Claim Missing Document
Check
Articles

Transaksi Down Payment dalam Fiqih Hanabilah: Kajian Klasik dan Implementasi dalam Praktik Modern Andri Muda Nst; Zuhdi Hsb; Idris; Asrul Hamid
Islamic Circle Vol. 5 No. 1 (2024): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v5i1.1941

Abstract

Transaksi Down Payment dalam Fiqih Hanabilah: Kajian Klasik dan Implementasi dalam Praktik Modern. Latar belakang kajian ini adalah permasalahan mengenai kelayakan konsep jual beli panjar (Down Payment) dalam Fiqih Hanabilah melalui pendekatan kontekstualisasi Maqashid as-Syari’ah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsep jual beli dengan panjar menurut Fiqih Hanabilah, serta bagaimana penerapannya dalam konteks modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan pendekatan normatif. Data dikumpulkan melalui teknik pengolahan berupa editing dan organizing, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan. Kajian ini juga membahas perbedaan pandangan antara Fiqih Syafi’i, yang menyatakan transaksi panjar tidak sah, dan Fiqih Hanbali yang membolehkannya. Maqashid as-Syari’ah, sebagai metodologi pengambilan hukum dalam menghadapi masalah kontemporer, menjadi landasan utama dalam mempertimbangkan transaksi ini. Dalam Fiqih Hanabilah, transaksi down payment diakui melalui konsep maslahah dharuriyyah yang menekankan penjagaan harta (hifzh al-mal) baik bagi penjual maupun pembeli. Analisis qiyas digunakan untuk menjelaskan ‘illat yang terdapat dalam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Umar, mendukung kelayakan transaksi panjar dalam praktik ekonomi modern. Kata kunci: Down Payment, Fiqih Hanabilah, Maqashid as-Syari’ah Abstract: Down Payment Transactions in Hanbali Fiqh: A Classical Study and Its Implementation in Modern Practice. This study is motivated by the issue of the validity of down payment (Bay' al-'Urbun) transactions in Hanbali Fiqh, examined through the contextualization of the Maqashid al-Shari'ah approach. The research aims to explore how the concept of down payment is interpreted in Hanbali Fiqh and how it is applied in contemporary contexts. The methodology employed is a library-based study utilizing a normative approach. Data is gathered through techniques of editing and organizing, followed by descriptive analysis to gain insight into the phenomena experienced by the subjects, such as their behaviors, perceptions, motivations, and actions. The study also investigates the differing views between Shafi'i Fiqh, which deems down payment transactions invalid, and Hanbali Fiqh, which permits them. Maqashid al-Shari'ah, as a legal methodology for addressing contemporary issues, serves as the central framework for evaluating the legitimacy of this transaction. In Hanbali Fiqh, down payment transactions are justified through the concept of maslahah daruriyyah, which emphasizes the protection of wealth (hifzh al-mal) for both the buyer and seller. The study employs qiyas (analogical reasoning) to explain the legal reasoning ('illah) derived from a hadith narrated by Umar, thus supporting the validity of down payment transactions within modern economic practice. Keyword:, Down Payment, Hanbali Fiqh, Maqashid al-Shari’ah
TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH KOTA PALU TERHADAP PENGELOLAAN LINGKUNGAN PADA SEKTOR PARIWISATA Idris; Jalaludin; Insarullah
TADULAKO MASTER LAW JOURNAL Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to find out how the responsibility of the Palu government is in managing the environment in the tourism sector, knowing the role of using environmental permit documents in the process of preserving, managing, and monitoring the environment in Palu carried out by business actors in the tourism sector. This research is a normative doctrinal legal research which emphasizes the understanding and study of primary legal materials in the form of legal principles and rules such as laws and regulations and provisions relating to the scope of the problems encountered. The research gathered the data at the Environmental Services Office and Tourism Office Palu. The results of the research show that there are three responsibilities of the government in managing the environment, namely: (1) As a construction maker for implementing environmental management, (2) As a regulator for implementing environmental management, (3) Involving the community directly in managing the environment. Moreover, the role of permit documents is also needed as a form of environmental management and monitoring efforts (UKL-UPL) which has been regulated in Law no. 32 of 2009. Based on the results of the discussion, it can be concluded that environmental management in the tourism sector and its implementation still refers to administrative compliance so that the activities carried out reflect environmentally friendly tourism activities. Based on this, the suggestions that can be given in this research, mainly for the government is to prove its roles and responsibilities in implementing regulation so as not to deviate from existing regulations, both the implementation of permits and compliance in the implementation of the provisions in the implementation of tourism activities in Palu which are in direct contact with environment.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 2 SIBULUE KABUPATEN BONE: penelitian sekolah Fatmawati; Muhammad Asdar; Idris
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35060

