Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Usia dan Biomarker Lipid terhadap Distribusi Lemak dan Massa Otot Wanita Dewasa: Studi Observasional di 6 Kelurahan DKI Jakarta: The Effect of Age and Lipid Biomarkers on Fat Distribution and Muscle Mass in Adult Women: An Observational Study in 6 Subdistricts of DKI Jakarta Normala, Ajeng; Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Christian; Satyanegara, William Gilbert
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.187

Abstract

Pendahuluan: Penuaan menyebabkan perubahan komposisi tubuh, seperti peningkatan lemak viseral dan penurunan massa otot rangka, yang dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik dan penyakit kardiovaskular. Profil lipid berperan dalam memengaruhi distribusi lemak dan kualitas otot, khususnya pada wanita dewasa. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh usia dan biomarker lipid (trigliserida, HDL, LDL, dan kolesterol total) terhadap distribusi lemak (lemak total, viseral, dan subkutan) serta massa otot rangka pada wanita dewasa. Metode: Penelitian cross-sectional ini dilakukan secara multisenter di enam kelurahan DKI Jakarta pada 325 perempuan dewasa sehat yang dipilih secara purposive, dengan pengambilan data dari Agustus 2024 hingga Mei 2025. Pemeriksaan profil lipid dilakukan dari sampel darah vena puasa, sedangkan komposisi tubuh diukur menggunakan bioimpedansi; data dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan metode Backward LR dengan batas signifikansi p<0,05. Hasil: Penelitian ini melibatkan 325 perempuan dewasa dengan rerata usia 48,7 tahun (SD 13,26). Usia dan kadar trigliserida berpengaruh signifikan terhadap peningkatan lemak tubuh total (p<0,001), lemak viseral (p<0,001), lemak subkutan (p<0,001), serta penurunan massa otot rangka (p<0,001 dan p=0,006). Sebaliknya, HDL berasosiasi negatif signifikan terhadap total lemak (p=0,015) dan lemak subkutan (p=0,011), sedangkan kolesterol total, LDL, dan rasio kolesterol/HDL tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Usia dan kadar trigliserida berasosiasi positif secara signifikan dengan peningkatan lemak tubuh (total dan viseral) serta penurunan massa otot rangka, sementara HDL berperan protektif terhadap akumulasi lemak, dan komponen lipid lain seperti LDL serta kolesterol total tidak memiliki hubungan bermakna dengan distribusi lemak maupun otot.
Correlation of Hemoglobin, Uric Acid, and Anthropometric as Predictor Parameters in Subcutaneous Fat Deposition Sari, Triyana; Sidharta, Erik; Santoso, Alexander Halim; Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello; Gaofman, Brian Albert; Edbert, Bruce
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v4i1.4890

Abstract

Subcutaneous fat deposition is a key factor influencing overall health, playing a significant role in metabolic regulation, energy balance, and the risk of chronic diseases such as obesity and cardiovascular conditions. Understanding and accurately predicting subcutaneous fat accumulation is critical for early intervention and effective management of these health risks. This study aims to analyze the correlation between hemoglobin levels, uric acid, and anthropometric parameters as predictors of subcutaneous fat deposition in elderly individuals. A cross-sectional study was conducted on 32 elderly participants at St. Asisi Church. Anthropometric measurements, including body weight, height, muscle composition, and circumferences, were assessed using OMRON Body Composition Monitor HBF-375, elastic tape and GEA Medical HT721. Biochemical tests for hemoglobin and uric acid levels were performed using Fora 6 Plus. Spearman correlation analysis was used to evaluate the relationship between these variables and subcutaneous fat deposition. Body weight, upper arm circumference, abdominal circumference, and calf circumference showed strong positive correlations with subcutaneous fat (r>0.9, p<0.001). Skeletal muscle percentage exhibited a negative correlation with fat accumulation. Hemoglobin and uric acid levels had weaker correlations, suggesting more complex metabolic interactions. Anthropometric parameters serve as strong predictors of subcutaneous fat deposition in elderly individuals, while hemoglobin and uric acid levels show limited predictive capability.
Regulation of Fasting Blood Glucose, Insulin, and Homa-Ir in Relation to Malnutrition Among the Elderly: Mechanisms and Clinical Implications Kosasih, Robert; Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Jap, Ayleen Nathalie; Hartono, Vincent Aditya Budi; Syarifah, Andini Ghina
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v4i1.5057

