Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAUPETIK VERBAL DAN NON VERBAL PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI PERAWATAN INTENSIF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KUDUS Gunawan Gunawan; Noor Hidayah; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa 2 anggota keluarga menyatakan perawat berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dimengerti, dan 3 anggota keluarga menyatakan bahwa perawat dalam memberikan informasi masih banyak menggunakan bahasa campuran, yang sulit dipahami sehingga anggota keluarga menjadi cemas. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan komunikasi terapeutik verbal dan non verbal perawat dengan tingkat kecemasan keluarga  pasien yang dirawat di Instalasi Perawatan Intensif RSUD Kabupaten Kudus . Jenis penelitian adalah deskriptif, dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 37 orang anggota keluarga yang memiliki keluarga yang dirawat di Instalasi Perawatan Intensif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling. Instrumen komunikasi perawat dan kecemasan menggunakan kuesioner. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji korelasi Chi - Square.Analisa dengan menggunakan Chi-Square menunjukkan Pearson Chi- Square adalah 7,565 lebih besar dari Chi-Square table dengan df 2 α=0,05 sebesar 5,591. Dan terlihat pada kolom Asymp. Sig adalah 0,023 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan komunikasi verbal dan non verbal perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pada pasien yang dirawat di Instalasi Perawatan Intensif RSUD Kab Kudus  
HUBUNGAN JARAK RUMAH DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TBC DI RSI SUNAN KUDUS Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Noor Hidayah; Rusmi Yuliarti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.676

Abstract

Penyakit Tuberkulosis di Indonesia merupakan masalah utama kesehatan masyarakat. Motivasi memiliki efek positif mempengaruhi kepatuhan penderita TB dalam minum obat. Jarak rumah dengan fasilitas kesehatan dapat mempengaruhi kepatuhan penderita dalam berobat. Semakin jauh jarak dengan fisilitas kesehatan semakin mahal biasa akomodasi yang di bayar oleh penderita sehingga menyebabkan penderita TBC malah untuk berobat. Tujuan peneltian ini untuk mengetahui hubungan antara jarak rumah ke fasilitas kesehatan kesehatan dengan kepatuhan minum obat pasien TBC. Rancangan studi korelasi (Correlation study). Cara pengambilan sampel adalah dengan teknik probability sampling dan jumlah responden sebanyak 57 responden. Uji analisa Chi Square. Hasil penelitian sebagian besar rumah responden pada jarak 0-10 Km dan 10-20 Km sebanyak 23 responden (40.4%). Sebagian besar responden patuh minum obat  sebanyak 45 responden (78.9%). Kesimpulan ada hubungan jarak rumah ke fasilitas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pasien TBC di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus dengan nilai p-value sebesar 0.000 dan nilai X2 hitung 30.588.Kata Kunci : Jarak Rumah, Kepatuhan  Minum Obat, TBC
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK AUTISME DI YAYASAN PONDOK PESANTREN ABK AL-ACHSANIYYAH KUDUS TAHUN 2017 Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Anny Rosiana Masithoh; Ina Zulia Alfijannah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i1.399

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Peningkatan jumlah penderita gangguan autis di dunia semakin hari semakin bertambah dan begitu juga di Indonesia. Sekarang ini di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Kudus tahun 2016 terdapat 88 anak penderita gangguan autis. Pada penderita autisme mengalami gangguan perkembangan yang sangat komplek, salah satunya adalah kemampuan sosialisasi. Hal itu akan teratasi jika mendapat dukungan sosial baik dari orang tua maupun dari lingkungan. Dengan adanya dukungan sosial diharapkan anak autisme dapat berkembang lebih baik sesuai kemampuan yang dimilikinya.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kemampuan sosialisasi anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Kudus tahun 2017. Metode :  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional, sampel sebanyak 41 responden dari 70 anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Pedawang Kabupaten Kudus dengan teknik stratified random sampling dengan alat ukur kuesioner. Uji hubungan penelitian menggunakan Kendal Tau. Hasil Penelitian : Penelitian tentang hubungan dukungan sosial dengan kemampuan sosialisasi anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Kudus tahun 2017 menunjukkan korelasi sangat signifikan, (p.value: 0,000; α: 0,05; r: 0,958). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kemampuan sosialisasi anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Kudus tahun 2017 Kata Kunci       : Dukungan Sosial, Kemampuan Sosialisasi, Autisme
