Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Yang Berhubungan dengan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Padangmatinggi Kota Padang Sidempuan : Factors Related to Complete Basic Immunization in Infants in the Working Area of the Padangmatinggi Health Center, Padang Sidempuan City Ikrimah Pohan; Alprida Harahap; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3928

Abstract

Latar belakang: Imunisasi saat ini diperkirakan dapat mencegah 2 hingga 3 juta kematian setiap tahunnya. Kendala utama keberhasilan program imunisasi pada bayi yaitu rendahnya kesadaran ibu yang mempunyai bayi untuk membawa anaknya di imunisasi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Padangmatinggi kota Padang Sidempuan. Metode: Jenis dan desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi sebanyak 946 bayi dan sampel sebanyak 281 bayi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling, instrumen penelitian dengan kuesioner serta analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan (p=0,007), kepercayaan (p= 0,000), waktu tempuh (p=0,000), peran petugas kesehatan (p=0,008) berhubungan signifikan terhadap imunisasi dasar lengkap pada bayi sedangan pekerjaan (p=0,381) dan sikap (p=0,292) tidak berhubungan terhadap imunisasi dasar lengkap pada bayi serta variabel yang paling berhubungan adalah pengetahuan dengan nilai Exp (B)=7,249. Kesimpulan: Diperoleh bahwa pengetahuan, lokasi tempat tinggal, peran petugas kesehatan merupakan faktor yang berhubungan terhadap imunisasi dasar lengkap rtipada bayi. Sehingga diperlukan intervensi kesehatan yang berkelanjutan berupa edukasi terhadap keluarga.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Hamil yang Mengikuti Kelas Ibu Prenatal dalam Pencegahan Kehamilan Berisiko Tinggi di Puskesmas Padang Matinggi Kota Padangsidimpuan: Factors Related To Behavior Of Pregnant Women Who Take Prenatal Classes In Prevention Of High Risk Pregnancy At Puskesmas Padang Matinggi Padang Sidempuan City Aulia Putri; Alprida Harahap; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3929

Abstract

Latar belakang: Prevalensi angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Hal ini disebabkan tingginya kehamilan berisiko yang disebabkan oleh berbagai factor gangguan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal dalam pencegahan kehamilan berisiko tinggi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study yang dilakukan di Puskesmas Padang Matinggi pada bulan Juli 2022 sampai dengan bulan Februari 2023. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal sebanyak 895 ibu hamil dan besar sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sebanyak 276 ibu hamil dengan pengambilan sampel secara accidental sampling. Pengumpulan dan pengelohan data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder menggunakan kuesioner, serta analisis statistik dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,017), sikap (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,014) dan peran tenaga kesehatan (p=0,001) berhubungan dengan perilaku ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal dalam pencegahan kehamilan berisiko tinggi dan variabel yang tidak berhubungan adalah pekerjaan(p=0,340), serta sikap merupakan variabel yang paling berhubungan dengan Exp (B)=27,622. Kesimpulan: Kesimpulan diperoleh bahwa pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan merupakan faktor penyebab perilaku ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal dalam pencegahan kehamilan berisiko tinggi, sehingga diperlukan upaya edukasi terprogram terkait kelas prenatal yang berkelanjutan
Faktor yang Berpengaruh dengan Perilaku Pemeriksaan ANC Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan: Factors Influencing Pregnant Women's ANC Examination Behavior in the work Area of Batangtoru Public Health Centertapanuli Selatan Regency Fatma Mutia; Anto J. Hadi; Rusdiyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.4089

Abstract

Latar belakang: Pelayanan kesehatan oleh tenaga profesional untuk ibu selama masa kehamilannya yang dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang ditetapkan. Melalui ANC berbagai informasi serta edukasi terkait kehamilan dan persiapan persalinan bisa diberikan kepada ibu sedini mungkin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh dengan perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Jenis penelitian ini bersifat kuantitaf dengan pendekatan cross sectional study di Puskesmas Batangtoru yang diamati pada periode waktu yang sama. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas Batangtoru sebanyak 83 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel secara nonprobability sampling dengan purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan dilakukan analisis data dengan uji chi-square dan regresi logistic. Hasil: Hasil penelitian di peroleh bahwa pendidikan (p= 0,000) pengetahuan (p= 0,002) paritas (p= 0,025) jarak (p= 0,033) dan dukungan Suami (p= 0,017) ada pengaruh dengan perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil sedangkan umur (p= 0,500) sikap (p= 0,756) pekerjaan (p= 0,317) tidak ada pengaruh dengan perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil. Variable yang paling berhubungan adalah pendidikan dengan nilai Epx (B)= 6,093. Kesimpulan: Kesimpulan temuan penelitian ini adalah perilaku pemeriksaan ANC ibu hamil dipengaruhi oleh faktor pendidikan ibu hamil, pengetahuan ibu hamil, jumlah paritas, jarak ke tempat kesehatan dan dukungan dari suami sehingga perlu dilakukan kegiatan atau penyuluhan yang diadakan tenaga kesehatan tentang pemeriksaan ANC.
Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Bina Suasana terhadap Keaktifan Keluarga dalam Pencegahan Stunting di Puskesmas Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Eli Kusuma Daulay; Haslinah Ahmad; Anto J. Hadi; Lucy Widasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4163