Abstract

Malnutrition significantly disrupts metabolic processes like fasting blood glucose (FBG) regulation, insulin secretion, and insulin resistance (HOMA-IR), especially among the elderly. Aging amplifies these effects through declining β-cell function, reduced insulin sensitivity, and chronic inflammation, increasing the risk of type 2 diabetes and cardiovascular diseases. Globally, malnutrition affects 22% of the elderly, with prevalence reaching 28% in Indonesia due to food insecurity, limited healthcare access, and poor nutrition education. Malnutrition exacerbates glucose-insulin imbalances by causing muscle loss, increasing FBG levels, and inducing insulin resistance through chronic inflammation. Despite its impact, critical knowledge gaps remain, particularly in low- and middle-income countries like Indonesia. This study investigates how malnutrition affects FBG, insulin levels, and HOMA-IR in elderly individuals, focusing on mechanisms like inflammation and muscle loss to inform targeted interventions and improve metabolic health in resource-limited settings. This cross-sectional study evaluated fasting blood glucose, insulin, and HOMA-IR among 31 elderly participants at Panti Werdha Santa Anna. The study found no significant differences in fasting blood glucose, fasting insulin, HOMA-IR, or HbA1c levels across Mini Nutritional Assessment categories (normal, at risk, malnourished; p > 0.05). These results suggest no strong association between nutritional status and metabolic parameters, highlighting the need for further research with larger samples. This study finds no significant association between nutritional status and glycemic control in the elderly, suggesting malnutrition's indirect impact via mechanisms like inflammation and muscle loss. Comprehensive nutritional assessments remain essential to understanding its effects on metabolic health.
KAITAN ANTARA KUALITAS TIDUR DAN SIKLUS MENSTRUASI MAHASISWI PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Laura, Gabrielle; Sari, Triyana
Ebers Papyrus Vol. 29 No. 1 (2023): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v29i1.24808

Abstract

Penting bagi setiap mahasiswa untuk mempunyai kualitas tidur baik agar dapat melakukan studi dan aktivitas sehari-hari dengan lancar. Namun, mahasiswa kedokteran rentan mengalami kualitas tidur yang buruk sehingga bisa berdampak negatif terhadap faktor kesehatan fisik dan psikososial mereka. Kualitas tidur yang tidak baik bisa berpengaruh pada kesehatan perempuan, yaitu pada siklus menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Metode penelitian ini menggunakan disain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel yang diperoleh sebanyak 194 mahasiswi Fakultas Kedokteran. Kualitas tidur dan siklus menstruasi responden diukur menggunakan kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner Pola Menstruasi. Hasil penelitian didapatkan dari 46 orang yang memiliki kualitas tidur baik, 28,5% memiliki siklus menstruasi normal dan 15,5% tidak normal. Sebaliknya, dari 148 orang yang memiliki kualitas tidur buruk, 71,5% memiliki siklus menstruasi normal dan 84,5% tidak normal. Uji statistik Chi-Square didapatkan p-value 0,041 sehingga disimpulkan terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur terhadap siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara.
The Role of rs6152 Allele and Non-Genetic Factors in Androgenetic Alopecia: A Pilot Study in the Indonesian Local Population Sidarta, Erick; Sari, Triyana; Nataprawira, Sari Mariyati Dewi; Andianto, Ivan Christian; Sajiwo, Damar
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 8 No. 6 (2024): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v8i6.1002

