Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Kebijakan Kesehatan dalam Meningkatkan Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan: The Effectiveness of Health Policies in Improving Medical Waste Management Rizky Syahriani Putri; Owildan Wisudawan; Haslinah Ahmad; Masnilam Hasibuan; Anto J. Hadi; Nayodi Permayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.5203

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat, petugas kesehatan, serta lingkungan sekitar. Kota Padangsidimpuan, seperti kota-kota di Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah medis yang aman dan ramah lingkungan di fasilitas kesehatan, termasuk di Puskesmas Labuhan Rasoki. Meskipun telah ada kebijakan dan regulasi yang mengatur pengelolaan limbah medis, namun implementasinya seringkali masih belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas kebijakan kesehatan dalam meningkatkan pengelolaan limbah medis di Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian terdiri dari 3 orang yaitu Kepala Puskesmas Labuhan Rasoki, Petugas Kesehatan Lingkungan, dan Pembimbing Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan. Penelitian dilakukan di Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan dan dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Februari tahun 2024. Pemilihan informan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi dan wawancara mendalam (indepth interview), serta analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil: Penelitian didapati kebijakan kesehatan yang diambil dalam penanganan limbah medis di Puskesmas Labuhan Rasoki sudah memenuhi syarat mengkuti Permen LHK No: P.56/Men LHK Sekjen/2015 tentang tata cara dan persyaratan teknis pengolahan limbah B3 dari Fasyankes dan PMK No. 75 tahun 2014 tentang Puskesmas. Fasilitas pengelolaan limbah medis sudah memadai serta penanganan vektor juga sudah mengikuti peraturan keputusan Kepala Bapeda No. I Tahun 1995 tentang tata cara persyaratan teknis penyimpanan dan pengumpulan limbah bahan berbahaya dan berancun. Kerja sama juga sudah dijalin dengan pihak ke 3 yaitu PT. Rona Uli Jaya Utama terkait pengankutan limbah medis. Tetapi belum adanya dilakukan pelatihan tentang pengolahan limbah medis sebagai penunjang kinerja petugas limbah medis baik dari pihak puskesmas maupun pihak ke 3 atau dinas kesehatan. Kesimpulan: Pengelolaan limbah medis di Puskesmas Labuhan Rasoki sudah berjalan dengan baik dimana kebijakannya mengikuti permen LHK nomor P.56/menlhk-setjen/2015 sebagai dasar pengolahan limbah medis serta fasilitas yang tersedia sudah memadai dan telah melakukan kerjasama dengan pihak ketiga namun untuk kompetensi staf belum pernah dilakukan pelatihan terkait pengelolaan limbah medis.
Analisis Praktik Sanitasi dan Higiene Makanan Pada Pengelola Rumah Makan di Kota Padangsidimpuan: Analysis of Food Sanitation and Hygiene Practices to the Manager of the Restaurant in Padangsidimpuan City Eva Khoiriyah Harahap; Owildan Wisudawan; Anto J. Hadi; Haslinah Ahmad; Lucy Widasari; Nayodi Permayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.5204

Abstract

Latar belakang: Upaya higiene dan sanitasi pengelola rumah makan merupakan kebutuhan utama terhadap terwujudnya makanan dan minuman aman, oleh karena itu keadaan higiene dan sanitasi pengelola rumah makan tidak memenuhi syarat akan memperbesar kemungkinan pencemaran serta kerusakan makanan yang ada sejak dimulai dari proses pengadaan bahan sampai pada penyajian makanan serta berdampak buruk pada kesehatan. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis praktik sanitasi dan higiene makanan pada pengelola rumah makan di Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Desember 2023 sampai dengan Januari 2024. Populasi dan sampel adalah seluruh pengelola rumah makan di Kota Padangsidimpuan sebanyak 81 pengelola rumah makan dengan teknik pengambilan sampel secara total sampel. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner terstruktur yang dirancang khusus untuk mengumpulkan data tentang praktik sanitasi dan higiene makanan. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang telah disebarkan kepada pengelola rumah makan yang menjadi sampel penelitian. Data dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pengelola makanan (p=0,001), kondisi sanitasi (p=0,002), praktik kebersihan dan higiene personal (p=0,001), penyimpanan makanan (0,001) dan penggunaan bahan makanan segar (p=0,004) berpengaruh terhadap praktik sanitasi dan higiene makanan. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah penyimpanan makanan dengan nilai Exp.(B)= 17,214. Kesimpulan: Temuan penelitian ini diperoleh bahwa praktik sanitasi dan higine makanan sangat dipengaruhi oleh pengetahuan pengelola makanan dan penyimpanan makanan, sehingga dibutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelola tentang praktik kebersihan dan higiene personal rumah makan.
Pengaruh Proactive Personality, Professionalism Dan Organizational Comitment Petugas Puskesmas terhadap Penanganan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan: The Influence of Proactive Personality, Professionalism and Organizational Commitment of Puskesmas Staff on Hypertension Working Area of Pijorkoling Puskesmas Padangsimpuan City Intan Yusvita Sari Nasution; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad; Owildan Wisudawan B; Anto J. Hadi; Nayodi Permayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5298