PENGALAMAN PASIEN HEMODIALISA YANG TERPASANG ARTERIOVENOUS FISTULA (AVF) BERDASARKAN PERSPEKTIF KUBLER ROSS DI RS ‘AISYIYAH KUDUS Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Blacius Dedi; Yunani Yunani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1965

Abstract

Gagal ginjal kronis telah diakui sebagai salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi terbanyak di seluruh dunia dengan 13,4% dari total populasi. Kondisi medis saat ini penatalaksanaan masih dengan hemodiafiltrasi jangka Panjang. Pasien dengan pengalaman pertama kali hemodialisa muncul rasa cemas karena ketakutan terhadap managemen terapi bahkan sampai adanya penolakan. Pemasangan dan pemeliharaan arteriovenus fistula merupakan salah satu masalah yang sering pada pasien. Pasien mengalami berbagai tahap kesedihan yang berbeda selama proses berduka, dan tidak semua orang dapat mencapai keadaan pikiran yang positif. Saat ini belum ada penelitian yang mengeksplorasi pengalaman pasien hemodialisa yang terpasang arteriovenous fistula (AVF). Tujuan penelitian untuk menggali pengalaman pasien hemodialisa yang terpasang arteriovenus fistula berdasarkan perspektif Kubler Ross di RS ‘Aisyiyah Kudus. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pengambilan data menggunakan  in-depth interview, partisipan 11 orang yang terdiri partisipan pasien dan keluarga. Partisipan pasien merupakan pasien hemodialisa yang terpasang AVF satu tahun terakhir. Dari hasil penelitian didapatkan 4 tema yaitu (1) partisipan berespon menyangkal dan menerima  sebagai pasien hemodialisa yang terpasang Avf Shunt, (2) Membatasi makan, minum dan perawatan Avf shunt di rumah, (3) Membutuhkan dukungan keluarga dan (4) Hambatan yang dialami keluarga pasien dalam psikologis, sosial dan ekonomi kemudian ditindaklanjuti dengan pembuatan buku panduan perawatan arteriovenus fistula dalam tahap penolakan.Kata Kunci : Arteriovenous fistula, hemodialisa, Kubler Ross, Pengalaman
MOTIVASI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN COVID 19 Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Rita Dewi Sunarno
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1294

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Corona Virus Disease adalah virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan Cina pada bulan Desember 2019. Virus ini merupakan penyakit jenis baru yang ada di Indonesia. Covid 19 dapat menyebar dan menginfeksi pada saluran pernafasan manusia.  Bulan Juni – Juli 2021, Kabupaten Kudus menjadi sorotan nasional karena angka kejadian COVID 19 melonjak sampai angka di atas 2000 dengan angka kematian mencapai 286 orang sehingga Kudus masuk di zona merah. Salah satu penyebabnya karena kurangnya kepatuhan protokol kesehatan terutama pasca lebaran. Peran masyarakat sangat penting dalam memutus rantai penyebaran covid 19 dengan cara meningkatkan motivasi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.Tujuan : Mengetahui motivasi masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid 19.Metode : Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan purposive sampling dengan mengambil sampel sebanyak 40 responden. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho.Hasil Penelitian : Ada hubungan motivasi masyarakat dapat meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid 19 dengan nilai p value 0,000 0,05.Kata Kunci : Motivasi Masyarakat, Kepatuhan, Protokol Kesehatan. ABSTRACT Background: The Corona Virus Disease is a virus that was first discovered in Wuhan City, China in Desember 2019. This virus is a new type of disease that exists in Indonesia. The Covid 19 can spread an infect the human respiratory tract. In June-July 2021, Kudus Regency became the national spotlight because the number of cases of COVID 19 soared to a number above 2000 with the death toll reaching 286 people, so Kudus was included in the red zone. One of the reasons is the lack of compliance with health protocols, especially