Claim Missing Document
Check
Articles

Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Tren? Studi Persepsi dan Minat Konsumsi Matcha pada Mahasiswa Kaelyn Nirbita Aini; Aqila Hafizatul Husna; Silmina Hasna Azzahra; Retta Gian Alzena; Willy Haratua Butar Butar; Ratna Fitria
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 3 No. 3 (2026): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v3i3.2739

Abstract

Matcha semakin populer di kalangan mahasiswa, baik sebagai minuman yang dianggap menyehatkan maupun sebagai bagian dari tren gaya hidup modern. Meningkatnya konsumsi matcha menimbulkan pertanyaan mengenai faktor yang memengaruhi mahasiswa dalam memilih mengonsumsi matcha yang didasarkan pada pertimbangan kesehatan, rasa, atau pengaruh gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap konsumsi matcha serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi preferensi mereka dalam mengonsumsi matcha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 80 mahasiswa yang pernah mengonsumsi matcha. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif berdasarkan frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden lebih menyukai matcha manis (83,8%) dibandingkan matcha tanpa gula (16,3%). Matcha tanpa gula dipersepsikan lebih sehat dan dikaitkan dengan manfaat seperti kandungan antioksidan, membantu menjaga berat badan, mengurangi stres, serta meningkatkan konsentrasi. Sementara itu, matcha manis lebih disukai karena rasanya yang lebih enak, memberikan pengalaman konsumsi yang menyenangkan, serta mampu memperbaiki suasana hati. Responden juga menilai matcha manis memiliki kemungkinan efek samping yang lebih tinggi, seperti gangguan lambung dan kesulitan tidur. Kesimpulannya, konsumsi matcha di kalangan mahasiswa dipengaruhi oleh kombinasi faktor kesehatan, preferensi rasa, dan tren gaya hidup. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai kesehatan dan selera konsumen sama-sama berperan dalam membentuk pola konsumsi matcha di kalangan mahasiswa.
Persepsi Mahasiswa UPI terhadap Penggunaan Styrofoam sebagai Kemasan Makanan Aghisya Isnaeni Putri; Allysa Rifqa Nursyifa; Alfianda Rahayu; Ghitha Faza Ramadhani; Raya Zakia Azzahra; Ratna Fitria
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terhadap penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa UPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai dampak penggunaan styrofoam terhadap kesehatan dan lingkungan. Meskipun demikian, penggunaan styrofoam masih cukup tinggi karena faktor kepraktisan, kemudahan akses, harga yang relatif murah, serta keterbatasan alternatif kemasan yang tersedia di lingkungan kampus. Selain itu, mayoritas responden menunjukkan sikap yang kurang mendukung penggunaan styrofoam dan menyatakan kesediaan untuk beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Kemasan kertas food grade dan wadah baja tahan karat merupakan alternatif yang paling banyak dipilih oleh responden. Temuan penelitian menunjukkan perlunya upaya pengurangan penggunaan styrofoam melalui peningkatan edukasi, penyediaan alternatif kemasan yang ramah lingkungan, serta penerapan kebijakan kampus yang mendukung kebijakan green campus. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan kemasan makanan yang lebih berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Strategi Komprehensif Guru, Kepala Sekolah, dan Guru BK dalam Penanganan serta Pencegahan Bullying di Sekolah Widya Mauliddiana; Muthia Hanania; Hilmiyani Bestari; Ananda Aprilia; Cleodora Nathania Edlyn Weran; Ratna Fitria
Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkei.v3i2.1144

