Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRATING HOTS IN INDONESIAN HIGH SCHOOL TEXTBOOKS: A COMPARATIVE STUDY OF THE 2013 AND MERDEKA CURRICULUM Rahim, Abd; Aziz, Abdul; Ilma Rahim; Herdiani, Rizki; Ambarita, Jenri; Nurhikmah
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2025): Language and Literature Studies
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v7i1.9426

Abstract

This study evaluates and compares the integration of Higher Order Thinking Skills (HOTS) in Indonesian language textbooks for high school students under the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum. Using a qualitative descriptive approach, the study conducts content analysis of four textbooks two aligned with the 2013 Curriculum and two with the Merdeka Curriculum employing HOTS criteria derived from Bloom’s taxonomy. The findings reveal that the 2013 Curriculum textbook (2014 edition) includes 78 questions, with 17 in the analyzing category and 37 in the evaluating category (32 checking and 24 criticizing questions). In comparison, the Merdeka Curriculum textbook (2021 edition) presents 55 questions, comprising 14 analyzing and 32 evaluating questions (25 checking and 16 criticizing). Despite a decrease in the total number of questions, the Merdeka Curriculum exhibits a greater emphasis on deeper critical evaluation, reflecting a pedagogical shift toward fostering students' critical thinking competencies. The contribution of this research lies in providing empirical evidence on how curriculum reforms affect the cognitive depth of textbook content, thereby offering insights for curriculum developers, textbook authors, and educators in designing learning materials that effectively promote 21st-century skills.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Ecoprint dalam Produksi Barang Seni untuk Mendukung Desa Wisata Kreatif di Cibuntu Rahim, Abd; Ismaya, Bambang
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Ecoprint dalam Produksi Barang Seni untuk Mendukung Desa Wisata Kreatif di Cibuntu bertujuan untuk mengembangkan keterampilan masyarakat setempat dalam menciptakan produk berbasis seni yang berkualitas dan ramah lingkungan. Desa Cibuntu, dengan kekayaan alam dan budaya, memiliki potensi untuk mengembangkan produk kerajinan berbasis ecoprint, teknik pewarnaan alami yang menggunakan elemen tumbuhan lokal. Pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan teknik dasar ecoprint, pengembangan produk lokal, serta pemasaran digital guna meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas. Program ini juga mengedepankan pentingnya keberlanjutan dengan memperkenalkan penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam industri kreatif. Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Cibuntu, terutama kelompok perempuan dan generasi muda, diberdayakan untuk memanfaatkan ecoprint sebagai cara menghasilkan produk yang mencerminkan identitas desa serta kekayaan alam. Selain itu, pengenalan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce diharapkan dapat membantu peserta memperkenalkan produk berbasis ecoprint kepada wisatawan dan konsumen lebih luas, mendukung pengembangan kewirausahaan lokal.
Pelatihan Stimulasi Kreativitas Pada Anak-Anak Melalui Pembuatan Karya Digital Rahim, Abd; Ismaya, Bambang
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Stimulasi Kreativitas Pada Anak-Anak Melalui Pembuatan Karya Digital adalah kegiatan yang dirancang untuk mendorong perkembangan kreativitas anak-anak dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai media ekspresi. Di era digital ini, keterampilan teknologi penting bagi anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang didominasi perangkat digital. Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan anak-anak dalam menciptakan karya kreatif melalui platform digital, seperti desain grafis, animasi sederhana, dan video. Program ini mencakup pengenalan teknologi digital, pengembangan keterampilan teknis dalam aplikasi kreatif, serta stimulasi ide melalui proyek digital. Anak-anak diberi bimbingan untuk menggunakan aplikasi yang sesuai dengan usia mereka, dari menggambar digital hingga merancang video pendek. Dengan pelatihan ini, diharapkan anak-anak dapat meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, dan berpikir kritis, serta dapat menerapkan keterampilan ini dalam proyek kreatif lainnya. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan fondasi kuat bagi anak-anak untuk berkontribusi dalam dunia digital dan menciptakan karya yang bernilai.
Pelatihan Manajemen Organisasi Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Makassar Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 04 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan manajemen organisasi sekolah memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengelolaan yang lebih efektif dan efisien. Pelatihan ini berfokus pada peningkatan kompetensi kepala sekolah, guru, dan staf administrasi, yang pada gilirannya membantu menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan penerapan manajemen modern, pengelolaan kurikulum yang relevan, serta integrasi teknologi, pelatihan ini diharapkan dapat memperbaiki efisiensi dan transparansi sistem pendidikan. Meskipun banyak sekolah di Indonesia menghadapi tantangan terkait kompetensi manajerial, keterbatasan sumber daya, serta koordinasi yang kurang optimal, pelatihan ini menawarkan solusi untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan hasil pembelajaran. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman manajerial peserta dalam perencanaan dan evaluasi program pendidikan, serta implementasi teknik manajerial yang lebih efektif di lingkungan sekolah. Selain itu, pelatihan ini juga memperkuat kolaborasi antar pihak terkait, yang berdampak positif pada pengelolaan waktu, anggaran, dan kegiatan sekolah secara keseluruhan. Evaluasi berkelanjutan dan pendampingan pasca-pelatihan memastikan penerapan manajerial yang efektif, sehingga menghasilkan peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilan pelatihan sangat bergantung pada dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, institusi pendidikan, kepala sekolah, guru, staf administrasi, serta masyarakat.
Pentingnya Mengembangkan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Sejak Usia Dini di Daerah Makassar Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 04 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan literasi dan numerasi sangat penting dalam membentuk dasar pendidikan anak-anak dari usia dini hingga dewasa. Literasi mencakup kemampuan membaca, menulis, dan memahami teks, sementara numerasi melibatkan pemahaman tentang angka dan konsep matematika. Pengenalan literasi dan numerasi sejak dini memberikan dasar yang kuat bagi perkembangan intelektual anak-anak. Melalui metode pembelajaran yang menyenangkan dan relevan, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan literasi dan numerasi secara alami dan efektif. Kegiatan dimulai dari kegiatan persiapan yaitu koordinasi jadwal dan lokasi pelatihan, serta pengenalan metode dan strategi pembelajaran yang efektif, menjadi kunci dalam memastikan kesuksesan pembelajaran pada saat tahap pelaksanaan dan tahap terakhir yaitu tahap evaluasi merupakan langkah penting untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan menemukan area perbaikan. Dengan pendekatan yang holistik dan terintegrasi, guru dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran literasi numerasi di tingkat pendidikan anak usia dini.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Tenaga Kerja di Sulawesi Selatan ZambrahtulAini, Andi; Bado, Basri; Astuty, Sri; Rahim, Abd; Syafri, Muhammad
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.48825

