Articles
Penerapan media pembelajaran flashcard mengenal kata untuk anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi
Ferenza Dwi Stefani;
Nur Samsiyah
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL GENRE (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26555/jg.v2i2.2973
Penelitian ini dilaksanakan di Kelas Inklusi SDN Sumbersari 01 Kecamatan Saradan dengan tujuan : (1) Untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran flashcard mengenal kata untuk Anak Berkebutuhan Khusus di kelas inklusi SDN Sumbersari 01 (2) mendeskripsikan kelebihan  dan kekurangan pada proses pembelajaran berlangsung di Kelas Inklusi. (3) mendeskripsikan kendala yang terjadi saat proses penerapan media pembelajaran flashcard berlangsung untuk Anak Berkebutuhan Khusus Di Kelas Inklusi SDN Sumbersari Penelitian ini dilaksanaka di SDN Sumbersari 01 dengan menggunakan sebuah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menari kesimpulan hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan Media Pembelajaran Flashcard Mengenal Kata Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Di Kelas Inklusi SDN Sumbersari 01 dapat berjalan dengan baik serta lancar, akan tetapi mengalami kendala dalam proses penerapannya dalam sebuah pembelajaran sehingga perlu mengusahakan dalam membimbing siswa secara lebih intensif agar kendala dapat diatasi
PELATIHAN LITERASI BACA BERBASIS ANDROID BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA MADIUN
Nur Samsiyah;
Endang Sri Maruti;
V. Teguh Suharto;
Muhammad Hanif
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.303 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7785
Abstrak: Literasi baca diperlukan siswa sejak usia dini. Literasi baca dapat dilakukan dengan menggunakan android untuk meningkatkan membaca siswa. Android menjadi salah satu media penting dalam pembelajaran sejak pandemic covid-19. Tujuan pengabdian ini untuk melakukan pelatihan dan pendampingan literasi baca berbasis android bagi guru SD di Kota Madiun. Metode pengabdian ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi, tahap pelaksanaan dengan cara melakukan pendampingan guru menggunakan aplikasi Let’s read menggunakan android, dan pendampingan praktik literasi berbasis android. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan bermitra dengan guru SD di SDN Pandean 01 Kota Madiun, dan siswa kelas 4 SD Pandean 01 Kota Madiun dengan jumlah anak 28. Evaluasi dilakukan dengan melihat kemampuan guru dalam berlatih literasi menggunakan android, praktik dan hasil mengajar. Hasil yang telah dicapai yaitu guru 100% mampu menggunakan aplikasi let’s read melalui android dan 100% guru mampu untuk memberikan materi membaca siswa dengan baik dan lancar. Peningkatan dalam pembiasaan membaca dilihat dari tabel daftar bacaan siswa dan hasil sinopsis siswa dalam menggunakan aplikasi let’s read. Berdasarkan hasil yang didapatkan, siswa sangat tertarik dengan pembelajaran membaca menggunakan android. Abstract: Reading literacy is needed by students from an early age. Reading literacy can be done using Android to improve students' reading. Android has become one of the important media in learning since the covid-19 pandemic. The purpose of this service is to conduct training and assistance in Android-based reading literacy for elementary school teachers in Madiun City. This service method is carried out with the socialization stage, the implementation stage by providing teacher assistance using the Let's read application using Android, and assisting Android-based literacy practices. The training and mentoring was carried out in partnership with elementary school teachers at SDN Pandean 01 Madiun City, and 4th grade students at Pandean 01 Elementary School Madiun City with a total of 28 children. The evaluation was carried out by looking at the teacher's ability to practice literacy using android, practice and teaching results. The results that have been achieved are that teachers are 100% able to use the let's read application via Android and 100% of teachers are able to provide students' reading material well and smoothly. The increase in reading habits is seen from the table of students' reading lists and the results of the synopsis of students in using the let's read application. Students are very interested in learning to read using Android.