after Eid. The role of the community is very important in in breaking the chain of spread of covid 19 by increasing the motivation of community to comply with health protocols.Objective: To find out the motivation of the community to improve compliance with health protocols in preventing covid 19. Methods: This type of research is correlational analytic with a cross sectional approach. Researchers used purposive sampling by taking a sample of 40 respondents. Data analysis using Spearman Rho test. Research Results: There is a relationship between community motivation to increase compliance with health protocols in preventing Covid 19 with a p value of 0.000 0.05.Keywords: Community Motivation, Health Protocol, Compliance
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA POLUSI DEBU DENGAN PENGGUNAAN MASKER PADA PEKERJA MEUBELCV.ACCENT HOUSE PECANGAAN KABUPATEN JEPARA Dewi Hartinah; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Dari survey awal penelitian yang dilakukan pada tanggal 16 februari 2009 terhadap 163 pekerja meubel di perusahaan CV.Accent House didapat 33 pekerja (20%) tidak menggunakan masker, dengan alas an 14menyatakan  kurang nyaman dan 19 menyatakan tidak tahu tentang bahaya polusi debu jika masuk dalam saluran pernafasan.Tujuan : Untuk mengetahuai hubungan  tingkat pengetahuan tentang bahaya polusi debu dengan penggunaan masker pada pekerja meubel CV.Accent House Pecangaan Jepara.Metode : Penelitian ini menggunakan metode disikriptif analitik. Populasi penelitian ini adalah pekerja meubel perusahaan CV.Accent house berjumlah 163 orang sesuai dengan criteria inklusi dan eksklusi. Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 33pekerja (20% dari populasi) dengan criteria seluruh pekerja yang sedang bekerja di perusahaan dan bersedia dijadikan responden pada saat dilakukan penelitian.Hasil : Sesuai hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan analisis chi-square diperoleh nilai chi-square hitung =11,257, sedangkan nilai chi-square tabel pada df : 4  tingkat signifikansi 5 %  adalah 9,49. Jadi  chi-square hitung chi-square tabel. Maka Ha diterima dan Ho ditolak Hubungan diantara kedua variabel tersebut rendah, hal ini ditunjukkan dengan kofisien kontingensi sebesar 0,361 dibawah 0,5.Kesimpulan : Berdaraskan hasil penelitian didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan tentang bahaya polusi debu dengan penggunaan masker pada pekerja meubel CV.Accent House Pecangaan Jepara Daftar pustaka : 15(2000-2007)Kata kunci : Tingkat pengetahuan, Peggunaan masker, Pekerja Mebel-ansi-language:FI'Hasil penelitian : Dari sejumlah 45 WUS, sebagaian besar pada kelompok umur antara 17 – 24 Tahun sebesar 65 % , 53,3 % berpendidikan SLTP sederajat dan 44,4 % berpendidikan SLTA  sederajat , dari 45 WUS 51 % tidak bekerja, 49 % mempunyai pekerjaan tetap. Dari sejumlah 45 WUS yang mau mengimunisasikan TT2 sebanyak 36  orang ( 80 % ), sedangkan yang tidak mau mengimunisasikan TT2 ada 9 orang ( 20 % ) Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat pendidikan WUS dengan kemauan Imunisasi TT2 sesuai dengan hasil uji statistik Spearman,s rho sebesar 0,001
HUBUNGAN PARITAS DENGAN HARI KELUARNYA ASI PERTAMA KALI PADA IBU POST PARTUM DIRUANG ANNISA RSU PKU MUHAMMADIYAH GUBUG KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2014 Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Sri Karyati; Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan makanan alamiah yang baik untuk bayi, praktis, ekonomis, mudah dicerna untuk memiliki komposisi, zat gizi yang ideal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pencernaan bayi.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan hari keluarnya ASI pertama kali pada ibu post partum diruang Annisa RSU PKU Muhammadiyah Gubug Kabupaten Grobogan Tahun 2014.Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini dilakukan terhadap 30 responden yang dilakukan di RSU PKU Muhammadiyah Gubug pada bulan Januari 2014.Hasil penelitian meggunakan analitik univariat dan bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara paritas dengan hari keluarnya ASI pertama kali pada ibu post partum diruang Annisa RSU PKU Muhammadiyah Gubug Kabupaten Grobogan dengan p value 3,087,x2 0,861 dan signifikannya p 0,05. Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan pendidikan kesehatan bahwa jumlah anak tidak berpengaruh terhadap keluarnya ASI pertama kali.