Abstract

Bullying in schools is a serious problem that negatively impacts the psychological and social development of students. This study aims to comprehensively analyze the strategies implemented by teachers, principals, and Guidance and Counseling (BK) teachers in preventing and handling bullying, while also examining the integration of Just and Civilized Humanity values ​​into these practices. The method used was descriptive qualitative with data collection techniques in the form of semi-structured interviews, observation, and documentation. The research subjects included subject teachers, BK teachers, and curriculum staff at a secondary school. The results showed that in efforts to handle and prevent bullying, teachers implemented a two-way dialogic approach in conflict management and early detection of bullying behavior. In addition, BK teachers implemented empathy-based classical guidance services, individual counseling, and multistakeholder coordination. Meanwhile, the school developed an anti-bullying co-curricular program involving the Student Council (OSIS), the Student Representative Council (MPK), and a monitoring team. The main obstacles included low case reporting and the normalization of bullying behavior by students. This study recommends strengthening synergy between parties through a structured and sustainable integrated anti-bullying team.
Pengaruh Tren Makanan Barat Kepada Makanan Lokal Terhadap Nasionalisme dan Minat Masyarakat Kurnia, Amalia Syifa Rizki; Sekarsari, Diah Mayang; Majid, Gevano Sastra Nurrizanta; Fitria, Ratna
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i2.59095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari pengaruh tren makanan barat pada makanan lokal terhadap minat dan sikap nasionalisme yang dimiliki masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket (survei) kuesioner yang disebarkan secara online dan observasi langsung terhadap makanan yang dihidangkan di tempat wisata gastronomi sarema Garut. Hasil penelitian ini adalah 1) Tren makanan barat yang mempengaruhi bentuk akhir visual dari makanan lokal dengan inovasi yang baru. 2) Remaja lebih memilih makanan lokal dengan bentuk visual yang fancy dibandingkan dengan makanan lokal yang memiliki bentuk visual ala kadarnya, hal ini dikarenakan jumlah responden yang lebih condong memilih makanan lokal dengan tampilan fancy mendapatkan hasil dengan persentase lebih dari 50% di setiap angket dari data hasil keseluruhan survei online yang telah dilakukan.
Implementasi Problem Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Sikap Kepemimpinan Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Shakira Siraj Dzahabiyyah; Aim Abdulkarim; Ratna Fitria
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap kepemimpinan peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMK Karya Pembangunan 2 Margahayu dengan subjek penelitian sebanyak 37 peserta didik kelas XI. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas dua tindakan. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data analisis secara deskriptif melalui analisis kualitatif terhadap hasil observasi dan wawancara serta analisis kuantitatif deskriptif menggunakan persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap kepemimpinan peserta didik pada setiap tindakan. Berdasarkan hasil observasi, indikator inisiatif meningkat dari 33% pada tindakan awal menjadi 84% pada tindakan akhir, tanggung jawab dari 33% menjadi 83%, kerja sama dari 32% menjadi 81%, komunikasi dari 32% menjadi 80%, dan pengambilan keputusan dari 32% menjadi 82%. Secara keseluruhan, sikap kepemimpinan peserta didik mencapai 82% dengan kategori sangat baik pada akhir tindakan. Peningkatan juga terlihat pada hasil tes, dengan nilai rata-rata yang meningkat dari 59 pada Siklus I menjadi 88 pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan sikap kepemimpinan peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui aktivitas pemecahan masalah, diskusi, kerja sama, komunikasi, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab.
Nasionalisme Melalui Pelestarian Makanan Tradisional Indonesia Andi Adibah; Ratna Fitria; Aida Husna; Zulfa Salsabila; Shella Fauziyah
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v3i2.2287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nasionalisme dan Upaya pelestarian makanan tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui instrumen penelitian yang relevan, kemudian dianalisis untuk melihat peran makanan tradisional dalam memperkuat nilai nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga sebagai simbol identitas bangsa, media pemersatu masyarakat, serta representasi sejarah dan nilai-nilai budaya Indonesia. Selain itu, pelestarian kuliner nusantara yang melibatkan peran masyarakat, pemerintah, dan generasi muda terbukti berkontribusi dalam menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap budaya nasional. Dengan demikian, pelestarian makanan tradisional memiliki potensi besar dalam memperkuat nasionalisme dan menjaga keberlanjutan warisan budaya bangsa.
Pancasila di Atas Piring: Merefleksikan Nilai-Nilai Kebangsaan dalam Kuliner Nusantara Haifa Khansa Khaisya; Ratna Fitria; Ratri Assyifa Putri; Railivan Lintang Diaz Yudistiagis; Widya Nurin Syarafina
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v3i2.2393

Abstract

Pancasila as the basis of Indonesia has been rooted in the traditions of the archipelago and has been reflected in daily life for a long time, including traditional cuisines. This quantitative research analyzed the role of Indonesian food as a representation of cultural identity amid the challenges of globalization that eroded national identity, especially in the younger generation due to westernization and individualism. The results showed that Indonesian food had a significant impact as an element of national identity. It has a position that is as important as the various types of cultural instruments in Indonesia. The preservation of Indonesian cuisine is a collective responsibility that must be supported through education, community involvement, and the contribution of the younger generation, so that the cultural value, unity, and identity of the nation remain in the midst of a wave of globalization.
Westernisasi Dalam Dunia Pendidikan: Peran Mahasiswa Dalam Menyikapi Budaya Barat Di Era Globalisasi Aurel Naila Mashieka Putri Nuryana; Brillian Zahfa Alpridiyanti; Fathiya Izzati Shahira; Intan Febriani Nurrohman; Novia Nurul Fadila Fitri; Ratna Fitria
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 2 (2025): JIPNAS - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i2.286

