Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI DESA KARANGMOJO, SAWAHAN, BOYOLALI: Child Sexual Abuse Prevention Education in Karangmojo Village, Sawahan, Boyolali Oktaviani, Dewi; Pratama, Diyan; Fikri, Dzakiyyah; Sabatina, Dea; Negrita, Amelia Riiza; Kusumaningsih, Anita; Rahmawati, Dwi; Katoningsih, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 3. No. 2, September 2023
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v3i2.2042

Abstract

ABSTRAK Pelecehan seksual sering terjadi pada anak-anak dan mempengaruhi kondisi psikis mereka sehingga menghambat tumbuh kembang anak. Kasus pelecehan seksual nyata terjadi dan perlunya orang tua untuk mengedukasi keluarganya terkait hal ini. Dengan menyadari bahwa yang berhak menyentuh diri adalah diri sendiri, maka anak dapat membentengi dirinya dari pencegahan seksual. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada ibu dan anak terkait bagian tubuh anak yang boleh disentuh, pihak yang boleh menyentuh anak, bagaimana mencegah terjadinya pelecehan seksual pada anak serta bagaimana respon yang seharusnya dilakukan ketika menemui pelecehan seksual baik pada dirinya atau lingkungan terdekat. Program ini dilakukan di Desa Karangmojo RT 05 RW 05 Sawahan, Ngemplak, Boyolali dengan peserta berjumlah 17 ibu-ibu yang tergabung PKK serta 13 anak-anak yang menempuh pendidikan TK dan SD. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui kegiatan ceramah, praktik, game dan FGD (Forum Group Discussion). Berdasarkan hasil tes pemahaman ibu terkait pelecehan seksual, didapatkan rata-rata pretest 71,3 dan posttest 84,6. Adapun hasil tes pemahaman anak, didapatkan rata-rata pretest 79,4 dan posttest 90. Program ini memberikan dampak yang baik dan memupuk rasa peduli terhadap kasus pelecehan seksual pada anak.   ABSTRACT Sexual abuse often happens to children and affects their psychological condition, hindering their growth and development. Cases of sexual harassment are real and there is a need for parents to educate their families on this matter. By realizing that the right to touch themselves is themselves, children can fortify themselves from sexual prevention. The purpose of this community service is to provide understanding to mothers and children regarding the parts of the child's body that can be touched, those who can touch children, how to prevent sexual abuse in children and how to respond when encountering sexual abuse either in themselves or the immediate environment. This program was conducted in Karangmojo Village RT 05 RW 05 Sawahan, Ngemplak, Boyolali with participants totaling 17 mothers who are members of the PKK and 13 children who are studying in kindergarten and elementary school. The method used was socialization through lectures, practices, games and FGD (Forum Group Discussion). Based on the results of the mother's understanding test related to sexual abuse, the average pretest was 71.3 and posttest was 84.6. As for the results of the child's understanding test, the average pretest was 79.4 and posttest was 90. This program has a good impact and fosters a sense of caring about cases of sexual abuse in children.
Manfaat model Pembelajaran Project Based Learning untuk Pendidikan Anak Usia Dini dan Implementasinya dalam Kurikulum Merdeka Zulkarnaen, Zulkarnaen; Wardhani, Junita Dwi; Katoningsih, Sri; Asmawulan, Tri
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 2: Oktober 2023 Special Edition
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i2.52951

Abstract

Tujuan dari artikel ini yaitu menganalisis manfaat Project Based Learning (PBL) pada anak usia dini, dan implementasinya dalam kurikulum merdeka. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan Metode literatur review. Diperoleh hasil bahwa PBL dapat meningkatkan kreativitas, pola hidup bersih dan sehat, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, kecerdasan visual spasial, dan keterampilan sosial siswa. PBL juga dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan kolaborasi, inisiatif, kemandirian, dan berpikir kritis, yang sesuai dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Beberapa teori yang berkaitan dengan PBL, seperti konstruktivisme, teori belajar sosial, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran berbasis masalah, dan pembelajaran berbasis proyek, juga dibahas. PBL dapat membantu siswa mengembangkan kreativitas dan kemampuan analitis, logis, dan kritis dalam pemecahan masalah. PBL juga dapat memberikan pengalaman langsung dalam pemecahan masalah dan menemukan solusi yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi PBL dalam Kurikulum Merdeka pada anak usia dini dapat dilakukan melalui beberapa tahapan dan strategi, seperti mapping kebutuhan, sosialisasi best practices, pelatihan, dan implementasi.
Learning Strategies for Improving Number Recognition Ability through Digital Stories Khotimah, Laili Khusnul; Katoningsih, Sri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2023: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.4069

