Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI KOPI DI KABUPATEN ENREKANG Amalia, Eka Resky; Rahim, Abd; Kamaruddin, Citra Ayni; Dwi Hastuti, Diah Retno
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.64790

Abstract

AbstrakAdanya perubahan produksi dan pendapatan usaha tani kopi mengakibatkan terjadinya perubahan pendapatan rumha tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan rumah tangga petani kopi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 Juli sampai dengan 25 Agustus 2024 di Desa Potok Ullin, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang dengan jumlah sampel sebanyak 83 rumah tangga petani kopi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda, asumsi klasik, uji statistik (hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur kepala rumah tangga, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan dan pengalaman bertani merupakan variabel yang berpengaruh positif terhadap pendapatan rumah tangga petani kopi. Jumlah tenaga kerja merupakan variabel yang berpengaruh negatif terhadap pendapatan rumah tangga petani kopi. Diharapkan kepada pemerintah agar beperan aktif dalam memberikan penyuluhan mengenai budidaya tanaman kopi, teknik perawatan tamanan kopi serta teknologi pertanian yang relevan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian petani.Kata kunci: Pendapatan Rumah Tangga, Petani Kopi, Kopi.AbstractChanges in coffee farming production and income have resulted in changes in household income. This study aims to analyze the factors influencing the income of coffee farming households. The data used in this study are primary and secondary. This research was conducted from July 15 to August 25, 2024, in Potok Ullin Village, Buntu Batu District, Enrekang Regency, with a sample of 83 coffee farming households. Data collection methods used were observation and interviews. The research method employed was descriptive analysis with a quantitative approach. Data analysis techniques used were multiple linear regression analysis, classical assumptions, and statistical tests (hypothesis). The results indicate that the age of the household head, education level, number of dependents, and farming experience are variables that positively influence coffee farming household income. The number of workers is a variable that negatively influences coffee farming household income. The government is expected to play an active role in providing extension services on coffee cultivation, coffee plant care techniques, and relevant agricultural technology to improve the productivity and quality of farmers’ agricultural products. Keywords: Household Income, Coffee Farmers, Coffee.
Determinan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka di Berbagai Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Selma, Laurensia; Rahim, Abd; Astuty, Sri; Irwandi, Irwandi; Syafri, Muhammad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.1903

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan pola yang tidak stabil dan masih menjadi persoalan utama dalam pembangunan ekonomi daerah. Pertumbuhan jumlah penduduk usia kerja yang tidak sebanding dengan daya serap lapangan kerja, serta ketidakstabilan perekonomian menyebabkan tekanan pada pasar tenaga kerja. Kondisi ini menuntut analisis mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pengangguran untuk mendukung perumusan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan data panel yang bertujuan menganalisis pengaruh PDRB, TPT, dan Inflasi terhadap pengangguran terbuka pada lima kabupaten/kota di Sulawesi Selatan periode 2015-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PDRB dan TPAK berpengaruh negatif signifikan, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sektor produktif dan peningkatan kualitas tenaga kerja agar menekan pengangguran terbuka di Sulawesi Selatan.