Abstract

Background: Androgenetic alopecia (AGA) is a common form of hair loss which inflicts progressive hair loss leading to various patterns. The cause of this disease is believed to be multifactorial, which is majorly attributed to genetic and non-genetic factors. This pilot study aimed to investigate the association of rs6152 allele, a SNP on AR gene, with AGA, as well as explore other contributing factors in the Indonesian local population. Methods: In this cross-sectional study, a total of 100 participants, which categorized into alopecia subjects and non-alopecia subjects, were enrolled for rs6152 SNPs detection. Anthropomorphic data such as height and weight, blood pressure and family history were obtained by measurement and questionnaire. Results: The study showed low frequency of individuals with rs6152 non-risk alleles (2%) and further analysis showed no significant association between rs6152 allele and AGA. However, familial history analysis revealed a strong association between family history and AGA risks. Additionally, age, gender, hypertension status and BMI were identified as significant factors associated (p-value < 0.05) with AGA. Conclusion: rs6152 was not a reliable genetic marker for AGA in the Indonesian local population. While familial history with AGA showed the inheritance pattern of autosomal dominant inheritance with sex limitation, non-genetic factors such as age, gender, hypertension status and BMI were strongly associated with AGA risk. This shows the complexity and multifactorial causes of AGA in the Indonesian local population.
SEMBUH CEPAT DENGAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERAWAT LUKA DI GEREJA KATOLIK SANTA PERAWAN MARIA RATU Sidarta, Erick; Triyana Sari; Bryan Anna Wijaya; Fiona Valencia Setiawan
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i1.33958

Abstract

Catholic church St. Mary the Virgin Queen is a catholic church at Kebayoran, South Jakarta. This church serves over 3.000 church members from the Kebayoran Baru, South Jakarta and Pasar Santa. Like other places of worship, this church regularly holds activities such as Mass and various celebrations. The preparations for these activities vary, including event set up and decorations. During these activities, if workers are not careful, accidents can occur, potentially leading to injuries. In general, wound is an opening in the skin, which serves as the body’s protective layer. This condition allows germs to enter the body and potentially cause an infection. Incorrect initial treatment of a wound, such as using toothpaste for burns, can worsen the condition of the wound. This treatment will only increase suffering and worsen the severity of tissue damage. Therefore, these activities aim to conduct wound care training at catholic church St. Mary the Virgin Queen, Block Q. In addition, this activity aims to enhance the understanding of church staff and volunteers, enabling them to help individual recover quickly from injuries and avoid complications. After completing this training, it is hoped that staff and volunteers will be equipped to provide accurate and appropriate initial wound care based on the type of the wound. ABSTRAK Gereja Katolik Santa Perawan Maria Ratu Blok Q adalah gereja Katolik yang berlokasi di Kebayoran Jakarta Selatan. Gereja ini melayani lebih dari 3000 jemaat dari area Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan Pasar Santa. Seperti tempat ibadah pada umumnya gereja ini mengadakan kegiatan rutin seperti misa dan perayaan. Persiapan yang dilakukan pun beragam, mulai dari persiapan acara hingga dekorasi. Pada kegiatan yang dilakukan, bila pekerjanya kurang hati-hati maka bisa terjadi kecelakaan yang menimbulkan luka. Pada umumnya luka adalah terbukanya jaringan kulit yang merupakan lapisan pelindung tubuh. Kondisi ini menyebabkan masuknya kuman kedalam tubuh dan menyebabkan infeksi. Semakin besar dan dalam luka tersebut maka resiko infeksi menjadi lebih besar. Perawatan luka juga menentukan kesembuhan luka teresbut. Penanganan awal pada luka yang tidak benar dapat memperberat kondisi luka tersebut, seperti pada penanganan luka bakar yang menggunakan pasta gigi. Perlakuan ini hanya akan menambah penderitaan dan beratnya kerusakan jaringan. Tidak semua orang mengetahui penanganan luka yang benar, oleh karena itu diadakan pelatihan mengenai perawatan luka di gereja Katolik Santa Perawan Maria Ratu Blok Q. Selain untuk memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan staf dan aktivis di gereja tersebut sehingga orang yang mengalami luka dapat sembuh dengan cepat dan terhindar dari kecacatan. Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan para staf dan aktivis di gereja tersebut dapat memberikan penangan awal luka yang benar dan sesuai dengan jenis luka.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA: STUDI CROSS-SECTIONAL DI SMA X PONTIANAK SELATAN Savitry, Chairun Nisa; Sari, Triyana
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i2.6440

