Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Adaptif dan Kolaboratif Berbasis Nilai Lokal dalam Penguatan Resiliensi Agribisnis Kopi di Desa Latimojong: Adaptive and Collaborative Strategies Based on Local Values in Strengthening Coffee Agribusiness Resilience in Latimojong Village Putriani, Putriani; Irmayani, Irmayani; Rahim, Abd
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 14 No. 1 (2026): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v14i1.8028

Abstract

Agribisnis kopi merupakan subsektor strategis yang menopang perekonomian pedesaan, khususnya di wilayah pegunungan. Namun, sistem agribisnis kopi di daerah terpencil masih menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan iklim, bencana alam, fluktuasi harga, serta keterbatasan kelembagaan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai lokal yang dapat dioptimalkan dalam penguatan resiliensi agribisnis kopi serta mengidentifikasi tingkat kerentanan sistem agribisnis kopi terhadap ancaman perubahan iklim di Desa Latimojong, Kabupaten Enrekang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman dengan kerangka ADAPT-ASIST yang mencakup dimensi agroekologi, sosial, institusional, dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal seperti gotong royong (Sikombongan), solidaritas komunitas, serta pengetahuan turun-temurun dalam pembibitan dan penentuan waktu tanam menjadi modal sosial utama dalam menopang resiliensi agribisnis kopi. Namun demikian, agribisnis kopi di Desa Latimojong masih memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap perubahan iklim dan bencana alam, yang diperparah oleh lemahnya kelembagaan formal dan keterbatasan akses teknologi pertanian adaptif. Berdasarkan kerangka ADAPT-ASIST, dimensi sosial merupakan aspek terkuat, sementara dimensi agroekologi, institusional, dan teknologi masih memerlukan penguatan. Oleh karena itu, pengembangan agribisnis kopi memerlukan strategi adaptif dan kolaboratif yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan dukungan kelembagaan dan teknologi guna mewujudkan sistem agribisnis kopi yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Coffee agribusiness is a strategic subsector supporting rural economies, particularly in mountainous areas. However, coffee agribusiness systems in remote regions face multiple challenges, including climate change, natural disasters, price volatility, and limited institutional and technological capacity. This study aims to analyze local values that can be optimized to strengthen coffee agribusiness resilience and to identify the level of vulnerability of the coffee agribusiness system to climate change threats in Latimojong Village, Enrekang Regency. A qualitative approach with an intrinsic case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), participatory observation, and documentation involving 15 purposively selected informants. Data analysis followed the Miles and Huberman model using the ADAPT-ASIST framework, encompassing agroecological, social, institutional, and technological dimensions. The results indicate that local values such as mutual cooperation (Sikombongan), community solidarity, and inherited knowledge in seedling management and planting time determination serve as key social capital in supporting coffee agribusiness resilience. Nevertheless, the coffee agribusiness system remains highly vulnerable to climate change and natural disasters, exacerbated by weak formal institutions and limited access to adaptive agricultural technologies. Based on the ADAPT-ASIST framework, the social dimension is the strongest, while agroecological, institutional, and technological dimensions require further strengthening. Therefore, adaptive and collaborative strategies integrating local values with institutional and technological support are essential to achieve a more resilient and sustainable coffee agribusiness system.
AN ANALYSIS OF AKRUPAMA SPEAKING SKILLS AMONG GRADE TEN STUDENTS AT STATE SENIOR HIGH SCHOOL 2 TAKALAR Rahim, Abd; Nurani; Aswati Asri; Nursalam, Nursalam
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 1 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/er13qx30

Abstract

Local language learning plays a crucial role in developing students’ language skills while simultaneously preserving local cultural values. This study aims to describe the Akrupama speaking skills of tenth-grade students at Takalar State Senior High School in Makassarese language learning, with a particular focus on pronunciation, intonation, speaking expression, and interpretation. The study employed a quantitative approach with a descriptive research design. The research participants consisted of 34 students from class X MIPA 1, selected using a simple random sampling technique. Data were collected through an Akrupama speaking skills test, classroom observation, and documentation, and were analyzed using descriptive statistical methods. The findings indicate that, overall, students’ Akrupama speaking skills fall into the competent category. A total of 85% of the students achieved scores of 75 or higher, in accordance with the school’s Minimum Mastery Criteria, with a class mean score of 79, which is categorized as good. Aspect-based analysis reveals that pronunciation and intonation are relatively better mastered than speaking expression and interpretation, which still show lower levels of mastery. These results suggest that students’ main challenges are not limited to linguistic competence but also involve affective and performative factors, such as self-confidence and expressive ability. Overall, the study confirms that Akrupama instruction through rupama is effective in enhancing students’ Makassarese speaking skills. The findings underscore the importance of strengthening more varied and performance-oriented instructional strategies to improve the quality of students’ speaking skills in local language learning.
Peningkatan Kesadaran Remaja Makassar Tentang Dampak Perundungan Melalui Pendekatan Psikoedukatif Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi di kalangan remaja dan dapat memberikan dampak serius terhadap perkembangan psikologis dan sosial mereka. Masa remaja, yang ditandai dengan pencarian jati diri dan krisis identitas, membuat individu pada tahap ini lebih rentan terhadap tekanan sosial dan perlakuan negatif dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang dampak perundungan melalui pendekatan psikoedukatif yang bersifat interaktif dan berbasis kelompok. Psikoedukasi dipilih karena kemampuannya dalam mengubah cara pandang peserta terhadap suatu isu, serta mendorong mereka untuk memahami, merasakan, dan bertindak secara lebih empatik. Kegiatan ini melibatkan berbagai metode seperti pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi peran (role-playing), dan pelatihan keterampilan sosial yang dirancang untuk menumbuhkan empati, meningkatkan pengetahuan, serta membangun keberanian untuk bersikap terhadap perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan psikoedukatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang jenis-jenis perundungan, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya peran aktif mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, inklusif, dan suportif.
Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Siswa Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi siswa melalui penerapan metode mind mapping sebagai strategi pembelajaran inovatif. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya tingkat pemahaman siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang bersifat pasif dan kurang variatif. Metode pelaksanaan dirancang secara bertahap dan sistematis, meliputi tahap persiapan, sosialisasi dan pengenalan mind mapping, pelaksanaan dan praktik, pendampingan dan penguatan, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan ini melibatkan 50 peserta dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa metode mind mapping efektif dalam membantu siswa mengorganisasi informasi secara visual dan sistematis, sehingga memudahkan pemahaman, meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Selain berdampak positif pada aspek kognitif dan afektif siswa, kegiatan ini juga meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan selaras dengan prinsip Merdeka Belajar serta tuntutan pembelajaran abad ke-21. Dengan demikian, metode mind mapping layak direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan mutu proses dan hasil belajar di sekolah.