Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI DALAM PENGUASAAN MEDIA, TEKNOLOGI DAN KEMAMPUAN BAHASA SEBAGAI KETERAMPILAN PENUNJANG BAGI PELAJAR SMK NEGERI 3 BENGKULU UTARA Banat, Azizatul; Suwarni; Juwita; Martiani; Muhammad Rizky; Filza Ratu Nabila; Fransiskus Hendra Ariwibowo; Biy Paidul S
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengembangan siswa SMA dalam era digital yang semakin kompleks ini serta untuk memahami keterampilan penunjang yang harus dimiliki siswa sebagai persiapan diri di masa mendatang terutama dalam 3 aspek: penguasaan media, teknologi dan kemampuan bahasa sebagai keterampilan penunjang bagi pelajar SMKN 3 Bengkulu Utara. Dalam era digital, penggunaan media, teknologi dan bahasa merupakan penunjang bagi pelajar dalam mempersiapkan diri di masa depan agar dapat bersaing dan mampu mengejar ketertinggalan informasi dan keterampilan dengan adanya penunjang yang memadai. Selain itu, kemudahan dan kecanggihan teknologi, juga menimbulkan berbagai dampak negatif yang perlu diperhatikan seperti penyalahgunaan media sosial yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, seperti peningkatan tingkat stres, kecemasan, dan depresi.  Kegiatan pengabdian ini memberikan manfa’at bagi pelajar terutama sebagai pengetahuan dasar bagi remaja dalam mencegah penyalahgunaan sosial media, pelajar memperoleh tips dan trik untuk mengelola sosial media menjadi media pengetahuan dan hal yang positif untuk menunjang keterampilan diri, pelajar dapat menggunakan media sebagai sarana pembelajaran, terutama media berbentuk video, podcast, artikel daring ataupun platfirm e-learning, pelajar dapat mengetahui manfa’at penggunaan teknologi dan kemampuan bahasa yang baik.
Inovasi Pelayanan Konsultasi dan Pengaduan Administrasi Kependudukan Secara Terpadu (D’Trust) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pinrang Juwita; Andi Nurul Afana Fitra; Mita Arnika
PENA BANGSA: Bisnis dan Tata Kelola Publik Adaptif Vol. 1 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : PT. Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/pb.v1i1.259

Abstract

Public demand for excellent service forces the government to make various innovations. Innovation is one of the solutions in realizing good government services such as those carried out by the Population and Civil Registration Office of Pinrang City which created an integrated population administration consultation and complaint service innovation (D'Trust) designed to overcome problems in resolving complaints and lack of access to information. The research method used is descriptive qualitative research. The theory used in this research is the theory of innovation attributes proposed by Everett M. Rogers in Suwarno (2008) which consists of 5 (five) indicators, namely relative advantage, compatibility, complexity, triability, and observability. Data collection techniques such as interviews, documentation and observation. The results of the study prove that the D'Trust innovation launched by the Population and Civil Registration Office of Pinrang City has run well and optimally because it can facilitate the work of employees in managing community complaints in a systemized and integrated manner. In terms of benefits and service processes, it becomes more effective and efficient because public complaints can be made directly and online which are received by officers who then input, classify, analyze and provide solutions to these complaints according to the intended administrative services. The D'Trust platform is user-friendly enough to be operated by officers although initially it requires adaptation to the new technology.
Sinergi Bank Sampah dan Peningkatan Akses Sanitasi bagi Masyarakat Pasar Madang Tanggamus Dwi Nuryani, Dina; Yulyani, Vera; Muhani, Nova; Anita; Tetra Dewi, Fatwa Sari; Iswanto; Mawardi, Kholiq; Mahendra, Reza; Tasyarani, Nazla; MasrBABSi; Juwita; MS, Shaharuddin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.27652