Abstract

Latar belakang: Usia remaja selalu menjadi tahap transisi yang kompleks dan krusial, dicirikan dengan perkembangan sosial, biologis, dan psikologis. Pada periode ini, rasa ingin tahu terhadap seksualitas meningkat, sementara kontrol diri dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi kerap kali masih kurang. Kondisi tersebut turut memicu meningkatnya kecenderungan perilaku seksual berisiko dan kasus kehamilan pada remaja, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan: untuk menelaah keterkaitan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual pada siswa SMA X yang berlokasi di Pontianak Selatan. Metode: Studi ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 94 responden dipilih menggunakan metode consecutive non-random sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah tervalidasi digunakan untuk pengumpulan data, kemudian analisis dilakukan dengan uji Chi-square menggunakan taraf signifikansi p < 0,05. Hasil: Ditemukan bahwa tingkat pengetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku seksual (p = 0,747; OR = 0,8). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan perilaku seksual remaja (p = 0,000; OR = 4,6), dimana responden dengan sikap positif kemungkinan berperilaku seksual aman yang lebih besar 4,6 kali dibandingkan dengan mereka yang bersikap negatif. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku seksual. Namun, sikap memiliki hubungan yang signifikan lebih besar terhadap perilaku seksual remaja.
Pemeriksaan Enzim Transaminase sebagai Upaya Promotif–Preventif dalam Menekan Risiko Sirosis Hepatik pada Masyarakat di Kabupaten Lebak Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Lucius, Steven Hizkia; Kristianto, Angeline Florencia Grace
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.616

Abstract

Sirosis hepatis merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang sering berkembang secara asimtomatik dari gangguan hepatik ringan. Deteksi dini disfungsi hati melalui pemeriksaan enzim transaminase memiliki nilai strategis dalam mencegah progresivitas penyakit menuju sirosis dan komplikasi lanjutannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan hepatik melalui edukasi dan skrining enzim transaminase (SGOT dan SGPT) diKabupaten Lebak, Banten. Sebanyak 59 partisipan dewasa berpartisipasi secara sukarela. Pemeriksaan dilakukan dengan metode spektrofotometri enzimatik menggunakan sampel darah vena, disertai konseling mengenai gaya hidup sehat dan pencegahan faktor hepatotoksik. Hasil menunjukkan rerata kadar SGPT 31,1 ± 13,71 U/L dan SGOT 26,12 ± 10,78 U/L, dengan mayoritas partisipan (81,4%) berada dalam batas normal dan 18,6% menunjukkan peningkatan ringan. Perbedaan kadar transaminase antara jenis kelamin menunjukkan rerata lebih tinggi pada perempuan, sedangkan distribusi berdasarkan usia tidak memperlihatkan pola peningkatan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemeriksaan fungsi hati sederhana berbasis komunitas efektif sebagai strategi promotif–preventif, memberikan deteksi dini terhadap individu berisiko, serta meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Integrasi skrining transaminase dengan edukasi berbasis bukti diharapkan dapat menurunkan risiko sirosis hepatis dan memperkuat ketahanan kesehatan hepatik masyarakat secara berkelanjutan.
Optimalisasi Pemeriksaan Kreatinin dan eGFR sebagai Indikator Biomarker untuk Deteksi Dini Penyakit Ginjal Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Enike, Syilvia Cendy; Khoto, Anthon Eka Prayoga
Journal of Community Service and Society Empowerment Том 4 № 01 (2026): Journal of Community Service and Society Empowerment
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jcsse.v4i01.2110

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is a growing global health issue, particularly among the elderly, as it progresses silently and often remains undetected until advanced stages. Early identification is essential to slow the deterioration of kidney function and reduce cardiovascular complications. This community engagement program aimed to optimize serum creatinine testing and estimated glomerular filtration rate (eGFR) calculation as simple yet reliable biomarkers for CKD screening. A total of 99 participants (mean age 71.85 ± 8.08 years) underwent laboratory assessments and health education. The mean creatinine level was 1.41 mg/dL, with an average eGFR of 53.14 mL/min/1.73 m²; most participants (55.6%) fell within the moderate impairment category. Based on KDIGO criteria, only 1% had normal kidney function, whereas 5.1% had reached end-stage renal disease. Age, cardiometabolic factors, and sex differences were associated with varying degrees of dysfunction. Combining biomarker screening with education effectively increased awareness and supported community health workers. Serum creatinine and eGFR assessment are recommended as promotive-preventive strategies for early CKD detection in high-risk populations.
Optimalisasi Fungsi Paru Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Spirometri Pada Masyarakat Usia Produktif Triyana Sari; Alexander Halim Santoso; Farell Christian Gunaidi; Muhammad Rifat Umar Alwini; Kenzie Rafif Ramadhani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i2.5192

