Claim Missing Document
Check
Articles

Experimental Study of Cellulose Extraction From Oil Palm Empty Fruits Bunches Zulnazri, Zulnazri; Adha, Muhammad Ikhwanul; Dewi, Rozanna
Jurnal IPTEK Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2022.v26i1.2353

Abstract

Empty Palm Oil Bunches is one of the non-timber solid wastes produced in the process of making palm oil. Empty palm oil bunches that have been cleaned and then hydrolyzed with HNO3 and NaNO2 are 3.5% at a temperature of 90oC. Then it was delignified by varying the concentration of NaOH 1%, 2%, 3%, 4% and using temperature variations of 40 oC, 50 oC, and 60 oC for 1 hour. Then the cellulose obtained was tested by FTIR test, XRD test, SEM test, and the yield was calculated. From the results of the FT-IR test, it is obtained that the high wave number is 2800-3300 cm-1 and the low wave number is 500-1400 cm-1. The spectrum shows a broad absorption peak located at 2800-4000 cm-1 which is a stretch of the –OH group. The highest yield content was found at a concentration of 4% NaOH at 90oC with a yield of 90.4%. The lowest yield is found at a concentration of 3% NaOH at a temperature of 60oC with a yield of 24.88%. From the results of these studies, it can be seen that the greater the concentration of NaOH used affects the cellulose produced.
Making Biochar from Coffee Grounds and Powder Waste Through the Torrefaction Process and Adding NaHCO3 Faturrahman, Muhammad; Zulnazri, Zulnazri; Dewi, Rozanna
Jurnal IPTEK Vol 29, No 1 (2025)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2025.v29i1.6666

Abstract

This research examines biochar manufacture from waste coffee grounds and wood dust using the dry torrefaction method with a temperature ratio of  250°C  and 300°C. The adhesive used at 5% shows a calorific value of 6,786 cal, volatile matter 81.82%adb, water content 1.79%ar, and ash content 9.52%adb. Meanwhile, the adhesive at 7% obtained a calorific value of 6,264 cal, water content of 3.9%ar, volatile matter 81.82%ab, and ash content of 14.29%adb. The results of the functional group analysis with FT-IR of the two torrefaction biobriquettes showed the presence of CH and OH groups originating from cellulose compounds, indicating that the carbon quality in the torrefaction charcoal is still high. Activated charcoal products produced through torrefaction are briquettes using tapioca flour adhesive to be molded as bio briquettes, and the results are tough and not easily broken.
Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Briket Arang Dengan Menggunakan Perekat Tepung Durian Yaqinnas, Haqqul; Muhammad, Muhammad; Zulnazri, Zulnazri; Muarif, Agam; Ulfa, Raudhatul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.19491

Abstract

Karena kurangnya sumber daya alam, pengembangan energi alternatif semakin penting. Salah satu cara untuk memanfaatkan energi alternatif adalah dengan menggunakan energi biomassa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas briket arang dari limbah tempurung kelapa dan biji durian. Penelitian ini menggunakan perekat tepung durian dengan ukuran partikel arang 80 mesh dan larutan perekat 7gr, 10gr, 13gr, dan 15gr tepung durian. Metode karbonisasi digunakan untuk membuat briket arang untuk mengubah bahan baku dari zat organik menjadi karbon. Pada penelitian ini dilakukan uji kadar air, kadar abu, laju pembakaran, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan bahan serbuk arang tempurung kelapa 80 gram dengan konsentrasi 7 gram perekat tepung durian memberikan kualitas briket arang terbaik yang memiliki karakteristik: kadar air 4,5361%, kadar abu 5,153%, laju pembakaran 0,26 gr/menit dan nilai kalor sebesar 6,33485 cal/g. Hasil briket ini telah memenuhi standar SNI 01-6235-2000 dengan minimal nilai kalor sebesar 5.000 cal/gr.
Pemanfaatan Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Catappa) sebagai Inhibitor Korosi pada Plat Baja ST 37 dalam Media Air Laut Dian, Hadyan; Rizka Nurlaila, Rizka Nurlaila; Azhari, Azhari; jalaluddin, jalaluddin; zulnazri, zulnazri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23544