Abstract

Indonesia sedang mengalami era globalisasi yang ditandai dengan masuknya budaya asing yaitu westernisasi akibat dari kemajuan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran mahasiswa dalam menyikapi masuknya budaya asing di era globalisasi. Penelitian ini dilakukan di lingkungan mahasiswa sekitar Bandung. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif biasanya digunakan untuk menganalisis lebih dalam terhadap suatu perilaku atau fenomena sosial. Data diperoleh dari survei penelitian mengenai pendapat masyarakat terhadap pengaruh budaya luar. Hasil penelitian menunjukkan westernisasi tidak selalu berkonotasi negatif, terlebih di dalam dunia pendidikan. Justru mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam menyikapi budaya barat di era globalisasi ini. Selama budaya asing tidak bertentangan dengan nilai nilai norma, budaya asing dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, bahkan dapat membuka peluang untuk memperkaya budaya lokal
Literasi Ekonomi PKL Gegerkalong dalam Menghadapi Arus Pasar untuk Mampu Bersaing dan Mempertahankan Usaha Anjani Hermalia Al Fadillah; Perangin Angin Cheril Marion Oktorio; Syifa Athia Zahra; Wiyunda Iqlima; Bilal Naufal Mamduh; Ratna Fitria
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi ekonomi dalam memengaruhi keputusan strategis pedagang kaki lima di kawasan Gegerkalong, Bandung, dalam menghadapi persaingan dan mempertahankan keberlangsungan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur terhadap tiga pedagang kaki lima yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang memiliki tingkat literasi ekonomi yang cukup baik, yang tercermin dari kemampuan mengelola keuangan usaha, memisahkan aset pribadi dan usaha, serta mengambil keputusan secara rasional saat terjadi fluktuasi harga bahan baku. Literasi ekonomi tersebut berperan dalam mendorong penerapan strategi bersaing yang meliputi kepemimpinan biaya, diferensiasi, dan fokus. Strategi tersebut diwujudkan melalui efisiensi biaya operasional, inovasi produk dan variasi menu, pemanfaatan media digital, serta penentuan segmen pasar mahasiswa sebagai target utama. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlangsungan usaha pedagang kaki lima tidak hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga oleh kemampuan dalam mengelola usaha secara strategis dan adaptif. Dengan demikian, literasi ekonomi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha sektor informal di wilayah perkotaan.
TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MEMPENGARUHI PENINGKATAN KECINTAAN AKAN MAKANAN TRADISIONALTIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MEMPENGARUHI PENINGKATAN KECINTAAN AKAN MAKANAN TRADISIONAL Adinda Jihan Nur Rahmah; Ayu Mawariz; 21dzikri_millati21; Melawati Sawitri; Ratna Fitria; Supriyono Supriyono
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/qy27bc03

