Claim Missing Document
Check
Articles

Replikasi Eksperimen Fisik dan Psikologis: Pengaruh Kehangatan Fisik terhadap Persepsi Interpersonal Yusril Abdan Nur; Dewi Nurikhyana; Andi Nilam Asdevi; Nur Alfiah Tahir; M. Ahkam Alwi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mereplikasi studi Williams dan Bargh (2008) yang menunjukkan bahwa kehangatan fisik dapat memengaruhi persepsi interpersonal. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain kuasi-eksperimen between-subjects, sebanyak 20 mahasiswa dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok air hangat dan kelompok air dingin. Setelah memegang botol berisi air dengan suhu berbeda selama 60 detik, peserta diminta menilai 10 foto wajah menggunakan skala Likert 1–10. Data dianalisis menggunakan uji Independent Samples T-Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang memegang air hangat memberikan penilaian interpersonal yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok air dingin (p = 0.030), dengan ukuran efek besar (Cohen’s d = -1.06). Temuan ini mendukung teori embodied cognition dan membuktikan bahwa pengalaman sensorik fisik dapat memengaruhi penilaian sosial secara tidak sadar. Studi ini memperkuat validitas temuan sebelumnya sekaligus menunjukkan konsistensinya dalam konteks budaya Indonesia.
Efektivitas Pelatihan Spiritual Terhadap Subjective Well Being Remaja Khaerunnisa, Asrifa Rosa; Mutmainnah, Ahmad Ridha; Imaldia, Monica Angelina; Hatala, Abd Rahim; Alwi, M Ahkam
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 3 (2025): Juli 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i3.527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan spiritual dalam meningkatkan subjective well-being pada remaja SMA. Studi ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan kelompok eksperimen dan kontrol yang masing-masing diberikan pretest dan posttest. Pelatihan spiritual diberikan kepada 16 siswa kelompok eksperimen selama dua hari, sedangkan 12 siswa kelompok kontrol tidak menerima perlakuan. Pengukuran dilakukan menggunakan skala subjective well-being yang telah diadaptasi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada subjective well-being siswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, ditemukan bahwa peningkatan lebih besar terjadi pada siswa perempuan dibandingkan laki-laki setelah intervensi. Pelatihan ini membantu siswa dalam membangun kesadaran diri, hubungan bermakna, serta memaknai hidup, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan spiritual dalam pembentukan karakter dan kesehatan mental remaja secara holistik.
Pengaruh Harga Diri Terhadap Motivasi Aktivitas Fisik Pada Ibu Rumah Tangga Dan Ibu Bekerja Anggraeni, Poppy Dian; Alwi, M. Ahkam; Nur, Haerani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 8: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i8.4412

Abstract

Regular physical activity has important benefits for physical and psychological health. After marriage, mothers have their own challenges in maintaining motivation for physical activity. This study aims to determine the influence of self-esteem on physical activity motivation in working mothers and housewives. The research method used is quantitative with a simple regression research design. This study uses accidental sampling to collect samples. The sample criteria used were mothers aged 19-55 years and still in marital status. A total of 237 respondents consisting of 138 working mothers and 99 housewives were involved in this study. Data was collected using a questionnaire scale shared via Google Forms. The results showed that the level of self-esteem and motivation for physical activity was in the moderate category. Regression analysis showed that self-esteem had no significant effect on physical activity motivation (r = 0.0775, p > 0.05. The results of the Independent Samples T Test hypothesis test showed a p value of 0.335 (>0.05), so it can be concluded that there is no difference in physical activity motivation between housewives and working mothers. In conclusion, this study showed that there was no effect of self-esteem on physical activity motivation in mothers and there was no difference in physical activity motivation in housewives and working mothers. Keywords: motivation for physical activity, self-esteem, housewife, working mother
Pengaruh Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Motivasi Berprestasi pada Atlet Anggar di Makassar Dirhamzah, Andi Almaidah; Ahmad, Ahmad; Alwi, M. Ahkam
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 9: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i9.4916

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri dan dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi pada atlet anggar di Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet anggar Club IPASS Makassar berjumlah 61 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Alat ukur penelitian menggunakan 3 buah skala, yaitu skala kepercayaan diri, skala dukungan sosial dan skala motivasi berprestasi. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda yang menjelaskan secara menyeluruh pengaruh antar variabel yang ada dalam penelitian dan pengujian rangkaian pengaruh secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh kepercayaan diri terhadap motivasi berprestasi pada atlet anggar di Makassar dengan nilai regresi sebesar 0,172 dan nilai signifikasi 0,047<0,05. 2) Ada pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi pada atlet anggar di Makassar dengan nilai regresi 0,457 dan nilai signifikansi 0,001<0,05. 3) Ada pengaruh kepercayaan diri dan dukungan sosial secara simultan terhadap motivasi berprestasi pada atlet anggar di Makassar dengan nilai R Square 0,318 dan nilai signifikansi 0,003<0,05. Dengan demikian terdapat arah pengaruh positif signifikansi kepercayaan diri dan dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi pada atlet anggar di Makassar.
Hubungan antara Academic Self Efficacy dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar Damayanti, Sintia Dwi; Alwi, M. Ahkam
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 8 (2024): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10806792