Abstract

Korosi merupakan proses degradasi logam akibat reaksi elektrokimia dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya mitigasi korosi adalah melalui penggunaan inhibitor, yakni senyawa yang mampu menurunkan laju korosi. Ekstrak daun ketapang diketahui mengandung tanin, senyawa organik yang dapat berperan sebagai inhibitor alami melalui pembentukan kompleks pelindung pada permukaan logam. Baja ST 37, yang banyak digunakan dalam konstruksi mesin, memiliki kandungan unsur Fe lebih dari 90% dan karbon antara 0,022–0,30%, dengan kekuatan tarik mencapai 37 kg/mm². Pada penelitian ini, ekstrak daun ketapang dimanfaatkan sebagai inhibitor hayati pada konsentrasi 50, 100, dan 150 ppm, dengan durasi pencelupan ditetapkan selama 12 hari. Pengukuran dilakukan secara bertahap pada hari ke 3 dst. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi inhibitor menyebabkan penurunan laju korosi, sedangkan perpanjangan waktu perendaman cenderung meningkatkan laju korosi. Tingkat korosi paling rendah tercatat sebesar 0,0368 mm/tahun diperoleh pada konsentrasi 150 ppm di hari ke-12, dengan efisiensi inhibisi tertinggi mencapai 72%.
Penyuluhan Pemanfaatan Ekstrak Nikotin dari Limbah Puntung Rokok sebagai Bahan Pembuatan Insektisida di Desa Kenine, Bener Meriah Muarif, Agam; Fikri, Ahmad; Yulisda, Desvina; Razi, Ar; Mulyawan, Rizka; Zulnazri, Zulnazri; Nurlaila, Rizka; Amalia, Nabila; Ashari, Muhammad Rayhan
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.15648

Abstract

Puntung rokok mengandung beberapa senyawa kimia seperti hidrokarbon aromatik polisiklik, nikotin, logam berat dan arsenik yang dapat menjadi penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Nikotin yang terkandung dalam puntung rokok tergolong senyawa alkaloid utama yang aktif dan dapat mengendalikan beberapa jenis serangga, ulat perusak daun, maupun jamur karena berperan sebagai racun kontak. Limbah puntung rokok di Desa Kenine Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah biasanya dibuang dan dibiarkan berserakan tanpa dimanfaatkan menjadi produk yang lebih berguna. Penyuluhan pemanfaatan ekstrak nikotin dari limbah puntung rokok sebagai bahan pembuatan insektisida bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara pembuatan insektisida dari limbah puntung rokok. Pembuatan insektisida dimulai dengan melakukan ekstraksi terhadap limbah puntung rokok untuk mengambil ekstrak nikotin, kemudian dimanfaatkan sebagai sumber insektisida, serta menentukan dosis yang efektif dalam mengatasi hama penyerang tanaman. Kegiatan penyuluhan ini dapat menjadi salah satu solusi alternatif dan sarana untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengatasi dan memanfaatkan limbah puntung rokok sebagai produk yang bernilai.
Hydrolysis of coffee pulp as raw material for bioethanol production: sulfuric acid variations Mawaddah, Mawaddah; Setiawan, Adi; Zulnazri, Zulnazri; Putri, Almia Permata; Khan, Naseer A.; Jain, Vishal
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 2 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v2i1.6382