Abstract

Latar belakang: Anak terganggu akibat kurangnya asupan gizi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan berdampak pada tinggi badan atau panjang badan disebut stunting. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan suatu model promosi kesehatan yang dapat meningkatkan keterlibatan keluarga dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Jenis penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen (eksperimen semu). Populasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki balita berusia 60 bulan, yang berjumlah sebanyak 692 balita. Sampel penelitian terdiri dari 254 balita, yang dibagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 127 ibu. Kelompok pertama terdiri dari ibu yang memiliki balita stunting (kelompok perlakuan), sedangkan kelompok kedua terdiri dari ibu yang memiliki balita dengan pertumbuhan normal atau tidak stunting (kelompok kontrol). Sampel dipilih menggunakan metode systematic random sampling. Dalam analisis data, digunakan berbagai teknik statistik, termasuk analisis univariat, bivariat, dan uji statistik Hotelling's T2. Hasil: Terdapat dampak yang signifikan dari promosi kesehatan melalui pembinaan suasana terhadap perubahan pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) sebelum dan setelah intervensi. Selain itu, promosi kesehatan melalui pembinaan suasana juga memiliki dampak yang signifikan terhadap perubahan tindakan keluarga sebelum (p=0,002) dan setelah (p=0,001) intervensi. Sebelum intervensi, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal pengetahuan, sikap, dan tindakan antara kedua kelompok, dengan nilai p=0,574>0,05. Namun, setelah intervensi, terlihat perbedaan yang signifikan dalam pengetahuan dan tindakan di antara kedua kelompok, dengan nilai p=0,001<0,05. Kesimpulan: Bbahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol terkait keterlibatan keluarga dalam upaya pencegahan stunting. Sebagai saran, penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk program promosi kesehatan yang dilakukan di Puskesmas Sayurmatinggi.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemberdayaan Keluarga dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padang Sidempuan: Factors Related to Family Empowerment in Stunting Prevention in Labuhan Rasoki Public Health Center Working Area Padang Sidempuan City Giopani Simbolon; Anto J. Hadi; Megawati; Aminuddin Syam; Owildan Wisudawan B
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4166

Abstract

Latar belakang: Masalah stunting salah satunya dipengaruhi oleh keluarga. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan sosial pertama anak dalam tumbuh kembangnya. Anak akan berkembang optimal apabila mereka mendapatkan stimulasi yang baik dari keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberdayaan keluarga dalam pencegahan stunting. Metode: Jenis penelitian observasional dengan menggunakan desain cross sectional study yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padang Sidempuan. Populasi adalah seluruh keluarga yang terdapat diwilayah kerja Puskesmas Labuhan Rasoki sebanyak 1.846 keluarga dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian keluarga yang ditentukan dengan rumus Slovin sebanyak 95 keluarga serta pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner penelitian, data diolah dan dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik menggunakan program SPPS. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,001), jumlah anggota keluarga (p=0,001), pelatihan (p=0,001), dukungan tenaga kesehatan (p=0,001) berhubungan dengan pemberdayaan keluarga dalam pencegahan stunting, dan motivasi keluarga (p=0,915) dan lingkungan kerja (0,607) tidak berhubungan serta yang paling berhubungan adalah variabel jumlah anggota keluarga dengan nilai Exp(B)= 26,588. Kesimpulan: Pemberdayaan keluarga dalam pencegahan stunting disebabkan oleh factor pengetahuan, jumlah anggota keluarga, pelatihan, dukungan tenaga kesehatan sehingga diperlukan dukungan dan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam memberdayakan keluarga sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting.
Pengembangan Pangan Lokal Dali Horbo sebagai Makanan Pendamping untuk Mengatasi Balita Stunting di Kabupaten Tapanuli Utara: Improving Dali Horbo as a Complementary Food to Reduce Stunting in North Tapanuli Regency Yusnina Maisyaroh; Mastiur Napitupulu; Anto J. Hadi; Adi Antoni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4210