HUBUNGAN MOTIVASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEBIASAAN BUANG AIR BESAR (BAB) SEMBARANGAN DI DUKUH KRAJAN DESA KARANGROWO KECAMATAN UNDAAN KABUPATEN KUDUS TAHUN 2014 Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena masyarakat yang berada di daerah pedesaan, terutama yang dilalui sungai adalah masih banyak yang berperilaku tidak sehat dengan buang air besar di sungai.Kebiasaan BAB sembarangan menyebabkan macam penyakit. Salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat melakukan buang air besar sembarangan adalah rendahnya motivasi masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.  Penelitian ini bertujuan Mengetahui hubungan motivasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan di Dukuh Krajan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Tahun 2014. Metode penelitian ini Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelatif  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua keluarga di Dukuh Krajan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan yaitu sebanyak 228 KK. Sampel yang digunakan 46 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini Responden yang memiliki motivasi negatif sebanyak 22 orang (51,2%) dan responden yang BAB sembarangan sebanyak 20 orang (46,5%). Ada hubungan motivasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan di Dukuh Krajan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan Tahun 2014 (p value = 0,001 0,05).
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU DENGAN TINGKAT RETARDASI MENTAL ANAK DI SDLB PURWOSARI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS TAHUN 2007 Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; indanah indanah; Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang kecerdasan menyesuaikan: Retardasi mental merupakan suatu keadaan yang di tandai dengan fungsi diri umum yang berada di bawah rata-rata di sertai dengan berkurangnya kemampuan untuk (berperilaku adaptif) yang mulai timbul sebelum usia 18 tahun.( Maramis,2004)Berdasarkan survey awal yang di lakukan secara acak pada tanggal 18 Februari 2007 pada 4 ibu dari siswa penderita retardasi mental di SD Luar Biasa Purwosari Kecamatam Kota Kabupaten Kudus berdasarkan tingkat kecemasan di dapatkan hasil 3 ibu mempunyai tingkat kecemasan yang berat dan 1 ibu mempunyai tingkat kecemasan yang sedang.Tujuan : Diketahuinya hubungan tingkat kecemasan ibu dengan tingkat retardasi mental anak di SDLB Purwosari Kecamatan Kota Kabupaten Kudus.Metode : Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan metode pendekatan  Cross Sectional sedangkan analisa datanya menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan sistem SPSS 12.Hasil : Berdasarkan hasil observasi yang menggunakan uji Chi Squaredi dapatkan hasil signifikan P = 0,001 atau P = 0,05 .Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat kecemasan ibu dengan tingkat retardasi mental  anak.Kesimpulan : Adanya hubungan antara tingkat kecemasan ibu dengan tingkat retardasi mental anak
PENGARUH PERAN ORANG TUA, TEMAN SEBAYA DAN KETAATAN BERAGAMA TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH Indah Puspitasari; Indanah Indanah; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Abdur Rozaq
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1539

Abstract

Remaja menuju dewasa merupakan tahap perkembangan, dimana terjadi masa perubahan atau peralihan dari masa remaja menuju batas kedewasaan yang meliputi perubahan biologik, psikologik, dan sosial. Perubahan tersebut menyebabkan perubahan perilaku menuju kedewasaan. Namun seringkali perubahan perilaku ini  tidak mencerminkan suatu kedewasaan. Salah satu penyimpangan yang dianggap menyimpang karena melanggar norma-norma masyarakat dan agama adalah perilaku seksual. Potensi terjadinya perilaku seksual di luar nikah dikalangan remaja dan mahasiswa lebih besar, karena belum tahu dampak perilaku seks di luar nikah dan seks tidak aman. Perilaku tersebut dapat berakibat fatal bagi remaja karena berisiko tinggi terhadap timbulnya kehamilan di luar nikah, tertular penyakit menular seksual dan HIV/AIDS, aborsi yang tidak aman, hingga kematian.Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran orangtua, teman sebaya, dan ketaatan beragama terhadap perilaku seks pranikah pada remaja di Desa Prambatan Lor Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan adalah desain deksriptif korelatif, dengan metode pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan kuesioner. Tehnik analisa data dengan data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan peran orang tua dengan perilaku seks pranikah pada remaja (p value =  0,006), ada hubungan peran teman sebaya dengan perilaku seks pranikah pada remaja (p value = 0,000), dan ada hubungan ketaatan beragama dengan perilaku seks pranikah pada remaja (p value =  0,001).  Perlu adanya perhatian lebih dari peran orangtua dalam mendampingi dan membimbing putra putrinya dalam menjalani tahapan perkembanganya. Lemahnya peran controlling oleh orang tua kepada anaknya mengakibatkan remaja bebas berperilaku yang bisa berdampak buruk pada kesehatan reproduksinya.