Abstract

Permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan, ditandai oleh ketidakselarasan antara pertumbuhan angkatan kerja dan ketersediaan lapangan kerja, yang menjadi tantangan serius bagi pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Upah Minimum Kabupaten (UMK), dan Tingkat Pendidikan terhadap permintaan tenaga kerja. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, penelitian ini mengolah data panel dari empat kabupaten (Gowa, Maros, Pangkep, dan Bone) selama periode 2014-2023. Populasi dan sampel mencakup seluruh data agregat tahunan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model Random Effect Model (REM) yang diestimasi melalui perangkat lunak E-Views 12, didahului dengan uji asumsi klasik (multikolinearitas dan heteroskedastisitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB dan Tingkat Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan tenaga kerja, sementara UMK berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan, dengan koefisien determinasi (Adjusted R-squared) sebesar 73.33%, yang berarti model ini memiliki daya prediksi yang baik. Kesimpulannya, pertumbuhan ekonomi dan kualitas SDM merupakan pendorong utama permintaan tenaga kerja, sedangkan kenaikan UMK dapat menjadi faktor penghambat.
Pemberdayaan Komunitas Muda melalui Pelatihan Podcast untuk Revitalisasi Cerita Rakyat Daerah Makassar Rahim, Abd
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 05 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian cerita rakyat sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal menghadapi tantangan di era digital akibat minimnya minat generasi muda terhadap narasi tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas muda di Kota Makassar melalui pelatihan pembuatan podcast sebagai media kreatif untuk merevitalisasi cerita rakyat daerah. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan berbasis praktik, meliputi teknik produksi audio, penulisan naskah cerita, pengenalan platform distribusi digital, serta strategi pengemasan cerita agar relevan dengan audiens masa kini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman produksi podcast dan mampu menyusun narasi cerita rakyat dengan pendekatan modern. Banyak di antara mereka juga berhasil mempublikasikan podcast secara mandiri di berbagai platform digital, mencerminkan peningkatan keterampilan dan kepercayaan diri dalam melestarikan budaya lokal melalui media digital. Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga memperkuat kesadaran peserta terhadap pentingnya pelestarian budaya melalui media digital. Program ini disertai pendampingan selama satu bulan untuk memastikan keberlanjutan dan implementasi hasil pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa podcast merupakan media potensial dalam memperkenalkan kembali warisan budaya lokal kepada generasi muda dan masyarakat luas. Dengan demikian, pelatihan podcast dapat menjadi strategi efektif dalam menggabungkan pemberdayaan pemuda dan pelestarian budaya berbasis teknologi digital.
Adaptasi Sumber Daya Manusia Melalui Transformasi Digitalisasi Berbasis Artificial Intelligence (AI) Pelaku UMKM Kabupaten Gowa Rahim, Abd; Jam’an, Andi; Muchran, Muchriady
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 9, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v9i2.2335