Abstract

This research aims to determine the relationship between Academic Self Efficacy and Learning Motivation of Students at the Faculty of Psychology, Makassar State University. The research method uses quantitative methods. The population in this study were all students of the Faculty of Psychology, Makassar State University in 2023 with a sampling technique using the accidental sampling method. The results of research involving 358 students from the Faculty of Psychology, Makassar State University, show that there is a relationship between Academic Self Efficacy and Learning Motivation of Students from the Faculty of Psychology, Makassar State University. It is hoped that the implications of this research can be a consideration for future researchers to pay more attention to other factors that can be related to learning motivation.
Hubungan antara Hardiness dengan Stres Akademik pada Siswa Kelas X di SMAN 8 Makassar Luthfi, Aqidatul Izzah; Alwi, M. Ahkam; Andi Halima
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i5.5077

Abstract

Siswa SMA merupakan individu yang telah menginjak masa remaja sehingga dituntut untuk dapat mandiri dan memiliki pengambilan keputusan yang baik. Stress akademik merupakan respon individu terhadap tekanan internal maupun eksternal yang terjadi pada seseorang, respon tersebut dapat positif maupun negatif yang bereaksi terhadap fisik, psikologis, maupun emosi seseorang. Salah satu faktor yang mempengaruhi stress akademik adalah kepribadian hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan stress akademik pada siswa kelas X di SMAN 8 Makassar. Penelitian ini mengambil 239 subjek dari siswa kelas X di SMAN 8 Makassar dengan metode simple random sampling. Penelitian ini menggunakan skala Perception of Academic Scale dan Occupational Hardiness Questionnaire, yang hasilnya dianalisis menggunakan uji korelasi Product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara hardiness dengan stress akademik (r=-0,216). Implikasi penelitian ini adalah pengembangan kepribadian tangguh (hardiness) dapat digunakan sebagai model intervensi untuk mengurangi stres akademik pada siswa.
Dukungan Teman Sebaya sebagai Faktor Penentu Kesejahteraan Subjektif Siswa dalam Konteks Sekolah Alwi, M. Ahkam; Rasyid, Nurfajriyanti; Baman, Ahmad Habiby Arafaat
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan teman sebaya dan kesejahteraan subjektif siswa dalam konteks sekolah. Berdasarkan hipotesis bahwa tingkat dukungan teman sebaya yang lebih tinggi berkorelasi positif dengan tingkat kesejahteraan subjektif yang lebih tinggi, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana ikatan emosional dan sosial antar teman memengaruhi kepuasan hidup, ketahanan emosional, dan kesehatan psikologis siswa. Melalui analisis kuantitatif terhadap siswa sekolah menengah, ditemukan korelasi positif yang signifikan antara persepsi dukungan teman sebaya dan berbagai indikator kesejahteraan subjektif. Temuan ini sejalan dengan literatur sebelumnya yang menekankan pentingnya hubungan teman sebaya yang suportif dalam membangun stabilitas emosional dan motivasi belajar. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa validasi emosional dan bantuan praktis dari teman sebaya berperan sebagai faktor pelindung terhadap distress psikologis.  Hasil ini menekankan urgensi integrasi program dukungan teman sebaya dalam lingkungan pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan holistik siswa. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan intervensi psikososial yang menempatkan keterhubungan sosial antar siswa sebagai jalur strategis untuk meningkatkan kesehatan mental dan penyesuaian diri remaja di sekolah. Kata Kunci: dukungan teman sebaya; kesejahteraan subjektif; remaja; sekolah; kesehatan mental
Model Kesejahteraan Mahasiswa dalam Konteks Budaya Indonesia: Peran Modal Psikologis dan Dukungan Keluarga Alwi, M. Ahkam; Ramli, Muh Akmal
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.79010