Abstract

In this modern era, it is very easy to access information media with today's technological sophistication. Tiktok is one of the information media that is easily accessible to all groups with different goals. Tiktok can affect changes in a person's behavior which has a huge impact on the private individual from using this TikTok application. The purpose of this study is to determine the effect of Tiktok social media on high school and vocational students as an increase in love for the homeland through traditional food displayed in videos in Tiktok. The research method used in this article is quantitative method. The type of research conducted is associative research. Associative research aims to determine the influence between two variables. The research variable aims to determine the influence of social media. From the results of the research conducted, it can be seen that SMK students know more about traditional klepon food with a final percentage of 70%. In the second study we found out that SMK students wanted to make traditional klepon food after watching the video presented with a percentage of 53.3. Whereas in the third study SMA had the most values stating that traditional klepon food was very interesting with a total percentage of 60%. Then in the fourth study, SMK had the highest score stating that the tiktok video presented made students want to buy traditional klepon food with a final percentage of 60%. Meanwhile, in the fifth and sixth studies, there was a quite far comparison where high schools felt very proud of traditional klepon food and felt that klepon should be a typical Indonesian food with a percentage of 90% and 96.7%. The results of the calculation using the Likert scale are included in the criteria strongly agree with the calculation results contained in 80-100%. Keywords: TikTok; Traditional Food; Learning Media
Co-Authors 21dzikri_millati21 Aang Supriatna Abdur Rafi Adiba Jannatussyifa Adinda Jihan Nur Rahmah Adzila, Sayida Kaila Afifah, Nazwa Nur Aghisya Isnaeni Putri Aida Husna Aim Abdulkarim Ajizah, Laisya Nur Alfianda Rahayu Allysa Rifqa Nursyifa Alya Fathi Rahman Ananda Aprilia Andi Adibah Anjani Hermalia Al Fadillah Anjani Hermalia Al Fadillah Apriliani, Nayla Aqila Hafizatul Husna Asep Mahpudz Asep Mahpudz Asya'bani, Ikhsan Amirulloh Audia Slavia Kurniawan Aulia Az-Zahra Aurel Naila Mashieka Putri Nuryana Ayu Mawariz Azkia Maulana Febrian Azkya Yusryya Kurnia Azzahra Raihatul Janah Bilal Naufal Mamduh Bilal Naufal Mamduh Brillian Zahfa Alpridiyanti Cecep Darmawan Cleodora Nathania Edlyn Weran Debhyrizma Scevia Hardiyanti Dinda Yuliani Dzakiyyah, Khalisha Dzakkiyah, Khalisa Rahma Esy, Mariana Luna Fachry Abda El Rahman Fadiah, Denaya Ayu Fadillah, Rida Nurul Fadli Riyanto Farah Azizah Fathiya Izzati Shahira Fathiyya Raihana Fida Ismaturrohman Fitri, Mutiara Nur Fitria, Intan Ghitha Faza Ramadhani Girl, Merah Gladya Jasmine Haifa Khansa Khaisya Hakam, Kama A Haqiq, Weby Deliana Haqiqi, Weby Hidayat, Zahra Fauzia Hilmiyani Bestari Ikhsan, Signi Imelda Fitriyanda Indra Chepy, Indra Intan Febriani Nurrohman Intan Indah Megasari Jannah, Tsani Syabirah Nur Kaelyn Nirbita Aini Kama A Hakam Kama Abdulhakam Karyadi Dwi Nurally Keira Kireina Tazaka Khadeeja ‘Aina Naafi’a Khaisya Surya Azh Zhaahir Kharisma Tiodora Buang Manalu Kilau Cahaya Gumilar Kurnia, Amalia Syifa Rizki Lestari, Yulia Lutfil Hakim Luthfyah, Nadhifa Luthfyah, Nadhifa Jihan M Rakan Jahran Maghfira, Ashila Majid, Gevano Sastra Nurrizanta Malsa Amara Gheitza Imania Mayzahra Shakila Aprina Melawati Sawitri Miranda Siregar Mohammad Sandy Ardyansyah Muhamad Parhan Mulyana Mulyana Abdullah Muthia Hanania Muthia Raisya Yanwar Rahma Nabiilah Nisa Tri Aditya Nadzwa Salsabila Nafisya, Azzahra Nafisya, Azzahra Yasmin Naftalikal 'Alimi Naomi Azzahreta Natakusumah, Felita Nayla Tsuroya Nazwa Ayu Fadilah Nisrrina Nur Rahmadanisa Novia Nurul Fadila Fitri Nur Astini Trihapsari Nurjaenudin, Ripal Ilham Nyac Nauva Hasan Perangin Angin Cheril Marion Oktorio Perangin Angin Cheril Marion Oktorio Pramesty, Adhisty Tinka Putri, Alikha Putri, Leony Assyifa Qhoirunnisa, Amallia Siti Rafi' Aly Kanz Rahma Aminah Ramadhani Rahman Mulyawan Rahmawati, Siti Salma Railivan Lintang Diaz Yudistiagis Raisa Nuha Ramadani, Salwa Nuzila Ratri Assyifa Putri Raya Putri Kezia Raya Zakia Azzahra Regan Fadhla Pradigfa Retta Gian Alzena Revana , Alya Ridwan Effendi Rihan Habillah Rika Sartika Sahla Amara Nasyitha Salsabila Nur Faizah Salsabila, Alysia Dwi Sekarsari, Diah Mayang Shakira Siraj Dzahabiyyah Sheane Aurella Kialadzea Prasta Shella Destri Shella Fauziyah Shidqiyah, Shafa Firda Silmina Hasna Azzahra Simbolon, Kristin Oule Siska Bunga Lestari Siti Nur Rizqia Sofwan Sofyandi Suabuana, Cik Supriyono Supriyono Susan Fitriasari Syaifullah Syaifullah Syifa Athia Zahra Syifa Athia Zahra Tafdhila Hukma Nazahah Tazkia Kamila Vini Agustiani H Viola Aurelia Almughniy Warlim Widiyanti Utami Widya Mauliddiana Widya Nurin Syarafina Willy Haratua Butar Butar Wilodati Winandar, Diaz Pradipa Winizz Habibah Wiyunda Iqlima Wiyunda Iqlima Yoga Firmansyah Zahira Tsurayya Shafa Zahra, Ai Naya Azkia Zalfa Aliyah Yusuf Zalfa Baida Chalisa Zulfa Salsabila