Abstract

Permasalahan kesehatan lingkungan terutama terkait pengelolaan sampah dan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di wilayah pesisir khususnya di Kabupaten Tanggamus masih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama diare pada anak-anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan bank sampah sebagai sarana promosi edukasi dan solusi ekonomi, sehingga meningkatkan akses sanitasi dan mengurangi perilaku BABS di Desa Pasar Madang. Kegiatan ini menggunakan metode Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) dengan mendirikan dan meresmikan Bank Sampah. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pemberian informasi tentang sanitasi dan dampak BABS, serta pemanfaatan sarana edukasi seperti botol air minum, celengan, kaos, kartu kebiasaan, dan pemutaran film. Hasil kegiatan, yang diikuti oleh 90% masyarakat undangan, menunjukkan minat yang tinggi untuk menabung sampah sebagai sarana pendanaan pembangunan toilet. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah melalui ekonomi sirkular dapat meningkatkan kesadaran dan akses sanitasi bagi masyarakat dalam jangka panjang. Kegiatan ini memerlukan evaluasi jangka panjang untuk melihat dampaknya terhadap pembangunan toilet. Namun, pendekatan bank sampah terpadu memiliki potensi untuk direplikasi di daerah lain untuk mendukung tujuan sanitasi nasional.
Manajemen Kewirausahaan Berbasis Strategi Adaptif untuk Keberlanjutan Pembiayaan Pendidikan Islam Tiara Nurul Annisa’; Misbahul Arifin; Juwita; Abdullah
Journal of Education Management Research Vol. 3 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : PT. Cahya Edupreneur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sustainability of Islamic education financing has become a major challenge amid increasing demands for educational quality and the limitations of conventional funding sources. This study focuses on examining entrepreneurship management based on adaptive strategies as an effort to ensure the sustainability of Islamic education financing at Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang. This research employed a qualitative approach with a case study design to gain an in-depth understanding of pesantren entrepreneurship practices. Data were collected through observations, in-depth interviews with the pesantren leader, business unit managers, the treasurer, and students, as well as documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the sustainability of Islamic education financing is determined by the pesantren’s ability to analyze internal and external environments, develop innovative and flexible entrepreneurial units, and integrate Islamic values such as trustworthiness, honesty, blessing, and public benefit (maslahah) into adaptive strategies. Adaptive strategies enable the pesantren to respond to market dynamics, social changes, and technological developments without compromising its identity and mission of Islamic education. The implications of this study suggest that entrepreneurship management based on adaptive strategies can serve as an alternative model for strengthening sustainable and ethical economic independence in pesantren and can be applied to other Islamic educational institutions.
Manajemen Kewirausahaan Pesantren dalam Pembiayaan Pendidikan Islam: Analisis Kesenjangan antara Potensi dan Realisasi Juwita; Tiara Nurul Annisa'; Misbahul Arifin; Abdullah
Journal of Education Management Research Vol. 3 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : PT. Cahya Edupreneur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines entrepreneurial management in Islamic boarding schools as a strategy for financing Islamic education by analyzing the gap between existing economic potential and its actual contribution to education funding. Empirically, Islamic boarding schools possess diverse entrepreneurial resources derived from internal assets, social networks, and institutional capital. However, in practice, education financing remains dominated by conventional and routine sources, particularly student tuition fees. This research employed a qualitative approach with a case study design conducted at Miftahul Ulum Besuki Islamic Boarding School. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving key informants, including the head of the boarding school, the treasurer, and alumni. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal three main issues: the dominance of student tuition fees as the primary source of education financing, the limited and incidental contribution of boarding school entrepreneurial activities, and the presence of an entrepreneurial managerial gap characterized by weak strategic planning, an unclear institutional structure, and limited managerial competence. These findings indicate that the core challenge in Islamic boarding school education financing lies not in the absence of entrepreneurial potential, but in insufficient managerial capacity to optimize that potential. This study highlights the need for strengthening entrepreneurial management in a planned, integrated, and sustainable manner to achieve financial independence in Islamic education and to serve as a reference for boarding school managers and policymakers.
The relationship between the quality of life diabetic patients with family function and social support at the Endocrine Polyclinic of the Dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital (RSUDZA), Banda Aceh Maha, Inike Gujamela; Yani, M.; Juwita; Salawati, Liza; Syahrizal; Muhammad Antor Riady; Agus Hendra Al Rahmad
Indonesian Journal of Biomedicine and Clinical Sciences Vol 57 No 4 (2025)
Publisher : Published by Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/inajbcs.v57i4.18108