PELATIHAN ANGGOTA PKK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PUBLIC SPEAKING DAN PIDATO
Tiara Cahyaningtyas;
Nur Samsiyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.8101
ABSTRAKKegiatan pelatihan anggota PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) sering dilakukan dalam rangka meningkatkan keterampilan anggota PKK. Karena tidak semua anggota PKK memiliki keberanian dan kepercayaan diri dalam menyampaikan Salah satunya yaitu kegiatan pelatihan berbicara di depan umum atau public speaking. Pelatihan sangat penting dilakukan untuk melatih keterampilan berbicara di depan umum khususnya ketika ada pertemuan rutin anggota PKK. Tujuan program pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara anggota PKK melalui kegiatan public speaking dan pidato. Metode penelitian dilakukan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan mengurus administrasi seperti ijin kegiatan, pembagian undangan dan persiapan tempat. Tahap pelaksanaan dimulai dengan memberikan sosialisasi dan materi tentang berbicara atau public speaking sampai praktik serta tahap evaluasi dilakukan dengan melihat ketercapaian pelatihan public speaking. Jumlah peserta terdiri dari 30 ibu-ibu warga desa yang masuk dalam anggota PKK desa Teguhan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Teguhan Kecamatan Jiwan Madiun. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anggota PKK meningkat setelah diberi pelatihan. Peningkatan keterampilan berbicara meningkat dengan adanya kegiatan pengabdian. Hasil peningkatan dapat dilihat dari kemampuan ibu-ibu PKK dalam sesi praktik menyampaikan pidato dan berbicara di depan umum menjadi lebih lancar, percaya diri, menggunakan bahasa yang baku dan baik, cara berbicara jelas dan sopan. Kata kunci: PKK; public speaking; pidato ABSTRACTTraining activities for PKK members (Family Welfare Empowerment) are often carried out in order to improve the skills of PKK members. Because not all PKK members have the courage and confidence to convey one of them, namely public speaking training activities. Training is very important to do to practice public speaking skills, especially when there are regular meetings of PKK members. The purpose of this community service program is to improve the speaking skills of PKK members through public speaking and speech activities. The research method is carried out with the stages of preparation, implementation and evaluation. The preparation stage is carried out by taking care of administration such as activity permits, distribution of invitations and preparation of places. The implementation stage begins by providing socialization and material about speaking or public speaking until the practice and evaluation stage is carried out by looking at the achievement of public speaking training. The number of participants consisted of 30 village women who were members of the PKK in Teguhan village. This community service is carried out in Teguhan Village, Jiwan Madiun District. The results of the training showed that the speaking skills of PKK members improved after being given the training. The improvement of speaking skills increases with the service activities. The results of the improvement can be seen from the ability of PKK mothers in practice sessions to deliver speeches and speak in public to become more fluent, confident, use standard and good language, speak clearly and politely. Keywords: PKK; public speaking; speech.
PEMETAAN BAHAN LITERASI BERDASARKAN ETNOGRAFI PADA BAHAN AJAR BAHASA JAWA SD/MI KELAS IV DI KARESIDENAN MADIUN
Nur Samsiyah;
Winda Ayu Cahya F;
Endang Sri Maruti
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1599
Salah satu tugas Kelompok Kerja Guru (KKG) pada masing-masing Kabupaten/Kota adalah menyusun bahan ajar baik berupa buku ajar maupun lembar kerja siswa (LKS) yang nantinya digunakan secara massal di Kabupaten/Kota tersebut. Berdasarkan hasil kajian pustaka pada bahan ajar yang dihasilkan KKG, khususnya pada bahan ajar Bahasa Jawa yang termasuk dalam muatan lokal wajib di SD/MI, masih terdapat banyak bacaan yang tidak mengangkat kondisi lokal daerah bersangkutan. Misalnya saja, KKG Kabupaten Pacitan menyusun bahan ajar Bahasa Jawa dengan contoh bacaan berjudul Simpang Lima, yang jelas-jelas bukan daerah di Pacitan. Penelitian ini berupaya untuk memetakan bahan-bahan bacaan pada bahan ajar mata pelajaran Bahasa Jawa SD/MI kelas IV berdasarkan tingkat etnografi dan kelokalan daerah setempat. Hal ini bertujuan agar siswa yang menggunakan bahan ajar lebih mengenal dan memahami potensi daerah masing-masing sehingga muncul kecintaan dan kebanggaan atas potensi daerahnya sebagai bagian dari pembentukan karakter.