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Sibulue Kabupaten Bone. Masalah utama yang diangkat adalah rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap penerapan kurikulum baru yang tekanan pembelajarannya terfokus pada siswa. Kurikulum Merdeka bertujuan menciptakan pelajar Pancasila yang mandiri, kreatif, dan berakhlak mulia, namun tantangan seperti kesiapan guru dan pemanfaatan teknologi masih menjadi tantangan. Penelitian ini penting untuk menganalisis bagaimana kurikulum ini diterapkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang berperan penting dalam pengembangan kompetensi komunikasi siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, termasuk tahapan-tahapan yang dilakukan oleh guru di sekolah tersebut. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 2 Sibulue Kabupaten Bone. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap guru Bahasa Indonesia kelas VII dan VIII. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah diterapkan dengan baik melalui tiga tahapan utama: asesmen diagnostik, perencanaan, dan pelaksanaan pembelajaran. Guru menggunakan modul terbuka sebagai acuan utama, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran berpusat pada siswa, dengan guru sebagai fasilitator, mendorong keterlibatan aktif siswa melalui diskusi, proyek, dan presentasi. Namun tantangan yang muncul dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran dan kesalahpahaman siswa terhadap konsep “merdeka”, yang menyebabkan perilaku siswa kurang teratur. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka, sebagai referensi bagi pendidik dan institusi pendidikan.
ANALISIS KRITIK SOSIAL PADA FILM THAGHUT KARYA BOBBY PRASETYO (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Anugrah, Aldi; Idris; Muhammad Idris
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35853

Abstract

This research delves deeply into the social critique contained within the film THAGHUT by Bobby Prasetyo, utilizing the perspective of the sociology of literature. This film was selected because it explicitly and implicitly presents various social phenomena that reflect the reality of life in Indonesian society, especially those related to issues of injustice, abuse of power, and community resistance to an oppressive system. This study employs a descriptive qualitative method with content analysis techniques, where the main data is obtained from dialogue, narration, scenes, and visual symbols found within the film.Through the study of the sociology of literature, this research finds that THAGHUT functions not only as a medium of entertainment but also as an effective medium for social critique. The social critique in this film is manifested through the portrayal of characters experiencing oppression, conflicts between the community and those in power, and the use of symbols representing resistance to injustice and authoritarian power. Additionally, the film displays complex social dynamics such as marginalization, discrimination, and the collective struggle of the community to obtain justice.
Inovasi Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menggunakan Lateks sebagai Produk Kerajinan Ramah Lingkungan di Pesisir Riau Ernidawati; Irianti, Mitri; Ma’aruf, Zuhdi; Zulhelmi; Zulkarnain, Zulkarnain; Susanti, Hevi; Hayati, Isnaria Rizki; Andrina, Hanifaturrahmi; Idris; Ulfa, Zulia; Jannah, Miftahul; Sinaga, Ego Srivajawaty
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21010

Abstract

Limbah sabut kelapa merupakan salah satu permasalahan lingkungan di daerah pesisir, termasuk Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, yang dikenal sebagai sentra perkebunan kelapa terbesar. Pemanfaatan kelapa lebih terfokus pada buah, sementara sabut sering terbuang dan menumpuk sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususny Ibu-ibu PKK ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dalam pengolahan limbah sabut kelapa melalui  pemanfaatan  lateks sebagai bahan perekat ramah lingkungan untuk menghasilkan produk kerajinan yang bernilai guna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah sabut kelapa menjadi berbagai produk kerajinan, seperti pot bunga yang memiliki kekuatan dan nilai estetika lebih baik berkat penggunaan lateks. Selain itu, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi serta minat untuk mengembangkan keterampilan ini sebagai peluang usaha kreatif. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mengurangi limbah sabut kelapa, dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Design Innovation of a Solar-Powered Seawater Purification Device to Support Science Learning in Coastal Areas Irianti, Mitri; Ernidawati; Novianti, Wilda; Ma’ruf, Zuhdi; Zulhelmi; Fauza, Naila; Idris; Sinaga, Abdul Hamid; Hidayah, Rahmi; Burhan, Dhuha Fatihul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November: In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.12897