Abstract

Latar Belakang: Pangan lokal Dali Horbo memiliki potensi besar sebagai makanan pendamping yang bermanfaat bagi balita yang mengalami stunting. Dali Horbo kaya akan nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, seperti protein, zat besi, kalsium, dan vitamin A. Namun, saat ini pemanfaatan Dali Horbo sebagai sumber pangan belum dimaksimalkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari pemberian Dali Horbo sebagai makanan pendamping bagi balita yang mengalami stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan di Kecamatan Siborong-Borong terhadap populasi balita stunting sejumlah 194 anak. Teknik pemilihan sampel menggunakan purpossive sampling dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, sehingga jumlah sampel yang diikutsertakan dalam penelitian ini adalah 12 balita yang mengalami stunting. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan balita secara berkala, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam berat badan balita sebelum dan sesudah intervensi pada bulan pertama, kedua, serta ketiga, dengan tingkat signifikansi masing-masing 0.016, 0.003, dan 0.002 (<0.05). Demikian pula, terdapat perbedaan signifikan dalam tinggi badan balita sebelum dan sesudah intervensi pada bulan pertama, kedua, dan ketiga, dengan tingkat signifikansi masing-masing 0.017, 0.002, dan 0.034 (<0.05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian Dali Horbo sebagai makanan pendamping memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan berat dan tinggi badan balita yang mengalami stunting. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan kegiatan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat tentang manfaat Dali Horbo sebagai makanan pendamping bagi balita yang mengalami stunting.
Pengaruh Konseling Gizi terhadap Pola Makan Remaja dalam Pencegahan Stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja Tahun 2023: The Influence of Nutritional Counseling on Teenagers' Eating Patterns in Stunting Prevention at Tana Toraja 1 Public High School in 2023 Adelfia Soleman; Anto J. Hadi; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4942

Abstract

Latar Belakang: Pencegahan stunting sebenarnya dapat dimulai lebih awal yaitu mempersiapkan para remaja putri untuk menjadi perempuan dewasa yang sehat, sehingga siap untuk hamil dan memiliki keturunan salah satu caranya dengan menjaga pola makan yang baik. Sehubungan dengan hal itu, dirasa sangat penting pula untuk melakukan upaya pencegahan stunting di kalangan remaja dengan memberi konseling tentang perbaikan pola makan yang baik. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pola makan remaja dalam pencegahan stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pola makan remaja dalam pencegahan stunting. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 44 responden yang dibagi menjadi 2 yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Untuk mengetahui perbedaan ragam makanan, frekuensi makanan, angka kecukupan gizi, pola makan sebelum dan sesudah konseling dilakukan uji statistik McNemar karena data berskala nominal sedangkan untuk melihat efektivitas konseling terhadap ragam makanan, frekuensi makan, angka kecukupan gizi, pola makan dilakukan uji mann-whitney pada data selisih pre-post antar kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling tidak berpengaruh pada ragam makanan (p value = 0,534), frekuensi makanan (p value = 0,867), angka kecukupan gizi (p value = 0,392) dan pola makan (p value = 0,304) baik pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah konseling. Kesimpulan: Kesimpulan konseling tidak berpengaruh signifikan terhadap ragam makanan, frekuensi makanan, angka kecukupan gizi dan pola makan pada remaja dalam pencegahan stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja.
Determinan Ibu Bekerja tidak Memberikan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskemas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2023: Determinants of Working Mothers not Providing Exclusive Breastfeeding in Sitinjak Public Health Center, South Tapanuli District Irawati Harahap; Anto J. Hadi; Rusdiyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4943