INTERFERENSI, CAMPUR KODE DAN ALIH KODE BAHASA INDONESIA KE BAHASA JAWA DALAM PERCAKAPAN MASYARAKAT TENTANG COVID-19 (Kajian Sosiolinguistik)
Nur Samsiyah
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.2 MEI 2022
Publisher : fakultas sastra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/sns.v2i2.22097
Perilaku masyarakat sering menggunakan dwibahasa dalam percakapan dengan mitra tutur yang sudah saling kenal atau akrab, sehingga menimbulkan adanya interferensi atau penyimpangan-penyimpangan bahasa. Di tengah maraknya kasus virus corona membuat masyarakat sering membahas kasus tersebut yang menimbulkan adanya perbedaan bahasa. Penyimpangan yang terjadi dalam percakapan sehari-hari salah satunya adalah percakapan masyarakat tentang covid-19 yang sedang menjadi kasus pandemi. Tujuan analisis ini untuk mengetahui interferensi, campur kode dan alih kode dalam percakapan masyarakat desa tentang kasus covid-19. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang ingin mengkaji penyimpangan bahasa. Penelitian ini dilakukan di Dusun Ngakar Madiun dengan subjek masyarakat desa Ngakar Madiun di rumah maupun di lingkungan masyarakat (poskamling). Jumlah responden yang terlibat sebanyak 10 orang. Objek analisis ini adalah percakapan tema covid-19 yang difokuskan pada dialek, interferensi bahasa Indonesia yang terjadi dalam pemakaian bahasa Jawa pada percakapan. Data diperoleh dengan teknik simak dan catat, hasilnya disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasilnya menunjukan bahwa interferensi terdapat dalam percakapan masyarakat tentang covid-19, yang terjadi dalam bidang kebahasaan seperti interferensi leksikan, adanya alih kode dan campur kode yang diakibatkan penggunaan kosa kata bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa.Kata kunci: alih kode, campur kode, covid-19, interferensi
Edukasi Wisata bagi Pengunjung Monumen Kresek di Tengah Pandemi COVID-19 Melalui Sosialisasi Partisipatif
Nur Samsiyah;
Muhammad Hanif
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.321
Monumen Kresek menjadi salah satu tempat wisata bagi pengunjung di tengah pandemic COVID-19. Monumen Kresek adalah salah satu buki sejarah masa lalu yang perlu dikunjungi, dilindungi dan dilestarikan. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi wisata bagi pengunjung wisata Monumen Kresek. Melalui edukasi wisata dengan menerapkan sosialisasi partisipatif, pengunjung tidak lagi melihat tempat namun diberi gambaran dan penjelasan tentang sejarah monumen Kresek. Metode pengabdian dimulai dari pengurusan ijin, sosialisasi, pelaksanaan dilakukan dengan ceramah dan Tanya jawab dengan pengunjung. Pengabdian ini dilakukan di monumen Kresek dengan sasaran pengunjung sejumlah 20. Jadwal pengabdian dilakukan mulai dari pengurusan ijin, pembuatan pamflet dan selebaran, pelaksanaan serta evaluasi. Hasil pengabdian dapat dilihat dari pembaruan papan informasi dan kejelasan akses juru pelihara, ketika melakukan sosilalisasi partisipatif pengunjung berinteraksi secara aktif dan antusias menanyakan sejarah pemberontakan PKI. Dampak positif terlihat dari jumlah pengunjung bertambah, akses mudah dan pengunjung bisa langsung bertanya pada papan informasi dan juru pelihara. Hambatan selama pengabdian yaitu kesulitan mengatur waktu karena banyaknya pengunjung yang secara individu bertanya. Secara keseluruhan program pengabdian berlangsung dengan lancar dan baik.