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic, non-communicable disease that affects patients quality of life (QoL), which can be influenced by family function and social support. This study aimed to evaluate the relationship betweenfamily function social support, and QoL of patients with DM at the Endocrine Polyclinic of RSUDZA Banda Aceh. This was an analytical observational study with a cross-sectional design, employing convenience sampling methods of 96 respondents and using self-report instruments. Data were analyzed using the Spearman test at a 95% confidence interval and α=0.05. The results showed that 86.2% of respondents had good family function, 72.9% had good social support, and 82.3% had a good QoL. There was a significant relationship between familyfunction, social support, and quality of life (p<0.05). In conclusion improving family functioning and social support may enhance the QoL of patients with DM.
Kesenjangan Mutu di Sekolah Dasar: Studi Lapangan di SD Negeri 2 Kalisari, Banyuglugur – Situbondo Juwita; Arini Noura Darina; Misbahul Arifin; Dian Zulfatul Iman; Faiq Julia Iqna’a
INNOVASI : JURNAL INOVASI PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2025): AGUSTUS (JURNAL INOVASI PENDIDIKAN)
Publisher : Education Reserach Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/brp0r071

Abstract

This research focuses its study on the gap in the quality of  education in elementary schools located in mountainous areas with medium accreditation, by taking a field study at SDN 2 Kalisari. The main focus of this research is to identify factors that cause inequality in the quality of education, particularly those related to access to technology, student achievement and participation, and parental and community involvement. The method used is a qualitative approach with a case study type, where data is collected through observation, in-depth interviews, and documentation from the principal, teachers, and students. The results of the study show that limited digital facilities and internet networks, weak student literacy skills, and minimal support from the family and community environment are the main obstacles in realizing quality education. The implications of these findings emphasize the importance of contextual and equitable policy interventions, as well as the need for collaboration between schools, government, and communities to address the gap in education quality in remote areas.
SOSIALISASI MENGENAI PENCATATAN PERKAWINAN DALAM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERKAWINAN DI INDONESIA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT Sirait, Rian Mangapul; Tulus J.T Panjaitan; Juwita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6871

