekat, dan mungkin rentan terhadap infeksi silang. Vaksin sinovac sudah dinyatakan aman oleh WHO dan memiliki efek samping yang ringan serta ketersediaan nya yang mudah didapatkan. Menurut surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) vaksin sinovac dapat di berikan kepada anak usia 6 tahun keatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan keinginan orang tua untuk vaksinasi covid-19 anak di Pulau Jawa. Penelitian menggunakan metode non-eksperimental dengan kuesioner yang divalidasi dalam tautan formulir google yang didistribusikan online melalui platform social media (whatsapp, facebook, dan instagram) dan offline dengan metode door to door atau bertemu langsung dengan responden. Sampel responden berjumlah 100 orang responden orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun, bersedia menonton video penjelasan covid-19, dan bersedia mengisi formulir kuisioner.Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan dan keinginan orang tua untuk vaksinasi covid-19 anak di Pulau Jawa. Uji yang dilakukan yaitu menggunakan uji korelasi pearson didapatkan hasil P=0,000 dan nilai korelasi pearson nya 0,495. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan keinginan orang tua untuk vaksinasi covid-19 dengan tingkat korelasi sedang. Kata Kunci : Vaksinasi, Pengetahuan, Keinginan orang tua, Pulau Jawa, Covid-19. ABSTRACT Vaccination is a public health effort that is considered the most effective and efficient in preventing the transmission of dangerous diseases. Children are a vulnerable group due to close family contact, and may be susceptible to cross-infection. The Sinovac vaccine has been declared safe by WHO and has mild side effects and is easily available. According to the recommendation letter from the Indonesian Pediatrician Association (IDAI), the Sinovac vaccine can be given to children aged 6 years and over. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge and parents' desire to vaccinate children against Covid-19 on the island of Java.The study used a non-experimental method with a validated questionnaire in the Google form link which was distributed online via social media platforms (whatsapp, Facebook, and Instagram) and offline using the door to door method or meeting the respondents directly. The sample of respondents was 100 parents who had children aged 6-11 years, who were willing to watch a video explaining Covid-19, and were willing to fill out a questionnaire form.The results of this research are that there is a relationship between knowledge and parents' desire to vaccinate their children against Covid-19 on the island of Java. The test carried out was using the Pearson correlation test, the result was P=0.000 and the Pearson correlation value was 0.495. These results indicate that there is a relationship between knowledge and parents' desire to vaccinate Covid-19 with a moderate level of correlation. Keywords : Vaccination, Knowledge, Parents' wishes, Java Island, Covid-19.
Comparison of Antibiofilm Activities of Green Coffee Beans (Coffea Canephora P.) and Roasted Robusta Coffee (Coffea Canephora L.) Against Staphylococcus Aureus ATCC 25923 Wicahyo, Septian Maulid; Wardani, Tatiana Siska; Erikania, Susanti
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.2794

Abstract

Biofilm is a collection of microbial cells that are irreversibly attached to a surface and encased in an EPS matrix (Extracellular Polymeric Substances). One of the infectious bacteria that produce biofilms is Staphylococcus aureus. Coffee contains compounds that are responsible for antibacterial activity, including alkaloids, flavonoids, phenolics, terpenoids/steroids and saponins among others. The purpose of this study was to determine the activity of the antibiofilm between Green Coffee (Coffea canephora P.) and Robusta Coffee (Coffea canephora L.) against Staphylococcus aureus bacteria. Extraction of green coffee beans and robusta coffee beans was carried out by maceration method, fractionation was carried out by liquid-liquid extraction method using water, ethyl acetate and n-hexane as solvents. Inhibitory activity and biofilm degradation were carried out using the crystal violet staining method which was read at a wavelength of 595 nm. Obtained inhibition and degradation were analyzed using the ANOVA statistical test. The method for testing anti-biofilm activity was determined by testing the inhibition of biofilm formation and biofilm degradation using extracts and fractions robusta green coffee bean (Coffea canephora P.) and roasted robusta coffee beans (Coffea canephora L.) at various concentrations of 2, 4, 8 and 16 mg/ml. Robusta roasted coffee bean extract has the greatest anti-biofilm inhibition effectiveness with IC50 biofilm inhibition of 2.13 ppm. The ethyl acetate fraction from roasted robusta coffee beans has the greatest effectiveness in destroying (degrading) anti-biofilms with the EC50 biofilm degradation of 1.93 ppm.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BIJI BUNGA MATAHARI (HELIANTHUS ANNUUS L) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-DIPHENYL-2-PICRYL HYDRAZIL) Rahadyana, Riskaldila Zahra; Artini, Kusumaningtyas Siwi; Wardani, Tatiana Siska
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33567