Abstract

utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Penanganan yang efektif terhadap hipertensi memerlukan peran yang kuat dari petugas kesehatan, terutama petugas di puskesmas yang berperan langsung dalam memberikan layanan kesehatan primer kepada masyarakat. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengaruh proactive personality, professionalism dan organizational comitment petugas puskesmas terhadap penanganan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pijorkoling. Penelitian ini dilaksanakan Januari sampai dengan Februari 2024. Populasi adalah seluruh pegawai Puskesmas Pijorkoling sebanyak 125 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian petugas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan penanganan hipertensi sebnayak 41 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria: petugas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan penanganan hipertensi, bekerja di Puskesmas Pijorkoling, dan petugas kesehatan bersedia menjadi subyek penelitian dengan menandatangani lembar persetujuan. Instrumen penelitian adalah kuesioner penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data. Data dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proactive personality (p=0,001), profesionalism (0,004), organization comitmen (0,002) berpengaruh terhadap penaganan hipertensi. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah proactive personality dengan nilai Exp (B)=25,876. Kesimpulan: Penanganan hipertensi pada petugas kesehatan sangat dipengaruhi faktor proactive personality, profesionalism, organizational. Diharapkan agar petugas kesehatan khususnya di Puskesmas Pijorkoling untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan keaktifan dalam bekerja.
Determinan Kinerja Tenaga Kesehatan terhadap Akreditasi Puskesmas Sosopan Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas: Determinants of Health Performance on Accreditation of Sosopan Health Center, Sosopan District, Padang Lawas District Ikrima Daulay; Haslinah Ahmad; Owildan Wisudawan B; Anto J. Hadi; Masnilam Hasibuan; Nayodi Permayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5299

Abstract

Latar belakang: Akreditasi Puskesmas merupakan suatu proses penting yang menilai dan menjamin mutu layanan kesehatan yang disediakan oleh Puskesmas. Kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas menjadi faktor kunci dalam mencapai standar yang diperlukan untuk memperoleh akreditasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kinerja tenaga kesehatan terhadap akreditasi Puskesmas Sosopan Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas. Metode: Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sosopan Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas selama Desember 2023 sampai dengan Januari 2024. Populasi dan sampel adalah seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Sosopan sebanyak 65 orang dan pengambilan sampel secara total sampel (exhaustic sampling). Pengumpulan data dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner penelitian yang diberikan kepada sampel serta pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Penelitian diperoleh bahwa motivasi (p=0,001), insentif (p=0,001), pelatihan (p=0,001), penghargaan (p=0,008), masa kerja (p=0,002), sarana dan prasarana (p=0,006) berpengaruh terhadap akreditasi Puskesmas Sosopan. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah insentif dengan nilai Exp (B)= 7,033. Kesimpulan: Akreditasi puskesmas dipengaruhi oleh faktor motivasi, insentif, pelatihan, penghargaan, masa kerja dan sarana prasarana sehingga diperlukan dinas kesehatan memfasilitasi pegawai puskesmas untuk mengikuti pelatihan untuk akreditasi.
The Influence of Internal Factors of Utilization of Posyandu Toddlers in the Working Area of the Sipiongot Health Center, Padang Lawas Utara Regency Elli Diana Siregar; Anto J. Hadi; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6343

Abstract

Background: Posyandu is an important means of disease prevention and monitoring of the growth of toddlers. However, the level of community participation in Posyandu still varies, which is allegedly influenced by several internal factors. Objective: This study aims to analyze the influence of internal factors on the utilization of Posyandu for toddlers in the working area of the Sipiongot Health Center, Padang Lawas Utara Regency. Methods: This study used a cross-sectional study design on mothers under five who used Posyandu Madya and Purnama services in the working area of the Sipiongot Health Center. The sample was taken by accidental sampling technique for 60 days, involving 81 mothers under five. Data was collected through a questionnaire distributed to mothers of toddlers who came to the Posyandu. Data analysis was carried out using the chi-square method and logistic regression. Results: This study showed that internal factors such as education (p = 0.001), occupation (p = 0.001), and knowledge (p = 0.001) had a positive relationship with the utilization of Posyandu for toddlers. Of the three variables, knowledge shows the strongest influence on the utilization of Posyandu with an Exp(B) = 15.312 value. Conclusion: Internal factors have an important role in encouraging the use of Posyandu for toddlers. Therefore, increasing public knowledge and awareness about the benefits of Posyandu is urgently needed to ensure the optimization of sustainable health services for toddlers.
Factors Affecting the Pattern of Health Service Receipt in Patients with Diabetes Mellitus at the Pangirkiran Health Center, Padang Lawas Utara Regency Enta Marlina Harahap; Haslinah Ahmad; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6345