Abstract

Latar belakang: Salah satu masalah kesehatan ibu dan anak di Indonesia adalah pemberian ASI Eksklusif. Rendahnya pemberian ASI Eksklusif disebabkan oleh perilaku ibu itu sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan ibu bekerja yang tidak memberikan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif degan pendekatan cross sectional study di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak mulai November 2022 sampai Januari 2023. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu bekerja yang ada di Wilayah Kerja Puskemas Sitinjak dengan tekhnik pengambilan sampel secara total sampel (exhaustive sampling) sebanyak 80 ibu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta pengolahan dan analisis data mengunakan program SPSS dengan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap ibu (p=0.000), dukungan suami (p=0.001) berhubungan secara signifikan dengan ibu bekerja yang tidak memberikan ASI Eksklusif. Pengetahuan ibu ( p=0.17) tidak berhubungan secara signifikan dengan ibu bekerja yang tidak memberikan ASI Eksklusif serta variabel yang paling berhubungan adalah dukungan suami dengan nilai Exp (B)=0.206,CI 95%=0.067-0.633. Kesimpulan: Temuan penelitian ini bahwa ibu bekerja tidak memberikan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor sikap dan dukungan suami sehingga diperlukan upaya untuk menanggulangi pemberian ASI Eksklusif dengan cara memberikan pendidikan kesehatan kepada semua ibu hamil dan menyusui.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Pendekatan Health Belief Model (HBM) terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di MTSN 3 Padangsidimpuan: The Effectiveness of Health Education Using the Health Belief Model (HBM) Approach toward Knowledge Level of Adolescent Reproductive Health at MTsN 3 Padangsidimpuan Nur Hamima Harahap; Anto J. Hadi; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4944

Abstract

Latar belakang: Remaja seringkali menghadapi berbagai masalah kesehatan reproduksi sebagai dampak dari perilaku berisiko. Salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap kesehatan reproduksi adalah melalui pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan aspek penting dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektifitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan health belief model (HBM) terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di MTs N 3 Padangsidimpuan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi-experimental dengan two group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII sampai dengan kelas IX MTsN 3 Padangsidimpuan sebanyak 248 siswa dan sampel sebanyak 152 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol serta cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2023 dan instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik serta penyajian data dalam bentuk tabel. Hasil: Penelitian ini diperoleh bahwa ada peningkatan pengetahuan setelah edukasi intervensi pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan healt belief model (HBM) terhadap kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Efektifitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan health belief model (HBM) terhadap kerentanan yang dirasakan (p=0.000), keseriusan yang dirasakan (p=0.000), manfaat yang dirasakan (p= 0.000), penghalang yang dirasakan (p= 0.000), dan efikasi diri (p= 0.000) terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan: Penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja melalui pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan health belief model (HBM).
Stres Kerja dan Keselamatan Pasien: Literature Review: Occupational Stress and Patient Safety: Literature Review Owildan Wisudawan B; Nu'man AS Daud; Irawaty Djaharuddin; Dewi Rizki Nurmala; Anto J. Hadi; Haslina Ahmad; Muhammad Tahir; Muh. Ayyub Amin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.5142