Abstract

Helianthus annuus L atau biji bunga matahari adalah tanaman yang memiliki kandungan zat fenolik tinggi yang merupakan salah satu senyawa sumber antioksidan berguna untuk menangkal radikal bebas yang dapat mengganggu kesehatan kulit, antioksidan dapat mencegah penuaan dini, dapat memudarkan bekas jerawat, mensamarkan flek hitam dan meningkatkan kekenyalan kulit pada wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan aktivitas antioksidan ekstrak. Pada penelitian ini biji bunga matahari di ekstraksi dengan pelarut etanol 96%. Pengukuran aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil- 1 -pikrilhidrazil). Hasil dari penelitian ini menunjukkan aktivitas antioksidan ekstrak sebesar 99,997 µg/mL, dimana nilai yang didapatkan termasuk dalam kategori kuat.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SERUM ANTIJERAWAT EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS ATCC 25923 hanif fathur rohman, muhammad; maulid wicahyo, septian; Wardani, Tatiana Siska
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.34152

Abstract

Jerawat (acne) adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tersumbat sehingga timbul beruntus-beruntus dan abses (kantong nanah) yang meradang dan terinfeksi pada kulit.Telah banyak penelitian yang dilaporkan tentang kandungan metabolit sekunder daun kersen diantaranya flavonoid, saponin, dan tanin.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ekstrak daun kersen dengan perbandingan 3%, 4% dan 5% dapat di formulasikan dengan bentuk sediaan serum dan mengetahui uji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Metode  peneletian yang digunakan yaitu Difusi Agar menggunakan kertas cakram, dengan menaruh kertas cakram yang sudah di rendam pada sediaan Formulasi 1, 2, 3 dengan konsentrasi ekstrak 3%, 4% ,5% , kontrol positif dan kontrol negatif, pada media agar yang sudah di olesi dengan suspense bakteri. Di tunggu selama 1 x 24 jam dan di letakana dalam incubator. dilihat apakah ada zona hambat pada sekeliling cakram. Dilakukan  uji mutu fisik sediaan serum. Hasil  pengukuran zona hambat bakteri menggunakan jangka sorong menunjukan hasil bahwa formulasi 3 sediaan serum dengan konsentrasi 5% memiliki zona hambat paling baik dengan hampir menyamai control positif (sediaan komersial ). Dan uji mutu fisik sediaan serum dari ke tiga formulasi sudah memenuhi syarat. Konsentrasi dari ketiga formulasi sediaan serum ekstrak daun kersen yang paling baik dan cukup sebanding dengan kontrol positif yaitu formulasi 3 dengan konsentrasi ekstrak 5%, hal ini didapat dibuktikan dengan ada nya zona hambat pada sekeliling kertas cakram dengan ukuran rata-rata zona hambat 8,2 mm. hal ini dapat dikatak bawasan nya formulasi 3 termasuk kategori yang sedang
Pemberdayaan Karang Taruna Desa Palur melalui Inovasi MOSbyeCandella (Lilin Antinyamuk dari Minyak Jelantah) Tatiana Siska Wardani; Erna Chotidjah Suhatmi; Agung Widiastuti; Nesya Sucitra; Faizah Ariqoh; Muhhamad Aminulloh
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 3 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i3.5245

Abstract

Cooking oil that is used more than three times will be dangerous for the body. This is due to damage to the oil which will affect the quality and nutritional value of the food being fried and can have an impact on health. Karang Taruna Saras Muda is a community group consisting of young people in Palur Village, Sukoharjo Regency who are active in various activities, one of which is helping the community in creating a clean environment. The objectives of this PKM activity are (a) The aim of this empowerment is to provide education through socialization and training on making anti-mosquito candles (MOSquito BYE CANDELLA) to Karang Taruna Saras Muda partners in Palur Village and through mentoring to provide partners with the opportunity to learn entrepreneurship in utilizing the results of wax products from used cooking oil so that they can be accepted on the market. The PKM method starts with 3 stages, namely socialization, training, with the application of appropriate technology and marketing management training as well as mentoring and evaluation. The result of this PKM is that by evaluating the PKM implementation program, the aim is for partners to gain insight, knowledge and skills that are useful in managing used cooking oil waste and in particular for making anti-mosquito candles (Mos Bye Candella). The PKM activity implementation team hopes that this activity can increase the economic value of used cooking oil. Based on the results of PKM activities through making anti-mosquito candles from used cooking oil waste for the Palur Village Youth Organization, it went well and smoothly. The suggestion from PKM is to implement other innovations by utilizing used cooking oil waste to make other products that can be used by the wider community.
Formulasi dan Uji Aktivitas Sediaan Hair Mask Anti- Dandruff Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) terhadap Jamur Pityrosporum ovale Saifana, Cindy Septia; Artini, Kusumaningtyas Siwi; Wardani, Tatiana Siska
Jurnal Dunia Farmasi Vol 9, No 1 (2024): Edisi Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v9i1.6267