Abstract

Indonesia has enormous biomass resources due to its land territory is mostly surrounded by forests and agricultural area. One of the main agricultural commodities is Gayo Arabica coffee. Coffee agro-residue such as coffee-pulp contains glucose, organic matter, protein, nitrogen and high minerals. Therefore, coffee pulp can be a potential raw material for bioethanol production. In order to develop an effective technology for bioethanol production from coffee-pulp, it is necessary to investigate in early the way of glucose can be effectively prepared. In this preliminary investigation, glucose products ware prepared using two methods, i.e. method-I under several main-stages including extraction, delignification, and hydrolysis. While, under method-II, the sample was directly hydrolyzed at 100°C for 4 h. Under both methods, hydrolysis process to get glucose was performed by adding sulfuric acid (H2SO4) at various concentrations (8 wt.%, 10 wt.% and 12 wt.%). Based on analysis results, the highest glucose level, i.e. 17 % was obtained from method-II by adding 8 wt.% sulfuric acid. The less the amount of sulfuric acid added, the higher the glucose level produced. No difference in pH was found from both methods. The color of glucose produced under method-I is clearer compared to those prepared under method-II.
Penyuluhan Pembuatan Antiseptik Berbahan Herbal untuk Menghambat Pertumbuhan Kuman zulnazri, Zulnazri; Muarif, Agam; Dewi, Rozanna; Setiawan, Adi; Maizuar, Maizuar; Fikri, Ahmad
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antiseptik merupakan suatu zat yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme (bakteri, virus, dan jamur) pada jaringan hidup tanpa menyebabkan luka pada permukaan tubuh atau jaringan hidup tersebut. Salah satu bahan antiseptik adalah hand sanitizer berupa gel yang sering digunakan banyak orang sebagai media pencuci tangan yang praktis. Kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan ketersediaan produk antiseptik menjadi barang langka dan harganya cenderung lebih mahal dari biasanya. Hal ini terjadi karena meningkatnya pembelian oleh masyarakat, sedangkan ketersediannya terbatas. Selain itu, masyarakat semakin sulit untuk membeli antiseptik karena harga antiseptik yang tinggi sehingga kebutuhan untuk menjaga salah satu protokol kesehatan tidak terpenuhi. Oleh karena itu, dibutuhkan antiseptik alternatif lain yang mudah untuk dibuat dengan memanfaatkan tumbuhan herbal seperti daun sirih. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Blang Gurah, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini berupa penyuluhan pembuatan antiseptik dengan memanfaatkan tumbuhan herbal yang ada disekitar kita. Kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara pembuatan antiseptik dari bahan herbal. Selain itu, melalui kegiatan ini juga dapat mengurangi biaya pengeluaran tambahan untuk pembelian produk antiseptik dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.
Upaya Pengembangan Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah di Kabupaten Aceh Singkil Maizuar, M; Hasibuan, Arnawan; Putri, Raihan; Ezwarsyah, E; Muhammad, M; Zulnazri, Z
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan karya tulis ilmiah merupakan salah satu bentuk dari pengembangan profesi guru. Disamping itu, pembuatan karya ilmiah yang dipublikasikan juga merupakan salah satu syarat bagi guru untuk mengajukan kenaikan jabatan/pangkat. Guru-guru di daerah Kabupaten Aceh Singkil banyak yang mengalami kendala dalam pembuatan karya ilmiah untuk memenuhi persyaratan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan penulisan karya tulis ilmiah bagi guru-guru di Kabupaten Aceh Singkil dengan tujuan (1) meningkatkan motivasi guru dalam menulis karya tulis ilmiah yang baik dan berkualitas, (2) memberikan pemahaman kepada guru tentang metode penulisan karya tulis ilmiah yang baik dan berkualitas, dan (3) menghasilkan naskah/artikel oleh guru yang layak untuk dipublikasikan. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 40 guru. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan motivasi para guru untuk menulis artikel jurnal hasil penelitian. Setelah pelaksanaan pelatihan ini akan terus dilakukan pendampingan secara daring sebagai evaluasi kenerhasilan dari kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah ini. Hasil akhir dari pengabdian ini akan memberikan pengetahuan dan wawasan baru untuk pengajar (guru) dan akan di publikasikan secara nasional agar menjadi informasi bagi para pembuat kebijakan khususnya di bidang pendidikan.
PERBANDINGAN KETEBALAN SERAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KOMPOSIT POLIPROPILEN DAUR ULANG DENGAN METODE CETAK TEKAN Zulnazri, Zulnazri; Dewi, Rozanna
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2012
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit berkualitas tinggi dapat dibuat dari kombinasi polymer polypropilen (PP) dengan fiber glass, yang diikat oleh anhidrat maleat sebagai coupling agent. Polypropilen merupakan polymer termoplastik yang elastis dan mudah dibentuk dengan cara pemanasan, dimana polymer ini memiliki titik leleh 167 oC. Dalam penelitian ini polypropilen yang digunakan sebagai matrik adalah material bekas dari kemasan plastic aqua gelas dan fiber glass yang digunakan sebagai bahan interface adalah bahan teknis dalam bentuk Chopped Strand Matt (CSM). Material plastik bekas tersebut didaur ulang dengan cara pemanasan sedangkan fiber glass dipotong sesuai dengan ukuran cetakan dan spesimen berdasarkan ASTM D638 type IV. Kemudian bahan-bahan tersebut dicampur untuk dicetak dalam Hot Press. Kualitas komposit yang diperoleh berdasarkan perbandingan ketebalan fiber glass yang digunakan yaitu : untuk komposit 1 lapis fiber glass dengan konsentrasi anhidrat maleat 6 dan 7 % diperoleh tensile strength sebesar 228,57 dan 221,43 Mpa, sedangkan untuk komposit dengan 2 lapis fiber glass diperoleh tensile strength 292,86 dan 300,00 Mpa. Penelitian ini menunjukan bahwa anhidrat maleat yang digunakan sebagai bahan pengikat antara fiber glass dengan PP bekerja maksimal sehingga membentuk ikatan silang, dimana ikatan silang ini dapat terbentuk dengan adanya bantuan senyawa peroksida sebagai inisiator yang membuka ikatan C-H pada PP sehingga membentuk radikal +R-OH.
Kinetic Study of the Hydrolysis Reaction of Kepok Banana Peel Cellulose (Musa Paradisiaca L.) into Glucose Using the H2SO4 Catalyst Zulnazri, Zulnazri; Ramadani, Fikri Fadli; Muarif, Agam
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.13885