Abstract

Coastal communities in Indonesia face limited access to clean water because water sources are dominated by seawater and the availability of fresh water is extremely limited. This problem creates a need for innovative and sustainable solutions that can be applied in everyday life and utilized in science learning. This study aims to design and test the feasibility of a solar panel–based seawater purifier as a contextual physics learning medium and a means of providing clean water for coastal communities. The research method used is Research and Development (R&D), conducted through the stages of needs analysis, design, prototyping, expert validation, and limited field trials. Data collected includes expert validation results, practicality assessments by teachers and students, and empirical measurements of water quality such as pH, TDS, salinity, specific gravity, ORP, and EC. Qualitative findings from the validators indicate that this tool has good functionality, is relevant for learning, is easy to use, and is safe to operate. The results show an average validity of 3.73 (very valid) and practicality of 3.60 from students and 3.86 from teachers (very practical category). Water quality tests showed a pH of 6.83, TDS of 124 ppm, which meets WHO standards (TDS < 500 ppm), salinity of 0.01%, specific gravity (SG) of 1.00, ORP of 224 mV, and EC of 0 µS/cm, indicating that the water is suitable for consumption. Thus, the aim of the research is to produce a valid, practical seawater purifier and provide a sustainable alternative solution for the clean water needs of coastal communities.
Co-Authors A. Muh. Taufiq Aditya Ferino Agistna Nur Islam Agus Purnomo Agus Purnomo Agusti Efi Akhyar Alief Ihram Fatany Amelia, Trisanti AmrarMahfuzh Andi Indiani Ibrahim Andi Nursiah Andri muda Nst Andrina, Hanifaturrahmi Anni Faridah Anugrah, Aldi Aris Aksarah Asrul Hamid Baharta, Fadilah Bayu Kurniawan Burhan, Dhuha Fatihul DEWI SAHARA Dewi Zaini Putri Doni Satria Doni, Pitrian Ernidawati Erza, Desrifani Fadila, Yesi Badriatul Farhan, Ikhsanul Fatkhiatus Su’adah Fatmawati Fatmawati Fitri Andriani Gusti Ayu Zetty Andani Habibi, Anwar Halla, Fulgensia Harnida Wahyuni Adda Hevi Susanti Husada, Eko Darma I Made Sudiana ILHAM Insarullah, Insarullah ISKANDAR Islami, Hayatul Israyeni Jalaludin Juliana Kadang Jumardin Khofifatu Rohmah Adi Kurniawan, Novian Candra Lasagena, Mustamin Lina Mahardiana Madjid, Rifki Julyanto Malik Fauzi, Hilda Marta, Joan Masdarwati Ma’ruf, Zuhdi Meilina Damayanti Melti Roza Adry Miftahul Jannah Mitri Irianti Mohammad Irfan Mohammad Riswandi Pelawa Muhammad Asdar Muhammad Idris muhammad irfan Muhammad Romli Samae, Syarif Bin Nabila Nadia Astriani Naila Fauza Neni Wahyuningtyas, Neni Ni Luh Putu Indriyani, Ni Luh Putu Novianti, Wilda Nur Alam Nurul Ratnawati, Nurul Okto Riyo Ananda Osman, Sharina BT Panca Jarot Santoso Prasetya, Nabila Ayu Putri Andini, Putri Putri Rebecca Simanjuntak Rahmi Hidayah, Rahmi Reyvita Wike Wijaya Risnaeni Risnawati Rosyidah, Yuniar S, Ego Srivajawaty Sabang, Januarius Saniah, Nur Saputra , Gusti Ketut Alit Selli Nelonda Sinaga, Abdul Hamid SRI UTAMI Suci Rahmadini Syamsuddin Syamsul Amar B Ulfa, Zulia Winarti Wiri Wirastuti Wulan dari Yetti, Silvia Yollit Permata Sari Zebua, Merlin Kristin Zuhdi Hasibuan Zuhdi Ma’aruf Zulhelmi Zulkarnain Zulkarnain