Abstract

Latarbelakang: Peningkatan perilaku peduli hukum dan Penegakan  hukum  memerlukan  ketegasan  aparat  dan  kesadaran  masyarakat.  Penegakan hukum  akan  menjamin  kehidupan  berbangsa  dan  bernegara  yang  aman.  Masyarakat  perlu kesadaran   hukum   yang   tinggi   sehingga   mempunyai   perilaku   hukum   yang   tinggi. Provinsi Sumatera Utara merupakan  salah  satu  provinsi  yang  mempunyai jumlah masyarakat yang cukup banyak. Dalam peraturan perundang-undangan perkawinan di Indonesia, Pencatatan perkawinan merupakan salah satu prinsip hukum perkawinan nasional yang bersumberkan pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Eksistensi prinsip pencatatan perkawinan terkait dengan dan menentukan kesahan suatu perkawinan, artinya selain mengikuti ketentuan masing-masing hukum agamanya atau kepercayaan agamanya, juga sebagai syarat sahnya suatu perkawinan. Oleh karena itu pencatatan dan pembuatan akta perkawinan merupakan suatu kewajiban dalam peraturan perundang-undangan perkawinan di Indonesia. Tujuan: Dari ketentuan Pasal 2 UU 1/1974 jelas, setiap perkawinan harus dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Artinya setiap perkawinan harus diikuti dengan pencatatan perkawinan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bila kedua ayat dalam Pasal 2 UU 1/1974 dihubungkan satu sama lainnya, maka dapat dianggap bahwa pencatatan perkawinan merupakan bagian integral yang menentukan pula kesahan suatu perkawinan, selain mengikuti ketentuan dan syarat-syarat perkawinan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu.  Namun dalam praktiknya, kewajiban pencatatan dan pembuatan akta perkawinan menimbulkan makna hukum ambiguitas, karena kewajiban pencatatan dan pembuatan akta perkawinan bagi setiap perkawinan dianggap hanya sebagai kewajiban administratif belaka, bukan penentu kesahan suatu perkawinan, sehingga pencatatan perkawinan merupakan hal yang tidak terkait dan menentukan kesahan suatu perkawinan. Meskipun perkawinan tersebut dilakukan menurut masing-masing hukum agamanya atau kepercayaan agamanya, tetapi tidak dicatat, perkawinan tersebut dianggap tidak mempunyai kekuatan hukum. Perkawinan yang tidak dicatat ini menyebabkan suami isteri dan anak-anak yang dilahirkan tidak memperoleh perlindungan hukum. Untuk itu, perlu dilakukan pembaharuan hukum pencatatan perkawinan melalui pendekatan kontekstual, sehingga dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap suami isteri dan anak-anak yang dilahirkan dari suatu perkawinan. Faktor tidak adanya pencatatan dan pembuatan akta perkawinan kewajiban dalam peraturan perundang-undangan perkawinan di Indonesia menjadi masalah di masyarakat. Oleh karena itu dilakukan sosialisasi mengenai Pencatatan Perkawinan Dalam Peraturan Perundang-Undangan Perkawinan Di Indonesia Di Lingkungan Masyarakat Melalui  Program Kemitraan Masyarakat. Pencatatan perkawinan dalam perspektif hukum di lingkungan masyarakat melalui  program kemitraan masyarakat   Pengendalian faktor   manusia   melalui peningkatan peduli hukum dan lingkungan sehingga manusia tidak melakukan pelanggaran hukum.   Program   Kemitraan   Masyarakat   Peduli   Hukum merupakan   salah   satu   cara   meningkatkan  perilaku   peduli   hukum   dan  lingkungan.  Metode pelaksanaan  kegiatan  PKM  ini  melalui  sosialisasi  dan  penyuluhan,  demonstrasi  dan  pelatihan, dan  pendampingan  terhadap  mitra  yaitu masyarakat  Desa Singa  Kabupaten Karo meliputi  para  petani, ibu-ibu PKK dan karang taruna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparat  Desa Singa Kabupaten Karo dan  masyarakat antusias  mengikuti  kegiatan  ini.  Kegiatan  dilakukan  di  sela-sela  kesibukan bekerja masyarakat Desa Singa Kabupaten Karo. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan secara persuasif sehingga   interaksi   dengan   masyarakat   menjadi   nyaman.   Hal   ini   dilakukan   agar   transfer pengetahuan  dan  ketrampilan  berjalan  dengan  baik.  Kesimpulan: Berdasarkan  hasil  kuisioner  sebelum  dan  sesudah  kegiatan  menunjukkan  bahwa  perilaku  peduli  hukum  dan  lingkungan  masyarakat  Desa Singa Kabupaten Karo meningkat.  Kondisi  ini  sangat  penting  untuk  menciptakan  penegakan  hukum  dan kepedulian lingkungan untuk kehidupan manusia yang nyaman.
IMPLEMENTASI GAME EDUCAPLAY SEBAGAI UPAYA PENGENALAN LITERASI DIGITAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA 4 KOTA JAMBI Fitria, salwa; Juwita; Santika , Indi; Azzahra, Latiffa; Harianja, Sri indirani
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v4i1.166

Abstract

Penerapan media digital dalam pembelajaran anak usia dini telah menjadi kebutuhan penting di era modern, terutama untuk mendukung pengembangan literasi digital sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan permainan educaplay sebagai upaya memperkenalkan literasi digital kepada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 4 Kota Jambi dan untuk mengetahui respons anak terhadap permainan edukatif ini. Metode penerapan dilakukan melalui observasi interaktif dan aktivitas bermain terstruktur yang meliputi tiga jenis permainan: menonton cerita sambil menjawab pertanyaan, menebak gambar dan huruf awal, dan menyusun huruf menjadi kata-kata sederhana. Kegiatan ini dilakukan di kelompok B menggunakan laptop, proyektor, koneksi internet, dan platform educaplay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengikuti instruksi permainan dengan antusias dan fokus yang baik. Kemampuan yang paling menonjol terlihat pada aktivitas menebak gambar dan simbol visual, sedangkan kemampuan menyusun huruf masih bervariasi di antara anak-anak. Penggunaan permainan educaplay telah terbukti mengoptimalkan literasi visual dan auditori, serta mendukung pemahaman anak usia dini. Penerapan digital untuk anak menjadi lebih terfokus dan bermakna.
ANALISIS TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN BERBASIS SOCIETY 5.0 DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Siregar, Maralottung; Verawati; Juwita
Tunjuk Ajar : Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