PENERAPAN TEKNIK KONTRASTIF DALAM MENULIS TEGAK BERSAMBUNG PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR KABUPATEN MADIUN
Nur Samsiyah
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/paramasastra.v5n1.p%p
ABSTRACTBased on the observation in the classroom, upright writing skillsis less desirable for students. This is known in the implementation of writing the value of students is still low and many are still less tidy or not in accordance with the spelling. This research attempts to apply contrastive techniques in upright writing skills. The formulation of the problem, namely: (1) how is the activity of writing writing upright with the application of contrastive techniques to the students of grade 1 elementary school in Madiun Regency ?; And (2) how the students' learning outcomes in writing upright with the implementation of the technique of contrastive. in grade 1 elementary school students in Madiun Regency? The purpose of this research is to describe the activity and the result of learning to write upright with continuous technique. This research is a qualitative research to know the application of contrastive technique in learning writing. The research data is the 1st grader of SD in Madiun Regency. The method used to collect data in the form of observation and test. Keywords: contrastive technique, upright writing skills
ANALISIS TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL DALAM BAHAN BACAAN LITERASI BAHASA JAWA SD KELAS 4 DI KABUPATEN MADIUN
Nur Samsiyah;
Winda Ayu Cahya
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/paramasastra.v5n2.p%p
Literacy reading is still rarely done is the Java language literacy. One of the factors that caused the lack of Java language literacy among them, is still rarely encountered reading Javanese language. This study aims to analyze textually and contextually the reading material of Java language class IV literature. This research is a qualitative research. this research data is obtained from the reading of Java language literacy in Madiun district. Based on the result of the research, there are data of grammatical and lexical and contextual aspects contained in the reading of Java class IV language literacy in Madiun district.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SD MASA PANDEMI COVID-19
Nur Samsiyah;
Ririn Nuryanti;
Endang Sri Maruti
PEDIR: Journal of Elementary Education Vol 1 No 2 (2021): PEDIR: Journal of Elementary Education
Publisher : Pedir Research Institut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.559 KB)
This study aims to explain the application of character education to students of SDN Taman 01 Madiun City. This research was conducted during the Covid-19 pandemic. This indicator is a form of character education while studying at home carried out by students starting from maintaining the cleanliness of themselves, the environment, society and applying it in everyday life. Data were collected by observation and interviews and through social media. The sources of this research are educators, students, teachers and parents. The results show that the application of character education is not only in learning but the real practice carried out by students such as caring for the environment, creative character and innovation, responsibility and social. Students who have the character of caring for the environment by participating in maintaining a clean environment by inviting others to always obey environmental health protocols.
Pemanfaatan Limbah Daun untuk Ecoprint dalam Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu Desa Teguhan
Tiara Intan Cahyaningtyas;
Nur Samsiyah;
Endang Sri Maruti;
Sri Budyartati;
Rafika Andan Sari;
Rossy Qoimatul Fadlila
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 4 No. 2 (2022): Madani, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35970/madani.v4i2.1443
The purpose of this service program is to empower PKK women in the village of Teguhan in utilizing leaf waste for ecoprints which have a high selling value and can develop into businesses. Participants in this service were 15 people consisting of PKK women from Teguhan village. The service activity was carried out at the Teguhan village office for 3 days, namely on 18-19 February 2022. The service was carried out by taking care of permits, recording the number of PKK women, socializing eco print materials and mentoring and evaluating activities. Based on the results and discussion, it can be concluded that this activity is very beneficial for the participants, namely the PKK women in Teguhan Village. The results of this community service resulted in an understanding of the material about eco print with a fairly good achievement with an average of 63%. The results of the demonstration activities and participants' skills in making eco prints showed very good results, with average achievements of 85% and 84%, respectively. The participants received and absorbed the training materials on making eco prints well. Furthermore, the participants were able to demonstrate directly how to make eco prints using certain techniques so that the results obtained were durable and of high quality.