Abstract

Introduction to numbers in adank Early childhood varies, especially when it comes to recognizing numbers, one of which is by using digital stories. Seeing increasingly sophisticated technological developments in learning, children are also introduced to technology. This research aims to determine learning strategies for improving number recognition skills through digital stories. The subjects of this research were teachers, school principals, and children aged 4-5 years. The object of this research is number recognition. The data collection technique is through observation, namely collecting initial data related to the ability to recognize numbers, interviews are used to collect data related to learning strategies to improve the ability to recognize numbers through digital stories and documentation is used as supporting data in the ability to recognize numbers in early childhood. The data analysis technique used is data reduction, namely analyzing the data, grouping the data according to the data obtained, and then presenting the data, namely the data that has been reduced related to the ability to recognize numbers displayed according to the grouping. After presenting the data, then conclusions are drawn on the results of the research. The results of this research show that recognizing numbers using digital stories can improve concentration abilities and can also improve children's number recognition.
Introduction to The Occurrence Process Rain through Project-Based Learning the Early-Age Child Handayani, Ining; Katoningsih, Sri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2023: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.4072

Abstract

Early childhood science learning is one way to develop children's potential by applying the right learning model so that children can gain new knowledge from the results of observation, exploration, and experiments with various objects around during learning. The purpose of this study is the introduce the process of rain through Project-based Learning for early childhood. The subjects of this study were teachers and 20 children in class B1, while the object was the introduction of the process of rain. Primary Data is data obtained directly or data obtained from the first source through observation and interviews. While secondary data is data obtained indirectly in the form of photos and journals. This research method is descriptive qualitative research. Data collection techniques in this study are observation, interviews, and document studies. This observation activity is carried out through observation with children directly to obtain data for the study. Interviews were conducted with teachers and children. Documentation is carried out to obtain pictures or photos of the children studied. Data analysis techniques through data reduction are grouping, analyzing data that has been collected then presenting data is carried out by displaying the results that have been reduced, after the data is displayed then concluded. The results showed that the introduction of the process of rain through Project-based learning for early childhood can train children's cooperation, and increase activeness and creativity, children are directly involved in the experimental process so that understanding simple concepts of science in children's daily lives will be more optimal.
Impact Of Labelling dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Melindha Putri Nur; Intan Mahadewi; Nur Rakhma Ardhiani; Sri Katoningsih
Jurnal Pelita PAUD Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v6i2.1662

Abstract

Labelling merupakan tindakan yang bermunculan pada era sekarang ini. Labelling merupakan pemberian julukan kepada seseorang yang memiliki gejala-gejala perilaku tertentu. Penelitian ini dibuat karena semakin banyak tindakan labelling terhadap anak, meskipun tidak sedikit yang memberikan label positif kepada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar orang tua tentang labelling anak dan pengaruh apa yang dapat ditimbulkan dari pemberian labelling kepada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitain ini berupa metode yang bersifat faktual dan akurat serta disusun secara sistematis. Teknik pengumpulan data dalam penelitan kualitatif adalah dengan melakukan observasi, wawancara, serta menyebar kuesioner. Lingkungan merupakan salah satu tempat dimana karakter anak dibentuk. Apabila lingkungan memberikan pengaruh positif kepada anak maka karakter akan terbentuk dengan baik. Pemberian labelling kepada anak baik positif maupun negatif sangat berdampak kepada karakter anak. Karakter yang awalnya dibentuk dengan baik oleh orang tua akan hilang karena adanya pemberian labelling oleh orang sekitar anak.
Efektivitas Spinderman Game dalam Mengembangkan Metakognisi Anak Usia Dini Widyasari, Choiriyah; Asmawulan, Tri; Fitriyah, Qonitah Faizatul; Katoningsih, Sri; Wardhani, Junita Dwi; Hastuti, Isnaini Budi; Sholeha, Vera
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif pada anak usia dini merupakan masa yang sangat penting dalam kemampuan anak belajar dan pada pertumbuhan secara menyeluruh. Pendekatan metakognitif telah mengalami perkembangan dan penerapan dalam pembelajaran, termasuk pada Pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas spinderman game dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini. Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment, pre test dan post test. Subjek penelitian adalah 15 anak usia 5-6 tahun. Data yang diperoleh dari pre-test dan post-test akan dianalisis menggunakan uji T berpasangan untuk membandingkan tingkat metakognisi anak sebelum dan sesudah mendapatkan intervensi menggunakan Spinderman. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara skor metakognisi anak sebelum dan sesudah intervensi dari skor pencapaian sebesar 69% menjadi 85%. Hal ini menunjukkan bahwa Spiderman Game efektif dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini.
HOTS dalam Kegiatan Mendongeng Digital: Penguatan Profil Pelajar Pancasila Hastuti, Isnaini Budi; Katoningsih, Sri; Widyasari, Choiriyah; Sunaryo, Ilham; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Faizatulfitriyah, Qonitah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8684