The era of Society 5.0 requires educational institutions to transform toward a learning system that integrates technology, creativity, and humanity. This study aims to analyze the forms, strategies, and challenges of school principals’ leadership transformation in implementing Society 5.0-based education in Islamic educational institutions. This research employs a qualitative approach with a case study design conducted in several madrasahs that apply digital innovation and Islamic value-based learning. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive analysis model. The findings reveal that leadership transformation consists of three main dimensions: (1) visionary leadership that integrates technology with Islamic spiritual values; (2) strengthening teachers’ and students’ digital competence through continuous professional development; and (3) developing an organizational culture based on collaboration and innovation. The challenges encountered include limited digital resources, resistance to change, and technological competence gaps among educators. The study concludes that the success of implementing Society 5.0-based education in Islamic institutions largely depends on the principal’s capacity to balance digitalization and spirituality. The findings imply that leadership development in Islamic education must emphasize both technological literacy and moral-spiritual awareness to create adaptive and human-centered learning environments.
Co-Authors A. Nur Ilmi Amaliyah Passalowongi A.D. Resky Abdullah Adista, Ansari Adista, Muhammad Ansari Agus Hendra Al Rahmad Agus Riadi Ajis Sumantri Andi Nurul Afana Fitra Anita Arini Noura Darina Arini Nuora Darina Asli, Kartika Azizatul Banat, Azizatul Azzahra, Latiffa Bakri, M Biy Paidul S Citra Dewi CR. Yayang Saskia Pratiwi Dariusman Dessy R. Emril Diah Selviani, Diah Dian Zulfatul Iman Diana , Eli Dina , Tri Dina, Tri Dwi Nuryani, Dina Eka Merdekawati Djafar, Eka Merdekawati Eli Diana Faiq Julia Iqna’a Fajlurrahman Jurdi Faridha Nasir Fatmawati Madya Feby Elra Perdima Filia Hanum Filza Ratu Nabila Fitria, salwa Fitriliana Fransiskus Hendra Ariwibowo Hanum, Filia Harahap, Desriyana Harianja, Sri indirani Harianto, Neldi Hasibuan, Dea Sandri Hasibuan, Zuhriana Sari Hebrian Ananda Hendri Alamsyah Herlina Hidayaturrahmi Hilda Dahniela Imma Rachayu, Imma Irfan Idris iswanto Jamal, Adam Jamil, Helmun Juarsa , M.Sidik Karmini Karyati Karyati Khairunnisa Lesmana , Sastria Agustian Lestari , Titje Puji Liza Salawati, Liza Lubis, Nurhanifah Lucky Nadia Luthfia , Izza Luthfia, Izza MAGPIKA HANDAYANI Maha, Inike Gujamela Marlina martiani Maryam Maryam MasrBABSi Mawardi, Kholiq Misbahul Arifin Mita Arnika Monica MS, Shaharuddin Muhammad Akil Musi Muhammad Antor Riady Muhammad Rizky Muhammad Syafrudin Muhani, Nova Naifa Shabira Naswar Nelly Nurhaeda Nurhayati Nurwijayanti Pane, Juni Kholilah Putri Mauliza, Putri Rachmad Suhanda Raisya Muntazzia Nasution Rambe, Suci Fratiwi Reza Mahendra Ritonga, Evrina Yanti Ritonga, Mawaddah Roihana Roindah, Prima Royani, Sri Rusmina, Cut Safitri, Yuni Ayu Saiful Amri Salman Hasani Santika , Indi Sardil Mutaallif Sibuea, Destha Praedestin Simanullang, Gunawan Sirait, Rian Mangapul Siregar, Maralottung Supian Suryani , Novi Ade SUSANTI Susanto , Edy Suwarni Suwarni Suwarni Syahrizal Syamsuddin, Nurfiani Tasyarani, Nazla Tetra Dewi, Fatwa Sari Tiara Nurul Annisa' Tiara Nurul Annisa’ Trihannah, Hilda Tulus J.T Panjaitan Umar, Fadly Vebrina, Dinda Verawati Wanda Guna Putra WAODE MARATUN SHALEHA Wida Fadluna Widiati, Kusno Yuli Yana, Saifuddin Yani, M. Yenni Fitria Yores Andrianto Yose Rizal Yulyani, Vera Ziraluo, Silvia Rahmdani