Abstract

Latar belakang: Stres yang berhubungan dengan pekerjaan adalah kondisi yang lazim dalam profesi keperawatan yang menjadi penyebab utama kesehatan dan keselamatan pada pasien. Stres kerja pada perawat merupakan masalah global dan nasional yang mesti menjadi perhatian guna menunjang proses asuhan keperawatan yang optimal sehingga aspek keselamatan pasien bisa terwujud. Tujuan: Untuk mengidentifikasi secara terstruktur dan memberi gambaran secara detail berbasis bukti terkini terkait dengan model stres yang berhubungan dengan pekerjaan pada perawat dan keselamatan pasien di Rumah Sakit. Tujuan tersebut bisa tercapai dengan mengelola literatur review berdasarkan: Karakteristik stres kerja pada perawat, Faktor dukungan rekan kerja (Dokter, Perawat, Rekan lainnya), Faktor Beban Kerja, Karakteristik kondisi Pasien, Metode pengukuran tingkat stres, Faktor keselamatan pasien, dan Manajemen stres. Metode: Kajian literatur menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis). Adapun sumber literatur review yaitu berasal dari pencarian berbasis online melalui mesin pencarian google secara umum dengan memasukkan kata kunci jurnal bereputasi baik secara nasional maupun internasional, tetapi sebagian besar jurnal yang digunakan yaitu jurnal bereputasi internasional sebagai rujukan utama. Hasil: Jurnal yang didapatkan sebagian besar berformat PDF yang didapatkan melalui jurnal yang diterbitkan oleh Pubmed, Proquest, Google scholar, Science direct: Elsevier, BMC, Health Affairs, Oxford Academic, John Wiley & Sons serta sumber lainnya berupa Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Jumlah Artikel yang di peroleh sebanyak 205, Jumlah artikel yang layak dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 14. Sumber stres terdiri dari 8 (delapan) skala yaitu: kondisi pasien, konflik dengan dokter, lingkungan kerja, masalah dengan teman sebaya, masalah dengan pengawas, beban kerja, ketidakpastian tentang pengobatan, konflik dengan pasien atau keluarga pasien. Kesimpulan: Stres kerja dikalangan perawat secara garis besar dan paling dominan dipengaruhi oleh lingkungan kerja, beban kerja, kondisi pasien dan perawat. Stres pada perawat dapat mendatangkan kerugian bagi suatu Rumah Sakit terkhusus pada pasien, karena dapat mengganggu proses asuhan keperawatan pada pasien dan pada akhirnya mempengaruhi keselamatan pasien. Adapun saran yang ditawarkan yaitu melakukan Manajemen pengelolaan stres yang komprehensif guna menunjang faktor keselamatan pasien.
Co-Authors Abd Hakim Husen Abdul Majid Abdullah A.A Abdullah AA Abdullah AA Ade Lisna Harahap Adelfia Soleman Adi Antoni Adi Antoni Adi Antoni Ahmad Safii Hasibuan ahmad yani Ahmad, Haslinah Alprida Alprida Harahap Alprida Harahap Alprida Harahap Alwi, Fahrizal Aminuddin Syam Andriya Risdwiyanto Anita Syafriyanti ARIEF BUDI PRATOMO Arisa Armyn Nurdin Asdi Lastari Asdi Lastari Asriwati Amirah Asriwati, Asriwati Aulia Putri Aulia Putri Bambang Sucipto Bintang Cahyono Kaelan, Cahyono Camelia Viaduri Darmawanti wanti Devin Mahendika Dewani Harahap Dewi Rizki Nurmala Dhety Chusumastuti Didik Cahyono Dra. Nur Iffah Eddy Silamat Edwinn Sallipadang Edy Sujoko Eki Candra Eli Kusuma Daulay Elinda Tarigan Elli Diana Siregar Enta Marlina Harahap Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R. Erni Yetti Riman Erni Yetti Riman Erni Yetti.R Etika, Erdyna Dwi Etty Sri Hertini Eva Khoiriyah Harahap Eva Santi Eva Santi Lubis Fahrepi, Reza Farida Utaminingtyas Fatma Mutia Giopani Simbolon Halinah Ahmad Hapiz Arlanda Sani Hasbina Wildani Haslina Ahmad Haslinah Ahmad Haslinah Ahmad Haslinah Ahmad Hasni Yaturramadhan Hatta, Herman Herman Hatta Hotma Royani Siregar Ida Hannum Idawati Idawati Ikrima Daulay Ikrimah Pohan Indra Martua Nasution Indra Maulana Intan Yusvita Sari Nasution Irawati Harahap Irawati Irawati Irawaty Djaharuddin Irfan Said Ishak, Syamsopyan Ismail Efendy Jaya Hia, Trisman Jitasari Tarigan Sibero Julfikar Julfikar Junedi Sitorus Juni Andriani Rangkuti Khairunnisa Butar-Butar Kristiana Lylya Lindawati Lucy Widasari Lucy Widasari Lucy Widasari Maryanti, Endang Masnilam Hasibuan Matius Rantesalu Matius Rantesalu Megawati Mhd. Idris Lubis Muh. Ayyub Amin Muhammad Badiran Muhammad Riswal Muhammad Tahir Namora Lumongga Lubis Napitupulu, Mastiur Napitupulu, Natar Fitri Natar Fitri Napitupulu Nayodi Permayasa Nayodi Permayasa Nazaruddin Nasution Nefonavratilova Ritonga Nofri Yudi Arifin Nu'man AS Daud Nur Hamdani Nur Nur Hamdani Nur Nur Hamima Harahap Nurhalimah Nurhalimah Batubara Nurhalimah Batubara Nurhamimah Nurrahmani, Nurrahmani Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Permayasa, Nayodi Rabiul Marzuki Siregar Rahmat Al Hidayat Rangkuti, Juni Andriani Rate, Suherman Reza Fahrepi Ridwan Amiruddin Ririn Ariska Nasution Rismawati Rismawati Rizky Syahriani Putri Rudi Hadisaputro Rusdiyah Sudirman Made Ali Said, Irfan Said, Irfan Saiful Bahri Halomoan Hasibuan Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Selfi Bunga Sholatiah Sihombing, Cipto Marianto Simanjorang, Asyiah Sri Bulan Srianty Siregar Sugiyanto Sugiyanto Sukri Palluturi Sumardi Sudarman, Sumardi Sumarlan Sumarlan, Sumarlan Suryanti Syamsopyan Ishak Syamsopyan Ishak Syamsu Rijal Tombeg, Zadrak Yayat Suharyat Yetti R, Erni Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yunizar Yunizar Yusnina Maisyaroh Yusuf Efendi Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zuraidah Nasution