Abstract

Pendahuluan: Hair mask anti dandruff merupakan kosmetik rambut dengan bentuk sediaan krim yang penggunaannya pada batang rambut hingga pangkal rambut yang ditujukan untuk mengurangi dan mencegah ketombe akibat jamur Pityrosporum ovale. Tujuan: Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombucha bunga telang dan hair mask anti-dandruff fermentasi kombucha bunga telang mampu menghambat pertumbuhan Pityrosporum ovale sebagai jamur penyebab ketombe. Metode: Kombucha bunga telang merupakan produk bioteknologi konvesional dimana teh di fermentasi dengan menggunakan konsorsium mikroba berupa scoby yang mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai antifungi. Formula hair mask yang dibuat dengan bahan aktif berupa konsentrasi kadar gula sebanyak 20%, 30%, dan 40%. Formula hair mask kemudian di uji dengan metode difusi cakram. Hasil: Organoleptis sediaan hair mask memiliki warna biru dengan aroma menthol dan tekstur kental. pH sediaan sebesar 6,52. Homogenitas baik dan tidak terjadi perubahan fase. Viskositas sebesar 42.044 mPa.s. Stabilitas tidak mengalami perubahan baik warna, bau, dan tekstur. Tipe krim yang dihasilkan minyak dalam air. Uji aktivitas antifungi hair mask anti-dandruff fermentasi kombucha bunga telang konsentrasi 40% dengan zona hambat sebesar 26,0 mm. Kesimpulan: Formula terbaik yang dibuat dan telah melewati uji fisik maupun uji aktivitas antifungi terhadap jamur Pityrosporum ovale adalah formula III dengan konsentrasi 40%.
Co-Authors ACHMAD FAUZI Adhe Wibawa Mahardika Putra Agung Widiastuti Agustina, Isnaini Akbar, Finica Dwi Al Fajri Razid Faizur Muhammad Alfi Risna Fadilla Aminnulloh, Muhammad Anita Dwi S Anita Dwi Septiarini Anita Dwi Septiarini Anita Dwi Septiarini Anna Fitriawati Annisa Kusuma Wardhani Ariyanti Ariyanti Artini, Kusumaningtyas Siwi Bagas Ardiantoro Bagas Ardiyantoro Baiq Mitasari Bangkit Riska Permata Cahyono, Imam Sahid Chahyaningrum, Dhiyan Danang Raharjo Desy Ayu Irma Permatasari Devi Nur Indah Sari dewi mei ika widiyastuti Dian Fatimatus Salwa Dian Pratiwi Dinar Aditama Nugroho Erikania, Susanti Erna Chotidjah Suhatmi Erna Chotidjah Suhatmi Evi Eriani Faizah Ariqoh Fazlin Fauzi Febriyani, Rima Fitriana, Lydia Haikal Zanki hanif fathur rohman, muhammad Ikrima Rahmasari Iqbal Sirajudin Maulidinawan Istiara Subekti Kezia Putri Maha Dewi Kharisma Jayak P Kharisma Jayak Pratama Khasanah, Isna Nur Khilda Hilyatul 'Ulya Khusain, Muhammad Fuad Zidane Kristanti Prihatin Sri Rejeki, Melinia Mega Kusumaningtyas Siwi A Kusumaningtyas Siwi Artini Kusumaningtyas Siwi Artini Lindra Putri, Jessika Ukurmehuli Listyani, Tiara Ajeng Luthfiyanti, Niken Mahadewi Putri Kezia Masruroh, Sururul Kamalin Muhammad Abdul Azis Muhammad Andira Ibnu Shina Muhhamad Aminulloh Muladi Putra Mahardika Mutiara Marzalina Wardhani Nadia Nurul Wachida Nesya Sucitra Ni Luh Ari Yusasrini NOVISYIAHGIANT, DINA AMALIA Nurchaina Aprilia Dewi Phiapresia, Safara Zulfa Pratama, Kharisma Jayak Purwaningsih Purwaningsih Raden Rara Anteng Pujowati Rahadyana, Riskaldila Zahra Rahmat Hidayat Rahmatillah, Annie rani, fahrenza meta Ratna Sari Dewi Ria, Septiyana Rita Anita Tanikolan Riztiandi Ardiansyah Rohmana, Vivin Marwiyati Sahadatun, Angga Aulia Saifana, Cindy Septia Santoso, Aris Priyo Agus Septian Maulid Wicahyo Septiyana Ria Siti Nur Hikmah Siwi, Melati Daru Suhatmi, Erna Chotidjah Tantri Dwi Lestari Toyang, Gresilia tri Mastuti, eni Triya Choirin Nisa Urip, Sri Khanti Utomo Kartika Endrat Verentika, Jumini Voen-Na, Cut Dara Wahana Ayu Saputri Wahdah Sri Rahayu Wahyu Budi Utomo Wali Jati, Ilham Weri veranita Wimpy, W Yusuf, Dea Sagitarina