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi model kesejahteraan mahasiswa dalam konteks budaya Indonesia, dengan menyoroti peran modal psikologis (psychological capital) dan dukungan keluarga. Permasalahan yang diangkat adalah belum lengkapnya pemahaman mengenai kesejahteraan mahasiswa dalam masyarakat kolektivis, di mana sumber daya psikologis individual berinteraksi dengan sistem dukungan sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan analisis structural equation modeling untuk menguji kontribusi langsung Modal Psikologis (PsyCap) terhadap kesejahteraan mahasiswa serta kontribusi tidak langsung melalui dukungan keluarga. Temuan menunjukkan bahwa PsyCap secara signifikan memprediksi kesejahteraan mahasiswa, dan dukungan keluarga memediasi sebagian hubungan tersebut, menyumbang sekitar 40,3% dari total efek.Hasil ini menegaskan pentingnya kekuatan intrapersonal sekaligus sumber daya keluarga yang secara budaya relevan dalam mendorong keberkembangan mahasiswa. Penelitian menyimpulkan bahwa intervensi sebaiknya mengintegrasikan pedagogi penguatan PsyCap dengan strategi dukungan yang selaras dengan konteks keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa di pendidikan tinggi Indonesia.
Pengaruh Spritual Parenting Terhadap Parental Burnout Pada Orang Tua: A Literature Review Razak, Ahmad; Alwi, M. Ahkam; Bungawali, Andi Nahliah
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.80781

Abstract

Abstrak. Parental burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, mental, dan fisik yang muncul ketika tuntutan pengasuhan melebihi kemampuan orang tua dalam mengelola stres. Fenomena ini dapat berdampak pada menurunnya kualitas interaksi orang tua–anak serta kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan meninjau hubungan antara spiritual parenting dan parental burnout melalui literature review terhadap 20 artikel terbitan 2016–2025. Artikel diperoleh dari database ilmiah dan diseleksi berdasarkan relevansi, ketersediaan full-text, serta kesesuaian fokus penelitian. Hasil telaah menunjukkan bahwa spiritualitas dalam pengasuhan, termasuk spiritual well-being, religious coping, makna hidup, dan spiritual mindfulness, memiliki hubungan negatif dengan parental burnout. Studi intervensi juga menunjukkan bahwa pelatihan berbasis spiritual efektif menurunkan stres pengasuhan dan meningkatkan ketahanan psikologis orang tua. Faktor spiritual membantu orang tua mengembangkan kemampuan regulasi emosi, menumbuhkan penerimaan, dan memberikan makna yang lebih dalam terhadap proses pengasuhan. Oleh sebab itu, spiritual parenting berpotensi menjadi komponen penting dalam pencegahan maupun penanganan parental burnout. Penelitian lanjutan dengan desain metodologis yang lebih kuat diperlukan untuk memperkuat bukti empiris serta menghasilkan model intervensi spiritual yang lebih terstandarisasi.Kata Kunci: Orang Tua, Parental Burnout, Spiritual Parenting
Co-Authors Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Razak Ahmad Razak Ahmad Yasser Mansyur Ahmad Yasser Mansyur Akmal , Nur Andi Almaidah Dirhamzah Andi Aqilah Rosadi Andi Halima Andi Halima Andi Nasrawati Hamid Andi Nilam Asdevi Anggraeni, Poppy Dian Aqidatul Izzah Luthfi Arezah, Ersaliya As Fatahillah, Nurul Auliah Avika Ananda Azzahra, Raodahtun Qori Azzahrah, Fatima Baman, Ahmad Habiby Arafaat Bungawali, Andi Nahliah Damayanti, Sintia Dwi Dewi Nurikhyana Dewi Retno Suminar Dian Eka Putri Dirhamzah, Andi Almaidah Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Fardana, Nur Ainy Fatimah, Shakila Dewi Haerani Nur Hafizhah Ahmad, Nabilah Halima , Andi Halima, Andi Hatala, Abd Rahim Idris, Idriani Idris, Nur Idil Fitri Imaldia, Monica Angelina Khaerunnisa, Asrifa Rosa Kusuma, Perdana Lisfarika Napitupulu Lita Patricia Lunanta Lukman Lukman Luthfi, Aqidatul Izzah Muh Daud Muhammad Nur Hidayat Nurdin Muhammad Nurhidayat Nurdin Muhrajan Piara Mutmainnah, Ahmad Ridha Nabilahumaida Nai, Ayu Muhriyani Natsir, Anisa Muthmainnah Nawangsari, Nurainy Fardana Novita Maulidya Jalal Nur Akmal Nur Alfiah Tahir Nur Fitriany Fakhri Nur Mawaddah Adam Nurfitriany Fakhri parante, Maulia fajrianti Perdana Kusuma Ramli, Muh Akmal Rasyid, Nurfajriyanti Renjaan, Aphroditha Salsabilla Ridfah, Ahmad Sabara, Alifia Khairunnisa Saputra, Dandi Sigit Nugroho Suminar, Dewi Ratna Tetteng, Basti Thalib, Tarmizi Wa Ode Marwa Samsalwa Wahyudi Rahmat Wawan Kurniawan Y, Mey Vita. Yanwar Arief Yusril Abdan Nur Yusuf Muhammad Nur Zainuddin, Kurniati Zalsabila, Fira