Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JPSB

Pembelajaran Seni Kriya Anyaman Nentu Berbasis Potensi Lingkungan: Model Kontekstual untuk Penguatan Kreativitas Siswa SMP: Environmental Potential-Based Nentu Weaving Craft Learning: A Contextual Model for Strengthening Junior High School Students’ Creativity Nurmawati
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 10 No. 2 (2025): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/1fha5786

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan dan mengevaluasi model pembelajaran seni kriya berbasis potensi lingkungan melalui pemanfaatan bahan nentu pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi. Masalah yang dikaji tidak hanya terletak pada rendahnya kemampuan teknis siswa dalam membuat karya kriya, tetapi juga pada lemahnya integrasi antara sumber daya lingkungan lokal, proses kreatif pembelajaran, dan penilaian karya kriya yang terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung penilaian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa kelas VIII yang ditentukan melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tes praktik, dan rubrik penilaian produk yang mencakup gagasan/ide, kreativitas, serta teknik dan wujud. Temuan penelitian menghasilkan sintesis pembelajaran EPKR, yaitu eksplorasi bahan lokal, produksi karya anyaman, kurasi mutu karya, dan refleksi nilai ekologis-estetis. Hasil penilaian menunjukkan 46,15% siswa berada pada kategori baik dan 53,84% berada pada kategori cukup. Capaian terkuat terdapat pada aspek gagasan/ide, sedangkan aspek teknik dan wujud menjadi tantangan utama karena anyaman nentu membutuhkan koordinasi tangan, kepekaan bahan, dan latihan berulang. Kebaruan artikel ini terletak pada penempatan nentu bukan sekadar bahan kriya, melainkan sumber pedagogis yang menghubungkan ekologi lokal, keterampilan manual, penilaian estetis, dan pembentukan karakter kreatif. Penelitian ini berkontribusi pada pendidikan seni dengan menawarkan model operasional pembelajaran kriya berbasis lingkungan yang dapat diadaptasi pada sekolah dengan potensi bahan lokal sejenis.