Abstract

Perkembangan dunia digital memberi peluang baru bagi dongeng untuk tumbuh dan berkembang. Dongeng digital sangat sesui untuk perkembangan pembelajaran abad 21 dengan tidak meninggalkan esensi dari kegiatan dongeng tersebut. Hubungan kedekatan antara guru dan anak didik. Penggunaan dongeng digital memberikan peluang lebih kepada guru untuk dapat melakukan interaksi dan pemberian stimulus kepada anak karena anak dapat melihat visualisasi dari dongeng yang disampaikan dan guru melakukan penguatan serta stimulus anak untuk mengasah kemampuan berpikir kritis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai karakter dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru TK. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran mendongeng digital bermuatan HOTS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru yang telah mengimplentasi dongeng digital dan observasi ketika proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan dengan trianggulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dapat dibangun dengan baik dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Anak usia dini dapat dengan baik menangkap isi cerita dengan bantuan audio dan visual yang ditunjukkan dakam video. Guru dapat merangkul dan membangun kedekatan dengan anak- anak ketika proses pembelajaran. Guru dapat mengembalikan konsentrasi anak untuk kembali menikmati dongeng yang disampaikan. Guru lebih bebas dalam melaksanakan penguatan dari nilai-nilai yang hendak disampaikan melalui dongeng tersebut serta guru dapat mengasah kemampuan berpikir kritis anak didik dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan ataupun stimulus bermuatan HOTS dalam dongeng. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam kegiatan mendongeng digital adalah kreatif, demokratis, ingin tahu, kolaborasi dan komunikasi.
Kesiapan Guru dalam Menghadapi Transformasi Kurikulum Merdeka di PAUD Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Katoningsih, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8686

Abstract

Studi ini didasarkan pada kebijakan pemerintah tentang Merdeka Belajar, yang merupakan langkah awal dalam transformasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan guru dalam menghadapi transformasi Kurikulum Merdeka terhadap pendidikan anak usia dini di TK Al Fajar, Juwiring Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di TK Al Fajar. Teknik analisis data data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa 1) Guru di TK Al Fajar belum sepenuhnya siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka 2) Kendala yang dihadapi guru di TK Al Fajar dalam menerapkan Kurikulum Merdeka meliputi kurangnya pemahaman struktur kurikulum yang dituntut dalam pembelajaran intrakulikuler dan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5), kesiapan rencana pembelajaran yang dalam menyusun rencana pembelajaran atau modul ajar yang sesuai dengan format Kurikulum Merdeka, kesiapan proses pembelajaran dalam menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan, bimbingan dan pemantauan pembelajaran pada kurikulum yang baru dan juga kesiapan sarana dan prasarana.
Cognitive-Gap pada Masa Transisi Pendidikan Anak Usia Dini Menuju Sekolah Dasar Katoningsih, Sri; Hastuti, Isnaini Budi; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Widyasari, Choiriyah; Slamet, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8688

Abstract

Transisi PAUD-SD merupakan proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD. Saat ini masih ditemukan banyak anak yang langsung masuk kelas 1 SD dan membuat mereka tidak mendapatkan fase fondasi yang menjadi hak-nya. Kondisi ini semakin marak terjadi di masa pandemi. Adanya masa trasnsisi perlu diketahui lebih lanjut mengenai knowledge gap yang harus menjadi perhatian pada masa transisi anak PAUD ke SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian ini dilakukan di IGABA dan MGMP SD Kecamatan Kartasura. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model miles and hubberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, dan kognitif gap ini bisa menjadi sangat bervariasi antara anak-anak. Peran pendidik dan orang tua adalah untuk memberikan dukungan yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak, memberikan peluang untuk belajar, dan membantu mereka dalam mengatasi perbedaan kognitif ini. Kesulitan yang dihadapi anak dalam proses adaptasi pada awal semester kelas 1 SD Pendidikan yang tepat waktu dan merangsang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dapat membantu mengurangi kognitif gap.
Traditional Ucing-ucing Game in an Effort to Strengthen Children's Character as an Implementation of AUD Play and Games Courses Royani, Ida; Katoningsih, Sri; Suriyani, S
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol.6, No.2, Desember 2023
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v6i2.23435