Abstract

This study aims to analyze the adoption level, implementation, and the challenges and barriers to human resource (HR) adaptation in applying AI-based digital transformation among MSMEs in Gowa Regency. A qualitative descriptive method was employed, with data collected through in-depth interviews and participatory observation. The findings reveal varying levels of AI adoption among MSMEs. MSMEs engaged in screen printing and digital printing have started leveraging technologies such as Bing Image Creator to streamline graphic design processes, while the majority still face technological literacy barriers. Major challenges include limited knowledge, a digital divide between urban and rural areas, and a lack of technological skills. The study emphasizes the critical role of HR development through digital literacy training and technological infrastructure support. Therefore, an integrated strategy involving the government, educational institutions, and MSMEs is essential to fully capitalize on AI-based digital transformation benefits.
Analisis Tingkat Bilingualisme Penutur Bahasa Makassar di Ambon Rahim, Abd; Nursalam; Akhiruddin; Asia M; Suhartatik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3449

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tingkat penguasaan bilingualisme penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ialah penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Jenis data penelitian ini adalah tuturan verbal dan teks hasil uji kompetensi penutur. Pengumpulan data yang dilakukan mencakup studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Tahap penelitian ini ada tiga tahap yaitu, tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Kesimpulan hasil penelitian ini ditemukan bahwa tingkat bilingualisme penutur bahasa Makassar di Ambon ialah bilingualisme koordinatif. Sebagai penutur bilingualisme koordinatif, penutur mampu menggunakan dua bahasa yang sama baiknya secara lisan maupun secara tertulis yaitu, bahasa Makassar dan bahasa melayu Ambon. Adapun faktor yang mempengaruhi penguasaan bilingualisme penutur yakni, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ialah faktor yang ada dalam diri penutur dan pengalaman pemerolehan bahasa penutur. Faktor eksternal ialah faktor lingkungan sosial, keluarga, dan penggunaan alat komunikasi handphone.
Konsep Ideologi Sastra Lisan Doangang Makassar dalam Persfektif Semiotika Charles Sanders Pierce Rahim, Abd; Nursalam, Nursalam; Suhartatik, Suhartatik; Nurhikmah, Nurhikmah; Akhiruddin, Akhiruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4115

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan konsep ideologi doangang sastra lisan Makassar yang muncul melalui ikon, indeks, dan simbol dalam teks doangang. Data penelitian ialah teks doangang Makassar yang diperoleh melalui kumpulan doangang Makassar dalam web sastra-indonesia.com. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini ada tiga, yaitu (1) reduksi, (2) melakukan penyajian, dan (3) melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 4 jenis doangang yang diidentifikasi memiliki unsur ikon, indeks, dan simbol. Doangang tersebut ialah doangang pakaramula angngonjo butta (doangang menginjakkan kaki di tanah rantau), doangang pakaramula jappa (doangang ketika memulai berjalan), doangang pakaramula tinro (doangang saat mau tidur), dan doangang panrampak nassu (doangang penghilang rasa marah). Konsep ideologi yang ada dalam doangang tersebut, yaitu ideologi harmoni dengan alam, ideologi religiutas, dan ideologi pengendalian diri.