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a global health problem, with an increasing prevalence rate. In Padang Lawas Utara Regency, especially at the Pangirkiran Health Center, DM sufferers face various obstacles in receiving optimal health services. Objective: The study aims to analyze the factors that affect the pattern of receiving health services for people with diabetes mellitus. Methods: This type of quantitative research with a cross sectional study design was conducted at the Pangirkiran Health Center, Padang Lawas Utara Regency. The population and sample were all 136 patients with diabetes mellate with an exhaustive sampling technique. Data collection using a research questionnaire. The data was processed and analyzed using chi-square tests and logistic regression as well as the presentation of data with tables accompanied by explanations. Results: The results of the study prove that knowledge (p=0.007) and socio-cultural (p=0.008) have a significant effect on the pattern of receiving health services for people with diabetes mellitus. The most influential variable is Exp knowledge (B)=4.942. Conclusion: The conclusion was obtained that knowledge factors about diabetes mellitus and socio-culture play a significant role in determining the pattern of health service receipt. Therefore, it is important for the Pangirkiran Health Center to improve health education programs, improve access to services, and involve families in the process of managing diabetes mellitus. This research is expected to provide policy recommendations to improve the quality of health services for people with diabetes mellitus in the region.
Key Determinants of Tuberculosis Prevention Behaviors Among Families in Indonesia: A Cross-Sectional Study Analysis Hapiz Arlanda Sani; Anto J. Hadi; Herman Hatta
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i2.6860

Abstract

Introduction: Tuberculosis (TB) is one of the infectious diseases that is still a global health problem, including in Indonesia. TB prevention requires the active role of the family as the smallest unit of society to create a supportive environment. Studies of TB prevention behaviors in families are important to understand the factors influencing prevention success. Objective: This study analyzes factors related to TB prevention behavior in families. Methods: This study used a cross-sectional study design involving 129 families with family members with a history of TB in the Batunadua Health Center working area in Padangsidimpuan City, selected by purposive sampling. Data was collected through a structured questionnaire. Data analysis was conducted using the chi-square and logistic regression tests to see the relationship between the variables and the most meaningful variables. Results: This study found that knowledge about TB (p=0.001), access to health services (p=0.001), social and cultural environment (p=0.001), and personal health experiences (p=0.001) were related to TB prevention behavior in families. Meanwhile, the variable most related to TB prevention behavior is knowledge about TB Exp (B) = 46.888. Conclusion: This study concludes that TB prevention behavior in families is influenced by factors such as knowledge about TB, access to health services, social and cultural environment, and personal health experience, which have a significant relationship. Of the four variables, knowledge about TB is the most dominant factor influencing TB prevention behavior. Therefore, health education campaigns must be a priority, focusing on increasing family knowledge about TB through easily accessible media, such as counseling, social media, and pamphlets.
The Role of the Family in Preventing Child Wasting: A Systematic Literature Review Anto J. Hadi; Lucy Widasari; Hapiz Arlanda Sani; Erni Yetti R; Zadrak Tombeg; Saskiyanto Manggabarani
Science Publication: Journal of Public Health and Nutrition Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : PT Yapindo Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64965/spjphn.v2i1.41