Abstract

Penelitian ini memaparkan tentang kajian kinetika reaksi hidrolisis selulosa kulit pisang kepok (musa paradisiaca l.) sebagai glukosa. Kulit pisang merupakan biomassa yang jumlahnya cukup melimpah di alam namun belum dimanfaatkan dengan sentuhan teknologi sebagai produk bernilai ekonomi. Salah satu kandungan yang terdapar pada kulit pisang kepok adalah pati. Pati dapat diubah menjadi gula melalui metode hidrolisis dengan penambahan katalis. Kadar glukosa tertinggi yaitu 5,28 mg/L yang diperoleh pada kondisi hidrolisis menggunakan katalis H2SO4 2,5 M dengan waktu reaksi 90 menit dan temperatur 95oC. Kinetika reaksi hidrolisis kulit pisang kepok menggunakan H2SO4 2,5 M dari hasil penelitian ini merupakan reaksi orde satu
Co-Authors . Suryati . Wusnah Achmad Roesyadi Adha, Muhammad Ikhwanul Adi Setiawan Adli, Muhammad Fathur Adriyan Jondra Agam Muarif Ahmad Fikri Ahmad Fikri Ahmad Fikri Ahmad Kamal Arifin Ainun, Sarifah Alfathan Anshori Almia Permata Putri Amalia, Nabila Amalia, Nabuia Andrie Kurniawan Indra Angga Tri Agusna PA Anggi Dwi Safitri Annisa Ramadina Arafah, Sadinda Ardiansyah, Zul Fadly Arif Maulana Arnawan Hasibuan Ashari, Muhammad Rayhan Atmaja, W Aulia, Rauzatul Authar, Mhammad Azhari Azhari Azhari Azhari B. WIRJOSENTONO Baihaqi Baihaqi Binawati Ginting Desma Rina Desriani, Chintiara Dewi Lestari Dian, Hadyan Dinda Humaira Dwi Pratiwi Eddy Kurniawan Eka Safitri Eki Supratiwi Elviana, Suci Eni Suryani Evi Maulida Ezwarsyah Ezwarsyah Fachry Abda El Rahman Fadhli Syamsudin Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Faturrahman, Muhammad Fibarzi, Wiza Ulfa Fika Anjana Firda, Hanisyah Firman Maulana, Firman Fitri, Safira HALIMATUD DAHLIANA Hasbullah, Siti Aishah Hendi Setiawan Hijiriani, Awi Anugrah Holila, Manna Ibrahim, Ishak Ilhami, Gita Ayu Iqbal Kamar Iqbal Kamar Ishak Ibrahim Ishak Ishak Ishak Ishak Jain, Vishal Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Josua Lorent Barus Julinawati Julinawati Kamar, Iqbal Khairi Suhud Khairul Anshar Khan, Naseer A. Lamkaruna Rizki Lestari, Juli Lidia Manik Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim M Haikal Af M Sayuti M syarief Hidayatullah M. Asyabul Zikki Mahdayani Sinaga, Citra Puspita Mahfuddara Mahfuddara Maizuar Maizuar Maizuar, M Maliki, S Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita, Masrullita Mawaddah Mawaddah, Mawaddah Medyan Riza Medyan Riza Melan Amanah, Ananda Meriatna Meriatna Muammar Khadafi Muarif, A Muhammad Daud Muhammad Ikhwanul Adha Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad nur Ichsan Tamiogy Muhammad, M Muhammad, Muhammad Muliadi Mulyawan, Rizka Mutia Reza Mutiara Lestari Simanjuntak Mutiara Pujana Pujana Nabila Adhani Narul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA, Nasrul Novi Sylvia Noviansyah, F Nur Aisyah Nur Annisa Nurdiah, Ika Nurlaila, Rizka Nursakinah Nursakinah Nurul Islami, Nurul Pane, Nurul Anisa Purwoko, Agus Putra, Reza Putri, Almia Permata Putri, Anggieta Putri putri, intan nanda Rafika Rafika Rahma Daniati Rahmi, Delfi Raihan Putri Ramadani, Fikri Fadli Ramadhan, C Ramadhana, Maqfirah Ratna Sari Raudhatul Jannah Raudhatul Ulfa Razi, Ar Retnowulan, Sri Rahayu Ridwandi Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Nurlaila Rizka Nurlaila, Rizka Nurlaila Rizzki Andira Rozanna Dewi Sagir Alva Salim, Muhammad Alfis Samsul Bahri SARAGIH, SINTA DEWI Seli Novianna Brutu Sinta Morina siti hardiana daulay Sri Dea Varissa Sri Rahayu Retnowulan Sry Rahmadani Sry Wahyuni Damanik Subhan A Gani Sulastri Sulastri Sulhatun Sulhatun Suryani, Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Syafrizal Fonna Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Sylvia, Novy Ulfa, Raudhatul Waizul Fahri Purba Wawan Atmaja Willy W Yani, Firda Tirta Yaqinnas, Haqqul Yopi Aji Akbar Yulisda, Desvina Zahrani, Amilia Zahrol Hilmi Zainuddin Ginting