Abstract

Children are the foundational generation for the development of a country, so character formation must be done from an early age. Nowadays children are less interested in traditional games and prefer games on gadgets. Teachers have a role in strengthening character. The purpose of this study is to apply the traditional game of ucing-ucing in play and games courses to strengthen the character of early childhood. It is hoped that the results of this research can be useful for prospective PGPAUD teachers so that they are motivated and be creative in the learning process. This research employs the Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques use observation, interview, and test techniques (cycle 1 and cycle 2). The results show that there is an increase in quite a variety of traditional games that need to be explored and developed, one of which is the ucing-ucing game because it contains values such as honesty, responsibility, and cooperation. By using the traditional games, children can maintain concentration, knowledge, attitudes, skills and agility, which are purely carried out by the human brain and body. The results of observations in cycles 1 and 2 experienced an increase from 65% to 85%.
Co-Authors Adityarini, Heppy Aminingtyas, Maiya Arisca Anisa, Clera Agretyas Nur Anitasari, Dhesy Aulia Arsila Wigaringtyas Betty Yulia Wulansari, Betty Yulia Budi Hastuti, Isnaini Chear , Syed Lamsah Syed Choiriyah Widyasari Choirun Nisak Aulina Choirunnisa, Ni’matul Destita Shari Dewi Oktaviani, Dewi Dhika, Gregorius Aquino Dinda Aulia Azzahrah Dwi Anggi Saputri Dwi Artha Wijayanti DWI RAHMAWATI Dwi Wahyuni Endang Fauziati Faizatulfitriyah, Qonitah Fajar Agung Nugroho Fatikha, Tazkiya Asti Fikri, Dzakiyyah Firdaus, Rizki Anugrah Gandini, Sri Giyatmi Giyatmi Giyatni, G Handayani, Ining Harsono, H Hartati, H Hastuti, Isnaini Budi Heri Siswanto Hernawan Sulistyanto Hidayah, Septia Ike Nur Cahyanti Intan Mahadewi Irfadhila, Dwega Isnaini Budi Hastuti Isnaini, Rizki Jarwanti, Jarwanti Joushua Caseley Anak Akun Jubaidah, Asih Junita Dwi Wardhani Kartika Ananda Kasmi, K Khotimah, Laili Khusnul Kusumaningsih, Anita Liya, Apri M. Yogi Riyantama Isjoni Mahaeswari, Arreta Chori Mahardhani, Ardhana Januar Maiya Arisca Aminingtyas Maryana, Windri Mauly Halwat Hikmat Melindha Putri Nur Menik Purpuniyanti Meythasharoh, Vera Putri Minsih Mintarsih, Mimin Mirroh Fikriyati Monitasari, Aprillia Muhammad Fahmi Johan Syah Muryanti, Slamet Muttaqin, Muhammad Azam Muttaqin, Muhammad Azzam Nailil Muna Nasywa, Nabila Mar’atus Naufal Ishartono Negrita, Amelia Riiza Novia Hera Herawati Nur Alimah, Nur Nur Rakhma Ardhiani Nuraini, Febitesna Nurhidayat Nurhidayat Pramesti Cahya Saputri Pramudiana, Ika Devy Pratama, Diyan Putri Agil Oktaviana Qonitah Faizatul Fitriyah Rahayu, Martini Rahmadhani Widyaning Tyas Ratnasari Diah Utami Retno Astuti Rini Fatmawati Rohmatul Hasanah Rusdiani, Nurtina Irsad Sabatina, Dea Sabbir Hasan Saputri, Pramesti Cahya Saputri, Wahyu Dwi Setyaningsih, Aulia Sholeha, Vera Siti Fitriyani, Dyah Sophia Tri Satyawati Sri Lestari Sri Slamet Suemy . Sulistiyani , Sulistiyani Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sulton Sulton, Sulton Sunaryo, Ilham Suqhiroh, Siti Suriyani, S Syifaya, Zulfa Aurellye Oldra Tiara Khori Indiaswari Tri Asmawulan Tri Susilowati Triwilujeng Dyah Utami Tyas, Rahmadhani Widyaning Utami, Triwilujeng Dyah Yasir Sidiq Yuliyantini, Nana Zulkarnaen Zulkarnaen