Abstract

ABSTRACT Wasting is one of the public health nutrition problems in developing countries including South Asia, Africa, and Indonesia. This condition can lead to an increased risk of death in children under five years of age and affect their physical and cognitive development. Research shows that in addition to nutritional factors, the role of the family, including parenting, feeding, and social support, plays a significant role in preventing and overcoming wasting in children. This systematic literature review aims to explore the role of families in wasting prevention in children, focusing on factors that may influence the incidence of wasting. This study used a systematic literature review (SLR) approach by searching for relevant articles from various academic databases such as scopus. The selected articles analyzed family factors that contribute to the occurrence of wasting in children, including the role of mothers, parental education, household economic status, and the role of social support. Data were collected from various surveys and studies in countries with high prevalence of wasting, including countries in South Asia and Africa. The results of the analysis showed that family factors such as the mother's education level, nutritional knowledge, good parenting, and access to health facilities played a significant role in the prevention of wasting in children. In addition, families with low socio-economic status and limited access to clean water and poor sanitation are more at risk of wasting events. Some effective family-based interventions include providing nutrition education to parents, supplemental feeding programs, and increased social support for high-risk families. The role of the family is very important in the prevention of wasting in children, especially through the improvement of parenting behavior and nutritious feeding. Wasting prevention programs need to actively involve families by providing nutrition education, as well as providing adequate social support and health facilities. Multisectoral interventions involving the health, sanitation, and education sectors must be strengthened to achieve more effective reduction in the prevalence of wasting. Keywords: prevention of wasting, role, family, children, social support, parenting behavior
Co-Authors Abd Hakim Husen Abdul Majid Abdullah A.A Abdullah AA Abdullah AA Ade Lisna Harahap Adelfia Soleman Adi Antoni Adi Antoni Adi Antoni Ahmad Safii Hasibuan ahmad yani Ahmad, Haslinah Alprida Alprida Harahap Alprida Harahap Alprida Harahap Alwi, Fahrizal Aminuddin Syam Andriya Risdwiyanto Anita Syafriyanti ARIEF BUDI PRATOMO Arisa Armyn Nurdin Asdi Lastari Asdi Lastari Asriwati Amirah Asriwati, Asriwati Aulia Putri Aulia Putri Bambang Sucipto Bintang Cahyono Kaelan, Cahyono Camelia Viaduri Darmawanti wanti Devin Mahendika Dewani Harahap Dewi Rizki Nurmala Dhety Chusumastuti Didik Cahyono Dra. Nur Iffah Eddy Silamat Edwinn Sallipadang Edy Sujoko Eki Candra Eli Kusuma Daulay Elinda Tarigan Elli Diana Siregar Enta Marlina Harahap Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R. Erni Yetti Riman Erni Yetti Riman Erni Yetti.R Etika, Erdyna Dwi Etty Sri Hertini Eva Khoiriyah Harahap Eva Santi Eva Santi Lubis Fahrepi, Reza Farida Utaminingtyas Fatma Mutia Giopani Simbolon Halinah Ahmad Hapiz Arlanda Sani Hasbina Wildani Haslina Ahmad Haslinah Ahmad Haslinah Ahmad Haslinah Ahmad Hasni Yaturramadhan Hatta, Herman Herman Hatta Hotma Royani Siregar Ida Hannum Idawati Idawati Ikrima Daulay Ikrimah Pohan Indra Martua Nasution Indra Maulana Intan Yusvita Sari Nasution Irawati Harahap Irawati Irawati Irawaty Djaharuddin Irfan Said Ishak, Syamsopyan Ismail Efendy Jaya Hia, Trisman Jitasari Tarigan Sibero Julfikar Julfikar Junedi Sitorus Juni Andriani Rangkuti Khairunnisa Butar-Butar Kristiana Lylya Lindawati Lucy Widasari Lucy Widasari Lucy Widasari Maryanti, Endang Masnilam Hasibuan Matius Rantesalu Matius Rantesalu Megawati Mhd. Idris Lubis Muh. Ayyub Amin Muhammad Badiran Muhammad Riswal Muhammad Tahir Namora Lumongga Lubis Napitupulu, Mastiur Napitupulu, Natar Fitri Natar Fitri Napitupulu Nayodi Permayasa Nayodi Permayasa Nazaruddin Nasution Nefonavratilova Ritonga Nofri Yudi Arifin Nu'man AS Daud Nur Hamdani Nur Nur Hamdani Nur Nur Hamima Harahap Nurhalimah Nurhalimah Batubara Nurhalimah Batubara Nurhamimah Nurrahmani, Nurrahmani Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Permayasa, Nayodi Rabiul Marzuki Siregar Rahmat Al Hidayat Rangkuti, Juni Andriani Rate, Suherman Reza Fahrepi Ridwan Amiruddin Ririn Ariska Nasution Rismawati Rismawati Rizky Syahriani Putri Rudi Hadisaputro Rusdiyah Sudirman Made Ali Said, Irfan Said, Irfan Saiful Bahri Halomoan Hasibuan Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Selfi Bunga Sholatiah Sihombing, Cipto Marianto Simanjorang, Asyiah Sri Bulan Srianty Siregar Sugiyanto Sugiyanto Sukri Palluturi Sumardi Sudarman, Sumardi Sumarlan Sumarlan, Sumarlan Suryanti Syamsopyan Ishak Syamsopyan Ishak Syamsu Rijal Tombeg, Zadrak Yayat Suharyat Yetti R, Erni Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yunizar Yunizar Yusnina Maisyaroh Yusuf Efendi Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zuraidah Nasution