Co-Authors Abdur Rozaq Ade Ima Afifa Himayati Agustina, Ayunda Dwi Alfiyatur Rohmaniyah Andriany, Shella Anggraeni, Novita Reza Anggraeni, Putri Luthfiana Annisah, Yuni Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Aprelia, Lisa Arief Adi Saputro Aris Wijayanti Aris Wijayanti Asih Maryati Asrinie, Rina Blacius Dedi Deddy Adi Wirawan Desi Ratnasari Desi Ratnasari Dewi Hartinah Dewi Liesnoor Setyowati Dhadila, Yuke Liza Fitri Diana Tri Lestari Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi ASTUTI Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Edy Soesanto Elvira P, Anastasya Emi Wahyuningrum Endah Tri Rahayuningrum Endang Prihatiningsih Faiqh Albyn, Devanda Fikri, Irma Wahyu Fitriana Kartikasari Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hasriyani Hasriyani Hendro Mulyanto Heni Risnawati Herlina Julia Rahmawati Ika Tristanti Ika Tristanti Ina Zulia Alfijannah Indah Puspitasari Indanah Irma Wahyu Fikri Iswatun Qasanah Iwan Sulis Setiawan Karomatunnisa, Nila Lastri, L Lathifah, Umi M Jauhar Mardiana, Sri Siska Maula, Nofiatul Moh Aris Prasetiyanto Muhammad Aris Prasetyo Mulyanto, Hendro N Nurhayati N Nurhayati Nasriyah Nasriyah Nila Karomatunnisa Nisa, Ardiana Zakiyatun Noor Azizah Noor Azizah Noor Chandiq Kurniawan Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Novi Tiara Nugraha, Yoga Awalludin Nur Aini Nasihah Nur Hidayat Nur Hidayat NurAini, Linda Nurani Puspa Ningrum Nuri Lisza Utamy Prahesti, Riana Prameswari, Fatikha Pri Astuti pri Astuti Prihatiningsih, Endang Puji Krisbiantoro Puji Purwaningsih Purnomo, Muh. Pusparatri, Edita Putri, Nabela Amandha R Rusnoto Rahmawati, Ashri Maulida Ratih Dewi Ratna Sari Ratna Aryani Riana Prahesti Rina Asrinie Rita Dewi Sunarno Rohmaniyah, Alfiyatur Rosiana Masithoh, Anny Rusmi Yuliarti rusnoto rusnoto Rusnoto, R Sari, Ratih Dewi Ratna Setiawan, Iwan Sulis Setiyani Widaristuti Shella Andriany shinta dwi kurnia Sinta Novia Dewi Sri Budiani Sri Budiani Sri Karyati Sukarmin SUKARMIN Sukarmin Sukarmin Sutrisno, Sutrisno Suwarto Suwarto Tri Rahayuningrum, Endah Tri Suwarto Tristanti, Ika Umi Faridah Wahyuningrum, Emi Widya Cholid Wahyudin Wigati, Atun Yuke Liza Fitri Dhadila Yuliani, Y Yuliarti, Rusmi Yunani Yunani Yundari, Yundari Yunita Lukita Sari Zulia Alfijannah, Ina