Abstract

Lung health plays a crucial role in maintaining metabolic functions and individual productivity, particularly during adulthood. Undetected pulmonary dysfunction may significantly reduce work capacity and overall quality of life. This community service initiative aimed to conduct early screening of lung function using spirometry among the adult population at Asisi Church, South Jakarta. The program was implemented through the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle, involving health education, spirometry assessment, result evaluation, and the provision of medical follow-up advice. A total of 62 participants took part in the activity. The spirometric examination revealed average values of vital capacity (VC) at 69.53%, FVC at 61.58%, FEV1 at 68.69%, and FEV1% at 114.13%. All participants were classified as “normal/at risk,” indicating a need for continued monitoring despite the absence of clinical symptoms. This program highlights the importance of early detection of pulmonary dysfunction and the critical role of health education in preventing chronic respiratory diseases such as COPD. Through collaborative efforts between academic institutions and the local community, this initiative demonstrates the effectiveness of community-based preventive strategies in raising awareness of lung health and encouraging healthy lifestyle practices for sustainable quality of life. Keywords: Lung Function, Vital Capacity, Screening
Co-Authors Alexander Halim Santoso Alexander Halim Santoso Alfianto Martin Alifia, Tosya Putri Alvianto, Fidelia Alya Dwiana Alya Dwiana Alya Dwiana Andianto, Ivan Christian Arlends Chris Averina, Friliesa Brian Albert Gaofman Bruce Edbert Bryan Anna Wijaya Chairunnisa Savitri Damar Sajiwo Damar Sajiwo Daniel Goh David Limanan Dean Ascha Wijaya DENY KURNIAWAN Destra, Edwin Dewi, Andriana Kumala Dorna Y.L. Silaban Edbert, Bruce Edwin Destra Enike, Syilvia Cendy Erick Sidarta Erick Sidharta Fadilah, Diana Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Fernando Nathaniel Fiona Valencia Setiawan Fladys Jashinta Mashadi Gabriella, Regina Gaofman, Brian Albert Geoffrey Christian Lo Giovani Evangelista Alfonsius Giovani Evangelista Alfonsius Giovanno Sebastian Yogie Goh, Daniel Gracienne Gracienne Gunaidi, Farell Christian Hartono, Vincent Aditya Budi I Made Satya Pramana Jaya Ivan Christian Andianto Izzati Basith, Rayhan Jap, Ayleen Nathalie Johny Hartawan Sutrisno Joshua Kurniawan Kenzie Rafif Ramadhani Khoto, Anthon Eka Prayoga Kosasih, Robert Kristianto, Angeline Florencia Grace Kurniawan, Joshua Laura, Gabrielle Lucius, Steven Hizkia Lumintang, Valentino Gilbert Mashadi, Fladys Jashinta Meilani Kumala Muhammad Rifat Umar Alwini Najwa Anindya Nataprawira, Sari Mariyati Dewi Normala, Ajeng Olivia Charissa Permatasari, Nabila Jingga Peter Ian Limas Pratama, Dena Adistiya Rambe, Novitasari Reynardo, Reynardo Ribka Anggeline Hariesti Sajiwo, Damar Santoso, Alexander Halim Sara Jayanti Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari, Fadhilah Permata Satyanegara, William Gilbert Satyo, Yovian Timothy Savitry, Chairun Nisa Setiawan, Fiona Valencia Shirly Gunawan Sidarta, Erick Sidharta, Erik Silvia W. Lestari Sitorus, Ribka Angeline Hariesti Sugiharto, Hans Sukianto, Louise Audrey Sukmawati Tansil Tan Susilodinata Halim Sutrisno, Johny Hartawan Syarifah, Andini Ghina Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello Tiara Rahmananda Valentino Gilbert Lumintang Wijaya, Bryan Anna Wijaya, Christian William Gilbert Satyanegara Windiatmoko, Dhio Dwi Yani, Jovan Falian Yohanes Firmansyah Yovian Timothy Satyo